Anda di halaman 1dari 33

OM SWASTIASTU

SPEKTROFOTOMETER

DEVI
DEVI
06
06

PRIDA
PRIDA
01
01

KELOMPOK 7

PARWAT
PARWAT
I
34I
34

RINA
RINA
02
02

NIKHIT
NIKHIT
A
A
03
03

SPEKTROFOTOMETER

Spektrofotometer

Spektrometer

Fotometer

Fungsi
Spektrofotometer

Untuk menentukan komposisi suatu sampel


secara kualitatif dan kuantitatif yang didasarkan
pada interaksi materi dengan cahaya
Mengukur transmitan atau absorban suatu
sampel
Komponen Spektrofotometer

Prinsip kerja spektrofotometer

Prinsip Kerja
Prinsip kerja spektrofotometer ialah metode analisa yang
didasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis
oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombang
spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau
kisi difraksi dengan detektor fototube.
Jenis-jenis Spektrofotometer
Uv-Vis

Inframer
ah

Serapan
Atom

NMR

Pendarflo
ur

Single
Single
Beam
Beam
Cahaya hanya melewati satu
arah sehingga nilai yang
diperoleh hanya nilai
absorbansi dari larutan yang
dimasukan.

Double
Double
Beam
Beam
Nilai blanko dapat langsung
diukur bersamaan dengan
larutan yang diinginkan
dalam satu kali proses yang
sama.

Pengertian Nitrit
Nitrit dalam bentuk senyawa ionik di simbolkan
dengan NO2-yang merupakan hasil oksidasi senyawa
ammonia (NH3dan NH4+).
Reaksi terjadi dalam satu tahap saja, yaitu :
Nitrosomonas
2 NH4++ 3 O2 -------------------------------> 2
NO2-+ 4 H++ 2 H2O

Nitrosomonas
NH3+ oksigen --------------------------------->
NO2-+ energy

Kadar
Bersifat
Oksigen
racun
terlarut yang
rendah

ALAT

SPEKTROFOTO
METER (1
Buah)

BOLA HISAP ( 1
Buah)

PIPET UKUR
1ML ( 2 Buah)

ALAT

PIPET TETES (3
Buah)

PIPET VOLUME
25 ML (1 Buah)

TABUNG
REAKSI (3
Buah)
RAK TABUNG
( 1 Buah)

ALAT

BOTOL
SEMPROT (1
Buah)

GELAS BEAKER
250 ML (3
Buah)

BAHAN

REAGEN
WARNA I (1
Buah)

REAGEN
WARNA II (1
Buah)

ALUMINIUM
FOIL
( Secukupnya)

BAHAN

TISSUE
( Secukupnya )

AQUADEST
( Secukupnya )

KERTAS LABEL
( Secukupnya )

SAMPEL

AIR PDAM

AIR SUNGAI

AIR SUMUR

CARA KERJA
Diambil 25 ml masingmasing sampel ,
dimasukkan ke dalam
tabung reaksi

Ditambahkan 0,5 ml reagen


warna I dan II kedalam
masing-masing tabung
reaksi yang telah berisi
sampel

Dihidupkan
spektrofotometer dan
didiamkan 15 menit
untuk pemanasan

Tekan menu (F2)


pilih absorbansi
(tombol 1)
diatur panjang
gelombang (tekan
tpmbol )
Masukkan panjang
gelombang max
kemudian tekan tombol
enter (berwarna hijau)
Bilas kuvet dengan
akuades dan sampel
kemudian dituangkan
masing-masing sampel
ke dalam kuvet sampai
diatas tanda batas

bersihkan dengan
tisu, pastikan tidak
ada gelembung pada
kuvet
letakkan dalam tempat
sampel pada
spektrofotometer dengan
posisi tanda panah pada
kuvet menghadap ke arah
praktikan
Dibaca dan dicatat
absorbansi yang
didapat.

Ambil kuvet pada tempat


sampel dan tutup kembali
penutup tempat sampel.
kemudian lakukan hal yang
sama pada sampel lainnya.
Dimatikan
v
spektrofotometer
dengan menekan tombol
off, kemudian stavolt
dimatikan dan dicabut
kabel dari stop kontak
Ditentukan
konsentrasi Nitrit-N
dari sampel dengan
menggunakan kurva
kalibrasi

Demonstrasi

Kurva Kalibrasi
Nitrit-N
Konsentra
si

Kalibrasi
Nitrit-N

Absorbansi
Standar

0,01 ppm

0,018

0,0186

0,03 ppm

0,042

0,0466

0,05 ppm

0,072

0,0746

0,1 ppm

0,146

0,01446

0,2 ppm

0,291

0,326

Kurva Kalibrasi
Nitrit-N
Y=
0,0046x +
1.4
R = 0,999

Penentuan Konsentrasi
Nitrit-N Dalam Sampel
Air
Diketahui : A =
0,0046
B = 1.4
Y sungai = 0,316
Y PDAM = 0,010
Y sumur = 0,027
Ditanya : X sungai =
?
X PDAM = ?
X sumur = ?
Y = Ax + B
Y = 0,0046x +

Kurva
Konsentrasi
Sampel
Y=
0,0046x +
1.4
R = 0,999

Analisa Kadar Nitrit-N


pada Sampel Air

Hukum Lambert-Beer (Metode Kolorimetris)


Reaksi Reagen
warna I
Pada pH 2,0-2,5

Reaksi Reagen
warna II

max = 540 nm
Perubahan warna
= ungu atau merah
ungu atau ungu
kemerah-merahan

Menurut Peraturan Menteri


Kesehatan Republik Indonesia
Nomor : 416/MENKES/PER/IX/1990
Kadar maksimum yang diperbolehkan
untuk nitrit pada air minum yaitu 0,1 mg/l
dan pada air bersih yaitu 1 mg/l

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam


analisis spektrofotometri UV-Vis

Molekul yang dapat


menyerap sinar UV-Vis
Pemilihan panjang
gelombang
Kalibrasi Panjang
gelombang dan
Absorban

Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh reagen


pembentuk warna
Kestabilan dalam larutan
Reaksi dengan komponen yang dianalisa
Cepat membentuk warna
Pereaksi tidak boleh menyerap cahaya
Tidak boleh ada gangguan-gangguan
Pereaksi harus selektif dan spesifik (khas)
Dapat menimbulkan hasil reaksi berwarna

Kelebihan
Spektrofotometer
Penggunaannya luas
Sensitivitasnya tinggi
Selektivitasnya sedang sampai
tinggi
Ketelitiannya baik
Mudah

Cara Perawatan dan


Penyimpanan Alat
Sebelum digunakan,
biarkan mesin
warming-up selama
15-20 menit.

Spektrofotometer
sebisa mungkin tidak
terpapar sinar
matahari langsung,.

Simpan
spektrofotometer di
dalam ruangan yang
suhunya stabil dan
diatas meja yang
permanen.

Lakukan kalibrasi
panjang
gelombang dan
absorban secara
teratur.

Saat memasukkan
kuvet, pastikan
kuvet kering.

Pastikan
kompartemen
sampel bersih dari
bekas sampel.

ANY QUESTION
??

OM SANTIH SANTIH SANTIH


OM