Anda di halaman 1dari 27

TINJAUAN PUSTAKA &

DAFTAR KEPUSTAKAAN
Hasrat Jaya Ziliwu, S.Kep., Ns.,
M.Kep.

TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
2.
3.

4.

Memahami manfaat telaah


literatur
Memahami perbedaan telaah
literatur dan tinjauan pustaka
Melakukan penelusuran
kepustakaan terkait
penelitiannya
Menuliskan daftar kepustakaan
2

PENELITIAN.???

Penemuan secara sistematik yang


digunakan pada disiplin keilmuan
tertentu untuk menjawab
pertanyaan atau memecahkan
masalah tertentu
Suatu cara menemukan
kebenaran or pengetahuan yg
dilakukan dgn scientific method
melalui pembuktian hipotesis yg
3

LITERATURE
STUDY.???

Kajian kritis yg dilakukan thd suatu topik


yg sdh ditulis oleh ilmuan / pakar di
bidangnya
Dpt berbentuk jurnal ilmiah, jurnal online,
laporan penelitian (skripsi, tesis,
disertasi), literatur internet, hasil seminar
nasional or internasional
kegiatan yg meliputi mencari,membaca
dan menelaah laporan-2 penelitian dan
bahan pustaka yg memuat teori-2 yg
relevan dgn penelitian yg akan dilakukan.
4

Scr sederhana telaah literatur mempunyai


arti peninjauan kembali pustaka-2 yg
terkait dgn penelitian (review of related
literature)
Telaah literatur umumnya dilakukan setelah
peneliti menemukan masalah penelitian
Telaah literatur pd tahap awal penelitian
sangat membantu menemukan masalah
Telaah literatur merup port the entry
suatu penelitian
Telaah literatur dpt menghidari peneliti
melakukan plagiat penelitian
5

Manfaat Telaah Literatur


Castetter dan Heisler (1984, hal. 38-43)

Mengkaji sejarah permasalahan


Membantu peneliti memahami permasalahan scr

mendalam dan mendapatkan jawaban sementara


ttg sejarah munculx masalah tsb

Mendukung perumusan masalah penelitian


Membantu peneliti membuat statement ttg masalah

penelitian, memperkuat dan memperjelas rumusan


masalah penelitian

Mendukung perumusan hipotesis penelitian


Membantu peneliti memberikan asumsi ilmiah thd

suatu peristiwa atau masalah sbg jawaban


semetara masalah penelitian
6

Manfaat.cont.

Mendalami landasan teori


Sbg landasan membangun kerangka teori dan

kerangka konsep penelitian; yg memungkinkan


peneliti mengetahui potensi hubungan antara
konsep-2 yg akan diteliti

Mengkaji kelebihan & kekurangan hasil


penelitian terdahulu
Membantu peneliti utk mengenali kelebihan &

kekurangan peneliti terdahulu dari aspek desain


penelitian, pemilihan sampel, pengukuran
sampai dgn analisis data utk meningkatkan
pemahaman peneliti ttg topik yg akan diteliti
7

Manfaat.cont.

Menghindari duplikasi penelitian


Banyak membaca & menelaah literatur

membantu peneliti utk mengetahui bagian


mana dari suatu topik yg sdh pernah diteliti
sebelumnya utk menghindari tjdnya
duplikasi

Membantu pemilihan prosedur


penelitian
Jika peneliti menemukan permasalahan

penelitian yg serupa dgn peneliti


sebelumnya, maka dpt dikaji prosedur-2
penelitian lainnya yg lebih efektif, efisien

TINJAUAN PUSTAKA (LITERATURE


REVIEW)

Merup salah satu bab yg selalu


ditemukan dlm proposal & laporan
penelitian
Tdk ditemukan pd jurnal atau
prosiding seminar merup hasil
ringkasan
Berisikan teori / konsep ttg masalah
yg berkaitan dgn masalah penelitian
variabel-2 penelitian yg
dikembangkan
Tdk selalu identik / seiring dgn

Bukan sekedar daftar hasil penelitian


sebelumnya ttp merup hasil telaah
literatur dan sintesa pustaka-2
Tinjauan pustaka sekurang-kurangnya
memuat :
Teori / konsep terkait permasalahan
Hasil penelitian sebelumnya seiring /

bertentangan
Praktek yg berkaitan dgn penelitian

10

Kelemahan dlm penyusunan


tinjauan pustaka :

Tidak relevan dgn masalah penelitian


sering ditulis seadanya saja tanpa kajian /
telaah kepustakaan, shg isi dari awal akhir
tdk saling terkait atau tdk berkaitan dgn
masalah penelitian

Penyusunan tdk sistematis


Keseluruhannya menggunakan
bahasa buku
Menyusun tinjauan pustaka mirip resensi buku
dibahas buku perbuku tanpa ada kaitan yg
sistematik, tanpa membahas apa yg ditulis
11

Kelemahan dalam
penyusunan tinjauan pustaka
dapat diminimalisir dgn cara
melakukan telaah literatur
dan membangun kerangka
pikir penelitian sebelum
menyusun tinjauan pustaka
12

Langkah-2 membuat Tinjauan


Pustaka (Cooper, 1988)

Tentukan masalah/topik pertanyaan


penelitian
Menelaah semua kepustakaan yg
berkaitan dgn masalah/topik
termasuk rancangan penelitian, metode
sampling, pengumpulan & analisis data, serta
hasil penelitian

Merumuskan masalah penelitian


Mengembangkan kerangka teoritis
Menyusun ringkasan pustaka
13

Penelusuran Kepustakaan?
1.

Menentukan sumber kepustakaan


Media cetak

Buku acuan (General References)


yg memberikan informasi langsung ensiklopedia, kamus, direktori,, dll
yg memberikan petunjuk mengenai sumber informasi yg digunakan utk
penelitian bibliografi, buku indeks, buku abstrak

Sumber pustaka primer


pustaka yg merup penjelasan langsung dr seorang peneliti mengenai kegiatan
penelitian yg telah dilakukan buletin dan jurnal

Sumber pustaka sekunder


setiap publikasi yg disusun oleh seseorang penulis yg bukan pengamat
langsung/partisipasi dlm kegiatan yg digambarkan dlm pustaka tsb buku
teks,dan artikel teladan

Media non-cetak

berupa jaringan elektronik /jaringan komputer krn media tsb


banyak menyimpan dan mengkomunikasikan sumber
informasi yg dapat dijadikan referensi penelitian
14

penelusuran
2.

Menentukan teori/konsep yg akan ditelusuri


Topik dan sub topik yg akan ditelusuri dibuat
mengerucut dan lebih spesifik utk mempermudah
penelusuran

3.

Mengumpulkan sumber pustaka yg relevan


& terkini
Pilihlah referensi yg up to date. Referensi dari jurnal
ilmiah umumnya lebih up to date dibandingkan buku
teks

4.

Melakukan seleksi awal thd sumber pustaka


yg telah dikumpulkan
Hanya sumber pustaka yg relevan dgn topik penelitian
yg akan dijadikan sbg sumber referensi
15

5.

Mengkaji kepustakaan terpilih!


Peneliti hrs membaca scr mendalam dan

memahami literatur menentukan frame


work penelitian
Perlu dilakukan kritis thd pustaka terpilih
utk menemukan hal yg telah dilakukan dan
hal yg belum dilakukan
Keterkaitan antara bbrp hasil penelitian akan
memperjelas masalah dan memperkuat
pernyataan hipotesis

16

Penulisan Daftar Kepustakaan

Bibliography = daftar rujukan ad


daftar yg berisi judul buku-2, artikel-2
& bahan-2 penerbit lainx yg terkait
dgn KTI.
Kegunaan : memberikan perhormatan
secukupx kpd sumber informasi
Diperlukan sbg sumber informasi dlm
proses penyusunan LB, metode &
pembahasan
Semua sumber informasi penelitian
ditulis dlm daftar rujukan

17

Unsur-2 Daftar Kepustakaan :


1.

Penulis
Mencakup penulis utama dan pendamping
Jika penulis >6, maka hanya ditulis 6 saja

disusul et.al.
Nama keluarga ditulis pertama, diikuti
singkatan nama pertama dan tengah
Gelar kesarjanaan tidak perlu dicantumkan
Mis :
Hasrat Jaya Ziliwu Ziliwu, H.J.
Siprianus Abdu Abdu, S.
Henny Pongantung Pongantung, H.
18

2.

3.

Judul mencakup judul, sub judul


makalah dlm jurnal, bab/bagian buku
& judul, sub judul majalah, buku /
monografi
Fakta-2 penerbitan, mencakup :
Tempat penerbitan kota tempat buku

diterbitkan
Penerbit
Waktu penerbitan
Volume/edisi (kecuali edisi pertama)
19

Gaya penulisan Daftar


Kepustakaan :

Gaya Harvard (Harvard Style), yi


penulisan dgn sistem nama & tahun,
dimana nama pengarang disusun
disusun berdasarkan abjad
Gaya Vancouver (Vancouver Style), yi
penulisan dgn sistem nomor, dimana
nama pengarang disusun berdasarkan
urutan pemunculan dlm naskah
Gaya campuran, yi memakai sistem
nomor, tetapi dlm daftar rujukan
20
disusun berdasarkan abjad penulis.

Gaya Harvard (Harvard Style)

Disusun berdasarkan alphabet (A Z) tanpa


menggunakan angka
Formulasi Nama pengarang Tahun terbit buku
Judul buku Kota terbit dan nama penerbit
Nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu,

baru nama depan & tengah


Setelah tahun terbit diberi tanda titik
Judul buku dpt diberi garis bawah atau dicetak miring &
diakhiri dgn tanda titik
Diantara kota terbit dan nama penerbit diberi tanda titik dua

Apabila ada 2 atau lebih yg sama pengarangx, utk


urutan selanjutx nama pengarang digantikan dgn
garis bawah (underline) sepanjang nama pengarang
di atas
21

Contoh Gaya Harvard


Hermans, B., 2000. Desperately Seeking : Helping Hands and
Human
Touch
[online],
http.www.hermans.org/agents2/ch3_1_2htm,
diakses
tanggal 25 Juli 2014.
Suteja, B.R., Sarapung, J.A., dan Handaya, W.B.T., 2008.
Memasuki
Dunia
E-Learning.
Bandung
:
Penerbit
Informatika.
The Cardiac Society of Australian and New Zeland, 1996.
Clinical Exercise Stress Testing : Safety and Performance
Guidelines. Med J Aust; 164 : 282-4.
Hartati, Dwi., _____. Menulis Daftar Pustaka. http://oke.or.id,
diakses tanggal 17 September 2014.
Sophia, S., 2002. Petunjuk Sitasi serta Camtuman Daftar
Pustaka Bahan Pustaka Online. Pusat Perpustakaan dan
Penyebaran Teknologi Pertanian Departemen Pertanian,
Bogor.
22

TUGAS MANDIRI

Cari minimal 5 buku yg ada saat ini


dlm kelas!
Tulislah daftar kepustakaan
berdasarkan ke-5 buku tersebut!
Selamat
bekerja

23

Tugas Gaya Harvard


Sunyoto, D., 2013. Statistik untuk Paramedis. Edisi II,
Cetakan III, Bandung : Penerbit Alfabeta.
__________,
2014.
.
..
Tamher, S. dan Heryati., 2008. Patologi untuk Mahasiswa
Keperawatan. Jakarta : Trans Info Media.
Krisanty, P., Manurung, S., Suratun, Wartonah, Sumartini,
M., Dalami, E., dkk., 2009. Asuhan Keperawatan Gawat
Darurat. Jakarta : Trans Info Media.
Susanto, T., 2012. Buku Ajar Keperawatan Keluarga :
Aplikasi Teori Pada Praktik Asuhan Keperawatan
Keluarga. Jakarta : Trans Info Media.
Ziliwu, H.J., 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan
Kinerja Koordinator Perkesmas di Puskesmas Wilayah
Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa [Thesis].
24

Upaya Perkesmas adalah pelayanan


profesional
yang
terintegrasi
dengan
pelayanan kesehatan di puskesmas yang
dilaksanakan
oleh
perawat.
Perawat
Puskesmas
mempunyai
tugas
pokok
memberikan pelayanan keperawatan dalam
bentuk asuhan keperawatan 3 individu,
keluarga, kelompok dan masyarakat. Untuk
mencapai kemandirian masyarakat baik di
sarana pelayanan kesehatan seperti rumah
sakit dan puskesmas (Depkes RI, 2006a).
25

Karolin
(2000)
dalam
penelitiannya
mengemukakan bahwa kepemimpinan kepala
puskesmas
sangat
berperan
dalam
pelaksanaan program gizi di puskesmas di Kota
Bogor. Sedangkan Adiono (2002) dalam
penelitiannya menemukan bahwa perawat
yang
mempersepsikan
kepemimpinan
atasannya baik memiliki peluang untuk
mempunyai kinerja baik sebesar 4,3 kali
dibandingkan
dengan
perawat
yang
mempersepsikan kepemimpinan atasannya
kurang baik.
26

Berdasarkan pengembangan
pendapat
Gibson (2005), Robbins (2007) dan beberapa
penelitian terkait, faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi kinerja koordinator perkesmas
di puskesmas adalah sebagai berikut :
Selanjutnya
Siagian
(2003)
dalam
Notoadmodjo (2007) rnenambahkan bahwa
organisasi hanya akan berhasil mencapai
tujuannya dan berbagai sasarannya, apabila
semua
komponen
organisasi
berupaya
menampilkan kinerja yang optimal, termasuk
peningkatan produktivitas kerja.
27