Anda di halaman 1dari 12

Ilmu Bahan Alam

Teknologi pasca panen batang dan kulit


batang

Kelompok
Della Arsela
Debie Yolanda
Rinda Destiana
Rizki Puji
Riskayanti Ramadhani
Septi Buanasari
Yola Oktalita
Siapo ;agi??
Definisi

tahapan pengolahan dari bahan-bahan simplisia yang telah


dipanen disebut dengan pascapanen

Secara umum, tahap pengolahan meliputi sortasi basah,


pencucian, pengecilan ukuran, pengeringan, sortasi kering,
pengemasan dan penyimpanan.
Tujuan

menjaga tingkat kebersihan bahan baku agar memperoleh


simplisia yang berkualitas
menjaga agar proses produksi selanjutnya tetap terjaga
stabilitas dan homogenitas komposisinya.
Saat Panen

kulit batang, pengambilan dilakukan pada saat tanaman telah


cukup umur. Agar pada saat pengambilan tidak
mengganggu pertumbuhan, sebaiknya dilakukan pada musim
yang menguntungkan pertumbuhan antara lain menjelang
musim kemarau
Cara Pengumpulan Sampel
Teknologi Pascapanen

penanganan dan pengelolaan pascapanen dari batang dan kulit


batang harus sesuai anjuran dengan memerhatikan sifat yang
dimiliki simplisia tersebut
Contoh Simplisia dari Batang dan Kulit Batang

Brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers )


Kayu manis (Cinnamomum burmannii (Ness.) Bl)
Kina (Chinchona spp.)
Pasca panen
brotowali (Tinospora crispa)

Sebaiknya dipilih batang yang telah berumur tua dan berwarna


cokelat kehitaman dengan cara memangkas batang. Setelah di
panen, daunnya di buang, kemudian batang di cuci untuk
menghilangkan kotoran, lalu diiris dengan ketebalan 5-6 mm
untuk mempermudah proses pengeringan.
Pasca panen
kayu manis (Cinnamomum burmannii (Ness.) Bl)

Saat panen terbaik ditandai oleh warna daun yang sudah menjadi
hijau tua. Semakin tua umur tanaman maka hasil kulit kayu
manis akan lebih tebal. Panen pertama pada kayu manis
dilakukan pada umur 8 tahun.

Setelah dipanen,
Kulit kayu manis dikerik dari kulit terluarnya dipotong
sesuai dengan ketebalan kulit (p.l = 25-28 cm . 3-7 cm) kulit
direndam sebentar saja dikeringkan (kulit dinyatakan kering
kalau bobotnya sudah susut sekitar 50%)
Pasca panen
Kina (Chinchona spp.)

Batang yang telah dipanen dikumpulkan di tempat teduh dibersihkan


dipotong-potong sepanjang 40 50 cm untuk diambil kulit batangnya
Apabila masih terlihat kotor kulit batang dibilas dengan air bersih,
kemudian ditiriskan dan ditempatkan dalam wadah plastik.
Pengeringan dengan sinar matahari dengan cara menghamparkan kulit
batang di atas tikar atau rangka pengering, tidak saling menumpuk,
dibolak-balik setiap 4 jam sekali selama 2 3 hari atau setelah kadar airnya
di bawah 8%. Pengeringan dengan oven menggunakan suhu 50 - 60C,
kulit batang diletakkan di atas tray oven dan dialasi dengan kertas koran.
Setelah pengeringan, timbang jumlah yang dihasilkan. Bahan yang sudah
kering dipisahkan dari benda-benda asing dan kotoran lainnya, kemudian
ditimbang jumlah bahan hasil ini untuk mengetahui rendemennya.
Pegemasan dan Penyimpanan

Bahan dikemas dalam wadah bersih dan kedap udara berupa


kantong plastik atau karung.
Berikan label pada wadah yang menjelaskan nama bahan,
bagian dari tanaman bahan itu, nomor/kode produksi,
nama/alamat penghasil, berat bersih dan metode penyimpanan.
Gudang penyimpanan harus memiliki ventilasi yang baik,
tidak bocor, terhindar dari kontaminasi bahan lain yang dapat
menurunkan kualitas bahan, memiliki penerangan cukup,
bersih, dan bebas dari hama gudang.