Anda di halaman 1dari 6

Rencana Asuhan Keperawatan Komunitas

Pada Kelompok Remaja Dengan Risiko Penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Cisalak Pasar
No
1

DX KEP KOM

TUJUAN

Risiko terjadinya
penyalahgunaan
NAPZA pada remaja di
Kelurahan Cisalak
Pasar

TUM:
Setelah intervensi
keperawatan selama 1 tahun,
tidak ditemukan
penyalahgunaan NAPZA pada
remaja di Kelurahan Cisalak
Pasar
TUK: 1
Meningkatkan fungsi sistem
komunitas dalam menangani
risiko penyalahgunaan
NAPZA melalui pembentukan
kelompok remaja

RENCANA KEGIATAN
STRATEGI
INTERVENSI
Patrnership
1)
Kumpulkan remaja dan
keluarga remaja dalam
suatu perkumpulan
dan lakukan
identifikasi remaja
yang mau mengikuti
kegiatan pembentukan
kelompok kesehatan
remaja
Proses
2)
kelompok
Buatlah suatu pertemuan
untuk membentuk
suatu kelompok
remaja dan keluarga
remaja yang peduli
terhadap kesehatan
remaja

Proses
kelompok

3)
Susun suatu kepengurusan
dalam kelompok
remaja dan keluarga
remaja yang sudah
terbentuk

KRITERIA
Afektif

Psikomotor

Psikomotor

EVALUASI
STANDAR
Teridentifikasinya dan
terbentuknya
kesepakatan bersama
remaja dalam
membentuk suatu
kelompok kerja
kesehatan remaja

Terbentuknya
kelompok kesehatan
remaja (KKR) pada
tingkat masyarakat
melalui proses
kelompok dengan
kegiatan pelayanan
dan informasi risiko
penyalahgunaan
NAPZA di RW 02
pada akhir tahun
pertama program.
Terbentuknya
kepengurusan
kelompok remaja
(peer group) yang
akan menangani
masalah risiko
penyalahgunaan
NAPZA

EVALUATOR
Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Proses
kelompok

TUK: 2
Meningkatkan pengetahuan
remaja tentang risiko
penyalahgunaan NAPZA
melalui pendidikan kesehatan

Pendidikan
kesehatan :
KIE

Pendidikan
kesehatan :
KIE

Pendidikan
kesehatan :
KIE

4)
Buatlah suatu rencana
kegiatan yang akan
dilakukan oleh
kelompok remaja (peer
group) dan keluarga
remaja yang sudah
terbentuk dalam
memenuhi risiko
penyalahgunaan
NAPZA
5)
Lakukan pendidikan
kesehatan melalui
komunikasi informasi
dan edukasi di
pertemuan kelompok
remaja.

Psikomotor

Tersususnnya program
kegiatan yang akan
dilakukan oleh
kelompok remaja
terkait dengan
kesehatan dan tumbuh
kembang remaja yang
berhubungan dengan
permasalahan
kesehatan reproduksi

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Kognitif

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

6)
Promosi risiko
penyalahgunaan
NAPZA dengan
menyebarkan leaflet
tentang masalah
seputar remaja dan
risiko penyalahgunaan
NAPZA.
7)
Promosi melalui
penyebaran posterposter tentang risiko
penyalahgunaan
NAPZA di setiap RW
yang ada di Kelurahan
Cisalak Pasar

Kognitif

Pendidikan kesehatan
mengenai tumbuh
kembang remaja,
kenakalan remaja,
narkotika, HIV AIDS
pada remaja melalui
komunikasi informasi
dan edukasi
Tersebarnya leaflet
mengenai tumbuh
kembang remaja,
kenakalan remaja,
narkotika, HIV AIDS
pada remaja

Terdapat poster
mengenai tumbuh
kembang remaja,
kenakalan remaja,
narkotika, HIV AIDS
remaja di setiap
tempat umum dan
poskesehatan RW
siaga

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Tokoh
masyarakat

Kognitif

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Tokoh
masyarakat

TUK : 3
Meningkatnya perilaku
kesehatan remaja yang sehat.

Proses
kelompok

Proses
kelompok

Proses
kelompok

Proses
kelompok

Pola koping remaja di


komunitas tentang
risiko penyalahgunaan
NAPZA di Kelurahan
Cisalak Pasar tidak

TUM:
Mekanisme koping remaja
tentang kesehatan reproduksi
menjadi efektif

Pendidikan
kesehatan

8)

Berikan
ketrampilan remaja
dalam
mengembangkan rasa
kepercayaan diri
remaja melalui suatu
poses kelompok
9)
Berikan
ketrampilan remaja
dalam
mengembangkan rasa
tanggung jawab
terhadap diri remaja
melalui suatu proses
kelompok

Psikomotor

Teridentifikasinya
tingkat kepercayaan
diri remaja sehingga
remaja mampu
mengembangkan diri
seoptimal mungkin

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Psikomotor

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

10)

Psikomotor

Terbentuknya rasa
tanggung jawab
remaja dalam
pelaksanaan hak dan
kewajiban sesuai
dengan peran yang
diebrikan dengan
tahap perkembangan
remaja
Remaja mampu
memberikan sikap
yang asertif dalam
menolak setiap ajakan
yang mengarah kepada
pergaulan bebas di
kalangan remaja
Keluargamampu
melakukan deteksi dini
pada remaja di
keluarganya maupun
di lingkungan tempat
tinggalnya.
Keluarga terutama
orang tua mampu
melakukan tehnik
komunikasi yang
efektif dalam

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Orang tua

Berikan
ketrampilan remaja
dalam
mengembangkan sikap
dalam menolak ajakan
pergaulan bebas
dengan asertif.
11)
Berikan
keterampilan
kelompok pendukung
keluarga dalam
melakukan deteksi dini
penyalahgunaan
NAPZA oleh remaja.
1)
Berikan
ketrampilan tehnik
komunikasi yaang
efektif kepada orang
tua dalam

Psikomotor

Psikomotor

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Mahasiswa
KP KUAT

berfungsi

memfasilitasi
permasalahan yang
dihadapi oleh remaja.
TUK : 1
Meningkatkan keberfungsian
pola koping remaja di
komunitas tentang risiko
penyalahgunaan NAPZA
melalui forum diskusi antara
orang tua dan remaja

TUK : 2
Meningkatkan pelayanan
sosial di komunitas dalam
melayani risiko
penyalahgunaan NAPZA
melalui aktivitas remaja yang
bermanfaat.

Pendidikan
kesehatan

2)

Empowerme
nt

3)

Patnership

Proses
kelompok

Berikan penjelasan
kepada keluarga
mengenai tugas
perkembangan
keluarga dengan anak
remaja.

memfasilitasi
permasalahan yang
dihadapi oleh remaja
Kognitif

Pemberdayaan
keluarga/orang tua
dalam memfasilitasi
pertumbuhan dan
perkembangan remaja
dalam lingkungan
keluarga yang aman,
kondusif, dan menjaga
privacy remaja.
4)
Identifikasi
kebutuhan remaja
dalam pemanfaatan
waktu luang yang ada
di keluarga dan
komunitas.

Psikomotor

5)

Afektif

Diskusikan
dengan kelompok
remaja, orang tua, dan
masyarakat tentang
kegiatan yang dapat
memfasilitasi kegiatan
sosial remaja di
masyarakat di luar jam
sekolah

Afektif

Keluarga mampu
memfasilitasi tugas
perkembangan dengan
anak remaja di dalam
keluarga dalam
mencapai
perkembangan remaja
yag sehat dan sejahtera
Terciptanya
lingkungan keluarga
yang mendukung
perkembangan remaja,
melalui keterbukaan
dan adanya siklus
pembagian peran dan
fungsi keluarga
dengan anak remaja
Teridentifikasinya
kegiatan yang akan
dilakukan oleh remaja
di luar jam sekolah
melalui kegiatan yang
bermanfaat dalam
perkembangan remaja
Tersusunnya daftar
kegiatan yang akan
dilakukan dalam
memfasilitasi remaja
dalam kehidupan di
masyarakat sehingga
remaja terhindar dari
kegiatan yang tidak
bermanfaat

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Orang tua

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Orang tua
Tokoh masyarakt

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan

TUK : 3
Meningkatkan aksesibilitas
sumber-sumber untuk
pemecahan masalah risiko
penyalahgunaan NAPZA.

Proses
kelompok

6)

Susun suatu
bentuk kegiatan sosial/
keagamaan/ olah raga
yang dapat
memfasilitasi
kesehatan yang sehat
dari remaja

Psikomotor

Pendidikan
kesehatan

7)

Promosikan pusat
layanan kesehatan
masyarakat/Puskesmas
yang dapat diakses
remaja, keluarga, dan
masyarakat dalam
mendapatkan
informasi mengenai
kesehatan reproduksi.

Psikomotor

Pendidikan
kesehatan

8)

Promosikan
organisasi yang dapat
dipergunakan remaja
dalam mendapatkan
informasi mengenai
kesehatan reproduksi
seperti PKBI,
BKKBN, dan Psikolog
yang melayani
bimbingan konseling
terkait kesehatan dan
perkembangan remaja.

Psikomotor

Terbentuk aktivitas
kegiatan remaja yang
terstruktur dalam
bidang keagamaan,
sosial, dan olah raga
dalam mendukung
perkembangan fisik,
psikologis, dan sosial
remaja yang optimal
Teraksesnya pelayanan
kesehatan seprti
Puskesmas oelh
remaja dan keluarga
dalam memmenuhi
kebutuhan informasi
dan layanan kesehatan
reproduksi yang aman,
terjaga privacy, dan
terjangkau
Teraksesnya pelayanan
risiko penyalahgunaan
NAPZA yang
dilakukan oleh
lembaga swadaya
masyarakat untuk
membantu
pengembangan dan
perkembangan risiko
penyalahgunaan
NAPZA yang optimal

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Keluarga

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Keluarga

Mahasiswa
Remaja
Kader kesehatan
Keluarga
Tokoh
masyarakat