Anda di halaman 1dari 4

PEMERIKSAAN RADIOLOGI KONVENSIONAL

COLUMNA VERTEBRA ( TULANG BELAKANG )


..

No. Revisi :

Halaman : 1/4

Ditetapkan Oleh
Direktur RS Palang Biru Kutoarjo
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

..
dr. Iwan Santoso, MPH
Direktur
Pemeriksaan Radiologi Konvensional Columna Vertebra
adalah tata cara pemotretan dengan menggunakan sinar - x ( sinar

PENGERTIAN

Roentgen ) untuk membuat gambar ( gambar Roentgen ) dari


tulang belakang, meliputi Columna Vertebra Cervical, Columna
Vertebra Thoracal, Columna Vertebra Lumbal Sacral, dan
Coccygeus
Sebagai acuan dalam Pemeriksaan Radiologi Konvensional

TUJUAN

KEBIJAKAN

Columna Vertebra di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Palang Biru


Kutoarjo.
Kebijakan Pelayanan Radiologi Dan Diagnostic Imaging RS
Palang Biru Kutoarjo 2013.
1. Lepaskan logam atau benda metal yang terdapat pada tubuh
pasien yang dapat menimbulkan artefak pada film
2. Atur faktor eksposi dengan kV dan mAs yang sesuai
3. Pasang kaset / Imaging Plate sesuai dengan objek yang
diperiksa
4. Lakukan pemeriksaan sesuai dengan klinis dan permintaan
proyeksi dari dokter pengirim, antara lain :
a. Vertebra Cervical
Proyeksi AP
Posisi pasien : Erect
CR : 15 - 20 chepalad
CP : setinggi Vertebra Cervical IV
Kaset : 18x24
Proyeksi Lateral
Posisi pasien : Erect, salah satu sisi menempel pada

PROSEDUR

kaset
CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi Vertebra Cervical IV

PEMERIKSAAN RADIOLOGI KONVENSIONAL


COLUMNA VERTEBRA ( TULANG BELAKANG )
..

No. Revisi :

Halaman : 1/4

Kaset : 18x24
Proyeksi Oblique ( RPO, LPO, RAO, LAO )
Posisi pasien : Erect, posisi badan miring 45
CR : 15 - 20 chepalad
CP : setinggi Vertebra Cervical IV
Kaset : 18x24
b. Vertebra Thoracal
Proyeksi AP
Posisi pasien : Supine
CR : egak lurus kaset
CP : setinggi Vertebra Thoracal VII
Kaset : 30x40
Proyeksi Lateral
Posisi pasien : Tidur miring, salah satu sisi menempel

PROSEDUR

pada kaset
CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi Vertebra Thoracal V
Kaset : 30x40
Proyeksi Oblique ( RPO, LPO )
Posisi pasien : RPO atau LPO, posisi badan miring 45
CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi Vertebra Thoracal VII
Kaset : 30x40
c. Lumbo Sacral
Proyeksi AP
Posisi pasien : Supine
CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi krista iliaka
Kaset : 30x40
Proyeksi Lateral
Posisi pasien : Tidur miring salah satu sisi menempel
pada kaset

CR : tegak lurus kaset


CP : setinggi krista iliaka
Kaset : 30x40
Proyeksi Oblique ( RPO, LPO )

PEMERIKSAAN RADIOLOGI KONVENSIONAL


COLUMNA VERTEBRA ( TULANG BELAKANG )
..

No. Revisi :

Halaman : 1/4

PROSEDUR

Posisi pasien : RPO atau LPO, posisi badan miring 45


CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi krista iliaka
Kaset : 30x4
d. Sacrum
Proyeksi AP
Posisi pasien : supine
CR : 15 chepalad
CP : 2 inchi diatas sympisis pubis
Proyeksi Lateral
Posisi pasien : recumbent, salah satu sisi menempel
pada kaset
CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi SIAS
e. Coccygeus
Proyeksi AP
Posisi pasien : supine
CR : 10 caudad
CP : 2 inchi diatas symphisis pubis
Proyeksi Lateral
Posisi pasien : recumbent, salah satu sisi menempel
pada kaset
CR : tegak lurus kaset
CP : setinggi SIAS
5. Lakukan expose
6. Pemeriksaan selesai dilakukan

PEMERIKSAAN RADIOLOGI KONVENSIONAL


COLUMNA VERTEBRA ( TULANG BELAKANG )
..

PROSEDUR
Instalasi Radiologi
UNIT TERKAIT

Instalasi Gawat Daurat


Instalasi Rawat Jalan
Instalasi Rawat Inap

No. Revisi :

Halaman : 1/4