Anda di halaman 1dari 4

TOLERANSI GEOMETRIK

Disusun Oleh :
NAMA : JULIAN ANATOLY
NIM

: 121.03.1020

JURUSAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2015

A. Pengertian Toleransi Geometrik


Dalam proses pembuatan suatu produk (benda kerja) yang teliti,
penyimpangan bentuk, posisi, tempat, dan penyimpangan putar terhadap suatu elemen
geometris (titik,garis, permukaan atau bidang tengah), harus secara jelas dibatasi
dengan nilai toleransi tertentu. Toleransi yang membatasi penyimpangan bentuk,
posisi tempat dan penyimpangan putar terhadap suatu elemen geometris ini disebut
toleransi geometrik.

B. Jenis Karakter dan Simbol Geometris

Toleransi kesejajaran (Parallelism Tolerance)

Ket :
Sumbu dari lubang di atas harus terletak dalam silinder dengan diameter 0,03 mm
yang sejajar sumbu dari lubang dibawah (sumbu dasar A)

Toleransi Putar

Ket :
Kesalahan putar dalam arah aksial tidak boleh lebih besar dari 0,1 mm. Jika diukur
pada setiap bidang ukur yang berbentuk silinder, selama satu kali putaran pada sumbu elemen
D.

Toleransi kedataran (Flatness Tolerace)

Ket :
Permukaan harus terletak diantara dua bidang sejajar yang berjarak 0,03 mm

Toleransi Konsentritas dan Koaksialitas


(Concentricity and Coaxiality Tolerance)

Ket :
Sumbu silinder yang ditunjukan oleh kotak toleransi (silinder tengah) harus terletak
dalam silinder berdiameter 0,08 mm dengan sumbu berhimpit dengan sumbu acuan AB.