Anda di halaman 1dari 19

Tes Visualisasi Spasial

Tes visualisasi spasial ini ditujukan untuk menguji sejauh mana kemampuan kita
memvisualisasikan sesuatu benda dan membuat pengertianya serta berpikir secara abstrak
melalui benda atau simbol-simbol.Dalam psikotes ini secara umum dikelompokan dalam
beberapa model tes yang semuanya menggunakan simbol-simbol atau gambar. Kelompok tes
spasial (gambar) ini, yaitu :
1. Pandang Ruang,
2. Visualisasi,
3. Memberi tanda pada ruang.

1. Pandang Ruang
Yaitu tes yang menguji kemampuan kita dalam memandang spasial suatu benda,
seperti halnya bagaimana jika suatu benda berbentuk bidang datar diputar, dicerminkan,
diputar dan dicerminkan dan seterusnya.
Memutar:
Sebuah gambar yang apabila diputarkan akan memperlihatkan bentuk yang sama.
Dalam soal diberikan 5 buah gambar di mana terdapat 4 buah gambar yang mempunyai
bentuk yang sama, manakah gambar yang sama itu?
Contohnya:

Pembahasan:
Bila gambar (A) diputar seperempat lingkaran maka tampak senperti gambar (C). Jika
gambar (D) diputar setengah lingkaran maka gambar akan tampak seperti gambar (E).
Sedangkan gambar (B) tidak mempunyai pasangan, baik diputar maupun dicerminkan.
Karena lingkaran kecil di tepi setengah lingkaran besar posisinya tidak sama dengan yang
lainya.
Pencerminan:
Gambar-gambar berikut adalah bayangan cermin dari gambar asli. Tugas kita adalah
mencari 2 (dua) gambar yang identik atau bayangan cerminya dari kelima gambar tersebuut,
contoh:

Pembahasan:
Pasangan gambar yang merupakan cerminan dari gambar asli adalah (D) merupakan
cerminan dari gambar (B), gambar (E) merupakan cerminan dari gambar (C), sedang gambar
(A) bukan merupakan cerminan dari ke-4 gambar. Jadi jawabanya adalah: B - D dan C - E.

2. Visualisasi
Dalam tes ini yang akan diuji adalah kemampuan otak kita untuk melihat sesuatu
informasi visual yang tersedia kemudian merekonstruksinya menjadi suatu bangun yang utuh
(bangun
ruang)
atau
benda
berdimensi.
Kemampuan untuk berimajinasi dan berpikir secara abstrak sangat diperlukan dalam tes ini
agar dapat menjawab permasalahan dan memvisualisasikanya. Biasanya soal dalam tes ini
terdiri dari bagian-bagian dari struktur bangun dalam bidang datar, yang kemudian
direkonstruksikan menjadi suatu bangun yang utuh berdimensi.
Contoh:

Jawaban:
Dari jaring-jaring di sebelah kiri apabila direkonstruksi akan membentuk bidang seperti
gambar (C).

3. Memberi tanda pada gambar


Dalam psikotes gambar ini, ada gambar di sebelah kiri dan 4 gambar di sebelah
kanan. pada contoh ini ada tanda "X" pada segiempat di dalam segitiga. Tugas kita adalah
menaruh tanda "X" pada gambar yang sama seperti pada yang sebelah kiri.

Pembahasan:
Dari gambar contoh ini maka tanda "x" tersebut ada pada segiempat, di luar segitiga.
Pada gambar a, b, dan c, gambar segiempat ada di dalam segitiga sehingga tidak mungkin
memberi tanda "X" pada segiempat akan ada pada segitiga pula. Pada gambar d yang paling
mungkin diberi tanda "X" pada segiempat di luar segitiga.

Tes klasifikasi Gambar dan Konsistensi Logis


Klasifikasi Gambar
Dalam tes gambar ini, kita belajar tentang tes klasifikasi gambar dan konsistensi
gambar. Pertama Kita akan belajar tentang klasifikasi gambar terlebih dahulu. Dalam tes ini
kita akan diberikan empat atau lima buah gambar yang mempunyai kesamaan, tetapi hanya
ada satu gambar yang tidak sama atau tidak sekelompok dengan gambar lainya. Tugas kita
adalah mencari salah satu gambar yang tidak sama dengan keempat gambar lainya,
contohnya:

Dari contoh soal gambar diatas manakah yang tidak sama atau tidak sekelompok dengan
gambar lainya?
Pembahasan :
Jika kita perhatikan masing-masiing kotak, gambar didalamnya yaitu gambarsebuah
bidang, yang masing-masing bidang memiliki segienam, kecuali gambar dalam kotak (C)
hanya memiliki lima sudut atau bersegi lima, karena gambar dalam kotak (C) ini tidak sama
dengan gambar dalam kotak lainya, maka kotak (C) ini merupakan jawaban yang tepat.

Hubungan dan Konsistensi Logis


Hubungan dan konsistensi logis yaitu tes gambar yang terdapat 4 kelompok gambar
di sebelah kiri sebagai soal dan 4 kelompok gambar di sebelah kanan sebagai pilihan
jawaban. Dan tugas kita adalah mencari pada gambar di sebelah kanan yang mempunyai
hubungan logis dengan yang di sebelah kirii, baik logis dalam konsistensi maupun logis
dalaam sekuens, contoh:

Dari gambar tersebut, jika kita perhatikan gambar di dalam kotak sebelah kiri di mana
gambar terdiri dari 2 bagian, atas dan bawah. Jika kita perhatikan gambar tersebut, maka titik
yang ada di dalamnya merupakan suatu deret yang memiliki pola tertentu. Pola tersebut untuk
setiap titik berikutnya (sisi sebelah kanan) bertambah satu, dengan demikian pada kotak
berikutnya , yang kelima mestinya titik di dalam kotak atas bertambah satu menjadi sehingga
menjadi enam titik pada kotak berikutnya. Jadi jawaban yang tepat untuk kotak berikutnya
adalah (A) karena kotak atas memiliki 4 buah titik, dan kotak bawah memiliki 6 buah titik.

Contoh Tes Irama Gambar beserta jawaban


1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Jawaban
1. C
2. B
3. C
4. D
5. A
6. A
7. D
8. A
9. D
10. D

Tes Penalaran Simbolik


Kali ini kita akan membahas salah satu bentuk dari psikotes yaitu tes penalaran
simbolik. Tes penalaran simbolik merupakan bentuk lain dari tes kemampuan daya nalar
(logika), namun dalam tes ini kata-kata atau kalimat-kalimat yang mewakili pemikiran
digantikan dengan bentuk simbol-simbol di mana setiap simbol hanya mewakili satu kata
saja. Misalnya, kata saya diberi simbol segitiga, atau ibu diberi simbol lingkaran.
Setiap kata-kata disertai simbol yang menunjuk kata tersebut. Tugas kita selanjutnya
adalah melengkapi kata-kata yang belum diberi simbol dengan memilih salah satu dari enam
kemungkinan simbol yang disediakan. Satu hal yang harus kita perhatikan dalam menjawab
soal seperti ini, bahwa simbol dalam suatu soal tidak berkaitan dengan simbol dalam soal
lain. Ada beberapa kata yang simbol sudah jelas, tetapi ada jugabeberapa kata yang belum
jelas simbolnya. Karena itu dalam soal ini kita diminta utuk memperhatikan setiap simbol
yang menyertai setiap kata. Bila kita sudah yakin bahwa simbol itu mewakili kata tersebut,
maka itulah yang harus kita pegang sebagai pedoman untuk menjawab kata-kata yang tak
bersimbol.
Contoh:

Dari contoh di atas, rangkaian yang tepat untuk kata "Merpati terbang rendah" simbolnya
adalah

Tes Analog simbolis


Didalam setiap baris bentuk yang pertama di hubungkan dengan bentuk-bentuk yang
kedua. Dengan cara yang sama bentuk ketiga dihubungkan dengan keempat. manakah dari
empat pilihan yang merupakan bentuk keempat.
Contoh:

Jika gambar pertama merupakan bentuk terbuka dari sebuah lipatan di sudut kanan
atas, maka gambar berikutnya adalah bentuk lipatan dari bidang gambar sudut kanan atas
yang dilipat ke dalam. Sedang gambar ketiga juga merupakan bentuk lipatan terbuka dari
bidang gambar yang terdapat di sudut kanan atas. Mengacu pada model lipatan pada gambar
kedua, maka gambar lipatan yang benar adalah gambar B.

Tes Memasang Bagian dan Gambar


(Matching Part and Figures Test)
Tes memasang bagian dan gambar ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana
kemampuan kita dalam menyusun secara sistematika bagian-bagian persoalan menjadi
permasalahan pokok. Tes gambar ini jarang bahkan hampir tidak pernah disertakan dalam tes
seleksi CPNS, namun tes gambar ini sering diikut sertakan dalam seleksi karyawan untuk
menempati posisi tertentu dalam struktur organisasi manajemen.
Pertanyaan pada tes memasang bagian dan gambar ini bertujuan untuk mengungkap
kemampuan kita mencocokan bagian atau potongan-potongan gambar sehingga menjadi satu
gambar utuh. Pada tes psikologi ini biasanya meliputi tiga model yang dipertanyakan.

1. Mencari pasangan potongan yang cocok, yang apabila disusun dapat menyerupai
gambar yang dipertanyakan (gambar disebelah kiri),
2. menentukan kelompok potongan mana yang cocok yang apabila disusun kembali akan
menjadi sama dengan bentuk pola dari gambar sebelah kiri,
3. mengidentifikasikan poola yang lengkap yang merupakan rangkaian dari gambar di
sebelah kiri.
Potongan atau kelompok, atau gambar lengkap manakah dari gambar bertanda (A),
(B), (C), (D) dan (E) yang cocok dengan gambar di sebelah kiri. Berilah tanda X (silang)
jawaban pada huruf (A), (B), (C), (D), dan (E) yang menurut anda paling tepat atau cocok
dengan gambar yang di sebelah kiri.
Contoh 1

Pasangan potongan gambar yang di sebelah kanan yang dapat melengkapi gambar di sebelah
kiri adalah potongan A dan B.

Contoh 2

Dari kemungkinan kelompok potongan gambar yang bisa direkonstruksi menjadi gambar
utuh seperti dalam gambar di sebelah kiri adalah kelompok gambar A.
Contoh 3

Apabila pasangan potongan gambar di sebelah kiri disusun maka gambar yang paling cocok
dengan pasangan potongan gambar trsebut adalah gambar B.

Tes Irama Gambar


Tes irama bergambar adalah salah satu instrumen tes yang digunakan, baik dalam
psikotes umum mauoun dalam tes bakat skolastik. Tes ini bertujuan untuk mengujii sejauh
mana kemampuan kita dalam memvisualisasikan sesuatu benda dan membuat pengertianya
serta berpikir secara abstrak melalui benda atau simbol-simbol.
Dalam tes gambar ini, kita diminta untuk mencari satu gambar yang hilang dari
sembilan gambar yang terdapat di sebelah kiri. Tes irama gambar ini bertujuan mengukur
sejauh mana pengamatan kita dalam melihat, menganalisa, dan menjawab setiap persoalan
melalui simbol-simbol.
Banyak model tes ini yang semuanya memakai media gambar (visual) dalam suatu
persoalan. Tugas kita adalah mencari satu gambar yang hilang atau gambar gambar
selanjutnya yang seharusnya diisi dari sekelompok gambar. Kecepatan meliihat dan
mudahnya anda berpikir melalui simbol-simbol merupakan kunci utama dalam
menyelesaikan tes ini.
contoh :
Gambar manakah yang seharusnya melengkapi kesembilan gambar di sebelah kiri?

Pembahasan:
Gambar terdiri atas tiga kelompok. Pertama, simbol-simbol yang terdapat di atas
segitiga. Kedua, tekstur yang membedakan antar segitiga, dan ketiga, simbol di bawah
segitiga bertekstur. Masing-masing gambar memiliki tiga simbol yang berbeda, perhatikan
gambar segitiga sebagai kunci mencari jawaban.

Kelompok gambar segitiga hitam ini sudah


lengkap karena terdiri dari simbol lingkaran
kecil, salib dan bujursangkar di atas
segitiga. Begitu juga dengan kaki-kakinya.

Kelompok gambar segitiga putih ini sudah


lengkap karena terdiri dari simbol lingkaran
kecil, salib dan bujursangkar di atas
segitiga. begitu juga dengan kaki-kakinya.

Kelompok gambar segitiga yang diarsir ini


belum lengkap karena masih ada simbolsimbol yang belum melengkapi kelompok
gambar segitiga yang diarsir ini.
untuk melengkapi gambar segitiga yang diarsir ini, perhatikan simbol yang terdapat di
atas segitiga, manakah yang tidak ada? simbol yang sudah ada, yaitu salib dan bujur sangkar,
berarti simbol yang lingkaran kecil yang harus diletakan di atas segitiga yang diarsir itu.
Sedang untuk kakinya, persegipanjang hitam dan putih sudah diletakan di bawah segitiga,
dan simbol lingkaran hitam besar yang harus diletakan di bawah segitiga. Dari lima pilihan
gambar yang tersedia hanya gambar C (lingkaran kecil segitiga diarsir lingkaran hitam besar)
yang memenuhi syarat tersebut, dengan demikian jawaban yang tepat adalah C.

Tes pemikiran perseptual


Tes ini menilai kemampuan dan ketelitian kita dalam melihat suatu gambar atau
simbol-simbol yeng tersedia dan mencari tahu jawaban yang tepat. Tiap soal biasanya terdiri
dari sembilan gambar dan lima pilihan jawaban. Dalam soal terdapat satu gambar yang
hilang, tugas kita adalah mencari satu gambar yang hilang dengan memilih salah satu gambar
yang tersefia.
Contoh:
Gambar apakah yang harus diisikan pada kotak kosong itu?

Gambar yang harus diisikan pada kotak kosong adalah gambar "a". perhatikan baris
pertama dari sederetan gambar, terdapat banun segitiga, segiempat beraturan, dan bangun
tidak bersudut. Baris kedua juga berisikan gambar dengan bentuk bangun sama dengan
gambar pada baris pertama. Sedang baris ketiga di mana terdapat kotak kosong sebagai
pertanyaan, terdapat bangun tidak bersudut dan segitiga, dengan demikian berarti gambar
atau gbangun segiempat beraturan yang belum ada. Dari kelima pilihan jawaban, gambar
yang tepat adalah gambar "b".

Guna memudahkan dan membantu anda ketika mengerjakan jenis soal Psikotes Spasial. Di
bawah ini adalah 5 contoh soal Psikotes Spasial yang bisa anda pelajari, Perhatikan soal dan
gambar berikut!

1. Jawaban D. Hanya pada jawaban D saja terdapat jumlah lingkaran di bagian atas lebih
banyak daripada lingkaran di bawahnya.
2. Jawaban B. Garis tersebut tidak mem-bentuk sudut seperti pada pilihan jawaban yang
lainnya.
3. Jawaban E. Semua huruf terbentuk dari garis lengkung yang tertutupi dengan garis kecuali
pilihan E.
4. Jawaban E. Semua pilihan jawaban terdiri dari dua bidang yang berbeda ukuran (besar dan
kecil), kecuali E.
5. Jawaban E. Semua pilihan jawaban terdiri dari dua huruf yang dicerminkan, kecuali pada
E.

Intelligenz Struktur Test atau yang disingkat IST, disusun oleh psikolog Jerman bernama
Rudolf Amthauerpada semenjak tahun 1953 silam. Tes ini meliputi atas 9 subtes yang
masing-masingnya bertujuan untuk mengukur aspek intelegensi yang berbeda-beda, yakni
menguji kemampuan analisis verbal, logika numerik hingga mengukur kepampuan daya ingat
individu. Dari kesembilan subtes ini, salahsatunya ialah kemampuan ruang atau disebut
dengan psikotes kubus.
Disamping tes yang dalam bentuk angka (numerik), psikotes kubus dengan soal dalam bentuk
deret gambar selalu muncul baik dalam 2D maupun 3D. Berbagai variasi soal bisa saja
diberikan, seperti ada yg dibolak balik, direfleksikan atau persoalan seperti kubus
berikut . Yang ingin diukur dalam psikotes kubus ini ialah kemampuan Anda dalam
memahami pola-pola atau kecenderungan tertentu dari gambar. Hal ini erat kaitannya dengan
daya abstraksi ketika memecahkan masalah. Keseluruhan output tahap psikotes jenis ini
biasanya untuk mengetahui besar IQ Anda, Misalnya saja perusahaan membutuhkan IQ
kandidat minimal 110, maka yg lulus masuk kualifikasi dan berhak meneruskan seleksi tahap
berikutnya ya yang IQ-nya 110 ke atas.
Contoh soal :
Silakan perhatikan gambar dibawah ini terdapat lima buah kubus a,b,c,d, dan e dimasingmasing sisi kubus terdapat beberapa tanda seperti tanda segitiga, kotak hitam kecil, silang dan
dua bulatan hitam, hanya tiga tanda pada sisi kubus yang terlihat. Secara keseluruhan Kubus
a,b,c,d, hingga kubus e tampak berbeda satu sama lain, namun ada tanda yang sama pada
sisinya walau dengan susunan yang berbeda.

Contoh Sola Psikotes Kubus


Cara Menjawabnya :
Dari objek di atas terdapat 5 buah kubus yang tiap sisinya punya simbol berbeda. Tugas Anda
ialah menentukan kubus disetiap nomor yaitu kubus yang mana dari 5 pilihan jawaban yang
tersedia, apakah kubus A, kubus B, kubus C, kubus D atau kubus E. Tentunya kubus di setiap
nomor soal sudah mengalami perputaran sedemikian rupa sehingga posisinya beda dengan
kubus di pilihan jawaban. Kuncinya, Anda harus membayangkan/ berimajinasi dahulu kubus-

kubus itu berputar dan berguling dalam benaknya, sebelum bisa menentukan jawaban yang
benar.

Psikotes Menggambar Manusia boleh di bilang gampang-gampang susah, bagaimana


dengan anda yang tidak pandai menggambar?, ya tentu saja dalam tes jenis ini penilaian skor
bukan bagus tidaknya gambar yang di buat melainkan detil atau tidaknya anda menggambar
objek tersebut. bagaimana tidak, selain kecermatan anda yang dinilai tetapi juga setiap garis
yang anda goreskan menjadi penilaian yang mana di dalamnya mencerminkan karakterisik
anda. Tes ini fungsinya mengetahui sejauh mana rasa tanggungjawab serta rasa percaya diri
anda serta ketahanan dalam suatu pekerjaan. Sebaiknya soal psikotes menggambar orang ini
menurut jenis kelamin Anda. Jika Anda pria maka gambarlah seorang pria, dan sebaliknya.
Usahakan menggambar orang dengan ekspresi wajah bahagia atau tersenyum dalam
melakukan aktivitas. Profesi gambar orang harus jelas dari kelengkapan pakaian sampai
aksesoris yang dikenakan oleh orang tersebut. Misalnya gambar karyawan yang sedang
duduk di depan komputer sambil mengetik laporan, dokter yang memeriksa pasiennya, dan
lain-lain.

Kredit gambar: yanshicka.blogspot.com


Guna memudahkan anda menggambar, Yups! Mulailah menggambar objek Psikotes Gambar
Manusia sesuai sesuai dengan jenis kelamin anda, usahakan gambarlah orang tersebut tepat di
tengah kertas agar lebih simetris dan untuk menggambarnya janganlah dalam bentuk kartun
atau sketsa melainkan gambarlah mansia secara komplit, dengan memperlihatkan dari mata
hidung telinga, jari tangan pokoknya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Gaya atau posisi
objek silakan tergantung selera anda, boleh duduk, berdiri, berbaring, hadap kanan, hadap kiri
namun yang disarankan posisi yang mudah ada gambar. Jangan lupa, objek yang sedang
gambar bisa mengilustrasikan profesinya apakah seorang karyawan, tentara, polisi, petani,
direktur, perawat, dokter, arsitek yakni dengan dilengkapinya pakaian maupun asesoris yang
menyertainyai. Misalkan, Seorang Enginner memakai baju khas lapangan, celana panjang,
menggunakan sepatu lapangan, pakai helm keselamatan, sambil membawa kertas sebagai ciri
khas nya. Kalau bisa gambarlah manusia tersebut dalam keadaan beraktifitas, misalnya
sedangan memberikan instruksi/ arahan.

Untuk masalah garis gambar, berikut ini penjelasan mengenai makna garis seperti disaat anda
memberi tekanan pada garis leher, hal ini menunjukkan bahwa anda memiliki kemauan yang
tinggi. Jangan memberikan penekanan berlebihan pada wajah sebab akan menunjukkan
bahwa anda orang yang tidak percaya diri. Disamping itu menggambar orang harus dengan
ukuran yang wajar atau secukupnya. Dari sisi ukuranpun dapat memberikan makna yaitu
gambar orang yang terlalu besar akan menunjukkan bahwa anda termasuk orang dominan,
sementara gambar yang terlalu kecil menunjukkan bahwa termasuk orang yang kurang
percaya diri. Gambarlah tangan dengan terbuka dan terlihat detail dari jari tangan. Tangan
yang tersembunyi di belakang tubuh atau saku celana menunjukkan bahwa Anda orang yang
memiliki gangguan hubungan sosial. Sementara tangan yang terbuka menunjukkan bahwa
anda adalah orang yang mudah bekerjasama serta fleksibel. Inilah inti penilaian maupun
penjelasan yang terkandung dalam Psikotes Gambar Manusia.