Anda di halaman 1dari 11

Mata Pelajaran

Kelas
1.
2.
3.
4.
5.

: Donor darah

: XI Analis
Jelaskan apa itu donor darah ?
Sebutkan 4 syarat pendonor darah ?
Sebutkan 5 manfaat donor darah ?
Jelaskan apa itu bank darah rumah sakit ?
Sebutkan macam pemeriksaan penyakit menular yang dilakukan oleh bank

darah ?
6. Apa itu reaksi silang mayor dan reaksi silang minor ?
7. Definisikan apa yang dimaksud :
a. Golongan darah A
b. Golongan darah B
c. Golongan darah AB
d. Golongan darah O
8. Lengkapi tabel pewarisan golongan darah berikut ini :
Ibu

Ayah

Gol O

Gol O
.......................

Gol A
.......................

Gol B
.......................

Gol AB
.......................

Gol A

.
.......................

.
.......................

.
.......................

.
.......................

Gol B

.
.......................

.
.......................

.
.......................

.
.......................

Gol AB

.
.......................

.
.......................

.
.......................

.
.......................

Jawaban :
1. Donor darah adalah proses pengambilan darah secara sukarela untuk
disimpan di bank darah untuk kemudian digunakan pada tranfusi darah.
2. a.
berusia antara 17-60 tahun.
b. berat badan minimal 45 kg.

c. Suhu tubuh tidak boleh lebih dari 37 0 C.


d. Denyut nadi 60-100x per menit.
e. tekanan darah sistolik 100-160 mmHg, tekanan darah diatolik 60-100
mmHg.
f. Kadar Hemoglobin >12 gr/dl.
3. a.
Bentuk kepedulian terhadap sesama.
b. Memperpanjang hidup orang lain.
c. Mencegah penyakit stroke.
d. meningkatkan produksi sel darah merah.
e. meningkatkan kapasitas paru-paru.
f. membantu membakar kalori.
g. memperbaharui sel darah baru.
h. meningkatkan kemampuan jantung.
i. membuang darah kotor.
j. membantu sirkulasi darah.
4. Bank darah rumah sakit adalah bank darah yang dikelola oleh rumah sakit
yang berkewajiban menyimpan darah yang telah diuji saring oleh UTD PMI
dan melakukan uji cocok serasi berdasarkan perjanjian kerjasama antara UTD
PMI dengan rumah sakit.
5. sifilis
- HIV
- Hepatitis B (HbSAg)
- Hepatitis C (HCV)
6. Reaksi silang mayor adalah serum penerima dicampur dengan sel donor.
Reaksi silang minor adalah serum donor dicampur dengan sel penerima.

7. Penjelasan :
a. Golongan darah A : memiliki sel darah merah dengan antigen A di
permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen
B dalam serum darahnya.
b. Golongan darah B : memiliki antigen B pada permukaan sel darah
merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum
darahnya.
c. Golongan darah AB : memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B
serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B.
d. Golongan darah O : memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi
antibodi terhadap antigen A dan B.
8. Tabel pewarisan golongan darah
Ayah

Ibu
Gol O
Gol A

Gol O
O
O, A

Gol A
O, A
O, A

Gol B
O, B
O, A, B, AB

Gol AB
A, B
A, B, AB

Gol B
Gol AB

Mata Pelajaran
Kelas

O, B
A, B

O, A, B, AB
A, B, AB

O, B
A, B, AB

A, B, AB
A, B, AB

: Parasitologi

: XI Analis
1. Jelaskan apa itu ectoparasit dan endoparasit !
2. Sebutkan 4 sumber-sumber penularan parasit ?
3. Sebutkan macam cara berkembang biak protozoa ? dan jelaskan dengan
singkat !
4. Sebutkan anatomi (bagian tubuh) Entamoeba histolytica :
5. Penyakit apa yang disebabkan oleh Plasmodium sp. ? dan sebutkan jenisjenis spesies Plasmodium sp. ?
6. Jelaskan gejala penyakit yang ditimbulkan oleh Trichomonas vaginalis baik
pada pria maupun pada wanita ?

Jawaban :
1. Ectoparasit adalah parasit yang hidup menempel pada bagian luar kulit,
kadang-kadang masuk pada bagian dalam kulit.
Endoparasit adalah parasit yang hidup didalam tubuh manusia.
2. Tanah dan air yang terkontaminasi parasit.
- Makanan dan minuman yang mengandung parasit.
- Arthropoda penghisap darah.
- Binatang peliharaan yang mengandung parasit.
- Binatang liar yang mengandung parasit.
- Penderita parasitosis beserta barang-barang dan linkungannya yang
-

tercemar parasit.
Penderita dapat

menjadi

sumber

penularan

bagi

dirinya

sendiri

(autoinfeksi).
3. Secara sexual yaitu membutuhkan pasangan untuk dapat berkembang biak.
Secara asexual (membelah diri) yaitu dapat berkembang biak tanpa adanya
pasangan, reproduksi asexual dapat berupa pembelahan biner (1 menjadi 2,
2 menjadi 4) ataupun pembelahan multiple (1 menjadi beberapa parasit,
lebih dari 2).
4. a. Membran sel/dinding sel.
b. Ectoplasma/membran cytoplasma.
c. Cytoplasma/protoplasma.

d. Endoplasma.
e. Nukleus.
f. Vakuola makanan.
g. Vakuola kontraktil/vakuola berdenyut.
h. Vakuola ekskresi/anus.
5. Plasmodium sp. Menyababkan penyakit malaria
Jenis-jenis Plasmodium sp. Adalah :
a. Plasmodium vivax
b. Plasmodium malariae
c. Plasmodium falcifarum
d. Plasmodium ovale
6. Pada wanita : leukorrhea (keputihan), rasa panas dan gatal di daerah vagina.
Pada pria : Urethritis disertai rasa gatal dan panas ketika kencing.
Mata Pelajaran
Kelas

: Analisa non patologi

: XI Analis

1. Sebutkan 5 syarat makanan dan minuman yang layak dikonsumsi ?


2. Jelaskan apa yang dimaksud bahan tambahan pangan sintetis ?
3. Sebutkan contoh bahan tambahan pangan alami dan sintetis untuk pewarna,
pengawet, dan pemanis ?
4. Sebutkan ciri-ciri makanan/minuman yang mengandung pewarna tekstil ?
5. Jelaskan bagaimana cara pembuatan kertas kurkumin ?
6. Jelaskan cara pemeriksaan boraks dengan metode kertas kurkumin ?

Jawaban :

1. a. Diolah secara higienes.


b. Tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang.
c. Tidak mengandung cemaran cemaran melampaui batas maksimal yang
ditetapkan.
d. Tidak menggunakan bahan pengawet yang melebihi batas yang
diperbolehkan.
e. Tidak mengandung bahan yang kotor, busuk, tengik, dan terurai .
f. Tidak kadaluarsa.
2. Bahan tambahan pangan sintetis adalah bahan tambahan yang digunakan
pada makanan (baik itu pengawet, pewarna, perasa, dll) yang didapat
melalui proses kimiawi dan sudah mendapat ijin pakai oleh BPOM.
3. a. Pewarna : alami (kurkumin, chlorofil) sintetis (merah allura)
b. Pengawet : alami (garam, es batu) sintetis (asam benzoat)
c. Pemanis : alami (gula pasir, gula aren) sintetis (sodium siklamat)
4. a. Bila pewarna terkena kulit, sulit hilang jika dicuci dengan air.
b. Tampilan warnanya terlihat lebih mengkilap dan cerah.
c. Bila terkena panas, semakin lama akan semakin mengkilap.
5. Cara pembuatan kertas kurkumin :
a. Alat dan bahan
1. Gelas tahan panas.
2. Pemanas + kaki tiga.
3. Kunyit 1 ruas.
4. Kertas saring.
5. Aquades.
6. Saringan.
7. Parutan.
b. Prosedur
1. Parut kunyit lalu saring hingga terpisah ampas dan sarinya.
2. Campur sari kunyit dengan aquades (perbandingan 1:1)
3. Masak campuran kunyit dengan aquades hingga mendidih lalu
dinginkan
4. Masukkan kertas saring kedalam larutan kunyit lalu rendam selama 15
menit.
5. Keringkan kertas saring tersebut dan jadilah kertas kurkumin.
6. Cara pembuatan kertas kurkumin :
a. Alat dan bahan
1. Gelas tahan panas.
2. Pemanas + kaki tiga.
3. Kertas kurkumin.
4. Aquades.
5. Sampel jajanan.
b. Prosedur
1. Masukkan potongan sampel jajanan ke dalam aquades 50 ml,
kemudian panaskan hingga mendidih.
2. Dinginkan aquades berisi potongan sampel tersebut.

3. Masukkan kertas kurkumin kedalam larutan tersebut, lalu rendam


selama 15 menit.
4. Keringkan kertas kurkumin.
5. Warna merah bata menunjukkan adanya zat boraks.

Mata Pelajaran
Kelas

: Uji Laboratorium

: XI Analis
1.
2.
3.
4.

Jelaskan apa itu sampel patologi ?


Sebutkan tujuan pemeriksaan patologi klinik ?
Sebutkan tahapan pre-analitik dalam pemeriksaan sampel ?
Sebutkan tahapan proses post-analitik dalam proses pemeriksaan

sampel ?
5. Jelaskan cara pemeriksaan Laju Endap Darah ?

Jawaban :
1. Sampel patologi adalah bahan pemeriksaan untuk kajian dan diagnosis
penyakit dengan menggunakan cairan tubuh, jaringan, dan organ seluruh
tubuh (autopsi).
2. Patologi klinik adalah bagian dari pemeriksaan yang mempelajari atau
mendiagnosa wujud dan perjalanan penyakit seseorang dengan bahan yang
berasal dari penderita.
3. Tahapan pre-analitik
a. Persiapan alat dan bahan.
b. Persiapan pasien.
c. Menentukan lokasi, cara, waktu, dan syarat lain yang diperlukan ketika
pengambilan sampel.
d. Melakukan pengambilan sampel.
e. Proses pengiriman sampel.
4. Tahapan post-analitik
a. Interpretasi/pencatatan hasil pemeriksaan.
b. Pengelolaan limbah/sampah hasil pemeriksaan laboratorium.
c. Memberikan hasil pemeriksaan kepada pasien/keluarga pasien/petugas
medis yang berkepentingan.
d. Membersihkan diri (terutama cuci tangan) lalu semprotkan desinfektan.
5. Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED)
a. Alat dan bahan
1. Pipet/tabung westergen.
2. Tabung + rak tabung reaksi.
3. Rak westergen.
4. Timer/stop watch.

5. NaCl 0,9% (Pz).


6. Darah + antikoagulan.
b. Prosedur
1. Dipipet Pz sampai tanda 150 dengan pipet westergen, lalu tuangkan
pada tabung reaksi.
2. Dipipet darah sampai tanda 0 dengan pipet westergen lalu letakkan
pada tabung reaksi yang berisi Pz, kemudian campur.
3. Dipipet campuran darah + Pz sampai tanda 0 (usahakan jangan ada
gelembung), kemudian pipet westergen di taruh di rak westergen
secara tegak.
4. Atur waktu sampai satu jam, lalu lihat ketinggian kolom plasmanya, ini
disebut jam pertama.
5. Atur lagi waktu sampai satu jam, lalu lihat lagi ketinggian kolom
plasmanya, ini disebut jam kedua.
6. Hasil LED adalah jam kedua dikurangi jam pertama.

Mata Pelajaran
Kelas
1.
2.
3.
4.
5.

: Kimia Klinik

: XI Analis
Jelaskan tentang sistem urinaria ? dan sistem urinria terdiri dari apa saja ?
Jelaskan 3 fungsi utama ginjal ?
Sebutkan 4 jenis pemeriksaan urine ?
Sebutkan pemeriksaan fisik urine ?
Sebutkan 4 macam warna urine patologis (abnormal) dan zat yang

mempengaruhi warna urine tersebut ?


6. Kekeruhan pada urine disebabkan oleh apa saja ?
7. Kenapa urine bisa berbau busuk ?

Jawaban :
1. Sistem urinaria adalah tempat terjadinya proses penyaringan darah sehingga
darah bebas dari zat-zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap
zat-zat yang diperlukan oleh tubuh
Sistem urinaria terdiri dari : ginjal, ureter, kandung kemih/buli-buli/vesica
urinaria, dan uretra.

2. Fungsi utama ginjal :


a. Pengatur keseimbangan cairan.
b. Pengatur konsentrasi garam dan keseimbangan asam-basa dalam darah.
c. Ekskresi bahan buangan antara lain : Ureum, Kreatinin, Asam urat.
3. 4 jenis pemeriksaan urine :
a. Pemeriksaan fisik urine (makroskopis)
b. Pemeriksaan sedimen urine (mikroskopis)
c. Pemeriksaan kimia urine
d. Pemeriksaan kultur urine (mikrobiologi)
4. Warna urine, kekeruhan urine, volume urine, bau urine, berat jenis urine, pH
urine.
5. Kuning coklat seperti teh : Bilirubun.
Merah coklat
: Urobilin, Porphyrin.
Putih seperti susu
: Pus, Fat.
Coklat kehitaman
: Melamin.
Merah
: wortel, phenophtalin, selenium.
Hijau
: Acriflavin.
Merah berkabut coklat
: Darah.
6. Phospate, urat amorft, pus/nanah, cairan prostat.
7. Karena adanya infeksi bakteri atau terdapat nanah/pus.