PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN 2008

Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik STTN-BATAN 2007

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL YOGYAKARTA 2008

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

TIM PENYUSUN PEDOMAN AKADEMIK SURAT KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR NOMOR : 125/STTN/IX/2008 TANGGAL : 17 SEPTEMBER 2008 TENTANG TIM PENYUSUN PERUBAHAN PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN 2007 SUSUNAN TIM PENYUSUN PERUBAHAN PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN 2007

Penanggung Jawab Ketua Sekretaris merangkap anggota Anggota

: Prof. Dr. Kris Tri Basuki : Ir. Noor Anis Kundari, MT : Suroso, SST : 1. Dr. Anwar Budianto, D.E.A 2. Drs. Surpiyono, M.Sc 3. Ir. Bangun Wasito, M.Sc 4. Ir. Djiwo Harsono, M.Eng 5. Ir. Giyatmi, M.Si 6. Ir. Surakhman 7. Ir. Zaenal Abidin, M.Kes 8. Toto Trikasjono, ST, M.Kes 9. Sri Multi, SE 10. Joko Sunardi, SST 11. Sugili Putra, ST 12. Maria Christina Prihatiningsih, SST 13. Rita Tyas Mulatsih, SH Yogyakarta, 17 September 2008 KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR

KRIS TRI BASUKI

ii

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL NOMOR :126 /STTN/ IX / 2008

TENTANG PERUBAHAN PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR TAHUN 2007 KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR Menimbang : Bahwa sebagai tindak lanjut SK Ketua STTN Nomor : 125/STTN/ IX/2008 Tentang Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik STTN– BATAN 2007 dipandang perlu menetapkan Perubahan Pedoman Akademik STTN–BATAN 2007. Undang–undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; Peraturan pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi; Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir; Keputusan Kepala BATAN Nomor 542/KA/XI/2002 tentang Statuta STTN. Hasil kerja Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – BATAN 2007. MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL TENTANG PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR TAHUN 2007.

Mengingat

:

1. 2. 3. 4.

Memperhatikan :

iii

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

PERTAMA KEDUA

: :

Pedoman Akademik STTN – BATAN 2007 perlu adanya perbaikan. Pedoman Akademik STTN – BATAN 2007 diubah menjadi Pedoman Akademik STTN – BATAN 2008. Pedoman Akademik STTN – BATAN 2008 mulai diberlakukan pada Tahun Akademik 2008/2009, dengan ketentuan apabila di kemudian hari ditemukan adanya kesalahan, akan diperbaiki sebagaimana

KETIGA

:

mestinya.

Ditetapkan di Yogyakarta, Pada tanggal 22 September 2008 KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR

KRIS TRI BASUKI

Tembusan : 1. Yth. Kepala BATAN 2. Yth. Sekretaris Utama BATAN 3. Kepala Subbagian Keuangan STTN 4. Kepala Subbagian Persuratan dan Kepegawaian STTN 5. Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik STTN – BATAN 2007

iv

dan rapat-rapat Tim. dan semua pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung ikut berpartisipasi dalam penyusunan Buku Pedoman Akademik ini. rapat senat. Pedoman Akademik ini disusun atas kesepakatan-kesepakatan yang diperoleh melalui rapat koordinasi bidang akademik. karyawan STTN. mahasiswa. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir sebagai bagian sistem pendidikan nasional harus mampu melaksanakan langkah-langkah penyesuaian. dan perbaikan secara berkesinambungan dalam upaya meningkatkan kualitas lulusannya agar memiliki daya saing yang tinggi. Tahun 2008 ini Pedoman akademik diperbaiki terhadap beberapa kesalahan yang ditemukan oleh Tim dan adanya beberapa kebijakan akademik yang baru seperti Program Remedial dan penggunan Bahasa Inggris dalam Ujian Lisan Tugas Akhir/Pendadaran. Mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat. serta ditambah daftar pustaka. semua dosen.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 KATA PENGANTAR Buku Pedoman Akademik STTN diterbitkan pertama kali pada tahun 2006 berdasarkan kerja Penyusun Pedoman Akademik Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir-BATAN dengan SK Ketua STTN Nomor 150 B/STTN/II/2006 yang menghasilkan Pedoman Akademik STTN-BATAN 2006 yang dikuatkan dengan SK Ketua STTN Nomor 25/STTN/ IX/2006 tentang Pedoman Akademik STTN-BATAN. asisten. Oktober 2008 Ketua Tim Penyusun Noor Anis Kundari v . yang telah membantu pengetikan. Dengan adanya Pedoman Akademik ini diharapkan dapat memperbaiki sistem penyelenggaraan pendidikan di STTN yang akhirnya mampu meningkatkan kualitas lulusan. Pada tahun 2007 dilakukan beberapa perbaikan disebabkan salah cetak serta penambahan/pengurangan kata/kalimat namun secara substansi hanya terjadi perubahan pada persyaratan nilai TOEFL untuk wisuda dari 400 menjadi 450. secara periodik Buku Pedoman ini akan ditinjau. Yogyakarta. pengembangan. Terima kasih kepada saudara Sigit Suryantono BE. diskusi informal. Oleh karena itu.

B. D. J. E. F. 125/STTN/IX/2008 SK NO. G. A. N. 126/STTN/IX/2008 KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I. BAB II. BAB III. C. H. M. C. L. A.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL SK NO. vi PENDAHULUAN VISI MISI TUJUAN Halaman i ii iii v vi 1 2 3 3 5 9 9 10 10 11 11 11 12 14 15 16 16 18 18 19 ORGANISASI PERATURAN UMUM AKADEMIK SISTEM KREDIT SEMESTER TUJUAN SISTEM KREDIT SEMESTER JUMLAH BEBAN SKS SETIAP PROGRAM STUDI MASA STUDI SEMESTER REGULER SEMESTER PENDEK (SP) SISTEM UJIAN PENILAIAN HASIL BELAJAR HASIL UJIAN UJIAN SUSULAN EVALUASI HASIL PENDIDIKAN EVALUASI STUDI MAHASISWA PROGRAM REMEDIAL BATAS AKHIR WAKTU STUDI . I. K. B.

D. BAB VIII. F. E. B.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 O. PERSYARATAN KELULUSAN PREDIKAT KELULUSAN WISUDA JURUSAN DAN PROGRAM STUDI JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR PROGRAM STUDI DAN TUJUAN STRUKTUR KURIKULUM JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR KELOMPOK MATA KULIAH DAN PRASYARAT KURIKULUM DAN SILABUS JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR 19 20 20 21 25 25 26 30 32 59 JURUSAN DAN TUJUAN 59 FASILITAS LABORATORIUM 61 PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA INSTRUMENTASI 63 PROGRAM STUDI ELEKTROMEKANIK PERATURAN ADMINISTRASI AKADEMIK CALON MAHASISWA TEMPAT PENDAFTARAN BIAYA PENDIDIKAN DAFTAR ULANG KARTU RENCANA STUDI (KRS) KEHADIRAN CUTI STUDI MAHASISWA PINDAHAN KERJA PRAKTEK PERSYARATAN AKADEMIS PROPOSAL PELAKSANAAN PENILAIAN FORMAT LAPORAN KP 108 161 161 162 162 163 165 165 165 166 167 167 168 169 169 169 vii . C. C. D. G. A. B. C. A. B. B. E. D. D. BAB IV. P. Q. BAB VI. BAB V. A. A. H. BAB VII. C.

A. C. F. A. B. G. JUMLAH LAPORAN KP TATA TULIS LAPORAN KP TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI DAN TUJUAN KETENTUAN-KETENTUAN TERKAIT DENGAN TA USULAN/PROPOSAL TUGAS AKHIR ISI TUGAS AKHIR UJIAN TUGAS AKHIR PENILAIAN TUGAS AKHIR TATA TULIS LAPORAN KP DAN TA KEMAHASISWAAN KETENTUAN UMUM TUJUAN DAN FUNGSI HAK MAHASISWA KEWAJIBAN MAHASISWA LARANGAN BAGI MAHASISWA SANKSI FASILITAS PENDIDIKAN PENGHARGAAN BEASISWA KEGIATAN KOKURIKULER KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DOSEN DOSEN JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR DOSEN JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR EVALUASI KINERJA DOSEN PENUTUP 170 170 173 173 173 175 176 182 184 184 187 187 187 188 189 190 190 191 191 192 192 192 193 193 195 197 198 199 DAFTAR PUSTAKA viii . D. C. D. BAB X. J. BAB XI.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 F. B. A. G. K. H. BAB XII. E. F. B. I. G. E. C. BAB IX.

Bapak Ir. Ijin operasional dari Dirjen Dikti diperoleh dengan SK Dirjen Dikti No. sejak tahun 1998 dirintislah STTN-BATAN dengan jenjang Program Diploma IV. Setelah semua persiapan baik perangkat keras maupun perangkat lunak semakin mantap. Pada awal tahun 1983. 81/DJ/V/1984. tugas Satgas diperpanjang dengan SK Dirjen BATAN No. Dalam proses pendirian STTN. 53/DJ/IV/1985. Peningkatan PATN (yang menyelenggarakan Program Diploma III ke bawah) menjadi STTN adalah dalam rangka mencukupi kebutuhan SDM terdidik yang terampil dengan kemampuan teknis dan akademis yang lebih tinggi. dibentuklah Satuan Tugas pengelola Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan SK Dirjen BATAN No.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1 BAB I. pada tanggal 31 Agustus 1999 BATAN mengajukan permohonan pendirian STTN-BATAN ke Depdikbud. pada tanggal 21 Februari . yang dinamakan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN). Djali Ahimsa. 1640/D/O/86 tanggal 15 September 1986. 08/DJ/07/I/1983. Setelah diadakan perbaikan proposal dan penilaian kelayakan pendirian STTN. gagasan ini dikembangkan dengan membentuk Satuan Tugas Persiapan Pendidikan Ahli Teknik Nuklir berdasar SK Dirjen BATAN No. Selanjutnya. Oleh karena itu. Pada tanggal 3 Agustus 1985 Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan singkatan PATN di Yogyakarta dibuka dengan resmi oleh Direktur Jendral BATAN. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir didirikan atas dasar adanya suatu gagasan untuk membuka program diploma bagi para teknisi pada akhir tahun 1982 yaitu pertemuan antara Kepala Pusdiklat dengan Direktur Jendral BATAN yang didorong oleh kebutuhan akan tenaga teknisi berkualitas tinggi yang mampu berfungsi sebagai penghubung antara tenaga teknisi dan peneliti. pada bulan Agustus 1999 diadakan pertemuan antara BATAN dengan Depdiknas (dahulu Depdikbud) yang membahas rencana pendirian STTN. Mengingat proses untuk melaksanakan tugas tersebut memerlukan waktu. PENDAHULUAN Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) adalah satu-satunya lembaga pemerintah Non Depertemen yang menyelenggarakan pendidikan keahlian di bidang teknologi nuklir program diploma-IV.

VISI Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir mempunyai visi menjadi Sekolah Tinggi idaman terdepan dalam pendidikan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. Hatta Rajasa ditandai dengan penandatanganan prasasti yang sekarang terletak di halaman depan STTN. yaitu Jurusan Teknokimia Nuklir dengan 1 Program Studi (Prodi) Teknokimia Nuklir dan Jurusan Teknofisika Nuklir dengan 2 Program Studi. M. yaitu Prodi Elektronika Instrumentasi dan Prodi Elektromekanik. Persetujuan pembukaan Jurusan dan Program Studi pada STTN-BATAN di Yogyakarta oleh Direktur Jenderal Perguruan Tinggi pada tanggal 20 Maret 2001 meliputi 2 Jurusan dengan 3 Program Studi dengan surat Nomor 1037/D/T/2001. A. dengan Peringkat B. Setelah dilakukan pembahasan antara BATAN dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (MENPAN) akhirnya. Pada tanggal 24 Agustus 2001 STTN dibuka secara resmi oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi. Persetujuan Depdiknas diperoleh tanggal 15 Maret 2001 dengan surat Dirjen Dikti Nomor 1013/D/T/2001. Ir. Keputusan ini ditindak lanjuti dengan Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisi dan Tata Kerja STTN. . pada tanggal 8 Juni 2001 diterbitkan KEPRES nomor 71 tahun 2001 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Hasilnya STTN-BATAN dinyatakan layak didirikan.2 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2001 dilaksanakan presentasi oleh Kepala PATN di hadapan Tim P5D (Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik dan Program Diploma) Depdiknas yang dilanjutkan dengan peninjauan sarana dan prasarana yang ada seperti ruang kuliah dan fasilitas laboratorium. Pada tahun 2007 semua program studi yang diselenggarakan STTN telah memperoleh akreditasi berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 006/BAN-PT/Ak-IV/Dipl-IV/ XI/2007.

C. Jurusan Teknofisika Nuklir. 5. dan Penutup. . menjunjung tinggi etika profesi. Kerja Praktek. melakukan pelayanan prima kepada masyarakat dan konsumen. maupun aparatur pemerintah. 4. membina kehidupan akademik yang sehat. mempunyai kemampuan akademik dan atau profesional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. Tugas Akhir. Organisasi dan Personalia. maupun masyarakat. beriman. Peraturan Umum Akademik. MISI Misi STTN adalah menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan dalam bidang teknologi nuklir. Kemahasiswaan. dosen. pengelola. menjadikan Sekolah Tinggi yang disegani.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3 B. Guna memantapkan jalannya roda organisasi STTN serta usaha untuk penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan. dengan mengoptimalkan pendayagunaan sumberdaya yang tersedia. tanggap terhadap perkembangan ilmu dan perkembangan masyarakat. Sistematika Pedoman Akademik STTN adalah: Pendahuluan. mampu memecahkan masalah baik dalam bidangnya maupun yang bersifat interdisipliner. Jurusan Teknokimia Nuklir. berbudi luhur. 2. 3. maka sejak tahun 2006 STTN menerbitkan pedoman akademik yang dapat digunakan oleh para mahasiswa. Dosen. Jurusan dan Program Studi. siap kerja (memiliki lisensi) serta mandiri. dan penuh tanggung jawab dalam mengemban tugas dan kewajibannya sebagai pribadi. warga masyarakat. Peraturan Administrasi Akademik. TUJUAN Adapun tujuan pendidikan Program Diploma IV STTN adalah menghasilkan lulusan dengan kualifikasi: 1.

4 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

instansi pemerintah dengan STTN dan memecahkan kesulitan yang dihadapi STTN. Kelompok Dosen. merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika. Jurusan. Bagian Administrasi Umum. Dewan Penyantun merupakan suatu wadah non-struktural untuk meningkatkan kemajuan STTN dan bertugas membantu unsur pimpinan STTN dalam hal menjaga dan memelihara hubungan baik antara masyarakat. dan Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan. Senat. merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan STTN. Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum. memberikan pertimbangan dan persetujuan atas Rencana Pendapatan dan Belanja yang diajukan oleh pimpinan STTN. Ketua dan Pembantu Ketua. memberikan pertimbangan kepada Kepala BATAN berkenaan dengan pengangkatan dan pemberhentian dosen yang memangku jabatan akademik di atas Lektor. dan Unit Penunjang. merumuskan peraturan pelaksanaan mimbar akademik dan otonomi keilmuan di STTN.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5 BAB II. Senat merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi STTN yang mempunyai tugas merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan STTN. Pembantu Ketua terdiri dari Pembantu Ketua I Bidang Akademik. Unsur Pimpinan STTN terdiri atas seorang Ketua dan 3 orang Pembantu Ketua. ORGANISASI Organisasi STTN-BATAN dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir dan Keputusan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor 542/KA/XI/2002 tentang Statuta Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. dan menegakkan norma-norma yang berlaku bagi sivitas . Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. melaksanakan pemilihan calon Ketua dan mengajukan usulan pengangkatan serta pemberhentian Ketua kepada Kepala BATAN. Susunan Organisasi STTN terdiri atas Dewan Penyantun. menilai pertanggungjawaban pimpinan STTN atas pelaksanaan kebijaksanaan yang telah ditetapkan.

Struktur Organisasi STTN dapat digambarkan dalam bagan pada Gambar 1. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan terdiri dari Subbagian Perencanaan dan Kerja Sama. menyebarkan hasil penelitian. Jurusan di STTN ada 2 yaitu Jurusan Teknokimia Nuklir dengan 1 (satu) Program Studi dan Jurusan Teknofisika Nuklir memiliki 2 (dua) Prodi. serta Subbagian Perlengkapan. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) merupakan unsur pelaksana di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan mempunyai fungsi melakukan penelitian terapan di bidang teknologi nuklir. Ketua Program Studi. Unsur pelaksana administrasi STTN terdiri atas Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan serta Bagian Administrasi Umum. serta Subbagian Kemahasiswaan dan Alumni. . Bagian Administrasi Umum terdiri dari Subbagian Persuratan dan Kepegawaian. keuangan. serta perlengkapan dan rumah tangga. Subbagian Keuangan. dan Kepala Unit Laboratorium di bawah Jurusan. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan mempunyai tugas memberikan pelayanan teknis dan administrasi di bidang akademik dan kemahasiswaan.6 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 akademika. Jurusan merupakan unsur pelaksana akdemik. mengenalkan ilmu dan teknologi di bidang nuklir kepada masyarakat dan meningkatkan keterkaitan program STTN dengan kebutuhan masyarakat. dan Tenaga Adminitrasi. UPPM terdiri dari Kepala. Sekretaris Jurusan. yaitu Elektronika dan Instrumentasi dan Elektromekanik. Subbagian Akademik dan Pengajaran. Jurusan terdiri atas Ketua Jurusan. Tenaga Ahli. Bagian Administrasi Umum mempunyai tugas melaksanakan pelayanan administrasi di bidang persuratan dan kepegawaian. Sekretaris.

Struktur Organisasi STTN .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 7 Gambar 1.

8 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

Sistem Kredit Semester adalah sistem pembelajaran yang kegiatan per semesternya diukur dengan Satuan Kredit Semester (SKS). Satu Satuan Kredit Semester per.minggu terdiri atas: 1. berikut kegiatan iringannya termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian. 50 menit kegiatan tatap muka terjadwal. Satuan Kredit Semester adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama 1 semester melalui kegiatan terjadwal sebanyak 1 minggu perkuliahan atau 2 jam praktikum. Untuk dosen setara dengan: a. Untuk mahasiswa setara dengan: a. SISTEM KREDIT SEMESTER Semester adalah kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya. 50 menit tatap muka terjadwal dengan mahasiswa. Untuk Kerja Praktek dan Tugas Akhir. 60 menit pengembangan materi kuliah. PERATURAN UMUM AKADEMIK Bagian ini berisi tentang peraturan-peraturan umum akademik yang berlaku di STTN yakni menggunakan Sistem Kredit Semester. Untuk kegiatan yang menyangkut kemampuan. 60 menit kegiatan akademik mandiri. c. b. 2. nilai 1 SKS setara dengan 4 jam . 60 menit cara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur. c. A. 60 menit kegiatan akademik terstruktur. atau 4 jam kerja lapangan. b. nilai 1 SKS setara dengan 2 jam (120 menit) praktikum terjadwal diiringi oleh 1-2 jam kegiatan terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri. ketrampilan psikomotorik dan fisik yang dilakukan di laboratorium atau studio.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 9 BAB III. yang masingmasing diiringi oleh sekitar 1-2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri.

3. C. 4. 2.10 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 kerja lapangan mahasiswa. apabila memenuhi persyaratan. TUJUAN SISTEM KREDIT SEMESTER Tujuan pokok penggunaan Sistem Kredit Semester adalah: 1. 2. 3. Masa Ujian Tengah Semester (UTS) selama 1-2 minggu. dan 1-2 jam kegiatan mandiri. Masa Kuliah Sesudah UTS selama 7-8 minggu. B. Masa Kuliah sebelum Ujian Tengah Semester (UTS) selama 7-8 minggu. memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu sesingkat-singkatnya. memperbaiki sistem evaluasi kecakapan mahasiswa. diiringi oleh 1-2 jam kegiatan terstruktur. 6. memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengikuti kegiatan pendidikan yang sesuai dengan minat. 2. mempermudah penyesuaian kurikulum terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 5. 4. Penerapan Sistem Kredit Semester di STTN saat ini diatur sebagai berikut. Pengambilan jumlah SKS mahasiswa ditentukan berdasarkan indeks prestasi kumulatif (IPK) dan atau Indeks Prestasi Semester (IPS). Masa Ujian Akhir Semester (UAS) selama 2-3 minggu. melaksanakan sejauh mungkin sistem pendidikan input dan output ganda. dan kemampuannya. Jumlah beban SKS untuk setiap Program Studi minimal 144 dan maksimal 160. 1. atau nilai 1 SKS sama dengan penyelesaian kegiatan selama 6485 jam efektif per semester. dan maksimum 24 SKS dengan persetujuan Dosen wali. JUMLAH BEBAN SKS SETIAP PROGRAM STUDI 1. . bakat. memungkinkan perpindahan mahasiswa antar Program studi atau dari perguruan tinggi lain ke STTN.

SEMESTER PENDEK (SP) Jika dipandang perlu dan memungkinkan. yaitu semester ganjil dan semester genap. Dua (2) hari masa UTS di Semester Genap digunakan untuk Studi Ekskursi mahasiswa semester VI dan 1 minggu setelah ujian akhir Semeter Ganjil digunakan untuk ujian PPR bagi mahasiswa semester VII. Semester pendek diselenggarakan pada saat liburan semester genap. Masa Studi Program lanjutan (ekstensi) alih jalur dari D-III non PATN adalah minimal 4 Semester. dan sidang sarjana/ujian tugas akhir/Pendadaran di depan Dewan Penguji. Masa studi mahasiswa diakhiri dengan penyusunan tugas akhir. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan per-semester adalah 16 – 19 minggu termasuk UTS dan dan UAS. SEMESTER REGULER 1. Pengaturan masa kuliah adalah : empat belas (14) minggu masa kuliah dan praktikum/praktek. dan 3 minggu masa ujian akhir semester. Tujuan penyelenggaraan semester pendek adalah: 1. 6. E. Program Studi dapat menyelenggarakan semester pendek. F.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 11 D. Masa studi untuk menyelesaikan Program D-IV STTN rata-rata adalah 8 semester. Masa Studi Program lanjutan (ekstensi) dari D-III PATN adalah 3 Semester. Semester reguler terdiri atas semester ganjil dan semester genap. Jika dipandang perlu dan memungkinkan STTN dapat menyelenggarakan semester pendek. MASA STUDI 1. . Masa studi setiap tahun akademik terdiri atas 2 semester reguler. ujian komprehensif. 3. meningkatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa. 5. 4. 1-2 minggu masa ujian tengah semester. 2. 2. 2. mempersingkat waktu studi mahasiswa. seminar.

4. memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) semester genap yang berlaku. Bentuk dan Frekuensi Ujian Ujian dilaksanakan dalam bentuk Ujian Tulis terjadwal yaitu: a. 2. SISTEM UJIAN Ujian diselenggarakan untuk mengetahui evaluasi keberhasilan proses belajar mengajar yang telah diselenggarakan. . b. b. tidak sedang melaksanakan kerja praktek (KP). 1. Pengurus Jurusan. maupun kegiatan lain yang dilaksanakan sebelum UAS. 3. dan Kepala Bagian Administrasi Umum. Ujian Akhir Semester Ujian Akhir Semester adalah kegiatan evaluasi pada akhir semester untuk materi teori maupun praktikum. setiap pengampu mata kuliah dapat memberikan evaluasi dalam bentuk lain seperti tes/kuis.12 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Persyaratan mahasiswa agar dapat mengikuti semester pendek adalah: 1. yang dilaksanakan di luar Jadwal UTS dan UAS. khusus untuk mata kuliah teori atau praktikum yang membutuhkan evaluasi tengah semester secara tertulis. Persyaratan Ujian Untuk mengikuti ujian mahasiswa harus memenuhi persyaratan: a. G. penulisan karya ilmiah. Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. Program Studi menyatakan perlunya diselenggarakan dan disetujui dalam Rapat yang dihadiri Pimpinan STTN. telah menyelesaikan adminstrasi perkuliahan. memiliki KTM yang masih berlaku. maupun tugas-tugas yang berupa penyelesaian soal-soal. 2. Ujian Tengah Semester (UTS) Ujian Tengah Semester adalah kegiatan evaluasi yang dijadwalkan oleh STTN dan dilaksanakan pada pertengahan Semester (pada minggu ke 8). membayar biaya yang ditentukan. karangan/paper. Di samping memberikan ujian itu.

mendaftar sebagai peserta ujian untuk memperoleh Kartu Ujian.** Catatan: Setelah masa ujian selesai Kartu Ujian dikembalikan ke Sub. Alat tulis kecuali kertas. 3. Lima menit sebelum ujian dimulai. d. Mencontoh pekerjaan peserta lain. mengisi lembar Evaluasi Dosen terkait (berlaku untuk UAS). Meninggalkan tempat ujian tanpa ijin pengawas. 3. Setelah mahasiswa mengumpulkan lembar evaluasi menunggu panitia membagi soal dan kertas ujian. b. ** Pendaftaran ujian diatur lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri. Bagian Akademik dan Pengajaran untuk diisi nilai-nilai yang sudah keluar dan dipakai sebagai bahan konsultasi pengisian KRS dengan dosen wali apabila pada masa perwalian KHS belum terbit. Peserta ujian harus mengenakan pakaian seragam STTN dengan sopan. peserta dilarang: 1. 4. 2. Materi Ujian Secara umum materi ujian ditentukan oleh dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan. peserta sudah berada di tempat yang ditentukan. Peralatan lain yang diijinkan oleh dosen penguji. Apabila sudah diperingatkan secara lisan oleh petugas sebanyak . Kartu Ujian yang sah. Bercakap-cakap dengan peserta lain atau berbuat sesuatu yang dapat menimbulkan anggapan yang bersangkutan bertindak tidak jujur atau curang. Peserta ujian harus membawa: 1. Pinjam meminjam alat tulis antar peserta tanpa ijin pengawas. a. 2. 4. Selama ujian berlangsung. 3.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 13 c. c. d. Tata Tertib Ujian Setiap mahasiswa peserta Ujian Tulis/Praktikum harus mematuhi tata tertib sebagai berikut. e. memiliki Kartu Rencana Studi (KRS) semester yang bersangkutan dan telah ditandatangani oleh dosen wali.

Menyobek nomor ujian dan atau memindahkan tempat duduk. Mengaktifkan hand phone. 6. f.14 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3 kali tetapi tidak diindahkan. Jika sudah diperingatkan lisan 3 kali. Hasil pekerjaan ujian ditinggalkan di tempat setelah ujian dinyatakan selesai. Namanya dicatat untuk dilaporkan kepada Pengurus Jurusan/dosen yang bersangkutan. 9. Dianggap tidak lulus. 8. 2. 3. tetapi sudah ada peserta ujian yang telah selesai dan meninggalkan tempat ujian. Terlambat kurang dari 15 menit. 1. 5. 2. 2. h. Membuat catatan pada bangku atau tembok. dan hasil pekerjaan diberikan kepada pengawas untuk diberi catatan dan dilaporkan kepada dosen terkait. PENILAIAN HASIL BELAJAR 1. Tidak diijinkan mengikuti ujian-ujian selanjutnya. Terlambat lebih dari 15 menit. yang bersangkutan dapat dikeluarkan dari ruang ujian. Peserta tidak boleh mengikuti ujian apabila: 1. H. apabila hal ini terjadi maka kedua belah pihak dinyatakan tidak lulus. g. Peringatan lisan. pengawas ujian dapat meminta yang bersangkutan meninggalkan ruang ujian. Sanksi: Pelanggaran terhadap ketentuan di atas dikenakan sanksi sebagai berikut. namun masih melakukan pelanggaran yang sama. Untuk pelanggaran yang lebih berat dapat dikenakan sanksi: 1. Mengerjakan ujian atas nama peserta lain. 7. Merokok. Penilaian hasil belajar mahasiswa adalah usaha untuk mengetahui tingkat .

D = Kurang : mempunyai bobot 1. 2. 6.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 15 keberhasilan mahasiswa dalam mencapai penguasaan kompetensi yang dilakukan secara berkala dalam bentuk ujian. Pada permulaan kuliah semester. I. dan pengamatan dosen. C = Cukup : mempunyai bobot 2. Penilaian hasil belajar diwujudkan dalam nilai akhir (NA) yang merupakan gabungan dari UTS. 5. 3. 2. praktikum. praktek. dan tugas-tugas lain berdasarkan bobot yang telah ditentukan oleh dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan. Pada dasarnya penilaian adalah hak dosen pengampu. Nilai E merupakan nilai mati. Nilai akhir diumumkan oleh STTN dalam bentuk huruf. E = Gagal : mempunyai bobot 0. pelaksanaan tugas. 3. B = Baik : mempunyai bobot 3. pengampu wajib memberitahukan bobot dan nilai tugas-tugas akademik kepada mahasiswa. Nilai UTS tidak diumumkan oleh STTN. UAS. 1. namun disarankan dosen pengampu mengumumkan sendiri dalam bentuk angka dan mengembalikan hasilnya kepada mahasiswa. mahasiswa yang mendapat nilai tersebut dinyatakan tidak lulus. HASIL UJIAN Hasil ujian setiap mata kuliah dapat diumumkan kepada mahasiswa dengan ketentuan sebagai berikut. Penilaian hasil belajar mahasiswa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan dengan cara yang sesuai dengan ciri-ciri bidang studi/mata kuliah/yang bersangkutan. Pada setiap akhir semester mahasiswa diberi Kartu Hasil Studi (KHS) yang . 4. Nilai akhir dinyatakan dalam bentuk huruf yang masing-masing mempunyai arti dan bobot sebagai berikut: A = Baik Sekali : mempunyai bobot 4.

Akademik dan Pengajaran BAAK. Mahasiswa menggandakan dan mendistribusikan surat yang sudah disetujui dosen tersebut ke Jurusan dan BAAK. Bag. Indeks Prestasi Tahunan (IPT) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). EVALUASI HASIL PENDIDIKAN Evaluasi hasil pendidikan mahasiswa merupakan pengukuran tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tingkat kompetensi yang telah ditentukan dalam proses belajar mengajar yang diselenggarakan oleh STTN. Dosen yang bersangkutan menyatakan bersedia yang dibuktikan dengan menuliskan kesediaanya pada surat permohonan mahasiswa. anak. K. . 3. Pelaksanaan ujian susulan tidak boleh melebihi 2 minggu setelah UAS berakhir. 4. Indeks Prestasi meliputi Indeks Prestasi Semester (IPS). 2. Indeks Prestasi Semester (IPS) Setiap akhir semester dilaksanakan evaluasi terhadap semua kegiatan akademik yang telah dilakukan oleh mahasiswa pada semester itu dalam bentuk IPS. yang tinggal 1 rumah meninggal dunia. suami/isteri) meninggal dunia. atau kerabat dekat. J. Jika pada masa pengisian KRS KHS belum tersedia. 1.16 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 dapat digunakan sebagai bahan konsultasi dengan Dosen Wali. Mengajukan permohonan secara resmi kepada dosen terkait sepengetahuan Ketua Jurusan dengan alasan sakit dan dirawat di rumah sakit yang ditunjukkan dengan bukti dari Rumah sakit. atau keluarga ( orang tua. Ujian susulan hanya diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi ketentuan: 1. UJIAN SUSULAN Mahasiswa yang tidak hadir pada ujian terjadwal dinyatakan tidak menggunakan kesempatan ujian yang telah disediakan oleh STTN. Pengukuran dilakukan berdasarkan indeks prestasi (IP). bahan konsultasi menggunakan kartu ujian yang telah diisi nilai-nilai yang sudah keluar oleh Sub.

25 2.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 17 Indeks Prestasi Semester merupakan ukuran tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tujuan kompetensi dalam 1 semester.. Indeks Prestasi Tahunan (IPT) Indeks Prestasi Tahunan adalah Indeks Prestasi yang diperoleh dalam 1 (satu) tahun akademik. 2. + ∑ (K )semester k e n n Beban studi yang dapat diambil oleh mahasiswa pada semester berikutnya ditentukan atas dasar IPK atau IPS yang dicapai dengan persetujuan dosen wali. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) digunakan untuk mengukur tingkat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tujuan kompetensi selama mengikuti proses pembelajaran sampai dengan semester terakhir. yaitu: Rentangan IP < 2.00 3.00 < IP < 3. Perhitungan IPK dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut: IP = K ∑ (HxK ) ∑ (K ) semester I semester I + . + ∑ (HxK )semester k e + . 3.25 ≤ IP ≤ 3...50 ≥ 3. Besarnya IPS mahasiswa dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: IPS = ∑ [H x K ] ∑K dengan H = bobot nilai perolehan dan K = nilai kredit mata kuliah.50 Jumlah SKS maksimum 16 20 22 24 ..

6. Mahasiswa STTN dengan pertimbangan khusus dapat menempuh selamalamanya 12 semester. Akhir Semester XII merupakan batas waktu penyelesaian program pendidikan D-IV STTN. 1. maka yang bersangkutan terkena sanksi pemutusan hak pendidikan (drop out) oleh Ketua STTN. 2.75 dan nilai D sebanyak-banyaknya 15 % tanpa nilai E. tanpa nilai E 5. Akhir Semester IV dilakukan evaluasi untuk menentukan kelanjutan studi mahasiswa. EVALUASI STUDI MAHASISWA Evaluasi studi dimaksudkan untuk menilai kelayakan seorang mahasiswa untuk daftar ulang dalam melanjutkan studi di STTN. Persyaratan akademik yang harus dipenuhi untuk penyelesaian program D-IV adalah dapat: Menyelesaikan semua beban SKS sesuai dengan Program Studi. Akhir Semester I. II. STTN dapat menyelenggarakan Program Remedial. Mencapai IPK sekurang-kurangnya 2. tanpa nilai E.18 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 L. 4. dan III IP < 2. Agar dapat melanjutkan studi di STTN pada akhir Semester II mahasiswa harus sudah memperoleh sekurang-kurangnya 32 SKS dengan IPK sekurang-kurangnya 2. Jumlah SKS dengan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. Keputusan penyelenggaraan Program . Jika mahasiswa tidak memenuhi syarat pada butir 3.56 dan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %.56 diperingatkan. PROGRAM REMEDIAL Jika dari evaluasi hasil pembelajaran diketahui ada mahasiswa yang mengalami hambatan dalam belajar sehingga memperoleh nilai yang rendah. 3. M. 4. Evaluasi untuk program ekstensi (lanjutan dari Program D-III) dilaksanakan setelah Semester II.56. Kelanjutan pendidikan mahasiswa ditentukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap indeks prestasi sebagai berikut. Persyaratan akademik yang harus dipenuhi agar seorang mahasiswa dapat melanjutkan pendidikannya ke Semester V adalah sebagai berikut: Yang bersangkutan telah mengumpulkan sekurang-kurangnya 64 SKS dengan IPK sekurang-kurangnya 2. atau 5 di atas.

sejak surat itu diterima Puket I. atau b. bagi mahasiswa karyawan dan Ketua STTN bagi mahasiswa umum. pernah memperoleh ijin sakit yang atas saran dokter rumah sakit memerlukan istirahat dalam waktu paling lama 1 tahun. Batas waktu studi adalah 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama-lamanya 1 (satu) tahun.2 dan D.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 19 Remedial didasarkan pada Rapat Yudisium atau Rapat koordinasi Bidang Akademik. O. Mahasiswa yang ingin memperpanjang waktu studi wajib mengajukan permohonan perpanjangan kepada Ketua STTN melalui Pembantu Ketua I disertai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dengan persetujuan oleh Ketua Jurusan. ketentuan akademik yaitu karena nilai yang belum memenuhi syarat kelulusan. Ketentuan lebih lanjut mengenai Program Remedial diatur dengan Keputusan Ketua. dengan alasan : a. pernah cuti hamil dalam masa studi. Pada masa perpanjangan ini mahasiswa dikenai beaya perkuliahan seperti mahasiswa angkatan terakhir. hal-hal lain yang mendapat persetujuan tertulis dari Kepala BATAN. N. . atau d.3) ditambah 2 semester. Untuk Program Ekstensi batas waktu studi adalah masa studi (seperti ketentuan D. atau c. Cuti akademik dan skorsing tidak diperhitungkan sebagai waktu studi. atau pelaksanaan kerja praktek dan atau tugas akhir yang menghadapi kendala. BATAS AKHIR WAKTU STUDI Waktu studi Program D-IV STTN dihitung mulai saat mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa untuk pertama kali sampai dengan mahasiswa itu dinyatakan lulus ujian tugas akhir. PERSYARATAN KELULUSAN Mahasiswa dapat dinyatakan lulus apabila telah memenuhi ketentuan sebagai berikut. Penolakan/persetujuan perpanjangan ini harus sudah dapat diputuskan dalam waktu 7 hari.

Menyelesaikan ketentuan lain termasuk Administrasi. Predikat kelulusan adalah sebagai berikut: 1. 2. Jumlah SKS dengan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %.50: sangat memuaskan.01 – 3. Menyerahkan Karya Tulis Ilmiah untuk Jurnal Forum Nuklir. Telah dinyatakan lulus ujian Tugas Akhir. Perpustakaan STTN. IPK 3. IPK 3. IPK 2.00: dengan pujian. Dosen Pembimbing. Mempunyai sertifikat TOEFL dengan nilai minimal 450. Telah dinyatakan lulus yang dibuktikankan dengan transkrip akademik yang dikeluarkan oleh Sub. .20 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. dan untuk Karyawan Tugas Belajar ke PUSDIKLAT-BATAN yang dibuktikan dengan tanda terima. PREDIKAT KELULUSAN Predikat kelulusan merupakan penghargaan akademik atas prestasi akademik yang diperoleh seorang mahasiswa selama mengikuti pendidikan. Mencapai Indeks Prestasi sekurang-kurangnya 2.51 – 4. 2. 3. tanpa nilai E. Menyerahkan Tugas Akhir kepada Jurusan.56. 2. Bag. Rincian lebih lanjut mengenai wisuda dibuat dalam ketentuan tersendiri yang diumumkan menjelang waktu pelaksanaan. Telah mengikuti Kuliah Etika Profesional /Kuliah Umum/Kapita Selekta sedikitnya 4 kali. 5. Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk memperoleh Ijazah/mengikuti Wisuda adalah: 1. 4. 4. P.56 – 3. Mengumpulkan SKS sesuai dengan kurikulum Program Studi. WISUDA Ijazah dan sebutan Sarjana Sains Terapan (SST) diberikan dalam Upacara Wisuda. Akademik dan Pengajaran BAAK (ditandai dengan paraf Kepala BAAK atau pejabat yang ditunjuk). 3.00: memuaskan. 3. 6. Q.

Masa Jabatan masing-masing pengurus Jurusan adalah 4 tahun dan dapat dipilih untuk diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 kali masa jabatan berturut-turut. dan Ketua Program Studi serta dibantu oleh Kepala Unit Laboratorium di bawah Jurusan. Pengurus Jurusan membentuk Kelompok Bidang Keahlian (KBK). JURUSAN DAN PROGRAM STUDI Jurusan di STTN terdiri dari Jurusan Teknokimia Nuklir dan Jurusan Teknofisika Nuklir. maka perbandingan jam efektif teori dan praktikum kira-kira adalah 44 % teori dan 56 % praktikum. Program Studi. dan bertanggung jawab kepada Ketua. karena kegiatan 1 SKS Praktikum adalah 3 x lebih lama dari teori.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 21 BAB IV. . dan peluang kerja dapat dilihat pada Tabel 1. Jurusan Teknofisika Nuklir mempunyai 2 program studi yaitu Program Studi Elektronika dan Instrumentasi (ELIN) dan Program Studi Elektro Mekanik (ELMEK). Kompetensi. Ketua Jurusan dipilih oleh para dosen jurusan yang bersangkutan kemudian diusulkan kepada Ketua untuk diangkat setelah mendapat pertimbangan Senat. Jurusan Teknokimia Nuklir mempunyai 1 program studi yaitu Program Studi Teknokimia Nuklir. Sekretaris Jurusan. Sekretaris Jurusan dan Ketua Program Studi dipilih oleh para dosen jurusan yang bersangkutan kemudian diusulkan oleh Ketua Jurusan kepada Ketua STTN untuk diangkat dan bertanggung jawab kepada Ketua Jurusan. Diagram alir mata kuliah masing-masing Prodi dapat dilihat pada Lampiran. Untuk pengembangan kompetensi. Kurikulum untuk semua Program Studi di STTN menggunakan perbandingan 40 % teori dan 60% praktikum. Jurusan dikelola oleh pengurus jurusan yang terdiri atas Ketua Jurusan. Hal ini sesuai perhitungan jam efektif.

Nuklir bidang Industri Tabel 2. Nuklir bidang Industri Pengelolaan Lingkungan Aplikasi Nuklir/Reaktor Aplikasi Medis Aplikasi Industri Proteksi Radiasi dan Aplikasi T. dan Peluang Kerja Program Studi Kompetensi Proses Kimia Proses Kimia Radiasi Analisis Kimia Proteksi Radiasi dan Aplikasi T.22 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Tabel 1. berbangsa Memberi landasan Penguasaan ilmu dan ketrampilan Catatan Memberikan natural effect Peluang Kerja Batan/Industri/ Lembaga Penelitian/ Wirausaha Teknokimia ElektronikaInstrumentasi Batan/Industri/ Lembaga Penelitian/ Wirausaha Batan/ Lembaga penelitian/ Wirausaha Elektromekanik MKK (Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan) Diajarkan di semua jurusan . Program Studi. Nuklir bidang Industri Mekanik Elektro Instrumentasi Elektromekanik Proteksi Radiasi dan Aplikasi T. Pengelompokan Mata Kuliah Kelompok MPK (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian) Deskripsi Manusia beriman dan bertaqwa Berbudi pekerti luhur Berkepribadian mantap Mandiri Tanggung jawab Bermasyarakat. Kompetensi.

Prodi > 50 % MKB (Mata Kuliah Keahlian Berkarya) MPB (Mata Kuliah Perilaku Berkarya) MBB (Mata Kuliah Berkehidupan Bersama) Membentuk tenaga ahli dengan kekaryaan berdasar ilmunya Membentuk sikap dan perilaku dalam berkarya Memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 23 m.k.

24 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

c. 5. dan evaluasi data. . J. pelaksanaan. PROGRAM STUDI DAN TUJUAN Pendidikan Program Diploma IV Teknokimia Nuklir STTN bertujuan untuk: 1. pengembangan proses. Bekerja secara efisien dan efektif. Mengembangkan sikap dan kebiasaan-kebiasaan sebagai berikut a.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 25 BAB V. 2. Meningkatkan ketrampilan berfikir dalam bidang Teknokimia Nuklir yang meliputi pemilihan dan pengembangan proses. scale up. rekayasa proses dan analisis ekonomi. Mendidik dan memberi bekal kemampuan keilmuan dalam bidang proses kimia yang menerapkan teknologi nuklir (teknokimia nuklir) dan digunakan oleh industri kimia bahan nuklir (instalasi nuklir). “Chemical Engineering in Practice)..I. 1954. Bekerja sesuai prosedur yang benar. 3. proyek keteknikan. Meningkatkan kemampuan/ketrampilan dalam mengerjakan tugas-tugas bidang teknokimia di lembaga penelitian maupun industri yang meliputi perencanaan. dengan memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan. metode. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif. dan hasil. Meningkatkan kemampuan keilmuan guna penyesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. spesifikasi. teknik operasi dan teknik pemasaran hasil (dari Harper. serta pemilihan dan perawatan peralatan proses 4. JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR Ruang lingkup atau bidang kerja sarjana teknokimia adalah penelitian proses. Sikap ingin tahu (curious) terhadap informasi. Teknokimia Nuklir mempelajari aplikasi teknik nuklir untuk bidang kimia maupun teknik kimia maupun proses kimia yang melibatkan bahan nuklir serta proteksi dan keselamatan radiasi. teknik konstruksi. 6. A. b.

menguasai proteksi radiasi. laboratorium. dan ruang kerja karyawan. Visi & Misi Visi Menjadi institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga yang mampu melaksanakan pekerjaan dalam bidang penelitian dan industri kimia terutama yang di dalamnya menerapkan teknologi nuklir. ruang dosen. e.26 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 d. STRUKTUR KURIKULUM JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR 1. kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler. ruang seminar. bimbingan dan konsultasi. b. Untuk mencapai tujuan tersebut disusun kurikulum yang berisikan mata kuliah-mata kuliah yang sesuai. perpustakaan. Fasilitas utama untuk penyelenggaraan program studi Fasilitas utama untuk penyelenggaraan pendidikan di Jurusan Teknokimia Nuklir adalah ruang kuliah. mudah menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. ruang kerja pengurus jurusan. Membina kehidupan akademik yang sehat dengan memberdayakan sumberdaya yang ada. Ciri khas kompetensi lulusan yang diharapkan Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang kompleks dalam industri maupun unit penelitian bidang teknokimia nuklir. 3. . menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. f. 2. ruang rapat. Pengembangan sikap diintegrasikan pada pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Bekerja sama untuk tujuan dan hasil yang lebih baik dan benar. dan mampu mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi nuklir dalam bidang teknokimia. B. Misi a. Menjunjung tinggi etika profesi dan moral. dengan senantiasa mengutamakan mutu dan kompetensi (quality & competence). Bertanggung jawab untuk memperoleh hasil yang bermanfaat.

Perpustakaan Untuk pencarian informasi ilmiah. PRSG. Laboratorium Untuk pelaksanaan kegiatan praktikum disediakan laboratorium. Untuk pelaksanaan kerja praktek dan penelitian guna penyusunan tugas akhir. dan akan dikembangkan perpustakaan digital. dosen. Deteksi Radiasi. Selain itu. PPGN. Kimia Analisis. PATIR. Operasi Teknik Kimia dan Proses. 4. sedang untuk asisten/ pembimbing praktikum diperbolehkan lulusan program Diploma III dengan pengalaman sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada bidang (kompetensi) yang sesuai. selain laboratorium-laboratorium di atas juga dapat dipakai fasilitas-fasilitas lain di BATAN. antara lain Laboratorium Fisika. Kimia. Gambar Teknik. slide proyektor dan LCD. Ilmu Bahan. tugas akhir. serta Proteksi dan Keselamatan Radiasi. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. PTLR. Komputer. PRPN. Radiokimia dan Kimia Radiasi. . dan penanggung jawab praktikum minimum berpendidikan S-1/D-IV mempunyai kemampuan akademis pada bidang studi (kompetensi) yang sesuai dan ahli di bidangnya serta akan ditingkatkan sampai minimal S2/Sp1. seperti: PTAPB. PTNBR. dan PRR. Instrumentasi Kimia. PTKMR. disediakan ruang-ruang kuliah yang dilengkapi peralatan penunjang.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 27 Ruang kuliah Untuk pelaksanaan proses belajar mengajar. PTBIN. majalah dan jurnal. PTBBN. PTRKN. karyawan. Persyaratan akademik tenaga pengampu Tenaga pengampu mata kuliah. OHP. disediakan ruang perpustakaan yang dilengkapi dengan buku-buku ilmiah dalam bahasa asing maupun bahasa Indonesia. guna peningkatan penguasaan Bahasa Inggris disediakan Laboratorium Bahasa. pembimbing kerja praktek. (Semua Unit di BATAN). seperti: whiteboard. dan pihak lain guna mendukung kegiatan belajar mengajar. PPEN.

laporan praktikum. ujian tulis. tugas-tugas dan ujian akhir. tugas akhir 7. Penguasaan berkarya dan penguasaan mensikapi a. kerja praktek b.28 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5. Sistem evaluasi berdasar kompetensi 1. Penguasaan ilmu dan ketrampilan: a. kegiatan pembelajaran direncanakan sebagai berikut: 1. serta ujian praktikum untuk praktikum dengan bobot yang harus diberitahukan kepada mahasiswa pada permulaan semester. 2. Sistem evaluasi dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk mengetahui tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai penguasaan kompetensi mata kuliah teori didasarkan atas pekerjaan rumah (PR). tugastugas lain. Penguasaan bermasyarakat a. 6. simulasi 3. ujian sisipan. kuliah/tutorial b. dan Bahan Pengajaran. Pada dasarnya penilaian adalah hak dosen pengampu 3. pelaksanaan praktikum. serta kaitannya dengan pencapaian elemen kompetensi dapat dilihat pada daftar sebaran mata kuliah per semester. dan kompetensi lain. presentasi/seminar d. kompetensi pendukung. Substansi bahan kajian Analisis substansi bahan kajian untuk kompetensi utama. Sistem penilaian hasil belajar didasarkan pada tiga kemungkinan sistem penilaian yang pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan sifat masing- . Untuk mata kuliah praktikum didasarkan atas test awal. test. Selanjutnya setiap dosen wajib mengembangkannya menjadi GBPP. diskusi c. Rencana komprehensif kegiatan pembelajaran Agar tujuan pendidikan program studi dapat tercapai. SAP. Praktikum dan praktek b. penyelesaian masalah 2.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 29 masing kegiatan akademik. PAK (Penilaian Acuan Kombinasi). dan proses belajar mengajar. 4.65 Institusional Pendukung 2 12 19 4 2 39 26. Tabel 3. Distribusi Matakuliah No. 3. Kelompok Masyarakat Pemrakarsa kurikulum Inti a. BATAN b. kurikulum. 5. yaitu dengan cara membandingkan nilai mahasiswa dengan nilai rata-rata kelompoknya. 4.35 Lainnya Jumlah SKS 10 30 85 8 14 147 100 . PAP (Penilaian Acuan Patokan). 5. Masyarakat pengguna lulusan dan Kalangan Profesi. Kelompok (elemen kompetensi) Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB) Inti (Utama) 8 18 66 4 12 108 Prosentasi 73. kemudian membandingkan nilai yang lulus relatif dengan nilai kelompoknya. Sivitas Akademika c. 1. yaitu dengan cara menentukan batas lulus b. yaitu dengan menentukan batas lulus terlebih dahulu. c. dosen pengampu. yaitu: a. Evaluasi juga dilakukan terhadap penyelenggara. PAN (Penilaian Acuan Norma). 2. sarana-prasarana. administrasi.

7.30 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 C. 4. NAMA MATA KULIAH Matematika I Fisika Terapan Kimia Dasar Matematika II Fisika Modern Statistik Alat Deteksi & Pengukuran Radiasi Perpindahan Panas Ilmu Bahan I Teknik Listrik Pemrograman Komputer Pengantar Teknologi Nuklir PRASYARAT 2 2 Matematika I Fisika Terapan Matematika I Fisika Modern Termodinamika Kimia Fisika Fisika Terapan Matematika Terapan II Fisika Modern MK WAJIB KEAHLIAN BERKARYA (MKB) No. 8. NAMA MATA KULIAH Praktikum Gambar Teknik Asas Rekayasa Proses Kimia Fisika Kimia Analisis Kimia Organik Matematika Terapan I Operasi Teknik Kimia I Termodinamika Instrumentasi Kimia Kimia Air Praktikum ADPR Matematika Terapan II Operasi Teknik Kimia II Alat Industri Kimia Radiokimia PRASYARAT 2 2 . 3. 12. 10. 8. 14. 5. 5. 4. 1. 6. 1. 4. 2. 1. 3. 15. KELOMPOK MATA KULIAH DAN PRASYARAT MK WAJIB PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN No. 6. 2. 9. 10. 5. 9. 2. 11. 11. 12. 13. 7. NAMA MATA KULIAH Pendidikan Agama I Bahasa Inggris I Pendidikan Pancasila Pendidikan Kewarganegaraan Pendidikan Agama II PRASYARAT 2 2 2 2 2 SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 SKS T P 2 Kimia Dasar Kimia Dasar Kimia Dasar Kimia Dasar Matematika II Asas Rekayasa Proses Kimia Fisika Kimia Analisis Kimia Fisika Fisika Modern Matematika Terapan I OTK I OTK I ADPR 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 I I V VI VII Semester I I I II II III III IV IV V IV V Semester I II II II II III III III III III III IV IV IV IV SKS T P Semester Pendidikan Agama I MK WAJIB KEILMUAN DAN KETRAMPILAN (MKK) No. 3.

2. 18. OTK II KF. 29. 5. OTK I. 4. PAP 2 2 2 2 2 2 2 2 V V V V VI VI VI VI VI VI VI VII VII VII VII 31 2 2 2 2 2 2 2 2 2 SKS T P 2 1 2 2 SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 MK WAJIB PERILAKU BERKARYA (MPB) No. 1. 21. Teknologi Nuklir OTK II. Kimia II Pengelolaan Limbah Proses Kimia II SPPBN PKBN MINAT PENGENDALIAN LINGKUNGAN Pengantar Ilmu Lingkungan OTK II Toksiko Ekologi P. 2. . Komputer Proses Transfer Kinetika Kimia Proses Kimia II Aplikasi Teknik Nuklir Perancangan Alat Proses Praktikum Proses Kimia Praktikum Ilmu Bahan Metodologi Penelitian Alat Kontrol Proses Strategi Rekayasa Proses Reaktor Kimia OTK II Radiokimia Ilmu Bahan I Matematika Terapan II PP. 28. 24. 7. PAP Kinetika Kimia. Ilmu Lingkungan Radioekologi Toksikoekologi V VI VII V VI VII V VI VII Mata kuliah pilihan (wajib minat) harus diambil oleh mahasiswa yang mempunyai minat dalam bidang tersebut secara konsisten. OTK II Proses Kimia I P. II Praktikum Proses Kimia Pilihan A-1 Semester 1 I VII VII VII VII Semester No. II Praktikum Proses Kimia Proses Kimia Kinetika Kimia. MK PILIHAN (WAJIB MINAT) (MKB) NAMA MATA KULIAH PRASYARAT MINAT ANALISIS KIMIA Spektroskopi Instrumentasi Kimia Kromatografi Spektroskopi Elektrokimia Instrumentasi Kimia MINAT TEKNOLOGI PROSES Proses Kimia Bahan Nuklir Operasi T. 25. 27. 3. PP. 8. 19. 4. 6. NAMA MATA KULIAH Keselamatan & Kesehatan Kerja Perundang-undangan TN Manejemen Proyek Seminar Sistem Manajemen Mutu PRASYARAT K3.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 16. 20. 9. 22. PP Proses Kimia I Ilmu Bahan I. 30. Proses Kimia I Kimia Radiasi Ilmu Bahan II Praktikum P. 17. 5. 26. 3. 1. Proteksi Radiasi Proses Kimia I. 23.

Nuklir Proteksi Radiasi Aplikasi Teknik Nuklir Pengantar T. KURIKULUM DAN SILABUS Kurikulum SEMESTER I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN101 STN102 STN103 STN104 STN105 STN106 TKN107 TKN108 STN109 TKN110 Kelompok MPK MPK MKK MKK MKK MKK MKB MKB MPB MPB Mata kuliah Pendidikan Agama Bahasa Inggris I Matematika I Fisika Terapan Kimia Dasar Praktikum Fisika Terapan Praktikum Kimia Dasar Praktikum Gambar Teknik Keselamatan Kesehatan Kerja Praktikum K3 Jumlah SEMESTER II No 1 2 3 4 5 Kode STN201 STN202 TKN203 TKN204 TKN205 Kelompok MKK MKK MKB MKB MKB Mata kuliah Matematika II Fisika Modern Azas Rekayasa Proses Kimia Fisika Kimia Analisis K U P U U U SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 K U P U U U U U P P P SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 11 8 . namun pada setiap semester mata kuliah yang ditawarkan diatur oleh Jurusan/program studi. Nuklir ADPR SKS T 2 2 2 2 2 2 2 P Semester VII VII VII VII VII VII VII Mata kuliah pilihan minat bebas dipilih mahasiswa.32 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 MK PILIHAN BEBAS KODE TKN712 TKN713 TKN714 STN715 TKN716 STN720 STN721 NAMA MATA KULIAH Bioteknologi Produksi Radio Isotop Teknologi Akselerator Proteksi Radiasi Lanjut Teknik Perunut Tekno Ekonomi PLTN Instrumentasi Medik Dimungkinkan materi lain PRASYARAT Proses Kimia Proses Kimia Pengantar T. D.

P=Pendukung. L=Lain-lain SEMESTER III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN301 STN302 TKN303 TKN304 TKN305 TKN306 TKN307 TKN308 TKN309 STN310 Kelompok MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKK MKB MKB MKB Mata kuliah Statistik Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Matematika Terapan I Operasi Teknik Kimia I Termodinamika Instrumentasi Kimia Pengantar Teknologi Nuklir Praktikum Operasi Teknik Kimia I Praktikum Instrumentasi Kimia Praktikum Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Jumlah SEMESTER IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 6 7 8 9 10 TKN206 TKN207 TKN208 TKN209 STN210 MKB MKB MKB MKB MBB Kimia Organik Praktikum Kimia Fisika Praktikum Kimia Analisis Praktikum Kimia Organik Praktikum Bahasa Inggris Jumlah U U U U P 2 2 2 2 2 8 33 12 Keterangan: K=Kompetensi. Kode TKN401 TKN402 TKN403 TKN404 TKN405 TKN406 TKN407 TKN408 STN409 STN410 Kelompok MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MBB MBB Mata kuliah Perpindahan Panas Ilmu Bahan I Matematika Terapan II Operasi Teknik Kimia II Alat Industri Kimia Radiokimia Praktikum Operasi Teknik Kimia II Praktikum Radiokimia Proteksi Radiasi Praktikum Proteksi Radiasi Jumlah K U U U U U U U U U 2 14 2 6 Teori 2 2 2 2 2 2 SKS Praktikum K P U U U U U U U U U 14 Teori 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 SKS Praktikum 2 2 . U= Utama .

2. Kode KIN501 TKN502 TKN503 TKN504 TKN505 TKN506 TKN507 TKN608 TKN609 TKN610 9 10 TKN511 TKN512 Kelompok MPK MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Jumlah Mata kuliah Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 K U P P P U U U U Pancasila Teknik Listrik Pemrograman Komputer Kimia Air Proses Kimia I Kimia Radiasi Ilmu Bahan II Pilihan A-1 a. Kromatografi b. 5. 6.34 SEMESTER V No 1. 10. Proses Kimia Bahan Nuklir c. U U U 14 2 2 2 6 . Pengantar Ilmu Lingkungan Praktikum Pemrograman Komputer Praktikum Kimia Radiasi Teori 2 2 2 2 2 2 2 2 SKS Praktikum P U 16 2 2 4 SEMESTER VI No 1 2 3 4 5 6 7 Kode KIN601 TKN602 TKN603 TKN604 TKN605 TKN607 TKN608 TKN609 TKN610 TKN611 TKN612 TKN613 Kelompok MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Proses Transfer Kinetika Kimia Proses Kimia II Aplikasi Teknik Nuklir Perancangan Alat Proses Pilihan A2 a. 3. Toksiko Ekologi Praktikum Proses Kimia Praktikum Aplikasi Teknik Nuklir Praktikum Ilmu Bahan Jumlah K U U U U U U U SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 2 2 8. 9. 8. 4. Pengelolaan Limbah c. 7. Spektroskopi b.

Kode KIN701 STN702 TKN703 TKN704 TKN705 TKN706 TKN707 TKN708 TKN709 8. TKN710 TKN711 TKN712 STN713 TKN714 9 10 11 12 13 STN715 STN716 TKN717 STN720 STN721 MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MPB Jumlah SEMESTER VIII No 1 2 Kode STN801 STN802 Kelompok MBB MBB Mata kuliah Kerja Praktek Tugas Akhir Jumlah Ringkasan Sebaran SKS TKN I Tr 11 Pr 8 Tr 12 II Pr 8 Tr 14 III Pr 6 Tr 14 IV Pr 6 Tr 16 V Pr 4 Tr 14 VI Pr 6 Tr 21 K U U Teori Kelompok MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Mata kuliah Pendidikan Agama II Sistem Manajemen Mutu Metodologi Penelitian Alat Kontrol Proses Strategi Rekayasa Proses Reaktor Kimia Pilihan A3 a. Elektrokimia b.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 SEMESTER VII No 1 2 3 4 5 6 7. SPPBN c. Radioekologi Pilihan B Bioteknologi Produksi Radio Isotop Teknologi Akselerator Proteksi Radiasi Lanjut Teknik Perunut Perundang-undangan Tenaga Nuklir Manajemen Proyek Seminar Tekno Ekonomi PLTN Instrumentasi Medik K U U U U U U U 35 SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 2 2 P 2 P P U P P 1 2 1 2 2 21 1 SKS Praktikum 3 5 8 19 20 Teori = 102 SKS 16 x 102 jam Utama =108 MPK=10 20 20 20 20 Praktikum = 39 SKS KP&TA=8 SKS 16 x 141 jam 16x4x8 jam Pendukung = 39 Lain-lain = 0 MKK=30 MKB=85 MPB=8 VIII Tr Pr 0 8 22 8 Total = 149 SKS Pr 1 VII MBB=14 .

dan Syari’ah. 2. Diferensial partial dan total. 3. Akhlak Islam. Determinan. dan perkembangan teknologi. Reading. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional). Aqidah. Past. 4. 1985. Persamaan Differensial. Perfect Tenses and articles. Bell & Hyman. Bahasa Inggris I (2 SKS) Structure: Present. Jane Morris. Muhammad Syaltut. Derivatif fungsi matematika. Comparisons. dan Lewis. FMIPA-UGM. 1987. New York. 1. Riyadhus Sholihin. Teknik Integrasi. 3. John Wiley and Sons. 2. Imam Namawi.. Pendidikan Agama Lain menyesuaikan 2. 3. Question words. and Future Tenses. Gerund and Infinitives. Nilai ekstrem. Dictionary of Science for Everyone. Cox & Wyman Ltd. Raymond Murphy. Calculus and Linear Algebra. Nouns and Pronoun.36 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Silabus Semester I 1. Buku untuk Pendidikan Agama Islam: 1. Connecting ideas. 3. Cambridge Univ. Hikmah ibadah.. Buku: 1. pembangunan. Passive Sentences. . Islam. F. Kaplan. Limit. Deret. Al Qurán & Terjemahan (Departamen Agama).. Pendidikan Agama I (2 SKS) (Pendidikan Agama Islam) Pokok-pokok agama. Press. Theory and Problem of Calculus. Keimanan. noun clauses. Wardiman.J. Academic Reading and Writing. Matematika I (2 SKS) Limit Fungsi. Matrik. W. England. Inc. GCSE Chemistry. London. Ayres. Muhammad Al Ghozali. D. Modal Auxiliaries. 2. English Grammar in Use. Count/NonCount nouns. Peran agama dalam keluarga.

Zumdahl. Tokyo. 2..S. dan masyarakat. B. Academic Press. McGraw-Hill Kogakusha. polarisasi. 4. pekerja. and Finney. Pengetahuan tentang berbagai macam keselamatan penggunaan bahan berbahaya. 2. Mahan. 3. Api. (1 SKS) Pencatatan dan evaluasi dengan norma standar. and Resnick.H. Stanford. Keselamatan dan Kesehatan Kerja.L. Pedoman umum keselamatan dan kesehatan kerja. konsep mol. peralatan optik. Addison-Wesley Publishing Company. Heath and Company. 1985.. Listrik. Fisika Terapan (2 SKS) Pendahuluan: Besaran dan satuan. S.. situasi serta keselamatan kerja umum/ non radiasi. R. Bunyi: getaran dan gelombang. Physics.. A. Chemistry.. Listrik dan magnet. Amsterdam. D. University Chemistry. Buku: 1. 6. Ikatan Kimia. 1978. R. skalar dan vektor.. Struktur Atom... Ltd. J. Halliday. Buku: 1. Penggolongan Unsur. alat pelindung kerja. Buku: . tindakan pengamanan fasilitas. Calculus and Analytic Geometry.. energi. dinamika. optik geometri. pernah terjadi dan penanggulangan kecelakaan kerja. Kimia Dasar (2 SKS) Stoikiometri. statika. Pola penanggulangan kecelakaan.L. New York.. Struktur Molekul. Addison-Wesley Publishing Company. korban.B. Chemical Principles & Properties. New York. Orlando.Panas: suhu. Optik: Optika fisis. Lexington. Ergonomi. Inc. D. Thomas. dan reaksi kimia. hantaran panas. Kimia.C. Sistem Periodik. 5. Tindakan prefentif kecelakaan yang sering. Sienko and Plane.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 37 4. Jr. Mesin. John Wiley and Sons.M. and Tanner. Physics for Student of Science and Engineering. Mekanika kinematika. G. International Student Edition.. analisis kecelakaan kerja..

Penentuan Massa Atom. New York.W. Bandung. BATAN.38 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Institut Teknologi Bandung. Latimer. Analisis kecelakaan kerja. Pencemaran. Praktikum Gambar Teknik (2 SKS) Pengetahuan alat gambar. Diagram alir proses.O. 2. Deret. Praktikum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (2 SKS) Penggunaan alat-alat pelindung. Petunjuk Praktikum Kimia Dasar. Semester II 1. Normalisasi. Simbol gambar dan alat kontrol. Analisis kualitatif unsur-unsur. . Academic Press. dan Massa Molekul Relatif. Stoikiometeri pada reaksi kimia. Listrik dan Magnet. Praktikum Kimia Dasar (2 SKS) Keselamatan Kerja di laboratorium Pengenalan alat laboratorium kimia.. Tim Asisten. Tim Asisten. Kimia larutan. and Ragsdale. ITB. Buku: 1. Bunyi. Instruksi menggambar. Ergonomi. Aplikasi dalam bidang teknik kimia. Buku: 1. Diagram alir. Petunjuk Praktikum Fisika Terapan. Deparatemen Tenaga Kerja: Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Tim Asisten. STTN. Matematika II (2 SKS) Penyelesaian Persamaan diferensial Ordiner dan parsiel: secara analitik. Panas. Buku: 1. Modern Experimental Chemistry. R. STTN-BATAN. Gambar Elemen Mesin. 8. BATAN. G. Penanggulangan kecelakaan kerja dan Bahaya Kebakaran. 10. 7. Keselamatan Kerja. Massa Rumus. Diagram pemipaan dan instruksi. 2. STTN. Teknik Pembuatan Laporan Praktikum. 9. Praktikum Fisika Terapan (2 SKS) Mekanika. Peraturan menggambar. Petunjuk Praktikum Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

New York. Analisis dimensi. N. D.. 1983. Pilot Plants Models and Scale-up Methods in Chemical Engineering.. 2. 1957. 4. Bahan Kuliah Kimia Fisika. Physical Chemistry. Neraca bahan tanpa reaksi kimia. 1971. 2005. Calculus and Linear Algebra. Physical Chemistry. Yogyakarta. Dasar termodinamika. 3..W. M.E. Kecepatan reaksi.A. Analisis Gravimetri. Inc. Similarita Teknik. 2. New York.A.J. G. and Lewis. R. Kimia koloid dan permukaan. New York. Hougen and Watson. Longman. R. Kuantitatif Inorganic Analysis.B. Vogels. Buku: 1. and Thring. Alberty.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 39 Buku: 1. STTN-BATAN. 3. 1978. Azas Rekayasa Proses (2 SKS) Dimensi dan satuan. Buku: 1. John Weley & Sons. Addison Wesley Publishing Company.. Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering. R. Neraca bahan dengan reaksi kimia. Kesetimbangan Fasa. Thomas. Himmelblau. Vogel’s Textbook of Macro and Semimicro Qualitatif Inorganic . 3. Kundari. 2.L. London. Kimia Fisika (2 SKS) Wujud Zat. Neraca panas. Addison-Wesley Publishing Company. John Wiley and Sons Inc. Kimia Analisis (2 SKS) Dasar-dasar analisis kualitatif dan kuantitatif.. Chemical Process Principles. Johnstone.. Kaplan. New York. Calculus and Analytic Geometry... Castellan. Analisis kolorimetri. W. 2. and Finney. Dasar perhitungan Kimia. John Wiley and Sons. New York. Analisis Volumeteri. Jr.. Elektro Kimia. 2. Svehla. New York. Wiley International Edition. 1976. Buku: 1.

atom dalam medan listrik. J. dan lemak. Kesetimbangan. Buku: 1. New York. inti atom. asam amino.. 1996. Ether dan senyawa yang berhubungan. and Fassenden. Kecepatan reaksi. Kimia listrik. adjectives which belong to the phraseology of science.. Buku: 1. dan Hamilton. Modern Atomic and Nuclear Physics. Enolat dan Carbonion.J. Karbohidrat. Praktikum Kimia Fisika (2 SKS) Termokimia. Benzen dan Benzen tersubstitusi. New York. Protein. 7.. Amina. Fassenden. Press. spektra sinar-x. orbital atom. Stereokimia. J. adverbs. laser. 2. Aldehid dan Keton. Kimia Organik (2 SKS) Struktur Isomer. Tatanama. elektron. semi-scientific. McGraw-Hill Book Company. Oxford Univ. Berlin. 2. Springer Verlag. Reaksi radikal bebas. Alkil Halid: Reaksi substitusi dan eliminasi. R. Massa dan ukuran atom. Kimia koloid dan . isotop. Wolf. London. Alkohol. atom berelektron banyak. 1978.S. Fisika Modern (2 SKS) Fisika Nuklir. model atom Bohr. photon. Boston. Alkena dan Alkyn. sifat gelombang materi. Griffin. 6.H. Michael Swan. Yang. Academic Reading and Writing. 8.40 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Analysis”. 5. Buku: 1. F. TOEFL. Listening and Speaking.. Willad Grant Press. atom dalam medan magnet. Senyawa organometalik. Practical English Usage. 1986. Relativitas. Asam karboksilat dan turunannya. Modern Organic Chemistry. semi-technical terms. teori kuantum. 2.. TOEFL. 1984. 1979. Bahasa Inggris II (2 SKS) (Praktikum) Scientific and technical words.H. H.. Atomic and Quantum Physics. 1981. Inc. Organic Chemistry. Mekanika Kuantum. dan Alkana. Longman. The McGraw-Hill Companies. Aromatisitas.

Tim Asisten. 2. Longman.. Matematika Terapan I (2 SKS) Penyusunan model matematis dari fenomena fisis dalam teknik kimia. Penyusunan PD . Tim Asisten. Vogel. Statistik pencacahan. Lampman. (Sudah ada edisi Bahasa Indonesia) 2. Penyusunan PD Ordiner. Buku: 1. W. and Massey. 9. London. Penyusunan Persamaan Aljabar. Tim Asisten. New York. and Kriz. Inc. Vogel. Inferensi Statistik: Penafsiran dan uji: Inferensi:Populasi tunggal dan dua populasi: Analisis varian. Regresi dan Korelasi. Semester III 1. Buku: 1. Statistik (2 SKS) Distribusi. dan kolorimetri. Tony Bird. STTN-BATAN. F. Introduction to Organic Laboratory Techniques. Petunjuk Praktikum Kimia Analisis. Jr. Pavia. Praktikum Kimia Analisis (2 SKS) Analisis volumeteri.j. Longman. Buku: 1. Peluang. 2. Buku: 1. Petunjuk Praktikum Kimia Fisika. Praktikum Kimia Organik (2 SKS) Sintesis dan analisis senyawa organik. Dixon. Kuantitative Inorganic Analysis. 10.. Practical Organic Chemistry. Distribusi Normal. Ukuran Nilai Pusat dan Penyebaran. STTN-BATAN. STTN-BATAN. gravimeteri.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 41 permukaan. Populasi dan sampel. London. 3. McGraw–Hill. Isolasi dan pemurnian dalam kimia organik. Petunjuk Praktikum Kimia Organik. Introduction to Statistical Analysis. 2.. Penuntun Praktikum Kimia Fisika. F.

Instrumentasi Kimia (2 SSKS) Prinsip-prinsip analisis secara spktrometri.. Sherwood. Termodinamika (2 SKS) Hukum I dan konsep termodinamika. Calculus and Linear Algebra. 1984..42 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Parsiel. Siklus Termodinamika. Pengadukan dan pencampuran. Sifat Termodinamika Campuran Homogen. Mc Graw-Hill Kogakusha. V. kromatografi... Applied Mathematic in Chemical Engineering. Mathematical Methods in Chemical Engineering. Foust. Efekefek Panas.. Smith and Van Ness. and Smith. Unit Operations. Penyelesaian model matematis yang telah tersusun secara analitis. et al. Buku: 1. Kesetimbangan. dan gas.. Mickley. Konversi Panas. Operasi Teknik Kimia I (2 SKS) Mekanika fluida: Fluida statis dan aplikasinya. D. 3. Sifat Volumetris Fluida Murni. dan elektrokimia.E. 1980. C. Buku: 1.C..S. London. Tata McGraw-Hill Book Company.. 2. Cabe. and Jeffreys. Kaplan.. 3. McGraw-Hill Inc. Sedimentasi. Tokyo. W. and Reed. Brown. Inc. New Delhi. 4. John Wiley and sons. Termodinamika Proses Alir. John Wiley and Sons.J. Jenson. Aliran Fluida Tak mampat dan mampu mampat. Academic Press Inc.. J. T.. cair. New York. New York. Principles of Unit Operations. Buku: 1. Alat angkut zat padat. Sifat-sifat termodinamika Fluida. Unit Operation of Chemical Engineering. H. 1971. New York. 1977. New York. Mc. Introduction to Chemical Engineering Thermodynamic. John Wiley and Sons.S. Buku: ..L. Phenomena mekanika fluida.. Hukum II Termodinamika. Inc. and Lewis. 1975 5. Inc.V. G.G. 3. A. W.S.. 2...

. Meritt. Kimia Air (2 SKS) Sumber air. Buku: 1. Praktikum Operasi Teknik Kimia I (2 SKS) Statika fluida. Alat ukur aliran fluida. Knoll. G. klorinasi. Willard..A. L. Instrument Methode of Analysis. Kromatografi. osmosis). Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi (2 SKS) Macam-macam radiasi.. pH.L. aerasi). 2. 1988. 7 ed.H. Skoog. Pengadukan. Pengosongan tangki. Sounders College Publishing. pencacahan GM... Tim Asisten. 1979. Piranti pencacahan: kamar ionisasi. Buku: 1. Jr. Alat deteksi pengukuran partikel. 6... pengendapan. Produksi air dengan kemurnian tinggi (distilasi. Jr. Praktikum Instrumentasi Kimia ( 2 SKS) Spektrometri. Buku : . Buku: 1. British Nuclear Energy Society. Principles of Instrumental Analysis. Radiation Detection and Measurement.. sintilator. 8. semikonduktor.F. Water Chemistry. 1985 2. detektor netron. California. New York. Berbagai macam detektor dan aplikasinya. H. F. dan Elektrokimia. D. Pemurnian air (penyaringan. 9. Pengendalian kualitas air. Aliran Fluida. Pengolahan air dalam industri. potensial redoks). Wadworth Publishing Company. Setthe. New York. Interaksi radiasi dengan materi. Aliran dalam medium berpori. Alat deteksi pengukuran dosis. Statistik pengukuran radiasi. detektor proporsional. John Weley and Sons. Snoiyinc dan Jenkins. Sifat fisika dan kimia air (konduktivitas. Water Chemistry of Nuclear Reactor Engineering. STTN-BATAN. pertukaran ion.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 43 1. Metode dan mekanisme pengukuran radiasi. Sedimentasi.F. 7. Petunjuk Praktikum Operasi Teknik Kimia I.

.44 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Applied Numerical Analysis. Buku: 1. Mathematical Methods in Chemical Engineering... Kern.F. Petunjuk Praktikum Instrumentasi Kimia. Academic Press. T.E. 3. Tim Asisten. P. Matematika Terapan II Pengolahan Data Teknis. C. (Penyajian secara grafis. Persamaan Empiris.V. Tata McGraw-Hill Book Company.. McGraw-Hill Book Company. Perhitungan dan perancangan alat pertukaran panas. Kalibrasi alat ukur radiasi. Mickley. Perisai Radiasi. STTN-BATAN. Davis. konveksi. Tim Assisten. G. Jenson. 1984. Process Heat Transfer. Semester IV 1. 1984. Waktu paruh radionuklida. Statistik pencacahan.O. Optimasi). 2. Numerical Methods and Modeling for Chemical Engineers. Perpindahan panas pada fasa yang berbeda. AddisonWesley Publihing Company. Penyelesaian Numeris persamaan linier simultan. Diferensiasi. H.. C. .E. and Jeffreys. 1977. Inc. New York. New Delhi. Petunjuk Praktikum ADPR. Applied Mathematic in Chemical Engineering. New York. dan radiasi. M. Penyelesaian Secara Numeris PD Ordiner. Eliminasi Trial dan Error. Integrasi. Penyelesaian Secara Numeris PD Parsiel. and Reed.. 2.S. Buku: 1. Buku: 1. 4.. Praktikum Deteksi dan Pengukuran Radiasi (2 SKS) Pencacahan dengan detektor GM. 1984.. and Wheatley. Sherwood. 10.G. John Wiley & Sons.. Pengukuran radioaktivitas lingkungan. STTN-BATAN. Perpindahan Panas (2 SKS) Konsep dasar perpindahan panas: konduksi. V.S. London. London. Interpolasi/Ekstrapolasi. Gerald.

Pengeringan.al. Adsorbsi (Pemisahan gas-cair. 1955. Unit Operations. New York.. Ayakan. Badger and Banchero. Equlibrium Stages Separation. Evaporator. 6. New York.. Treyball. 1980 4. dan reaksi fusi. Perizinan. Ekstraksi. 1988. Inc. . Principles of Unit Operations. padat-gas). New York. Transmutasi inti. Operasi Teknik Kimia II (2 SKS) Distilasi. Pemusing. Dasar proteksi radiasi. 2. G. John Wiley and Sons. McGraw-Hill Book Company. Pita kestabilam. Buku: 1..G. Buku: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 45 1982. 1980. 3. New York. reaksi fisi. Kesetimbangan radiokimia. Introduction to Chemical Engineering. Energi nuklir. 3... Buku: 1. Kestabilan inti. Ketentuan keselamatan radiasi. G. Alat Industri Kimia (2 SKS) Alat penyimpan.G. Mass Transfer Operations. Kristalisasi. Energi pengikat inti. Difusi molekuler dan olakan. Pengangkutan zat radioaktif. Proteksi dan Keselamatan Radiasi (2 SKS) Dasar fisika radiasi..S. New York. Inc. dan kimia inti. A. Kecelakaan radiasi dan pengamanan sumber radiasi. New York. Wankat. cair-cair. Brown:. Radionuklida alam dan buatan. Radiokimia (2 SKS) Pengertian radiokimia. Reaksi inti. McGraw-Hill Book Company. et. Brown:. John Wiley and Sons. Inc. McGraw-Hill inc. Alat pemecah dan penggiling. 4. Perundang-undangan ketenaganukliran. Efek biologi radiasi. Deret keradioaktifan. Peluruhan radioaktif. Dosimetri. kimia radiasi. 5. Alat pengumpan. Penyaring.. John Wiley and Sons. padatpadat. Foust. 2. P. padat-cair. Unit Operations.

deformasi elastik dan plastik. γ. . Penerbit ITB.. polimer linier. 4. Smith. pemrosesan paduan fasa tunggal. D. logam yang mengalami deformasi rekristalisasi. Praktikum Operasi Teknik Kimia II (2 SKS) Distilasi. Susunan atom dalam bahan padat: kristal. silikat. Ashby...H. Bahan keramik: fasa keramik. sifat polikristal. STTNBATAN. Logam fasa tunggal: Paduan fasa tunggal.V. AddisonWesley Publishing Company. D.F. kristal keramik dan elektromagnetik. Elements of Materials Science and engineering. Transportasi elektron dalam benda padat: pembawa muatan. New York.. β. Wiryosimin. Bandung. Petunjuk Praktikum Operasi Teknik Kimia II. Praktikum Radiokimia (2 SKS) Pengenceran isotop. perpatahan. semikonduktor dan superkonduktor serta alat-alatnya. McGraw-Hill Publishing Company. polimer 3 dimensi. M. konduktivitas logam. Chemical Synthesis of Advanced Ceramic Materials. Fasa molekuler: molekul raksasa. Ekstraksi. ikhtisar ikatan kimia. Tim Assisten.R. Absorpsi. Pergamon Press. L. Pengendapan. deformasi bahan polimer. 9. Michigan 2. Segal. kisi. 8. isolator. polimorfi. Sintilasi cair. Cambridge University Press. kerusakan logam oleh radiasi. difraksi sinar X. Pencacahan α.Kristalisasi.H. and Jones. dan x. sifat listrik polimer. stabilitas polimer. geometri bidang kristal. Vlack.F. Buku: 1.. Buku: 1. Pengeringan Leaching. Filtrasi. keramik. 3. Mengenal Azas Proteksi Radiasi. sifat mekanik dan elektromagnet. Analisis pengaktifan netron. Ilmu Bahan I (2 SKS) Pengenalan Bahan: Beberapa sifat tertentu. Engineering Materials 2. Adsorpsi. 7. W. proses pembuatan bahan keramik. S.46 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. Principles of Materials Science and Engineering.

W. Teknik Listrik (1 SKS) Generator Arus Searah. Penentuan waktu paruh. Teknik Tenaga Listrik. Pemodelan matematis dan Penyelesaian . Uji kebocoran pesawat X-ray. LP3ES. Bandung. Pembuatan program komputer untuk membantu penyelesaian masalah bidang teknokimia nuklir. A. Pembukaan UUD 1945. Motor DC. dan pragmatisme. dan aplikasinya dalam Teknokimia. Teknik Tenaga Listrik. Pradnya Paramita. Pemrograman Komputer (2 SKS) Pengenalan komputer. Teknik Pemrograman. Diagram alir. Abdul Kadir. Kedudukan dan Fungsi Pancasila. Runge Kutta. dan Prasetyo.B.. positifisme. humanisme. UUD 1945. Landasan dan pengertian pendidikan Pancasila Rumusan Pancasila. Euler. Motor Serempak. Muslimin Marappung. Sumber hilang. Sediawan. Petunjuk Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi. Pendidikan Pancasila (2 SKS) Pancasila sebagai konsep filsafat melalui pendekatan idealisme. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional) 2.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 47 10. STTN Semester V 1. realisme. Bentuk dan Susunan Pancasila. Penahan radiasi. Survey daerah radiasi. eksistensialisme. 3. Jakarta 2. Pemrograman dengan bahasa program. Program Komputer Metode Numerik meliputi integrasi numerik (simpson. Transformator. Pelaksanaan Pancasila. Motor Induksi. Algoritma. Aris Munandar dan Kuwahana. diferensiasi numerik. Jakarta. Armico. Pengantar Teknik Tenaga Listrik. Tim Asisten. Buku: 1. Alternator. Buku: 1. Buku: 1. 3. trapesoidal . Newton Raphson. Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi (2 SKS) Kontaminasi dan dekontaminasi.

6. proses . J. Mineral for The chemical and Allied Industries”. laju reaksi. Pengantar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. Ilmu Bahan II (2 SKS) Bahan berfasa ganda I: Kesetimbangan. Bagianbagian Reaktor Nuklir. diagram fasa. 7. pengendapan. Proses Kimia I (2 SKS) Konsep termodinamika dan kinetika dalam proses kimia. Sumber radiasi. sifat fisik. fasa ganda. New York. 1997. Johnstone. Buku: 1. S. New York. R. hubungan kualitatif fasa. 1984.48 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Numeris dalam Teknik Kimia. The Macmilan Company. Buku: 1. Efek radiasi pada gas dan senyawa organik. Shreve’s Chemicals process Industries. Prinsip kerja Reaktor Nuklir. Bahan berfasa ganda II: Reaksi fasa padat. 5. Polimerisasi Radiasi. Spinks. 2.G. normalisasi. Radiolisis air dan larutan dalam air. Buku: 1. Inc. bahan-bahan reaktor. K. An Introduction to Radiation Chemistry. Proses Kimia untuk senyawa anorganik termasuk pengolahan bahan nuklir.W. Prinsip Kerja reaktor nuklir. Yogyakarta. New York. Proses thermal: anil. konsep keselamatan radiasi.J.T. Ion dan molekul tereksitasi. Dosimetri radiasi. Radikal bebas. dekomposisi austenit. New York. Interaksi radiasi dengan materi. Inorganic Process Industries.. Batan. Kobe.. John Wiley & Sons. Pengantar Teknologi Nuklir (2 SKS) Review Fisika Inti. McGraw-Hill Book Company.. [paduan dan keramik komersiil. Tinjauan umum PLTN.A. and Woods. komposisi fasa. diagram fasa besi carbon. and Johnstone. John Wiley & Sons..J.. M.. struktur mikro. 4. baja karbon dan baja paduan tanah. Austin. kuantitas fasa. 3. Kimia Radiasi (2 SKS) Pengertian radiasi. Penerbit Andi. sifat mekanik.

1979. Bahan magnetik.S. Elusidasi struktur berdasarkan kombinasi data UV-Vis. M. Buku: 1. beton. W. dan optik. dielektrik. Vlack. Bahan kendali. Cara Interpretasi Spektra UV-Vis. pasangan galvanic. Michigan 2. Interpretasi data Spektra H-NMR dan C-NMR. Interpretasi data MS. Ashby. D. G. and Jones. 4. Principles of Materials Science and Engineering. dan MS. Buku: 1. Proses Kimia bahan Nuklir (kelompok Proses) Proses Pemurnian Bahan Nuklir.H. bahan struktur. Cambridge University Press. Terjadinya Spektra UV-Vis. Spektrofotometri Resonansi Magnetik Nuklir dan Carbon (CH-NMR dan C-NMR) Terjadinya Spektra H-NMR dan CH-NMR.F. McGraw-Hill Publishing Company. 8. Senyawa yang dapat menghasilkan Spektra. Saunder Philadelphia. Spektrometri Massa (MS): Ionisasi dan Fragmentasi. Spektroskopi (kelompok Analisis) Spektrofotometri UV-Vis.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 49 termal baja komersiiil. laju korosi dan pengendalinya. Kriz. Korosi logam: pelapisan secara elektro.R. Integrasi dan Pemecahan Spektrum. AddisonWesley Publishing Company. kayu dan komposit: kombinasi bahan. Chemical Synthesis of Advanced Ceramic Materials. 3..H. Introduction to Spektroscopy. Daur Bahan Bakar Nuklir. bahan yang diperkuat. Pilihan A1 (2 SKS) 1. 2. Segal... Pergamon Press. kemampuan pengerasan (hardening). Gesekan Kimia.L. Interpretasi Data Spektra Infra Merah.. New York.F. Pavia. Besi cor. P. piezoelektrik. IR. bahan moderator dll Buku: . H-NMR. C-NMR.. Smith..V. D. Spektrofotometri Infra Merah. Lampman. Elements of Materials Science and Engineering. L. Engineering Materials 2.

Membuat dan menjalankan program komputer untuk membantu penyelesaian masalah bidang teknokimia nuklirt. 2.50 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Semester VI 1. Yogyakarta. Penerbit Andi. A. 3. Petunjuk Praktikum Kimia Radiasi. E. politik dan strategi nasional. Praktikum Pemrograman Komputer (2 SKS) Membuat dan menjalankan program komputer untuk menyelesaikan kasuskasus dalam teknokimia. Pendugaan dampak lingkungan. Newton Raphson. Pengaruh radiasi terhadap senyawa organik. Komponen pencemaran. Buku: 1. AMDAL. Steward.E. wawasan nusantara. Pengantar Ilmu Lingkungan (kelompok Lingkungan) Pengertian dasar pencemaran air. W. R. udara. Nuclear Chemical Engineering. Dampak Pencemaran Lingkungan. . ketahanan nasional. dll. Transfer Massa Buku: 1. Runge Kutta.B. Pemantauan lingkungan. trapesoidal. dan daratan.. Dasar ekologi.H. diferensiasi numerik. W. Sediawan. Benedeick. Pemodelan matematis dan Penyelesaian Numeris dalam Teknik Kimia. 9.. Proses Transfer (2 SKS) Transfer momentum. cairan. Transfer Energi. Praktikum Kimia Radiasi (2 SKS) Pengaruh radiasi terhadap zat padat. dan gas. Bird.. dan aplikasinya dalam Teknokimia Buku: 1. STTN-BATAN. Tim Asisten. Transport Phenomena. Euler.B. dan Prasetryo. Pendidikan Kewarganegaraan Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan. sistem hankamnas. and Lightfoot. 10. Program Komputer Metode Numerik meliputi integrasi numerik (simpson..

Holland and Anthony. 2.. Penglapisan permukaan. Teknik Perunut. New York. 4. Aplikasi Teknik Nuklir (2 SKS) Teknik gauging.E. John Wiley & Sons. Fogler. Alkilasi.. Pengumpulan dan analisis data kecepatan reaksi.. Scale-up Alat proses. Fundamental of Momentum. Esterifikasi. Inc. 5. 1979.E. Polimerisasi radiasi. Nitrasi.. 6. analisis radiometerik. Termodinamika dan Kinetika dalam proses kimia.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 51 McGraw-Hill Book Company inc. Teknik Perunut. Mc. O. 1952. Sulfonasi dan Sulfatasi. 1960. London. Welty. Oksidasi. Perancangan Menara. Sintesa Hidrokarbon dan Hidroformilasi. Buku: 1.Graw-Hill Book Company. Proses Kimia II (2 SKS) Proses Kimia untuk senyawa organik. Buku: 1. Hydrolisis.. Prentice-Hall. ... S.E. Hidrogenasi.. Perancangan Alat Proses Perancangan Alat Penyimpan. 3. Fundamentals of Chemical Reaction Engineering. Groggin. Esterifikasi. Chemical Reaction Engineering. 1992. Reaksi heterogen non-katalisis. Reaksi katalisis heterogen. Elements of Chemical Reaction Engineering. Deaktivasi katalisator. New York. Wilson.Kinetika reaksi homogen elementer dan kompleks. Heat and Mass Transfer. Kinetika Reaksi Kimia (2 SKS) Neraca mole. Teknik Logging. Inc. stoikiometeri. dan konversi. Aminasi. Levenspiel. C. Kecepatan reaksi. Unit Processes in Organic Synthesis. J. New York. Perancangan Bejana Tekan. Prentice Hall Inc. and Wicks. Halogenisasi. Sterilisasi dan pengawetan dengan cara radiasi. Polimerisasi. R. 2. London. 1998 3. Bioproses.

2. Jr. Essential of Toxicology.E.. Proses Kimia Bahah non-nuklir.. F. New York. A..XL..F. Jenis detektor. Kertas. Pengelolaan Limbah Radioaktif.. Willard. Asas Umum dan pola pikir ketoksikan.H. 1988. California. Pengendapan. Jenis Kromatografi: Kromatografi kolom. Gas. Instrument Methode of Analysis. Polimerisasi. Gulf Publishing Company. Uji ketoksikan Buku: 1. dan cara preparasi. Laboratorium. Skoog. Philadelphia. Jr.52 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Buku: 1. (2 SKS) 1. Pengelolaan Limbah Pengelolaan Limbah Industri.. 2. 8. Meritt. Peleburan. Kromatografi Dasar-dasar dan teori pemisahan dari berbagai jenis senyawa kimia dengan cara kromatografi. Lapis tipis. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketoksikan. Bioproses. Instalasi Nuklir. E. Applied Process Design for Chemical and Petrochemical Plants. Toksiko Ekologi Sejarah Arti dan Makna toksiko ekologi.. T.. Ludwig. Lea & Febiger. H. 1985. Wadworth Publishing Company. Proses Kimia Bahan Nuklir. Cara Analisis Kualitatif. D. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketoksikan. Houston. Loomis. kuantitatif. Setthe. Sounclins College Publishing. 3. dasar-dasar toksikologi klinik dan industri. .Sintesis senyawa organik dan anorganik ditinjau dari segi termodinamika dan kinetika. Bronell and Yaung. Cair Kinerja Tinggi. Praktikum Proses Kimia (2 SKS) Proses Kimia untuk bahan anorganik: Pelarutan. Principle of Instrumental Analysis. Elektrolisis. Perkembangan kromatografi Buku: 1. Pilihan A2.. 7. Proses Kimia Bahan Nuklir. Proces Equepment Design 2.A.

Penetuan densitas dan luas permukaan zat padat. Kundari. Tim Asisten. Pengetahuan berbagai ketentuan keselamatan penggunaan bahan radioaktif. Praktikum Aplikasi Teknik Nuklir (2 SKS) Teknik Gauging. pengelolaan limbah. Manajemen Proyek (2 SKS) . Metodologi Penelitian (2 SKS) Arti. Pembuatan paduan logam. fungsi dan jenis penelitian. 3. industri.A. N. Pendidikan Agama II Peran Agama dalam menghadapi globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 9. Petunjuk Praktikum Ilmu Bahan. pengiriman bahan nuklir. Penggunaan perunut radioaktif untuk mengetahu kebocoran pipa dan kecepatan alir fluida.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 53 Buku: 1. Penulisan karya ilmiah. STTNBATAN. 2006. STTN-BATAN Semester VII 1. Rancangan Penelitian.. aaplikasi teknik nuklir dalam bidang kimia. Perumusan masalah. Pengumpulan dan pengolahan data. 4. kedokteran dan farmasi. Peraturan-perraturan dan ketentuan yang berkaitan dengan ketenaga nukliran. Perundang-undangan Tenaga Nuklir (1 SKS) Perundang-undangan tenaga nuklir. Landasan Teori. Buku: 1. Petunjuk Praktikum Proses Kimia. Tim Asisten. Penelusuran acuan. Teknik Penyajian. Perizinan pemanfaatan teknologi nuklir. STTN-BATAN. Pengaruh parameter pada pressing dan sintering. Metodologi Penelitian Bidang Teknokimia. 10. Buku: 1. Praktikum Ilmu Bahan (2 SKS) Granulasi dan analisis distribusi butiran. Yogyakarta. 2.

3. M. McGraw-Hill Book Company. Scheduling and Controling. biaya tak langsung. Reaktor multifase. Physical plant cost. staffing. modal kerja. Buku: 1. riset dan pengembangan. Chemical Engineering Plant Design. Buku: 1. 1973. organizing.L. Sensor. direct plant cost. John-Wiley & Sons. dan asuransi.S. Stephanopoulos: Chemical Process Control 2. Pengaruh kondisi terhadap beaya dan keuntungan. 6.D. Peters. Perancangan reaktor katalisis. controlling.. Harold Kezner. 5. Pengeluaran umum. Plant Design and Economics for Chemical Engineers. Aspek tekno-ekonomi dalam manajemen proyek. New York 2. pajak. Penjualan dan keuntungan. lima level work breakdown structure. Controller. Alat-alat manajemen proyek. Prinsip-prinsip manajemen. Perancangan reaktor non-isotermal. Aplikasi project manajemen dalam engineering construction. Konsep nilai uang dan waktu. Reaktor non ideal. Evaluasi proyek. and Timmerhaus. directing. Ruang lingkup projek. Control valves. Metoda-metoda penjadwalan kegiatan seperti Critical Path Method dan PERT. Laplace domain synthesis. W. depresiasi.. Perencanaan usaha dan jaringan kerja. Feedforward control. McGraw-Hill Kogakusha. New York. Alat Kontrol Proses (2 SKS) Control instruments: Feedback Control. Investasi modal: modal tetap. 2001. LTD. Feedforward control. Pembandingan rencana investasi. Reaktor Kimia (2 SKS) Perancangan reaktor isotermal. Biaya manufaktur: Biaya langsung. K. manufaktur. Luyben. Buku: . Project Management: System Approach To Planning. Frequency domain synthesis. Transmitters.. Time domain synthesis.54 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Konsep dan definisi. . Pendekatan sistem dalam projek manajemen: planning. Process Modelling Simulation and Control for Chemical Engineers. Vibrant & Dryden. McGraw-Hill Book Company. Tokyo.

Jaminan kualitas untuk penelitian. PLTN diantara pembangkit listrik yang lain. Fogler.. S. Prentice-Hall International. Sistem Manajemen Mutu. 2. Levenspiel. ruang lingkup. Badan Standarisasi Nasional. Jenis Reaktor Nuklir. Bioteknologi (2 SKS) Sejarah. New York. dan pengujian di laboratorium. John Wiley & Sons. Keselamatan reaktor. ISO 9001. Kontrol internal. dan tindakan perbaikan. Elements of Chemical Reaction Engineering. Inc. ESR. pengawasan bahan nuklir. Catatan kontrol bahan. Fundamentals of Chemical Reaction Engineering. Pengenalan Reaktor Nuklir (1 SKS) Prinsip kerja reaktor nuklir. 9. Indikator radioaktivitas. International Standard Organization. audit. 7. Efek radiasi 10. Persyaratan dasar jaminan kualitas. pengoperasian reaktor. Sertifikasi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 55 1. Inc. Pengamanan. London. Elektrokimia Potensiometri. Prentice Hall International. Pilihan A3: (2 SKS) 1. Sistem Pembukuan. Buku: 1. Manajemen bahan nuklir. dan ilmu pendukung utama bioteknologi. Radio Ekologi Pengertian dasar radioekologi. Bagian-bagian reaktor nuklir. Amperometri. NMR. PLTN. 3. 2. Electrogravimetri. 2. O. Konduktometri. dan Pengendalian Bahan Nuklir (1SKS) Neraca bahan tertutup. 3. Pilihan B 1. 8. Radioaktivitas lingkungan. Chemical Reaction Engineering. XRF. Voltrametri. Inc. London. prosedur dan form. Holland and Anthony. Fermentasi .. Spektroskopi elektron. Konsep pengendalian.. Sitem Manajemen Mutu (2 SKS) Konsep dasar sistem manajemen mutu. non-conformce..

1983. proses pemisahan.. Materi Rekualifikasi I-Petugas Proteksi Radiasi Bidang Instalasi Nuklir. Diktat. akselerator linier. Wiseman. Penggunaan zat radioaktif dalam industri. Introduction to Health Physics.. 2nd Ed. and Reed. Jakarta. Penggunaan radiasi sinar-X dalam industri. Teknologi Akselerator (2 SKS) Prinsip dasar akselerator. Principle of Biotechnology 2. Pengunduhan produk fermentasi. Desain ruang pesawat sinar-X. Ketentuan SIB.. 4. pembuatan radiofarmaka. Aplikasi. Bapeten. penyiapan sasaran. Metabolit primer dan sekunder. generator dan kit RIA. 3. Cember. Jakarta. Herman. Melalui partikel dipercepat. G. Proteksi Radiasi Lanjut Dosimetri. McGrawHill Inc. Pusdiklat Batan. 11. 2002. Tindakan penanggulangan kecelakaan radiasi. Buku : 1. 2002. 2. Biotechnology 2. pemeriksaan kualitas produk. Strategi Rekayasa Proses (2 SKS) .56 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 dan mikroorganisme untuk industri. Rehm. Macam akselerator dan aplikasinya. A. 2005. Overview rumus-rumus dalam proteksi radiasi. Sistem akselerator partikel. Bapeten. Akselerator lingkaran. Rekayasa genetik dan peranannya dalam bioteknologi Buku: 1. 3. Kursus Petugas Proteksi Radiasi.. dari hasil belah U235.. 4. Jakarta. Limbah ZRA. iradiasi sasaran. Produksi Radio Isotop Teknik produksi radioisotop : melalui aktivasi netron. H.L. Produksi netron dalam aktivasi. senyawa bertanda. Himpunan Peraturan Perundangan Ketenaganukliran.

EMG). filtrasi). 13. in-vivo. Review spec dan unjuk kerja perangkat . Pelatihan BATAN.. hingga diperoleh besarnya biaya pembangkitan listrik. IAEA. Stategy of Process Engineering..F. R. Instrumentasi Medik Fungsi. New York. Tekno Ekonomi PLTN Cara menentukan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun. Defibrilator dan Hemodialisis). Sifat-sifat (X-rays. radioisotope tracer). Teknik pencitraan gelombang (US. Grossmann. Capital Investment Cost of Nuclear Power Plant. dan merawat dekomisioning. Linier Programming. kVp. 3. 12. 2006 5. Analisis Ketidakpastian dalam Teknikkimia Buku: 1. and Watson. JAERI. 2. C. Detektor nuklir (system deteksi radiasi. Systematic Methodes of Chemical Process Design. medis ultra sound..T. Eko Edy Karmanto. L.. Optimasi satu variabel. energi. Perangkat X-rays (tabung X-rays. 1978. tipe interaksi foton. New York.I.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 57 Analisis Sistem dalam Teknokimia. Smith. Buku: 1. mengoperasikan. 2. Teknologi dan Perencanaan Energi. R. Rudd... Hand Out Tekno Ekonomi Pembangkit Listrik. London. tranduser). McGraw-Hill Inc. arus. EEG. E.. Membangkitkan dan mendeteksi gelombang US (karakteristik. Teknik (in-vitro. sharpness. Dasar fisika resonansi magnet nuklir. Pencitraan Fisiologi/fungsional. cara kerja dan amplikasi (ECG. D. Optimasi Banyak Variabel.W. Prinsip engineering pencitraan resonansi magnet. Prentice-Hall International. penetrasi. Inc. 4. Optimization for Engineering Systems. radioisotope untuk pencitraan). kontras). karakteristik. Optimasi dalam Teknokimia: Optimasi Analitis. 1988 4. Dekomisioning Reaktor Triga. Chemical Process Design. and Westerberg.. Van Nostrand Reinhold Company. Viena. Biegler. aspek biologis). Pike.C. Sistem instrumentasi (Cardiac. Pacemaker. Teknoekonomi PLTN 3.

R. Balvinder Singh. hipotesis. McGraw Hill Medical Publication Division. menjawab pertanyaan dari peserta lain. Reprint 1993. 3. Topik makalah berkaitan dengan Teknokimia Nuklir.58 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 pencitraan medis (X-rays. Rathod. pengujian laboratorium.Narurkar. Buku: 1. Seminar (1 SKS) Menulis makalah yang diberikan Pembimbing. Kesley. Institute of Physics Publishing. Mahasiswa mengajukan usulan yang berisi: Latar belakang. MRI dan Nuklir). Melaksanakan penelitian/Membuat/Mengerjakan tugas. 4. P. The Biomedical Engineering Handbook. dan rencana penelitian. penerapan teknologi. Tata McGraw Hill Company Limited. USG. Handbook of Biomedical Instrumention. sintesis. Essential of Radiology Sciences.Khandpur. Perumusan masalah. . 2. Semester VIII 1. Organisasi. Membuat Laporan Tugas Akhir dengan format yang telah ditentukan dibawah bimbingan Dosen untuk dipertahankan dalam ujian komprehensif dan Ujian Lisan di depan dewan penguji. CRC Press. Manajemen dan tugas-tugas unit. 5. Robert A. pengembangan analisis. 1994. New Dilhi. IEEE Press.C. perancangan alat. menyajikan.Bhairi. Copyright 2002. New York.V. Fosbinder and Charles A. Membuat laporan tertulis. Kerja Praktek (3 SKS) Kerja Praktek di unit penelitian atau industri terkait dengan bidang teknokimia Nuklir. B. Bristol and Philadelphia. Joseph D.S. landasan teori. R. Steve Webb. 14. The Physics of Medical Imaging. Mengerjakan tugas khusus yang diberikan pembimbing. N. studi perbandingan. Handbook of Nuclear Medicine Instruments. Tinjauan pustaka. Tugas Akhir (5 SKS) Tugas Akhir dapat berupa penelitian. 2. Editor in chief. Tata McGraw Hill Publishing Company Limited. 1977.Bronzino. New Delhi.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

59

BAB VI. JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR Bidang Teknofisika adalah bidang ilmu yang secara umum mengamati fenomena fisis alam, mempelajari hubungan sebab-akibat, menurunkan formula matematika, mengimplementasikannya dalam bentuk alat (tool), alat ukur (instrument), proses, perkakas (equipment), bahkan sebuah sistem lengkap atau plant. Dalam bukunya Sears & Zemansky, fisika disebut juga ”science of measurement”, karena pengamatan fenomena alam tersebut mengharuskan penjabaran dalam bentuk pengukuran besaran-besaran fisis yang terlibat dalam fenomena alam tersebut. Oleh karena itu, bidang ilmu fisika ini banyak dikembangkan untuk mendukung pengembangan alat ukur di samping pengembangan proses atau plant. Teknofisika Nuklir lebih mengkhususkan pada pengamatan proses berkaitan dengan reaksi nuklir serta radiasinya dan pengukuran besaran-besaran fisisnya dalam rangka monitoring dan pengendalian proses tersebut sehingga pemanfaatan proses dan energi nuklir berlangsung secara terukur, terkendali serta aman terhadap pekerja, fasilitas, dan lingkungan. Untuk itu perlu dikembangkan bidang ilmu fisika terapan yang secara khusus mempelajari bagaimana proses nuklir tersebut berlangsung, serta mengukur dan mengendalikannya. Pengamatan, pengukuran dan pengendalian proses nuklir memerlukan bidang-bidang pengetahuan yang lebih spesifik yaitu elektronika, listrik, mekanik dan instrumentasi. Berdasarkan bidang-bidang keilmuan tersebut, Jurusan Teknofisika Nuklir menyelenggarakan dua program studi yaitu : 1. Program Studi Elektronika Instrumentasi 2. Program Studi Elektromekanik. A. JURUSAN DAN TUJUAN Tujuan penyelengaraan jurusan Teknofisika Nuklir adalah dihasilkannya tenaga profesional sarjana sains terapan yang mampu mensinergikan kemampuan analisis dan keahlian dalam bidang elektronika-instrumentasi dan elektromekanik. Kompetensi Lulusan Program Studi Elektronika Instrumentasi meliputi :

60

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

1. Mampu mengoperasikan alat elektronik dan instrumentasi nuklir. 2. Mampu merancang dan merekayasa alat bantu/instrument elektronik untuk pengukuran parameter proses nuklir maupun industri. 3. Mampu mengkalibrasi alat instrumentasi elektronik. 4. Mampu melakukan perawatan peralatan fisika/instrumentasi. 5. Mampu membuat program aplikasi untuk akusisi data proses serta mengkomunikasikan data proses tersebut ke pusat sistem informasi. 6. Mampu mengoperasikan sistem berbasis mikroprofessor dan membuat program aplikasi untuk sistem mikrokontroler. 7. Mampu mengoperasikan Pragrammable Logic Controller dan ProportionalIntegral-Derivative Controller. 8. Mampu melaksanakan kegiatan litbang secara mandiri serta membimbing teknisi yunior. 9. Setelah menempuh ujian untuk memperoleh lisensi, dapat bertugas sebagai petugas proteksi radiasi . Kompetensi Lulusan Program Studi Elektromekanik meliputi : 1. Mampu mengoperasikan peralatan elektromekanik dan instrumentasi. 2. Mampu merancang dan merekayasa alat bantu/instrument elektromekanik untuk pengukuran parameter proses nuklir maupun industri. 3. Mampu mengkalibrasi alat instrumentasi elektromekanik. 4. Mampu melakukan perawatan peralatan elektromekanik. 5. Mampu mengoperasikan sistem kendali elektronis berbasis relay maupun PLC. 6. Mampu mengintegrasikan peralatan elektromekanik ke dalam sistem monitoring dan kendali. 7. Mampu melaksanakan kegiatan litbang secara mandiri serta membimbing teknisi yunior. 8. Setelah menempuh ujian untuk memperoleh lisensi PPR, dapat bertugas sebagai petugas proteksi radiasi. 9. Mahasiswa akhir program studi Eletromekanik juga diberi kemampuan untuk dapat mengikuti ujian lisensi UTR/Radiografi.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

61

B. FASILITAS LABORATORIUM Untuk mendukung tujuan penyelenggaraan Jurusan Teknofisika Nuklir, proses belajar mahasiswa setiap prodi memanfaatkan laboratorium-laboratorium baik dilingkungan STTN, lingkungan BATAN pada umumnya serta di beberapa laboratorium di Universitas Gadjah Mada. Untuk lingkungan STTN, unit-unit dan laboratorium terebut antara lain Laboratorium Fisika Dasar, Unit Gambar Teknik, Elektronika, Instrumentasi dan Spektroskopi, Instrumentasi dan Kendali, Unit Komputer, dan laboratorium Radiografi, Unit proteksi radiasi, Unit bengkel mekanik, serta laboratorium atau unit di lingkungan BATAN yaitu Reaktor Nuklir Kartini, Balai Instrumentasi, Balai Elektromekanik dan Unit Akselerator. Untuk meningkatkan penguasaan Bahasa Inggris disediakan pula Laboratorium Bahasa. Praktikum proses produksi II diharapkan akan melengkapi keahlian untuk mahasiswa program studi Elektromekanik. Laboratorium Fisika Dasar Laboratorium ini memiliki peralatan-peralatan untuk praktikum fenomena fisika dasar yaitu fenomena listrik, optik dan getaran. Laboratorium Elektronika Keahlian berkaitan dengan bidang elektronika diberikan melalui praktikumpraktikum elektronika dasar, analog, dan digital. Laboratorium ini memiliki peralatan-peralatan yang memadai untuk kegiatan praktikum tersebut. Laboratorium Instrumentasi dan Kendali Laboratorium ini menyelenggarakan praktikum untuk membentuk keahlian dasar dalam bidang sistem kendali yaitu melalui praktikum-praktikum kendali proses PID dan kendali berbasis PLC. Laboratorium Instrumentasi Nuklir Keahlian mengenai monitoring radiasi dan analisis spektrosopinya diberikan di laboratorium ini. Keahlian ini memberikan dasar-dasar instrumentasi nuklir seperti yang diperlukan dalam pengoperasian peralatan radiologi dan pengujian industri.

62

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

Laboratorium NDT/Radiografi Radiografi merupakan salah satu teknik yang banyak dimanfaatkan untuk pengujian keandalan mekanis peralatan proses di indutri. Laboratorium ini memberikan praktikum-praktikum untuk membekali keahlian kepada mahasiswa berkaitan dengan pengujian bahan tersebut. Unit Proteksi Radiasi Laboratorium ini menyelenggarakan praktikum dalam bidang proteksi radiasi mencakup eksperimen dan analisis menggunakan sumber radiasi dan penentuan dosis radiasi untuk mengetahui batas-batas penyinaran radiasi yang aman terhadap operator. Unit Komputer Keahlian di bidang komputer dan komputasi diajarkan di unit ini. Kegiatan-kegiatan praktikum seperti pemrograman komputer, simulasi kendali, dan gambar teknik juga dapat diselenggarakan di unit ini. Unit komputer juga mengadakan workshop secara periodik di bidang komunikasi data dan jaringan berbasis Linux. Unit Gambar Teknik Keahlian menggambar teknik merupakan keahlian dasar yang dibutuhkan sebagai sarjana teknik pada umumnya. Unit Gambar Teknik ini memiliki peralatan menggambar secara manual dengan menggunakan mesin gambar. Keahlian menggambar teknik dengan komputer juga sedang dikembangkan tetapi diselenggarakan di Unit Komputer. Lab. Listrik dan Sistem Tenaga Berbagai keahlian berkaitan dengan listrik dan sistem tenaga diberikan di laboratorium ini seperti grounding, switching, proteksi dan isolasi, dan distribusi listrik serta uji keandalan komponen listrik. Unit Bengkel Mekanik Unit bengkel mekanik menyelenggarakan praktikum-praktikum proses prosuksi seperti pembubutan, pengelasan, penekukan, dan pemotongan bahan mekanik.

Visi & Misi Visi Menjadi penyelenggara pendidikan yang mampu menghasilkan sarjana sains terapan yang siap berkembang dan berkarya secara profesional dalam bidang instrumentasi berbasis elektronik baik untuk industri nuklir. PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA INSTRUMENTASI 1. pengujian. 2. mendistribusi. industri yang berkaitan dengan nuklir maupun industri energi pada umumnya. Pengoperasian dan pemanfaatan peralatan ini membutuhkan tenaga-tenaga supervisi yang handal yang mempunyai keahlian dan analisis baik dalam bidang-bidang ilmu fisika terapan maupun fisika nuklir/ radiasi. Mampu mengoperasikan. menguji dan analisis kinerja pada penggunaan alat-alat elektronika instrumetasi dalam lingkungan industri nuklir maupun non-nuklir berkaitan dengan aspek keselamatan untuk pekerja. dan perawatan alat-alat instrumentasi elektronik yang digunakan baik pada industri nuklir. perbaikan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 63 C. Mampu memberikan supervisi bagi industri jasa yang menjual. dan atau mengoperasikan instalasi radiasi berktaitan dengan aspek legal dan keselamatan penggunaannya. pengoperasian. fasilitas dan lingkungan pada umumnya. maupun inspeksi dan pengujian peralatan proses industri sangat luas. industri yang berkaitan dengan nuklir maupun industri energi pada umumnya. Mampu menunjukkan kemampuannya secara profesional dan mampu mensinergikan keahlian dan daya analisisnya dalam perancangan. pengoperasian serta pemanfaatan peralatan atau intalasi nuklir/radiasi baik untuk keperluan medis. penggunaan. pembuatan. 2. Bidang-bidang pekerjaan . Tujuan Program Studi Di Indonesia. Hal ini disebabkan bahwa peralatan-peralatan tersebut pada umumnya sarat dengan teknologi elektronika dan instrumentasi di samping memerlukan perlakuan khusus berkaitan dengan adanya radiasi. 3. Misi Program Studi Elekronika Instrumentasi dirancang agar lulusannya: 1.

maka beban belajar mahasiswa secara riil adalah 100 jam teori (40 %). ditambah 144 jam praktek (60 %) termasuk praktek kerja lapangan. serta memiliki keunggulan komparatif dalam bidang instrumentasi nuklir. MPB. Untuk lebih menekuni bidang keahlian tertentu. dan radiasi.64 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 tersebut tentu saja memerlukan banyak tenaga kerja yang mampu memenuhi keahlian kombinasi antara elektronika. mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan daya analisis dan keahlian yang memadai untuk berkarya dan berkembang secara profesional dalam bidang yang ditekuni serta mempunyai bekal tambahan baik perilaku berkehidupan bersama maupun perilaku berkarya sesuai dengan standard yang berlaku secara nasional. Berdasarkan Kurikulum Standard Diknas. . sedangkan 1 SKS praktikum adalah 3 jam tatap muka. Struktur Kurikulum Kurikulum program studi baik untuk program studi elektronika instrumetasi maupun elektromekanik dirancang untuk dapat memberikan bekal kompetensi sarjana sains terapan yang cukup yaitu 148 SKS dengan komposisi teori 100 SKS dan praktek 48 SKS. instrumentasi. kurikulum program studi Elektronika Instrumentasi dirancang sedemikian sehingga mahasiswa lulusannya mendapatkan kompetensi yang memadai (core competence) dalam bidang instrumentasi elektronik. Tujuan penyelenggaraan program studi ini adalah untuk menghasilkan sarjana sains terapan yang dapat memenuhi tuntutan keahlian multi-disiplin (elektronika. Oleh karena 1 SKS teori adalah 1 jam tatap muka. Dengan demikian. MBB). kendali dan robotika serta pilihan teknologi reaktor. Dengan komposisi tersebut. dan radiasi) tersebut. kurikulum Prodi Elin terdiri dari 75 % mata kuliah inti (MKK dan MKB) serta 25 % mata kuliah penunjang (MPK. instrumentasi. struktur kurikulum prodi elin menawarkan 4 mata kuliah pilihan (8 SKS) yang terbagi ke dalam 3 kelompok mata kuliah pilihan wajib yaitu kelompok pilihan instrumentasi nuklir. 3.

3.7 % 148 100 % MK WAJIB PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK) No.3 % 2 8 28 2 48 32. Pendidikan Agama I 2. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Distribusi Matakuliah Berdasarkan Standard Diknas No 1. Pancasila SKS T P 2 2 2 Semester I II III 2 .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 65 4. Kelompok (elemen kompetensi) Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB) Prosentase Inti (Utama) Institusional Pendukung Lainnya Jumlah SKS 12 40 76 12 8 10 32 48 10 8 100 67. 2. Perbandingan SKS dan Beban Kerja (jam) Teori dan Praktek I II III IV V VI VII VIII Tr Pr Tr Pr Tr Pr Tr Pr Tr Pr 12 8 12 8 14 6 19 0 0 8 20 20 20 20 8 Praktek = 48 SKS Total = 148 SKS Jam Praktek = 144 (60%) Jam Total = 244 Tr Pr Tr Pr Tr Pr 14 6 14 6 12 8 20 20 20 Teori = 100 SKS Jam Teori = 100 (40%) 5. Bahasa Inggris 3. 4. 5.

Kewarganegaraan Pendidikan Agama II JUMLAH Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pend. Fisika Dasar I 3. Agama I 2 2 10 V VII 2 Semester MK WAJIB KEILMUAN DAN KETRAMPILAN (MKK) No. Pengukuran Alat Deteksi & Pengukuran Radiasi (ADPR) Elektronika Digital Elektronika Nuklir Instrumentasi Nuklir PRASYARAT SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 32 2 2 2 I I I I II II II II II III III III IV IV IV IV 2 8 Semester SKS T P 2 2 I I II II III III IV IV Elektronika Dasar 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Elektronika Analog Elektronika Analog dan Elektronika Digital ADPR . Matematika II Matematika I Teknik Listrik 7. Fisika Modern Fisika Dasar II Matematika 13. Elektronika Dasar 4. Thermodinamika 12. Mekanika Fluida JUMLAH MK WAJIB KEAHLIAN BERKARYA (MKB) No. 1. P. 8. Ilmu Bahan 6. 2. Statistik 10. Numerik Teknik 14. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. 6. Fisika Reaktor Fisika Modern 15. 7.66 4. 4. 3. 5. NAMA MATA KULIAH Praktikum Gambar Teknik Arsitektur & Jaringan Komputer Elektronika Analog Alat Ukur & T. Matematika I 2. Kimia Umum 5. Fisika Dasar II Fisika Dasar I 9. 8. Matematika Teknik Matematika II 11. Perpindahan Panas 16. Komputer & K. 5.

11. 14. 16. 18. 21. 2. 5. 19. Nuklir Kinetika dan Pengendalian Reaktor Teknik Kendali Digital Perancangan Instrumentasi Metodologi Penelitian JUMLAH 2 2 2 2 2 2 MK WAJIB PERILAKU BERKARYA (MPB) No.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 67 Elektronika Digital Fisika Reaktor Elektronika Digital Elektronika Digital ADPR Elektronika Digital Teknik Isyarat Mikroprosesor Instrumentasi Nuklir PLTN dan Pembangkit Konvensional Teknik Instrumentasi & Kendali Teknik Instrumentasi & Kendali 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 40 26 2 IV V V V V V VI VI VI VI VI VI VI VI Semester 9. 1. 17. 3. Mikroprosesor PLTN dan Pembangkit Konvensional Teknik Isyarat Teknik Instrumentasi & Kendali UTR/Radiografi Teknik Antar Muka Pengolahan Isyarat Sistem Mikrokontroler Pemeliharaan Instr. 4. 13. 10. 20. 6. 12. 15. NAMA MATA KULIAH Proteksi & Keselamatan Radiasi Perundang-undangan Tenaga Nuklir Sistem Manajemen Mutu Keselamatan Kerja & Ergonomi Seminar Manajemen Proyek JUMLAH PRASYARAT ADPR Proteksi & Keselamatan Radiasi SKS T P 2 1 2 2 2 V VII VII VII VII VII Kerja Praktek 1 2 9 2 .

1. NAMA MATA KULIAH Proteksi Radiasi Lanjut Sistem Pencacah Nuklir Teknologi Akselerator Sistem Telemetri Electronic Security Tekno Ekonomi PLTN Instrumenasi Medik PRASYARAT Proteksi & Keselamatan Radiasi VII VII VII VII VII VII VII PLTN dan Pembangkit 2 Konvensional ADPR 2 MK WAJIB BERKEHIDUPAN BERSAMA (MBB) KODE 1. 3. 6. 2. NAMA MATA KULIAH Kerja Praktek Tugas Akhir JUMLAH SKS T P 3 5 8 Semester PRASYARAT VII VII .68 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 MK PILIHAN (WAJIB MINAT) (MKB) No. 1. 2. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT Minat Instrumentasi Nuklir Instrumentasi Akselerator Sistem Akuisisi Data Kecerdasan Buatan Minat Kendali & Robotika Otomasi Industri Teknik Robotika Inteligent Sensor Minat Teknologi Reaktor Perancangan Sistem Reaktor Instrumentasi dan Kendali Reaktor Keselamatan Reaktor JUMLAH SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 SKS T P 2 2 2 2 2 Semester VII VII VII VII VII VII VII VII VII Semester MK PILIHAN BEBAS (PILIHAN 1 MK) No. 2. 3. 3. 2. 4. 3. 5. 1. 1. 2. 7.

Elektronika Analog Prakt. Elektronika Dasar MKB Prakt. Fisika Dasar II Prakt. Alat Ukut & T. Susunan Kurikulum Program Studi Elektronika-Instrumentasi Semester I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN101 STN102 STN103 TFN104 TFN105 TFN106 TEI107 TFN108 TEI109 TFN110 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK MPK MKK MKK MKK Pendidikan Agama I Bahasa Inggris I Matematika I Fisika Dasar I Kimia Umum Arsitektur & Jaringan MKK Komputer MKB Elektronika Dasar MKK Prakt. Gambar Teknik JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 14 Semester II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN201 STN202 TFN203 TEI204 TEI205 TFN206 TFN207 TFN208 TEI209 TFN210 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MKK MKK MKK MKB MKK MKB MKK MKK MKB MKB Matematika II Statistik Fisika Dasar II Elektronika Analog Teknik Listrik Alat Ukur & T Pengukuran Ilmu Bahan Prakt.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 69 6. Fisika Dasar I MKK Prakt. Pengukuran JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 .

Pemrorgaman & K MKK Numerik MKB Prakt. Elektronika Nuklir JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 8 12 . Sistem Mikroprosesor MKB Prakt.70 Semester III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN301 TFN302 TFN303 TFN304 STN305 TEI306 TFN307 STN308 TEI309 STN310 Kelompok Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK MKK MKK MKK Pendidikan Pancasila Matematika Teknik Fisika Modern Termodinamika Alat Deteksi& Pengukuran MKB Radiasi (ADPR) MKB Elektronika Digital MKK Perpindahan Panas MBB Praktek Bahasa Inggris MKB Praktek Elektronika Digital MKB Praktek ADPR JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 14 Semester IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode TFN401 TFN402 TEI403 TFN404 TEI405 TEI406 TFN407 TEI408 TEI409 TEI410 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MKK P. Komputer & K. Instrumentasi Nuklir MKB Prakt. Numerik MKK Fisika Reaktor MKB Elektronika Nuklir MKK Mekanika Fluida MKB Instrumentasi Nuklir MKB Sistem Mikroprosesor Prakt.

Sistem Mikrokontroler Prakt. UTR/Radiografi Prakt. Teknik Antarmuka MKB Komputer Prakt. Pemeliharaan MKB Instrumentasi Nuklir Prakt. Kinetika & MKB Pengendalian Reaktor JUMLAH MPK 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 . Teknik Instrumentasi & MKB Kendali Prakt. Proteksi & Keselamatan MPB Radiasi JUMLAH MKB 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 12 8 Semester VI No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN601 TFN602 TEI603 TEI604 TEI605 TEI606 TEI607 TEI608 TEI609 TFN610 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek Pendidikan Kewarganegaraan Kinetika dan Pengendalian MKB Reaktor MKB Pengolahan Isyarat MKB Sistem Mikrokontroler Pemeliharaan Instrumentasi MKB Nuklir MKB Teknik Kendali Digital MKB Perancangan Instrumentasi MKB Prakt.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 71 Semester V No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN501 STN502 TFN503 TEI504 TEI505 TEI506 TFN507 TEI508 TEI509 STN510 Mata Kuliah SKS Teori Praktek Kelompok PLTN dan Pembangkit Konvensional Proteksi & Keselamatan MPB Radiasi MBB UTR/ Radiografi Teknik Instrumentasi & MKB Kendali MKB Teknik Isyarat MKB Teknik Antarmuka Komputer MKB Prakt.

Kode KIN701 STN702 STN703 STN704 STN705 STN706 STN707 Kelompok Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK MPB MBB MBB MPB MBB MBB MKB MKB MKB MKB Pendidikan Agama II Perundang-undangan Tenaga Nuklir Metodologi Penelitian Sistem Manajemen Mutu Keselamatan Kerja & Ergonomi Manajemen Proyek Seminar Pilihan Wajib I Pilihan Wajib II Pilihan Wajib III Pilihan Bebas JUMLAH 2 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 20 Semester VIII No 1 2 No 1 2 3 No 1 2 3 No 1 Kode STN801 STN802 Kode TFN701 TFN702 TFN703 Kode TFN706 TFN707 TFN708 Kode TFN709 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MBB Kerja Praktek MBB Tugas Akhir JUMLAH Kelompok Kelompok Pilihan Instrumentasi Nuklir MKB Instrumentasi Akselerator MKB Sistem Akuisisi Data MKB Kecerdasan Buatan Kelompok 3 5 8 SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 SKS 2 MKB MKB MKB Kelompok Kelompok Pilihan Kendali & Robotika Otomasi Industri Teknik Robotika Intelligent Sensor Kelompok Pilihan Teknologi Reaktor Perancangan Sistem Reaktor MKB .72 Semester VII No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11.

. 3.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 73 Instrumentasi dan Kendali Reaktor Keselamatan Reaktor Mata Kuliah Proteksi Radiasi Lanjut Sistem Pencacah Nuklir Teknologi Akselerator Sistem Telemetry Electronic Security Tekno Ekonomi PLTN Instrumentasi Medik 2 2 SKS 2 2 2 2 2 2 2 2 3 No 1 2 3 4 5 6 7 TFN710 TFN711 Kode STN704 TFN712 TFN713 TEI701 TEI702 MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB MKB MKB 7. Press. Academic Reading and Writing. Nouns and Pronoun. Pustaka: 1. pembangunan. Past. Islam. Keimanan. English Grammar in Use. Muhammad Al Ghozali. dan perkembangan teknologi. and Future Tenses. Comparisons. Cambridge Univ. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional). Perfect Tenses and articles. Count/ NonCount nouns. 4. Question words. 2. Hikmah ibadah. 2. Muhammad Syaltut. Imam Namawi. noun clauses. Riyadhus Sholihin. Pustaka: 1. Akhlak Islam. Modal Auxiliaries. Gerund and Infinitives. Pendidikan Agama I Materi : Pokok-pokok agama. Connecting ideas. dan Syari’ah. Bahasa Inggris I Materi : Structure: Present. Passive Sentences. Silabus SEMESTER I 1. Al Qurán & Terjemahan (Departamen Agama). Peran agama dalam keluarga. Raymond Murphy. Aqidah.

Gaya. Relasi dan fungsi matematik. Persamaan Differensial. 1983. Resnick R and David Halliday. Hukum-hukum Newton dan grafitasi. Menguasai AUTOCAD Release 12. Jr . 4. W.J. Theory and Problem of Calculus. skalar dan vektor. Encyclopedia of Science in Everyday Life”. dan Lewis. Jilid 1. aljabar linear. and Finney. Guild Publ. Elex Media . FMIPA-UGM. Sherwood. Edisi 3.F. Matriks dan determinan. limit dan derivative. Bandung. 2.. England. 1964. Jakarta.74 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1985. teori bilangan. D. 2. Fisika Dasar I Materi : Pendahuluan : pengertian besaran dan satuan.B. Addison-Wesley Publishing Company. Hukum kekekalan energi dan momentum. New York. 3. Konsep thermodinamika dan hantaran panas. Wardiman. Panas dan Bunyi. Omura George. F. New York. kinematika.L. 2. London 1988. 3. Fisika.W... Ayres. daya. Calculus and Analytic Geometry. Edisi 3 Terjemahan P Silaban dan E Sucipto. Sears. dan dinamika. Statika. M. 4. Binatjipta. Calculus and Linear Algebra. usaha. Pustaka: 1. dan momentum. Mekanika. Inc. Erlangga. Matematika I Materi : Teori himpunan. Dictionary of Science for everyone. 3.. John Wiley and Sons. Kaplan. and Sutton C. G.. Hidrostatika dan hidrodinamika. Reading.. Pustaka: 1. Teknik integrasi. Cox & Wyman Ltd. R. solusi persamaan simultan. Terjemahan P Soedarjono. 3. Thomas.

Larutan : Komposisi larutan. Gillis. Arsitektur dan Jaringan Komputer Materi: Pengenalan perangkat keras komputer : CPU. Cairan dan Transisi Fasa: Sifat. 4. Pustaka : . bentuk pengukuran dan kekekalan. stoikhiometri. Konsep jaringan komunikasi data. Unix dan Linux. sel elektrokimia. dan Nachtrieb.P. 2001. proses reversible dalam gas ideal. Termokimia. asam-basa dan heterogen (padat-cair. cair dan gas. hukum dan mekanisme reaksi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 75 Computindo. Pustaka: 1. reaksi kimia dan hasil reaksi. Paralel processing. Direct Memory Access. Windows. suspensi koloid. fisi dan fusi. CD-ROM).. radiasi. cair-gas). campuran dan distilasi. sifat koligatif larutan. Memori internal (Cache. Microprocessor 8088 sampai Pentium IV. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. konsep energi. Hardisk. Memori Eksternal (BIOS. padat. Topologi jaringan. proses spontan dan kesetimbangan: termodinamik. pengantar titrasi. 6.. Pipeline. pengaruh suhu. ed. Erlangga. Kimia nuklir: hubungan massa-energi dalam inti. Hukum pengga-bungan Kimia. Coprocesor aritmatika. kaidah fasa Gibbs. Gaya antar molekul. Interupsi. Transisi fasa dan diagram fasa. Kimia Dasar Materi: Sifat dan Dasar Kimia Modern: metoda & pendekatan makroskopik. jilid I. H. elektrokimia: neraca persamaan reaksi oksidasi-reduksi. Kinetika kimia: laju reaksi kimia. Kesetimbangan fasa. Padatan. tekanan. TCP/IP. Penimbangan dan perhitungan molekul. Dasar-dasar sistem operasi: DOS.D. N.H. 196. Wujud gas: kimia gas.. campuran gas. teori kinetik gas. Oxtoby. suhu dan hukum gas ideal. 5. kimia. RAM).W. Sifat spesies zat terlarut. peluruhan. Tabel berkala. Struktur fisik atom.

STTN-BATAN. 2. A. Kirchhof. Ideal. Praktikum Elektronika Dasar Materi: Persamaan rangkaian sederhana (Hk. Karakteristik UJT. Yogyakarta. Andi Offset. daya hantar. Listrik : jembatan wheatstone. termokopel. New York. Ohm. McGraw-Hill. Pustaka: 1. 1992.1989. Teori semi-konduktor. kekentalan larutan. Presman. Rangkaian Dioda. H. New York.Halkias. 3. 8.P. STTN-BATAN. Mc. Pendekatan II dan Pendekatan . A Practitioner Approach. Hk. Teori Thevenin & Norton tentang arus dan tegangan. Ideal. Perhitungan. Perhitungan. Karakteristik Transistor bipolar dan unipolar (FET). Pendekatan II dan Pendekatan III. Magnet : medan magnet. garpu tala. karakteristik Dioda. Malvino. 9. Pengenalan Komputer. The Mathwors Inc. Microelectronics. Teori semi-konduktor. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. Teori Thevenin & Norton) tentang arus dan tegangan. 2. Tim Asisten. pemuaian logam. ayunan matematis. 4. Elektronika Dasar Materi: Persamaan rangkaian sederhana (Hk. Praktikum Fisika Dasar I Materi: Mekanika: neraca analisis. Hk.. Tim Asisten. J. Prentice-hall. Kirchhof. Digital & Analog Circuit and System. 1992. Millman. Petunjuk Praktikum Dasar Komputer.Graw Hill. 1979. karakteristik Dioda. Listrik : medan listrik. Roger. Student Edition of Matlab. Pustaka: 1. 1979. Electronics Principles. Software Engineering. tegangan permukaan. Rangkaian Dioda.Graw Hill. (+ fenomena sensor). Jogiyanto. Ohm.76 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Karakteristik SCR. Mc. rangkaian AC/DC. 7.M.

1979. gelombang. STTN-BATAN. Dan Kontrol Numerik. standarisasi bahan dan simbol. Pustaka: 1.. Gambar Teknik Materi: Tugas dan fungsi gambar teknik. Pustaka: 1. 2. Millman. Matematika II Prasyarat: Matematika I Materi : Pemodelan fenomena fisis dalam bidang teknik. 1983. Digital & Analog Circuit and System. Mc. Penerbit Erlangga.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 77 III. A. FMIPA-UGM. 10. Petunjuk Praktikum Gambar Teknik. 3.Graw Hill. Karakteristik Transistor bipolar dan unipolar (FET).. Luzadder. 2. Pustaka: 1. Pengembangan Produk. Advanced Engineering Mathemathics. Mc. Sirod Hantoro. J. Disain dan Pembuatan rangkaian elektronik dasar. normalisasi. Kreyzig. Karakteristik UJT. Electronics Principles. cara meng-arsir. New York. Microelectronics. menggambar benda sederhana: mur.Graw Hill. Proses pelarutan dan realisasi pembuatan rangkaian.P. Malvino. 1979. Wardiman. Pardjono. 2. rangkaian penguat pada PCB menggunakan perangkat lunak Protel. potongan benda. Persamaan Differensial. Penyelesaian persamaan diferensial dengan metode analitik dan numeric. . persamaan diferensial untuk fenomena transport. Tim Asisten. Karakteristik SCR.. SEMESTER II 1.J. Gambar Mesin dan Merencana Praktis. gambar bagian mesin. baut. W. gambar peralatan mekanik sederhana. Menggambar Teknik Untuk Disian. Wiley International. New York.

Pengantar Statistik dan Teori Kemungkinan. Jr. 2. gaya gerak listrik induksi. Bandung.B. Pustaka: 1. dan gelombang. sampel dan populasi.W. getaran. Terjemahan P Soedarjono. R. Binatjipta. 2. 3. 1964. Walpole. Pengelompokan data. Addison-Wesley Publishing Company.. Ganeca. medan magnetik. Sutrisno. and Finney. McGraw-Hill. Thomas. Normal dan Poisson. ITB. kurtosis. Bunyi. Regresi dan Korelasi. Pendugaan statistik. New York. modus dan variansi. probability density function dan cumulative distribution function. Listrik dan Magnet. Statistik Materi: Pengertian data. Fisika Dasar II (Listrik. . Probability and Statistics for Scinetist and Engineer. dan peralatan optik. Sears. Optik geometri. Uji hipotesa dan taraf nyata untuk sampel besar dan kecil. Teori kemungkinan (probabilitas).78 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1983. 3. arus searah dan bolak-balik.L.F. muatan dan arus listrik. Bandung. Magnet: gaya magnetik. histogram data dan distribusi frekuensi. median. Analisis Deret Berkala. medan dan potensial listrik. optik fisik. Edisi 3. Pustaka: 1. elektromagnetik. Donald. optic) Prasyarat: Fisika Dasar I Materi: Listrik : Gaya. dan kemiringan (skewness). simpangan baku. G. getaran. Distribusi Binomial. Sifat-sifat statistik : mean. Penampilan hasil pengukuran dalam angka grafik/gambar (sta program-> EXEL) . Dasardasar Teori Sampling. magnet. Calculus and Analytic Geometry.

3. McGraw-Hill. Jakarta. Pustaka: 1. Inverting. Mc. New York. Basic Electrical Engineering. 1982. Faktor daya dan daya kompleks. feedback arus dan tegangan. A. Fitzgerald. 1983. 1979. 1979.Graw Hill. dan komparator. Elex Media Computindo. C. Erlangga. penguat Darlington dan penguat beda.Halkias. Op-Amp dengan rangkaian luar. B. bilangan kompleks dan fungsi periodic. Penguat push-pull. Mc. Elektronika Analog Materi: Analisis AC untuk rangkaian penguat berbasis transistor. J. 5. Digital & Analog Circuit and System. 1996. New York. Sinyal sinusoidal. Penguat transistor kelas A. 1981. 2. mesh. Menguasai AUTOCAD Release 12. Neidle M. Fisika. E dan S. Analisis jaringan listrik 1 fasa.P. Resnick R and David Halliday. Microelectronics. Rangkaian listrik dasar dan karakteristiknya. David E. Millman. differential amplifier. Op-Amp untuk aplikasi non-linear. Non-inverting. Model delta dan bintang. Teknologi Instalasi Listrik. Jefferson E. Jilid 2. PWSKent.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 79 2. 3. Hignbotham. Electronics Principles. Jaringan listrik (node. Malvino. Rangkaian pembagi arus dan tegangan. loop).Graw Hill. cabang. Pustaka: 1. Teknik Listrik Prasyarat: Materi : Sistem satuan. Erlangga. Op-Amp tanpa rangkaian luar. .. 4. muatan dan arus. Operational Amplifier and Integrated Circuit. Hk Kirchof arus dan tegangan.Boyce. Omura George. 1988. 2 fase dan 3 fase. instrumentation amplifier. Edisi 3 Terjemahan P Silaban dan E Sucipto. AB. 2.

3. semikonduktor. Ilmu Bahan I Prasyarat: Materi: Pengenalan Bahan: Struktur atom dalam bahan padat. bahan magnetik. 6. karakteristik instrumen ukur: sensitivitas. Pradnya Paramita. M. McGrawHill..F. 2nd ed. Schaum Series.Doebelin. . Samsul. and Jones. resolusi. Cooper W. 1992. 4.F. 1988. 1988. Mc Graw Hill Publ. DRH.. sifat mekanis. bahan konduktor. struktur mikro logam. Pengetuan Bahan Teknik. Tata Surdia. 1990. ed. superkonduktor. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Materi: Macam alat ukur (mekanik dan elektronik). Ilmu Logam. 2. bahan dielektrik. L. Ralat. D. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Teori pengukuran: standard dan kalibrasi. Pergamon Press.. 1990. korosi. W. jangkauan alat ukur. Instrumentasi Elektronik dan Teknik Pengukuran. Sito Shinkoru.H. E. akurasi dan kesalahan. Erlangga 1991. Comp. Arifin. Segal. Engineering Materials 2. “Principles of Materials Science and Engineering”. linearitas. Ghalia Indonesia. Cambridge Univ. Smith.80 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. perlakuan panas..O.D. Proses pembuatan logam. Listrik dan Magnet. isolator. diagram fasa logam. 5. Jakarta. Erlangga. Measurement System : Application dan Design. Pustaka: 1. Press. kalibrasi dan teknik pengukuran. 5. Pustaka: 1. 2. 1989. 6. “Chemical Synthesis of Advanved Ceramic Materials”. 1976. Van Vlack. presisi. Ashby. logam Paduan. 7.

tanggapan panas suatu larutan. Buku Petunjuk Praktikum Fisika Dasar II. Prakt. keselamatan kerja alat listrik. Aplikasi penguat transistor. SEMESTER III 1. 10. STTN. Pengukuran arus/ tegangan pada jala sederhana/ rumit. pengukuran daya listrik pada instalasi. Penjelasan Pasal-pasal pada UUD 1945 . pengukuran fasa dan frekuensi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 81 8. STTN. TFN. Komparator analog. pemasangan alat ukur listrik pada instalasi listrik. penguat operasional. Prakt. Fisika Dasar II Prasyarat: Fisika Dasar II Materi: Kalor : panas jenis zat padat. panas lebur dan panas penguapan. Pustaka: 1. Pancasila Materi: Istilah Pancasila. Regulator. Prakt. TFN. Buku petunjuk praktikum alat ukur dan teknik pengukuran. penentuan kadar larutan gula dengan polarimeter. TFN. penguat push-pull. daya dispersi prisma. Osilator. Elektronika Analog Materi: Percobaan penguat transistor. Sistematika UUD 1945. Optik : mikroskop. Buku petunjuk praktikum elektronika. Pustaka: 1. STTN. 9. Pancasila sebagai pandangan hidup dalam bernegara dan bermasyarakat. Pustaka: 1. Multivibrator. Alat Ukur & Teknik Pengukuran Materi: Penggunaan dan karakteristik berbagai alat ukur.

Press. Deferensiasi vektor. Chand and Company Ltd. Persamaan laplace dua dan tiga dimensi. Practical English Usage. hamburan Rutherford. teori atom berdasar mekanika . 3. Fisika Modern Prasyarat: Materi: Bagian-bagian atom. 3. Inc. “Vektor Calculus”. G Mudjianto dkk. Penerbit PT.Gramedia. bola. Calculus with Analitic Geometry. Pancasila dan UUD 45. . S. 1978. Purcell. 1972 2. Transformasi laplace dan fourier. Pustaka: 1. Academic Reading and Writing. 2. Advanced Engineering Mathemathics. Kanpur. 1982. Pustaka: 1. Michael Swan. spektrum radiasi atom Hidrogen. Praktikum Bahasa Inggris II Prasyarat : Bahasa Inggris I Materi: Scientific and technical words.. 2. C. Fungsi-fungsi khusus : fungsi gamma. Pradnya Paramita. 1986. Matematika Teknik Materi : Sistem koordinat kartesian. Shanti Narayan and J. Prentice Hall. teori atom Bohr.1993. dan fungsi bessel. adverbs. Pancasila : Buku Panduan Mahasiswa. Contoh aplikasi : perhitungan distribusi fluks neutron. dan silinder. New Delhi. dan perhitungan medan listrik. Kreyzig. fungsi beta. Listening and Speaking. integrasi vektor. Oxford univ. adjectives which belong to the phraseology of science. perhitungan akselerasi ion.82 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pustaka: 1.N. TOEFL. Wiley International. semi-technical terms. India. massa dan ukuran atom.T Kamal. 4. dan teorema divergensi.S. 1983. semi-scientific.

S. Marsongko Hadi. Konsep Fisika Modern. (fisika neutron). 1992. 1994.C.. stabilitas dan radioaktivitas. scintilator. fusi dan pemanfaatnya. . Basic Nuclear Engineering. pancaran Beta. Termodinamika Prasyarat: Materi: Pendahuluan : definisi dan konsep dasar. struktur multiplek dalam spektrum. RAM K.H. alat deteksi pengukuran dosis.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 83 gelombang. motor bakar. Hukum ke nol. Hukum Pertama dan Hukum kedua. John Wiley & Sons. fisi. Dittman R. alat deteksi pengukur partikel dan prinsip kerjanya. Interaksi Radiasi dengan materi. Erlangga. 6. Siklus Gas Ideal : Gas Ideal. metode dan mekanisme deteksi. Piranti pencacahan: kamar ionisasi. 1986. momen spin dan magnet dari elektron. Perkins H. Penerbit ITB. Besaran dan satuan dosimetri. 2. membaca tabel. Bandung. Termodinamika Teknik. Bagian-bagian inti atom. sistem pembangkit uap nuklir. The Houw Liong. detektor neutron. Zemansky. Arthur Beiser.C. M. 2. Kesetimbangan dan aplikasi : kompressor. sistem dua fase. 1986. 3. Pustaka: 1. Efisiensi thermodinamis. 5. Kalor dan Thermodinamika. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Prasyarat:Materi: Macam-macam radiasi. detektor proporsional. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. model-model inti. Prayoto. Pustaka: 1. pencacahan GM. Penerbit Erlangga. Ridwan M.W. BATAN. pancaran Alpha. Reynolds W. statistik pengukuran radiasi. Reaksi Nuklir.. dkk. pancaran Gama. Proses reversibel dan ireversibel. 1977.

1984. Lee. Pustaka: 1. 3. dan Memori. Rangkaian TTL. Clocks dan timers. Mekanika Fluida. T Sutrisno. Penerbit Erlangga. 2. Multiplexer dan demultiplexer. 1983. 1999. Registers. Rangkaian pembentuk pulsa (pulse shaping). Albert. John Wiley & Sons. 1974. McGraw-Hill. Streeter V. Herman Cember. 2. Rangkaian aritmatik. Wylie E. Pengantar Fisika Kesehatan. Counter. Rangkaian Digital dan Rancangan Logika. Digital Principles and Application. Gerbang logika dasar. 9.. Rangkaian koinsidensi. John-Wiley & Sons. Sistem angka dan pengkodean. Jakarta. Penguat awal votage sensitive. ADC & DAC. 8. Malvino. Prakt.W. Elektronika Digital . Samuel C. IKIP Semarang Press. Penguat awal charge sensitive. Pembangkit dan transmisi pulsa (coaxial cable). Nuclear Electronic.B. P. rangkaian logika kombintorial. Peta karnough. Elektronika Digital Prasyarat: Materi: Operasi Bilangan. Flipflop.84 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pustaka: 1. Koll. Nicholas. Pergamon Press. Radiation Detection and Measurement. Piranti penganalisis tinggi pulsa (SCA &MCA). 1979. Pustaka: 1. Erlangga. disain dan analisa rangkaian. Elektronika Nuklir Prasyarat: Materi: Rangkaian sumber tegangan tinggi DC. Konverter AD dan DA. Pewaktu dan pencacah. 1986.L. Glenn F. 7. Rangkaian pemrosesan data.

Herman Cember. statistik pencacahan. (wireless system). flow-chart dan diagram alir. 10. John Wiley & Sons. Elektronika Digital. Dekoder dan enkoder. Aplikasi Digital. Pemrograman Komputer & Komputasi Numeris Prasyarat: Materi: Logika pemrograman. dan persamaan diferensial. Koll.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 85 Prasyarat: Materi: Percobaaan Gerbang dasar. 2. Counter. perhitungan waktu paruh radionuklida. Kalibrasi alat ukur radiasi. STTN. Metode numeric untuk solusi persamaan sederhana. BATAN. BATAN. Multiplekser dan demultiplekser. Pustaka: 1. Flip-flop. Prakt. Pustaka: 1. STTN. Half/ Full adder. IKIP Semarang Press. ADC/DAC. Register. pengukuran radioaktivitas lingkungan. Buku Petunjuk Praktikum Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi. 1983. Radiation Detection and Measurement. 3. Pengantar Fisika Kesehatan. algoritma. SEMESTER IV 1. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Prasyarat: Materi: Pencacahan dengan detektor GM. Buku Petunjuk Prakt. Pustaka: . pengukuran radiasi gamma dengan pelemahan absorber. Glenn F. Pergamon Press. 1979. persamaan simultan. Pemrograman numerik dengan bahasa pemrograman C dan Matlab.

2.C.P. John Wiley & Sons. 1976. Prayoto. 1989. 1986. H. Jogiyanto. John R. Andi Offset. 4. Principles of Nuclear reactor Engineering. 2. BATAN.M. dkk. Chapra S. L. 3. 1977. Pustaka: 1. geometri. D. Nuclear Reactor Analysis. Konsep Fisika Modern. 3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. Hamilton.Rice. Marsongko Hadi. Fisika Reaktor Prasyarat: Materi: Pengenalan prinsip dasar teori reaktor. Duderstadt J. 4. difusi. 1986. Canale. D. Numerical Method. Yogyakarta. 1989. 1985. 3. perhitungan massa dan ukuran kritis reaktor homogen dengan dan tanpa reflektor. 1993.J. Engineering Problem Solving With MATLAB. Pengenalan Komputer. 2.. RAM K. konsep fluks dan arus neutron. konduksi dan radiasi. moderasi dan termalisasi neutron.Etter. John Wiley & Sons. Prentice-Hall. The Houw Liong. McGraw-Hill. Glasstone S. Contoh-contoh penukar kalor. modul perhitungan difusi multi kelompok.Nostrand Compny. R. Penerbit Erlangga. 5. Numerical methods For Engineers. tampang lintang dan laju reaksi neutron. Basic Nuclear Engineering. Kesetimbangan panas counter flow dan current flow.V. Perpindahan Panas Prasyarat: Materi: Prinsip dasar dan aplikasi perpindahan panas konveksi. 1955. Perhitungan koefisien perpindahan panas local dan global. Software and Analysis. Arthur Beiser.S. McGrawhill. .M.J. Ridwan M.86 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1.

Pustaka: 1. J. Scaum Series. noise dan resolusi. 6. Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Pengenalan dan prinsip dasar instrumentasi nuklir. aliran kepekatan dan kompresibilitas. aliran melalui obyek. pengaruh pile up dan decay time pada pengukuran tenaga dan resolusi.Holman. sistem spektroskopi α. Process Heat Transfer. 1950. Pustaka: 1. Mekanika Fluida. Giles. IR. sifat zat alir.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 87 spesifikasi dan efektivitasnya. Mikroprosesor . analisa dimensi. Koll.. 1979. 2. John Wiley & Sons. 2. Kern D.M.V. Harrer. MTIS.. pengukuran. Nuclear Power Instrumentation System.Q. Herman Widodo Soemitro. 5. Wilardjo Liek. MGraw-Hill. Terjemahan P. Pustaka: 1. White F. Penerbit Erlangga. Penerbit Erlangga. aliran dalam saluran terbuka dan pipa. J. Glenn F. prinsip impuls dan momentum. 4. 1981. Mekanika Zalir.P. ralat-ralat sistem pengukuran (cara optimasi pengukuran). 1986. 1979. perangkaian sistem instrumentasi. peristiwa pulse shaping pada amplifier. pengaruh noise pada pengukuran tenaga dalam spektroskopi nuklir. McGraw-Hill International Edition. rangkaian pembalik pulsa. β. Radiation Detection and Measurement. Mekanika Fluida Prasyarat: Materi: Hukum dasar. γ dan neutron. R. Virginia. 2. Heat Transfer.M. Perhitungan penurunan tekanan (pressure drop) pada berbagai jenis aliran pipa dan equipment. 1977.

teori rangkaian perangkat keras.2. cara kerja dan pemrograman CTC. Yogykarta. Aplikasi Mikroposesor MPF-1 untuk : system otomatis penampung fraksi pemisahan LJTJ. parallel input-output. Mississipi State University. Evolusi Mikroposesor : 4004. Metal Oxide Silicon (MOS) saluran N. saluran P dan teknologi Bipolar. 8086. bagian penting mikroposesor : Data Bus. alamat masukan dan keluaran. Harry Garland. mikrokontroller 8049 dan 8747. Z-80. CTC untuk rate meter. Komputer & K Numerik Prasyarat: Materi: . 5. Pencacah dan pewaktu CTC. 3. “Mikroprosesor and Digital Systems Second Edition International Student”. Penerbit Gav Media. Pentium 1. Agfianto.3 dan Pentium 4. Z8000. Stifler. software dan program monitor. Douglas V Hall. 7. otomasi pengatur pH limbah industri. Penggunaan Mikropofessor MPF-1. Prakt. 8028n. Design with Mikroprocessor for Mechanical Engineers. spesifikasi hardware. 8008. Teknik Pemrograman. 80386. “Introduction to Microposesor System Design”. 2002. 4.P. memori alamat. 80486. motor steper. 1992. mikroposesor ideal. Eko Putra.88 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Prasyarat: Elektronika Digital Materi: Pengertian Mikroposesor. kegunaan. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikaksi. Teknologi Mikroprosesor. 2. Mikroprofessor MPF-1 “Experiment Manual “ Multitech Industrial Corp. Chip Magazine Mei 2002. Address Bus. prinsip dasar dan data eksitasi motor steper. Kent. Control Bus. 8080. President of CromemcoIncorporated lecturer in electrical Engineering Stanford University. 6. Pustaka: 1. 1989.

Flowchart. ADC/DAC. STTN. STTN. Pustaka: 1. 3. Presman. McGraw-Hill. BATAN.M. 1992. 8. Buku Petunjuk Praktikum Instrumentasi Nuklir . 1989. Pustaka: 1. Ge(Li). Andi Offset. Pustaka: 1. Mikroprocessor Prasyarat: Materi: Pengenalan Tombol. Teknik Pemrograman. spektroskopi metode koinsiden dan anti koinsiden. timer. Yogyakarta.Elektronika Nuklir Prasyarat: Materi: . Prakt. Prakt. Student Edition of Matlab. Buku Petunjuk Praktikum Mikroprocessor dan Mikrokontroler. sistem pencacah gamma latar rendah. STTN. counter. spektroskopi dengan sistem accuspec. Pengenalan Komputer. Pemrograman dengan bahasa program (C++. 9.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 89 Algoritma. pengkuran aktivitas absolut dengan cara koinsiden. The Mathwors Inc. BATAN. Prentice-hall. Pascal. Komputer & K Numerik. Prakt. percobaan koinsiden gamma-gamma. penyimpanan data pada pita. H. Buku Petunjuk Praktikum P. PIO. BATAN. Spektroskopi gamma dengan detektor ZnS(Ag). SIO. 10. A Practitioner Approach. Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Spektroskopi gamma dengan detektor NaI(Tl). 2. Fortran) dan aplikasinya. 4. Jogiyanto. pemindahan data. Spektroskopi x-ray dengan detektor Si(Li). 1992. looping. Roger. Software Engineering. penjumlahan dan pengurangan. perkalian dan pembagian.

Sistem PLTN dan Pembangkit Konvensional Prasyarat: Fisika Reaktor Materi: Sistem pembangkit listrik konvensional. Pustaka: 1. Henry C Swenk. Pustaka: . Prayoto.karakteristik: pembangkitan panas . penetuan daerah. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Perisai radiasi. 2.Wakil. PPEN. Pulse Shaping. SEMESTER V 1. STTN. 1977. Rangkaian pembalik pulsa (GM Inverter). Nuclear Power Engineering. Ridwan M.90 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Sumber Tegangan Tinggi DC. dkk. Marsongko Hadi. 2. sistem PLTN. Buku Petunjuk Praktikum Elektronika Nuklir. 1993. sistem pendingin utama. 1986. Pembangkit dan transmisi pulsa. M. teknik pencacahan dan aplikasinya. Penerbit Erlangga.El. 3.H. sistem keselamatan pada rektor nuklir. sekunder dan tersier. John Wiley & Sons. Pewaktu dan pencacah. 1992. BATAN. penanggulangan kecelakaan radiasi (sumber hilang). Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir.. Main Characteristics and Plant Highlight. Shannon. penggantian sumber. Pustaka: 1. Newjec Inc. Pre Amp charge sensitive.M.. pembangkitan listrik. macam-macam sistem pembangkit daya reaktor nuklir. BATAN. R. Instalasi Pembangkit Daya. BATAN. 4. pengukuran tingkat kontaminasi dan dekontaminasi. perhitungan dan evaluasi dinding ruang sinar X. Penganalisa tinggi pulsa. ADC dan DAC.

dan reaktor. Proceeding. Cacat film radiografi. Sumber radiasi dan peralatan radiografi. Wiryosimin. 3. Suwarno. Pustaka: . Teknik radiografi. Pustaka: 1. dan berbagai jenis cacat. UTR/Radiografi Prasyarat: Materi: Konsep dan definisi. Standard radiografi. Buku Pelatihan Radiografi Level-1.. Contoh aplikasi : sistem kendali level. 2. optimal dan intelligen. Paris. 5th edition. IEAE. interpretasi gambar radiografi. 3. Rekaman fotografi dan non-fotogarfi. 1994. BATAN.C. Pemodelan sistem. Pusdiklat. tanggapan waktu dan frekuensi. 2. Radiation and Security : Comprehending Radition Risk. Mosby Year Book. kurva karakteristik dan pemrosesan film. Bushong S. Manfaat. Mengenal Asas proteksi Radisi. diagram proses. Bandung. 1988. Deskripsi proses. motor. hubungan antara bayangan dan obyek. Kualitas film. 4. Teknik Instrumentasi dan Kendali Materi: Konsep dasar sistem kendali. IAEA. fungsi transfer dan solusi. Penerbit ITB. Radiation Protection in Nuclear Energy. diagram blok dan fungsi transfer sistem. 2002. Strategi pengendalian. Radiologic Science for Technologist. Interpretasi film radiografi. 1995.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 91 1. perhitungan dan penilaian sensitivitas radiografi. Prinsip kerja uji tak merusak. kualitas gambar. Sistem lup terbuka dan lup tertup. Macam-macam sistem kendali otomatis berbasis komputer dan PLC. Kendali adaptif. alasan dan aplikasi UTR. Sydney. Dasar fisika radiografi. Analisis kestabilan. Tindakan preventif dan penanggulangan kecelakaan radiografi. 1993.

. sistem kontinyu dan diskrit. sinyal periodic dan harmonic. 1993. Fannin. Transofrmasi. 1992. Buku Pelatihan Radiografi Level-1. dan tak hingga. Pustaka: 1. Signal & System : Continuous and Discrete. Katshuhito Ogata. H Kwakernak.Tranter. 6. sistem memoryless. R. hubungan antara bayangan dan obyek.R. 1991.E. W. Pustaka: 1. Interpretasi film radiografi. 2. Teknik Kontrol Automatik. Ruang dan pembangkitan signal. Praktikum UTR/Radiografi. Cacat film radiografi. perhitungan dan penilaian sensitivitas radiografi. semi takhingga. D. Prakt. kuantifikasi.H. McGraw-Hill.92 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Stabilitas sistem terhadap input harmonic dan periodic. 2. Penerbit Erlangga. dan berbagai jenis cacat. Pusdiklat BATAN. Kualitas film. Modern Signal & System. pengaruh sifat bahan dan berbagai teknik radiografi. Prentice-Hall. samling dan interpolasi signal. Sistem linear dan sistem konvolusi. signal waktu hingga. kualitas gambar. 5. beberapa bentuk signal terkenal. 7. non-anticipating dan time invariance. Jack Golten and Andy verver. Pengenalan sistem: sistem input-output. Control System Design and Simulation. kurva karakteristik dan pemrosesan film. R Siphan. Prasyarat: Materi: Prinsip dasar dan metode dasar uji tak merusak. Instrumentasi dan Kendali . McMillan Publishing Company.Ziemer. interpretasi gambar radiografi. Pengenalan signal : signal sekuensial dan sampling. signal waktu diskrit dan kontinyu. sistem input-output mapping. Teknik Isyarat Materi: Dasar-dasar signal dan sistem: input-output sistem. 2002. 1997.

Yogykarta. 9. Teknik Antarmuka Komputer Prasyarat: Materi: Konsep antarmuka serial dan paralel. penanggulangan kecelakaan radiasi (sumber hilang). 3. Eko Putra. 2002. penetuan daerah. 2002. 2. Eko Putra. Design with Mikroprocessor for Mechanical Engineers. analisis sistem kendali PID untuk orde1 dan 0rde-2 serta sitem kendali motor dc. pengukuran tingkat kontaminasi dan dekontaminasi. Buku Petunjuk Praktikum Instrumentasi dan Kendali. Pemrograman dan pengendalian proses dengan PLC. Kent. memori. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Perisai radiasi. Pustaka: 1. Prakt. Pustaka: 1. 8. dekoder alamat. studi kasus untuk rangkaian RC dan RLC. STTN. Agvinto. Yogykarta. digital I/O. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikasi. BATAN. prinsip pembacaan data digital oleh komputer. Mississipi State University. Buku Petunjuk Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi II. pengiriman data biner ke peralatan. . 1992. Penerbit Gav Media. Stifler. Agvinto. STTN. penggantian sumber. Antar Muka Komputer : Teori dan Aplikaksi. struktur papan antarmuka. perhitungan dan evaluasi dinding ruang sinar X. Pustaka: 1. teknik pencacahan dan aplikasinya. data register. pemrograman. Penerbit Gav Media.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 93 Prasyarat: Materi: Pengenalan matlab dan aplikasinya untuk pemodelan orde-1 dan orde-2.

STTN. sistem hankamnas. Nuclear Reactor Kinetics and Control. pengendalian dan operasi reaktor. Keepin. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Endang Zailani Sukaya dkk. Pustaka: 1. wawasan nusantara. Robert. Pustaka: . 2. 2. Syarip.94 BATAN. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Azas kerja rekator nuklir. berbagai aspek fisis. McGraw-Hill. 3. Robert. persamaan dasar dan parameter kinetika reaktor. komunikasi data. Pustaka: 1. ketahanan nasional. McGraw-Hill. 3. 2002. Pendigitalan isyarat. Edisi Reformasi. Ir. Penerbit Paradigma. Teknik pengolahan sinyal digital serta aplikasinya. 1969. dinamika reaktor. BATAN. Nuclear Reactor Kinetics. 2001. yogyakarta. Pengolahan Isyarat Materi: Isyarat dan informasi. politik dan strategi nasional. Kewarganegaraan Materi: Pengantar pendidikan kewarganegaraan. Schultz. perubahan waktu diskrit dan sinyal digital. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 SEMESTER VI 1. sistem kendali. 1975.

Apalikasi untuk sistem kendali. Sistem Mikrokontroller Materi : Pengenalan Keluarga MCS-51. H Kwakernak. Signal Processing : Modern Approach. Danny Christianto. Contoh penerapan program aplikasi. 2. Kris Pusporini. Sinyal dan sistem diskrit. James W Candy. Pemodelan kontinyu dan diskrit. AddisonWesley. Signal Processing : Modern Approach. 3.Ziemer. Agfianto.H. Tanggapan waktu.R. “Panduan Dasar Mikrokontroler Keluarga MCS-51. Perancangan dan Struktur program. R Siphan. 1988. Transformasi Fourier. Modern Signal & System. Arsitektur Mikrokontroler. Timer / Counter. Fungsi transfer dan Transformasi Z. 2002. James W Candy. frekuensi dan stabilitas. Sistem Interupsi. FFT dan DFT. Pustaka: 1. 2. Piranti dan Teknik pengembangan program. McGraw-Hill Book Company. Eko Putra.E. Teknik Kendali Digital Prasyarat: Materi: Sampling dan kuantifikasi. 1991. 1972. W. Manipulasi sinyal diskrit. 2. Kumpulan instruksi dan pemrograman mikrokontroler. 4. 1988.Tranter. Digital Simulation of Physical Systems. Joseph S Rosko. Port I/O Mikrokontroler. Signal & System : Continuous and Discrete. McMillan Publishing Company. Port Serial.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 95 1. 5. Pustaka: 1. Prentice-Hall. McGraw-Hill Book Company. R. Bahasa Pemrograman. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikasi. . Penerbit Gav Media. D. Yogykarta. 1993. Fannin. Contoh perancangan.

Longman Scientific & Technical.96 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. London. 1989. McMillan Publishing Company. Electronic Testing and Fault Diagnostic.H. 3. Vuister. 1987. Pustaka: 1. ”Laboratory Power Conditioning”. 1976. 1986. Harris. Perry L. Pustaka: 1. Trouble shooting dan test rutin. Kelly and M. Perancangan Instrumentasi Materi: Rangkaian dasar sistem instrumentasi. Harris Semiconductor. 1994.. Vienna. R. 6. ”Transient Voltage Suppression Devices”. Organisasi pemeliharaan. Pemeliharaan terencana. Prentice-Hall. 1993. Pemeliharaan Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Teknik pemeliharaan dan perawatan alat. Penentuan spesifikasi sensor.E. Fifth Edition. Garland and F. 1999. machine.J. 1997.H.Ziemer. lost value. D. Pergamon Press Ltd. . 4. pengkondisi sinyal dan pemroses data.J. Trouble Shooting in Nuclear Instrument. Butterworth & Co Ltd. Modern Electronic Maintenance Principle. Manajemen pemeliharaan.Tranter. W. Great Britain. G. Loveday. A. ”Electronic Failure Analysis Handbook”.W. P. Pengujian kinerja. Log book. 6. Process Control Instrumentation Control Technology. Curtis D. 2.R. Perancangan pengkondisi sinyal.. IAEA. CMM. MTBF. Management of Industrial Maintenance. 7. Johnson. Komisioning alat. Fannin. Aspek biaya. D. 1979. 7. Rill Isaris. Stainer. Disain casing. Martin. Signal & System : Continuous and Discrete. Flowchart reparasi. IAEA-TECDOC-426. Pemeliharaan preventif: MTTR. 5. Teknik dan prosedur pemeliharaan alat.

8. Prakt. Kris Pusporini. “Panduan Dasar Mikrokontroler Keluarga MCS-51. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikaksi. Sistem redudansi. Demontrasi computerized maintenance planning. Prakt. teknik aktivasi neutron untuk mengukur parameter-parameter reaktor. 2002. Timer / Counter. Danny Christianto. Instruments Engineer Handbook. Praktikum Mikrokontroler Materi: Kumpulan instruksi dan pemrograman mikrokontroler. Yogykarta. Kritas Venzel. Bahasa Pemrograman. Karakterisasi powerconditioning untuk laboratorium. Pengamatan unjuk kerja alat terhadap perubahan suhu. BATAN.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 97 2. 2. 10. Ratemeter. Agfianto. Liptak. STTN. Sistem Interupsi. Contoh penerapan program aplikasi. Pustaka: 1. Port I/O Mikrokontroler. Pustaka: 1. Buku Petunjuk Praktikum Instrumentasi dan Kendali. Sumber tegangan tinggi DC). Penerbit Gav Media. Chilton Book Company. Port Serial. SCA. Pengamatan gejala transien. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Praktikum pencacahan neutron dengan BF3. Pemeliharaan Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Reparasi peralatan Instrumentasi Nuklir (survey meter. Bella G. Counting System. 1969. Perancangan dan Struktur program. Eko Putra. Bin power module. Contoh perancangan. 9. Piranti dan Teknik pengembangan program. praktikum cara pengoperasian .

2. McGraw-Hill. Pustaka: 1. Hamidullah. BATAN. Pola Hidup Muslim. Robert. Robert. menaikkan daya. Peraturan Pemerintah dan Surat . 1969. Al-Jaziri. shutdown. Keepin. Nuclear Reactor Kinetics. Konsep tauhid dan impelmentasinya dalam kemasyarakatan sejak zaman Nabi. STTN. Terjemahan Departemen Agama. beribadah dengan tuma’ninah. Kiat-kiat menjadi seorang sarjana sains dan seorang muslim yang baik. start up. mudharobah. dan ulama-ulama penerusnya sampai zaman sekarang. 2. Perundang-undangan Tenaga Nuklir Prasyarat: Materi: Perundang-undangan tenaga nuklir. P3TM. Konsep mua’amalah dalam Islam seperti jual-beli. 1975. banyak beramal sholeh dan menjadi khsunul khotimah.98 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 sistem kontrol reaktor. Pendidikan Agama II Prasyarat: Materi: Islam ditinjau dari aspek filosofi. Ir. Muhammad. riba. Pengantar Studi Islam. Remaja Rosdakarya. 2001. 3. 4. asuansi (tafakul) . SEMESTER VII 1. 2. Schultz. Bandung. Pernikahan dan keluarga syakinah. Pustaka: 1. Al-Qur’an. para sahabat. 3. Buku Petunjuk Praktikum Operasi Kinetika dan Pengendalian Reaktor. dll. BATAN. Syarip. para Imam madzhab. bermu’amalah dengan sukses. syirkah. Abuka Bakar Jabir. McGraw-Hill. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Nuclear Reactor Kinetics and Control.

Pengolahan data. Jaminan kualitas untuk penelitian. Analisa data). dan form. Metodologi Penelitian Prasyarat: Materi: Arti dan fungsi penelitian. 1993. perumusan persoalan. dan pengujian di laboratorium. teknik pengolahan data. pembuatan kuesioner).. Pustaka: 1. Rancangan dan Prosedur penelitian ( Rancangan penelitian. 3. Pengetahuan berbagai ketentuan keselamatan penggunaan bahan radioaktif. Buku Penyuluhan Peraturan Perundangan Keselamatan Nuklir. penelusuran referensi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 99 Keputusan Kepala BATAN dan BAPETEN. 1993. 2002. prosedur. dkk. Soenjono Dardjowidjojo. pengiriman bahan nuklir. abstrak. Jenis penelitian. pengolahan limbah nuklir. DepDikNas. Sistem penulisan ilmiah. Sistem Manajemen Mutu-Dasar-dasar dan kosakata. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Sistem Manajemen Mutu Prasyarat: Materi: Konsep dasar sistem manajemen mutu. Konsep pengendalian. Penerbit PT. Badan Standarisasi Nasional. Asas metodologi penelitian ilmiah. dan tindakan perbaikan. BAPETEN. 4. pengoperasian reaktor. Pengantar Metodologi Penelitian. Hermwan. Perizinan pemanfaatan teknologi nuklir. Jakarta. hipotesis. Persyaratan dasar jaminan kualitas. audit. . Wasito. non-conformce. Non Proliferation Treaty (NPT).Gramedia. Penerbit Balai Pustaka. Pustaka: 1. 2. Pustaka: 1. Pengolahan dan Analisa data (Metode pengumpulan data.

kedaruratan standar kesehatan dan keselamatan kerja. Pengantar Ergonomi. Zaenal. pusparini. Sugeng. Aplikasi project manajemen dalam engineering construction. STTN Batan. promosi K3. STTN BATAN. Ruang lingkup projek. John-Wiley & Sons. ventilasi industri. 2001. Aspek tekno-ekonomi dalam manajemen proyek. organizing. safety toolking. Pustaka: 1. 3. pengendalian administratif. Yogyakarta. Semarang. Scheduling and Controling. lima level work breakdown structure. III. II. directing. faktor biologi di tempat kerja. Diktat K3. iklim kerja dan radiasi nonionisasi. sanitasi industri. penerangan dan getaran) di tempat kerja.. riset dan pengembangan. 2008. pengendalian teknis. tata rumah tangga (housekeeping). penyakit akibat kerja. . aspek kebisingan. Zaenal.100 5. Mata Kuliah Pilihan I. PB UNDIP. kecelakaan kerja. staffing. ergonomi. IV Lihat daftar mata kuliah pilihan. Manajemen Proyek Prasyarat: Materi: Konsep dan definisi. 6. 7. Alat-alat manajemen proyek. identifikasi sumber bahaya (bahaya bahan kimia. Pustaka: 1. Pendekatan sistem dalam projek manajemen: planning. manufaktur. Evaluasi proyek. controlling. 2. Harold Kezner. Metoda-metoda penjadwalan kegiatan seperti Critical Path Method dan PERT. Keselamatan Kerja dan Ergonomi Prasyarat: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Hiperkes dan Keselamatan Kerja. training K3. Jusuf. 2001. Project Management: System Approach To Planning. Yogyakarta. 2007. Bunga Rampai Hiperkes & KK.

Mahasiswa mengajukan proposal penelitian (usulan tugas akhir). Akuisisi data pada akselerator. McGraw-Hill. pemrosesan data dan analisis menggunakan instalasi akselerator. Instrumentasi Akselerator Materi: Prinsip dasar akselerator. Buku Pengoperasian Akselerator. Akselerator lingkaran. sistem interlock. sistem komunikasi dan tugas-tugas yang berkaitan dengan permasalahan industri khususnya berkaitan dengan program studi yang diambil. Sistem instrumentasi. 1986. 2. analisis permasalahan. sistem monitoring dan kendali pada akselerator. macam akselerator dan aplikasinya. Particle Accelerator.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 101 SEMESTER VIII 1. Sistem Akuisisi Data Prasyarat : . perancangan dan pembuatan sistem. MATA KULIAH PILIHAN PILIHAN INSTRUMENTASI NUKLIR 1. penerapan teknologi atau pengujian di laboratorium. sistem kontrol dan instrumentasi. melakukan pembahasan tugas akhir yang meliputi studi kepustakaan. 2. Pustaka: 1. menyajikan dan menyimpulkan dalam bentuk skripsi dan mempertahankan dalam seminar dan ujian lisan. BATAN. Tugas Akhir Tugas akhir bisa berupa penelitian pengembangan analisis dan sintesis. 2. Akselerator linier. Livingstone. sistem operasi. mengadakan analisis/ sintesis. studi perbandingan. Sistem akselerator partikel. Kerja Praktek Manajemen perusahaan meliputi struktur organisasi. P3TM. sistem energi.

Matlab. Data Aqcuisition and Process Control. Mikrokontroler. buffer-amplifier. knowledge engineering.. Contoh aplikasi untuk pengolahan data dan kendali proses. logika fuzzy dan jaringan syaraf tiruan. programmable pheriferal interface. dan production rules. Penerbit Erlangga. Matlab. Komuniksi Elektronika. MatgWorks Inc. Sistem Antar Muka. Konfigurasi dan karakterisitik sistem akuisisi data. Pustaka: 1. 3. Konsep dan aplikasi sistem pakar.102 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Perancangan Instrumentasi. Labtech. 1993. Akuisisi dan komunikasi data. Pustaka: 1. multiplexer. www. Kusumadewi. frame. Artificial Intelligence. for use with Matlab. MatgWorks Inc. Persyaratan teknis. Windows user guides. Neural Network Toolbox. Contoh aplikasi akuisisi data menggunakan modul ADAM. representasi pengetahuan ke dalam skema. PILIHAN KENDALI DAN ROBOTIKA 1. ADC dan DAC. Graha Ilmu.. 1994. Materi: Komponen-komponen akuisisi data proses : sensor. 2. Jakarta. Kecerdasan Buatan Prasyarat: Materi: Konsep dasar kecerdasan buatan.dennis dan John Coolen. 2003.elektro. Otomasi Industri Materi: . 3.undip.ac. 2. 3. Roddy. 1994. Akusisi dan pemrosesan data dengan komputer. for use with Matlab. Fuzzy Logic Toolbox. edited by TPIJFT – 2004. list. Laboratory Technology Corporation. 1994.id/transmisi/des05/sukiswodes05.PDF.

Johnson. 2. pengkondisi sinyal dan actuator menjadi sebuah sistem. 3. Curtis D. Process Control Instrumentation Control Technology. Groover. penggunaan vision sensor. Konversi sinyal sensor. Pustaka: 1. Intelligent Sensor Materi: Sensor-sensor intelligent. Pustaka : 1. Industrial Robotics.PLC dan diasin sistem otomasi berbasis PLC. Transformasi homogen. Fifth Edition. Teknik Elektro ITB. Intelligent Sensor Technology. Dinamika Robot. Mesin intelligent termasuk sensor pada robotik. A. Pengantar Robotika.Galip Ulsoy. John Wiley & Sons. Hubungan-hubungan differensial. 1997. Pengaturan dan Komputer. Kuspriyanto. Pengaturan gerak robot.M. 1985. 1989. 2. P.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 103 Konsep otomasi dalm industri. John-Wiley & Sons. Sistem sensor untuk diagnosis equipment. Pustaka: 1. Sensor (pengindraan). 1992. Robotika Prasyarat : Tujuan : Memberikan pengertian tentang prinsip-prinsip perancangan analisis dan sintensis sistem robot. 2. Prentice-Hall. Kendali sekuensial dan kendali berbasis switch/relay. Singapore: McGraw Hill Book Company. Bandung: Laboratorium Sistem. efector sensor untuk material handling. Ryoji Ohba. Penggabungan sensor. Penyelesaian persamaan kinematika. Pokok bahasan : Pendahuluan. Microcomputer Application in Manufacturing. Jenis dan aplikasi sensor. 3. Warren R Devries. Sensor untuk servomekanik Sistem sensor pada robot intelligent. Bahasa pemrograman robot. Persamaan kinematika. 1987. .

Barney. Bella G. Allyn. sources netron monitoring. 2003. November. U. George C. Intelligent Instrumentation. sisem proteksi reactor dan main control board. 3. A. Keselamatan Reaktor . Prentice-Hall. Newjec Inc. micro – processor based. perancangan rinci (detail design). man-machine interface.R. analisis sistem meliputi teras reaktor. 1983. konsep touch screen operor console. bypass control logic. Process Measurement : Instrument Engineer Handbook. Kriszta Venczel. 2. Penggunaan computer code untuk kajian rancangan sistem reaktor. kriteria. selfdiagnosis. control rod.. Pustaka : 1. Plant highlight and main features of proposed plants. A. bahan bakar. 1973. Disain control room: primary system. auxiliary system. Atomic Energy Commission Report TID-26241.. Foster. Pustaka: 1. 4th edition. spesifikasi teknis dan fungsi komponen dan sistem reaktor.S. Perancangan dasar (basic design).: Nuclear Power Plant Design Analysis. Sesonke. power reactor monitoring. 3. 1982. sistem utama dan sistem penunjang. 1988. Perancangan Sistem Reaktor Materi: Dasar-dasar perancangan reaktor : tahapan. Neutron sources. Monitoring fluks netron dan radiasi reaktor. Sistem Instrumentasi dan Kendali Reaktor Materi: Arsitektur sistem monitoring dan kendali reactor. Karakteristik instrumentasi dan kendali reaktor : 2 out of 4 logic. Chilton Book Company. R. Liptak. 2. reliability.104 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. Basic Nuclear Engineering. Wright.L. PILIHAN TEKNOLOGI REAKTOR 1.

Sistem tegangan tinggi akselerator. MTIS. Sistem akselerator partikel.. Sektroskopi alfa. energi dan unsur. 1977. Potensi pelepasan zat-zat radioaktif ke lingkungan selama operasi normal maupun dalam keadaan kecelakaan. Dampak lingkungan akibat operasi instalasi nuklir sejak dari penambangan bijih uranium sampai penyimpanan terakhir sampah nuklir. Nuclear Power Instrumentation System. Sistem Pencacah Nuklir Materi: Penentuan aktivitas. PILIHAN BEBAS 1. ANS. Kriteria-kriteria evaluasi keselamatan reaktor. produksi neutron dalam analisis aktivasi. Sistem fokus berkas partikel. Akselerator lingkaran. penggunaan bidang kedokteran nuklir. Analisis keselamatan. 1980. Pustaka: 1. Glasstone.M. IAEA. Harrer. IAEA Safety Series No. John Wiley & Sons. Jenis-jenis sistem-sistem keselamatan dan proteksi reaktor. Teknologi Akselerator & Aplikasi Prasyarat: Materi: Prinsip dasar akselerator.Walter H. 2. Glenn F. Radiation Detection and Measurement. penggunaan dalam kimia radiasi. : Nuclear Power and It’s Environmental Effects. 2. efek radiasi pada materi.. J. : Code on Nuclear Power Reactor Design.S. 2. macam akselerator dan aplikasinya. Pustaka: 1. Koll. . Vienna. Akselerator linier. gamma dan netron.Jordan. Vrginia. Pengkajian lokasi instalasi tenaga nuklir. Sumber ion.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 105 Materi : Prinsip pertahanan berlapis (defence-in-depth). efek radiasi pada materi. 1979.

Particle Accelerator. aspek keselamatan dan peraturanperaturan yang berkaitan dengan fasilitas radiasi. Proteksi radiasi dalam industri nuklir. Paris. Prinsip jaminan mutu. McGraw-Hill. Pustaka : 1. verivikasi. Sistem sumber data (Sistem Akuisisi. Bandung. Aplikasi akselerator implantasi ion dalam pengerasan bahan. 1988. Livingstone. Multiplekser. BATAN. Pengembangan. Sistem pemisah berkas partikel. Aplikasi generator neutron untuk analisis bahan. Materi: Komponen-komponen telemetri (Sensor. dan perbaikan prosedur kerja dalam instalasi radiasi. 1995. Mikrokontroler. penerapan. Sistem saluran penerima (Komputer sebagai alat control sistem dan pengolah data). Modem. Transmitter. Radio pemancar-penerima. P3TM. 3. IAEA. Mengenal Asas proteksi Radisi. Sistem Telemetry Prasyarat : Perancangan Instrumentasi. 1986. 2. 4. 3. Pustaka: 1. Suwarno. ADC. Mikrokontroler. IEAE. Proteksi Radiasi Lanjut Prasyarat: Materi: Standar dan prosedur proteksi radiasi.106 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Sistem sumber ion. Penerbit ITB. Transceiver). Sistem Kontrol Sekunder). Penerapan Telemetri untuk Perancangan telemetri suhu dengan modulasi . 2. 1994. Pengkondisi sinyal. Sistem Antar Muka. Buku Pengoperasian Akselerator. Wiryosimin. Radiation Protection in Nuclear Energy. Sydney. sistem saluran transmisi (Data Circuit Terminating Equipment/DCE. Proceeding. Radiation and Security: Comprehensing Radition Risk.

EMG). energi. USG.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 107 digital Frequency Shift Keying/FSK Pustaka: 1. Membangkitkan dan mendeteksi gelombang US (karakteristik. Instalasi dan troubleshooting sistem alarm. sharpness. Dennis dan John Coolen. Product Line McGraw-Hill Professional. tipe interaksi foton. Dasar fisika resonansi magnet nuklir. Kesley. Sistem instrumentasi (Cardiac. Perangkat Xrays (tabung X-rays. Skema elektronik. Jakarta. cara kerja dan amplikasi (ECG. 1993. Pencitraan Fisiologi/fungsional. dulu dan sekarang. Philip Bill. karakteristik. medis ultra sound. Security lighting. www. Penerbit Erlangga.elektro. 2002. Pacemaker. kVp. in-vivo. Instrumentasi Medik Materi Fungsi.PDF. radioisotope untuk pencitraan). MRI dan Nuklir). sistem interlock dan sistem proteksi elektronik untuk pengamanan proses maupun industri. Pustaka 1. kontras). 6. tranduser).ac. Electronic Security Materi: Sistem sekuriti elektronik. 2. Essential of Radiology . Fosbinder and Charles A. Pustaka: 1. Teknik pencitraan gelombang (US. Defibrilator dan Hemodialisis). Roddy. Robert A. aspek biologis). Vehicle safety. Integrasi sistem. Sistem kerja alarm. Review spec dan unjuk kerja perangkat pencitraan medis (X-rays. The Complete Book of Elekctronic Security. arus. penetrasi. Detektor nuklir (system deteksi radiasi. filtrasi). EEG. Teknik (in-vitro. Prinsip engineering pencitraan resonansi magnet. Komuniksi Elektronika. radioisotope tracer). sistem alarm kebakaran.undip. Pengkabelan. 5.. Sifat-sifat (X-rays.id/transmisi/des05/sukiswodes05.

108

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

Sciences, McGraw Hill Medical Publication Division, Copyright 2002, New York. 2. R.S.Khandpur, Handbook of Biomedical Instrumention, Tata McGraw Hill Company Limited, New Delhi, 1977. 3. B.R.Bhairi, Balvinder Singh, N.C. Rathod, P.V.Narurkar, Handbook of Nuclear Medicine Instruments, Tata McGraw Hill Publishing Company Limited, New Dilhi, 1994. 4. Joseph D.Bronzino, Editor in chief, The Biomedical Engineering Handbook, CRC Press, IEEE Press. 5. Steve Webb, The Physics of Medical Imaging, Institute of Physics Publishing, Bristol and Philadelphia, Reprint 1993. 7. Tekno Ekonomi PLTN Materi Cara menentukan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun, mengoperasikan, dan merawat dekomisioning, hingga diperoleh besarnya biaya pembangkitan listrik. Pustaka: 1. Eko Edy Karmanto, Hand Out Tekno Ekonomi Pembangkit Listrik. 2. Teknoekonomi PLTN. 3. Teknologi dan Perencanaan Energi, Pelatihan BATAN, 1988. 4. Dekomisioning Reaktor Triga, JAERI, 2006. 5. Capital Investment Cost of Nuclear Power Plant, IAEA, Viena, 1978.

D. PROGRAM STUDI ELEKTROMEKANIK 1. Visi & Misi Visi Menjadi penyelenggara pendidikan yang mampu menghasilkan sarjana sains terapan yang siap berkembang dan berkarya secara profesional dalam bidang elektromekanik baik untuk industri nuklir, industri yang berkaitan dengan nuklir

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

109

maupun industri energi pada umumnya. Misi Program Studi Elektromekanik dirancang agar lulusannya: 1. Mampu menunjukkan kemampuannya secara profesional dan mampu mensinergikan keahlian dan daya analisisnya dalam perancangan, pembuatan, pengoperasian, pengujian, perbaikan, dan perawatan alat-alat elektromekanik yang digunakan baik pada industri nuklir, industri yang berkaitan dengan nuklir maupun industri energi pada umumnya; 2. Mampu mengaplikasikan teknik NDT/Radiografi untuk pengujian dan inspeksi bahan teknik/mekanik untuk industri berkaitan dengan aspek keselamatan untuk pekerja, fasilitas dan lingkungan pada umumnya. 3. Mampu memberikan supervisi bagi industri yang menjual, mendistribusi, dan atau mengoperasikan perangkat radiasi berkaitan dengan aspek legal dan keselamatan penggunaannya. 2. Tujuan Program Studi Di Indonesia, penggunaan, pengoperasian serta pemanfaatan perangkat radiasi atau instalasi nuklir baik untuk keperluan medis, maupun inspeksi dan pengujian peralatan proses industri sangat luas. Pengoperasian dan pemanfaatan peralatan ini membutuhkan tenaga-supervisor yang handal yang mempunyai keahlian dan analisis dalam bidang teknologi nuklir yang didukung ilmu-ilmu elektromekanik antara lain teknologi sistem tenaga listrik, sistem proteksi dan keselamatan, penggerak elektromekanik beserta keandalannya, disamping itu diperlukan perlakuan khusus yang berkaitan dengan radiasi. Bidang-bidang pekerjaan tersebut tentu saja memerlukan banyak tenaga kerja yang mampu memenuhi keahlian kombinasi antara sistem tenaga listrik, teknologi bahan, penggerak elektromekanik dan radiasi berkaitan dengan aspek teknis sekaligus keselamatan. Tujuan dari penyelenggaraan program studi ini adalah untuk menghasilkan sarjana sains terapan yang dapat memenuhi tuntutan keahlian multi-disiplin tersebut di atas.

110

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

3. Kurikulum Program Studi Kurikulum program studi elektromekanik (Elemek) dirancang untuk dapat memberikan bekal kompetensi sarjana sains terapan yang cukup yaitu 148 SKS dengan komposisi teori 104 SKS dan praktek 44 SKS. 1 SKS teori 1 jam tatap muka, 1 SKS praktikum 3 jam tatap muka, sehingga beban belajar mahasiswa adalah 104 jam teori (44 %), ditambah 132 jam praktek (56 %) termasuk praktek kerja lapangan. Dengan komposisi tersebut, mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan daya analisis dan keahlian yang memadai untuk berkarya dan berkembang secara profesional dalam bidang yang ditekuni. Berdasarkan Kurikulum Standard Diknas, kurikulum Prodi Elmek terdiri dari 75 % mata kuliah inti (MKK dan MKB) serta 25 % mata kuliah penunjang (MPK, MPB, MBB). Dengan komposisi tersebut, mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan daya analisis dan keahlian yang memadai untuk berkarya dan berkembang secara profesional dalam bidang yang ditekuni serta mempunyai bekal tambahan baik perilaku berkehidupan bersama maupun perilaku berkarya sesuai dengan standard yang berlaku secara nasional. Untuk lebih menekuni bidang keahlian tertentu, struktur kurikulum prodi Elmek menawarkan 4 mata kuliah pilihan ( 8 SKS) yang terbagi ke dalam 3 kelompok mata kuliah pilihan wajib yaitu kelompok pilihan teknologi bahan, kendali dan robotika , pilihan teknologi reaktor serta pilihan sistem tenaga. Dengan demikian, kurikulum program studi Elektromekanik dirancang sedemikian sehingga mahasiswa lulusannya mendapatkan kompetensi yang memadai (core competence) dalam bidang elektromekanik, serta memiliki keunggulan komparatif dalam bidang pengujian dan inspeksi menggunakan teknik uji tak rusak/radiografi.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

111

4. Perbandingan SKS dan Beban Kerja (jam) Teori dan Praktek I Tr
16

II Pr
4

Tr
12

Pr
8

III Tr Pr
14 6

IV Tr Pr
12 8

V Tr
14

Pr
6

VI Tr Pr
14 6

VII Tr Pr
20 0

VIII Tr Pr
0 8

20 20 20 SKS Teori = 104
Jam Teori =104 (44%)

20 20 SKS Praktek = 44
Jam Praktek = 132 (56%)

20

20 8 SKS Total = 148
Jam Total = 236x16

5. Distribusi Matakuliah Berdasarkan Standard Diknas
No

Kelompok (elemen kompetensi)
Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB)

Inti (Utama) 10 38 40 4 8

Institusional
Pendukung Lainnya

Jumlah SKS 12 40 76 11 8 147 100 %

1. 2. 3. 4. 5.

2 14 18 2 11 47 32 % SKS T 2 2 2 2 2 10 P

Prosentase

100 68 %

MK WAJIB PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK) No. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Pendidikan Agama I 2. Bahasa Inggris 3. Pancasila 4. Kewarganegaraan Pend. Agama I 5. Pendidikan Agama II
JUMLAH

Semester I I III V VII

2

2

NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Mekanika Kekuatan Bahan Ilmu Bahan SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 38 4 2 2 2 2 Semester I I I I II I I. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Fisika Dasar I Arsitektur & Jaringan 3. Alat Ukur & T. Kimia Umum 5. Matematika Teknik Matematika II 15. Ilmu Bahan 12. Teknik Tenaga Listrik II TTL I 4.112 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 MK WAJIB KEILMUAN DAN KETRAMPILAN (MKK) No. Statistik 10. Teknik Listrik Dasar Prakt. Konvensional 6. Fisika Modern Fisika Dasar II Matematika 17. P. Matematika I 2. 8. Teknik Tenaga Listrik I Dasar 3. Perlengkapan Sistem Tenaga TTL II 9. Kendali Motor & Alternator 8. Gambar Teknik I 7.IV III III III IV IV IV IV 2 14 Semester I I II II III III III IV IV V SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 . Perpindahan Panas 20. Mekatronika I Teknik Listrik 13. UTR/Radiografi ADPR 7.IV III. Elemen Mesin I Statika Struktur 10. Fisika Reaktor Fisika Modern 19.II II II II II. Komputer & K Numerik Teknik 18. Pengukuran 11. Thermodinamika 16. Mekatronika II Mekatronika I 14. Proses Produksi I Teknik Listrik 2. Fisika Dasar II Fisika Dasar I 9. Statika Struktur Sistem PLTN dan Pembangkit Fisika Reaktor 5. Mekanika Fluida JUMLAH MK WAJIB KEAHLIAN BERKARYA (MKB) No. Matematika II Matematika I 6. Komputer 4.

4. 5. 2. 13. 14. Proteksi & Keselamatan Radiasi Metodologi Penelitian Sistem Manajemen Mutu Manajemen Proyek Seminar Kerja Praktek Tugas Akhir JUMLAH SKS T P 2 2 2 2 1 9 2 V VII VII VII VII VII VIII 3 5 10 6. 16. Gambar Teknik I JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2 4 . Susunan Kurikulum Program Studi Elektromekanik Semester I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN101 STN102 STN103 TFN104 TFN105 TFN106 TEM107 TEM108 TFM119* TFN103 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK Pendidikan Agama I MPK Bahasa Inggris MKK Matematika I MKK Fisika Dasar I MKK Kimia Umum MKK Arsitektur Jaringan Komputer MKK Teknik Listrik Dasar MKB Proses Produksi I MKB Prakt. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Pemeliharaan & Perbaikan Mesin Listrik Perencanaan Mesin Listrik Industri Elemen Mesin II Hidraulik dan Pneumatik Pembangkit Uap dan Turbin JUMLAH 18 MK WAJIB BERKEHIDUPAN BERKARYA (MBB) NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. 7. 12. Proses Produksi I MKK Prakt. 15. 3.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 113 PLTN 2 2 2 Elemen I 2 2 2 32 2 2 V V V V VI VI VI 11. 6.

Alat Ukur & MKK Pengukuran MKK Prak. Proses Produksi II Prakt. Teknik Tenaga listrik I MPB Prakt. Gambar Teknik II JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 8 12 Semester III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN301 STN302 STN303 TFN304 TFN305 TFN306 TEM307 TEM308 TEM309 TFN310 Kelompok MPK MPK MKK MKK MKK Mata Kuliah SKS Teori Praktek Pendidikan Pancasila Prakt. ADPR JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 16 . Bahasa Inggris Matematika Teknik Fisika Modern Termodinamika Alat Deteksi & Pengukuran MPB Radiasi (ADPR) MKB Mekatronika II MKB Teknik Tenaga Listrik I MKB Prakt.114 Semester II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN201 STN202 TFN203 TFN204 TFN205 TEM206 TEM207 TEM208 TFN209 TEM210 Kelompok MKK MKK MKK Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek Matematika II Statistik Fisika Dasar II Alat Ukur & Teknik MKK Pengukuran MKK Ilmu Bahan MKK Mekatronika I MKK Prakt. Fisika Dasar MKB Prakt.

Teknik Tenaga Listrik II Prakt.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 115 Semester IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode TFN401 TFN402 TFN403 TFN404 TEM405 TEM406 TEM407 TEM408 TEM409 TFN410 Kelompok MKK MKK MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKK Mata Kuliah SKS Teori Praktek P Komputer & K Numerik Fisika Reaktor Perpindahan Panas Mekanika Fluida Teknik Tenaga Listrik II Statika Struktur Prakt. Program Komputer & K MKK Numerik JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 12 8 Semester V No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN501 STN502 TFN503 TEM504 TEM505 TEM506 TEM507 TEM508 TFN509 STN510 Kelompok MKB Mata Kuliah SKS Teori Praktek Sistem PLTN dan Pembangkit Konvensional Proteksi & Keselamatan MBB Radiasi MKB UTR / Radiografi MKB Kendali Motor & Alternator MKB Perlengkapan Sistem Tenaga MKB Elemen Mesin I MKB Mekanika Kekuatan Bahan Prakt. UTR / Radiografi Prakt. Mekatronika Prakt. MBB Radiasi JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 . Ilmu Bahan Prakt. Proteksi dan Kes. Kendali Motor & MKB Alternator MKB Prakt.

Pemeliharaan & MKB Perbaikan Mesin Listrik MKB Prakt.116 Semester VI No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN601 TFN602 TEM603 TEM604 TEM605 TEM606 TEM607 TEM608 TEM609 TFN610 Kelompok MPK Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek Kewarganegaraan Kinetika dan Pengendalian MKB Reaktor Pemeliharaan & Perbaikan MKB Mesin Listrik Perencanaan Mesin Listrik MKB Industri MKB Elemen Mesin II MKB Hidraulik dan Pneumatik MKB Pembangkit Uap dan Turbin Prakt. Sistem Tenaga Prakt. Kinetika dan MKB Pengendalian Reaktor JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 Semester VII No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kode KIN701 STN702 STN703 STN704 TFN705 TFN706 TFN707 Kelompok MPK Mata Kuliah SKS Teori Praktek Pendidikan Agama II Perundang-undangan Tenaga MPB Nuklir MBB Metodologi Penelitian MBB Sistem Manajemen Mutu Keselamatan Kerja & MPB Ergonomi MBB Manajemen Proyek MBB Seminar MKB Pilihan I MKB Pilihan II MKB Pilihan III MKB Pilihan IV JUMLAH 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 15 . Perl.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 117 -Kode tergantung mata kuliah yang diambil Semester VIII No 1 2 No 1 2 3 No 1 2 3 No 1 2 3 No 1 2 3 Kode STN801 STN802 Kode TEM708 TEM709 TFN710 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MBB Kerja Praktek MBB Tugas Akhir JUMLAH Kelompok MKB MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB Kelompok Pilihan Teknologi Bahan Teknik Metalurgi Teknik Pengujian dan Inspeksi UTR / Radiografi Lanjut Kelompok Pilihan Kendali & Robotika Otomasi Industri Teknik Robotika Intelligent Sensor Kelompok Pilihan Teknologi Reaktor Perancangan Sistem Reaktor Instrumentasi dan Kendali Reaktor Keselamatan Reaktor Kelompok Pilihan Sistem Tenaga Keandalan Distribusi Daya Listrik Sistem Proteksi & Keselamatan Kelistrikan Industri SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 3 5 8 Kode TFN711 TFN712 TFN713 Kode TFN714 TFN715 TFN716 Kode TFN717 TFN718 TFN719 .

Keimanan. Pendidikan Agama I Prasyarat :Materi : Pokok-pokok agama. Pustaka: . Perfect Tenses and articles. Peran agama dalam keluarga. Riyadhus Sholihin. dan Syari’ah. 3. Muhammad Al Ghozali. and Future Tenses. Hikmah ibadah. Aqidah. Count/ NonCount nouns. 2. Akhlak Islam. 2. noun clauses. Academic Reading and Writing. Pustaka: 1. pembangunan. Muhammad Syaltut. Nouns and Pronoun. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional).118 No 1 2 3 4 5 6 7 Kode STN720 TFN721 TFN722 TEI723 TEI724 TEI725 TEI726 Kelompok MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah Proteksi Radiasi Lanjut Kecerdasan Buatan Teknologi Akselerator & Aplikasi Sistem Manufaktur Fleksibel Sistem Akuisisi Data Instrumentasi Medik Tekno Ekonomi PLTN SKS 2 2 2 2 2 2 2 7. 4. Silabus SEMESTER I 1. Gerund and Infinitives. Islam. Modal Auxiliaries. Past. Comparisons. Bahasa Inggris I Prasyarat :Materi : Structure: Present. Imam Namawi. dan perkembangan teknologi. Connecting ideas. Question words. Passive Sentences. Al Qurán & Terjemahan (Departamen Agama).

usaha. Thomas. F. Jr . London 1988.. 2. daya.J. Wardiman. dan Lewis. Statika. Hukum kekekalan energi dan momentum.. Relasi dan fungsi matematik.F. and Finney. Addison-Wesley Publishing Company. Sherwood. Encyclopedia of Science in Everyday Life”.B.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 119 1. Ayres. limit dan derivative. Binatjipta. Edisi 3.. kinematika. Calculus and Linear Algebra. Pustaka: 1. Sears. D. Gaya. Pustaka: 1. 3. John Wiley and Sons. dan gelombang. getaran. Teknik integrasi. Matematika I Prasyarat :Materi : Teori himpunan.. 4. 1985. Press. 4. Cambridge Univ. G. Reading.L. English Grammar in Use. M. 2. Hukum-hukum Newton dan grafitasi. solusi persamaan simultan. Inc. dan dinamika. Theory and Problem of Calculus. Cox & Wyman Ltd. Kaplan. FMIPA-UGM. Raymond Murphy. Mekanika. R. Terjemahan P Soedarjono. aljabar linear. Hidrostatika dan dan hidrodinamika. 1964. Fisika Dasar I Prasyarat :Materi : Pendahuluan : pengertian besaran dan satuan.. Calculus and Analytic Geometry.W. Panas dan Bunyi. dan momentum. teori bilangan. England. 3. New York. W. New York. Bandung. Bunyi.. Persamaan Differensial. Dictionary of Science for everyone. Matriks dan determinan. and Sutton C.. skalar dan vektor. Konsep thermodinamika dan hantaran panas. . 3. Guild Publ.

Kinetika kimia: laju reaksi kimia. RAM). 3. H. dan fusi. jilid I. N. Coprocesor aritmatika. Fisika. Wujud gas: kimia gas. Struktur fisik atom. Sifat spesies zat terlarut. Arsitektur dan Jaringan Komputer Materi: Pengenalan perangkat keras komputer : CPU. cair-gas). Resnick R and David Halliday.. peluruhan. Gillis. padat. Transisi fasa dan diagram fasa.. Larutan : Komposisi larutan. Collegge Physics. 4. Tabel berkala. pengaruh suhu. suhu dan hukum gas ideal. fisi. Jakarta. dan Nachtrieb. Oxtoby. asam-basa dan heterogen (padat-cair. tekanan. bentuk pengukuran dan kekekalan. Kesetimbangan fasa. Memori internal (Cache. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Pustaka: 1. kaidah fasa Gibbs. suspensi koloid. Dasar-dasar sistem operasi: DOS. ed. reaksi kimia dan hasil reaksi. 1984.J.D. Edisi 3 Terjemahan P Silaban dan E Sucipto. Direct Memory Access. Konsep jaringan komunikasi data. Padatan. Memori Eksternal (BIOS. CD-ROM). teori kinetik gas. Hukum penggabungan Kimia. Paralel processing. California. Termokimia. 5. Erlangga. pengantar titrasi. Pipeline. 1983. radiasi. Interupsi. . campuran gas. Gaya antar molekul. kimia. sel elektrokimia. Unix dan Linux. Microprocessor 8088 sampai Pentium IV. Cairan dan Transisi Fasa: Sifat. elektrokimia: neraca persamaan reaksi oksidasi-reduksi.H. TCP/IP.. Erlangga. 6. konsep energi. sifat koligatif larutan. hukum dan mekanisme reaksi. Wadsworth. cair dan gas. Kimia nuklir: hubungan massa-energi dalam inti. Jilid 1. 2001. proses reversible dalam gas ideal. Kimia Umum Prasyarat:Materi: Sifat dan Dasar Kimia Modern: metoda & pendekatan makroskopik. Windows.W. campuran dan distilasi.P. stoikhiometri. O’Dwyer J.120 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. Hardisk. Penimbangan dan perhitungan molekul. proses spontan dan kesetimbangan: termodinamik.

The Mathwors Inc. 3. Mesin bubut. 1989. 4. B. Jogiyanto. Mekanisme mesin perkakas. dan noode). Erlangga. rangkaian arus bolak balik. 1992.H. Pustaka: 1. Bahan-bahan alat iris. Proses Produksi I Materi: Berbagai macam proses dan alat/mesin dalam sistem produksi. fasor. resonansi. Tim Asisten. mesin las serta pengecoran. H. P. rangkaian ekuivalen. Schonmetz A. Bilangan kompleks. super posisi. Petunjuk Praktikum Dasar Komputer.F. 7. loop. sistem 1 fase. Fitzgerald. Erlangga. Pengenalan Komputer.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 121 Topologi jaringan. kirchoff. Sinnl P. Heuberger J. Pustaka: 1. Edisi 7. Hignbotham. McGraw-Hill. Pengerjaan Logam Dengan Mesin. Prentice-hall. 1992. Teknik Listrik Dasar Prasyarat: Materi : Konsep dasar besaran listrik. faktor daya. A Practitioner Approach.M. Neidle M. David E. 3. sumber tegangan dan arus. Terjemahan P Bambang Priambodo. 2. daya. Student Edition of Matlab. Teknologi Instalasi Listrik. leading. Ostwald.L. 2. Schaum Series. Begeman. Pustaka: 1. Teknologi Mekanik. 1981. Presman. arus. M. STTN-BATAN. Mesin sekrap. diagram polar. 1990. Andi Offset. Jilid 1 dan 2. 2. Basic Electrical Engineering. Amstead. 8. . Gerakangerakan dasar mesin perkakas. norton. McGraw-Hill. Yogyakarta. Mesin bor. tegangan. Listrik dan Magnet. Software Engineering. lagging. 3 fase. Mesin frais. Roger. teori dasar rangkaian (thevenin. Rangkaian RLC. 1982.

huruf dan angka. Penerbit Andi. 4. 1985. 9. STTN-BATAN. Luzadder. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Instalasi Cahaya dan Tenaga. Praktikum Gambar Teknik I Materi: Fungsi dan tujuan gambar. 1979. Penerbit Erlanga. 2. pencabangan. Proses Produksi I Materi: Kerja Bangku. Jakarta. menggambar bagian mesin. Jakarta. 3. pengenalan AutoCAD. normalisasi. Teknik Pengecoran Logam. Yogyakarta. 2001. Penerbit Erlangga. Pustaka: 1.122 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Penerbit Angkasa. kotak sekering dan papan hubung bagi. PT.. cara menuliskan ukuran.H.A. roda gigi. ukuran kertas gambar. pegas. Kenji Chijiiwa. Jakarta. gambar penampang/ arsiran. G. Teknik Pemrosesan bahan dengan berbagai mesin perkakas . La Heij. Petunjuk Praktikum Gambar Teknik.. peralatan gambar. suaian. Ilmu Mengambar Bangunan Mesin. William D. penghitungan jaringan instalasi listrik. Jakarta. gambar bentuk geometri. Sugiarto N. Analisis Sistem Tenaga Listrik. 1986. Jr.. menggambar benda tunggal. 5. 3. macam-macam proyeksi.. Takeshi Sato.. Stevenson.. Menggambar Teknik Untuk Disain. Panduan Praktis Pemakaian AutoCAD 2000 for Windows. J. Pengembangan Produk dan Kontrol Numerik. macam-macam ulir.. 6. 1995. Prakt. toleransi. macam-macam garis.J. Pradnya Paramita. Staf Proyek Pengadaan Buku. De Bruijn. W. 7. gambar listrik : symbol gambar. Tata Surdia. Bandung. 1986. Wahana Komputer. PT. Pradnya Paramita. 1996. standarisasi. contoh disain. 10. Jakarta. L. pengertian proyeksi. cara menggambar ulir. Asisten. Pradnya Paramita. 1986. symbol.

Distribusi Binomial. Advanced Engineering Mathemathics. Teknologi Mekanik. 1985. Matematika II Prasyarat: Matematika I Materi : Pemodelan fenomena fisis dalam bidang teknik. SEMESTER II 1. Pengelompokan data. New York. B. 3. 1983. 3. 2. frais dan las). Calculus and Analytic Geometry.B. dan kemiringan (skewness). 2. 4. histogram data dan distribusi frekuensi. kurtosis. Pustaka: 1. BATAN.. Edisi 7. Schonmetz A. persamaan diferensial untuk fenomena transport. gelombang. Kreyzig. 1986.L.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 123 (bubut. Bandung.L. STTN. Sinnl P. Persamaan Differensial. Wardiman.F. Ostwald. Teori kemungkinan (probabilitas). Thomas. Dasardasar Teori Sampling. Uji hipotesa dan taraf nyata . Penerbit Angkasa. simpangan baku. Pendugaan statistik. R. Pengerjaan Logam Dengan Mesin. Pradnya Paramita. 1990. M. sampel dan populasi. Begeman. Jilid 1 dan 2. modus dan variansi. P. Amstead. Pustaka: 1. Jr . Erlangga. Statistik Materi: Pengertian data. Penyelesaian persamaan diferensial dengan metode analitik dan numeric. 2. Heuberger J. Kenji Chijiiwa.H. and Finney. sekrap. G. Addison-Wesley Publishing Company. Terjemahan P Bambang Priambodo. Buku Panduan Praktikum Proses Produksi I. probability density function dan cumulative distribution function. Normal dan Poisson. Teknik Pengecoran Logam. Wiley International. median. FMIPA-UGM. Tata Surdia. Sifat-sifat statistik : mean.

kalibrasi dan teknik pengukuran.O. Pustaka: 1. Optik geometri. Regresi dan Korelasi.124 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 untuk sampel besar dan kecil. Erlangga. elektromagnetik. karakteristik instrumen ukur: sensitivitas. getaran. Bandung. resolusi. 3. Pustaka: 1. Jakarta. Cooper W. and David Halliday. Donald. Silaban dan E. Teori pengukuran: standard dan kalibrasi.W. 1964.. Erlangga. Jilid 2.F. presisi. 2. Analisis Deret Berkala. Ganeca. Sucipto. Instrumentasi Elektronik dan Teknik Pengukuran. Fisika Dasar II (Listrik. Sutrisno. akurasi dan kesalahan.D.Doebelin. Binatjipta. 2. medan magnetik. Listrik dan Magnet. Edisi 3 Terjemahan P. Walpole. Terjemahan P Soedarjono. optic) Prasyarat: Fisika Dasar I Materi: Listrik : Gaya. 1990. magnet. 2. linearitas. Resnick R. Edisi 3. 1983. jangkauan alat ukur. optik fisik. Bandung. dan peralatan optik. Measurement System : Application dan Design. Magnet: gaya magnetik. Probability and Statistics for Scientist and Engineer. medan dan potensial listrik. 1988. ITB. Sears. 4. Pustaka: 1. gaya gerak listrik induksi. E. Ralat. muatan dan arus listrik. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Materi: Macam alat ukur (mekanik dan elektrik). . Fisika. McGrawHill. Penampilan hasil pengukuran dalam angka grafik/gambar (sta program-> EXEL) . McGraw-Hill. arus searah dan bolak-balik. Pengantar Statistik dan Teori Kemungkinan.

FET.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 125 5. D. integrator dan deferensiator. semikonduktor. cahaya. 5.. Op-amp : dasar. Diac. W. Pustaka: . 1990. 6. 2nd ed. CB.. Mekatronika I Materi: Prinsip dan aplikasi elektronika analog dan diital dalam pengoperasian peralatan elektromekanik. karakteristik. L. Mc Graw Hill Publ. superkonduktor. Pergamon Press. Pradnya Paramita. Ashby. oktal). Ghalia Indonesia. DRH. Tiristor. Samsul. Proses pembuatan logam. Triac. Jakarta. Pustaka: 1. sistem aljabar boole. Van Vlack. komparator. and Jones. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Smith.F. korosi. “Principles of Materials Science and Engineering”. Comp. Buffer. non inverting . Subtractor.. inverting. 2. Segal. Tata Surdia. perlakuan panas.F. Ilmu Logam. Prinsip eleklektronika analog : Diode : umum. “Chemical Synthesis of Advanved Ceramic Materials”. 1976.H.. bahan konduktor. sifat mekanis. zener. 3. Sito Shinkoru. Transistor : rangkaian CE. CC. M. logam Paduan. 1989. Adder. 5. Ilmu Bahan Prasyarat: Materi: Pengenalan Bahan: Struktur atom dalam bahan padat. 6. Elektronika digital. Engineering Materials 2.. hexa. Cambridge Univ. 1988. struktur mikro logam. Arifin. sistem bilangan (biner. bahan dielektrik. Press.. 1991. 1992. 4. Pengetahuan Bahan Teknik. bahan magnetik . ed. diagram fasa logam. isolator. Erlangga.

Austria. 2. Menguasai AUTOCAD Release 12. 9. Prakt. rangkaian AC/DC. 3. BATAN. Mekatronika. daya hantar listrik. Fraser C. medan listrik. tegangan permukaan. Proses Produksi II. garpu tala. Alat Ukur & Teknik Pengukuran Materi: Penggunaan dan karakteristik berbagai alat ukur : Listrik dan magnet (Tahanan. M dan Djodikusumo I. Pustaka: 1. Yogyakarta. (+ fenomena sensor). Instruksi Pemrograman. Lewish C. Proses produksi II Prsyarat: Materi: Membuat berbagai komponen mekanik dengan Mesin CNC TU-2A. Milne J. STTN-BATAN. 1996. modulus elastisitas. indeks bias. Instruksi Pengoperasian. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. 2006. Electromechanical Engineering:An Integrated Approach. Pustaka: 1. Tim Asisten. medan magnet. panas jenis zat padat. Arus. Interfacing to the IBM PC. Omura George. 2. Elex Media Computindo. Prakt. lensa dan cermin. Kartidjo. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. faktor daya. 2. 8.126 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Emco Maier Ges mbh. ayunan matematis. frekuensi. pemuaian logam. Informasi Mesin. termokopel. Tegangan dan daya. Eggebrecht. Zaenal. 7. McGraw-Hill. ITB. 3.. fluks. jembatan wheatstone. HEDS. STTN. 1990. 1994. . EmcoTurn242 : Mesin Bubut CNC-Ukuran Menegah. Buku Petunjuk Prakt. Praktikum Fisika Dasar Prasyarat: Materi: Neraca analisis. energi. STTN. Mesin CNC TU-3A.

10. gambar benda tunggal. MSpacePSpace. Pustaka: 1. Command line. Dasar-Dasar AutoCAD 2000... Penerbit Andi. 2. De Bruijn. Menggambar Teknik Untuk Disain. 6. PT. 2001. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. Buku petunjuk praktikum alat ukur dan teknik pengukuran. Asisten. Gambar Teknik II Materi: Praktek Program AutoCAD : pengetahuan dasar AutoCAD. J. perintah-perintah gambar 2D. Konsep dan Latihan Menambar 3D dengan AutoCAD 2000 for Windows. Handi Chandra. P. Dview. 1979. Mekanik (putaran. gambar PID. Jakarta. 3. WCS dan UCS. La Heij. Jakarta. Prakt. getaran). torsi. Viewports. 4. Ilmu Mengambar Bangunan Mesin. Yogyakarta.A. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2003. Yogyakarta. 1995. editing gambar 2D. Yogyakarta.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 127 rapat fluks dan kuat medan). Jakarta. gambar susunan.. 7. Instalasi Cahaya dan Tenaga. Panduan Praktis Pemakaian AutoCAD 2000 for Windows. Chistiawan. Penerbit Erlanga. 5. L. Penerbit Andi. Pengembangan Produk dan Kontrol Numerik. Pradnya Paramita. Petunjuk Praktikum AutoCAD.J. editing gambar 3D. 1986. STTN-BATAN. . STTN. sistem koordinat. Pustaka: 1. W. Viewpoint.. perintahperintah gambar 3D. Wahana Komputer. Mencetak gambar. aliran. Staf Proyek Pengadaan Buku. Jakarta. TFN. Luzadder. 2001. gambar instalasi penerangan dan tenaga dengan AUTOCAD.

Contoh aplikasi : perhitungan distribusi fluks neutron. perhitungan akselerasi ion..Gramedia. Pancasila dan UUD 45. New Delhi. Penerbit PT. Pendidikan Pancasila Materi: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Istilah Pancasila. 1978. . Practical English Usage. Praktikum Bahasa Inggris Prasyarat : Bahasa Inggris Materi: Scientific and technical words. Pustaka: 1. Academic Reading and Writing. Prentice Hall. 1983. Matematika Teknik Materi : Sistem koordinat kartesian. semi-technical terms. “Vektor Calculus”. semi-scientific. 1993. Kanpur. Mudjianto dkk. Wiley International.128 SEMESTER III 1. dan perhitungan medan listrik. 2. C. Shanti Narayan and J. fungsi beta. Chand and Company Ltd. 3.Press. 1986. 2. Kreyzig. Pancasila sebagai pandangan hidup dalam bernegara dan bermasyarakat. Pustaka: 1. adjectives which belong to the phraseology of science. Penjelasan Pasal pada UUD 1945. dan silinder.S. 1972. Transformasi laplace dan fourier. dan teorema divergensi. Michael Swan. Purcell. integrasi vektor. Pustaka: 1.T Kamal. Oxford Univ.N. Pancasila : Buku Panduan Mahasiswa. adverbs. bola. G. Persamaan laplace dua dan tiga dimensi.. S. India. Deferensiasi vektor. Sistematika UUD 1945. dan fungsi bessel. 3. Inc. 1982. 2. Listening and Speaking. Advanced Engineering Mathemathics. Pradnya Paramita. Calculus with Analitic Geometry. Fungsi-fungsi khusus : fungsi gamma.

motor bakar. Basic Nuclear Engineering. stabilitas dan radioaktivitas. The Houw Liong. Hukum Pertama dan Hukum kedua. John Wiley & Sons. model-model inti. Pustaka: 1. teori atom berdasar mekanika gelombang. Prayoto. fusi dan pemanfaatnya... sistem dua fase. Kalor dan Thermodinamika. Kesetimbangan dan aplikasi : kompressor. 3.C. dkk. Efisiensi thermodinamis. Perkins H. 1986. momen spin dan magnet dari elektron. teori atom Bohr.H. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi . K. Erlangga. 2. Bandung. sistem pembangkit uap nuklir. spektrum radiasi atom Hidrogen.S. 5. Siklus Gas Ideal : Gas Ideal. Termodinamika Prasyarat: Materi: Pendahuluan : definisi dan konsep dasar. 3. Marsongko Hadi. Bagian-bagian inti atom. Arthur Beiser. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir.W. Zemansky. McGraw-Hill Book Company. Penerbit ITB. 1977. 1992.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 129 4. Forth Edition. Pustaka: 1. hamburan Rutherford. Reaksi Nuklir. pancaran Alpha. Reynolds W. 6. massa dan ukuran atom. Sinar Gama. (fisika neutron). Thermodynamics. membaca tabel. Sinar X. Sinar Beta. 2. New York (1983). Fisika Modern Prasyarat: Materi: Bagian-bagian atom. 1986. M. 1994. Termodinamika Teknik. BATAN.C. struktur multiplek dalam spektrum. Dittman R. Ridwan M. fisi. Wark. RAM K. Konsep Fisika Modern. Proses reversibel dan ireversibel.. Penerbit Erlangga.

pengaturan kecepatan. McGraw-Hill. scintilator. pencacahan GM. Teknik Tenaga Listrik I Materi : Mesin-mesin dinamik elementer. Sistem aljabar boole.. dekoder. NOT). metode dan mekanisme deteksi. HEDS. minimisasi rangkaian/kombinasional. Mekatronika. Pustaka: 1. Milne J. AND. Pengantar Fisika Kesehatan. starting. Koll. Pergamon Press. kemagnetan. Interaksi Radiasi dengan materi. Piranti pencacahan: kamar ionisasi. 2. Lewish C. mesin-mesin arus searah (motor arus searah. 7. 1979. detektor neutron. John Wiley & Sons.. pengereman. enkoder.clusky. 3. Radiation Detection and Measurement. Electromechanical Engineering : An Integrated Approach. Gerbang (OR. Eggebrecht. Kartidjo M. 1983. register dan counter/ timer. 2. ADC dan DAC. Glenn F. pengendalian motor stepper dan On-Off relai. demux. detektor proporsional. 1994. sistem interface dan pemrogramannya. dan Djodikusumo I. ITB. IKIP Semarang Press.. Besaran dan satuan dosimetri. Interfacing to the IBM PC. generator . minimisasi fungsi boolean dengan map karnough. Herman Cember. Fraser C. alat deteksi pengukur partikel dan prinsip kerjanya. statistik pengukuran radiasi. mux. flip-flop. map mc. alat deteksi pengukuran dosis. Pustaka: 1.130 Prasyarat:Materi: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Macam-macam radiasi. Mekatronika II Prasyarat: Materi: Prinsip dan aplikasi elektronika digital dalam pengoperasian peralatan elektromekanik. 8.

Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Prasyarat: Materi: Pencacahan dengan detektor GM. Fitzgerald. Marappung. Blume. A. 4. pengaturan kecepatan. Pustaka: 1. Narah. Buku Petunjuk Praktikum Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi. 2. 3. Buku Petunjuk Praktikum Teknik Tenaga Listrik I. 1985. Mc Graw-Hill. 1985. Electric Machinery. 1992. New York. Mc Graw-hill. Mc Graw-Hill. Narah Kotharim. Teknik Tenaga Listrik. 4. Fitzgerald. 1992. pengereman. dasar transformator. Praktikum Teknik Tenaga Listrik I Prasyarat : Teknik Tenaga Listrik I Materi: Mesin-mesin dinamik elementer (dasar) Mesin DC (motor shunt. Pustaka: 1. 2. BATAN. 2. Transformator Enginering. perhitungan waktu paruh radionuklida. Mc Graw-hill. A. pengukuran radiasi gamma dengan pelemahan absorber. Electronic Machinery. Kalibrasi alat ukur radiasi. Kotharim. Radiation Detection and Measurement. . STTN – BATAN. generator penguat internal dan eksternal). Prakt.E.. STTN. 9. Electronic Machinery.. 1978. New York. Starting. Tata. Newyork. Tata. statistik pencacahan. 1978. seri dan kompon. Yogyakarta.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 131 arus searah).E. pengukuran radioaktivitas lingkungan. Mc Graw-Hill. Koll. paralel Generator DC. Mc Graw-Hill. 3. Paralelisasi Generator . Electric Machinery. Tim Asistensi. Transformator enginering. New York. Glenn F. Pustaka: 1. Blume. 10.

Prentice-Hall. Pustaka: 1. L.J. R. 1986. P. 3. 1985.C. Penerbit Erlangga.. John R.. Arthur Beiser. 2. Ridwan M. tampang lintang dan laju reaksi neutron. modul perhitungan difusi multi kelompok.. Fisika Modern Materi Pengenalan prinsip dasar teori reaktor. Komputer & Komputasi Numeris Prasyarat: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Logika pemrograman. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir.M. dan persamaan diferensial. Jogiyanto.132 SEMESTER IV 1. algoritma.J. difusi. D. konsep fluks dan arus neutron. 1989.. H. moderasi dan termalisasi neutron. Fisika Reaktor Prasyarat: Matematika. Metode numeric untuk solusi persamaan sederhana. 1989. 2. Pustaka: 1. Software and Analysis. 1993. Numerical Method. BATAN. dkk. Pemrograman numerik dengan bahasa pemrograman C dan Matlab. McGraw-Hill. Prayoto. John Wiley & . Konsep Fisika Modern.. McGrawhill. Yogyakarta. Marsongko Hadi. Chapra S. 1986. Engineering Problem Solving With MATLAB. Pengenalan Komputer.Rice. Nuclear Reactor Analysis. persamaan simultan. Numerical methods For Engineers.M. Andi Offset. perhitungan massa dan ukuran kritis reaktor homogen dengan dan tanpa reflektor. Duderstadt J.. The Houw Liong.P. 2. 3. Etter. Hamilton. flow-chart dan diagram alir. 4. Canale.

. John Wiley & Sons. Fox. AND DEWITT. 1976. F. New York.. 3.T. Basic Nuclear Engineering. R. Fundamentals of Heat Transfer. Konduksi kondisi tunak (steady state) satu dimensi meliputi: dinding datar. sifat zat alir. 4. 1955. Glasstone S. pengukuran.. Nostrand Company.. and McDonald. 5. D. Pustaka: 1. analisa dimensi. New York. RAM K. aliran melalui obyek. Heat and Mass Transfer. 1981. D. John Wiley & Sons. 1973.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 133 Sons. F.. aliran kepekatan dan impuls dan momentum. Principles of Heat Transfer. Introduction to Fluid Mechanics.P.W. aliran dan pipa. Perpindahan Panas Prasyarat: Termodinamika Teknik.. KREITH. 3..S. Principles of Nuclear reactor Engineering. kompresibilitas. 4. 1981. perpindahan panas total. Aliran fluida dan perpindahan panas secara konveksi: konveksi paksa aliran luar dan dalam. Harper & Row Inc. Mekanika Fluida Materi: Prinsip dasar perpindahan panas konduksi. Mekanika Fluida Prasyarat: Materi: Hukum dasar. Perhitungan penurunan tekanan pada equipment. dengan pembangkit energi termal. prinsip dalam saluran terbuka mesin-mesin fluida dan berbagai jenis pipa dan Pustaka: 1. konveksi bebas dan konveksi gabungan. HOLMAN. 1977. silinder dan bola lengkap dengan dinding berlapis (composite wall). McGraw Hill International Inc.V. Third . A..P. permukaan yang diperluas (fin). INCROPERA. konveksi dan radiasi. dan aplikasinya. 2. New York.P. J.

2. pengaturan kecepatan. Mekanika Zalir. Teknik Tenaga Listrik II Prasyarat: TTL I Materi : Transformator lanjut. 1995. Bina Cipta. Herman Widodo Soemitro. momen kopel. A. New York. 1981. Industrial Power Distribution and Illuminating Systems. 1992. pengereman. Wilardjo Liek. Paralel Generator sinkron. Mc Graw-hill. 5. teori relaksasi dalam mekanika teknik. Marcel Dekker Inc. Mc Graw-Hill.M.. Abdul. New York. 1990. New York. menghitung reaksi pad berbagai konstruksi balok dengan berbagai macam beban. Macam-macam peletakan: konstruksi statis tentu dan taktentu. Tata. 4..V. 1985.. 3. 1985. New York. 6. R. Menganalisis rangka dengan metoda simpul dan pemotongan. John Wiley & Sons. Kao. Penerbit Erlangga. 1978. Setiawan E..134 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Edition.V. Penerbit Erlangga. Generator sinkron. 2. White F. UI Press. Harten P. Chen. IR. Kadir. motor arus bolak-balik 1 fasa dan 3 fasa. Mc Graw-Hill. Statika Struktur Prasyarat: Materi: Pengantar statika. Teori patah. Terjemahan P. Pustaka : 1. Faktor keamaan bejana tekan. skalr dan vektor. Scaum Series. Blume. mesin FHPM. Inc. mengitung gaya geser dan momen lentur. syar kesetimbangan. Instalasi Listrik Arus Kuat. 1979... 3. Narah. 1986. 5. Electric Machinery. Giles. 6. starting. motor sinkron. Kothari. Energy: Inovasi Sumber Daya Tenaga Listrik. Fitzerald. Transformator Enginering. tegangan campuran. sistem gaya. Mekanika Fluida. Electronic Machinery.E. hukum Newton. Pustaka: .

jilid 1. diagram lingkaran. TTL I Materi: Konstanta trafo. Teknik Tenaga Listrik II Prasyarat: Prakt. Sistem Digital : Gerbang dasar. Erlangga. trafo berbeban. 7.C..Mekatronika Prasyarat: Materi: Sistem Analog : Penyearah. Teknik Tenaga Listrik .. UI Press. Tony Mulia. 3. Kendali motor stepper & On-Off relai. Photodiode. Generator sinkron. Abdul.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 135 1. Buku Petunjuk Praktikum Mekatronika. pengereman. 8. Jakarta. STTN. Irving L. counter timer. Prakt. 3. 4. Mekanika Teknik. Dekoder dan enkoder. regulasi . BATAN. Buku Petunjuk Prakt. Multiplexer dan Demultiplexer. Electric Machinery and Control. Comparator. Mesin FHPM. karakteristik motor AC 1 fasa dan 3 fasa.Prenhallindo. Kendali ADC/DAC.H.. Erlangga. Setiawan E. Young D. 1987. . Timoshenko S. 1981. Interfacing PC : Paralel I/O. Pustaka: 1. Energy: Inovasi Sumber Daya Tenaga Listrik. Kosow. 1997. Harten P. Bina Cipta. polaritas trafo. sensor LDR. Mekanika Teknik: Dinamika. Edisi 4. Instalasi Listrik Arus Kuat. 1995. PT. trafo arus dan trafo tegangan. Starting. Mekanika Teknik Statika. Kadir. Pustaka: 1. Prentice-Hall. Transistor. Meriam J. R. trafo 3 fase (berbagai hubungan) dan 1 fase. STTN. pengaturan kecepatan. Prakt.. power supply. Paralel Generator. 2.V. motor asinkron dan sinkron. Hibbeler. Opamp.l. SCR. 1996. Kraige. 2.

4. Ashby.. Fortran) dan aplikasinya.. Pradnya Paramita.F. Erlangga. Ilmu Logam.. John R. Software and Analysis.. D. Smith. Uji geser. Jakarta. Pascal. Numerical methods For Engineers. Ghalia Indonesia. “Chemical Synthesis of Advanved Ceramic Materials”. Pemrograman dengan bahasa program (C++. Andi Offset. 5. 10. 4. Chapra S. Van Vlack. 1989. Flowchart. Pengenalan Komputer.F. ed. Samsul..M.M.H. R. Pengetuan Bahan Teknik. Teknik Pemrograman. Pergamon Press. 1990. W. Prakt. “Principles of Materials Science and Engineering”. Mc Graw Hill Publ. DRH. D. Segal. Engineering Problem Solving With MATLAB. Jogiyanto. Pustaka: 1. Numerical Method. McGraw-Hill. Pemrograman Komputer & K Numerik Prasayat: Materi: Algoritma. Cambridge Univ.. Prakt. 3. Arifin. M.P. Etter. Yogyakarta. 1989. Impack. Pustaka: 1. L. 1976. 1989. Engineering Materials 2. 1991. Sito Shinkoru.. McGrawHill. Rice. 6. H. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. 1988.. 1993. Uji kekerasan. Press.136 9. 1992. pengecoran logam. 2.C. Struktur logam. Prentice-Hall. 3. Ilmu Bahan Prasyarat: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Uji tarik. and Jones. Uji cacat logam.. 5. . 2. 1985. Canale. Comp. Tata Surdia. 2nd ed.

macam-macam sistem pembangkit daya reaktor nuklir. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. BATAN. Ketentuan Keselamatan Radiasi. Sistem PLTN dan Pembangkit Konvensional Prasyarat: Fisika Reaktor Materi: Sistem pembangkit listrik konvensional. .H. Ridwan M. 2. Pengangkutan Zat Radioaktif.. Efek Biologi Radiasi. Diktat. Henry C. Pustaka: 1. Wakil. pembangkitan listrik. Pusdiklat BATAN. sistem pendingin utama. Nuclear Power Engineering. Mc.El. Dosimetri.. 3. Kursus Petugas Proteksi Radiasi. sistem PLTN. SEMESTER V 1. R. John Wiley & Sons. Dasar Proteksi Radiasi. Newjec Inc. Peraturan perundangan ketenaganukliran. New York. 1986. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Dasar Fisika Radiasi. 2. Pustaka: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 137 5. 2nd Ed. Prayoto. Swenk. 2. PPEN... Cember. Penerbit Erlangga. Perizinan. Introduction to Health Physics. BATAN. Kecelakaan radiasi dan pengamanan sumber radiasi. M.M. 1993. Instalasi Pembangkit Daya. GrawHill. STTN.. sistem keselamatan pada rektor nuklir. dkk. 4. 1977.karakteristik: pembangkitan panas. Jakarta. sekunder dan tersier. Buku Petunjuk Praktikum Pemrogeraman Komputer & Komputasi Numerik . 1983. Shannon.. Main Characteristics and Plant Highlight. Marsongko Hadi. 1992. INC. Herman. BATAN.

2002. 3. Mosby Year Book. 3. Bapeten. Standard Radiography. UTR / Radiografi Prasyarat: Materi: Pengetahuan umum NDT.C. 2. Kendali Motor dan Altenator Prasyarat: Materi : Dasar-dasar Kendali. Jakarta. Himpunan Peraturan Perundangan Ketenaganukliran. Pustaka : 1. switch. Pusiklat BATAN. Pengaruh Radiasi Hamburan thd Kualitas radiografi. Sumber Radiasi dan Peralatan Radiografi. Rekaman Fotografi dan Non Fotografi. Model matematika. Diktat Kursus Radiografi Level 1. Otomasi Industri. Jakarta. pengoperasian genset manual maupun otomatis. Pustaka: 1. Panduan materi Fakultas Teknik UGM. PWM. perintah dasar dan aplikasi PLC. 4. Materi Rekualifikasi I . Radiologic science for technologist. Keselamatan kerja Radiografi. otomasi power supply. Office. Parameter dan kondisi kerja. Paparan Radiasi. 2. 1993. Bapeten. ”CPM1 Training Manual”. 1997. Pemrosesan Film. Prinsip dasar/Geometri Radiografi. Bushong S. 4. kontaktor magnet. Omron indosesia Rep. Teknik Radiografi. 2005. Fungsi transfer lup terbuka dan tertutup.. timer. 3. aplikasi kendali industri.Petugas Proteksi Radiasi Bidang Instalasi Nuklir. Defectology. 2002. . Peralatan sistem kendali motor dan alternator. Kendali PID. kendali elektronis.. Mesin listrik dalam industri. 5th Ed.138 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2002. Dasar Fisika Radiografi.

dan mesin-mesin berputar. ”Peralatan Tegangan Tingi”. T. komponen. sistem pengamanan manusia pada jaringan tegangan rendah : sistem TT. dan tegangan/arus ambang bahaya. Bongas L. A. . 3. 1984. penerbit Adicita Karya Nusa. 2003.Tobing. Edisi pertama. “Sistem Pengaman Tenaga Listrik”. Pradnya Paramita.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 139 4. 1985. “Power System Protection and Switchgear”. 1984. Petrauzzela. Perlengkapan Sistem Tenaga Prasyarat: Materi: Perhitungan arus gangguan pada sistem tenaga listrik. dan JTR. perlengkapan hubung (switching) : fungsi. Published by Mohinder Singh.. perlengkapan pengaman tegangan lebih eksternal dan internal.Pabla. Penerbit Erlangga. sistem seimbang dan tidak seimbang. cara instalasi. 5. Abdul Hadi. rating dan cara kerja LA. Sistem Distribusi Daya Listrik. Elektronika dalam industri. 2. Edy Supriyadi.. perlengkapan proteksi arus lebih : penerapan sekering dalam CB pada JTM. Ravindranath. 5. India . pentanahan sistem (system grounding) : fungsi. B. 4. penerapan pada TL. 6th edition.S. cara kerja. A. Penerbit Erlangga. Jakarta. M. Pentanahan perlengkapan (equipment grounding) : fungsi. dan rating dari saklar. menentukan rating. Arismunandar. Teknik Tegangan Tinggi. Pustaka: 1. Jakarta. metode. dan sekering. Hutahuruk. TM dan TT.. saluran.. circuit breaker.S. sistem TN dan sistem IT. 1994. Transmisi Daya Listrik.. Chander. sistem pengamanan tegangan lebih pada sistem tegangan rendah. konstruksi. 6. trafo distribusi. proteksi tegangan lebih pada GI dan trafo daya. 1999. Jakarta. perlengkapan proteksi tegangan lebih : sebab dan bentuk tegangan lebih dalam kaitan dengan ketahanan isolasi. Gramedia.

8. 2. Fifth Edition...140 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 6. hukum Hooke’s. Sukrisno. Third Edition. G. modulun elastisitas dan faktor keamanan. timer. RYDER. 7. kontaktor magnet. Model matematika.. Transmisi belt. 1980. Jakarta. 1984. SPOTTS. London.. aplikasi kendali industri. Tegangan lengkung dan geser pada batang (balok). Bagian-Bagian Mesin dan Merencana. London. Erlangga. Strength of Materials. Pustaka: 1. 3.. Fungsi transfer lup terbuka dan tertutup. F. Stock J. Umar. Yakarta. kendali elektronis. Sambungan las. paku keling dan sambungan keling. Baut skrup dan sambungannya. The Macmillan Press Ltd. Erlangga. Elemen-Elemen Mesin : Elemen Konstruksi Dari Bangunan Mesin. .H. Tegangan geser dan momen lengkung (SFD & BMD). Pegas. regangan. Design of Machine Elements. Bantalan dan pelumasan. switch. Aplikasi pada bangunan mesin. Mekanika Kekuatan Bahan Prasyarat: Statika Struktur Materi: Pembebanan langsung: tegangan. Edisi 21. 1981. Kros C. Gabungan tegangan geser dan regangan. M. Pustaka: 1. Defleksi pada batang (balok). 1983. Kendali PID. Praktikum Kendali Motor dan Alternator Prasyarat: Materi : Dasar-dasar Kendali.. Peralatan sistem kendali motor dan alternator. Pembebanan statis dan dinamis. Prentice Hall International Inc. Pembebanan puntir (torsi). Mekanika kekuatan Bahan Materi: Sifat bahan teknik. Elemen Mesin I Prasyarat: Statika struktur. Tegangan geser.

STTN. Kewarganegaraan Prasyarat: Materi: . Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Kontaminasi dan Dekontaminasi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 141 perintah dasar dan aplikasi PLC. Sumber Hilang. The Houw Liong. Erlangga. Pustaka: 1. Office. Radiografi sinar-X. Buku Petunjuk Praktikum Teknik Radiografi. Uji Kebocoran Pesawat x-Ray. Konsep Fisika Modern. ”CPM1 Training Manual”. Omron Indosesia Rep. Survey Daerah Radiasi. Panduan materi Fakultas Teknik UGM. smear test kamera gamma. Tim Asistensi. Penahan Radiasi. Otomasi Industri. SEMESTER VI 1. PWM. Pembacaan Film. Prakt. Pustaka: 1. pengenalan UTR yang lain. Proses Film. Penentuan Waktu Paro. STTN. Buku Petunjuk Praktikum Kendali Motor dan Alternator. STTN. 10. Kriteria penerimaan Film/ Radiograph. Praktikum Teknik Radiografi Prasyarat: Materi: Pengenalan peralatan dan perangkat Radiografi. 1992. peragaan penanggulangan kedaruratan dan kecelakaan nuklir. Pustaka : 1. Buku Petunjuk Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi. 3. 1997. 9. Arthur Beiser. 2. BATAN. Radiografi Sumber Ir-192. 2. otomasi emergensi genset.

1969. 3.L. Siklus Perbaikan. Prentice-Hall. Edisi Reformasi. dkk. BATAN. Syarip. STTN. Suku Cadang. 2. McGraw-Hill. Robert. Analisa Penggantian Alat. Gangguan-gangguan pada Mesin Listrik dan Cara Mengatasinya. persamaan dasar dan parameter kinetika reaktor. berbagai aspek fisis. Nuclear Reactor Kinetics and Control. . Penerbit Paradigma. dinamika reaktor. Pemeliharaan Preventive dan Corrective. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. sistem kendali. 2001. Nuclear Reactor Kinetics. Pustaka: 1. Irving. Endang Zailani Sukaya. 1975.142 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pengantar pendidikan kewarganegaraan. McGraw-Hill. Ir. 1990. ketahanan nasional. Electric Machinery and Control. pengendalian dan operasi reaktor. 3. Pustaka: 1. Analisa Jaring. Industrial Power Distribution and Illuminating Systems. Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik Prasyarat: Materi : Organisasi Pemeliharaan. Kosow. 2. Robert. Gangguan-gangguan pada Mesin Kontrol Mesin listrik dan cara mengatasinya.. Marcel Dekker Inc. 2002. Schultz. Pustaka 1. politik dan strategi nasional. Yogyakarta. Chen. sistem hankamnas. Kao. 2. Keepin. wawasan nusantara. New York. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Azas kerja rekator nuklir. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Cara perbaikan berbagai mesin listrik. Pemeliharaan Terencana.

4. Perencanaan Mesin Listrik Industri Prasyarat: Materi: Tinjauan singkat jaringan instalasi listrik. Handbook. pemilihan jenis mesin listrik. 5. Analisa karakteristik motor dan beban. perhitungan profil gigi dan pembebanan . Electrical maintenance. Reparasi Mesin Listrik. 6. Maintenace Engineering Handbook. Sambungan poros. Industrial Power Distribution and Illuminating Systems. 5. Chen. Electric Machinery and Control. 2. cara kerja dan perhitungannya. 1995. Prentice-Hall. Abdul. Kadir. Bambang Supatah. sistem pengkawatan dan pentanahan. Transmisi roda gigi. Mc. Ir. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. New York. naf dan pasak serta perhitungannya. Energy: Inovasi Sumber Daya Tenaga Listrik. Marcel Dekker Inc.. Irving. perancangan contoh desain Perencanaan biaya dan tarif. Rida Ismu. horisontal dan vertikal).. Lindley R. Penentuan daya untuk beban kontinu dan periodik (berubah-ubah). UI Press. penghitungan kebutuhan daya dan relevansinya terhadap kebutuhan bahan. Motor listrik untuk berbagai torsi dan jenis beban. Pemilihan motor untuk pencegahan gangguan. Kosow. 4. pemilihan jenis pengaman. Perubahan karakteristik motor. Higins. 3. Cara kendali putaran. Kao. Pemeliharaan motor dan generator. Pustaka: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 143 3. 1990. Direksi Pendidikan Menengah dan Tinggi. Jenis-jenis kopling.. Elemen Mesin II Prasyarat: Elemen Mesin I Materi : Transmisi daya mekanik. Penentuan Perencanaan pembelian motor. jenis-jenis roda gigi. pemilihan lokasi instalasi. Perencanaan pembebanan (putar.L. Graw Hill Company.

Rickup R. New York 1994. Komponen-komponen dari sistem pneumatik dan hidroulik.. London. Pneumatik. Macam-macam bahan bakar. 2. Pembuatan dan Pengujian. A... 1984. D. Simbul dan norma dalam sistem pneumatik dan hidroulik. Design of Machine Elements. . Esposito. SPOTTS. 7. Gramedia. Rancangan dan pengembangan serta analisis rangkaian aktuator untuk sistem pneumatik dan hidrolik. Hidrolik dan Pneumatik Prasyarat: Materi: Gambaran umum sistem pneumatik dan hidroulik dan aplikasinya. Patient P. Edisi 21. 6. Pustaka 1. Proses pengopakan bahan bakar. Umar. M. Kros C. Bagian-Bagian Mesin dan Merencana. Powell N. Stock J. Jakarta. Erlangga.. F. Kekuatan Standar.144 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 masing-masing roda gigi. Cerobong.. ventilator. Pengantar Ilmu Teknik Pneumatika. Erlangga. Daya dan tenaga dalam sistem pneumatik dan hidroulik. 1985.. Jenis-jenis ketel uap. Bagian-bagian ketel uap. 1983. Prentice Hall International Inc.. Elemen-Elemen Mesin : Elemen Konstruksi Dari Bangunan Mesin. Jakarta. Pustaka: 1. 2000. 3.. 3. Pembangkit Uap dan Turbin Prasyarat: Materi: Struktur Bahan. Prentice Hall International Inc. Festo. Sukrisno. 2. Fifth Edition. London 1981. Fluid Power with Applications. John Wiley & Sons.. Fifth Edition.. Jakarta. peralatan pembakaran.

Bambang Supatah. De Stoomturbin. Pengukuran tahanan isolasi mesin listrik. de Bruijn. Stoomturbinly. Harsono. Jakarta. STTN.M. Muilwijk. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1985. Jakarta. pembongkaran dan pemasangan kembali motor DC. Ketel uap. Trouble Shooting and remedy. 1985. Reparasi Mesin Listrik. tahanan kumparan. Pemeliharaan motor dan generator. Jakarta. Pustaka 1. 3. Rida Ismu. turbin Zoelly.A. Handbook. 2. 1971. Azas kerja dan rendemen darim Turbin De Laval. L. W. perbaikan. 2. L.. System Summary of Westinghouse PWR-NPP. BATAN. Lindley R. Alternato. 9. AC. 8. Rewinding motor shaded pole. prosedur pelacakan gangguan dan perbaikan pengkawatan dan pengendali. 4. 4. Pustaka: 1. 1978. pembongkaran dan pemasangan komponen mesin listrik. Moree terjemahan S.Masche. turbin kecepatan bertingkat. Ir. Maintenace Engineering Handbook. 3 phase. 3. Terjemahan Nirman Sastramenggala. turbin reaksi. Surbaksy. Buku Petunjuk Praktikum Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik. tahanan isolasi untuk keandalan mesin listrik. Praktikum Perlengkapan Sistem Tenaga Prasyarat: . Boiler dan Turbin pada PLTN. turbin tekanan bertingkat. Peningkatan Isolasi Kumparan motor. Prakt. kapasitor. repulsi. Graw Hill Company.. Higins. Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik Prasyarat: Materi: Mecari ganggguan/kerusakan. Direksi Pendidikan Menengah dan Tinggi. G. B. 5. Electrical maintenance.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 145 Pengertian turbin aksi. Mc. turbi curtiss dan turbin parsons.

MK. Koordinasi pengaman. 3. 1969. Published by Mohinder Singh. BATAN. praktikum cara pengoperasian sistem kontrol reaktor. B. Karakteristik MCB. Keepin. STTN. start up. Robert. relai pengaman. PMS. 1999. Syarip. Prakt. Edy Supriyadi. STTN. Schultz. arrester. Pustaka: 1. sistem pengamanan manusia pada jaringan tegangan rendah. pentanahan sistem (system grounding). 4. Karakteristik jenis-jenis pengaman lebur. 2. McGraw-Hill. M. Robert. 1975. .. 3. perlengkapan proteksi tegangan lebih . Gramedia.. ”Peralatan Tegangan Tinggi”. ELCB. O/L. Jakarta. menaikkan daya.146 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Pentanahan perlengkapan (equipment grounding). teknik aktivasi neutron untuk mengukur parameter-parameter reaktor. 2001. Ir. 2. Jakarta. Ravindranath. Circuit Breaker. 10. shutdown. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Praktikum pencacahan neutron dengan BF3. 1984. Nuclear Reactor Kinetics and Control. BATAN. Nuclear Reactor Kinetics. “Power System Protection and Switchgear”. India. 6th edition. Edisi pertama. Pustaka: 1. 2003. Saklar. McGraw-Hill. “Sistem Pengaman Tenaga Listrik”. Chander. penerbit Adicita Karya Nusa.Tobing. Bongas L. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Buku Petunjuk Praktikum Perlengkapan Sistem Tenaga.

Abuka Bakar Jabir. para sahabat. Perundang-undangan Tenaga Nuklir Prasyarat: Materi: Perundang-undangan tenaga nuklir. dll. Pola Hidup Muslim. dan ulama-ulama penerusnya sampai zaman sekarang. Bandung. mudharobah. Pengetahuan berbagai ketentuan keselamatan penggunaan bahan radioaktif. syirkah. Pustaka: 1. Pernikahan dan keluarga syakin. Al-Qur’an. Pengantar Studi Islam. bermu’amalah dengan sukses. 3. 2. Non Proliferation Treaty (NPT). Pendidikan Agama II Prasyarat: Pendidikan Agama I Materi: Islam ditinjau dari aspek filosofi. pengiriman bahan nuklir. Hamidullah. banyak beramal sholeh dan menjadi khsunul khotimah. Kiat-kiat menjadi seorang sarjana sains dan seorang muslim yang baik. Pustaka: 1. Buku Penyuluhan Peraturan Perundangan Keselamatan Nuklir. Peraturan Pemerintah dan Surat Keputusan Kepala BATAN dan BAPETEN. Al-Jaziri. Perizinan pemanfaatan teknologi nuklir. para Imam madzhab. beribadah dengan tuma’ninah. Metodologi Penelitian Prasyarat: Materi: . Remaja Rosdakrya. asuansi (tafakul) . pengolahan limbah nuklir. BAPETEN.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 147 SEMESTER VII 1. 2. 2002. Konsep tauhid dan impelmentasinya dalam kemasyarakatan sejak zaman Nabi. 3. Konsep mua’amalah dalam Islam seperti jual-beli. riba. Muhammad. Terjemahan Departemen Agama.

Sistem penulisan ilmiah. dkk. teknik pengolahan data. safety . Wasito. identifikasi sumber bahaya (bahaya bahan kimia. dan pengujian di laboratorium. penyakit akibat kerja. Pustaka: 1. Konsep pengendalian. Sistem Manajemen Mutu Prasyarat: Materi: Konsep dasar sistem manajemen mutu. Penerbit Balai Pustaka. Sistem Manajemen Mutu. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. 5. iklim kerja dan radiasi nonionisasi. pembuatan kuesioner). Pengolahan dan Analisa data (Metode pengumpulan data. audit. 2. Sistem Manajemen Mutu. pengendalian administratif. pengoperasian reaktor. 1993. SNI 19-9000-2001. perumusan persoalan. faktor biologi di tempat kerja. Penerbit PT.148 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Arti dan fungsi penelitian. abstrak. Keselamatan Kerja dan Ergonomi Prasyarat: Materi: Hiperkes dan Keselamatan Kerja. dan tindakan perbaikan. Jaminan kualitas untuk penelitian. pengembangan prosedur dan form. pengendalian teknis. Persyaratan dasar jaminan kualitas. BATAN. 2. nonconformce. kecelakaan kerja.. Soenjono Dardjowidjojo. Pengantar Metodologi Penelitian. DepDikNas. Analisa data). hipotesis. Badan Standardisasi Nasional. 4. Jakarta. training K3. Pengolahan data. penerangan dan getaran) di tempat kerja. Pustaka: 1. 1993. PSJMN. kedaruratan standar kesehatan dan keselamatan kerja. Asas metodologi penelitian ilmiah. aspek kebisingan. tata rumah tangga (housekeeping). ventilasi industri. Hermawan. Gramedia. sanitasi industri. penelusuran referensi. Rancangan dan Prosedur penelitian (Rancangan penelitian. Jenis penelitian.

sistem komunikasi dan tugas-tugas yang berkaitan dengan permasalahan industri khususnya berkaitan dengan program studi yang diambil. III. sistem operasi. controlling. PB UNDIP. Yogyakarta. 2008. STTN Batan. 3. Seminar Penerapan sistem penulisan ilmiah. Bunga Rampai Hiperkes & KK. SEMESTER VIII 1. manufaktur. Semarang. lima level work breakdown structure. 8. sistem kontrol dan instrumentasi. Diktat K3. batasan masalah. organizing. Zaenal. Scheduling and Controling. tujuan. 2001. Zaenal. John-Wiley & Sons. Jusuf. Ruang lingkup projek. consultant & service.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 149 toolking. ergonomi. eksperimen/perancangan/ pangujian. riset dan pengembangan. Aplikasi project manajemen dalam engineering construction. IV Lihat daftar mata kuliah pilihan. 7. staffing. promosi K3. perumusan persoalan. Yogyakarta. STTN BATAN. . Pustaka: 1. Mata Kuliah Pilihan I. Sugeng. 2. Pustaka: 1. directing. 2007. Pusparini. 2001. II. 6. Pengantar Ergonomi. sistem energi. Manajemen Proyek Prasyarat: Materi: Pendekatan sistem dalam projek manajemen: planning. Project Management: System Approach To Planning. metodologi. Harold Kezner. pengolahan data. rancangan penelitian. Metoda-metoda penjadwalan kegiatan seperti Critical Path Method dan PERT. Kerja Praktek Manajemen perusahaan meliputi struktur organisasi. kesimpulan dan saran.

Teknik Pengujian dan Inspeksi Materi: Kualitas: Definisi kualitas. 2. Kalibrasi. melakukan pembahasan tugas akhir yang meliputi studi kepustakaan. Tugas Akhir Tugas akhir bisa berupa penelitian pengembangan analisis dan sintesis. Diagram fasa biner dan contoh-contohnya. Teknik Metalurgi Materi: Dasar-dasar metalografi. Struktur atom cristal. Pengaruh unsur paduan pada logam teknik : baja. besi cor. menyajikan dan menyimpulkan dalam bentuk skripsi dan mempertahankan dalam seminar dan ujian lisan. MATA KULIAH PILIHAN KELOMPOK PILIHAN TEKNOLOGI BAHAN 1. besi cor. kurva mampu keras. paduan tembaga dan paduan alumunimum. Pengujian bungkusan ZRA: Uji jatuh. Uji Tak Rusak : UT.150 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. pengerasan dengan transformasi martensit. Kerusakan logam : baja. perancangan dan pembuatan sistem. ET. jenis korosi. Uji panas.1. Pengerasan dengan pemanduan. D1. besi cor. pengantar mekanika patán logam. MT. pengeras regangan. uji kekerasan. SNI/BSN. Uji rendam. Uji tusuk. PT. Mekanisma penguatan logam . baja paduan Al dan paduan Cu. paduan tembaga dan paduan alumunium. Standard Peneriman Cacat: ASME VIII. Jenis Pengujian bahan : uji tarik. Jenisjenis logam dan paduan. API. pengerasan presipitasi. . Sifat mampu keras. pengerasan dengan penghalusan batir. Kerusakan logam : jenis patán. analisis permasalahan. Konsep Kulitas. uji Jominiy. Baja. AWS. penerapan teknologi atau pengujian di laboratorium. studi perbandingan. mengadakan analisis/ sintesis. ISO 9000. Mahasiswa mengajukan proposal penelitian (usulan tugas akhir).

UTR/Radiografi lanjut Prasyarat: Materi: Klasifikasi material: Logam dan logam paduan: struktur kristal.. 5. Jakarta. Wachtman. NDE Handbook. 4. J. Industrial Quality Control. Pusdiklat Batan.. New York. sertifikasi ulang. ASME V.. 1978. EdwardArnold.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 151 Pustaka: 1. J.I. Introduction to Health Physics. 1993. R. 1989. London. 6. Daya guna pemakaian. Pengelasan Pengerjaan permukaan: Pengerasan.. Sifat logam.. Prentice Hall Inc.L. Lemprecht. New Jersey. 1993. Prosedur penanggulangan umum: prosedur penanggulangan keadaan darurat pesawat sinar-x. Proses pembentukan penyambungan logam dan jenis cacatnya: Pengecoran.. 7. Implementing The ISO 9000. Pembersihan. 2nd Ed. 2002. API 1104. Buterworth. Pustaka: 1. Sertifikasi. Properties of Engineering Materials. London.B. Higgins. Jakarta. Marcel Dekker Inc. Organisasi lembaga sertifikasi personal Uji tak rusak. Boving K.C. prosedur penanggulangan keadaan darurat kamera gamma. Butterworth-Heinmann. Penentuan lokasi cacat ASME V. Charbonneous H. & Webster.. Ujian kualifikasi. Teknik Film Ganda. Radiografi bahan coran dan variasi tebal.1. Latihan soal : Spesifik.A. 1994. Herman. Persyaratan. New York. Forging. 2nd Ed. Cember. Chaeacterization of Material. 2002. 2. Tanggung jawab administratif. Sistem Pelaporan. Tindakan pekerja radiografi.G. Non Destructive Examination Methods for Condition Monitoring. Struktur makroTransformasi alotropik. McGRAW . G. 3. AWS D1. Diktat Radiografi.. General untuk persiapan SIB. Diktat Proteksi Radiasi. Pusdiklat Batan. 3. struktur mikro.

Sensor (pengindraan). 1997. Hubungan-hubungan differensial. 2005. 2. Persamaan kinematika. John-Wiley & Sons.. Diktat. Jakarta. Fifth Edition. . 1985. Pustaka: 1. Kendali sekuensial dan kendali berbasis switch/relay. 2. Dinamika Robot. 3. 1989. Prentice-Hall. Materi Rekualifikasi I .Petugas Proteksi Radiasi Bidang Instalasi Nuklir. Bahasa pemrograman robot. Otomasi Industri Materi: Konsep otomasi dalm industri.. Penyelesaian persamaan kinematika. Singapore: McGraw Hill Book Company. Pengaturan gerak robot.PLC dan diasin sistem otomasi berbasis PLC. Industrial Robotics. KELOMPOK PILIHAN KENDALI DAN ROBOTIKA 1. 2002. Pustaka: 1. Bapeten. Pokok bahasan : Pendahuluan. 4. Bapeten. Galip Ulsoy. 2. Warren R. 1983. Transformasi homogen. Devries. pengkondisi sinyal dan actuator menjadi sebuah sistem. Groover. Process Control Instrumentation Control Technology.M. Himpunan Peraturan Perundangan Ketenaganukliran. Kursus Petugas Proteksi Radiasi. 2002. P. Penggabungan sensor..152 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 HILL INC. Jakarta. Microcomputer Application in Manufacturing. Curtis D. Jakarta. Robotik Prasyarat : Tujuan : Memberikan pengertian tentang prinsip-prinsip perancangan analisis dan sintensis sistem robot. Pusdiklat Batan. Johnson. A.

efector sensor untuk material handling.. IAEA Safety Series No. Sensor untuk servomekanik Sistem sensor pada robot intelligent. Prentice-Hall. Chilton Book Company. 1987. Jordan. Keselamatan Reaktor Materi : Prinsip pertahanan berlapis (defence-in-depth). 3. H. IAEA. Pengaturan dan Komputer.. Pengkajian lokasi instalasi tenaga nuklir.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 153 2. Potensi pelepasan zat-zat radioaktif ke lingkungan selama operasi normal maupun dalam keadaan kecelakaan. KELOMPOK PILIHAN TEKNOLOGI REAKTOR 1. 2. Walter. Intelligent Instrumentation. Vienna. Mesin intelligent termasuk sensor pada robotik. Kuspriyanto. 1980. 3. Bandung: Laboratorium Sistem. Process Measurement : Instrument Engineer Handbook. Kriteria-kriteria evaluasi keselamatan reaktor. S. Analisis keselamatan. Kriszta Venczel. Jenis dan aplikasi sensor. John Wiley & Sons. Nuclear Power and It’s Environmental Effects. Intelligent Sensor Materi: Sensor-sensor intelligent. Ryoji Ohba. Intelligent Sensor Technology. Jenis-jenis sistem-sistem keselamatan dan proteksi reaktor. 2. 1982. 3. Pustaka: 1. : Code on Nuclear Power Reactor Design. 1988. Sistem sensor untuk diagnosis equipment. Konversi sinyal sensor. penggunaan vision sensor. 1992. Liptak. ANS. Bella G. Dampak lingkungan akibat operasi instalasi nuklir sejak dari penambangan bijih uranium sampai penyimpanan terakhir sampah nuklir. Teknik Elektro ITB. Pengantar Robotika. . George C. Glasstone. Barney. Pustaka: 1.

micro – processor based. 1983. man-machine interface.. 2003. Foster. selfdiagnosis. BATAN. Allyn. Henry C. Penggunaan computer code untuk kajian rancangan sistem reaktor. auxiliary system. sources netron monitoring. bahan bakar. Basic Nuclear Engineering. A. Neutron sources. Newjec Inc. Marsongko Hadi. Perancangan dasar (basic design). A. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. perancangan rinci (detail design). 1977 3. Karakteristik instrumentasi dan kendali reaktor : 2 out of 4 logic.. Pustaka : 1. 4th edition. Wright. Pustaka: 1. kriteria. 2..S. Monitoring fluks netron dan radiasi reaktor. R.. Instrumentasi dan Kendali Reaktor Materi: Arsitektur sistem monitoring dan kendali reactor. Shannon.. spesifikasi teknis dan fungsi komponen dan sistem reaktor. November. Nuclear Power Engineering. 3. analisis sistem meliputi ters reaktor. konsep touch screen operor console. Disain control room: primary system. bypass control logic.H...R.. sistem utama dan sistem penunjang. dkk. Plant highlight and main features of proposed plants. Atomic Energy Commission Report TID-26241. 1973. Sesonke.L. U. R. Prayoto. 2. sisem proteksi reactor dan main control board. Perancangan Sistem Reaktor Materi: Dasar-dasar perancangan reaktor : tahapan. 1986. power reactor monitoring. reliability. . Ridwan M.154 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. control rod. Nuclear Power Plant Design Analysis. Swenk. John Wiley & Sons.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

155

KELOMPOK PILIHAN SISTEM TENAGA 1. Keandalan Distribusi Daya Listrik Materi: Pembangkitan, transmisi dan distribusi.. Bentuk-bentuk jaringan transmisi dan distribusi. Distribusi primer dan sekunder. Distribusi Internal maupun eksternal . Karakteristik saluran listrik. Ukuran dan analisis keandalan distribusi listrik, parameter keandaln komponen, usaha perbaikan keandalan sistem.. Kejadian-kejadian, dan keadaan pada sistem. Laju kekagagaln komponen, kurva bathtub. Pendekatan statistik dan probabilitas untuk memodelkan kejadian, laju kegagalan. Penyebab-penyebab gangguan, internal maupaun eksternal serta usaha mengatasinya. Pustaka: 1. Richard E. Brown, Electrical Power Distribution Reliability, McGrawHill, amazon.com. 2. Roy Billinton, Reliability Assessment of Large Electrical Power, Kluwar Int. Series, 1998. 3. William D. Stevenson Jr., Transmission Line and Network. 4. A.S. Pabla, Electric Power Distribution System. 5. C.F. Wagner dan G.D. McCan, Wave, Proragation on Transmission Line. 6. William D. Stevenson Jr., Analisis Sistem Tenaga Listrik, Erlangga, 1996. 2. Sistem Proteksi dan Keselamatan Materi: Sumber-sumber gangguan listrik baik internal maupun eksternal. Komponen, equipment dan sistem yang berkaitan dengan keselamatan instalasi. Kondisi normal, incident dan accident. Sistem catu daya pada kondisi normal dan darurat, prinsip-prinsip keandalan, pengaruh gangguan terhadap keandalan sistem catu daya normal maupun emergency. Perancangan sistem suplai daya cadangan.

156

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

Pustaka: 1. Ridwan M., Prayoto, Marsongko Hadi, dkk., Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir, BATAN, 1986. 2. Henry C. Swenk,, Shannon, R.H., Nuclear Power Engineering, John Wiley & Sons, 1977. 3. M.M.El. Wakil, Instalasi Pembangkit Daya, Penerbit Erlangga, 1992. 4. Newjec Inc., Main Characteristics and Plant Highlight, PPEN, BATAN, 1993. 3. Kelistrikan Industri Materi: Building safe electrical equipment, standard and regulation. Drawing electrical circuit & diagrams, Wire type and preparation, soldering & termination. Cable forming, Connection and routing, hardware, component active and passive. Earthing and screening, PLC wiring. Pustaka: 1. R.B. Mercer, Newnes Industrial Control Wiring Guidees, Second Edition, Elsevier, Linacre House, Jordan-Hill, Oxford, 2001. PILIHAN BEBAS 1. Proteksi Radiasi Lanjut Prasyarat: Materi: Laju dosis Alfa, Beta dan Gama yang terdeposisi di dalam organ tubuh; Batas Masukan yang diizinkan (ALI); Laju dosis dengan metoda MIRD. Persyaratan sarana kerja; manfaat prosedur dan petunjuk kerja; Prinsip penanggulangan kecelakaan radiasi; Program penanggulangan kecelakaan radiasi. Spektrum sinar-x; efek arus dan tegangan pe sawat sinar-x terhadap intensitas; Rumah tabung pesawat sinarx untuk bagasi, medik dan radiografi industri. Prinsip umum analisis bahan dengan sinar-x, XRF dan XRD; Prosedur operasi pesawat sinar-x, Jenis Penahan instalasi tetap; Batasan paparan pesawat sinar-x tipe

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

157

diagnostik, terapi dan radiografi; Faktor dalam perancangan dinding penahan instalasi sinar-x; penahan sekunder; perhitungan dinding penahan sinarx primer; perhitungan penahan dinding penahan sinar-x sekunder. Prinsip dasar aplikasi ZRA; Metoda aplikasi ZRA untuk pengukuran; pengujian bahan; analisis bahan dan perunut; keselamatan kerja dalam aplikasi ZRA. Definisi limbah ZRA; Klasifikasi Limbah ZRA; Pengolahan Limbah ZRA; Pengelolaan Limbah ZRA, Pelaporan dalam kecelakaan; Pembuatan juklak untuk perizinan; Tatacara pengiriman barang ZRA, Persyaratan memperoleh SIB, Penggunaan rumus praktis dalam proteksi Radiasi; Latihan soal untuk SIB, Latihan soal. Pustaka: 1. Wiryosimin, Suwarno, Mengenal Asas Proteksi Radisi, Penerbit ITB, Bandung, 1995. 2. IAEA, Radiation and Security: Comprehensing Radition Risk, Paris, 1994. 3. IAEA, Radiation Protection in Nuclear Energy, Proceeding, Sydney, 1988. 2. Teknologi Akselerator & Aplikasi Prasyarat: Materi: Prinsip dasar akselerator, Sistem akselerator partikel, Akselerator linier, Akselerator lingkaran, macam akselerator dan aplikasinya, produksi neutron dalam analisis aktivasi, penggunaan dalam kimia radiasi, efek radiasi pada materi, efek radiasi pada materi, penggunaan bidang kedokteran nuklir,. Sumber ion, Sistem tegangan tinggi akselerator, Sistem fokus berkas partikel, Sistem sumber ion, Sistem pemisah berkas partikel, Aplikasi generator neutron untuk analisis bahan. Aplikasi akselerator implantasi ion dalam pengerasan bahan. Pustaka: 1. Livingstone, Particle Accelerator, McGraw-Hill, 1986.

158

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

2. Buku Pengoperasian Akselerator, P3TM, BATAN. 3. Sistem Manufaktur Fleksibel Materi: Pengelanan sistem manufaktur, konsep, struktur dan karakteristik. Jenisjenis sistem manufaktur, flow-shop, job-shop, make to stock, make to order. Bagian-bagian sistem manufatur. Perencanaan pengendalian produksi. Perencanaan kebutuhan material, konsep just-in-time. Permintaan determisintik dan probabilsitik. Flexible manufacturing system, CAD/CAM sebagai tool dalam manufaktur. Material handling. Penjadwalan produksi. Performansi sistem manufaktur. Pustaka: 1. Production planning, control and integration, McGraw-Hill, New York, 1998. 2. Gu P., Norrie D.H., Intelligent Manufacturing Planning, Chapman & Hol, 1995. 4. Kecerdasan Buatan Prasyarat: Materi: Konsep dasar kecerdasan buatan, knowledge engineering, representasi pengetahuan ke dalam skema, frame, list, dan production rules. Konsep dan aplikasi sistem pakar, logika fuzzy dan jaringan syaraf tiruan. Contoh aplikasi untuk pengolahan data dan kendali proses. Pustaka: 1. Kusumadewi, Artificial Intelligence, Graha Ilmu, 2003. 2. Matlab, Fuzzy Logic Toolbox, for use with Matlab, MatgWorks Inc., 1994. 3. Matlab, Neural Network Toolbox, for use with Matlab, MatgWorks Inc., 1994. 5. Sistem Akuisisi Data Prasyarat :

elektro. MRI dan Nuklir). Fosbinder and Charles A. tranduser). Roddy.id/transmisi/des05/sukiswodes05. sharpness. EMG). aspek biologis). ADC dan DAC. Sistem Antar Muka. arus. Konfigurasi dan karakterisitik sistem akuisisi data. 6. Persyaratan teknis. Contoh aplikasi akuisisi data menggunakan modul ADAM. Robert A. Sifat-sifat (X-rays. Pencitraan Fisiologi/fungsional. . buffer-amplifier. radioisotope tracer). karakteristik. filtrasi). Labtech. Laboratory Technology Corporation. Penerbit Erlangga. Akuisisi dan komunikasi data. Kesley. energi. Teknik pencitraan gelombang (US. programmable pheriferal interface. Pustaka 1.undip. Mikrokontroler. kontras). penetrasi. Pustaka: 1. Data Aqcuisition and Process Control. Perangkat Xrays (tabung X-rays. radioisotope untuk pencitraan). 1993. Sistem instrumentasi (Cardiac. Jakarta.ac. Membangkitkan dan mendeteksi gelombang US (karakteristik. medis ultra sound. in-vivo. Materi: Komponen-komponen akuisisi data proses : sensor. Windows user guides. cara kerja dan amplikasi (ECG. Instrumentasi Medik Materi Fungsi. Teknik (in-vitro. Dasar fisika resonansi magnet nuklir. New York. USG. Review spec dan unjuk kerja perangkat pencitraan medis (X-rays. Pacemaker. Komunikasi Elektronika. Copyright 2002. 1994. Dennis dan John Coolen. Prinsip engineering pencitraan resonansi magnet. 2. Detektor nuklir (system deteksi radiasi. Defibrilator dan Hemodialisis). multiplexer. Akusisi dan pemrosesan data dengan komputer. kVp.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 159 Perancangan Instrumentasi.PDF 3. www. tipe interaksi foton. EEG. McGraw Hill Medical Publication Division. Essential of Radiology Sciences.

4. Hand Out Tekno Ekonomi Pembangkit Listrik. New Dilhi. 5. N. New Delhi. mengoperasikan. JAERI. dan merawat dekomisioning. 1977. Narurkar. Bristol and Philadelphia. Capital Investment Cost of Nuclear Power Plant. CRC Press. P. Editor in chief. Tata McGraw Hill Publishing Company Limited. IAEA. Khandpur. Handbook of Nuclear Medicine Instruments. 1993. 3. Bronzino.R. IEEE Press.S. 1994. 2. Teknoekonomi PLTN. Handbook of Biomedical Instrumentation. B. 1978. Viena. R. Tata McGraw Hill Company Limited. Tekno Ekonomi PLTN Materi Cara menentukan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun. Joseph D. The Biomedical Engineering Handbook. 7. 3. Reprint. Institute of Physics Publishing. Dekomisioning Reaktor Triga. 5. Pelatihan BATAN.C. Steve Webb. . hingga diperoleh besarnya biaya pembangkitan listrik. 1988.V. Buku: 1. 4. Rathod. Teknologi dan Perencanaan Energi. The Physics of Medical Imaging. Bhairi. Balvinder Singh. 2006.160 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. Eko Edy Karmanto.

3. menyerahkan 1 lembar fotokopi ijazah atau tanda lulus yang sah. Bagi calon yang diterima atau lulus seleksi diharuskan melengkapi syarat sebagai berikut: a. . satu (1) lembar foto kopi ijazah/STTB atau tanda lulus sementara beserta transkrip nilai yang sah. membeli formulir pendaftaran pilihan 2 prodi. 2. menyerahkan fotokopi ijazah/STTB. satu (1) lembar fotokopi NEM/STK SLTA yang sah. Pasfoto hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 cm2 sebanyak 3 (tiga) lembar. Fisika. 5. 4. menyerahkan Surat Izin Belajar MENDIKNAS bagi calon mahasiswa WNA. satu (1) lembar fotokopi Surat Izin Belajar dari MENDIKNAS bagi calon WNA. 8. warga negara asing dapat mendaftarkan diri bila telah memperoleh izin belajar dari Menteri Pendidikan Nasional RI. dan Kimia sesuai dengan Jadwal yang telah ditentukan. Warga Negara Indonesia. lulusan SMU atau SMK Teknik yang sesuai dengan prodi. 7. 6. d.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 161 BAB VII. Matematika. Mengikuti seleksi berupa test tertulis yaitu: Bahasa Inggris. b. A. PERATURAN ADMINISTRASI AKADEMIK Calon mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir harus memenuhi ketentuan yang berlaku. datang sendiri menyerahkan formulir yang telah diisi disertai lampiran sebagai berkut: a. CALON MAHASISWA Ketentuan menjadi calon mahasiswa STTN adalah: 1. c. b. mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan. transkrip nilai dan atau NEM SLTA yang telah dilegalisir.

7659410 5. .Uang Sarana Rp. 1. 30. PTNBR-BATAN Bandung Komplek BATAN Bandung Jalan Tamansari No.. C.id. Lebak Bulus. 489716.ac. 1. dll) Uang Praktikum Rp 75. 4. Surat rekomendasi izin belajar dari instansi pengirim. Surat Keterangan Sehat dan Tidak Buta Warna dari dokter.per SKS teori per SKS praktikum per matakuliah teori/praktikum satu kali selama studi perkenalan. 5. e.000. Surat bebas narkoba. B.000. BIAYA PENDIDIKAN Setiap mahasiswa yang diterima dikenai biaya pendidikan untuk tahun 2008 adalah sebagai berikut: 1. 2594081. Email: sttn@batan. Jakarta Selatan 12018 Telp (021)7659409. 6.id 4.per semester Rp. (0274)489715 3. sttn@sttn-batan. (022)2504898.750.Biaya kegiatan Mahasiswa (Masa menyesuaikan. Uang SPP 2. PUSDIKLAT-BATAN Jakarta Komplek BATAN Pasar Jum’at Jakarta Jalan Cinere Raya. jaket almamater.000. Babarsari Kotak Pos 6101 YKBB Yogyakarta 55281 Telp (0274)484085. Kampus STTN-BATAN Yogyakarta 2. Komplek BATAN Yogyakarta Jl.000. d.162 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 c. Uang Kuliah 3. 71 Bandung 40132 Telp. Pasar Jum’at. TEMPAT PENDAFTARAN Formulir Pendaftaran dapat diambil di: 1. Rp.Uang Ujian Rp 10. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).000. f.000. CATATAN : Biaya yang tertulis disini sewaktu-waktu dapat berubah.. Fax.go.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 163 D. Bagi mahasiswa non-aktif tanpa izin harus membayar lunas semua biaya pendidikan selama masa non-aktif. pengisian formulir daftar ulang ditandatangani Ketua jurusan atau yang mewakili sedangkan pengisian KRS dikonsultasikan dan dimintakan tanda tangan dosen pembimbing. sedang untuk semester genap pada bulan Januari-awal Februari. Mengambil dan mengisi formulir daftar ulang dan KRS yang akan diambil pada semester tersebut di Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni dengan menyerahkan tembusan bukti bayar SPP. Setelah selesai melaksanakan daftar ulang bagi mahasiswa baru. 2. DAFTAR ULANG Untuk dapat dinyatakan sebagai mahasiswa yang aktif di STTN. ditambah ketentuannya dengan wajib membawa surat izin non-aktif dan diaktifkan kembali studinya oleh Ketua STTN up. Membayar SPP. Pada saat pembayaran SPP bagi mahasiswa yang terputus studinya karena cuti. Menyerahkan tembusan formulir pembayaran dan pengisian KRS dan Daftar Ulang yang telah dicap oleh Sub Bagian Keuangan kepada petugas terkait. SKS yang diambil dan ujian yang akan ditempuh di Sub Bagian Keuangan STTN dan dimintakan tanda tangan dan cap bukti pelunasan. setiap mahasiswa wajib melaksanakan daftar ulang sesuai dengan ketentuan. . 3. Syarat daftar ulang adalah sebagai berikut: 1. Pendaftaran ulang semester ganjil pada bulan Agustus. Ketentuan mengenai daftar ulang diumumkan oleh Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) selambat-lambatnya pada masa UAS. 2. Pendaftaran ulang dilakukan sendiri oleh mahasiswa yang bersangkutan. Tata cara pendaftaran ulang: 1. setelah berkoordinasi dengan unit terkait dan disesuaikan dengan kalender akademik. Puket I yang diproses oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. Kartu mahasiswa diproses oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. mahasiswa berhak mendapat kartu mahasiswa yang berlaku selama yang bersangkutan menjalani masa studi. 4.

Sambil menunggu pembuatan kartu pengganti tersebut. Catatan: 1.164 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. Biaya-biaya tersebut ditetapkan untuk setiap tahun akademik dan dikeluarkan oleh Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan sebelum tahun akademik yang bersangkutan dimulai. 2. Bila hilang. tidak diperkenankan mengikuti semua kegiatan akademik dalam semester yang bersangkutan. 3. Kartu mahasiswa merupakan tanda keabsahan untuk mengikuti kegiatan akademik dan kemahasiswaan selama masa studi. kartu mahasiswa dapat diambil satu minggu setelah melaporkan daftar ulang untuk kembali aktif. maka masa non aktif tersebut diperhitungkan sebagai masa aktif dalam hubungannya dengan waktu masa studi mahasiswa yang bersangkutan. Bagi mahasiswa yang selang cuti. PERLAKUAN BAGI KETERLAMBATAN MENDAFTAR ULANG Mahasiswa yang tidak mendaftar ulang sesuai jadwal yang telah diatur. Mahasiswa tersebut wajib melaporkan diri kepada Ketua Jurusan selambat-lambatnya 2 minggu untuk kemudian mengajukan izin cuti/non-aktif pada semester yang sedang berlangsung. Surat permohonan keringanan dilakukan menjelang awal tahun akademik. kartu tersebut dapat diganti bersamaan dengan pembuatan kartu mahasiswa bagi mahasiswa baru. PEMBAYARAN BIAYA PENDIDIKAN Setiap mahasiswa wajib membayar biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku. mahasiswa diberi surat keterangan oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni setelah menyerahkan surat keterangan dari Kepolisian tentang kehilangan tersebut dan fotokopi bukti pelunasan pembayaran semester yang bersangkutan. Bagi mahasiswa yang tidak mampu membayar biaya pendidikan dapat mengajukan surat permohonan keringanan/ bantuan kepada Ketua STTN disertai bukti-bukti dan alasan-alasan yang sah serta dapat dipertanggungjawabkan untuk memperkuat permohonannya. . Apabila mahasiswa tidak melakukan hal ini.

Setelah selesai pembayaran SKS dan ujian. F. 2. Kemahasiswaan dan Alumni untuk diajukan kepada Ketua STTN up Puket I dan selesai selambat-lambatnya 1 minggu sejak pengajuan. kartu rencana studi (KRS) didistribusikan ke unit terkait untuk keperluan akademik. Mengisi formulir permohonan yang disediakan Sub bagian Kemahasiswaan dan alumni disertai alasan selambat-lambatnya 1 minggu sebelum masa perkuliahan Semester yang sedang berjalan dimulai. Jika dosen tidak dapat mengajar sesuai jadwal yang ditentukan. Bag.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 165 E. Kehadiran Dosen minimal 90%.. Perubahan pengisian KRS hanya dapat dilakukan paling lambat 2 minggu dari awal perkuliahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. KEHADIRAN Kehadiran Dosen dan Mahasiswa dilakukan dengan menandatangani Daftar Hadir. . Setiap Akhir Semester Sub. dosen diwajibkan mengganti berdasarkan kesepakatan dengan mahasiswa. Kartu Rencana Studi yang sudah disetujui Dosen Wali harus sesuai dengan jumlah pembayaran SKS dan ujian di Sub Bagian Keuangan. 4. CUTI STUDI Mahasiswa karena sesuatu hal. Bag. KARTU RENCANA STUDI (KRS) Mahasiswa wajib mengisi KRS berdasarkan prestasi akademik pada semester sebelumnya dan konsultasi dengan dosen wali. dapat mengajukan cuti studi dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 3. Pembatalan matakuliah dilakukan selambat-lambatnya pada masa UTS. G. Surat izin Cuti diproses oleh Sub. Surat permohonon harus diketahui Dosen Wali dan Ketua Jurusan. Mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 80% tidak diizinkan untuk mengikuti ujian akhir semester. misalnya mahasiswa sakit atau hamil. Akademik dan Pengajaran membuat rekap Kehadiran Dosen dan Mahasiswa untuk dilaporkan kepada Ketua STTN. Izin Cuti diberikan selama-lamanya untuk 2 (dua) semester.

Mahasiswa dari perguruan tinggi lain dapat mengajukan pindah ke STTN dengan surat resmi yang diketahui oleh dosen wali dan Ketua Jurusan sebelumnya dilampiri dengan hasil belajar yang telah diperoleh di perguruan tinggi sebelumnya. Setelah selesai masa cutinya mahasiswa wajib mengajukan permohonan aktif kembali kepada Ketua STTN up Puket I melalui Sub. Yang bersangkutan dapat diterima untuk pindah ke STTN setelah dilakukan penelitian secara seksama atas prestasi akademik yang sudah dicapai sebelumnya dan hal-hal lain dari calon mahasiswa pindahan tersebut. Surat Izin Cuti diambil di Sub Bag Kemahasiswaan dan Alumni dengan menyerahkan Kartu Mahasiswa. Bag. .166 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5. Mata kuliah yang sesuai dapat diakui setelah dilakukan penelitian yang seksama. 6. Mahasiswa yang ingin mengajukan pindah mengajukan pengajuan secara resmi kepada Ketua STTN up Puket I dengan persetujuan Dosen Wali dan Ketua Jurusan. Kemahasiswaan dan Alumni dan melaksanakan Daftar Ulang sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada semester yang bersangkutan aktif. H. MAHASISWA PINDAHAN Mahasiswa dari Prodi yang lama dapat pindah ke prodi yang baru berdasarkan penilaian ketua program studi yang baru.

kemudian mendapatkan persetujuan dari Ketua Jurusan. Mahasiswa harus mencari instansi/industri/perusahaan terkait untuk kemungkinan pelaksanaan KP. Mahasiswa memohon rekap hasil belajar / transkrip di Sub bag Akademik dan Pengajaran. Mahasiswa dapat memulai KP tanpa harus terlebih dahulu mendaftarkan mata kuliah tersebut. Konsultasi dengan Ketua Prodi. dead line. 2. yang diharapkan dapat membekali mahasiswa untuk memahami kaidah bermasyarakat sesuai dengan keahliannya. KERJA PRAKTEK Kerja Praktek (KP) bertujuan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja yang sesuai dengan dunia kerja yang akan dimasuki.56. Prinsip pelaksanaan KP adalah mahasiswa merencanakan KP di suatu tempat dalam bidang/konsentrasi tertentu. Setelah informasi yang diperoleh dipandang cukup dan instansi/industri/perusahaan yang akan dituju memungkinkan untuk menerima. 3.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 167 BAB VIII. membandingkan dan menerapkan pengetahuan akademis yang telah didapatkan. serta penerapan di lapangan yang terkadang tidak sesuai dengan teori akademis juga diharapkan dapat pula menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa. mahasiswa melakukan prosedur sebagai berikut: 1. dengan IP kumulatif minimal 2. ketidakpastian. serta memahami konsep-konsep non akademis dan non teknis di dunia kerja nyata seperti hubungan atasan bawahan. PERSYARATAN AKADEMIS Persyaratan akademis yang harus dipenuhi untuk melaksanakan KP adalah telah menempuh sedikitnya 96 sks. Mata Kuliah KP termasuk dalam kelompok Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB). Adapun ruang lingkup Kerja Praktek harus sesuai dengan Tujuan Kerja Praktek yang dituangkan dalam Proposal Kerja Praktek. Jika Ketua Prodi sudah menyetujui tempat dan waktu pelaksanaan KP yang . A. hubungan sesama kolega.

kalau tidak memungkinkan dikirim lewat pos. dibawa ke Sub. 7. misalnya hasil studi. mahasiswa tidak diperkenankan mengundurkan diri atau pindah tempat KP kecuali sudah ada jawaban ditolak dari instansi/industri/perusahaan yang dituju atau lebih dari 2 (dua) bulan sejak tanggal permohonan KP dibuat belum ada jawaban. 6. 4.168 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 akan dituju. Setelah surat permohonan KP ke instansi/industri/perusahaan dibuat. untuk menyelesaikan surat permohonan ke Instansi/industri/perusahaan terkait dengan tembusan ke fihak yang berkepentingan. 5. 11. pernyataan tentang kemungkinan Instansi mengubah rencana yang dibuat. B. Garis-garis besar rencana kerja (Lampiran KP-1). 10. 8. PROPOSAL Isi Proposal KP mencakup: Data umum mahasiswa dan Institusi tujuan KP. . dan Lampiran yang diperlukan untuk mendukung proposal. mahasiswa mengajukan permohonan KP disertai dengan proposal kepada Ketua Jurusan. Garis-garis Besar Rencana Kerja yang sudah disetujui Dosen pembimbing STTN dibawa ke BAAK untuk memperoleh SPK. Surat permohonan yang sudah ditandatangani dan dimintakan persetujuan dari Ketua Jurusan. Setelah dinyatakan diterima oleh Instansi/industri/perusahaan. 9. Mahasiswa melaksanakan KP sesuai ketentuan. Bag. Deskripsi singkat tentang KP. Ketua Jurusan memproses sampai ditetapkannya Dosen Pembimbing. Mahasiswa berkonsultasi dengan dosen pembimbing untuk membuat GarisGaris Besar Rencana Kerja (lampiran KP-1). Paling lambat 3 (tiga) hari sebelum mengambil SPK mahasiswa memohon/ mengkonfirmasi di Sub Bag Perencanaan dan Kerjasama untuk mengambil SPK. Rencana waktu pelaksanaan. Surat permohonan KP ke instansi/industri/perusahaan disampaikan sendiri oleh mahasiswa. Perencanaan dan Kerjasama paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum waktu pelaksanaan KP.

Menjelang akhir pelaksanaan KP. Jangka waktu pelaksanaan KP adalah 6 minggu dengan toleransi kurang-lebih 25 %. Pelaksanaan KP dan perubahan atas proposal/rencana kerja dicatat dalam Log Harian.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 169 C. dan hal lain yang difrumuskan oleh Pembimbing dan dinyatakan dengan nilai huruf untuk dilaporkan kepada Ketua Program Studi. Bagian Awal sebuah Laporan KP terdiri atas: 1. tetapi kelebihan ini tidak diperhitungkan sebagai KP. 3. Halaman Pengesahan Jurusan . Bagian Utama. 2. 6. Namun. 5. D. dan Lampiran. ketentuan ini tidak membatasi mahasiswa untuk melanjutkan pekerjaan pada Instansi. PELAKSANAAN Kerja Praktek dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Laporan KP. Pembimbing Instansi dimohon memberi nilai. Salinan Log Harian yang sudah ditandatangani Pembimbing Instansi dikirimkan kepada Pembimbing STTN agar dapat memantau. E. Mahasiswa yang sering absen dalam KP dapat diberi sangsi pembatalan. FORMAT LAPORAN KP Secara umum Laporan KP terdiri atas Bagian Awal. 7. Halaman Judul 3. Halaman Sampul 2. PENILAIAN Nilai akhir KP ditentukan oleh Dosen Pembimbing STTN dengan memperhatikan Penilaian Pembimbing Instansi. Pada akhir masa KP. Log Harian harus ditanda tangani oleh Pembimbing Instansi 4. mahasiswa wajib mengalokasikan waktu untuk mengadakan observasi lapangan dan atau wawancara untuk mengetahui dampak KP yang dilakukan terhadap Instansi.

G. Daftar Tabel (jika perlu) 9. Panjang Laporan dibuat sekitar 10. Daftar Lambang dan Artinya (jika perlu) 11. Isi . Latar Belakang yang memuat uraian tetang pentingnya KP dan alasan mahasiswa melaksanakan KP di instansi terkait. Proses/Kegiatan Instansi. 1 buah untuk Pembimbing dan 1 buah untuk Jurusan/Prodi. 2. dan 1 buah untuk instansi. JUMLAH LAPORAN KP Jumlah Laporan yang harus dibuat oleh seorang mahasiswa minimal adalah 5 (lima) buah dengan rincian: 1 buah untuk mahasiswa. Daftar Isi 7. F. Pelaksanaan KP yang merupakan penjabaran kegiatan KP yang telah tercatat dalam Log Harian.000 kata atau 40 halaman. Kata Pengantar 6. Halaman Pengesahan Instansi 5. Laporan KP bukan merupakan karya ilmiah atas produk yang dihasilkan. TATA TULIS LAPORAN KP 1. Sarana dan Prasarana. Daftar Lampiran (jika perlu) Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 10. Bahan Sampul KP menggunakan kertas warna biru diperkuat dengan karton. Intisari 12. Daftar Gambar (jika perlu) 8. Bagian Utama Laporan Bagian Utama Laporan Kerja Praktek berisi: 1. Sistem Jaminan Kualitas. Partisipasi Sosial Instansi.170 4. Uraian tentang Tempat Kerja Praktek yang meliputi Sejarah dan Organisasi Perusahaan. 1 buah untuk perpustakaan STTN.

Lain-lain Bagi perusahaan / instansi yang mempunyai format dan tata tulis laporan Kop tersendiri. 5. 3. Abstrak. Ruangan yang tersedia harus dimanfaatkan seefisien mungkin sehingga tidak ada ruang-ruang yang tidak termanfaatkan dengan baik. 2. . Nomor halaman bagian awal menggunakan huruf romawi kecil diletakkan dibagian kanan bawah dan bagian berikutnya menggunakan angka Arab diletakkan di kanan atas kecuali pada Bab baru diletakkan di bagian kanan bawah. Daftar Pustaka.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 171 menggunakan kertas HVS minimal 70 g/m2. Ukuran Kertas yang digunakan adalah A4 (21 cm x 29. tidak perlu mengacu format dan tata tulis laporan KP STTN. Gambar dan Tabel diberi nomor dengan angka Arab.7 cm) dengan batas tepi atas dan kiri 4 dan kanan dan bawah 3 cm. spasi ganda kecuali untuk Intisari. dan Baris dalam Tabel menggunakan Spasi 1. Pengetikan Huruf yang digunakan adalah Times New Roman 12 pitch. Bahasa Bahasa yang digunakan dalam penulisan adalah bahasa yang lazim dalam tata tulis ilmiah. Nomor dan nama Gambar diletakkan di bawah Gambar sedang Nomor dan Nama Tabel diletakkan di atas Tabel dengan posisi center. 4.

172 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

yang dilakukan secara seksama dengan bimbingan pembimbing yang berkompeten.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 173 BAB IX. TUGAS AKHIR Tugas akhir yang harus diselesaikan oleh seorang mahasiswa untuk memperoleh sebutan Sarjana Sains Terapan adalah menyusun sebuah Tugas Akhir dan mempertanggungjawabkannya di depan Dewan Penguji Tugas Akhir. rancang bangun. KETENTUAN-KETENTUAN TERKAIT DENGAN TA 1. A. pembuatan model. Mahasiswa yang menyusun Tugas Akhir dapat menempuh mata kuliah ulang atau perbaikan nilai sebanyak-banyaknya 8 SKS dengan persetujuan Dosen Wali. Pelaksanaan TA secara prinsip berada di STTN. B. atau perancangan/pembuatan sistem. Setiap SKS TA setara dengan penyelesaian kegiatan efektif mahasiswa selama 65-85 jam. Di samping melatih mahasiswa untuk menyusun karya ilmiah yang baik. pengujian laboratorium. termasuk menjunjung tinggi etika profesi. dan berkomunikasi secara efektif. Telah menempuh kurikulum Program Studi sampai dengan Semester VII dengan indeks prestasi kumulatif minimal 2.56 dan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. penerapan teknologi. TA juga bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam berkehidupan bersama. Tugas Akhir merupakan karya ilmiah tertulis yang disusun oleh mahasiswa program D-IV berdasarkan hasil penelitian. pengembangan analisis. sedang untuk mendapatkan data atau membuat perancangan/peralatan dapat dikerjakan di luar STTN. Jangka waktu pelaksanaan TA adalah sesuai jangka waktu saat mengambil TA dalam KRS. . PROGRAM STUDI DAN TUJUAN Mahasiswa diperkenankan melaksanakan Tugas Akhir dengan persyaratan akademik sebagai berikut: 1. Tugas Akhir (TA) di STTN diberi beban 5 SKS. pengkajian/analisis sistem. 2. 2.

Pengurus Jurusan mengkaji Usulan TA mahasiswa. meliputi: Tempat. Dalam hal mahasiswa mengerjakan TA di instansi di luar STTN maka mahasiswa mengajukan surat permohonan untuk mengerjakan TA yang telah disetujui oleh Ketua Jurusan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku pada instansi yang akan dituju dan semua biaya yang ditimbulkannya menjadi tanggung jawab mahasiswa. Setelah Pengurus Jurusan menyetujui Usulan TA dan Dosen Pembimbing telah ditetapkan maka mahasiswa berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing. Tinjauan Pustaka. sponsor dari pihak instansi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Judul TA dan Identitas Mahasiswa pengusul. dan Jadwal pelaksanaan. Rencana/Cara Kerja TA. dan. Pembimbing I dan pembimbing II adalah dosen STTN. 9. dan Hipotesis. Alat. 13. 11. 7. Daftar Pustaka 10.174 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. 8. Keaslian TA. Asumsi dan Batasan Masalah. Rumusan Masalah. 4. Apabila mahasiswa mengerjakan TA di luar STTN maka pembimbing yang ditunjuk oleh instansi tersebut menjadi pembimbing instansi/lapangan. 5. Pendahuluan yang mencakup: Latar belakang. Rencana Kerja. Setelah pembimbing TA ditetapkan maka segala urusan yang berkaitan dengan penyelesaian TA menjadi tanggung jawab mahasiswa dan pembimbing TA yang . Pada hakekatnya semua biaya pelaksanaan TA adalah menjadi tanggung jawab mahasiswa. Landasan Teori. mahasiswa mengajukan Usulan TA / Proposal TA kepada Jurusan terkait yang setidak-tidaknya memuat: 6. Bahan. 12. tetapi mahasiswa diperkenankan untuk mendapatkan bantuan. Setelah dipandang cukup. jika disetujui Pengurus Jurusan memproses sampai ditetapkannya Dosen Pembimbing I dan Pembimbing II. Apabila tidak memungkinkan pembimbing hanya dari dosen STTN maka pembimbing II dimungkinkan selain dosen STTN.

Jurusan dapat menyelenggarakan Seminar untuk menilai kelayakan awal Tugas Akhir. 16. Bagian Awal terdiri atas: 1. 3. mahasiswa membuat makalah untuk diseminarkan di depan sivitas akademika STTN dipandu Dosen Pembimbing. C. Mahasiswa membuat laporan TA sesuai dengan ketentuan. Pendahuluan meliputi: a. dibuat mengikuti format sebagai berikut. Halaman Persetujuan yang berisi persetujuan Pembimbing disertai tanggal pembimbing menyetujui. 14. sebagai sarana pengurus jurusan untuk mengaudit TA mahasiswanya. Setelah dipandang cukup. Untuk TA yang. Latar Belakang. Seminar ini diharapkan menjadi ajang tukar menukar informasi dan diskusi ilmiah antar sivitas akademika STTN. Setiap konsultasi dibuktikan dengan tandatangan pembimbing dalam lembar konsultasi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 175 bersangkutan. 17. 18. b. 15. Daftar Singkatan dan Lambang beserta artinya. Hasil konsultasi awal dengan Dosen Pembimbing berupa penyempurnaan Usulan TA (Proposal) yang sudah disetujui semua Pembimbing diserahkan kepada Jurusan dan Dosen Pembimbing. Bagian Utama terdiri atas: 1. dan memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas TA. 2. Daftar Isi 4. Hasil seminar digunakan sebagai bahan untuk memperbaiki TA. Mahasiswa melaksanakan TA dengan arahan Pembimbing I dan II (pembagian tugas Pembimbing ditentukan oleh Pembimbing I atau kesepakatan kedua pembimbing). Halaman Judul berisi Judul Usulan TA dan identitas mahasiswa pengusul. USULAN/PROPOSAL TUGAS AKHIR Usulan TA yang diserahkan ke Jurusan harus sudah disetujui pembimbing. Keaslian TA .

Halaman Pengesahan. Halaman Judul. d. Jika Waktu dan tempat juga merupakan informasi ilmiah. Halaman Pernyataan. f. Daftar Lambang dan Singkatan. nama . c. Daftar Gambar. Bagian Utama 3. Landasan Teori. e. maka dua hal itu harus dituliskan pada awal bagian ini. Daftar Isi. Hipotesis 3. Metode /Cara Kerja Jika berupa penelitian Laboratorium berisi Bahan. Bagian Awal Bagian awal sebuah Tugas Akhir memuat Halaman Sampul Depan. Intisari dan Abstract. Batasan Masalah. Bagian Akhir 1. Daftar Lampiran. ISI TUGAS AKHIR Secara umum Tugas Akhir terdiri atas 3 bagian. Manfaat Penelitian 2. Tujuan Penelitian. Bagian Awal 2. Jadwal Penelitian 4. lambang STTN. Kata Pengantar. Daftar Tabel. b.176 c. dan Cara Kerja. alat. Cara analisis data c. Dasar Teori meliputi a. yaitu: 1. Rencana Penelitian (atau disesuaikan dengan jenis TA) a. Halaman Sampul Depan Halaman sampul depan memuat: Judul Tugas Akhir. Daftar Pustaka D. Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 b. Identifikasi/Rumusan Masalah. Tinjauan Pustaka.

b. Halaman Pengesahan STTN. Judul Tugas Akhir dibuat sesingkat-singkatnya. hijau untuk Prodi Teknokimia. judul sub bab. c. bagi yang melaksanakan TA di luar STTN. ucapan terima kasih. Halaman Persetujuan Jurusan. Halaman Judul Isi Halaman Judul sama dengan Halaman Sampul Depan tetapi diberi nomor halaman ii romawi kecil dengan kertas HVS putih. STTN dan tahun Tugas Akhir selesai.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 177 dan nomor mahasiswa. Kata Pengantar Kata Pengantar mengandung uraian singkat tentang maksud TA. Program Studi. dan merah untuk Prodi Elmek. Halaman Pengesahan Halaman Pengesahan meliputi: a. Pengesahan oleh Insntansi Tempat pelaksanaan TA. kuning untuk Prodi Elin. Dalam Daftar Isi tertera urutan Judul bab. Jurusan. tetapi jelas dan menunjukkan dengan tepat isi Tugas Akhir. dan harapan-harapan. judul anak sub bab disertai dengan nomor halamannya. Daftar Isi Daftar Isi dimaksudkan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang isi TA dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin melihat suatu bagian TA. Halaman Pernyataan Halaman ini berisi pernyataan bahwa isi TA tidak merupakan jiplakan. . penjelasanpenjelasan singkat seperti tempat dan waktu pelaksanaan TA. juga bukan karya orang lain. Tulisan-tulisan dan Lambang Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir pada halaman Sampul. dibuat di tengah dengan ukuran proporsional. Warna Sampul Depan disesuaikan dengan Bendera Program Studi.

dan manfaat. halaman ini tidak diperlukan. Bagian Utama Bagian Utama TA memuat Pendahuluan. asumsi dan batasan masalah. PENDAHULUAN Pendahuluan memuat latar belakang. dan Hipotesis). Intisari dapat ditulis dalam 3 alinea dan panjangnya tidak boleh lebih dari 1 halaman dengan ketikan 1 spasi.178 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Daftar Gambar Daftar Gambar berisi urutan gambar beserta judul setiap gambar dan nomor halamannya. Hasil dan Pembahasan. 1. Landasan Teori. I. Dasar Teori (Tinjauan Pustaka. tujuan. cara. Abstract Abstract merupakan terjemahan Instisari ke dalam Bahasa Inggris. Latar belakang . Daftar Lampiran Daftar Lampiran perlu dibuat jika TA memiliki banyak lampiran. serta Kesimpulan dan Saran. Jika jumlah tabel dalam TA tidak terlalu banyak. disusun dalam daftar. Arti Lambang dan Singkatan Arti lambang dan singkatan yang dipergunakan dalam TA disertai dengan arti dan satuannya. Halaman ini tidak diperlukan jika jumlah gambar dalam TA tidak terlalu banyak. bila jumlahnya cukup banyak. 2. tujuan. Metodologi. rumusan masalah. serta hasil dan rekomendasi yang diberikan. Daftar ini disusun urutan judul lampiran beserta nomor halamannya. berisi uraian singkat tetapi lengkap tentang latar belakang.1. Intisari/Abstrak Intisari/Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia. Daftar Tabel Daftar Tabel memuat urutan tabel beserta nama dan nomor halamannya.

Landasan Teori. Asumsi dan batasan Masalah Asumsi dan Batasan Masalah berisi penjelasan tentang asumsi-asumsi yang diambil dalam melaksanakan TA. biasanya dituliskan dalam satu alinea yang sudah menyatakan secara jelas persoalan yang akan diselesaikan dalam TA. 1. Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang informasi dan atau hasil-hasil penelitian terdahulu dan yang ada hubungannya (relevan) dengan TA yang akan dilakukan.5.2. 1. DASAR TEORI Dasar Teori berisi Tinjauan Pustaka. Rumusan Masalah Rumusan Masalah merupakan penarikan kesimpulan dari bagian Latar Belakang. Bagian inilah yang harus dijawab dengan kesimpulan. Hal ini berfungsi untuk menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan dalam TA memang benar-benar diperlukan. II. 1. Manfaat Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) Bagian ini berisi manfaat yang dapat diraih dari kegiatan TA.6.1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 179 Bagian ini memuat uraian dan pembahasan yang menjadi latar belakang perlunya dilakukan penelitian (sesuai topik TA yang dipilih). 1. serta berisi batasan-batasan permasalahan yang diambil untuk lebih memfokuskan kegiatan TA.4.3. dan Hipotesis. Tujuan Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) Tujuan penelitian (atau sesuai topik TA yang dipilih) menyebutkan secara spesifik tujuan yang ingin dicapai melali kegiatan penelitian/topik yang dipilih. Keaslian TA Bagian ini memuat uraian unsur baru penelitian/TA yang diajukan atau hal-hal yang membedakan dengan penelitian sebelumnya. termasuk manfaat bagi ilmu pengetahuan. 2. masyarakat. 1. Fakta-fakta yang dikemukakan sedapat . dan bagi pembangunan Negara dan bangsa.

jika diperlukan disertai dengan gambar. sifat fisis. .2. Untuk penelitian di laboratorium. Alat yang dipergunakan untuk melaksanakan Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) diuraikan dengan jelas. 2. dan kesulitan-kesulitan serta cara pemecahannya.180 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 mungkin diambil dari sumber aslinya. dan susunan kimia bahan yang dipakai.1. alat.3. dan informasi yang disusun secara sistematis yang mempunyai fungsi memperjelas dan mempertajam ruang lingkup dan variabel yang akan diteliti. Landasan Teori diperlukan agar penelitian itu bukan sekedar percobaan coba-coba (trial and error) saja melainkan sudah dikaji dengan baik. haruslah disebutkan asal. perkiraan dan pemandu menemukan fakta. III.2. definisi. Semua sumber yang dipakai harus disebutkan dengan mencantumkan nama belakang penulis dan tahun penerbitan. METODE PENELITIAN/CARA PENELITIAN Metodologi Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) menjelaskan secara rinci hal-hal yang mencakup bahan. serta mengendalikan penelitian yang akan dilaksanakan. 3. tidak terjadi salah langkah. 2. metode/jalan penelitian. tingkat ketelitian alat/metode. Hal ini perlu dilakukan agar jika ingin dilakukan pengujian ulang. Landasan Teori Landasan Teori merupakan alur logika atau penalaran yang merupakan seperangkat konsep. Bahan atau materi Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) harus dinyatakan spesifikasinya selengkap mungkin. Hipotesis Hipotesis berupa pernyataan singkat yang merupakan jawaban sementara dari permasalahan yang akan diselesaikan. atau dengan memberi nomor sesuai urutan pengacuan dan harus sesuai dengan penulisan dalam Daftar Pustaka. 3. cara penyiapan.

IV. Kesulitan-kesulitan yang timbul selama penelitian dan cara pemecahannya perlu ditampilkan. Pada alinea pertama. sedapat mungkin disajikan dalam bentuk tabel. Di samping itu. . berisi tentang penjelasan teoritis baik secara kualitatif.3. gambar. Pembahasan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 181 3. agar pembaca lebih mudah mengikuti uraian. KESIMPULAN DAN SARAN Bagian ini berisi Kesimpulan terhadap hasil yang telah dilakukan serta saran untuk perbaikan atau pengembangan perlu dilakukan. agar peneliti berikutnya yang berkecimpung dalam bidang sejenis terhindar dari kesulitan itu. grafik. Kesimpulan dan saran harus dinyatakan terpisah. sebaiknya dikemukakan bahwa hasil dapat dijumpai pada daftar dan gambar yang nomornya disebutkan.2.5. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini memuat hasil dan analisis pembahasan yang bersifat terpadu dan bisa jadi tidak dapat dipecah menjadi sub bagian tersendiri.1.1. Hasil. (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih). hasil sebaiknya juga dibandingkan dengan hasil yang telah diperoleh oleh penulis terdahulu. (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) 3. tentang hasil yang diperoleh. termasuk cara pengumpulan data dan sejenisnya. kunatitatif. Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari hasil dan pembahasan untuk membuktikan kebenaran hipotesis. foto. atau bentuk lain yang ditempatkan sedekat-dekatnya dengan pembahasan.4. Jika tempat dan waktu pelaksanaan TA merupakan informasi ilmiah yang berkaitan TA maka hal ini harus dicantumkan sebelum Bahan. 4. 4. Jalan penelitian berupa uraian lengkap dan rinci tentang langkahlangkah yang telah diambil pada pelaksanaan penelitian. V. 5. atau secara statistik.

UJIAN TUGAS AKHIR 1.2. 3. untuk disetujui Puket I. E. Lampiran Lampiran dipakai untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi untuk melengkapi uraian yang telah disajikan dalam Bagian Utama TA. b. nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. Lembar konsultasi TA. Telah dinyatakan lulus ujian komprehensif dengan surat keterangan dari Jurusan. Laporan TA yang sudah disetujui oleh pembimbing. a. Daftar nilai hasil studi keseluruhan dengan IPK minimal 2. b. Saran bukan merupakan keharusan. Ujian TA merupakan Ujian terakhir bagi seorang mahasiswa. disahkan oleh ka BAAK atau pejabat yang ditunjuk. e. c. Perbaikan nilai yang diumumkan setelah Ujian TA dianggap tidak ada. Ketua Jurusan mengusulkan Susunan Dewan Penguji.56. yang meliputi 1 (satu) orang Ketua Dewan Penguji merangkap anggota dan 2 . tanpa nilai E. Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan penulis untuk kelanjutan/perbaikan dari yang sudah dicapai. 3. Mahasiswa meminta persetujuan Jurusan bahwa TA sudah siap diujikan dengan menunjukkan: a. Daftar Pustaka Daftar Pustaka disusun dengan sistem Desitasi atau sistem Havard secara konsisten disesuaikan dengan teknik pengacuan dan penulisan Daftar Pustaka yang lazim untuk masyarakat ilmiah. d. 2. Bukti sah telah melaksanakan dan mengikuti Seminar.182 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5. Bagian Akhir Bagian Akhir sebuah TA terdiri atas Daftar Pustaka dan Lampiran.

Akademik dan Pengajaran mengisi Formulir yang disediakan yang dilampiri: a. Mahasiswa membuat kesepakatan jadwal ujian dengan para pengujinya. jika dinyatakan lulus dengan perbaikan pemimpin sidang harus mengisi Lembar Revisi TA. Akademik dan Pengajaran menyurati Penguji serta menyiapkan berkas (semua berkas dari mahasiswa dan berkas lain untuk keperluan penilaian dll diberikan kepada Ketua Dewan Penguji) dan perlengkapan ujian 7. Akademik dan Pengajaran untuk keperluan Rapat Yudisium.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 183 orang anggota Dewan Penguji lain. Naskah TA 6. Pembimbing. c. 10. berdasi bagi penguji pria. Surat Keterangan Lunas Administrasi yang dikeluarkan oleh Subbag Keuangan (khusus mahasiswa yang mempunyai kewajiban adminitrsai keuangan). KSB. Setelah Rapat Yudisium berkas di distribusikan ke fihak yang berkepentingan. mahasiswa yang diuji berpakaian busana STTN dengan jas almamater dan bagi penguji berpakaian rapi. Jika dinyatakan lulus. Surat Undangan Pengujian dan Naskah TA harus sudah diterima penguji selambat-lambatnya 24 jam sebelum pelaksanaan ujian. Ketua Dewan Penguji dan atau Pembimbing TA menyampaikan ucapan selamat dan pesan-pesan moral kepada yang bersangkutan. Semua Berkas Ujian dan Persyaratan Wisuda diserahkan ke Sub. 13. dan Perpustakaan STTN. Persetujuan Jurusan (dari butir 2 lengkap). Setelah Ujian. 11. 5. Kemahasiswaan dan Alumni memberikan persyaratan Wisuda untuk dilengkapi oleh mahasiswa. Sub Bag. . 9. 4. Mahasiswa meminta pengesahan TA dan menyerahkannya kepada Jurusan. Mahasiswa mendaftarkan Ujian TA ke Sub Bag. 12. 8. Bag. b. Mahasiswa membawa bahan pendukung. Pada saat pelaksanaan ujian.

Daftar Pustaka.99 Nilai huruf A B C G.184 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 F. Nomor dan nama Gambar diletakkan di bawah Gambar sedang Nomor dan Nama Tabel diletakkan di atas . Nilai Pembimbingan (bobot 30 %) selama pelaksanaan TA dari Pembimbing I dan II. 3. 2. Pengetikan Huruf yang digunakan adalah Times New Roman 12 pitch. 2. Nilai Ujian Lisan (Bobot 30 %). Ukuran Kertas yang digunakan adalah A4 (21 cm x 29. dan Baris dalam Tabel menggunakan Spasi 1. TATA TULIS LAPORAN KP DAN TA 1. Abstrak. Cover TA menggunakan kertas warna sesuai dengan bendera Prodi diperkuat dengan karton. Gambar dan Tabel diberi nomor dengan angka Arab. Bahan Sampul KP menggunakan kertas warna biru diperkuat dengan karton. Nilai Isi Tulisan TA (bobot 40 %) yang diberikan oleh Dewan Penguji. Isi menggunakan kertas HVS minimal 70 g/m2.99 60-69. Nilai Tugas Akhir diberikan setelah yang bersangkutan menyelesaikan perbaikan dengan mengkonversi nilai angka menjadi nilai huruf sebagai berikut: Nilai angka 80-100 70-79. PENILAIAN TUGAS AKHIR Nilai Tugas Akhir ditentukan berdasarkan kriteria: 1.7 cm) dengan batas tepi atas dan kiri 4 dan kanan dan bawah 3 cm. spasi ganda kecuali untuk Intisari. 3. Nomor halaman bagian awal menggunakan huruf romawi kecil diletakkan dibagian kanan bawah dan bagian berikutnya menggunakan angka Arab diletakkan di kanan atas kecuali pada Bab baru diletakkan di bagian kanan bawah.

Ruangan yang tersedia harus dimanfaatkan seefisien mungkin sehingga tidak ada ruang-ruang yang tidak termanfaatkan dengan baik.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 185 Tabel dengan posisi center. 2. Lain-lain 1. . Ujian lisan TA/Pendadaran dilaksanakan menggunakan Bahasa Inggris. Bahasa Bahasa yang digunakan dalam penulisan KP dan TA adalah bahasa yang lazim dalam Tata Tulis ilmiah. 4. Format dan tata penulisan TA selain jenis penelitian mengikuti kaidah ilmiah yang lazim sesuai jenis karya ilmiah yang diajukan.

186 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

Mahasiswa adalah mahasiswa STTN yang terdaftar pada semester yang berjalan. 5. B. 8. KETENTUAN UMUM Dalam tata tertib mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir yang dimaksud: 1. KEMAHASISWAAN Mahasiswa STTN . kewajiban. 6. Pelanggaran adalah setiap perbuatan/tindakan yang bertentangan dengan segala sesuatu yang tercantum dalam tata tertib ini. pelanggaran.BATAN selama aktif mempunyai hak dan kewajiban: memperoleh fasilitas pendidikan. Ormawa adalah organisasi mahasiswa di tingkat program studi. TUJUAN DAN FUNGSI 1. penghargaan. Hak adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahasiswa dalam mencapai tujuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. serta sanksi bagi mahasiswa STTN. jurusan. A. menjalankan tata tertib serta bebas berpartisipasi pada kegiatan ekstra dan ko kurikuler yang diminati. Tata tertib adalah aturan-aturan tentang hak. 4. Pihak yang berwenang adalah pihak yang mempunyai hak menetapkan dan menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran. Tujuan tata tertib adalah untuk meciptakan suasana kampus Tri Dharma Perguruan Tinggi 2. Sanksi adalah hukuman yang dikenankan kepada mahasiswa yang melanggar tata tertib ini. 3. 7. dan Sekolah Tinggi. Fungsi tata tertib adalah : . 2.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 187 BAB X. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa demi tercapainya tujuan sesuai dengan ketentuan.

memanfaatkan fasilitas STTN-BATAN dalam rangka kelancaran proses pembelajaran dan kegiatan akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. sejauh tidak mengganggu hak-hak orang lain. 2. mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan dalam kampus sesuai dengan aturan yang berlaku. 6. 7. 3. menggunakan kebebasan mimbar akademik secara bertanggungjawab untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). memperoleh bimbingan dan masukan dari dosen untuk penelitian dan penulisan karya ilmiah. saran. dan atau mahasiswa lain. memperoleh penghargaan dari STTN-BATAN atas prestasi yang dicapai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 12. 9. HAK MAHASISWA Setiap mahasiswa STTN-BATAN berhak : 1. administrasi. 10. 4. pelanggaran. dan kemahasiswaan. kewajiban. menyampaikan aspirasi yang berupa usul.188 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 a. dan sanksi yang berlaku bagi mahasiswa STTN b. mengemukakan pendapat atau ide dengan penalaran tinggi. mendapatkan beasiswa bagi kemajuan belajarnya sejauh memenuhi persyaratan yang berlaku. memperoleh perlindungan dari pemaksaan untuk kepentingan pribadi dosen. memperoleh pendidikan dan pengajaran pada program studi yang diminati sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku. 5. 11. menjadi aturan atau petunjuk mengenai hak. memperoleh pelayanan di bidang akademik. atau mengganggu ketertiban. . dan kritik secara proporsional untuk kemajuan STTN-BATAN. 8. memperoleh informasi yang benar tentang prestasi belajar. membantu tegaknya peraturan dan ketertiban di kampus STTN C. tenaga penunjang akademik. tenaga administrasi.

12. dan tugas-tugas akademik yang lainnya. belajar dengan tekun dan rajin agar memperoleh prestasi tinggi. Puket I. dosen. mengikuti perkuliahan dengan kehadiran tidak boleh kurang dari 80% untuk dapat mengikuti ujian kecuali mengajukan permohonan secara resmi dengan alasan yang kuat kepada Ketua STTN up. 5. 7. 11. potongan rambut bagi mahasiswa pria pendek rapi dan bagi wanita rapi. tidak menyalahgunakan fasilitas kampus untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. praktikum. Mengembangkan sikap dan perilaku ilmiah b. ketertiban. memeliharan suasana akademik di kampus dan menjunjung tinggi almamater dan menjaga kewibawaan serta memelihara nama baik STTN – BATAN. memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan. mengenakan seragam yang berlaku beserta atributnya. 8. memelihara sarana dan prasarana. diikat apabila panjang. . menjaga netralitas kampus dari kegiatan politik praktis. baik di tingkat universitas maupun fakultas. Mengikuti kuliah. bertata rias rapi. KEWAJIBAN MAHASISWA Setiap mahasiswa STTN-BATAN berkewajiban untuk : 1. 9.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 189 D. menghargai kemajuan IPTEK. 13. 10. dan karyawan. mematuhi dan memahami pelaksanaan segala peraturan akademik yang berlaku. 4. dan keamanan dalam kampus. sopan. 6. menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan tepat waktu. saling menghormati sesama mahasiswa dan bersikap sopan terhadap pimpinan. mentaati peraturan akademik yang berlaku: a. 2. dan tidak berlebihan serta mengenakan sepatu secara baik dalam kampus. kebersihan. 3.

mencuri dan kegiatan yang melanggar hukum. memiliki/menggunakan senjata api tanpa izin. memakai sandal. menggunakan fasilitas kampus tanpa izin atau secara tidak semestinya. menimbulkan suara-suara yang mengganggu ketertiban kampus. tindakan berjudi. LARANGAN BAGI MAHASISWA Setiap mahasiswa STTN – BATAN dilarang untuk : 1. madat. dan bercelana sobek selama mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan lainnya di kampus. merusak fasilitas kampus. menggunakan fasilitas pihak luar tanpa izin. melakukan tindakan plagiat. perselingkuhan. sepatu yang tumitnya diinjak. menyontek. slop. dan melakukan tindakan asusila yang lain. b. F. 4. dan minum-minuman keras. SANKSI Setiap mahasiswa STTN-BATAN yang melakukan pelanggaran tata tertib akan dikenakan sanksi : . d. pencemaran nama baik. c. memalsu dokumen. perkelahian. menyimpan/ memperdagangkan/menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang. dengan sengaja merusak barang milik atau fasilitas STTN-BATAN atau dengan sengaja mempengaruhi orang lain untuk mengganggu kegiatan atau program resmi STTN-BATAN. 3. e. bertindak atau melakukan perbuatan yang bertentangan dengan peraturan akademik maupun non akademik 2. mengaktifkan telepon genggam ketika kuliah sedang berlangsung. melakukan hal-hal : a. klompen atau sejenis. tidak menyalahgunakan peralatan atau fasilitas STTN-BATAN untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. melakukan pelecehan kehormatan. dan berpakaian kurang sopan.190 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 E. mengganggu kegiatan akademik. kekerasan.

6. 4. Asuransi Kesehatan Mahasiswa.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 191 1. FASILITAS PENDIDIKAN Fasilitas pendidikan yang diberikan oleh STTN pada tahun 2008 ini adalah: 1. kesempatan mendapat SIB (Surat Ijin Bekerja) sebagai Operator Radiografi dan atau Petugas Proteksi Radiasi (PPR). yaitu sanksi yang diberikan bila mahasiswa tidak memenuhi standar perilaku yang ditetapkan STTN-BATAN baik peringatan dalam bentuk lisan maupun tertulis. yaitu sanksi yang diberikan dalam bentuk larangan untuk mengikuti kegiatan akademik untuk jangka waktu tertentu. Penilaian dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Ketua STTN berdasarkan pertimbangan Senat STTN. 4. . yaitu sanksi yang diberikan dengan ketentuan mahasiswa yang dikenai hukuman itu masih dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan persyaratan tertentu dan akan diberikan hukuman yang lebih berat apabila melakukan pelanggaran dalam masa percobaan. mendapat bahan seragam 1 stel/tahun. PENGHARGAAN Penghargaan mahasiswa teladan diberikan kepada mahasiswa dengan menitik beratkan kepada kegiatan intra kurikuler dan kokurikuler tanpa mengabaikan penilaian pada kegiatan ekstra kurikuler. dan atau satuan kerja tertentu. peringatan. yaitu sanksi yang diberikan kepada mahasiswa yang terbukti melakukan perusakan atau bentuk kerugian yang lain atas fasilitas STTN-BATAN. 2. 50. penggantian kerugian. 3. penggunaan Internet yang berada di Unit Komputer. hukuman percobaan.000. G. uang bantuan pendidikan Rp. beasiswa berprestasi dan beasiswa lain bagi yang memenuhi ketentuan.-/bulan per mahasiswa. penangguhan sementara oleh jurusan atau STTN-BATAN. 3. 7. Laboratorium & Perpustakaan yang memadai. H. 2. 5.

J. BEASISWA STTN menyediakan 2 (dua ) jenis beasiswa. Kuliah Kapita Selekta.56) tetapi ekonominya kurang mampu atau mengalami kesulitan dalam hal pembeayaan. K. . KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Sebagai wadah untuk menampung aspirasi mahasiswa. Beasiswa mahasiswa berprestasi diberikan kepada 1 (satu) orang mahasiswa setiap angkatan setiap prodi bagi mahasiswa yang memiliki IPT tertinggi dan sama dengan atau lebih dari 3. dan Etika Profesi. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan masa kepengurusan 1 (satu) tahun. KEGIATAN KOKURIKULER Untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa STTN menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler berupa Ujian SIB PPR. Kuliah Umum.51 (≥ 3.192 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 I. Studi Ekskursi. olahraga. keagamaan. Pemberian beasiswa ini didasarkan pada penilaian oleh Tim yang dibentuk oleh Ketua STTN. 2. yaitu: 1. Beasiswa STTN diberikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik (IPT ≥ 2. STTN membentuk Dewan Perwakilan Mahasiswa yang anggotanya merupakan perwakilan dari setiap Program Studi yang ada.51). Untuk menyalurkan minat dan bakat dibentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sesuai kegiatannya yang meliputi kegiatan iptek. dan seni. Beasiswa diberikan dalam bentuk pembebasan SPP selama 1 tahun.

pengajaran. Di samping itu dosen juga diberi tugas rutin sebagai Pembimbing Akademik atau Dosen Wali. mahasiswa juga dapat melaksanakan konsultasi baik secara kolektif maupun sendiri-sendiri dengan Pengelola STTN (Pimpinan dan Pejabat terkait). Namun. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keahliannya. Dosen dan asisten tidak tetap berasal dari pusat penelitian di lingkungan BATAN dan dosen dari perguruan tinggi diluar STTN termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Negeri. Syarat pendidikan minimal dosen STTN adalah S-1/D-IV dan terus ditingkatkan sampai minimal berpendidikan S-2/Sp-1. minat. dan proses pendidikan. Dosen dan asisten terdiri dari dosen tetap dan tidak tetap. Konsultasi secara kolektif dilaksanakan secara terkoordinir oleh BEM STTN. . DOSEN JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR Kurikulum Teknokimia Nuklir Perbandingan SKS nya adalah 70 % teori dan 30% praktikum. Tugas pengajaran diberikan kepada Dosen disesuaikan dengan bidang keahliannya. Untuk mendukung kurikulum tersebut. Jadwal konsultasi disesuaikan dengan pola pembimbingan dari Dosen yang besangkutan. A. khusus untuk bimbingan perencanaan perkuliahan disesuaikan dengan kalender akademik STTN. karena 1 SKS Praktikum adalah Kegiatannya 3 x lebih lama dari Praktikum. Mahasiswa berhak memperoleh bimbingan dari Dosen Wali dalam rangka pengembangan penalaran. maka Perbandingan Teori dan praktek adalah 44 % teori dan 56 % Praktek.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 193 BAB XI. dan kepribadian mahasiswa di dalam proses pendidikan. Pengajar STTN yang meliputi dosen dan asisten disesuaikan dengan bidang ilmu dan kompetensi yang memadai. serta memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam rangka pengembangan penalaran. DOSEN Dosen mempunyai tugas melakukan pendidikan. Kalau dihitung jam efektif. minat. kepribadian. Disamping dengan dosen wali yang bersangkutan.

NIP 330002043 Bidang Ilmu S3 Teknik Kimia S1 Teknik Nuklir S1 Teknik Nuklir S2 Metalurgi S2 Lingkungan Ket. Ir. Bangun Wasito. SST Esis Witanto. Noor Anis Kundari. Daftar Dosen/Asisten Jurusan Teknokimia Nuklir Bidang Kompetensi No 1. M. 330001701 330001374 330001448 Lingkungan dan Teknik Nuklir Proses Ilmu Bahan dan Teknik Kimia Teknik Kimia dan Lingkungan Teknik Kimia OTK & Proses Kimia Analisis dan Teknik Nuklir Teknik Kimia SL Proses Kimia Proses Kimia 330002897 330003885 330004421 S2 Teknik Kimia S1 Teknik Nuklir DIV Teknokimia Nuklir 330004018 330004032 330001206 330001187 S1 Teknik Kimia DIII PATN DIII PATN . Wisnu Aryawardhana Ir. Kris Tri Basuki Ir.Sc. ST Agus Sutopo. Siswantoro. Dosen dan asisten tidak tetap berasal dari pusat penelitian di lingkungan Batan dan dosen dari perguruan tinggi di luar STTN termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Negeri. A. Giyatmi.Md. MT Sugili Putra. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Nama Prof. M.Md. ST Maria Christina Prihatiningsih. Dosen dan asisten terdiri dari dosen tetap dan tidak tetap. A. Sudaryo Ir. Dr. Ir.Si.194 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 perkuliahan di Jurusan Teknokimia Nuklir didukung oleh dosen-dosen dan asisten dengan bidang ilmu dan kompetensi yang memadai.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

195
330002283 330002098 330005379

12 13 14

Suryo Rancono, SST Siti Umi Sholikhati, SST Kartini Megasari, SST

D-IV STTN D-IV STTN DIV Teknokimia Nuklir DIV Teknokimia Nuklir

Proteksi Rad Kimia Teknokimia

15

Deni Swantomo, SST

330005380

Teknokimia

SL

SL=Studi lanjut

B. DOSEN JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR Kurikulum Teknofisika Nuklir Perbandingan SKS nya adalah 70 % teori dan 30% praktikum. Kalau dihitung jam efektif, karean 1 SKS Praktikum adalah Kegiatannya 3 x lebih lama dari Praktikum, maka Perbandingan Teori dan praktek adalah 44 % teori dan 56 % Praktek. Untuk mendukung kurikulum tersebut, perkuliahan di Jurusan Teknofisika Nuklir didukung oleh dosen-dosen dan asisten dengan bidang ilmu dan kompetensi yang memadai. Dosen dan asisten terdiri dari dosen tetap dan tidak tetap. Dosen dan asisten tidak tetap berasal dari pusat penelitian di lingkungan Batan dan dosen dari perguruan tinggi diluar STTN termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Negeri. Daftar Dosen/Asisten Jurusan Teknofisika Nuklir No 1 Nama Dr. Anwar Budianto, DEA Drs. Supriyono, MSc NIP 330002158 Bidang Ilmu S3 Fisika: Optoelektronika Bidang Kompetensi Laser optik Komputasi, Modeling dan Simulasi Ket.

2

330003241

S2 Matematika

196 Ir. Djiwo Harsono, M.Eng Ir. Surakhman Ir. M. Khoiri Ir. Aliq, MT Ir. Dwi Priyantoro, Msi. Toto Trikasjono, ST, M.Kes Ir. Zaenal Abidin, M.Kes. Joko Sunardi, S.ST Ir. Sigit Purnomo Ir. Bangun Pribadi Sudiono, SST Drs. Djoko Maryanto Sukarman, ST Suroso, SST Toto Dermawan, SST

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

3 4 5 6 7

330003188 330001563 330003822 330003832 330003494

S2 Komputer

Computer Engineering

S1 Teknik Nuklir Proteksi Radiasi S1 Teknik Nuklir Thermohidrolik S2 Instrumentasi & Kontrol S2 Fisika Simulasi Sistem & Kontrol Fisika Dasar SL SL

8

330001900

9 10 11 12 13 14 15 16 17

330003830 330002119 330003586 330004902 330002120 330003570 330004914 330004062 330004631

Instrumentasi S2 Teknik Nuklir Nuklir, Proteksi Radiasi Instrumentasi S2 Teknik Nuklir Nuklir, Proteksi Radiasi DIV Elektronika Elektronika Instrumentasi Analog S1 Teknik Proteksi Radiasi Nuklir S1 Teknik Mesin DIV Elektronika Instrumentasi S1 Fisika Instrumentasi S1 Teknik Elektro DIV Elektromekanik DIV Elektromekanik Teknologi bahan Elektronika Nuklir Teknik Radiografi Kendali Elektromekanik Elektromekanik SL

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

197 DIV Elektromekanik DIV Elektromekanik DIV Elektromekanik S1 Teknik Elektro SI Fisika DIV Elektronika Instrumentasi DIV Elektronika Instrumentasi DIV Elektronika Instrumentasi

18

19 20 21 22 23 24

Budi Suhendro, SST Ign. Agus Purbhadi W, SST Yadi Yunus, SST Ir. H. Suyamto Drs. Subari Santoso Sutanto, SST

330004912

Elektromekanik

330004918 330002236 330002149 330002576 330005382

Elektromekanik Elektromekanik Teknik Elektro Instrumentasi Instrumentasi Instrumentasi Instrumentasi SL SL

Muhtadan, 330005381 SST Nugroho Tri 330001182 25 Sanyoto, SST SL=Studi lanjut

C. EVALUASI KINERJA DOSEN Setiap akhir semester kinerja setiap dosen dievalusi berdasarkan: 1. Evaluasi oleh mahasiswa dengan mengisi angket. 2. Jumlah kehadiran dan kedisiplinan menyerahkan nilai akhir. 3. Hasil karya dosen yang dilaporkan dalam Daftar Riwayat Hidup yang disertai dokumen lengkap.

198

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

BAB XII. PENUTUP Pedoman akademik ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali menurut keperluan sesuai dengan situasi yang berkembang dalam jangka waktu paling lama 5 tahun. Setelah ditetapkan, pimpinan STTN wajib mensosialisasikan Pedoman ini kepada sivitas akademika STTN serta pejabat terkait. Kopi Pedoman dalam bentuk tercetak dan file elektronik tersimpan di Perpustakaan STTN, dapat dibaca dan dipinjam oleh sivitas akademika STTN maupun pihak lain yang berkepentingan. Anggota Senat STTN dapat mengajukan peninjauan kembali Pedoman Akademik ini disertai dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Rincian lebih lanjut mengenai peninjauan Pedoman Akademik STTN diatur dalam prosedur tersendiri. Hal-hal yang belum diatur dalam Pedoman Akademik ini akan diatur tersendiri.

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 178/U/2001 tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi. 200. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 71 tahun 2001 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. . IAEA.. Vienna Austria 1986. 1954. Technical Reports Series No. “Manpower Development for Nuclear Power. “Chemical Engineering in Practice” IAEA – TRS 266. A Guide Book”. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 tentang Kurukulum Inti Pendidikan Tinggi. Engineering and Science Education for Nuclear Power. J. Badan Tenaga Nuklir Nasional. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Perguruan Tinggi. IAEA (1980). Badan Tenaga Nuklir Nasional. Badan Tenaga Nuklir Nasional.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 199 DAFTAR PUSTAKA Harper.I. Keputusan Kepala BATAN Nomor 542/KA/XI/2002 tentang Statuta Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir.

Technical Reports Series No. “Bahan Pidato” Di Depan Civitas Akademika STTN. IAEA Vienna 1988. . 279. Jakarta 1987 Soentono.200 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 1999 tentang Sistem Pendidikan Tinggi. Indonesia Nomor 10 tahun 1997 tentang Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2005. IAEA. Erlangga. Undang-undang Republik Ketenaganukliran. S. Technical Reports Series No. Vienna 1988. 279. Yogyakarta. Sears and Zemansky.. “Nuclear Power Project Management”. Fisika Universitas. “Nuclear Power Project Management”.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful