PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN 2008

Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik STTN-BATAN 2007

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL YOGYAKARTA 2008

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

TIM PENYUSUN PEDOMAN AKADEMIK SURAT KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR NOMOR : 125/STTN/IX/2008 TANGGAL : 17 SEPTEMBER 2008 TENTANG TIM PENYUSUN PERUBAHAN PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN 2007 SUSUNAN TIM PENYUSUN PERUBAHAN PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN 2007

Penanggung Jawab Ketua Sekretaris merangkap anggota Anggota

: Prof. Dr. Kris Tri Basuki : Ir. Noor Anis Kundari, MT : Suroso, SST : 1. Dr. Anwar Budianto, D.E.A 2. Drs. Surpiyono, M.Sc 3. Ir. Bangun Wasito, M.Sc 4. Ir. Djiwo Harsono, M.Eng 5. Ir. Giyatmi, M.Si 6. Ir. Surakhman 7. Ir. Zaenal Abidin, M.Kes 8. Toto Trikasjono, ST, M.Kes 9. Sri Multi, SE 10. Joko Sunardi, SST 11. Sugili Putra, ST 12. Maria Christina Prihatiningsih, SST 13. Rita Tyas Mulatsih, SH Yogyakarta, 17 September 2008 KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR

KRIS TRI BASUKI

ii

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL NOMOR :126 /STTN/ IX / 2008

TENTANG PERUBAHAN PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR TAHUN 2007 KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR Menimbang : Bahwa sebagai tindak lanjut SK Ketua STTN Nomor : 125/STTN/ IX/2008 Tentang Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik STTN– BATAN 2007 dipandang perlu menetapkan Perubahan Pedoman Akademik STTN–BATAN 2007. Undang–undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; Peraturan pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi; Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir; Keputusan Kepala BATAN Nomor 542/KA/XI/2002 tentang Statuta STTN. Hasil kerja Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – BATAN 2007. MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL TENTANG PEDOMAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR TAHUN 2007.

Mengingat

:

1. 2. 3. 4.

Memperhatikan :

iii

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

PERTAMA KEDUA

: :

Pedoman Akademik STTN – BATAN 2007 perlu adanya perbaikan. Pedoman Akademik STTN – BATAN 2007 diubah menjadi Pedoman Akademik STTN – BATAN 2008. Pedoman Akademik STTN – BATAN 2008 mulai diberlakukan pada Tahun Akademik 2008/2009, dengan ketentuan apabila di kemudian hari ditemukan adanya kesalahan, akan diperbaiki sebagaimana

KETIGA

:

mestinya.

Ditetapkan di Yogyakarta, Pada tanggal 22 September 2008 KETUA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR

KRIS TRI BASUKI

Tembusan : 1. Yth. Kepala BATAN 2. Yth. Sekretaris Utama BATAN 3. Kepala Subbagian Keuangan STTN 4. Kepala Subbagian Persuratan dan Kepegawaian STTN 5. Tim Penyusun Perubahan Pedoman Akademik STTN – BATAN 2007

iv

secara periodik Buku Pedoman ini akan ditinjau. Dengan adanya Pedoman Akademik ini diharapkan dapat memperbaiki sistem penyelenggaraan pendidikan di STTN yang akhirnya mampu meningkatkan kualitas lulusan. Tahun 2008 ini Pedoman akademik diperbaiki terhadap beberapa kesalahan yang ditemukan oleh Tim dan adanya beberapa kebijakan akademik yang baru seperti Program Remedial dan penggunan Bahasa Inggris dalam Ujian Lisan Tugas Akhir/Pendadaran. Oleh karena itu. asisten. diskusi informal. dan semua pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung ikut berpartisipasi dalam penyusunan Buku Pedoman Akademik ini. Oktober 2008 Ketua Tim Penyusun Noor Anis Kundari v . Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir sebagai bagian sistem pendidikan nasional harus mampu melaksanakan langkah-langkah penyesuaian. Mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat. rapat senat. dan rapat-rapat Tim.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 KATA PENGANTAR Buku Pedoman Akademik STTN diterbitkan pertama kali pada tahun 2006 berdasarkan kerja Penyusun Pedoman Akademik Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir-BATAN dengan SK Ketua STTN Nomor 150 B/STTN/II/2006 yang menghasilkan Pedoman Akademik STTN-BATAN 2006 yang dikuatkan dengan SK Ketua STTN Nomor 25/STTN/ IX/2006 tentang Pedoman Akademik STTN-BATAN. mahasiswa. yang telah membantu pengetikan. Yogyakarta. pengembangan. karyawan STTN. serta ditambah daftar pustaka. Pedoman Akademik ini disusun atas kesepakatan-kesepakatan yang diperoleh melalui rapat koordinasi bidang akademik. semua dosen. dan perbaikan secara berkesinambungan dalam upaya meningkatkan kualitas lulusannya agar memiliki daya saing yang tinggi. Pada tahun 2007 dilakukan beberapa perbaikan disebabkan salah cetak serta penambahan/pengurangan kata/kalimat namun secara substansi hanya terjadi perubahan pada persyaratan nilai TOEFL untuk wisuda dari 400 menjadi 450. Terima kasih kepada saudara Sigit Suryantono BE.

K. 126/STTN/IX/2008 KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I. BAB II. I. M. L. A. 125/STTN/IX/2008 SK NO. J. BAB III. E.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL SK NO. B. B. D. C. vi PENDAHULUAN VISI MISI TUJUAN Halaman i ii iii v vi 1 2 3 3 5 9 9 10 10 11 11 11 12 14 15 16 16 18 18 19 ORGANISASI PERATURAN UMUM AKADEMIK SISTEM KREDIT SEMESTER TUJUAN SISTEM KREDIT SEMESTER JUMLAH BEBAN SKS SETIAP PROGRAM STUDI MASA STUDI SEMESTER REGULER SEMESTER PENDEK (SP) SISTEM UJIAN PENILAIAN HASIL BELAJAR HASIL UJIAN UJIAN SUSULAN EVALUASI HASIL PENDIDIKAN EVALUASI STUDI MAHASISWA PROGRAM REMEDIAL BATAS AKHIR WAKTU STUDI . C. H. G. A. F. N.

E. B. D. Q. A. G. A. BAB VIII. A. C. PERSYARATAN KELULUSAN PREDIKAT KELULUSAN WISUDA JURUSAN DAN PROGRAM STUDI JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR PROGRAM STUDI DAN TUJUAN STRUKTUR KURIKULUM JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR KELOMPOK MATA KULIAH DAN PRASYARAT KURIKULUM DAN SILABUS JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR 19 20 20 21 25 25 26 30 32 59 JURUSAN DAN TUJUAN 59 FASILITAS LABORATORIUM 61 PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA INSTRUMENTASI 63 PROGRAM STUDI ELEKTROMEKANIK PERATURAN ADMINISTRASI AKADEMIK CALON MAHASISWA TEMPAT PENDAFTARAN BIAYA PENDIDIKAN DAFTAR ULANG KARTU RENCANA STUDI (KRS) KEHADIRAN CUTI STUDI MAHASISWA PINDAHAN KERJA PRAKTEK PERSYARATAN AKADEMIS PROPOSAL PELAKSANAAN PENILAIAN FORMAT LAPORAN KP 108 161 161 162 162 163 165 165 165 166 167 167 168 169 169 169 vii .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 O. P. C. F. E. B. D. A. BAB VI. C. H. BAB V. D. B. C. D. BAB IV. B. BAB VII.

F. J. I. D. G. B. G. C. B. BAB X. H. BAB XII. D. E. B. JUMLAH LAPORAN KP TATA TULIS LAPORAN KP TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI DAN TUJUAN KETENTUAN-KETENTUAN TERKAIT DENGAN TA USULAN/PROPOSAL TUGAS AKHIR ISI TUGAS AKHIR UJIAN TUGAS AKHIR PENILAIAN TUGAS AKHIR TATA TULIS LAPORAN KP DAN TA KEMAHASISWAAN KETENTUAN UMUM TUJUAN DAN FUNGSI HAK MAHASISWA KEWAJIBAN MAHASISWA LARANGAN BAGI MAHASISWA SANKSI FASILITAS PENDIDIKAN PENGHARGAAN BEASISWA KEGIATAN KOKURIKULER KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DOSEN DOSEN JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR DOSEN JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR EVALUASI KINERJA DOSEN PENUTUP 170 170 173 173 173 175 176 182 184 184 187 187 187 188 189 190 190 191 191 192 192 192 193 193 195 197 198 199 DAFTAR PUSTAKA viii . A. C. F. BAB XI. E. BAB IX. A. K.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 F. C. A. G.

Bapak Ir. 53/DJ/IV/1985. Pada awal tahun 1983. Mengingat proses untuk melaksanakan tugas tersebut memerlukan waktu. pada tanggal 21 Februari . Selanjutnya. Ijin operasional dari Dirjen Dikti diperoleh dengan SK Dirjen Dikti No. PENDAHULUAN Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) adalah satu-satunya lembaga pemerintah Non Depertemen yang menyelenggarakan pendidikan keahlian di bidang teknologi nuklir program diploma-IV. pada tanggal 31 Agustus 1999 BATAN mengajukan permohonan pendirian STTN-BATAN ke Depdikbud. 08/DJ/07/I/1983. Peningkatan PATN (yang menyelenggarakan Program Diploma III ke bawah) menjadi STTN adalah dalam rangka mencukupi kebutuhan SDM terdidik yang terampil dengan kemampuan teknis dan akademis yang lebih tinggi. sejak tahun 1998 dirintislah STTN-BATAN dengan jenjang Program Diploma IV. Oleh karena itu.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1 BAB I. gagasan ini dikembangkan dengan membentuk Satuan Tugas Persiapan Pendidikan Ahli Teknik Nuklir berdasar SK Dirjen BATAN No. Djali Ahimsa. pada bulan Agustus 1999 diadakan pertemuan antara BATAN dengan Depdiknas (dahulu Depdikbud) yang membahas rencana pendirian STTN. Setelah diadakan perbaikan proposal dan penilaian kelayakan pendirian STTN. tugas Satgas diperpanjang dengan SK Dirjen BATAN No. yang dinamakan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN). Pada tanggal 3 Agustus 1985 Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan singkatan PATN di Yogyakarta dibuka dengan resmi oleh Direktur Jendral BATAN. Dalam proses pendirian STTN. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir didirikan atas dasar adanya suatu gagasan untuk membuka program diploma bagi para teknisi pada akhir tahun 1982 yaitu pertemuan antara Kepala Pusdiklat dengan Direktur Jendral BATAN yang didorong oleh kebutuhan akan tenaga teknisi berkualitas tinggi yang mampu berfungsi sebagai penghubung antara tenaga teknisi dan peneliti. 1640/D/O/86 tanggal 15 September 1986. Setelah semua persiapan baik perangkat keras maupun perangkat lunak semakin mantap. 81/DJ/V/1984. dibentuklah Satuan Tugas pengelola Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan SK Dirjen BATAN No.

2 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2001 dilaksanakan presentasi oleh Kepala PATN di hadapan Tim P5D (Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik dan Program Diploma) Depdiknas yang dilanjutkan dengan peninjauan sarana dan prasarana yang ada seperti ruang kuliah dan fasilitas laboratorium. Keputusan ini ditindak lanjuti dengan Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisi dan Tata Kerja STTN. yaitu Jurusan Teknokimia Nuklir dengan 1 Program Studi (Prodi) Teknokimia Nuklir dan Jurusan Teknofisika Nuklir dengan 2 Program Studi. . pada tanggal 8 Juni 2001 diterbitkan KEPRES nomor 71 tahun 2001 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Hatta Rajasa ditandai dengan penandatanganan prasasti yang sekarang terletak di halaman depan STTN. Persetujuan Depdiknas diperoleh tanggal 15 Maret 2001 dengan surat Dirjen Dikti Nomor 1013/D/T/2001. M. Hasilnya STTN-BATAN dinyatakan layak didirikan. Setelah dilakukan pembahasan antara BATAN dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (MENPAN) akhirnya. Pada tanggal 24 Agustus 2001 STTN dibuka secara resmi oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi. Persetujuan pembukaan Jurusan dan Program Studi pada STTN-BATAN di Yogyakarta oleh Direktur Jenderal Perguruan Tinggi pada tanggal 20 Maret 2001 meliputi 2 Jurusan dengan 3 Program Studi dengan surat Nomor 1037/D/T/2001. yaitu Prodi Elektronika Instrumentasi dan Prodi Elektromekanik. VISI Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir mempunyai visi menjadi Sekolah Tinggi idaman terdepan dalam pendidikan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. dengan Peringkat B. Ir. Pada tahun 2007 semua program studi yang diselenggarakan STTN telah memperoleh akreditasi berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 006/BAN-PT/Ak-IV/Dipl-IV/ XI/2007. A.

dengan mengoptimalkan pendayagunaan sumberdaya yang tersedia. maupun aparatur pemerintah. siap kerja (memiliki lisensi) serta mandiri. Jurusan dan Program Studi. beriman. Kemahasiswaan. Guna memantapkan jalannya roda organisasi STTN serta usaha untuk penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan. pengelola. dan Penutup. 4. maupun masyarakat. menjunjung tinggi etika profesi. tanggap terhadap perkembangan ilmu dan perkembangan masyarakat. 3. warga masyarakat. 5. Sistematika Pedoman Akademik STTN adalah: Pendahuluan. Jurusan Teknofisika Nuklir.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3 B. Kerja Praktek. membina kehidupan akademik yang sehat. dosen. mempunyai kemampuan akademik dan atau profesional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. menjadikan Sekolah Tinggi yang disegani. 2. dan penuh tanggung jawab dalam mengemban tugas dan kewajibannya sebagai pribadi. Dosen. melakukan pelayanan prima kepada masyarakat dan konsumen. C. Jurusan Teknokimia Nuklir. Tugas Akhir. TUJUAN Adapun tujuan pendidikan Program Diploma IV STTN adalah menghasilkan lulusan dengan kualifikasi: 1. MISI Misi STTN adalah menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan dalam bidang teknologi nuklir. berbudi luhur. . mampu memecahkan masalah baik dalam bidangnya maupun yang bersifat interdisipliner. Peraturan Administrasi Akademik. maka sejak tahun 2006 STTN menerbitkan pedoman akademik yang dapat digunakan oleh para mahasiswa. Peraturan Umum Akademik. Organisasi dan Personalia.

4 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

Ketua dan Pembantu Ketua. ORGANISASI Organisasi STTN-BATAN dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir dan Keputusan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Nomor 542/KA/XI/2002 tentang Statuta Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. melaksanakan pemilihan calon Ketua dan mengajukan usulan pengangkatan serta pemberhentian Ketua kepada Kepala BATAN. dan menegakkan norma-norma yang berlaku bagi sivitas . Bagian Administrasi Umum. Jurusan. dan Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan. Pembantu Ketua terdiri dari Pembantu Ketua I Bidang Akademik.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5 BAB II. Dewan Penyantun merupakan suatu wadah non-struktural untuk meningkatkan kemajuan STTN dan bertugas membantu unsur pimpinan STTN dalam hal menjaga dan memelihara hubungan baik antara masyarakat. memberikan pertimbangan kepada Kepala BATAN berkenaan dengan pengangkatan dan pemberhentian dosen yang memangku jabatan akademik di atas Lektor. Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kelompok Dosen. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika. Pembantu Ketua II Bidang Administrasi Umum. merumuskan peraturan pelaksanaan mimbar akademik dan otonomi keilmuan di STTN. dan Unit Penunjang. merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan STTN. Susunan Organisasi STTN terdiri atas Dewan Penyantun. memberikan pertimbangan dan persetujuan atas Rencana Pendapatan dan Belanja yang diajukan oleh pimpinan STTN. menilai pertanggungjawaban pimpinan STTN atas pelaksanaan kebijaksanaan yang telah ditetapkan. instansi pemerintah dengan STTN dan memecahkan kesulitan yang dihadapi STTN. Senat merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi STTN yang mempunyai tugas merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan STTN. Unsur Pimpinan STTN terdiri atas seorang Ketua dan 3 orang Pembantu Ketua. Senat.

Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) merupakan unsur pelaksana di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan mempunyai fungsi melakukan penelitian terapan di bidang teknologi nuklir. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan mempunyai tugas memberikan pelayanan teknis dan administrasi di bidang akademik dan kemahasiswaan. Jurusan di STTN ada 2 yaitu Jurusan Teknokimia Nuklir dengan 1 (satu) Program Studi dan Jurusan Teknofisika Nuklir memiliki 2 (dua) Prodi. Subbagian Keuangan. Subbagian Akademik dan Pengajaran. Sekretaris. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan terdiri dari Subbagian Perencanaan dan Kerja Sama. yaitu Elektronika dan Instrumentasi dan Elektromekanik. Tenaga Ahli. . Struktur Organisasi STTN dapat digambarkan dalam bagan pada Gambar 1. keuangan. Ketua Program Studi. menyebarkan hasil penelitian. dan Kepala Unit Laboratorium di bawah Jurusan. UPPM terdiri dari Kepala. serta perlengkapan dan rumah tangga. serta Subbagian Perlengkapan. Sekretaris Jurusan. serta Subbagian Kemahasiswaan dan Alumni. Unsur pelaksana administrasi STTN terdiri atas Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan serta Bagian Administrasi Umum. dan Tenaga Adminitrasi. Bagian Administrasi Umum mempunyai tugas melaksanakan pelayanan administrasi di bidang persuratan dan kepegawaian. Jurusan terdiri atas Ketua Jurusan.6 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 akademika. Jurusan merupakan unsur pelaksana akdemik. Bagian Administrasi Umum terdiri dari Subbagian Persuratan dan Kepegawaian. mengenalkan ilmu dan teknologi di bidang nuklir kepada masyarakat dan meningkatkan keterkaitan program STTN dengan kebutuhan masyarakat.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 7 Gambar 1. Struktur Organisasi STTN .

8 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

A. PERATURAN UMUM AKADEMIK Bagian ini berisi tentang peraturan-peraturan umum akademik yang berlaku di STTN yakni menggunakan Sistem Kredit Semester. 50 menit kegiatan tatap muka terjadwal. SISTEM KREDIT SEMESTER Semester adalah kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya.minggu terdiri atas: 1. 60 menit kegiatan akademik mandiri. berikut kegiatan iringannya termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian. 50 menit tatap muka terjadwal dengan mahasiswa. Satuan Kredit Semester adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama 1 semester melalui kegiatan terjadwal sebanyak 1 minggu perkuliahan atau 2 jam praktikum. ketrampilan psikomotorik dan fisik yang dilakukan di laboratorium atau studio.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 9 BAB III. nilai 1 SKS setara dengan 4 jam . yang masingmasing diiringi oleh sekitar 1-2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri. c. b. Untuk kegiatan yang menyangkut kemampuan. b. Untuk dosen setara dengan: a. Untuk mahasiswa setara dengan: a. Untuk Kerja Praktek dan Tugas Akhir. Satu Satuan Kredit Semester per. 60 menit pengembangan materi kuliah. Sistem Kredit Semester adalah sistem pembelajaran yang kegiatan per semesternya diukur dengan Satuan Kredit Semester (SKS). c. nilai 1 SKS setara dengan 2 jam (120 menit) praktikum terjadwal diiringi oleh 1-2 jam kegiatan terstruktur dan 1-2 jam kegiatan mandiri. atau 4 jam kerja lapangan. 60 menit kegiatan akademik terstruktur. 2. 60 menit cara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur.

B. memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengikuti kegiatan pendidikan yang sesuai dengan minat. melaksanakan sejauh mungkin sistem pendidikan input dan output ganda. memungkinkan perpindahan mahasiswa antar Program studi atau dari perguruan tinggi lain ke STTN. 4. 1. Masa Kuliah Sesudah UTS selama 7-8 minggu. bakat. memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu sesingkat-singkatnya. 3. dan 1-2 jam kegiatan mandiri. memperbaiki sistem evaluasi kecakapan mahasiswa. dan kemampuannya. TUJUAN SISTEM KREDIT SEMESTER Tujuan pokok penggunaan Sistem Kredit Semester adalah: 1. apabila memenuhi persyaratan. 3. JUMLAH BEBAN SKS SETIAP PROGRAM STUDI 1. Masa Ujian Tengah Semester (UTS) selama 1-2 minggu. Penerapan Sistem Kredit Semester di STTN saat ini diatur sebagai berikut. . 4. 2. atau nilai 1 SKS sama dengan penyelesaian kegiatan selama 6485 jam efektif per semester. 2. 5. dan maksimum 24 SKS dengan persetujuan Dosen wali. Masa Kuliah sebelum Ujian Tengah Semester (UTS) selama 7-8 minggu. mempermudah penyesuaian kurikulum terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. diiringi oleh 1-2 jam kegiatan terstruktur. Masa Ujian Akhir Semester (UAS) selama 2-3 minggu. C. 2. 6. Pengambilan jumlah SKS mahasiswa ditentukan berdasarkan indeks prestasi kumulatif (IPK) dan atau Indeks Prestasi Semester (IPS).10 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 kerja lapangan mahasiswa. Jumlah beban SKS untuk setiap Program Studi minimal 144 dan maksimal 160.

seminar. SEMESTER REGULER 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 11 D. Program Studi dapat menyelenggarakan semester pendek. Tujuan penyelenggaraan semester pendek adalah: 1. Waktu yang diperlukan untuk kegiatan per-semester adalah 16 – 19 minggu termasuk UTS dan dan UAS. E. meningkatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa. MASA STUDI 1. F. 5. 6. Masa studi untuk menyelesaikan Program D-IV STTN rata-rata adalah 8 semester. 3. 2. 2. Jika dipandang perlu dan memungkinkan STTN dapat menyelenggarakan semester pendek. yaitu semester ganjil dan semester genap. Semester pendek diselenggarakan pada saat liburan semester genap. 2. Dua (2) hari masa UTS di Semester Genap digunakan untuk Studi Ekskursi mahasiswa semester VI dan 1 minggu setelah ujian akhir Semeter Ganjil digunakan untuk ujian PPR bagi mahasiswa semester VII. dan 3 minggu masa ujian akhir semester. dan sidang sarjana/ujian tugas akhir/Pendadaran di depan Dewan Penguji. mempersingkat waktu studi mahasiswa. SEMESTER PENDEK (SP) Jika dipandang perlu dan memungkinkan. 1-2 minggu masa ujian tengah semester. Masa Studi Program lanjutan (ekstensi) dari D-III PATN adalah 3 Semester. 4. Masa studi setiap tahun akademik terdiri atas 2 semester reguler. Semester reguler terdiri atas semester ganjil dan semester genap. ujian komprehensif. Masa studi mahasiswa diakhiri dengan penyusunan tugas akhir. Masa Studi Program lanjutan (ekstensi) alih jalur dari D-III non PATN adalah minimal 4 Semester. Pengaturan masa kuliah adalah : empat belas (14) minggu masa kuliah dan praktikum/praktek. .

tidak sedang melaksanakan kerja praktek (KP). Ujian Akhir Semester Ujian Akhir Semester adalah kegiatan evaluasi pada akhir semester untuk materi teori maupun praktikum. b. memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) semester genap yang berlaku. SISTEM UJIAN Ujian diselenggarakan untuk mengetahui evaluasi keberhasilan proses belajar mengajar yang telah diselenggarakan. karangan/paper. setiap pengampu mata kuliah dapat memberikan evaluasi dalam bentuk lain seperti tes/kuis. memiliki KTM yang masih berlaku. Di samping memberikan ujian itu. 2. maupun kegiatan lain yang dilaksanakan sebelum UAS. membayar biaya yang ditentukan. Bentuk dan Frekuensi Ujian Ujian dilaksanakan dalam bentuk Ujian Tulis terjadwal yaitu: a. Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan. 1. 2. Ujian Tengah Semester (UTS) Ujian Tengah Semester adalah kegiatan evaluasi yang dijadwalkan oleh STTN dan dilaksanakan pada pertengahan Semester (pada minggu ke 8). dan Kepala Bagian Administrasi Umum. yang dilaksanakan di luar Jadwal UTS dan UAS. Program Studi menyatakan perlunya diselenggarakan dan disetujui dalam Rapat yang dihadiri Pimpinan STTN. Persyaratan Ujian Untuk mengikuti ujian mahasiswa harus memenuhi persyaratan: a. telah menyelesaikan adminstrasi perkuliahan. 3. b. penulisan karya ilmiah. . khusus untuk mata kuliah teori atau praktikum yang membutuhkan evaluasi tengah semester secara tertulis. 4. G. maupun tugas-tugas yang berupa penyelesaian soal-soal.12 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Persyaratan mahasiswa agar dapat mengikuti semester pendek adalah: 1. Pengurus Jurusan.

2. Materi Ujian Secara umum materi ujian ditentukan oleh dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan. Pinjam meminjam alat tulis antar peserta tanpa ijin pengawas. Selama ujian berlangsung. 3. 4. Mencontoh pekerjaan peserta lain. peserta dilarang: 1. d. Setelah mahasiswa mengumpulkan lembar evaluasi menunggu panitia membagi soal dan kertas ujian. Bercakap-cakap dengan peserta lain atau berbuat sesuatu yang dapat menimbulkan anggapan yang bersangkutan bertindak tidak jujur atau curang. Peserta ujian harus mengenakan pakaian seragam STTN dengan sopan. e. Kartu Ujian yang sah. Tata Tertib Ujian Setiap mahasiswa peserta Ujian Tulis/Praktikum harus mematuhi tata tertib sebagai berikut. mengisi lembar Evaluasi Dosen terkait (berlaku untuk UAS). 3. 2. mendaftar sebagai peserta ujian untuk memperoleh Kartu Ujian. Apabila sudah diperingatkan secara lisan oleh petugas sebanyak . Alat tulis kecuali kertas. Peralatan lain yang diijinkan oleh dosen penguji. memiliki Kartu Rencana Studi (KRS) semester yang bersangkutan dan telah ditandatangani oleh dosen wali. Lima menit sebelum ujian dimulai. a. peserta sudah berada di tempat yang ditentukan.** Catatan: Setelah masa ujian selesai Kartu Ujian dikembalikan ke Sub. b. c. 4. Bagian Akademik dan Pengajaran untuk diisi nilai-nilai yang sudah keluar dan dipakai sebagai bahan konsultasi pengisian KRS dengan dosen wali apabila pada masa perwalian KHS belum terbit. Peserta ujian harus membawa: 1. 3. ** Pendaftaran ujian diatur lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri. d.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 13 c. Meninggalkan tempat ujian tanpa ijin pengawas.

1. Jika sudah diperingatkan lisan 3 kali. 8. namun masih melakukan pelanggaran yang sama. yang bersangkutan dapat dikeluarkan dari ruang ujian. h. 9. PENILAIAN HASIL BELAJAR 1. Menyobek nomor ujian dan atau memindahkan tempat duduk. Tidak diijinkan mengikuti ujian-ujian selanjutnya. Terlambat lebih dari 15 menit. Mengerjakan ujian atas nama peserta lain. Membuat catatan pada bangku atau tembok. apabila hal ini terjadi maka kedua belah pihak dinyatakan tidak lulus. f. Peringatan lisan. Dianggap tidak lulus. Merokok. 2. g. Penilaian hasil belajar mahasiswa adalah usaha untuk mengetahui tingkat . Untuk pelanggaran yang lebih berat dapat dikenakan sanksi: 1. 2. 5. Terlambat kurang dari 15 menit. 2. 7. Mengaktifkan hand phone. pengawas ujian dapat meminta yang bersangkutan meninggalkan ruang ujian. tetapi sudah ada peserta ujian yang telah selesai dan meninggalkan tempat ujian. 6. Hasil pekerjaan ujian ditinggalkan di tempat setelah ujian dinyatakan selesai.14 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3 kali tetapi tidak diindahkan. Peserta tidak boleh mengikuti ujian apabila: 1. dan hasil pekerjaan diberikan kepada pengawas untuk diberi catatan dan dilaporkan kepada dosen terkait. Namanya dicatat untuk dilaporkan kepada Pengurus Jurusan/dosen yang bersangkutan. 3. Sanksi: Pelanggaran terhadap ketentuan di atas dikenakan sanksi sebagai berikut. H.

B = Baik : mempunyai bobot 3. 2. 3. Penilaian hasil belajar diwujudkan dalam nilai akhir (NA) yang merupakan gabungan dari UTS. UAS. namun disarankan dosen pengampu mengumumkan sendiri dalam bentuk angka dan mengembalikan hasilnya kepada mahasiswa. Nilai UTS tidak diumumkan oleh STTN. praktikum. 4. 3. 2. pengampu wajib memberitahukan bobot dan nilai tugas-tugas akademik kepada mahasiswa. 5. Pada permulaan kuliah semester. mahasiswa yang mendapat nilai tersebut dinyatakan tidak lulus. Pada setiap akhir semester mahasiswa diberi Kartu Hasil Studi (KHS) yang . C = Cukup : mempunyai bobot 2. E = Gagal : mempunyai bobot 0. 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 15 keberhasilan mahasiswa dalam mencapai penguasaan kompetensi yang dilakukan secara berkala dalam bentuk ujian. Nilai akhir dinyatakan dalam bentuk huruf yang masing-masing mempunyai arti dan bobot sebagai berikut: A = Baik Sekali : mempunyai bobot 4. dan tugas-tugas lain berdasarkan bobot yang telah ditentukan oleh dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan. I. Nilai E merupakan nilai mati. Penilaian hasil belajar mahasiswa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan dengan cara yang sesuai dengan ciri-ciri bidang studi/mata kuliah/yang bersangkutan. pelaksanaan tugas. dan pengamatan dosen. 6. Nilai akhir diumumkan oleh STTN dalam bentuk huruf. praktek. Pada dasarnya penilaian adalah hak dosen pengampu. D = Kurang : mempunyai bobot 1. HASIL UJIAN Hasil ujian setiap mata kuliah dapat diumumkan kepada mahasiswa dengan ketentuan sebagai berikut.

Pelaksanaan ujian susulan tidak boleh melebihi 2 minggu setelah UAS berakhir. bahan konsultasi menggunakan kartu ujian yang telah diisi nilai-nilai yang sudah keluar oleh Sub. Mahasiswa menggandakan dan mendistribusikan surat yang sudah disetujui dosen tersebut ke Jurusan dan BAAK.16 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 dapat digunakan sebagai bahan konsultasi dengan Dosen Wali. atau kerabat dekat. suami/isteri) meninggal dunia. 1. Ujian susulan hanya diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi ketentuan: 1. UJIAN SUSULAN Mahasiswa yang tidak hadir pada ujian terjadwal dinyatakan tidak menggunakan kesempatan ujian yang telah disediakan oleh STTN. anak. Mengajukan permohonan secara resmi kepada dosen terkait sepengetahuan Ketua Jurusan dengan alasan sakit dan dirawat di rumah sakit yang ditunjukkan dengan bukti dari Rumah sakit. yang tinggal 1 rumah meninggal dunia. atau keluarga ( orang tua. Indeks Prestasi Tahunan (IPT) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). . 2. Indeks Prestasi Semester (IPS) Setiap akhir semester dilaksanakan evaluasi terhadap semua kegiatan akademik yang telah dilakukan oleh mahasiswa pada semester itu dalam bentuk IPS. Akademik dan Pengajaran BAAK. EVALUASI HASIL PENDIDIKAN Evaluasi hasil pendidikan mahasiswa merupakan pengukuran tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tingkat kompetensi yang telah ditentukan dalam proses belajar mengajar yang diselenggarakan oleh STTN. Dosen yang bersangkutan menyatakan bersedia yang dibuktikan dengan menuliskan kesediaanya pada surat permohonan mahasiswa. 3. Jika pada masa pengisian KRS KHS belum tersedia. Bag. 4. Indeks Prestasi meliputi Indeks Prestasi Semester (IPS). J. Pengukuran dilakukan berdasarkan indeks prestasi (IP). K.

.25 ≤ IP ≤ 3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) digunakan untuk mengukur tingkat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tujuan kompetensi selama mengikuti proses pembelajaran sampai dengan semester terakhir..50 Jumlah SKS maksimum 16 20 22 24 .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 17 Indeks Prestasi Semester merupakan ukuran tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tujuan kompetensi dalam 1 semester. Perhitungan IPK dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut: IP = K ∑ (HxK ) ∑ (K ) semester I semester I + .50 ≥ 3.25 2. + ∑ (HxK )semester k e + . Indeks Prestasi Tahunan (IPT) Indeks Prestasi Tahunan adalah Indeks Prestasi yang diperoleh dalam 1 (satu) tahun akademik.. 3.00 < IP < 3. yaitu: Rentangan IP < 2..00 3. + ∑ (K )semester k e n n Beban studi yang dapat diambil oleh mahasiswa pada semester berikutnya ditentukan atas dasar IPK atau IPS yang dicapai dengan persetujuan dosen wali. Besarnya IPS mahasiswa dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: IPS = ∑ [H x K ] ∑K dengan H = bobot nilai perolehan dan K = nilai kredit mata kuliah. 2.

4. Persyaratan akademik yang harus dipenuhi untuk penyelesaian program D-IV adalah dapat: Menyelesaikan semua beban SKS sesuai dengan Program Studi.56 dan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. 3. Mahasiswa STTN dengan pertimbangan khusus dapat menempuh selamalamanya 12 semester. Mencapai IPK sekurang-kurangnya 2. atau 5 di atas. 2. Jumlah SKS dengan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. 4. EVALUASI STUDI MAHASISWA Evaluasi studi dimaksudkan untuk menilai kelayakan seorang mahasiswa untuk daftar ulang dalam melanjutkan studi di STTN. Agar dapat melanjutkan studi di STTN pada akhir Semester II mahasiswa harus sudah memperoleh sekurang-kurangnya 32 SKS dengan IPK sekurang-kurangnya 2. dan III IP < 2. Akhir Semester IV dilakukan evaluasi untuk menentukan kelanjutan studi mahasiswa. Persyaratan akademik yang harus dipenuhi agar seorang mahasiswa dapat melanjutkan pendidikannya ke Semester V adalah sebagai berikut: Yang bersangkutan telah mengumpulkan sekurang-kurangnya 64 SKS dengan IPK sekurang-kurangnya 2. II. PROGRAM REMEDIAL Jika dari evaluasi hasil pembelajaran diketahui ada mahasiswa yang mengalami hambatan dalam belajar sehingga memperoleh nilai yang rendah. Jika mahasiswa tidak memenuhi syarat pada butir 3. Akhir Semester XII merupakan batas waktu penyelesaian program pendidikan D-IV STTN. Kelanjutan pendidikan mahasiswa ditentukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap indeks prestasi sebagai berikut.56. tanpa nilai E 5. Keputusan penyelenggaraan Program . STTN dapat menyelenggarakan Program Remedial. tanpa nilai E. 1.18 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 L. 6. maka yang bersangkutan terkena sanksi pemutusan hak pendidikan (drop out) oleh Ketua STTN.56 diperingatkan. Akhir Semester I.75 dan nilai D sebanyak-banyaknya 15 % tanpa nilai E. Evaluasi untuk program ekstensi (lanjutan dari Program D-III) dilaksanakan setelah Semester II. M.

ketentuan akademik yaitu karena nilai yang belum memenuhi syarat kelulusan. Ketentuan lebih lanjut mengenai Program Remedial diatur dengan Keputusan Ketua. . Batas waktu studi adalah 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama-lamanya 1 (satu) tahun.3) ditambah 2 semester. atau c. sejak surat itu diterima Puket I.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 19 Remedial didasarkan pada Rapat Yudisium atau Rapat koordinasi Bidang Akademik. N.2 dan D. Cuti akademik dan skorsing tidak diperhitungkan sebagai waktu studi. pernah memperoleh ijin sakit yang atas saran dokter rumah sakit memerlukan istirahat dalam waktu paling lama 1 tahun. O. Penolakan/persetujuan perpanjangan ini harus sudah dapat diputuskan dalam waktu 7 hari. atau pelaksanaan kerja praktek dan atau tugas akhir yang menghadapi kendala. PERSYARATAN KELULUSAN Mahasiswa dapat dinyatakan lulus apabila telah memenuhi ketentuan sebagai berikut. Pada masa perpanjangan ini mahasiswa dikenai beaya perkuliahan seperti mahasiswa angkatan terakhir. hal-hal lain yang mendapat persetujuan tertulis dari Kepala BATAN. Mahasiswa yang ingin memperpanjang waktu studi wajib mengajukan permohonan perpanjangan kepada Ketua STTN melalui Pembantu Ketua I disertai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dengan persetujuan oleh Ketua Jurusan. BATAS AKHIR WAKTU STUDI Waktu studi Program D-IV STTN dihitung mulai saat mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa untuk pertama kali sampai dengan mahasiswa itu dinyatakan lulus ujian tugas akhir. pernah cuti hamil dalam masa studi. dengan alasan : a. atau b. bagi mahasiswa karyawan dan Ketua STTN bagi mahasiswa umum. Untuk Program Ekstensi batas waktu studi adalah masa studi (seperti ketentuan D. atau d.

2. Telah dinyatakan lulus ujian Tugas Akhir.00: dengan pujian. IPK 2. .56 – 3. Menyelesaikan ketentuan lain termasuk Administrasi. 3.01 – 3. Menyerahkan Karya Tulis Ilmiah untuk Jurnal Forum Nuklir. dan untuk Karyawan Tugas Belajar ke PUSDIKLAT-BATAN yang dibuktikan dengan tanda terima. 4. Rincian lebih lanjut mengenai wisuda dibuat dalam ketentuan tersendiri yang diumumkan menjelang waktu pelaksanaan. Akademik dan Pengajaran BAAK (ditandai dengan paraf Kepala BAAK atau pejabat yang ditunjuk).51 – 4. P. Dosen Pembimbing.20 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. IPK 3. Telah dinyatakan lulus yang dibuktikankan dengan transkrip akademik yang dikeluarkan oleh Sub. Mencapai Indeks Prestasi sekurang-kurangnya 2. Menyerahkan Tugas Akhir kepada Jurusan.50: sangat memuaskan. Mempunyai sertifikat TOEFL dengan nilai minimal 450. Perpustakaan STTN. Jumlah SKS dengan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %.56. 2. tanpa nilai E. WISUDA Ijazah dan sebutan Sarjana Sains Terapan (SST) diberikan dalam Upacara Wisuda. Mengumpulkan SKS sesuai dengan kurikulum Program Studi. 3. 5. IPK 3. Bag. 3. Telah mengikuti Kuliah Etika Profesional /Kuliah Umum/Kapita Selekta sedikitnya 4 kali. PREDIKAT KELULUSAN Predikat kelulusan merupakan penghargaan akademik atas prestasi akademik yang diperoleh seorang mahasiswa selama mengikuti pendidikan.00: memuaskan. 6. Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk memperoleh Ijazah/mengikuti Wisuda adalah: 1. 4. 2. Q. Predikat kelulusan adalah sebagai berikut: 1.

Diagram alir mata kuliah masing-masing Prodi dapat dilihat pada Lampiran. . Jurusan Teknokimia Nuklir mempunyai 1 program studi yaitu Program Studi Teknokimia Nuklir. dan Ketua Program Studi serta dibantu oleh Kepala Unit Laboratorium di bawah Jurusan. JURUSAN DAN PROGRAM STUDI Jurusan di STTN terdiri dari Jurusan Teknokimia Nuklir dan Jurusan Teknofisika Nuklir. Masa Jabatan masing-masing pengurus Jurusan adalah 4 tahun dan dapat dipilih untuk diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 kali masa jabatan berturut-turut. Sekretaris Jurusan. dan peluang kerja dapat dilihat pada Tabel 1. Program Studi. karena kegiatan 1 SKS Praktikum adalah 3 x lebih lama dari teori. Kurikulum untuk semua Program Studi di STTN menggunakan perbandingan 40 % teori dan 60% praktikum.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 21 BAB IV. Hal ini sesuai perhitungan jam efektif. Kompetensi. Ketua Jurusan dipilih oleh para dosen jurusan yang bersangkutan kemudian diusulkan kepada Ketua untuk diangkat setelah mendapat pertimbangan Senat. dan bertanggung jawab kepada Ketua. Jurusan dikelola oleh pengurus jurusan yang terdiri atas Ketua Jurusan. Untuk pengembangan kompetensi. maka perbandingan jam efektif teori dan praktikum kira-kira adalah 44 % teori dan 56 % praktikum. Jurusan Teknofisika Nuklir mempunyai 2 program studi yaitu Program Studi Elektronika dan Instrumentasi (ELIN) dan Program Studi Elektro Mekanik (ELMEK). Sekretaris Jurusan dan Ketua Program Studi dipilih oleh para dosen jurusan yang bersangkutan kemudian diusulkan oleh Ketua Jurusan kepada Ketua STTN untuk diangkat dan bertanggung jawab kepada Ketua Jurusan. Pengurus Jurusan membentuk Kelompok Bidang Keahlian (KBK).

Nuklir bidang Industri Pengelolaan Lingkungan Aplikasi Nuklir/Reaktor Aplikasi Medis Aplikasi Industri Proteksi Radiasi dan Aplikasi T. Kompetensi. berbangsa Memberi landasan Penguasaan ilmu dan ketrampilan Catatan Memberikan natural effect Peluang Kerja Batan/Industri/ Lembaga Penelitian/ Wirausaha Teknokimia ElektronikaInstrumentasi Batan/Industri/ Lembaga Penelitian/ Wirausaha Batan/ Lembaga penelitian/ Wirausaha Elektromekanik MKK (Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan) Diajarkan di semua jurusan . dan Peluang Kerja Program Studi Kompetensi Proses Kimia Proses Kimia Radiasi Analisis Kimia Proteksi Radiasi dan Aplikasi T.22 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Tabel 1. Program Studi. Pengelompokan Mata Kuliah Kelompok MPK (Mata kuliah Pengembangan Kepribadian) Deskripsi Manusia beriman dan bertaqwa Berbudi pekerti luhur Berkepribadian mantap Mandiri Tanggung jawab Bermasyarakat. Nuklir bidang Industri Mekanik Elektro Instrumentasi Elektromekanik Proteksi Radiasi dan Aplikasi T. Nuklir bidang Industri Tabel 2.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 23 m.k. Prodi > 50 % MKB (Mata Kuliah Keahlian Berkarya) MPB (Mata Kuliah Perilaku Berkarya) MBB (Mata Kuliah Berkehidupan Bersama) Membentuk tenaga ahli dengan kekaryaan berdasar ilmunya Membentuk sikap dan perilaku dalam berkarya Memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya .

24 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 25 BAB V. Meningkatkan kemampuan keilmuan guna penyesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknokimia Nuklir mempelajari aplikasi teknik nuklir untuk bidang kimia maupun teknik kimia maupun proses kimia yang melibatkan bahan nuklir serta proteksi dan keselamatan radiasi. Mendidik dan memberi bekal kemampuan keilmuan dalam bidang proses kimia yang menerapkan teknologi nuklir (teknokimia nuklir) dan digunakan oleh industri kimia bahan nuklir (instalasi nuklir). proyek keteknikan. 3. 2. 5. rekayasa proses dan analisis ekonomi. dan evaluasi data. 1954. Bekerja sesuai prosedur yang benar. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif. . Mengembangkan sikap dan kebiasaan-kebiasaan sebagai berikut a.. scale up. b. PROGRAM STUDI DAN TUJUAN Pendidikan Program Diploma IV Teknokimia Nuklir STTN bertujuan untuk: 1. dengan memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan. Meningkatkan kemampuan/ketrampilan dalam mengerjakan tugas-tugas bidang teknokimia di lembaga penelitian maupun industri yang meliputi perencanaan.I. J. dan hasil. teknik operasi dan teknik pemasaran hasil (dari Harper. teknik konstruksi. “Chemical Engineering in Practice). metode. spesifikasi. 6. serta pemilihan dan perawatan peralatan proses 4. A. JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR Ruang lingkup atau bidang kerja sarjana teknokimia adalah penelitian proses. Meningkatkan ketrampilan berfikir dalam bidang Teknokimia Nuklir yang meliputi pemilihan dan pengembangan proses. Sikap ingin tahu (curious) terhadap informasi. c. pengembangan proses. pelaksanaan. Bekerja secara efisien dan efektif.

mudah menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. ruang rapat. dan ruang kerja karyawan. menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang mendukung pembangunan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. ruang seminar. STRUKTUR KURIKULUM JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR 1. Pengembangan sikap diintegrasikan pada pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. laboratorium. ruang kerja pengurus jurusan. ruang dosen. Visi & Misi Visi Menjadi institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga yang mampu melaksanakan pekerjaan dalam bidang penelitian dan industri kimia terutama yang di dalamnya menerapkan teknologi nuklir. dengan senantiasa mengutamakan mutu dan kompetensi (quality & competence). Ciri khas kompetensi lulusan yang diharapkan Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang kompleks dalam industri maupun unit penelitian bidang teknokimia nuklir. 2. Misi a. Fasilitas utama untuk penyelenggaraan program studi Fasilitas utama untuk penyelenggaraan pendidikan di Jurusan Teknokimia Nuklir adalah ruang kuliah. Membina kehidupan akademik yang sehat dengan memberdayakan sumberdaya yang ada. perpustakaan. f. 3. e. menguasai proteksi radiasi. b. kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler. B. dan mampu mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi nuklir dalam bidang teknokimia. bimbingan dan konsultasi. Menjunjung tinggi etika profesi dan moral.26 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 d. Bertanggung jawab untuk memperoleh hasil yang bermanfaat. Untuk mencapai tujuan tersebut disusun kurikulum yang berisikan mata kuliah-mata kuliah yang sesuai. . Bekerja sama untuk tujuan dan hasil yang lebih baik dan benar.

dan PRR. Perpustakaan Untuk pencarian informasi ilmiah. slide proyektor dan LCD. serta Proteksi dan Keselamatan Radiasi. antara lain Laboratorium Fisika. Radiokimia dan Kimia Radiasi. dan penanggung jawab praktikum minimum berpendidikan S-1/D-IV mempunyai kemampuan akademis pada bidang studi (kompetensi) yang sesuai dan ahli di bidangnya serta akan ditingkatkan sampai minimal S2/Sp1. Kimia. selain laboratorium-laboratorium di atas juga dapat dipakai fasilitas-fasilitas lain di BATAN. Untuk pelaksanaan kerja praktek dan penelitian guna penyusunan tugas akhir. PTKMR. disediakan ruang-ruang kuliah yang dilengkapi peralatan penunjang. PATIR. Komputer. PTLR. sedang untuk asisten/ pembimbing praktikum diperbolehkan lulusan program Diploma III dengan pengalaman sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun pada bidang (kompetensi) yang sesuai. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa. dosen. PRSG. Selain itu. PTNBR. guna peningkatan penguasaan Bahasa Inggris disediakan Laboratorium Bahasa. PTBIN. seperti: PTAPB. Persyaratan akademik tenaga pengampu Tenaga pengampu mata kuliah. seperti: whiteboard. Instrumentasi Kimia. PPEN. OHP. disediakan ruang perpustakaan yang dilengkapi dengan buku-buku ilmiah dalam bahasa asing maupun bahasa Indonesia. PTRKN. PTBBN. majalah dan jurnal. . Operasi Teknik Kimia dan Proses. (Semua Unit di BATAN). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. 4. tugas akhir.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 27 Ruang kuliah Untuk pelaksanaan proses belajar mengajar. dan akan dikembangkan perpustakaan digital. PPGN. karyawan. Ilmu Bahan. Deteksi Radiasi. PRPN. pembimbing kerja praktek. dan pihak lain guna mendukung kegiatan belajar mengajar. Gambar Teknik. Kimia Analisis. Laboratorium Untuk pelaksanaan kegiatan praktikum disediakan laboratorium.

tugas akhir 7. Sistem evaluasi berdasar kompetensi 1. 2. Penguasaan bermasyarakat a. penyelesaian masalah 2. Rencana komprehensif kegiatan pembelajaran Agar tujuan pendidikan program studi dapat tercapai. ujian tulis. test. ujian sisipan. Pada dasarnya penilaian adalah hak dosen pengampu 3. Substansi bahan kajian Analisis substansi bahan kajian untuk kompetensi utama. pelaksanaan praktikum. tugas-tugas dan ujian akhir. serta ujian praktikum untuk praktikum dengan bobot yang harus diberitahukan kepada mahasiswa pada permulaan semester. dan Bahan Pengajaran.28 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5. kompetensi pendukung. kerja praktek b. simulasi 3. presentasi/seminar d. Praktikum dan praktek b. diskusi c. kuliah/tutorial b. Untuk mata kuliah praktikum didasarkan atas test awal. kegiatan pembelajaran direncanakan sebagai berikut: 1. Sistem penilaian hasil belajar didasarkan pada tiga kemungkinan sistem penilaian yang pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan sifat masing- . Sistem evaluasi dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk mengetahui tingkat keberhasilan mahasiswa dalam mencapai penguasaan kompetensi mata kuliah teori didasarkan atas pekerjaan rumah (PR). Selanjutnya setiap dosen wajib mengembangkannya menjadi GBPP. SAP. Penguasaan ilmu dan ketrampilan: a. serta kaitannya dengan pencapaian elemen kompetensi dapat dilihat pada daftar sebaran mata kuliah per semester. dan kompetensi lain. Penguasaan berkarya dan penguasaan mensikapi a. 6. laporan praktikum. tugastugas lain.

Kelompok (elemen kompetensi) Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB) Inti (Utama) 8 18 66 4 12 108 Prosentasi 73. yaitu dengan cara menentukan batas lulus b. kemudian membandingkan nilai yang lulus relatif dengan nilai kelompoknya. PAK (Penilaian Acuan Kombinasi). Sivitas Akademika c. PAN (Penilaian Acuan Norma). BATAN b. dan proses belajar mengajar. Kelompok Masyarakat Pemrakarsa kurikulum Inti a. 1. c. Masyarakat pengguna lulusan dan Kalangan Profesi. Tabel 3. Distribusi Matakuliah No. PAP (Penilaian Acuan Patokan). yaitu dengan cara membandingkan nilai mahasiswa dengan nilai rata-rata kelompoknya. yaitu dengan menentukan batas lulus terlebih dahulu.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 29 masing kegiatan akademik.65 Institusional Pendukung 2 12 19 4 2 39 26. Evaluasi juga dilakukan terhadap penyelenggara. kurikulum. 4.35 Lainnya Jumlah SKS 10 30 85 8 14 147 100 . 5. 4. yaitu: a. sarana-prasarana. dosen pengampu. 2. 3. administrasi. 5.

NAMA MATA KULIAH Praktikum Gambar Teknik Asas Rekayasa Proses Kimia Fisika Kimia Analisis Kimia Organik Matematika Terapan I Operasi Teknik Kimia I Termodinamika Instrumentasi Kimia Kimia Air Praktikum ADPR Matematika Terapan II Operasi Teknik Kimia II Alat Industri Kimia Radiokimia PRASYARAT 2 2 . 13. 6. 4. 9. 5. 12. NAMA MATA KULIAH Matematika I Fisika Terapan Kimia Dasar Matematika II Fisika Modern Statistik Alat Deteksi & Pengukuran Radiasi Perpindahan Panas Ilmu Bahan I Teknik Listrik Pemrograman Komputer Pengantar Teknologi Nuklir PRASYARAT 2 2 Matematika I Fisika Terapan Matematika I Fisika Modern Termodinamika Kimia Fisika Fisika Terapan Matematika Terapan II Fisika Modern MK WAJIB KEAHLIAN BERKARYA (MKB) No. 6. NAMA MATA KULIAH Pendidikan Agama I Bahasa Inggris I Pendidikan Pancasila Pendidikan Kewarganegaraan Pendidikan Agama II PRASYARAT 2 2 2 2 2 SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 SKS T P 2 Kimia Dasar Kimia Dasar Kimia Dasar Kimia Dasar Matematika II Asas Rekayasa Proses Kimia Fisika Kimia Analisis Kimia Fisika Fisika Modern Matematika Terapan I OTK I OTK I ADPR 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 I I V VI VII Semester I I I II II III III IV IV V IV V Semester I II II II II III III III III III III IV IV IV IV SKS T P Semester Pendidikan Agama I MK WAJIB KEILMUAN DAN KETRAMPILAN (MKK) No. 3. 1.30 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 C. 8. 3. KELOMPOK MATA KULIAH DAN PRASYARAT MK WAJIB PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN No. 12. 1. 2. 7. 7. 14. 4. 15. 10. 9. 5. 2. 8. 3. 1. 11. 2. 4. 10. 11. 5.

5. 5. 18. 21. 26. . 9. 8. 23. OTK I. 2. 4. 29. 7.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 16. 3. Kimia II Pengelolaan Limbah Proses Kimia II SPPBN PKBN MINAT PENGENDALIAN LINGKUNGAN Pengantar Ilmu Lingkungan OTK II Toksiko Ekologi P. 20. 4. Proses Kimia I Kimia Radiasi Ilmu Bahan II Praktikum P. Teknologi Nuklir OTK II. Komputer Proses Transfer Kinetika Kimia Proses Kimia II Aplikasi Teknik Nuklir Perancangan Alat Proses Praktikum Proses Kimia Praktikum Ilmu Bahan Metodologi Penelitian Alat Kontrol Proses Strategi Rekayasa Proses Reaktor Kimia OTK II Radiokimia Ilmu Bahan I Matematika Terapan II PP. 3. OTK II Proses Kimia I P. II Praktikum Proses Kimia Proses Kimia Kinetika Kimia. NAMA MATA KULIAH Keselamatan & Kesehatan Kerja Perundang-undangan TN Manejemen Proyek Seminar Sistem Manajemen Mutu PRASYARAT K3. MK PILIHAN (WAJIB MINAT) (MKB) NAMA MATA KULIAH PRASYARAT MINAT ANALISIS KIMIA Spektroskopi Instrumentasi Kimia Kromatografi Spektroskopi Elektrokimia Instrumentasi Kimia MINAT TEKNOLOGI PROSES Proses Kimia Bahan Nuklir Operasi T. PAP 2 2 2 2 2 2 2 2 V V V V VI VI VI VI VI VI VI VII VII VII VII 31 2 2 2 2 2 2 2 2 2 SKS T P 2 1 2 2 SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 MK WAJIB PERILAKU BERKARYA (MPB) No. PP Proses Kimia I Ilmu Bahan I. 1. Ilmu Lingkungan Radioekologi Toksikoekologi V VI VII V VI VII V VI VII Mata kuliah pilihan (wajib minat) harus diambil oleh mahasiswa yang mempunyai minat dalam bidang tersebut secara konsisten. 17. 27. OTK II KF. 2. 30. Proteksi Radiasi Proses Kimia I. PAP Kinetika Kimia. 24. 6. 25. II Praktikum Proses Kimia Pilihan A-1 Semester 1 I VII VII VII VII Semester No. 1. 19. 28. 22. PP.

D. Nuklir ADPR SKS T 2 2 2 2 2 2 2 P Semester VII VII VII VII VII VII VII Mata kuliah pilihan minat bebas dipilih mahasiswa. Nuklir Proteksi Radiasi Aplikasi Teknik Nuklir Pengantar T.32 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 MK PILIHAN BEBAS KODE TKN712 TKN713 TKN714 STN715 TKN716 STN720 STN721 NAMA MATA KULIAH Bioteknologi Produksi Radio Isotop Teknologi Akselerator Proteksi Radiasi Lanjut Teknik Perunut Tekno Ekonomi PLTN Instrumentasi Medik Dimungkinkan materi lain PRASYARAT Proses Kimia Proses Kimia Pengantar T. KURIKULUM DAN SILABUS Kurikulum SEMESTER I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN101 STN102 STN103 STN104 STN105 STN106 TKN107 TKN108 STN109 TKN110 Kelompok MPK MPK MKK MKK MKK MKK MKB MKB MPB MPB Mata kuliah Pendidikan Agama Bahasa Inggris I Matematika I Fisika Terapan Kimia Dasar Praktikum Fisika Terapan Praktikum Kimia Dasar Praktikum Gambar Teknik Keselamatan Kesehatan Kerja Praktikum K3 Jumlah SEMESTER II No 1 2 3 4 5 Kode STN201 STN202 TKN203 TKN204 TKN205 Kelompok MKK MKK MKB MKB MKB Mata kuliah Matematika II Fisika Modern Azas Rekayasa Proses Kimia Fisika Kimia Analisis K U P U U U SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 K U P U U U U U P P P SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 11 8 . namun pada setiap semester mata kuliah yang ditawarkan diatur oleh Jurusan/program studi.

Kode TKN401 TKN402 TKN403 TKN404 TKN405 TKN406 TKN407 TKN408 STN409 STN410 Kelompok MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MBB MBB Mata kuliah Perpindahan Panas Ilmu Bahan I Matematika Terapan II Operasi Teknik Kimia II Alat Industri Kimia Radiokimia Praktikum Operasi Teknik Kimia II Praktikum Radiokimia Proteksi Radiasi Praktikum Proteksi Radiasi Jumlah K U U U U U U U U U 2 14 2 6 Teori 2 2 2 2 2 2 SKS Praktikum K P U U U U U U U U U 14 Teori 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 SKS Praktikum 2 2 . P=Pendukung. L=Lain-lain SEMESTER III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN301 STN302 TKN303 TKN304 TKN305 TKN306 TKN307 TKN308 TKN309 STN310 Kelompok MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKK MKB MKB MKB Mata kuliah Statistik Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Matematika Terapan I Operasi Teknik Kimia I Termodinamika Instrumentasi Kimia Pengantar Teknologi Nuklir Praktikum Operasi Teknik Kimia I Praktikum Instrumentasi Kimia Praktikum Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Jumlah SEMESTER IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10. U= Utama .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 6 7 8 9 10 TKN206 TKN207 TKN208 TKN209 STN210 MKB MKB MKB MKB MBB Kimia Organik Praktikum Kimia Fisika Praktikum Kimia Analisis Praktikum Kimia Organik Praktikum Bahasa Inggris Jumlah U U U U P 2 2 2 2 2 8 33 12 Keterangan: K=Kompetensi.

Spektroskopi b. Kromatografi b. 5. Proses Kimia Bahan Nuklir c. U U U 14 2 2 2 6 . 7. 3. Kode KIN501 TKN502 TKN503 TKN504 TKN505 TKN506 TKN507 TKN608 TKN609 TKN610 9 10 TKN511 TKN512 Kelompok MPK MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Jumlah Mata kuliah Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 K U P P P U U U U Pancasila Teknik Listrik Pemrograman Komputer Kimia Air Proses Kimia I Kimia Radiasi Ilmu Bahan II Pilihan A-1 a. 9. Toksiko Ekologi Praktikum Proses Kimia Praktikum Aplikasi Teknik Nuklir Praktikum Ilmu Bahan Jumlah K U U U U U U U SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 2 2 8. 4. 10.34 SEMESTER V No 1. Pengantar Ilmu Lingkungan Praktikum Pemrograman Komputer Praktikum Kimia Radiasi Teori 2 2 2 2 2 2 2 2 SKS Praktikum P U 16 2 2 4 SEMESTER VI No 1 2 3 4 5 6 7 Kode KIN601 TKN602 TKN603 TKN604 TKN605 TKN607 TKN608 TKN609 TKN610 TKN611 TKN612 TKN613 Kelompok MPK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Proses Transfer Kinetika Kimia Proses Kimia II Aplikasi Teknik Nuklir Perancangan Alat Proses Pilihan A2 a. Pengelolaan Limbah c. 2. 8. 6.

TKN710 TKN711 TKN712 STN713 TKN714 9 10 11 12 13 STN715 STN716 TKN717 STN720 STN721 MKB MKB MKB MKB MKB MPB MPB MPB MPB MPB Jumlah SEMESTER VIII No 1 2 Kode STN801 STN802 Kelompok MBB MBB Mata kuliah Kerja Praktek Tugas Akhir Jumlah Ringkasan Sebaran SKS TKN I Tr 11 Pr 8 Tr 12 II Pr 8 Tr 14 III Pr 6 Tr 14 IV Pr 6 Tr 16 V Pr 4 Tr 14 VI Pr 6 Tr 21 K U U Teori Kelompok MPK MKK MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Mata kuliah Pendidikan Agama II Sistem Manajemen Mutu Metodologi Penelitian Alat Kontrol Proses Strategi Rekayasa Proses Reaktor Kimia Pilihan A3 a. Elektrokimia b. SPPBN c. Kode KIN701 STN702 TKN703 TKN704 TKN705 TKN706 TKN707 TKN708 TKN709 8.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 SEMESTER VII No 1 2 3 4 5 6 7. Radioekologi Pilihan B Bioteknologi Produksi Radio Isotop Teknologi Akselerator Proteksi Radiasi Lanjut Teknik Perunut Perundang-undangan Tenaga Nuklir Manajemen Proyek Seminar Tekno Ekonomi PLTN Instrumentasi Medik K U U U U U U U 35 SKS Teori Praktikum 2 2 2 2 2 2 2 P 2 P P U P P 1 2 1 2 2 21 1 SKS Praktikum 3 5 8 19 20 Teori = 102 SKS 16 x 102 jam Utama =108 MPK=10 20 20 20 20 Praktikum = 39 SKS KP&TA=8 SKS 16 x 141 jam 16x4x8 jam Pendukung = 39 Lain-lain = 0 MKK=30 MKB=85 MPB=8 VIII Tr Pr 0 8 22 8 Total = 149 SKS Pr 1 VII MBB=14 .

English Grammar in Use. Reading. 3. W. . Theory and Problem of Calculus. noun clauses. Persamaan Differensial. Bell & Hyman. Nilai ekstrem.J. Akhlak Islam. pembangunan. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional).. Press. 3. 3. Al Qurán & Terjemahan (Departamen Agama).. Count/NonCount nouns. Determinan. Jane Morris. Teknik Integrasi. England. Dictionary of Science for Everyone. Matematika I (2 SKS) Limit Fungsi. Comparisons. Modal Auxiliaries. Pendidikan Agama Lain menyesuaikan 2. Ayres. Gerund and Infinitives. dan Syari’ah. 4. and Future Tenses. Calculus and Linear Algebra. Question words. Buku untuk Pendidikan Agama Islam: 1. Wardiman. Passive Sentences. 1. Raymond Murphy. Past. F. Riyadhus Sholihin. GCSE Chemistry. Buku: 1. 3. Cox & Wyman Ltd. Inc. Kaplan. London. Academic Reading and Writing. Perfect Tenses and articles. dan Lewis.. 2. Nouns and Pronoun. New York. Bahasa Inggris I (2 SKS) Structure: Present. Cambridge Univ. Aqidah. Limit. Matrik. Diferensial partial dan total. Peran agama dalam keluarga. Connecting ideas. Keimanan. Muhammad Syaltut. 2. 1985. 2. dan perkembangan teknologi. D.36 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Silabus Semester I 1. Pendidikan Agama I (2 SKS) (Pendidikan Agama Islam) Pokok-pokok agama. Deret. Islam. John Wiley and Sons. Hikmah ibadah. FMIPA-UGM. 1987. Muhammad Al Ghozali. Imam Namawi. Derivatif fungsi matematika.

. Chemical Principles & Properties. Zumdahl. Amsterdam. Stanford.L. R.. Orlando. John Wiley and Sons. D.S. Struktur Atom. Keselamatan dan Kesehatan Kerja.. 3. Mesin. Mekanika kinematika. dinamika. Pengetahuan tentang berbagai macam keselamatan penggunaan bahan berbahaya.C. A. Lexington. and Tanner. Physics for Student of Science and Engineering. Bunyi: getaran dan gelombang. statika.. Pedoman umum keselamatan dan kesehatan kerja. Academic Press. Tokyo. peralatan optik. dan masyarakat. Addison-Wesley Publishing Company. dan reaksi kimia. pernah terjadi dan penanggulangan kecelakaan kerja. korban. McGraw-Hill Kogakusha.. Api. 1985.L. hantaran panas. pekerja. Thomas. New York. Ltd. S. Heath and Company.H.Panas: suhu. Kimia. Halliday. Mahan. R. University Chemistry. 5. analisis kecelakaan kerja.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 37 4. Optik: Optika fisis. Listrik.. B.. optik geometri.. J. Chemistry. New York. Fisika Terapan (2 SKS) Pendahuluan: Besaran dan satuan. G. 2. konsep mol. D.. 1978. 4. energi. Tindakan prefentif kecelakaan yang sering. skalar dan vektor. and Resnick. Addison-Wesley Publishing Company. situasi serta keselamatan kerja umum/ non radiasi. 2. Buku: . Buku: 1. tindakan pengamanan fasilitas. Penggolongan Unsur. alat pelindung kerja. Jr.. (1 SKS) Pencatatan dan evaluasi dengan norma standar. Inc. Physics. Kimia Dasar (2 SKS) Stoikiometri. Listrik dan magnet. polarisasi.. Calculus and Analytic Geometry. 6. Struktur Molekul. Ikatan Kimia. and Finney. Pola penanggulangan kecelakaan. International Student Edition. Sienko and Plane. Sistem Periodik.B. Ergonomi..M. Buku: 1.

Academic Press. dan Massa Molekul Relatif. Listrik dan Magnet. Instruksi menggambar. Keselamatan Kerja. Gambar Elemen Mesin. Normalisasi. 10. R. Buku: 1. Diagram alir proses. Penentuan Massa Atom. Penanggulangan kecelakaan kerja dan Bahaya Kebakaran. Semester II 1. G.. BATAN. Stoikiometeri pada reaksi kimia. ITB. Matematika II (2 SKS) Penyelesaian Persamaan diferensial Ordiner dan parsiel: secara analitik. Deret. Panas.O. Simbol gambar dan alat kontrol. Bandung. Latimer. BATAN. Bunyi. Massa Rumus. 7. Kimia larutan. Deparatemen Tenaga Kerja: Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. 2. STTN. Pencemaran. New York.W. . and Ragsdale. Diagram pemipaan dan instruksi. Petunjuk Praktikum Kimia Dasar. Institut Teknologi Bandung. Diagram alir. Buku: 1. Analisis kecelakaan kerja. 2. Aplikasi dalam bidang teknik kimia. Modern Experimental Chemistry. STTN. STTN-BATAN. Tim Asisten. Analisis kualitatif unsur-unsur.38 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Tim Asisten. Buku: 1. Ergonomi. Teknik Pembuatan Laporan Praktikum. Praktikum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (2 SKS) Penggunaan alat-alat pelindung. 9. Praktikum Fisika Terapan (2 SKS) Mekanika. Praktikum Gambar Teknik (2 SKS) Pengetahuan alat gambar. 8. Petunjuk Praktikum Fisika Terapan. Tim Asisten. Petunjuk Praktikum Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Peraturan menggambar. Praktikum Kimia Dasar (2 SKS) Keselamatan Kerja di laboratorium Pengenalan alat laboratorium kimia.

John Wiley and Sons Inc.. Analisis dimensi. 2.. 2. Wiley International Edition.E. Buku: 1. 2005. Thomas.J. Bahan Kuliah Kimia Fisika. 3.. Longman. 1976. Physical Chemistry. R. Similarita Teknik. Analisis kolorimetri. Inc. Azas Rekayasa Proses (2 SKS) Dimensi dan satuan. Jr. Addison-Wesley Publishing Company. Chemical Process Principles. 1971. Addison Wesley Publishing Company.A. R. Kimia Analisis (2 SKS) Dasar-dasar analisis kualitatif dan kuantitatif. Alberty. New York. John Wiley and Sons. Elektro Kimia. and Lewis.A. 4.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 39 Buku: 1. Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering. Analisis Gravimetri. Johnstone. New York. and Thring. Physical Chemistry. Svehla.. Kecepatan reaksi. London. Neraca bahan dengan reaksi kimia.. 2. Neraca panas.B. 2. 1978. Pilot Plants Models and Scale-up Methods in Chemical Engineering. Neraca bahan tanpa reaksi kimia. Vogel’s Textbook of Macro and Semimicro Qualitatif Inorganic . W. N. Kesetimbangan Fasa. Buku: 1. Calculus and Linear Algebra. John Weley & Sons... Castellan. New York. Analisis Volumeteri. and Finney. Kundari. Himmelblau. 1957. STTN-BATAN. M. Kimia Fisika (2 SKS) Wujud Zat. Dasar termodinamika. Kimia koloid dan permukaan. Vogels. 2. 3..L. Calculus and Analytic Geometry. 3.W. Yogyakarta. Buku: 1. New York. G. Dasar perhitungan Kimia. D. Kuantitatif Inorganic Analysis. New York. Hougen and Watson. R. New York. 1983. Kaplan..

McGraw-Hill Book Company.. Aromatisitas. Buku: 1. 2. laser. Wolf. 5. Massa dan ukuran atom. Willad Grant Press. Listening and Speaking. Buku: 1.. Longman. photon. Kimia listrik. Alkohol. The McGraw-Hill Companies. Alkil Halid: Reaksi substitusi dan eliminasi. J. 1979. Ether dan senyawa yang berhubungan. Berlin. atom berelektron banyak. Alkena dan Alkyn. Reaksi radikal bebas. 8. Yang. TOEFL. Griffin. London. semi-scientific. teori kuantum. spektra sinar-x. 1984. 2. Springer Verlag. 1981. adverbs. Enolat dan Carbonion. Fisika Modern (2 SKS) Fisika Nuklir. Modern Organic Chemistry. Practical English Usage. Asam karboksilat dan turunannya. 1986. Senyawa organometalik. 6. orbital atom.. isotop. semi-technical terms.H. atom dalam medan magnet. asam amino. sifat gelombang materi. dan Alkana. Kesetimbangan..S. F. Michael Swan. dan Hamilton. Karbohidrat. Praktikum Kimia Fisika (2 SKS) Termokimia.. Benzen dan Benzen tersubstitusi.. elektron. model atom Bohr. Amina. 2.40 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Analysis”. 7. Inc. Fassenden. R. adjectives which belong to the phraseology of science. Kimia Organik (2 SKS) Struktur Isomer. New York. New York. atom dalam medan listrik. Academic Reading and Writing. Stereokimia. J. Kecepatan reaksi. inti atom. Atomic and Quantum Physics. Protein.J. 1996. Aldehid dan Keton. H. Bahasa Inggris II (2 SKS) (Praktikum) Scientific and technical words. Kimia koloid dan . Mekanika Kuantum. TOEFL. Press. dan lemak. Boston. Oxford Univ. Organic Chemistry. Buku: 1. Tatanama. 1978. Modern Atomic and Nuclear Physics. and Fassenden. Relativitas.H.

. Penyusunan PD . Populasi dan sampel. Praktikum Kimia Organik (2 SKS) Sintesis dan analisis senyawa organik. Regresi dan Korelasi. dan kolorimetri. Praktikum Kimia Analisis (2 SKS) Analisis volumeteri. Buku: 1. Isolasi dan pemurnian dalam kimia organik. Dixon. Buku: 1. Tim Asisten. (Sudah ada edisi Bahasa Indonesia) 2. Longman. Lampman. Buku: 1. STTN-BATAN. STTN-BATAN. Statistik pencacahan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 41 permukaan. New York. Penyusunan PD Ordiner. Distribusi Normal. W. London. 2. Semester III 1.j. F. 10. 2. Matematika Terapan I (2 SKS) Penyusunan model matematis dari fenomena fisis dalam teknik kimia. Introduction to Statistical Analysis. Inferensi Statistik: Penafsiran dan uji: Inferensi:Populasi tunggal dan dua populasi: Analisis varian. Practical Organic Chemistry. Kuantitative Inorganic Analysis. Tim Asisten. Penuntun Praktikum Kimia Fisika. gravimeteri. London. Inc. Petunjuk Praktikum Kimia Analisis. Statistik (2 SKS) Distribusi. Petunjuk Praktikum Kimia Organik. Buku: 1. 2. Introduction to Organic Laboratory Techniques. Ukuran Nilai Pusat dan Penyebaran. Peluang. STTN-BATAN.. Tim Asisten. Pavia. 3. 9. Penyusunan Persamaan Aljabar. Longman. Jr. F. Tony Bird. McGraw–Hill.. Vogel. Petunjuk Praktikum Kimia Fisika. Vogel. and Massey. and Kriz.

McGraw-Hill Inc. 1984. J. London.S.. G. Inc. and Lewis. 3. Sifat Volumetris Fluida Murni.. Unit Operations. Sedimentasi... cair. 1980. Efekefek Panas. Jenson. W. Principles of Unit Operations. Pengadukan dan pencampuran. C.. Inc... Siklus Termodinamika. Hukum II Termodinamika. Buku: . H. Mc Graw-Hill Kogakusha.V. Kesetimbangan.. John Wiley and Sons. Sherwood.J.S.. Calculus and Linear Algebra.. Sifat-sifat termodinamika Fluida. T. Operasi Teknik Kimia I (2 SKS) Mekanika fluida: Fluida statis dan aplikasinya. 2. Buku: 1.C. New York. Alat angkut zat padat. and Reed. New York. dan elektrokimia. Brown. Kaplan. D.. kromatografi. V.E. Buku: 1. Termodinamika (2 SKS) Hukum I dan konsep termodinamika. New York. A. W. Mickley. 3.. Inc. Mc.. 1971.42 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Parsiel. John Wiley and sons. Tata McGraw-Hill Book Company. Applied Mathematic in Chemical Engineering. 1977. Aliran Fluida Tak mampat dan mampu mampat.. 3. Penyelesaian model matematis yang telah tersusun secara analitis. New Delhi. 1975 5. and Jeffreys. et al. 4. John Wiley and Sons.. Buku: 1. Academic Press Inc. Phenomena mekanika fluida.G. Termodinamika Proses Alir.. New York. Mathematical Methods in Chemical Engineering. Smith and Van Ness. Tokyo. and Smith. Unit Operation of Chemical Engineering. Instrumentasi Kimia (2 SSKS) Prinsip-prinsip analisis secara spktrometri.L. dan gas. Introduction to Chemical Engineering Thermodynamic. Foust. Cabe. Konversi Panas.S. Sifat Termodinamika Campuran Homogen. 2.

Buku: 1. Kimia Air (2 SKS) Sumber air. New York.. semikonduktor. Buku : . pencacahan GM. 8. STTN-BATAN. Alat deteksi pengukuran dosis. Willard. H.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 43 1. Water Chemistry of Nuclear Reactor Engineering. Wadworth Publishing Company. Piranti pencacahan: kamar ionisasi. 7 ed. John Weley and Sons. detektor proporsional. Pengolahan air dalam industri. Statistik pengukuran radiasi. Alat ukur aliran fluida. Skoog.F. Aliran Fluida. Pengosongan tangki. Jr. Praktikum Instrumentasi Kimia ( 2 SKS) Spektrometri.F.L. New York. Alat deteksi pengukuran partikel. Kromatografi. Instrument Methode of Analysis. 9. Praktikum Operasi Teknik Kimia I (2 SKS) Statika fluida.. 1985 2. Pengadukan. 7. Buku: 1.. klorinasi. Knoll. Pemurnian air (penyaringan. Pengendalian kualitas air. aerasi). Petunjuk Praktikum Operasi Teknik Kimia I. pH. potensial redoks). osmosis). dan Elektrokimia. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi (2 SKS) Macam-macam radiasi. detektor netron. 1979. Interaksi radiasi dengan materi. Metode dan mekanisme pengukuran radiasi. Aliran dalam medium berpori. F. Sifat fisika dan kimia air (konduktivitas. Sedimentasi. Principles of Instrumental Analysis. Water Chemistry. sintilator. British Nuclear Energy Society.A. Jr.H. G. pengendapan. Produksi air dengan kemurnian tinggi (distilasi.. Tim Asisten. Snoiyinc dan Jenkins. 1988. Meritt. Radiation Detection and Measurement. Berbagai macam detektor dan aplikasinya.. D. Buku: 1. California.. Sounders College Publishing. 2. L. 6. Setthe. pertukaran ion...

. (Penyajian secara grafis.. Petunjuk Praktikum ADPR.G. and Wheatley. New York. STTN-BATAN. Pengukuran radioaktivitas lingkungan. Penyelesaian Numeris persamaan linier simultan. Jenson. Process Heat Transfer. Applied Numerical Analysis. Numerical Methods and Modeling for Chemical Engineers. Optimasi). Buku: 1. Mathematical Methods in Chemical Engineering. Kern. 2. Academic Press. Eliminasi Trial dan Error. Gerald. Persamaan Empiris. Perpindahan Panas (2 SKS) Konsep dasar perpindahan panas: konduksi. New Delhi.O. Waktu paruh radionuklida. H. 3. Penyelesaian Secara Numeris PD Parsiel. and Reed. Mickley.F. P. London. Davis.S.E. Applied Mathematic in Chemical Engineering. AddisonWesley Publihing Company. 1977. 1984. Kalibrasi alat ukur radiasi. 10. Tata McGraw-Hill Book Company. 2.E. Praktikum Deteksi dan Pengukuran Radiasi (2 SKS) Pencacahan dengan detektor GM. London. Inc.. Perpindahan panas pada fasa yang berbeda. Diferensiasi.. Matematika Terapan II Pengolahan Data Teknis. Tim Asisten. Interpolasi/Ekstrapolasi. McGraw-Hill Book Company. Buku: 1. M.S.. 1984. konveksi. Buku: 1. John Wiley & Sons. V.. C. Semester IV 1. Integrasi. dan radiasi. Penyelesaian Secara Numeris PD Ordiner. G. Statistik pencacahan. Perisai Radiasi... 4. . C. and Jeffreys.. 1984.44 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. T. Petunjuk Praktikum Instrumentasi Kimia. STTN-BATAN.V. Perhitungan dan perancangan alat pertukaran panas. Sherwood. New York. Tim Assisten.

Radionuklida alam dan buatan. New York. Pita kestabilam. Radiokimia (2 SKS) Pengertian radiokimia.G. Principles of Unit Operations. reaksi fisi. McGraw-Hill inc. Perundang-undangan ketenaganukliran. Deret keradioaktifan. Unit Operations. Dasar proteksi radiasi. Kesetimbangan radiokimia. cair-cair. 1980 4. Ketentuan keselamatan radiasi. Brown:. Foust.al. 6. Ayakan. 3. New York. New York. Ekstraksi. dan kimia inti. Peluruhan radioaktif. et. Wankat. G. Penyaring.. Evaporator. kimia radiasi. Inc. Buku: 1. . Reaksi inti. 1988..S.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 45 1982. Operasi Teknik Kimia II (2 SKS) Distilasi. 2. Pemusing. Alat pengumpan. Unit Operations. Inc. Pengeringan. A. Inc. Pengangkutan zat radioaktif. 4. Buku: 1. Difusi molekuler dan olakan. McGraw-Hill Book Company. New York. McGraw-Hill Book Company. 1955. Alat pemecah dan penggiling. Treyball.. 5.G. Dosimetri. New York. Equlibrium Stages Separation. New York. Buku: 1. Transmutasi inti. John Wiley and Sons. Introduction to Chemical Engineering. 2. Kecelakaan radiasi dan pengamanan sumber radiasi. Badger and Banchero. padat-gas). Mass Transfer Operations. 3. 1980. padatpadat.. Efek biologi radiasi. P.. Perizinan. Proteksi dan Keselamatan Radiasi (2 SKS) Dasar fisika radiasi.. padat-cair. Alat Industri Kimia (2 SKS) Alat penyimpan. dan reaksi fusi. John Wiley and Sons.. John Wiley and Sons. Brown:. Kristalisasi. Adsorbsi (Pemisahan gas-cair. G. Energi nuklir. Kestabilan inti. Energi pengikat inti.

.R. Buku: 1.. 3. Mengenal Azas Proteksi Radiasi. D. silikat. pemrosesan paduan fasa tunggal.F. Praktikum Radiokimia (2 SKS) Pengenceran isotop. keramik. Fasa molekuler: molekul raksasa. Praktikum Operasi Teknik Kimia II (2 SKS) Distilasi. Bahan keramik: fasa keramik. Sintilasi cair.. perpatahan. Pengendapan. Vlack. W. Smith. 8. New York. β. isolator. Tim Assisten.. 9. kristal keramik dan elektromagnetik. logam yang mengalami deformasi rekristalisasi. 7. Susunan atom dalam bahan padat: kristal. Ekstraksi. Transportasi elektron dalam benda padat: pembawa muatan. geometri bidang kristal. Filtrasi. dan x.. Elements of Materials Science and engineering. AddisonWesley Publishing Company.46 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. difraksi sinar X. sifat polikristal. Ilmu Bahan I (2 SKS) Pengenalan Bahan: Beberapa sifat tertentu. and Jones.H. Segal. Bandung. Logam fasa tunggal: Paduan fasa tunggal. γ. polimer linier. sifat listrik polimer. Analisis pengaktifan netron. semikonduktor dan superkonduktor serta alat-alatnya. Pencacahan α. stabilitas polimer. Chemical Synthesis of Advanced Ceramic Materials. proses pembuatan bahan keramik. McGraw-Hill Publishing Company. Buku: 1. D. Petunjuk Praktikum Operasi Teknik Kimia II. STTNBATAN. 4.V. L. polimorfi. konduktivitas logam. M. Ashby. Adsorpsi. Cambridge University Press. deformasi elastik dan plastik. Penerbit ITB. Principles of Materials Science and Engineering. Wiryosimin.Kristalisasi. Michigan 2. Pengeringan Leaching. Engineering Materials 2. kisi. S. polimer 3 dimensi. deformasi bahan polimer. kerusakan logam oleh radiasi. ikhtisar ikatan kimia..H. Absorpsi. Pergamon Press. sifat mekanik dan elektromagnet.F.

Motor Serempak. Motor DC. Abdul Kadir. Pendidikan Pancasila (2 SKS) Pancasila sebagai konsep filsafat melalui pendekatan idealisme. Petunjuk Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi. Armico. Landasan dan pengertian pendidikan Pancasila Rumusan Pancasila. 3. Pengantar Teknik Tenaga Listrik. Transformator. dan aplikasinya dalam Teknokimia. dan Prasetyo. Pembukaan UUD 1945. Pelaksanaan Pancasila. Penentuan waktu paruh. Uji kebocoran pesawat X-ray. Alternator. Penahan radiasi. Teknik Tenaga Listrik. Sediawan.. Program Komputer Metode Numerik meliputi integrasi numerik (simpson. humanisme. Muslimin Marappung. Pradnya Paramita. Jakarta 2. Jakarta. Teknik Tenaga Listrik. Pemodelan matematis dan Penyelesaian . Newton Raphson. A. realisme. Pembuatan program komputer untuk membantu penyelesaian masalah bidang teknokimia nuklir. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional) 2. Survey daerah radiasi. 3. Buku: 1. Motor Induksi. Euler. Buku: 1.B. Aris Munandar dan Kuwahana. W. positifisme. Diagram alir. Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi (2 SKS) Kontaminasi dan dekontaminasi. Teknik Pemrograman. Sumber hilang. Buku: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 47 10. Runge Kutta. Bentuk dan Susunan Pancasila. trapesoidal . Kedudukan dan Fungsi Pancasila. LP3ES. Algoritma. UUD 1945. dan pragmatisme. Tim Asisten. Pemrograman Komputer (2 SKS) Pengenalan komputer. Pemrograman dengan bahasa program. diferensiasi numerik. Bandung. STTN Semester V 1. eksistensialisme. Teknik Listrik (1 SKS) Generator Arus Searah.

4. komposisi fasa. Inc. konsep keselamatan radiasi. Polimerisasi Radiasi. 1997. Sumber radiasi. Interaksi radiasi dengan materi. Bahan berfasa ganda II: Reaksi fasa padat. Shreve’s Chemicals process Industries. diagram fasa. struktur mikro. Radikal bebas. Pengantar Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. Tinjauan umum PLTN.T. and Johnstone.A. normalisasi. 7. Efek radiasi pada gas dan senyawa organik. Prinsip Kerja reaktor nuklir. laju reaksi. 3. R. Prinsip kerja Reaktor Nuklir. New York. An Introduction to Radiation Chemistry.J. J. sifat fisik. John Wiley & Sons. The Macmilan Company. Ilmu Bahan II (2 SKS) Bahan berfasa ganda I: Kesetimbangan.. Kimia Radiasi (2 SKS) Pengertian radiasi. kuantitas fasa.. sifat mekanik. dekomposisi austenit.J. Johnstone. 1984. Pengantar Teknologi Nuklir (2 SKS) Review Fisika Inti. Buku: 1. Bagianbagian Reaktor Nuklir. Mineral for The chemical and Allied Industries”. proses . New York. Proses Kimia untuk senyawa anorganik termasuk pengolahan bahan nuklir. Batan. K. Dosimetri radiasi. diagram fasa besi carbon. M.. baja karbon dan baja paduan tanah.. McGraw-Hill Book Company. and Woods. fasa ganda.. 5.W. Proses thermal: anil.G. John Wiley & Sons. Spinks. Yogyakarta. Kobe. Ion dan molekul tereksitasi. Austin. S. Penerbit Andi. hubungan kualitatif fasa. Radiolisis air dan larutan dalam air. Buku: 1. 2. [paduan dan keramik komersiil.. New York. Buku: 1. pengendapan.48 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Numeris dalam Teknik Kimia. Proses Kimia I (2 SKS) Konsep termodinamika dan kinetika dalam proses kimia. bahan-bahan reaktor. New York. 6. Inorganic Process Industries.

2. bahan moderator dll Buku: . Bahan kendali. beton. Principles of Materials Science and Engineering. piezoelektrik. Pilihan A1 (2 SKS) 1. Kriz. M. Interpretasi Data Spektra Infra Merah. Spektrofotometri Infra Merah. Spektrofotometri Resonansi Magnetik Nuklir dan Carbon (CH-NMR dan C-NMR) Terjadinya Spektra H-NMR dan CH-NMR. Integrasi dan Pemecahan Spektrum.. Gesekan Kimia. bahan yang diperkuat. 4. Besi cor. Engineering Materials 2.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 49 termal baja komersiiil. New York. Korosi logam: pelapisan secara elektro.R. and Jones.. McGraw-Hill Publishing Company. Spektrometri Massa (MS): Ionisasi dan Fragmentasi. laju korosi dan pengendalinya... 8. Buku: 1. D. kayu dan komposit: kombinasi bahan. P. Interpretasi data Spektra H-NMR dan C-NMR. kemampuan pengerasan (hardening). Ashby. Spektroskopi (kelompok Analisis) Spektrofotometri UV-Vis. Bahan magnetik. IR. dielektrik. 3. Vlack. Cara Interpretasi Spektra UV-Vis. Senyawa yang dapat menghasilkan Spektra.. bahan struktur. C-NMR. Michigan 2. L. W. Lampman.F. Chemical Synthesis of Advanced Ceramic Materials. Proses Kimia bahan Nuklir (kelompok Proses) Proses Pemurnian Bahan Nuklir. AddisonWesley Publishing Company. Elements of Materials Science and Engineering. dan optik. Introduction to Spektroscopy. Smith. Interpretasi data MS. dan MS. D. Elusidasi struktur berdasarkan kombinasi data UV-Vis. H-NMR. Buku: 1.S. Segal. Pavia.H. G. Terjadinya Spektra UV-Vis. Cambridge University Press. Pergamon Press. Daur Bahan Bakar Nuklir.V.F.. Saunder Philadelphia. 1979.L.H. pasangan galvanic.

Transport Phenomena. Pendidikan Kewarganegaraan Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan.H. Newton Raphson. Dasar ekologi. 9. Praktikum Pemrograman Komputer (2 SKS) Membuat dan menjalankan program komputer untuk menyelesaikan kasuskasus dalam teknokimia. Yogyakarta. E.. Euler.B. and Lightfoot. W.B. Benedeick. cairan. 3. Pemodelan matematis dan Penyelesaian Numeris dalam Teknik Kimia. dll. W.. politik dan strategi nasional. Transfer Massa Buku: 1. dan Prasetryo. Pengaruh radiasi terhadap senyawa organik. Program Komputer Metode Numerik meliputi integrasi numerik (simpson. Semester VI 1.. Penerbit Andi. AMDAL. Proses Transfer (2 SKS) Transfer momentum. Pemantauan lingkungan. A. Komponen pencemaran. sistem hankamnas. . Pendugaan dampak lingkungan.. Dampak Pencemaran Lingkungan. 2. Runge Kutta. Pengantar Ilmu Lingkungan (kelompok Lingkungan) Pengertian dasar pencemaran air. Sediawan. dan aplikasinya dalam Teknokimia Buku: 1.E. Buku: 1. Transfer Energi. Bird. Membuat dan menjalankan program komputer untuk membantu penyelesaian masalah bidang teknokimia nuklirt. 10. R. Praktikum Kimia Radiasi (2 SKS) Pengaruh radiasi terhadap zat padat. dan gas. udara. Tim Asisten. wawasan nusantara. ketahanan nasional. Nuclear Chemical Engineering. dan daratan. Steward. trapesoidal. Petunjuk Praktikum Kimia Radiasi. diferensiasi numerik. STTN-BATAN.50 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1.

Perancangan Menara. London. Esterifikasi. . 1992. Groggin. Polimerisasi radiasi.Graw-Hill Book Company. Welty. Termodinamika dan Kinetika dalam proses kimia. Nitrasi. Alkilasi. Aplikasi Teknik Nuklir (2 SKS) Teknik gauging. Aminasi. and Wicks. Teknik Perunut. London.E.. Prentice-Hall. New York. 4. J. 3. Sterilisasi dan pengawetan dengan cara radiasi. Perancangan Alat Proses Perancangan Alat Penyimpan.. 2. Buku: 1. Sulfonasi dan Sulfatasi. Hidrogenasi. Unit Processes in Organic Synthesis. Mc. Oksidasi. Inc. analisis radiometerik. Kecepatan reaksi.. Penglapisan permukaan. Fogler. John Wiley & Sons. Deaktivasi katalisator. 5. Esterifikasi. New York. Reaksi heterogen non-katalisis. Elements of Chemical Reaction Engineering. Bioproses. Scale-up Alat proses... Sintesa Hidrokarbon dan Hidroformilasi. S. Wilson. Halogenisasi. Kinetika Reaksi Kimia (2 SKS) Neraca mole. Buku: 1. 1952. Fundamental of Momentum. stoikiometeri. New York.. 2. Levenspiel. Chemical Reaction Engineering. Reaksi katalisis heterogen. Inc.. 1979. Hydrolisis. dan konversi. Perancangan Bejana Tekan. C.. Teknik Perunut. 1960. 6. Pengumpulan dan analisis data kecepatan reaksi. Fundamentals of Chemical Reaction Engineering. Proses Kimia II (2 SKS) Proses Kimia untuk senyawa organik. Teknik Logging. O. Prentice Hall Inc. R. Holland and Anthony.E.E. Heat and Mass Transfer.Kinetika reaksi homogen elementer dan kompleks. 1998 3.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 51 McGraw-Hill Book Company inc. Polimerisasi.

Philadelphia.XL. Loomis. F. dan cara preparasi. 7. Perkembangan kromatografi Buku: 1. New York.F. 8. Kertas... 2. Elektrolisis. Proses Kimia Bahan Nuklir. Proces Equepment Design 2. Bronell and Yaung.E. Laboratorium.Sintesis senyawa organik dan anorganik ditinjau dari segi termodinamika dan kinetika. Principle of Instrumental Analysis. 2. Ludwig. Instrument Methode of Analysis. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketoksikan. Peleburan. Proses Kimia Bahah non-nuklir. 1988. Jenis Kromatografi: Kromatografi kolom. Pilihan A2. Praktikum Proses Kimia (2 SKS) Proses Kimia untuk bahan anorganik: Pelarutan. Wadworth Publishing Company. Jr. H. Kromatografi Dasar-dasar dan teori pemisahan dari berbagai jenis senyawa kimia dengan cara kromatografi. kuantitatif. Houston. Cair Kinerja Tinggi. Jr. Jenis detektor. (2 SKS) 1. Gulf Publishing Company. Bioproses. dasar-dasar toksikologi klinik dan industri. D. Lapis tipis. Meritt. California. Gas. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketoksikan... E.A... Toksiko Ekologi Sejarah Arti dan Makna toksiko ekologi. Proses Kimia Bahan Nuklir. Setthe..52 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Buku: 1. Cara Analisis Kualitatif. Asas Umum dan pola pikir ketoksikan. T. Lea & Febiger. Pengendapan. Sounclins College Publishing. Skoog. 3. Uji ketoksikan Buku: 1. Polimerisasi. Pengelolaan Limbah Radioaktif.H. Instalasi Nuklir. Pengelolaan Limbah Pengelolaan Limbah Industri. Willard.. 1985. Essential of Toxicology. . A.. Applied Process Design for Chemical and Petrochemical Plants.

Penetuan densitas dan luas permukaan zat padat. Pengetahuan berbagai ketentuan keselamatan penggunaan bahan radioaktif. Manajemen Proyek (2 SKS) . Perumusan masalah. Penelusuran acuan. fungsi dan jenis penelitian. Kundari. Landasan Teori. Praktikum Aplikasi Teknik Nuklir (2 SKS) Teknik Gauging. Teknik Penyajian. 10. Petunjuk Praktikum Ilmu Bahan. N. pengiriman bahan nuklir. 2006. Penggunaan perunut radioaktif untuk mengetahu kebocoran pipa dan kecepatan alir fluida. Metodologi Penelitian (2 SKS) Arti. Pendidikan Agama II Peran Agama dalam menghadapi globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. aaplikasi teknik nuklir dalam bidang kimia. industri. Pengaruh parameter pada pressing dan sintering. 4. Yogyakarta. Rancangan Penelitian. pengelolaan limbah. Praktikum Ilmu Bahan (2 SKS) Granulasi dan analisis distribusi butiran. Buku: 1. kedokteran dan farmasi. STTN-BATAN Semester VII 1. Tim Asisten. Perundang-undangan Tenaga Nuklir (1 SKS) Perundang-undangan tenaga nuklir.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 53 Buku: 1. Buku: 1. 2. Penulisan karya ilmiah. Peraturan-perraturan dan ketentuan yang berkaitan dengan ketenaga nukliran.. Pengumpulan dan pengolahan data. STTN-BATAN. Perizinan pemanfaatan teknologi nuklir. Pembuatan paduan logam. Petunjuk Praktikum Proses Kimia.A. Metodologi Penelitian Bidang Teknokimia. Tim Asisten. 9. 3. STTNBATAN.

Plant Design and Economics for Chemical Engineers. Peters. Reaktor multifase. Scheduling and Controling. Time domain synthesis. Harold Kezner. Evaluasi proyek. Ruang lingkup projek. depresiasi.S. controlling. McGraw-Hill Book Company. New York 2. Stephanopoulos: Chemical Process Control 2. Perancangan reaktor non-isotermal. M. Perencanaan usaha dan jaringan kerja. Frequency domain synthesis. John-Wiley & Sons. dan asuransi. lima level work breakdown structure. Buku: .54 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Konsep dan definisi. Pengeluaran umum. Konsep nilai uang dan waktu. biaya tak langsung. Process Modelling Simulation and Control for Chemical Engineers. organizing. Biaya manufaktur: Biaya langsung. 1973. 2001. Reaktor Kimia (2 SKS) Perancangan reaktor isotermal. directing. Alat Kontrol Proses (2 SKS) Control instruments: Feedback Control. New York. Penjualan dan keuntungan. Perancangan reaktor katalisis. McGraw-Hill Kogakusha.. Controller. Luyben. Reaktor non ideal. Alat-alat manajemen proyek. Tokyo. Pembandingan rencana investasi. Control valves. and Timmerhaus. Prinsip-prinsip manajemen. 6.L. . Buku: 1.D. Aspek tekno-ekonomi dalam manajemen proyek. Chemical Engineering Plant Design. Vibrant & Dryden. modal kerja. Physical plant cost. Investasi modal: modal tetap. 3. Buku: 1. 5.. staffing. Laplace domain synthesis. McGraw-Hill Book Company. riset dan pengembangan.. W. direct plant cost. Metoda-metoda penjadwalan kegiatan seperti Critical Path Method dan PERT. Pendekatan sistem dalam projek manajemen: planning. Transmitters. Feedforward control. K. manufaktur. Pengaruh kondisi terhadap beaya dan keuntungan. Aplikasi project manajemen dalam engineering construction. pajak. Sensor. Feedforward control. Project Management: System Approach To Planning. LTD.

Konduktometri. Electrogravimetri. Holland and Anthony. Buku: 1. Pilihan A3: (2 SKS) 1. Konsep pengendalian. International Standard Organization. audit.. Pengamanan. S. prosedur dan form. Inc. London.. Fogler. 3. New York. 3. 8. Sertifikasi. Keselamatan reaktor. Sistem Pembukuan. Spektroskopi elektron. Badan Standarisasi Nasional. Catatan kontrol bahan. Inc. London. Efek radiasi 10. XRF.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 55 1. Sitem Manajemen Mutu (2 SKS) Konsep dasar sistem manajemen mutu. ISO 9001. dan Pengendalian Bahan Nuklir (1SKS) Neraca bahan tertutup. Pengenalan Reaktor Nuklir (1 SKS) Prinsip kerja reaktor nuklir. dan tindakan perbaikan. Elements of Chemical Reaction Engineering. Levenspiel. O. PLTN. Elektrokimia Potensiometri. PLTN diantara pembangkit listrik yang lain. John Wiley & Sons. ESR. Inc. Radio Ekologi Pengertian dasar radioekologi. 7. Prentice-Hall International. pengoperasian reaktor. Chemical Reaction Engineering. ruang lingkup. Sistem Manajemen Mutu. Bagian-bagian reaktor nuklir. Kontrol internal.. dan pengujian di laboratorium. Prentice Hall International. 9. Jaminan kualitas untuk penelitian. Amperometri. Jenis Reaktor Nuklir.. pengawasan bahan nuklir. 2. Fundamentals of Chemical Reaction Engineering. non-conformce. Fermentasi . 2. Pilihan B 1. Bioteknologi (2 SKS) Sejarah. Radioaktivitas lingkungan. Voltrametri. 2. Manajemen bahan nuklir. dan ilmu pendukung utama bioteknologi. NMR. Persyaratan dasar jaminan kualitas. Indikator radioaktivitas.

A. proses pemisahan. Jakarta. penyiapan sasaran. Akselerator lingkaran. 2002.. Rekayasa genetik dan peranannya dalam bioteknologi Buku: 1. 2005. senyawa bertanda. pemeriksaan kualitas produk. Buku : 1. 2002.. Diktat. Bapeten. Principle of Biotechnology 2. Sistem akselerator partikel. Biotechnology 2. Penggunaan zat radioaktif dalam industri. Bapeten. Produksi netron dalam aktivasi. Kursus Petugas Proteksi Radiasi. Teknologi Akselerator (2 SKS) Prinsip dasar akselerator. Aplikasi. dari hasil belah U235. Proteksi Radiasi Lanjut Dosimetri. 3. Cember. Materi Rekualifikasi I-Petugas Proteksi Radiasi Bidang Instalasi Nuklir. iradiasi sasaran. H. Metabolit primer dan sekunder. 11.L. Wiseman. Jakarta.1983. 2nd Ed.56 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 dan mikroorganisme untuk industri. Pusdiklat Batan. Rehm. Strategi Rekayasa Proses (2 SKS) . Pengunduhan produk fermentasi. Introduction to Health Physics. 3. Himpunan Peraturan Perundangan Ketenaganukliran. 4. Produksi Radio Isotop Teknik produksi radioisotop : melalui aktivasi netron. Limbah ZRA. and Reed. generator dan kit RIA. Melalui partikel dipercepat. Penggunaan radiasi sinar-X dalam industri. Tindakan penanggulangan kecelakaan radiasi. Ketentuan SIB. pembuatan radiofarmaka. Desain ruang pesawat sinar-X.. Herman. akselerator linier. McGrawHill Inc. Overview rumus-rumus dalam proteksi radiasi. Jakarta. G. Macam akselerator dan aplikasinya. 4... 2.

. Eko Edy Karmanto.. Van Nostrand Reinhold Company. IAEA.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 57 Analisis Sistem dalam Teknokimia. dan merawat dekomisioning. aspek biologis). Dekomisioning Reaktor Triga. Optimasi satu variabel. Hand Out Tekno Ekonomi Pembangkit Listrik. arus. Teknik (in-vitro.. 2006 5. 1988 4. McGraw-Hill Inc.W. Optimasi Banyak Variabel. Buku: 1. Dasar fisika resonansi magnet nuklir. Teknik pencitraan gelombang (US. Inc. JAERI. Grossmann. cara kerja dan amplikasi (ECG.. Pelatihan BATAN. L. 2. mengoperasikan. energi. Smith. Sistem instrumentasi (Cardiac. radioisotope tracer). Prentice-Hall International. 4. kontras). medis ultra sound. Instrumentasi Medik Fungsi. Stategy of Process Engineering. Tekno Ekonomi PLTN Cara menentukan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun. tipe interaksi foton. 12. London. Rudd. Analisis Ketidakpastian dalam Teknikkimia Buku: 1. New York. Pencitraan Fisiologi/fungsional. Membangkitkan dan mendeteksi gelombang US (karakteristik. R. penetrasi.F. Defibrilator dan Hemodialisis).. EEG... E. Linier Programming. D. R.T. Sifat-sifat (X-rays. sharpness.I. Teknoekonomi PLTN 3. Optimization for Engineering Systems. Viena. in-vivo. Prinsip engineering pencitraan resonansi magnet. New York.C. and Watson. tranduser). filtrasi). Teknologi dan Perencanaan Energi. EMG). Review spec dan unjuk kerja perangkat .. karakteristik. 3. and Westerberg. 1978. C. kVp. Systematic Methodes of Chemical Process Design. Pike. Perangkat X-rays (tabung X-rays. hingga diperoleh besarnya biaya pembangkitan listrik. Detektor nuklir (system deteksi radiasi. Capital Investment Cost of Nuclear Power Plant. Optimasi dalam Teknokimia: Optimasi Analitis. radioisotope untuk pencitraan). 2. 13. Pacemaker. Chemical Process Design. Biegler.

Kerja Praktek (3 SKS) Kerja Praktek di unit penelitian atau industri terkait dengan bidang teknokimia Nuklir. Kesley. Fosbinder and Charles A. Bristol and Philadelphia. 1994. Semester VIII 1. Essential of Radiology Sciences. sintesis. Reprint 1993. 2. New Dilhi. Joseph D.58 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 pencitraan medis (X-rays. menjawab pertanyaan dari peserta lain. P. McGraw Hill Medical Publication Division. Perumusan masalah. Tata McGraw Hill Publishing Company Limited. Membuat laporan tertulis. Buku: 1. Tata McGraw Hill Company Limited.Bronzino. hipotesis. Seminar (1 SKS) Menulis makalah yang diberikan Pembimbing. Robert A. Melaksanakan penelitian/Membuat/Mengerjakan tugas. Mengerjakan tugas khusus yang diberikan pembimbing. Handbook of Nuclear Medicine Instruments. Manajemen dan tugas-tugas unit. N. landasan teori. Institute of Physics Publishing. penerapan teknologi. New Delhi. USG. 14. Tinjauan pustaka. Membuat Laporan Tugas Akhir dengan format yang telah ditentukan dibawah bimbingan Dosen untuk dipertahankan dalam ujian komprehensif dan Ujian Lisan di depan dewan penguji. The Biomedical Engineering Handbook. R.S. perancangan alat.C. MRI dan Nuklir).Bhairi. Steve Webb. 2. CRC Press. studi perbandingan.Khandpur.Narurkar.V. Topik makalah berkaitan dengan Teknokimia Nuklir. IEEE Press. Tugas Akhir (5 SKS) Tugas Akhir dapat berupa penelitian. Organisasi. Rathod. Handbook of Biomedical Instrumention. dan rencana penelitian. The Physics of Medical Imaging. 5.R. 3. menyajikan. B. pengujian laboratorium. . Mahasiswa mengajukan usulan yang berisi: Latar belakang. pengembangan analisis. New York. Balvinder Singh. 1977. Editor in chief. Copyright 2002. 4.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

59

BAB VI. JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR Bidang Teknofisika adalah bidang ilmu yang secara umum mengamati fenomena fisis alam, mempelajari hubungan sebab-akibat, menurunkan formula matematika, mengimplementasikannya dalam bentuk alat (tool), alat ukur (instrument), proses, perkakas (equipment), bahkan sebuah sistem lengkap atau plant. Dalam bukunya Sears & Zemansky, fisika disebut juga ”science of measurement”, karena pengamatan fenomena alam tersebut mengharuskan penjabaran dalam bentuk pengukuran besaran-besaran fisis yang terlibat dalam fenomena alam tersebut. Oleh karena itu, bidang ilmu fisika ini banyak dikembangkan untuk mendukung pengembangan alat ukur di samping pengembangan proses atau plant. Teknofisika Nuklir lebih mengkhususkan pada pengamatan proses berkaitan dengan reaksi nuklir serta radiasinya dan pengukuran besaran-besaran fisisnya dalam rangka monitoring dan pengendalian proses tersebut sehingga pemanfaatan proses dan energi nuklir berlangsung secara terukur, terkendali serta aman terhadap pekerja, fasilitas, dan lingkungan. Untuk itu perlu dikembangkan bidang ilmu fisika terapan yang secara khusus mempelajari bagaimana proses nuklir tersebut berlangsung, serta mengukur dan mengendalikannya. Pengamatan, pengukuran dan pengendalian proses nuklir memerlukan bidang-bidang pengetahuan yang lebih spesifik yaitu elektronika, listrik, mekanik dan instrumentasi. Berdasarkan bidang-bidang keilmuan tersebut, Jurusan Teknofisika Nuklir menyelenggarakan dua program studi yaitu : 1. Program Studi Elektronika Instrumentasi 2. Program Studi Elektromekanik. A. JURUSAN DAN TUJUAN Tujuan penyelengaraan jurusan Teknofisika Nuklir adalah dihasilkannya tenaga profesional sarjana sains terapan yang mampu mensinergikan kemampuan analisis dan keahlian dalam bidang elektronika-instrumentasi dan elektromekanik. Kompetensi Lulusan Program Studi Elektronika Instrumentasi meliputi :

60

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

1. Mampu mengoperasikan alat elektronik dan instrumentasi nuklir. 2. Mampu merancang dan merekayasa alat bantu/instrument elektronik untuk pengukuran parameter proses nuklir maupun industri. 3. Mampu mengkalibrasi alat instrumentasi elektronik. 4. Mampu melakukan perawatan peralatan fisika/instrumentasi. 5. Mampu membuat program aplikasi untuk akusisi data proses serta mengkomunikasikan data proses tersebut ke pusat sistem informasi. 6. Mampu mengoperasikan sistem berbasis mikroprofessor dan membuat program aplikasi untuk sistem mikrokontroler. 7. Mampu mengoperasikan Pragrammable Logic Controller dan ProportionalIntegral-Derivative Controller. 8. Mampu melaksanakan kegiatan litbang secara mandiri serta membimbing teknisi yunior. 9. Setelah menempuh ujian untuk memperoleh lisensi, dapat bertugas sebagai petugas proteksi radiasi . Kompetensi Lulusan Program Studi Elektromekanik meliputi : 1. Mampu mengoperasikan peralatan elektromekanik dan instrumentasi. 2. Mampu merancang dan merekayasa alat bantu/instrument elektromekanik untuk pengukuran parameter proses nuklir maupun industri. 3. Mampu mengkalibrasi alat instrumentasi elektromekanik. 4. Mampu melakukan perawatan peralatan elektromekanik. 5. Mampu mengoperasikan sistem kendali elektronis berbasis relay maupun PLC. 6. Mampu mengintegrasikan peralatan elektromekanik ke dalam sistem monitoring dan kendali. 7. Mampu melaksanakan kegiatan litbang secara mandiri serta membimbing teknisi yunior. 8. Setelah menempuh ujian untuk memperoleh lisensi PPR, dapat bertugas sebagai petugas proteksi radiasi. 9. Mahasiswa akhir program studi Eletromekanik juga diberi kemampuan untuk dapat mengikuti ujian lisensi UTR/Radiografi.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

61

B. FASILITAS LABORATORIUM Untuk mendukung tujuan penyelenggaraan Jurusan Teknofisika Nuklir, proses belajar mahasiswa setiap prodi memanfaatkan laboratorium-laboratorium baik dilingkungan STTN, lingkungan BATAN pada umumnya serta di beberapa laboratorium di Universitas Gadjah Mada. Untuk lingkungan STTN, unit-unit dan laboratorium terebut antara lain Laboratorium Fisika Dasar, Unit Gambar Teknik, Elektronika, Instrumentasi dan Spektroskopi, Instrumentasi dan Kendali, Unit Komputer, dan laboratorium Radiografi, Unit proteksi radiasi, Unit bengkel mekanik, serta laboratorium atau unit di lingkungan BATAN yaitu Reaktor Nuklir Kartini, Balai Instrumentasi, Balai Elektromekanik dan Unit Akselerator. Untuk meningkatkan penguasaan Bahasa Inggris disediakan pula Laboratorium Bahasa. Praktikum proses produksi II diharapkan akan melengkapi keahlian untuk mahasiswa program studi Elektromekanik. Laboratorium Fisika Dasar Laboratorium ini memiliki peralatan-peralatan untuk praktikum fenomena fisika dasar yaitu fenomena listrik, optik dan getaran. Laboratorium Elektronika Keahlian berkaitan dengan bidang elektronika diberikan melalui praktikumpraktikum elektronika dasar, analog, dan digital. Laboratorium ini memiliki peralatan-peralatan yang memadai untuk kegiatan praktikum tersebut. Laboratorium Instrumentasi dan Kendali Laboratorium ini menyelenggarakan praktikum untuk membentuk keahlian dasar dalam bidang sistem kendali yaitu melalui praktikum-praktikum kendali proses PID dan kendali berbasis PLC. Laboratorium Instrumentasi Nuklir Keahlian mengenai monitoring radiasi dan analisis spektrosopinya diberikan di laboratorium ini. Keahlian ini memberikan dasar-dasar instrumentasi nuklir seperti yang diperlukan dalam pengoperasian peralatan radiologi dan pengujian industri.

62

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

Laboratorium NDT/Radiografi Radiografi merupakan salah satu teknik yang banyak dimanfaatkan untuk pengujian keandalan mekanis peralatan proses di indutri. Laboratorium ini memberikan praktikum-praktikum untuk membekali keahlian kepada mahasiswa berkaitan dengan pengujian bahan tersebut. Unit Proteksi Radiasi Laboratorium ini menyelenggarakan praktikum dalam bidang proteksi radiasi mencakup eksperimen dan analisis menggunakan sumber radiasi dan penentuan dosis radiasi untuk mengetahui batas-batas penyinaran radiasi yang aman terhadap operator. Unit Komputer Keahlian di bidang komputer dan komputasi diajarkan di unit ini. Kegiatan-kegiatan praktikum seperti pemrograman komputer, simulasi kendali, dan gambar teknik juga dapat diselenggarakan di unit ini. Unit komputer juga mengadakan workshop secara periodik di bidang komunikasi data dan jaringan berbasis Linux. Unit Gambar Teknik Keahlian menggambar teknik merupakan keahlian dasar yang dibutuhkan sebagai sarjana teknik pada umumnya. Unit Gambar Teknik ini memiliki peralatan menggambar secara manual dengan menggunakan mesin gambar. Keahlian menggambar teknik dengan komputer juga sedang dikembangkan tetapi diselenggarakan di Unit Komputer. Lab. Listrik dan Sistem Tenaga Berbagai keahlian berkaitan dengan listrik dan sistem tenaga diberikan di laboratorium ini seperti grounding, switching, proteksi dan isolasi, dan distribusi listrik serta uji keandalan komponen listrik. Unit Bengkel Mekanik Unit bengkel mekanik menyelenggarakan praktikum-praktikum proses prosuksi seperti pembubutan, pengelasan, penekukan, dan pemotongan bahan mekanik.

dan atau mengoperasikan instalasi radiasi berktaitan dengan aspek legal dan keselamatan penggunaannya. Visi & Misi Visi Menjadi penyelenggara pendidikan yang mampu menghasilkan sarjana sains terapan yang siap berkembang dan berkarya secara profesional dalam bidang instrumentasi berbasis elektronik baik untuk industri nuklir. Mampu memberikan supervisi bagi industri jasa yang menjual. Misi Program Studi Elekronika Instrumentasi dirancang agar lulusannya: 1. 3. industri yang berkaitan dengan nuklir maupun industri energi pada umumnya. maupun inspeksi dan pengujian peralatan proses industri sangat luas. Mampu menunjukkan kemampuannya secara profesional dan mampu mensinergikan keahlian dan daya analisisnya dalam perancangan. 2. menguji dan analisis kinerja pada penggunaan alat-alat elektronika instrumetasi dalam lingkungan industri nuklir maupun non-nuklir berkaitan dengan aspek keselamatan untuk pekerja. mendistribusi. fasilitas dan lingkungan pada umumnya. pengujian. pengoperasian serta pemanfaatan peralatan atau intalasi nuklir/radiasi baik untuk keperluan medis. 2. Pengoperasian dan pemanfaatan peralatan ini membutuhkan tenaga-tenaga supervisi yang handal yang mempunyai keahlian dan analisis baik dalam bidang-bidang ilmu fisika terapan maupun fisika nuklir/ radiasi. pembuatan. penggunaan. PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA INSTRUMENTASI 1. pengoperasian. Mampu mengoperasikan. Tujuan Program Studi Di Indonesia. dan perawatan alat-alat instrumentasi elektronik yang digunakan baik pada industri nuklir. Bidang-bidang pekerjaan . industri yang berkaitan dengan nuklir maupun industri energi pada umumnya. Hal ini disebabkan bahwa peralatan-peralatan tersebut pada umumnya sarat dengan teknologi elektronika dan instrumentasi di samping memerlukan perlakuan khusus berkaitan dengan adanya radiasi. perbaikan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 63 C.

struktur kurikulum prodi elin menawarkan 4 mata kuliah pilihan (8 SKS) yang terbagi ke dalam 3 kelompok mata kuliah pilihan wajib yaitu kelompok pilihan instrumentasi nuklir. dan radiasi. 3. mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan daya analisis dan keahlian yang memadai untuk berkarya dan berkembang secara profesional dalam bidang yang ditekuni serta mempunyai bekal tambahan baik perilaku berkehidupan bersama maupun perilaku berkarya sesuai dengan standard yang berlaku secara nasional.64 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 tersebut tentu saja memerlukan banyak tenaga kerja yang mampu memenuhi keahlian kombinasi antara elektronika. Oleh karena 1 SKS teori adalah 1 jam tatap muka. kendali dan robotika serta pilihan teknologi reaktor. MPB. Dengan komposisi tersebut. serta memiliki keunggulan komparatif dalam bidang instrumentasi nuklir. Tujuan penyelenggaraan program studi ini adalah untuk menghasilkan sarjana sains terapan yang dapat memenuhi tuntutan keahlian multi-disiplin (elektronika. instrumentasi. maka beban belajar mahasiswa secara riil adalah 100 jam teori (40 %). instrumentasi. Dengan demikian. Untuk lebih menekuni bidang keahlian tertentu. Struktur Kurikulum Kurikulum program studi baik untuk program studi elektronika instrumetasi maupun elektromekanik dirancang untuk dapat memberikan bekal kompetensi sarjana sains terapan yang cukup yaitu 148 SKS dengan komposisi teori 100 SKS dan praktek 48 SKS. ditambah 144 jam praktek (60 %) termasuk praktek kerja lapangan. Berdasarkan Kurikulum Standard Diknas. MBB). kurikulum Prodi Elin terdiri dari 75 % mata kuliah inti (MKK dan MKB) serta 25 % mata kuliah penunjang (MPK. dan radiasi) tersebut. kurikulum program studi Elektronika Instrumentasi dirancang sedemikian sehingga mahasiswa lulusannya mendapatkan kompetensi yang memadai (core competence) dalam bidang instrumentasi elektronik. sedangkan 1 SKS praktikum adalah 3 jam tatap muka. .

Kelompok (elemen kompetensi) Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB) Prosentase Inti (Utama) Institusional Pendukung Lainnya Jumlah SKS 12 40 76 12 8 10 32 48 10 8 100 67. Perbandingan SKS dan Beban Kerja (jam) Teori dan Praktek I II III IV V VI VII VIII Tr Pr Tr Pr Tr Pr Tr Pr Tr Pr 12 8 12 8 14 6 19 0 0 8 20 20 20 20 8 Praktek = 48 SKS Total = 148 SKS Jam Praktek = 144 (60%) Jam Total = 244 Tr Pr Tr Pr Tr Pr 14 6 14 6 12 8 20 20 20 Teori = 100 SKS Jam Teori = 100 (40%) 5. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Pendidikan Agama I 2. 3.3 % 2 8 28 2 48 32.7 % 148 100 % MK WAJIB PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK) No. Bahasa Inggris 3. Distribusi Matakuliah Berdasarkan Standard Diknas No 1. 4. 5.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 65 4. 2. Pancasila SKS T P 2 2 2 Semester I II III 2 .

7. Matematika II Matematika I Teknik Listrik 7. Fisika Reaktor Fisika Modern 15. 4. 2. Perpindahan Panas 16. 8. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Thermodinamika 12. Matematika I 2. Agama I 2 2 10 V VII 2 Semester MK WAJIB KEILMUAN DAN KETRAMPILAN (MKK) No. Ilmu Bahan 6. 5. Statistik 10. Komputer & K.66 4. Kewarganegaraan Pendidikan Agama II JUMLAH Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pend. P. Kimia Umum 5. Mekanika Fluida JUMLAH MK WAJIB KEAHLIAN BERKARYA (MKB) No. Fisika Dasar I 3. NAMA MATA KULIAH Praktikum Gambar Teknik Arsitektur & Jaringan Komputer Elektronika Analog Alat Ukur & T. Fisika Dasar II Fisika Dasar I 9. 8. 6. 3. Numerik Teknik 14. 1. Matematika Teknik Matematika II 11. 5. Pengukuran Alat Deteksi & Pengukuran Radiasi (ADPR) Elektronika Digital Elektronika Nuklir Instrumentasi Nuklir PRASYARAT SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 32 2 2 2 I I I I II II II II II III III III IV IV IV IV 2 8 Semester SKS T P 2 2 I I II II III III IV IV Elektronika Dasar 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Elektronika Analog Elektronika Analog dan Elektronika Digital ADPR . Elektronika Dasar 4. Fisika Modern Fisika Dasar II Matematika 13.

13. 17. 11.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 67 Elektronika Digital Fisika Reaktor Elektronika Digital Elektronika Digital ADPR Elektronika Digital Teknik Isyarat Mikroprosesor Instrumentasi Nuklir PLTN dan Pembangkit Konvensional Teknik Instrumentasi & Kendali Teknik Instrumentasi & Kendali 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 40 26 2 IV V V V V V VI VI VI VI VI VI VI VI Semester 9. 16. 19. 12. 21. 4. 6. 14. 5. 10. Nuklir Kinetika dan Pengendalian Reaktor Teknik Kendali Digital Perancangan Instrumentasi Metodologi Penelitian JUMLAH 2 2 2 2 2 2 MK WAJIB PERILAKU BERKARYA (MPB) No. 15. NAMA MATA KULIAH Proteksi & Keselamatan Radiasi Perundang-undangan Tenaga Nuklir Sistem Manajemen Mutu Keselamatan Kerja & Ergonomi Seminar Manajemen Proyek JUMLAH PRASYARAT ADPR Proteksi & Keselamatan Radiasi SKS T P 2 1 2 2 2 V VII VII VII VII VII Kerja Praktek 1 2 9 2 . 18. Mikroprosesor PLTN dan Pembangkit Konvensional Teknik Isyarat Teknik Instrumentasi & Kendali UTR/Radiografi Teknik Antar Muka Pengolahan Isyarat Sistem Mikrokontroler Pemeliharaan Instr. 2. 20. 3. 1.

1. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT Minat Instrumentasi Nuklir Instrumentasi Akselerator Sistem Akuisisi Data Kecerdasan Buatan Minat Kendali & Robotika Otomasi Industri Teknik Robotika Inteligent Sensor Minat Teknologi Reaktor Perancangan Sistem Reaktor Instrumentasi dan Kendali Reaktor Keselamatan Reaktor JUMLAH SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 SKS T P 2 2 2 2 2 Semester VII VII VII VII VII VII VII VII VII Semester MK PILIHAN BEBAS (PILIHAN 1 MK) No. 1. 3. 3. 3. 1. 2. 4.68 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 MK PILIHAN (WAJIB MINAT) (MKB) No. 1. 7. 5. NAMA MATA KULIAH Proteksi Radiasi Lanjut Sistem Pencacah Nuklir Teknologi Akselerator Sistem Telemetri Electronic Security Tekno Ekonomi PLTN Instrumenasi Medik PRASYARAT Proteksi & Keselamatan Radiasi VII VII VII VII VII VII VII PLTN dan Pembangkit 2 Konvensional ADPR 2 MK WAJIB BERKEHIDUPAN BERSAMA (MBB) KODE 1. 3. 6. 2. 2. 2. NAMA MATA KULIAH Kerja Praktek Tugas Akhir JUMLAH SKS T P 3 5 8 Semester PRASYARAT VII VII . 2.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 69 6. Elektronika Dasar MKB Prakt. Pengukuran JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 . Elektronika Analog Prakt. Gambar Teknik JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 14 Semester II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN201 STN202 TFN203 TEI204 TEI205 TFN206 TFN207 TFN208 TEI209 TFN210 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MKK MKK MKK MKB MKK MKB MKK MKK MKB MKB Matematika II Statistik Fisika Dasar II Elektronika Analog Teknik Listrik Alat Ukur & T Pengukuran Ilmu Bahan Prakt. Alat Ukut & T. Fisika Dasar I MKK Prakt. Susunan Kurikulum Program Studi Elektronika-Instrumentasi Semester I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN101 STN102 STN103 TFN104 TFN105 TFN106 TEI107 TFN108 TEI109 TFN110 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK MPK MKK MKK MKK Pendidikan Agama I Bahasa Inggris I Matematika I Fisika Dasar I Kimia Umum Arsitektur & Jaringan MKK Komputer MKB Elektronika Dasar MKK Prakt. Fisika Dasar II Prakt.

Elektronika Nuklir JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 8 12 . Instrumentasi Nuklir MKB Prakt. Komputer & K. Sistem Mikroprosesor MKB Prakt. Numerik MKK Fisika Reaktor MKB Elektronika Nuklir MKK Mekanika Fluida MKB Instrumentasi Nuklir MKB Sistem Mikroprosesor Prakt. Pemrorgaman & K MKK Numerik MKB Prakt.70 Semester III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN301 TFN302 TFN303 TFN304 STN305 TEI306 TFN307 STN308 TEI309 STN310 Kelompok Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK MKK MKK MKK Pendidikan Pancasila Matematika Teknik Fisika Modern Termodinamika Alat Deteksi& Pengukuran MKB Radiasi (ADPR) MKB Elektronika Digital MKK Perpindahan Panas MBB Praktek Bahasa Inggris MKB Praktek Elektronika Digital MKB Praktek ADPR JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 6 14 Semester IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode TFN401 TFN402 TEI403 TFN404 TEI405 TEI406 TFN407 TEI408 TEI409 TEI410 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MKK P.

Kinetika & MKB Pengendalian Reaktor JUMLAH MPK 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 71 Semester V No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN501 STN502 TFN503 TEI504 TEI505 TEI506 TFN507 TEI508 TEI509 STN510 Mata Kuliah SKS Teori Praktek Kelompok PLTN dan Pembangkit Konvensional Proteksi & Keselamatan MPB Radiasi MBB UTR/ Radiografi Teknik Instrumentasi & MKB Kendali MKB Teknik Isyarat MKB Teknik Antarmuka Komputer MKB Prakt. UTR/Radiografi Prakt. Proteksi & Keselamatan MPB Radiasi JUMLAH MKB 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 12 8 Semester VI No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN601 TFN602 TEI603 TEI604 TEI605 TEI606 TEI607 TEI608 TEI609 TFN610 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek Pendidikan Kewarganegaraan Kinetika dan Pengendalian MKB Reaktor MKB Pengolahan Isyarat MKB Sistem Mikrokontroler Pemeliharaan Instrumentasi MKB Nuklir MKB Teknik Kendali Digital MKB Perancangan Instrumentasi MKB Prakt. Pemeliharaan MKB Instrumentasi Nuklir Prakt. Teknik Antarmuka MKB Komputer Prakt. Sistem Mikrokontroler Prakt. Teknik Instrumentasi & MKB Kendali Prakt.

Kode KIN701 STN702 STN703 STN704 STN705 STN706 STN707 Kelompok Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK MPB MBB MBB MPB MBB MBB MKB MKB MKB MKB Pendidikan Agama II Perundang-undangan Tenaga Nuklir Metodologi Penelitian Sistem Manajemen Mutu Keselamatan Kerja & Ergonomi Manajemen Proyek Seminar Pilihan Wajib I Pilihan Wajib II Pilihan Wajib III Pilihan Bebas JUMLAH 2 1 2 2 2 2 1 2 2 2 2 20 Semester VIII No 1 2 No 1 2 3 No 1 2 3 No 1 Kode STN801 STN802 Kode TFN701 TFN702 TFN703 Kode TFN706 TFN707 TFN708 Kode TFN709 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MBB Kerja Praktek MBB Tugas Akhir JUMLAH Kelompok Kelompok Pilihan Instrumentasi Nuklir MKB Instrumentasi Akselerator MKB Sistem Akuisisi Data MKB Kecerdasan Buatan Kelompok 3 5 8 SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 SKS 2 MKB MKB MKB Kelompok Kelompok Pilihan Kendali & Robotika Otomasi Industri Teknik Robotika Intelligent Sensor Kelompok Pilihan Teknologi Reaktor Perancangan Sistem Reaktor MKB .72 Semester VII No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11.

Peran agama dalam keluarga. Riyadhus Sholihin. Muhammad Syaltut. Pustaka: 1. Past. Al Qurán & Terjemahan (Departamen Agama). Keimanan. Muhammad Al Ghozali. 2. Cambridge Univ. Question words. Bahasa Inggris I Materi : Structure: Present. Aqidah. 4. dan Syari’ah. Pendidikan Agama I Materi : Pokok-pokok agama. Hikmah ibadah. dan perkembangan teknologi. Silabus SEMESTER I 1. Connecting ideas. pembangunan. Islam. English Grammar in Use. Gerund and Infinitives. and Future Tenses. Academic Reading and Writing. noun clauses. Perfect Tenses and articles. Imam Namawi. Press. Count/ NonCount nouns. . (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional). Raymond Murphy. 3. Comparisons. Nouns and Pronoun. Pustaka: 1. Modal Auxiliaries. 2. Akhlak Islam. Passive Sentences.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 73 Instrumentasi dan Kendali Reaktor Keselamatan Reaktor Mata Kuliah Proteksi Radiasi Lanjut Sistem Pencacah Nuklir Teknologi Akselerator Sistem Telemetry Electronic Security Tekno Ekonomi PLTN Instrumentasi Medik 2 2 SKS 2 2 2 2 2 2 2 2 3 No 1 2 3 4 5 6 7 TFN710 TFN711 Kode STN704 TFN712 TFN713 TEI701 TEI702 MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB MKB MKB 7.

Jilid 1. skalar dan vektor. Hidrostatika dan hidrodinamika. Edisi 3 Terjemahan P Silaban dan E Sucipto. Jakarta. F. Fisika. Theory and Problem of Calculus.. 2. Reading. Terjemahan P Soedarjono. W. 4. Persamaan Differensial. Pustaka: 1. Elex Media . FMIPA-UGM.. usaha. Menguasai AUTOCAD Release 12... dan Lewis.W. Fisika Dasar I Materi : Pendahuluan : pengertian besaran dan satuan. Inc. England. Sears. Mekanika. M. 1983.F. 4. Matematika I Materi : Teori himpunan. Erlangga. Relasi dan fungsi matematik. Dictionary of Science for everyone. 2. and Finney. Thomas. Addison-Wesley Publishing Company.B. Panas dan Bunyi. Wardiman. Gaya. 3. aljabar linear. 3. teori bilangan. D.. Resnick R and David Halliday. Edisi 3. Encyclopedia of Science in Everyday Life”. Teknik integrasi.J. 3. Statika. Sherwood. G.. New York. dan dinamika. Kaplan. Konsep thermodinamika dan hantaran panas. Bandung. Matriks dan determinan. kinematika. Hukum-hukum Newton dan grafitasi. Calculus and Linear Algebra. Pustaka: 1. daya. Jr . Guild Publ.L. Calculus and Analytic Geometry. 1964. London 1988. Hukum kekekalan energi dan momentum. Binatjipta. R. solusi persamaan simultan. limit dan derivative. Ayres. dan momentum. Cox & Wyman Ltd. Omura George. New York. 3. John Wiley and Sons. and Sutton C. 2.74 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1985.

bentuk pengukuran dan kekekalan. campuran dan distilasi.P. Pustaka: 1. kaidah fasa Gibbs. Memori internal (Cache. pengaruh suhu. teori kinetik gas. radiasi. TCP/IP. campuran gas. Memori Eksternal (BIOS. Dasar-dasar sistem operasi: DOS. tekanan. ed.. Gaya antar molekul. pengantar titrasi. Topologi jaringan. Tabel berkala. hukum dan mekanisme reaksi. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. CD-ROM). fisi dan fusi. Struktur fisik atom. stoikhiometri. Pipeline. 5. RAM). Microprocessor 8088 sampai Pentium IV. dan Nachtrieb. Wujud gas: kimia gas.. asam-basa dan heterogen (padat-cair. Coprocesor aritmatika. Unix dan Linux. Kesetimbangan fasa. suhu dan hukum gas ideal. reaksi kimia dan hasil reaksi. cair dan gas. Larutan : Komposisi larutan. suspensi koloid. kimia. padat. Konsep jaringan komunikasi data.H. 6. peluruhan. jilid I. Direct Memory Access. Termokimia. 196. Paralel processing. konsep energi. Kinetika kimia: laju reaksi kimia. Pustaka : . Oxtoby. proses reversible dalam gas ideal.D. sifat koligatif larutan. elektrokimia: neraca persamaan reaksi oksidasi-reduksi. Arsitektur dan Jaringan Komputer Materi: Pengenalan perangkat keras komputer : CPU. Penimbangan dan perhitungan molekul. 4. Erlangga. Windows. Hardisk. Padatan. Cairan dan Transisi Fasa: Sifat. 2001. Sifat spesies zat terlarut. sel elektrokimia.W. H. cair-gas). Gillis. Kimia Dasar Materi: Sifat dan Dasar Kimia Modern: metoda & pendekatan makroskopik. Kimia nuklir: hubungan massa-energi dalam inti.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 75 Computindo. N. Interupsi. proses spontan dan kesetimbangan: termodinamik.. Transisi fasa dan diagram fasa. Hukum pengga-bungan Kimia.

1992. Petunjuk Praktikum Dasar Komputer. Malvino. Electronics Principles. McGraw-Hill. Karakteristik UJT. rangkaian AC/DC. Teori Thevenin & Norton) tentang arus dan tegangan. Digital & Analog Circuit and System.. J. Praktikum Fisika Dasar I Materi: Mekanika: neraca analisis. Millman. Prentice-hall. A. Karakteristik Transistor bipolar dan unipolar (FET). 9. Kirchhof. Roger. Praktikum Elektronika Dasar Materi: Persamaan rangkaian sederhana (Hk. Andi Offset. kekentalan larutan. Kirchhof. garpu tala. Pendekatan II dan Pendekatan . 4.P. Karakteristik SCR. Yogyakarta. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. 8. 1979. Presman. STTN-BATAN. Hk. Listrik : medan listrik. Ideal. Pustaka: 1. The Mathwors Inc. Rangkaian Dioda. Student Edition of Matlab. 2. Magnet : medan magnet. Elektronika Dasar Materi: Persamaan rangkaian sederhana (Hk. Tim Asisten. 1979. 2. Rangkaian Dioda. Ohm.Graw Hill. New York. ayunan matematis. Tim Asisten.M. tegangan permukaan. Mc. Mc.Graw Hill. 7. Teori Thevenin & Norton tentang arus dan tegangan. 3. Software Engineering. Pendekatan II dan Pendekatan III. Listrik : jembatan wheatstone. Perhitungan. termokopel. Perhitungan. Pengenalan Komputer. Teori semi-konduktor. Microelectronics. STTN-BATAN.Halkias. Pustaka: 1. karakteristik Dioda. Ohm. Hk. daya hantar. New York. karakteristik Dioda. pemuaian logam. Teori semi-konduktor. Jogiyanto. Ideal. H. A Practitioner Approach. 1992. (+ fenomena sensor).1989.76 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1.

SEMESTER II 1. Penerbit Erlangga. Menggambar Teknik Untuk Disian.J. Kreyzig. . Tim Asisten.. Karakteristik Transistor bipolar dan unipolar (FET). Electronics Principles. New York. 10. Mc. Gambar Teknik Materi: Tugas dan fungsi gambar teknik. persamaan diferensial untuk fenomena transport. standarisasi bahan dan simbol. Digital & Analog Circuit and System. 2. Pustaka: 1. New York. A. Matematika II Prasyarat: Matematika I Materi : Pemodelan fenomena fisis dalam bidang teknik. 1983. 1979. Pengembangan Produk.. Wardiman. FMIPA-UGM. Pustaka: 1. gelombang. normalisasi. menggambar benda sederhana: mur. cara meng-arsir.. STTN-BATAN. Microelectronics. Pustaka: 1. Pardjono. Millman. Sirod Hantoro. Advanced Engineering Mathemathics. baut. Disain dan Pembuatan rangkaian elektronik dasar. Wiley International. W. Mc.P. Karakteristik SCR. Malvino. 1979. 3. potongan benda. Gambar Mesin dan Merencana Praktis. Dan Kontrol Numerik. gambar bagian mesin.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 77 III. rangkaian penguat pada PCB menggunakan perangkat lunak Protel. Petunjuk Praktikum Gambar Teknik.Graw Hill. Karakteristik UJT. 2. Luzadder.Graw Hill. gambar peralatan mekanik sederhana. J. Proses pelarutan dan realisasi pembuatan rangkaian. 2. Persamaan Differensial. Penyelesaian persamaan diferensial dengan metode analitik dan numeric.

Magnet: gaya magnetik. medan dan potensial listrik. dan kemiringan (skewness). arus searah dan bolak-balik. Sifat-sifat statistik : mean. Optik geometri. R. G. Penampilan hasil pengukuran dalam angka grafik/gambar (sta program-> EXEL) . . medan magnetik. getaran. Listrik dan Magnet. Normal dan Poisson.L. Pendugaan statistik. Binatjipta. and Finney. optik fisik. Pengelompokan data.B. Analisis Deret Berkala. 3. Statistik Materi: Pengertian data. Ganeca. Bandung. Terjemahan P Soedarjono. Addison-Wesley Publishing Company.W. optic) Prasyarat: Fisika Dasar I Materi: Listrik : Gaya. Jr. Bandung. histogram data dan distribusi frekuensi. elektromagnetik. 2. Donald. Thomas. getaran. gaya gerak listrik induksi. Uji hipotesa dan taraf nyata untuk sampel besar dan kecil. Pustaka: 1. muatan dan arus listrik. Walpole. dan peralatan optik. modus dan variansi. New York. magnet. dan gelombang. Distribusi Binomial. Fisika Dasar II (Listrik.F. Probability and Statistics for Scinetist and Engineer. median. Calculus and Analytic Geometry. Sutrisno. Dasardasar Teori Sampling. Sears. probability density function dan cumulative distribution function. 2.78 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1983. 1964. Pustaka: 1.. ITB. sampel dan populasi. kurtosis. McGraw-Hill. Edisi 3. simpangan baku. 3. Teori kemungkinan (probabilitas). Pengantar Statistik dan Teori Kemungkinan. Bunyi. Regresi dan Korelasi.

Hignbotham. Malvino. Teknik Listrik Prasyarat: Materi : Sistem satuan.Boyce. Model delta dan bintang. feedback arus dan tegangan. Inverting. bilangan kompleks dan fungsi periodic. 5. Jilid 2. Hk Kirchof arus dan tegangan. 2 fase dan 3 fase. Jefferson E. penguat Darlington dan penguat beda. Basic Electrical Engineering. J. Pustaka: 1. Penguat push-pull. Fisika. .Graw Hill. Millman. Sinyal sinusoidal. C. Microelectronics. 2. dan komparator. 1996. cabang. Mc. mesh. B. Neidle M. Menguasai AUTOCAD Release 12. Teknologi Instalasi Listrik. 3. A. differential amplifier. 2. David E. Penguat transistor kelas A.. Non-inverting. 1983. New York.Halkias. Pustaka: 1. Elex Media Computindo. Jaringan listrik (node. 1982. Electronics Principles. Omura George. Faktor daya dan daya kompleks. Jakarta. 1979.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 79 2. Op-Amp tanpa rangkaian luar. Erlangga. Analisis jaringan listrik 1 fasa. PWSKent. McGraw-Hill. loop). Resnick R and David Halliday. Digital & Analog Circuit and System. Elektronika Analog Materi: Analisis AC untuk rangkaian penguat berbasis transistor. 1979. Operational Amplifier and Integrated Circuit. Fitzgerald. E dan S. Mc. Rangkaian listrik dasar dan karakteristiknya. 3. AB.P. Erlangga. instrumentation amplifier.Graw Hill. 1988. New York. 1981. muatan dan arus. 4. Op-Amp untuk aplikasi non-linear. Op-Amp dengan rangkaian luar. Rangkaian pembagi arus dan tegangan. Edisi 3 Terjemahan P Silaban dan E Sucipto.

. Cooper W. 6. 1988. L. Listrik dan Magnet. M. “Principles of Materials Science and Engineering”. . 5. Tata Surdia. Sito Shinkoru.H. 1989. DRH. struktur mikro logam. Pradnya Paramita. Cambridge Univ. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Materi: Macam alat ukur (mekanik dan elektronik).F. Arifin. jangkauan alat ukur. kalibrasi dan teknik pengukuran. 1976. bahan dielektrik. 1992.80 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. Smith. korosi. Ilmu Logam. linearitas. W. 5. Measurement System : Application dan Design. McGrawHill. akurasi dan kesalahan. 4. Proses pembuatan logam. E. Pustaka: 1. Press. resolusi. 6. Engineering Materials 2... 1990. 2. Ilmu Bahan I Prasyarat: Materi: Pengenalan Bahan: Struktur atom dalam bahan padat. 2.. Teori pengukuran: standard dan kalibrasi. 2nd ed. logam Paduan. “Chemical Synthesis of Advanved Ceramic Materials”. Pengetuan Bahan Teknik. Mc Graw Hill Publ. and Jones. Ashby. 3. 1988. Ghalia Indonesia. Pergamon Press. diagram fasa logam. bahan konduktor. Samsul. Ralat.Doebelin.D. perlakuan panas. Pustaka: 1. sifat mekanis. presisi. semikonduktor. Erlangga 1991. Instrumentasi Elektronik dan Teknik Pengukuran. 1990. superkonduktor. Segal. Erlangga. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. bahan magnetik. 7. D. ed. Jakarta. Comp. isolator. Van Vlack. Schaum Series.O. karakteristik instrumen ukur: sensitivitas.F.

10. Fisika Dasar II Prasyarat: Fisika Dasar II Materi: Kalor : panas jenis zat padat. Elektronika Analog Materi: Percobaan penguat transistor. penentuan kadar larutan gula dengan polarimeter. pengukuran fasa dan frekuensi. Regulator. Penjelasan Pasal-pasal pada UUD 1945 . Pustaka: 1. SEMESTER III 1. tanggapan panas suatu larutan. Prakt. panas lebur dan panas penguapan. Komparator analog. TFN. Multivibrator. Osilator. pemasangan alat ukur listrik pada instalasi listrik. TFN. STTN. Pengukuran arus/ tegangan pada jala sederhana/ rumit. STTN. penguat operasional. pengukuran daya listrik pada instalasi. Buku Petunjuk Praktikum Fisika Dasar II. Optik : mikroskop. penguat push-pull. Pustaka: 1. Prakt. keselamatan kerja alat listrik. Aplikasi penguat transistor.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 81 8. Buku petunjuk praktikum alat ukur dan teknik pengukuran. Pustaka: 1. TFN. Pancasila sebagai pandangan hidup dalam bernegara dan bermasyarakat. STTN. Sistematika UUD 1945. 9. Pancasila Materi: Istilah Pancasila. Buku petunjuk praktikum elektronika. Alat Ukur & Teknik Pengukuran Materi: Penggunaan dan karakteristik berbagai alat ukur. Prakt. daya dispersi prisma.

Persamaan laplace dua dan tiga dimensi. Advanced Engineering Mathemathics. C. teori atom berdasar mekanika . Pancasila dan UUD 45. Kreyzig. Oxford univ. Deferensiasi vektor. spektrum radiasi atom Hidrogen. 1982. Shanti Narayan and J. dan perhitungan medan listrik. 2. Chand and Company Ltd. 1986. Kanpur. Michael Swan. Fungsi-fungsi khusus : fungsi gamma. massa dan ukuran atom. Academic Reading and Writing. Purcell. dan teorema divergensi. dan silinder. Inc. “Vektor Calculus”.S. Practical English Usage. adjectives which belong to the phraseology of science. Contoh aplikasi : perhitungan distribusi fluks neutron.Press. Prentice Hall. 4. 2.1993. 1983. dan fungsi bessel. adverbs. fungsi beta. semi-scientific. 3. Fisika Modern Prasyarat: Materi: Bagian-bagian atom. New Delhi. S. integrasi vektor..N. Penerbit PT. bola. 1972 2. Transformasi laplace dan fourier. perhitungan akselerasi ion. TOEFL.82 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pustaka: 1. Matematika Teknik Materi : Sistem koordinat kartesian. 1978. G Mudjianto dkk. Wiley International. Praktikum Bahasa Inggris II Prasyarat : Bahasa Inggris I Materi: Scientific and technical words. Listening and Speaking. Pradnya Paramita. Pustaka: 1.T Kamal.Gramedia. 3. India. Calculus with Analitic Geometry. Pancasila : Buku Panduan Mahasiswa. . semi-technical terms. hamburan Rutherford. teori atom Bohr. Pustaka: 1.

. 6. John Wiley & Sons. Efisiensi thermodinamis. Penerbit ITB. Proses reversibel dan ireversibel. BATAN. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Prasyarat:Materi: Macam-macam radiasi. 1977. pancaran Alpha.C. stabilitas dan radioaktivitas.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 83 gelombang. Interaksi Radiasi dengan materi. sistem dua fase.. Marsongko Hadi. motor bakar. dkk. 3. Erlangga. 1986. struktur multiplek dalam spektrum. Prayoto. Termodinamika Teknik. detektor neutron. 5. Piranti pencacahan: kamar ionisasi. 1986. Hukum ke nol. Siklus Gas Ideal : Gas Ideal. momen spin dan magnet dari elektron.. metode dan mekanisme deteksi. M. Bagian-bagian inti atom. Reynolds W. statistik pengukuran radiasi. pencacahan GM. fusi dan pemanfaatnya. sistem pembangkit uap nuklir. detektor proporsional. scintilator. Arthur Beiser. Hukum Pertama dan Hukum kedua. Konsep Fisika Modern. membaca tabel. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. model-model inti. Reaksi Nuklir. 1994.H. Perkins H. Termodinamika Prasyarat: Materi: Pendahuluan : definisi dan konsep dasar.C. 2. Basic Nuclear Engineering.W. Bandung. Zemansky.S. RAM K. 2. Pustaka: 1. The Houw Liong. pancaran Gama. Pustaka: 1. Ridwan M. pancaran Beta. 1992. Besaran dan satuan dosimetri. alat deteksi pengukur partikel dan prinsip kerjanya. (fisika neutron). fisi. Dittman R. alat deteksi pengukuran dosis. Kesetimbangan dan aplikasi : kompressor. Kalor dan Thermodinamika. Penerbit Erlangga.

B. Glenn F. Pergamon Press. Multiplexer dan demultiplexer. Clocks dan timers. Peta karnough. Albert. Rangkaian TTL. Mekanika Fluida. 3. 7. Penerbit Erlangga.. ADC & DAC. 2. 1979. Jakarta. T Sutrisno. Gerbang logika dasar. Malvino. Erlangga. 9. Koll. Penguat awal charge sensitive. Rangkaian pembentuk pulsa (pulse shaping). Rangkaian pemrosesan data. Registers. 1974.L. Pembangkit dan transmisi pulsa (coaxial cable). 8. Konverter AD dan DA. Penguat awal votage sensitive. John Wiley & Sons.W. Sistem angka dan pengkodean. IKIP Semarang Press. Rangkaian koinsidensi. Pewaktu dan pencacah. Rangkaian Digital dan Rancangan Logika. Elektronika Digital Prasyarat: Materi: Operasi Bilangan.84 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pustaka: 1. Rangkaian aritmatik. Piranti penganalisis tinggi pulsa (SCA &MCA). 1986. Prakt. Nicholas. Pustaka: 1. Samuel C. Elektronika Nuklir Prasyarat: Materi: Rangkaian sumber tegangan tinggi DC. Nuclear Electronic. P. Elektronika Digital . 1983. John-Wiley & Sons. 2. Counter. disain dan analisa rangkaian. McGraw-Hill. Digital Principles and Application. Lee. Pengantar Fisika Kesehatan. Herman Cember. Flipflop. Wylie E. dan Memori. Radiation Detection and Measurement. 1999. Streeter V. rangkaian logika kombintorial. 1984. Pustaka: 1.

Dekoder dan enkoder. BATAN. ADC/DAC. Pemrograman numerik dengan bahasa pemrograman C dan Matlab. dan persamaan diferensial. Prakt. algoritma. 3. Koll. 1979. 2. SEMESTER IV 1. statistik pencacahan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 85 Prasyarat: Materi: Percobaaan Gerbang dasar. perhitungan waktu paruh radionuklida. STTN. Radiation Detection and Measurement. Buku Petunjuk Prakt. Metode numeric untuk solusi persamaan sederhana. Half/ Full adder. Flip-flop. Aplikasi Digital. John Wiley & Sons. Pustaka: 1. Buku Petunjuk Praktikum Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi. Herman Cember. 10. 1983. Pemrograman Komputer & Komputasi Numeris Prasyarat: Materi: Logika pemrograman. Multiplekser dan demultiplekser. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Prasyarat: Materi: Pencacahan dengan detektor GM. Pengantar Fisika Kesehatan. pengukuran radioaktivitas lingkungan. Kalibrasi alat ukur radiasi. BATAN. Pustaka: 1. Register. Pustaka: . persamaan simultan. STTN. (wireless system). Counter. IKIP Semarang Press. flow-chart dan diagram alir. Elektronika Digital. pengukuran radiasi gamma dengan pelemahan absorber. Pergamon Press. Glenn F.

modul perhitungan difusi multi kelompok. 2. . Perhitungan koefisien perpindahan panas local dan global. difusi. tampang lintang dan laju reaksi neutron. Yogyakarta. Arthur Beiser. Ridwan M. 3.Rice.Nostrand Compny. H. Marsongko Hadi. Engineering Problem Solving With MATLAB. 5. 1977. Prayoto. Prentice-Hall. 4. Basic Nuclear Engineering. The Houw Liong.C. McGraw-Hill. Numerical Method. 2. Pengenalan Komputer. McGrawhill. D.P. 2. Kesetimbangan panas counter flow dan current flow. 1985. BATAN. perhitungan massa dan ukuran kritis reaktor homogen dengan dan tanpa reflektor. John Wiley & Sons. RAM K. geometri. John Wiley & Sons. 1955. Pustaka: 1. konduksi dan radiasi. 1976. 1989. dkk. Nuclear Reactor Analysis. Andi Offset. konsep fluks dan arus neutron. 1989. Glasstone S.Etter.J. L. moderasi dan termalisasi neutron. Jogiyanto. Penerbit Erlangga.M. Duderstadt J. Software and Analysis. Konsep Fisika Modern.V. Fisika Reaktor Prasyarat: Materi: Pengenalan prinsip dasar teori reaktor. 3. 3. Hamilton. John R.J.. Contoh-contoh penukar kalor. D. R. Chapra S. Perpindahan Panas Prasyarat: Materi: Prinsip dasar dan aplikasi perpindahan panas konveksi. 1986.M. 4.S. 1986. Canale. 1993. Numerical methods For Engineers. Principles of Nuclear reactor Engineering. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir.86 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1.

V. peristiwa pulse shaping pada amplifier. Mekanika Fluida Prasyarat: Materi: Hukum dasar. 1979. β. Mekanika Fluida. MGraw-Hill. Glenn F. R. pengukuran. prinsip impuls dan momentum. 1979. aliran melalui obyek. Virginia. rangkaian pembalik pulsa. John Wiley & Sons. J. sistem spektroskopi α.P. Pustaka: 1. 1950... Kern D.M. Nuclear Power Instrumentation System. Penerbit Erlangga. 1981. Penerbit Erlangga.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 87 spesifikasi dan efektivitasnya. Heat Transfer. Scaum Series.M.Q. 4. γ dan neutron. McGraw-Hill International Edition. Terjemahan P. Mikroprosesor . 2. Herman Widodo Soemitro. ralat-ralat sistem pengukuran (cara optimasi pengukuran). pengaruh noise pada pengukuran tenaga dalam spektroskopi nuklir. analisa dimensi. Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Pengenalan dan prinsip dasar instrumentasi nuklir. pengaruh pile up dan decay time pada pengukuran tenaga dan resolusi. Pustaka: 1. Harrer. sifat zat alir. 5. Perhitungan penurunan tekanan (pressure drop) pada berbagai jenis aliran pipa dan equipment.Holman. Process Heat Transfer. Giles. 2. Mekanika Zalir. Radiation Detection and Measurement. Koll. IR. 1977. aliran kepekatan dan kompresibilitas. 6. J. MTIS. aliran dalam saluran terbuka dan pipa. 2. Wilardjo Liek. perangkaian sistem instrumentasi. White F. 1986. noise dan resolusi. Pustaka: 1.

Z-80. spesifikasi hardware. Stifler. software dan program monitor. 2002. motor steper. Harry Garland. 7. 80486. kegunaan. alamat masukan dan keluaran. Kent. Eko Putra. Teknologi Mikroprosesor. 8080. bagian penting mikroposesor : Data Bus. 3.3 dan Pentium 4. mikroposesor ideal. President of CromemcoIncorporated lecturer in electrical Engineering Stanford University. Pentium 1. Control Bus. saluran P dan teknologi Bipolar. Evolusi Mikroposesor : 4004. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikaksi. 8028n. 4. parallel input-output.88 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Prasyarat: Elektronika Digital Materi: Pengertian Mikroposesor. Mikroprofessor MPF-1 “Experiment Manual “ Multitech Industrial Corp. Pencacah dan pewaktu CTC. 1989. cara kerja dan pemrograman CTC. Teknik Pemrograman. Chip Magazine Mei 2002. Penggunaan Mikropofessor MPF-1. memori alamat. mikrokontroller 8049 dan 8747. Metal Oxide Silicon (MOS) saluran N. “Introduction to Microposesor System Design”. CTC untuk rate meter. Prakt. Address Bus. 6. 5. prinsip dasar dan data eksitasi motor steper. “Mikroprosesor and Digital Systems Second Edition International Student”. teori rangkaian perangkat keras. Penerbit Gav Media. 80386. Yogykarta. Aplikasi Mikroposesor MPF-1 untuk : system otomatis penampung fraksi pemisahan LJTJ. Mississipi State University. Agfianto.P. Z8000. Design with Mikroprocessor for Mechanical Engineers. Komputer & K Numerik Prasyarat: Materi: . 8008. 8086. Pustaka: 1. 2.2. Douglas V Hall. 1992. otomasi pengatur pH limbah industri.

looping. Yogyakarta. 1992. STTN. 10. Student Edition of Matlab. Teknik Pemrograman. Prakt. 4. The Mathwors Inc. Pengenalan Komputer. 9. Mikroprocessor Prasyarat: Materi: Pengenalan Tombol. 1992.M. BATAN. Pemrograman dengan bahasa program (C++. percobaan koinsiden gamma-gamma. Pustaka: 1. STTN. Jogiyanto. Pustaka: 1. PIO. 8. Andi Offset. Presman. Roger. Fortran) dan aplikasinya. Pascal. Prentice-hall. Spektroskopi x-ray dengan detektor Si(Li). ADC/DAC. penyimpanan data pada pita. Pustaka: 1. McGraw-Hill. Komputer & K Numerik.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 89 Algoritma. counter. Spektroskopi gamma dengan detektor ZnS(Ag). Prakt. BATAN. pengkuran aktivitas absolut dengan cara koinsiden. Ge(Li). Software Engineering. Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Spektroskopi gamma dengan detektor NaI(Tl). 1989. pemindahan data. Buku Petunjuk Praktikum Mikroprocessor dan Mikrokontroler. spektroskopi dengan sistem accuspec. 2.Elektronika Nuklir Prasyarat: Materi: . perkalian dan pembagian. H. Prakt. A Practitioner Approach. spektroskopi metode koinsiden dan anti koinsiden. sistem pencacah gamma latar rendah. BATAN. Flowchart. 3. penjumlahan dan pengurangan. SIO. Buku Petunjuk Praktikum P. timer. Buku Petunjuk Praktikum Instrumentasi Nuklir . STTN.

Penganalisa tinggi pulsa. Newjec Inc. Ridwan M. Nuclear Power Engineering. dkk. Marsongko Hadi. BATAN. Rangkaian pembalik pulsa (GM Inverter). sistem keselamatan pada rektor nuklir. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Perisai radiasi. Pembangkit dan transmisi pulsa. pembangkitan listrik. 1977. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. BATAN.. 1986. penggantian sumber. sistem pendingin utama. sekunder dan tersier. Pewaktu dan pencacah. teknik pencacahan dan aplikasinya. penetuan daerah. pengukuran tingkat kontaminasi dan dekontaminasi. 2.. Henry C Swenk. M. Shannon.karakteristik: pembangkitan panas .El. Instalasi Pembangkit Daya. Pustaka: 1. Pulse Shaping. BATAN. macam-macam sistem pembangkit daya reaktor nuklir. Prayoto. 4.Wakil.M. Buku Petunjuk Praktikum Elektronika Nuklir. ADC dan DAC. 1992. PPEN. 1993. Pustaka: 1. 2. penanggulangan kecelakaan radiasi (sumber hilang). Main Characteristics and Plant Highlight.H. Pre Amp charge sensitive. SEMESTER V 1. R.90 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Sumber Tegangan Tinggi DC. perhitungan dan evaluasi dinding ruang sinar X. Sistem PLTN dan Pembangkit Konvensional Prasyarat: Fisika Reaktor Materi: Sistem pembangkit listrik konvensional. Pustaka: . sistem PLTN. John Wiley & Sons. STTN. 3. Penerbit Erlangga.

Buku Pelatihan Radiografi Level-1. Paris. Contoh aplikasi : sistem kendali level. Sydney. optimal dan intelligen. BATAN. Bandung. perhitungan dan penilaian sensitivitas radiografi. diagram blok dan fungsi transfer sistem. Radiologic Science for Technologist. Interpretasi film radiografi. Penerbit ITB. diagram proses. 3. 2. hubungan antara bayangan dan obyek. Kendali adaptif. Deskripsi proses. 5th edition. Teknik Instrumentasi dan Kendali Materi: Konsep dasar sistem kendali. Prinsip kerja uji tak merusak. 4. Pustaka: 1. Bushong S. motor. 1994. Analisis kestabilan. dan berbagai jenis cacat.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 91 1. Strategi pengendalian. Pustaka: . Proceeding. alasan dan aplikasi UTR. Pusdiklat. interpretasi gambar radiografi. 3. Manfaat. Radiation and Security : Comprehending Radition Risk. Mosby Year Book. Standard radiografi. 1995. Rekaman fotografi dan non-fotogarfi. kurva karakteristik dan pemrosesan film. 2002. Sumber radiasi dan peralatan radiografi. Wiryosimin. 1988. Tindakan preventif dan penanggulangan kecelakaan radiografi. Dasar fisika radiografi. tanggapan waktu dan frekuensi. Suwarno. Pemodelan sistem. Cacat film radiografi. Kualitas film. Teknik radiografi. dan reaktor. fungsi transfer dan solusi. IAEA. UTR/Radiografi Prasyarat: Materi: Konsep dan definisi.. 1993. kualitas gambar. Sistem lup terbuka dan lup tertup. Radiation Protection in Nuclear Energy. Mengenal Asas proteksi Radisi.C. 2. IEAE. Macam-macam sistem kendali otomatis berbasis komputer dan PLC.

E. 2.. Kualitas film. Pusdiklat BATAN. Sistem linear dan sistem konvolusi. dan tak hingga. sinyal periodic dan harmonic. signal waktu hingga.H. Prakt. Signal & System : Continuous and Discrete. Praktikum UTR/Radiografi. W. Instrumentasi dan Kendali . perhitungan dan penilaian sensitivitas radiografi. Teknik Isyarat Materi: Dasar-dasar signal dan sistem: input-output sistem. 6.Tranter. non-anticipating dan time invariance. D. signal waktu diskrit dan kontinyu. Katshuhito Ogata. Transofrmasi. 5. Control System Design and Simulation. Stabilitas sistem terhadap input harmonic dan periodic. Buku Pelatihan Radiografi Level-1. kurva karakteristik dan pemrosesan film.Ziemer. Pengenalan sistem: sistem input-output. Fannin. 2. Jack Golten and Andy verver. McGraw-Hill. 2002. sistem input-output mapping. Cacat film radiografi. hubungan antara bayangan dan obyek. Pengenalan signal : signal sekuensial dan sampling. Ruang dan pembangkitan signal. 1997. Prentice-Hall. sistem memoryless. Pustaka: 1. pengaruh sifat bahan dan berbagai teknik radiografi. Pustaka: 1. 1991. Interpretasi film radiografi. Prasyarat: Materi: Prinsip dasar dan metode dasar uji tak merusak. kuantifikasi.92 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. 1992. semi takhingga. Teknik Kontrol Automatik. McMillan Publishing Company.R. sistem kontinyu dan diskrit. 1993. kualitas gambar. Modern Signal & System. beberapa bentuk signal terkenal. R. R Siphan. interpretasi gambar radiografi. Penerbit Erlangga. samling dan interpolasi signal. 7. H Kwakernak. dan berbagai jenis cacat.

Pustaka: 1. 8. Buku Petunjuk Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi II. Teknik Antarmuka Komputer Prasyarat: Materi: Konsep antarmuka serial dan paralel. STTN. 3. Agvinto. Eko Putra. Eko Putra. STTN. teknik pencacahan dan aplikasinya. studi kasus untuk rangkaian RC dan RLC. 1992. perhitungan dan evaluasi dinding ruang sinar X. Penerbit Gav Media. 2. penggantian sumber. penanggulangan kecelakaan radiasi (sumber hilang). pemrograman. . BATAN. penetuan daerah. Stifler. analisis sistem kendali PID untuk orde1 dan 0rde-2 serta sitem kendali motor dc. Pemrograman dan pengendalian proses dengan PLC. dekoder alamat.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 93 Prasyarat: Materi: Pengenalan matlab dan aplikasinya untuk pemodelan orde-1 dan orde-2. Pustaka: 1. digital I/O. Antar Muka Komputer : Teori dan Aplikaksi. 2002. Agvinto. data register. Pustaka: 1. Kent. Penerbit Gav Media. Design with Mikroprocessor for Mechanical Engineers. 9. 2002. pengiriman data biner ke peralatan. Yogykarta. Buku Petunjuk Praktikum Instrumentasi dan Kendali. prinsip pembacaan data digital oleh komputer. Prakt. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Perisai radiasi. Mississipi State University. pengukuran tingkat kontaminasi dan dekontaminasi. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikasi. memori. Yogykarta. struktur papan antarmuka.

Schultz. Pendigitalan isyarat. Syarip. perubahan waktu diskrit dan sinyal digital. 3. 2. Pengolahan Isyarat Materi: Isyarat dan informasi. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi.94 BATAN. 2. wawasan nusantara. 3. berbagai aspek fisis. sistem kendali. ketahanan nasional. BATAN. Kewarganegaraan Materi: Pengantar pendidikan kewarganegaraan. Pustaka: 1. McGraw-Hill. Penerbit Paradigma. sistem hankamnas. 1975. yogyakarta. Endang Zailani Sukaya dkk. persamaan dasar dan parameter kinetika reaktor. komunikasi data. Ir. McGraw-Hill. 1969. politik dan strategi nasional. Pustaka: . Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 SEMESTER VI 1. Nuclear Reactor Kinetics. dinamika reaktor. STTN. 2001. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Azas kerja rekator nuklir. Edisi Reformasi. Keepin. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Teknik pengolahan sinyal digital serta aplikasinya. Robert. Nuclear Reactor Kinetics and Control. pengendalian dan operasi reaktor. Pustaka: 1. Robert. 2002.

Port I/O Mikrokontroler. 1993. Perancangan dan Struktur program. Signal Processing : Modern Approach. Fungsi transfer dan Transformasi Z. 1988. James W Candy. Contoh penerapan program aplikasi. Signal Processing : Modern Approach. Contoh perancangan. Timer / Counter. McMillan Publishing Company. Eko Putra. Prentice-Hall. James W Candy. Danny Christianto. Fannin. 5. 2.Tranter. H Kwakernak. frekuensi dan stabilitas. “Panduan Dasar Mikrokontroler Keluarga MCS-51. Apalikasi untuk sistem kendali. Port Serial. Sistem Interupsi. 1972. Pustaka: 1. Agfianto. Pustaka: 1. 2. 1988. . Manipulasi sinyal diskrit. Joseph S Rosko. 3. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikasi. McGraw-Hill Book Company. Kris Pusporini.E. Pemodelan kontinyu dan diskrit. Transformasi Fourier.Ziemer. Tanggapan waktu. Teknik Kendali Digital Prasyarat: Materi: Sampling dan kuantifikasi.R. 4. 1991. Signal & System : Continuous and Discrete. McGraw-Hill Book Company.H. 2002. Sistem Mikrokontroller Materi : Pengenalan Keluarga MCS-51. 2. R. R Siphan. Piranti dan Teknik pengembangan program. Modern Signal & System. Penerbit Gav Media. Arsitektur Mikrokontroler.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 95 1. AddisonWesley. Bahasa Pemrograman. Digital Simulation of Physical Systems. Kumpulan instruksi dan pemrograman mikrokontroler. Yogykarta. W. Sinyal dan sistem diskrit. FFT dan DFT. D.

1986. Pemeliharaan Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Teknik pemeliharaan dan perawatan alat. W. Organisasi pemeliharaan.E. Flowchart reparasi. Vuister. machine. Process Control Instrumentation Control Technology. Pengujian kinerja.96 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. 7. ”Laboratory Power Conditioning”. 5. Fifth Edition. Teknik dan prosedur pemeliharaan alat. Trouble shooting dan test rutin. Butterworth & Co Ltd. McMillan Publishing Company. 6. . Vienna. ”Electronic Failure Analysis Handbook”.Ziemer. Harris. Harris Semiconductor. Great Britain. 3. Signal & System : Continuous and Discrete.. CMM. 1994. Prentice-Hall. Pergamon Press Ltd. Pustaka: 1. IAEA-TECDOC-426. Perancangan Instrumentasi Materi: Rangkaian dasar sistem instrumentasi. D. Kelly and M. A. Aspek biaya. G. Johnson. Rill Isaris. 7. 1993. Modern Electronic Maintenance Principle. Pemeliharaan preventif: MTTR. Loveday. London.R. Perry L. lost value. 1997. 2. Log book. Fannin. 1989. R. 6. 4. ”Transient Voltage Suppression Devices”.. Manajemen pemeliharaan. Martin. D.Tranter. P. Penentuan spesifikasi sensor. 1976. Garland and F. Management of Industrial Maintenance. Disain casing. pengkondisi sinyal dan pemroses data. Curtis D.J.J.W. Trouble Shooting in Nuclear Instrument.H. Komisioning alat. IAEA. Perancangan pengkondisi sinyal. 1987.H. Pustaka: 1. 1979. Pemeliharaan terencana. 1999. MTBF. Stainer. Longman Scientific & Technical. Electronic Testing and Fault Diagnostic.

9. Praktikum Mikrokontroler Materi: Kumpulan instruksi dan pemrograman mikrokontroler. Kris Pusporini. Pengamatan gejala transien. Chilton Book Company. Pustaka: 1. Pengamatan unjuk kerja alat terhadap perubahan suhu. Karakterisasi powerconditioning untuk laboratorium. Liptak. Sumber tegangan tinggi DC). Bella G. praktikum cara pengoperasian . Kritas Venzel. Contoh perancangan. “Panduan Dasar Mikrokontroler Keluarga MCS-51. 2. Agfianto. Eko Putra. Prakt. Port I/O Mikrokontroler. Bin power module. Penerbit Gav Media. Pustaka: 1. Contoh penerapan program aplikasi. Sistem Interupsi. Counting System. SCA. 10. Timer / Counter. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Praktikum pencacahan neutron dengan BF3. 8.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 97 2. Sistem redudansi. 1969. Perancangan dan Struktur program. Demontrasi computerized maintenance planning. Bahasa Pemrograman. Buku Petunjuk Praktikum Instrumentasi dan Kendali. 2002. Belajar Mikrokontroler AT89C51/52/55 : Teori dan Aplikaksi. BATAN. Prakt. Pemeliharaan Instrumentasi Nuklir Prasyarat: Materi: Reparasi peralatan Instrumentasi Nuklir (survey meter. Piranti dan Teknik pengembangan program. teknik aktivasi neutron untuk mengukur parameter-parameter reaktor. Ratemeter. Port Serial. Yogykarta. Danny Christianto. Instruments Engineer Handbook. STTN.

Pola Hidup Muslim. Keepin. Ir. Bandung. 3. 4. syirkah. bermu’amalah dengan sukses. Al-Jaziri. STTN. Muhammad. Robert. dll. Konsep tauhid dan impelmentasinya dalam kemasyarakatan sejak zaman Nabi. Nuclear Reactor Kinetics and Control. Al-Qur’an. Abuka Bakar Jabir. Schultz. Pustaka: 1. mudharobah. Pendidikan Agama II Prasyarat: Materi: Islam ditinjau dari aspek filosofi. Hamidullah. P3TM. 1975. Perundang-undangan Tenaga Nuklir Prasyarat: Materi: Perundang-undangan tenaga nuklir. Buku Petunjuk Praktikum Operasi Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Pustaka: 1. para sahabat. para Imam madzhab. shutdown. Syarip. Remaja Rosdakarya. 1969. SEMESTER VII 1. 2. riba. BATAN. BATAN. 2. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. 2. Pengantar Studi Islam. Terjemahan Departemen Agama. beribadah dengan tuma’ninah. menaikkan daya. asuansi (tafakul) . McGraw-Hill. 3. Konsep mua’amalah dalam Islam seperti jual-beli. McGraw-Hill.98 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 sistem kontrol reaktor. Nuclear Reactor Kinetics. 2001. Peraturan Pemerintah dan Surat . Kiat-kiat menjadi seorang sarjana sains dan seorang muslim yang baik. banyak beramal sholeh dan menjadi khsunul khotimah. Pernikahan dan keluarga syakinah. dan ulama-ulama penerusnya sampai zaman sekarang. Robert. start up.

perumusan persoalan.Gramedia. Analisa data). Rancangan dan Prosedur penelitian ( Rancangan penelitian.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 99 Keputusan Kepala BATAN dan BAPETEN. Sistem penulisan ilmiah. Non Proliferation Treaty (NPT). Pengetahuan berbagai ketentuan keselamatan penggunaan bahan radioaktif. 3. pengolahan limbah nuklir. Soenjono Dardjowidjojo. 1993. Buku Penyuluhan Peraturan Perundangan Keselamatan Nuklir. non-conformce. . Perizinan pemanfaatan teknologi nuklir. Sistem Manajemen Mutu Prasyarat: Materi: Konsep dasar sistem manajemen mutu. BAPETEN. teknik pengolahan data. dan pengujian di laboratorium. Pengolahan data. pembuatan kuesioner). dan tindakan perbaikan. dkk. prosedur. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Persyaratan dasar jaminan kualitas. Jenis penelitian. 2002. abstrak. audit. DepDikNas. Penerbit Balai Pustaka. Konsep pengendalian. Sistem Manajemen Mutu-Dasar-dasar dan kosakata. Jaminan kualitas untuk penelitian. Pustaka: 1. pengiriman bahan nuklir. 1993. dan form. 4. Penerbit PT. Pustaka: 1. Wasito. 2. pengoperasian reaktor. Metodologi Penelitian Prasyarat: Materi: Arti dan fungsi penelitian. Jakarta. Pengantar Metodologi Penelitian. hipotesis. Asas metodologi penelitian ilmiah. Pustaka: 1.. Hermwan. Badan Standarisasi Nasional. Pengolahan dan Analisa data (Metode pengumpulan data. penelusuran referensi.

Semarang. manufaktur. pengendalian teknis. promosi K3. 7. Ruang lingkup projek. Sugeng. Pendekatan sistem dalam projek manajemen: planning. Evaluasi proyek. Aspek tekno-ekonomi dalam manajemen proyek. 2008. iklim kerja dan radiasi nonionisasi. staffing. 6. .. 2007. IV Lihat daftar mata kuliah pilihan. 2001. ergonomi. 2. 3. 2001. training K3. sanitasi industri. safety toolking. Keselamatan Kerja dan Ergonomi Prasyarat: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Hiperkes dan Keselamatan Kerja. Manajemen Proyek Prasyarat: Materi: Konsep dan definisi. lima level work breakdown structure. Scheduling and Controling. III. Diktat K3. ventilasi industri. pusparini. Bunga Rampai Hiperkes & KK. aspek kebisingan. identifikasi sumber bahaya (bahaya bahan kimia. Pustaka: 1. Jusuf. PB UNDIP. Pengantar Ergonomi. Pustaka: 1. STTN Batan. Alat-alat manajemen proyek. STTN BATAN. Yogyakarta. kedaruratan standar kesehatan dan keselamatan kerja. Harold Kezner. Zaenal. II. Yogyakarta. John-Wiley & Sons. faktor biologi di tempat kerja. Metoda-metoda penjadwalan kegiatan seperti Critical Path Method dan PERT. organizing. Project Management: System Approach To Planning. Aplikasi project manajemen dalam engineering construction. penerangan dan getaran) di tempat kerja.100 5. Zaenal. Mata Kuliah Pilihan I. riset dan pengembangan. penyakit akibat kerja. directing. controlling. tata rumah tangga (housekeeping). kecelakaan kerja. pengendalian administratif.

2. sistem monitoring dan kendali pada akselerator. Mahasiswa mengajukan proposal penelitian (usulan tugas akhir). mengadakan analisis/ sintesis. Kerja Praktek Manajemen perusahaan meliputi struktur organisasi. BATAN. 2. Akuisisi data pada akselerator. melakukan pembahasan tugas akhir yang meliputi studi kepustakaan. studi perbandingan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 101 SEMESTER VIII 1. Tugas Akhir Tugas akhir bisa berupa penelitian pengembangan analisis dan sintesis. Pustaka: 1. MATA KULIAH PILIHAN PILIHAN INSTRUMENTASI NUKLIR 1. analisis permasalahan. Particle Accelerator. pemrosesan data dan analisis menggunakan instalasi akselerator. Sistem instrumentasi. sistem interlock. macam akselerator dan aplikasinya. McGraw-Hill. penerapan teknologi atau pengujian di laboratorium. perancangan dan pembuatan sistem. Sistem akselerator partikel. sistem energi. Sistem Akuisisi Data Prasyarat : . Buku Pengoperasian Akselerator. menyajikan dan menyimpulkan dalam bentuk skripsi dan mempertahankan dalam seminar dan ujian lisan. P3TM. Akselerator lingkaran. Livingstone. sistem operasi. Akselerator linier. 2. 1986. sistem komunikasi dan tugas-tugas yang berkaitan dengan permasalahan industri khususnya berkaitan dengan program studi yang diambil. sistem kontrol dan instrumentasi. Instrumentasi Akselerator Materi: Prinsip dasar akselerator.

1994. Penerbit Erlangga. Matlab. knowledge engineering. 2003. Mikrokontroler.PDF.undip. Windows user guides. Konsep dan aplikasi sistem pakar. www. for use with Matlab.ac. 3. representasi pengetahuan ke dalam skema. Contoh aplikasi akuisisi data menggunakan modul ADAM. Labtech. Pustaka: 1. Kecerdasan Buatan Prasyarat: Materi: Konsep dasar kecerdasan buatan. MatgWorks Inc. edited by TPIJFT – 2004. Otomasi Industri Materi: . list.102 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Perancangan Instrumentasi. Persyaratan teknis. 1994. 1994. Matlab..dennis dan John Coolen. Contoh aplikasi untuk pengolahan data dan kendali proses. 2. 3. Pustaka: 1. Artificial Intelligence. Komuniksi Elektronika. Data Aqcuisition and Process Control. programmable pheriferal interface. Materi: Komponen-komponen akuisisi data proses : sensor. Graha Ilmu. for use with Matlab. MatgWorks Inc. Fuzzy Logic Toolbox. Kusumadewi. PILIHAN KENDALI DAN ROBOTIKA 1. Akusisi dan pemrosesan data dengan komputer. Laboratory Technology Corporation. 2. buffer-amplifier. Sistem Antar Muka. logika fuzzy dan jaringan syaraf tiruan..elektro. Akuisisi dan komunikasi data. Roddy. Konfigurasi dan karakterisitik sistem akuisisi data. frame. Jakarta. ADC dan DAC. 3. Neural Network Toolbox.id/transmisi/des05/sukiswodes05. multiplexer. 1993. dan production rules.

2. Fifth Edition. Robotika Prasyarat : Tujuan : Memberikan pengertian tentang prinsip-prinsip perancangan analisis dan sintensis sistem robot.PLC dan diasin sistem otomasi berbasis PLC. Pengaturan gerak robot. Bahasa pemrograman robot. Curtis D. Pustaka: 1. Process Control Instrumentation Control Technology. John Wiley & Sons. Transformasi homogen. . Groover. Pustaka : 1. Pengaturan dan Komputer. Jenis dan aplikasi sensor. 1992. P. Mesin intelligent termasuk sensor pada robotik. Persamaan kinematika. 3. Kuspriyanto. Intelligent Sensor Materi: Sensor-sensor intelligent. Konversi sinyal sensor. Hubungan-hubungan differensial. Pokok bahasan : Pendahuluan. 1997. 2. Bandung: Laboratorium Sistem. Teknik Elektro ITB. Intelligent Sensor Technology.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 103 Konsep otomasi dalm industri. Ryoji Ohba. John-Wiley & Sons. Dinamika Robot. Prentice-Hall. Warren R Devries. 2. 1985. Kendali sekuensial dan kendali berbasis switch/relay.Johnson. Industrial Robotics. efector sensor untuk material handling. 3. 1989. Sensor (pengindraan). 1987. Penggabungan sensor. pengkondisi sinyal dan actuator menjadi sebuah sistem. penggunaan vision sensor. Pustaka: 1.Galip Ulsoy.M. Singapore: McGraw Hill Book Company. Sensor untuk servomekanik Sistem sensor pada robot intelligent. A. Penyelesaian persamaan kinematika. Pengantar Robotika. Microcomputer Application in Manufacturing. Sistem sensor untuk diagnosis equipment.

analisis sistem meliputi teras reaktor. kriteria. 1988. Monitoring fluks netron dan radiasi reaktor. sistem utama dan sistem penunjang. Allyn. Penggunaan computer code untuk kajian rancangan sistem reaktor. Pustaka : 1. control rod. Bella G. selfdiagnosis. reliability. Prentice-Hall. Liptak. sources netron monitoring.L. Intelligent Instrumentation. Process Measurement : Instrument Engineer Handbook. micro – processor based. R. auxiliary system. George C. A. Perancangan Sistem Reaktor Materi: Dasar-dasar perancangan reaktor : tahapan. perancangan rinci (detail design). man-machine interface. A. 3. November. 2. Chilton Book Company. sisem proteksi reactor dan main control board. PILIHAN TEKNOLOGI REAKTOR 1. 4th edition. bypass control logic. 1973. Pustaka: 1. Newjec Inc. Disain control room: primary system. Wright. power reactor monitoring.S. Sesonke. Karakteristik instrumentasi dan kendali reaktor : 2 out of 4 logic.R. 1983. Barney. Atomic Energy Commission Report TID-26241. Neutron sources. 2003. 2. Basic Nuclear Engineering. U.: Nuclear Power Plant Design Analysis. Perancangan dasar (basic design). 1982.104 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. 3. konsep touch screen operor console... Foster. Plant highlight and main features of proposed plants. Sistem Instrumentasi dan Kendali Reaktor Materi: Arsitektur sistem monitoring dan kendali reactor. Keselamatan Reaktor . Kriszta Venczel. spesifikasi teknis dan fungsi komponen dan sistem reaktor. bahan bakar.

Nuclear Power Instrumentation System. : Code on Nuclear Power Reactor Design.M. Sistem fokus berkas partikel.S. penggunaan dalam kimia radiasi. Teknologi Akselerator & Aplikasi Prasyarat: Materi: Prinsip dasar akselerator. : Nuclear Power and It’s Environmental Effects. . 2. Jenis-jenis sistem-sistem keselamatan dan proteksi reaktor. Vienna. John Wiley & Sons. J. Dampak lingkungan akibat operasi instalasi nuklir sejak dari penambangan bijih uranium sampai penyimpanan terakhir sampah nuklir. MTIS. Analisis keselamatan. Pengkajian lokasi instalasi tenaga nuklir. efek radiasi pada materi. efek radiasi pada materi.. Koll. Kriteria-kriteria evaluasi keselamatan reaktor. Sumber ion.Jordan. 1977. Glenn F. Akselerator lingkaran.Walter H. PILIHAN BEBAS 1. Harrer. ANS. macam akselerator dan aplikasinya. 2. Sistem Pencacah Nuklir Materi: Penentuan aktivitas. Pustaka: 1. Akselerator linier. 1979. Sistem tegangan tinggi akselerator. gamma dan netron. penggunaan bidang kedokteran nuklir. Pustaka: 1. Glasstone. Potensi pelepasan zat-zat radioaktif ke lingkungan selama operasi normal maupun dalam keadaan kecelakaan. IAEA Safety Series No. Sistem akselerator partikel. 1980.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 105 Materi : Prinsip pertahanan berlapis (defence-in-depth). Vrginia. IAEA. Radiation Detection and Measurement. 2. Sektroskopi alfa. produksi neutron dalam analisis aktivasi.. energi dan unsur.

Sistem pemisah berkas partikel. Mengenal Asas proteksi Radisi. Proceeding. Sistem Antar Muka. 1988. Sistem Kontrol Sekunder). 4. Aplikasi generator neutron untuk analisis bahan. Wiryosimin. Bandung. dan perbaikan prosedur kerja dalam instalasi radiasi. Aplikasi akselerator implantasi ion dalam pengerasan bahan. Radiation and Security: Comprehensing Radition Risk. penerapan. Pustaka : 1. 1986. Pustaka: 1. 3. Paris. Mikrokontroler. Transceiver). Sydney. Mikrokontroler. 2. 1995. Proteksi radiasi dalam industri nuklir. Livingstone. IAEA. aspek keselamatan dan peraturanperaturan yang berkaitan dengan fasilitas radiasi. sistem saluran transmisi (Data Circuit Terminating Equipment/DCE. P3TM. Proteksi Radiasi Lanjut Prasyarat: Materi: Standar dan prosedur proteksi radiasi. Multiplekser. Sistem Telemetry Prasyarat : Perancangan Instrumentasi. Radiation Protection in Nuclear Energy. Sistem saluran penerima (Komputer sebagai alat control sistem dan pengolah data). Transmitter. Pengkondisi sinyal. Pengembangan. Suwarno. Prinsip jaminan mutu. IEAE. Penerapan Telemetri untuk Perancangan telemetri suhu dengan modulasi . Sistem sumber data (Sistem Akuisisi. 1994. Radio pemancar-penerima. verivikasi. BATAN. Particle Accelerator. Buku Pengoperasian Akselerator.106 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Sistem sumber ion. 3. 2. Materi: Komponen-komponen telemetri (Sensor. Penerbit ITB. Modem. ADC. McGraw-Hill.

kVp. sistem alarm kebakaran. Electronic Security Materi: Sistem sekuriti elektronik. Fosbinder and Charles A. Prinsip engineering pencitraan resonansi magnet.id/transmisi/des05/sukiswodes05. 5. dulu dan sekarang.elektro. Philip Bill. Pustaka: 1. Teknik (in-vitro. Security lighting.ac. Roddy. sistem interlock dan sistem proteksi elektronik untuk pengamanan proses maupun industri.undip. medis ultra sound. radioisotope untuk pencitraan). radioisotope tracer). Dennis dan John Coolen. MRI dan Nuklir).Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 107 digital Frequency Shift Keying/FSK Pustaka: 1. Defibrilator dan Hemodialisis). Robert A. aspek biologis). Dasar fisika resonansi magnet nuklir. tipe interaksi foton. Vehicle safety. Essential of Radiology . EMG). in-vivo. penetrasi. Komuniksi Elektronika. Product Line McGraw-Hill Professional. Jakarta. Penerbit Erlangga. EEG. karakteristik. Sistem kerja alarm. Review spec dan unjuk kerja perangkat pencitraan medis (X-rays. 2002.. Detektor nuklir (system deteksi radiasi. Teknik pencitraan gelombang (US. Perangkat Xrays (tabung X-rays.PDF. Kesley. Pustaka 1. filtrasi). energi. sharpness. USG. Pacemaker. Pencitraan Fisiologi/fungsional. Pengkabelan. Instrumentasi Medik Materi Fungsi. arus. The Complete Book of Elekctronic Security. Sifat-sifat (X-rays. Instalasi dan troubleshooting sistem alarm. Sistem instrumentasi (Cardiac. Membangkitkan dan mendeteksi gelombang US (karakteristik. 6. 1993. Skema elektronik. kontras). Integrasi sistem. 2. tranduser). www. cara kerja dan amplikasi (ECG.

108

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

Sciences, McGraw Hill Medical Publication Division, Copyright 2002, New York. 2. R.S.Khandpur, Handbook of Biomedical Instrumention, Tata McGraw Hill Company Limited, New Delhi, 1977. 3. B.R.Bhairi, Balvinder Singh, N.C. Rathod, P.V.Narurkar, Handbook of Nuclear Medicine Instruments, Tata McGraw Hill Publishing Company Limited, New Dilhi, 1994. 4. Joseph D.Bronzino, Editor in chief, The Biomedical Engineering Handbook, CRC Press, IEEE Press. 5. Steve Webb, The Physics of Medical Imaging, Institute of Physics Publishing, Bristol and Philadelphia, Reprint 1993. 7. Tekno Ekonomi PLTN Materi Cara menentukan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun, mengoperasikan, dan merawat dekomisioning, hingga diperoleh besarnya biaya pembangkitan listrik. Pustaka: 1. Eko Edy Karmanto, Hand Out Tekno Ekonomi Pembangkit Listrik. 2. Teknoekonomi PLTN. 3. Teknologi dan Perencanaan Energi, Pelatihan BATAN, 1988. 4. Dekomisioning Reaktor Triga, JAERI, 2006. 5. Capital Investment Cost of Nuclear Power Plant, IAEA, Viena, 1978.

D. PROGRAM STUDI ELEKTROMEKANIK 1. Visi & Misi Visi Menjadi penyelenggara pendidikan yang mampu menghasilkan sarjana sains terapan yang siap berkembang dan berkarya secara profesional dalam bidang elektromekanik baik untuk industri nuklir, industri yang berkaitan dengan nuklir

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

109

maupun industri energi pada umumnya. Misi Program Studi Elektromekanik dirancang agar lulusannya: 1. Mampu menunjukkan kemampuannya secara profesional dan mampu mensinergikan keahlian dan daya analisisnya dalam perancangan, pembuatan, pengoperasian, pengujian, perbaikan, dan perawatan alat-alat elektromekanik yang digunakan baik pada industri nuklir, industri yang berkaitan dengan nuklir maupun industri energi pada umumnya; 2. Mampu mengaplikasikan teknik NDT/Radiografi untuk pengujian dan inspeksi bahan teknik/mekanik untuk industri berkaitan dengan aspek keselamatan untuk pekerja, fasilitas dan lingkungan pada umumnya. 3. Mampu memberikan supervisi bagi industri yang menjual, mendistribusi, dan atau mengoperasikan perangkat radiasi berkaitan dengan aspek legal dan keselamatan penggunaannya. 2. Tujuan Program Studi Di Indonesia, penggunaan, pengoperasian serta pemanfaatan perangkat radiasi atau instalasi nuklir baik untuk keperluan medis, maupun inspeksi dan pengujian peralatan proses industri sangat luas. Pengoperasian dan pemanfaatan peralatan ini membutuhkan tenaga-supervisor yang handal yang mempunyai keahlian dan analisis dalam bidang teknologi nuklir yang didukung ilmu-ilmu elektromekanik antara lain teknologi sistem tenaga listrik, sistem proteksi dan keselamatan, penggerak elektromekanik beserta keandalannya, disamping itu diperlukan perlakuan khusus yang berkaitan dengan radiasi. Bidang-bidang pekerjaan tersebut tentu saja memerlukan banyak tenaga kerja yang mampu memenuhi keahlian kombinasi antara sistem tenaga listrik, teknologi bahan, penggerak elektromekanik dan radiasi berkaitan dengan aspek teknis sekaligus keselamatan. Tujuan dari penyelenggaraan program studi ini adalah untuk menghasilkan sarjana sains terapan yang dapat memenuhi tuntutan keahlian multi-disiplin tersebut di atas.

110

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

3. Kurikulum Program Studi Kurikulum program studi elektromekanik (Elemek) dirancang untuk dapat memberikan bekal kompetensi sarjana sains terapan yang cukup yaitu 148 SKS dengan komposisi teori 104 SKS dan praktek 44 SKS. 1 SKS teori 1 jam tatap muka, 1 SKS praktikum 3 jam tatap muka, sehingga beban belajar mahasiswa adalah 104 jam teori (44 %), ditambah 132 jam praktek (56 %) termasuk praktek kerja lapangan. Dengan komposisi tersebut, mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan daya analisis dan keahlian yang memadai untuk berkarya dan berkembang secara profesional dalam bidang yang ditekuni. Berdasarkan Kurikulum Standard Diknas, kurikulum Prodi Elmek terdiri dari 75 % mata kuliah inti (MKK dan MKB) serta 25 % mata kuliah penunjang (MPK, MPB, MBB). Dengan komposisi tersebut, mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan daya analisis dan keahlian yang memadai untuk berkarya dan berkembang secara profesional dalam bidang yang ditekuni serta mempunyai bekal tambahan baik perilaku berkehidupan bersama maupun perilaku berkarya sesuai dengan standard yang berlaku secara nasional. Untuk lebih menekuni bidang keahlian tertentu, struktur kurikulum prodi Elmek menawarkan 4 mata kuliah pilihan ( 8 SKS) yang terbagi ke dalam 3 kelompok mata kuliah pilihan wajib yaitu kelompok pilihan teknologi bahan, kendali dan robotika , pilihan teknologi reaktor serta pilihan sistem tenaga. Dengan demikian, kurikulum program studi Elektromekanik dirancang sedemikian sehingga mahasiswa lulusannya mendapatkan kompetensi yang memadai (core competence) dalam bidang elektromekanik, serta memiliki keunggulan komparatif dalam bidang pengujian dan inspeksi menggunakan teknik uji tak rusak/radiografi.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

111

4. Perbandingan SKS dan Beban Kerja (jam) Teori dan Praktek I Tr
16

II Pr
4

Tr
12

Pr
8

III Tr Pr
14 6

IV Tr Pr
12 8

V Tr
14

Pr
6

VI Tr Pr
14 6

VII Tr Pr
20 0

VIII Tr Pr
0 8

20 20 20 SKS Teori = 104
Jam Teori =104 (44%)

20 20 SKS Praktek = 44
Jam Praktek = 132 (56%)

20

20 8 SKS Total = 148
Jam Total = 236x16

5. Distribusi Matakuliah Berdasarkan Standard Diknas
No

Kelompok (elemen kompetensi)
Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Matakuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB)

Inti (Utama) 10 38 40 4 8

Institusional
Pendukung Lainnya

Jumlah SKS 12 40 76 11 8 147 100 %

1. 2. 3. 4. 5.

2 14 18 2 11 47 32 % SKS T 2 2 2 2 2 10 P

Prosentase

100 68 %

MK WAJIB PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK) No. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Pendidikan Agama I 2. Bahasa Inggris 3. Pancasila 4. Kewarganegaraan Pend. Agama I 5. Pendidikan Agama II
JUMLAH

Semester I I III V VII

2

2

Fisika Dasar I Arsitektur & Jaringan 3.IV III. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Mekanika Kekuatan Bahan Ilmu Bahan SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 38 4 2 2 2 2 Semester I I I I II I I. P. Mekatronika I Teknik Listrik 13. Teknik Tenaga Listrik I Dasar 3. Fisika Reaktor Fisika Modern 19. Fisika Dasar II Fisika Dasar I 9.112 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 MK WAJIB KEILMUAN DAN KETRAMPILAN (MKK) No. Pengukuran 11. Komputer 4. Komputer & K Numerik Teknik 18. Perlengkapan Sistem Tenaga TTL II 9. UTR/Radiografi ADPR 7. Matematika I 2. Elemen Mesin I Statika Struktur 10.IV III III III IV IV IV IV 2 14 Semester I I II II III III III IV IV V SKS T P 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 . Proses Produksi I Teknik Listrik 2. Matematika II Matematika I 6. Perpindahan Panas 20. Statika Struktur Sistem PLTN dan Pembangkit Fisika Reaktor 5. Kendali Motor & Alternator 8. Mekanika Fluida JUMLAH MK WAJIB KEAHLIAN BERKARYA (MKB) No. Mekatronika II Mekatronika I 14. Kimia Umum 5.II II II II II. Alat Ukur & T. Statistik 10. Konvensional 6. Ilmu Bahan 12. NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. Fisika Modern Fisika Dasar II Matematika 17. Gambar Teknik I 7. Teknik Listrik Dasar Prakt. 8. Matematika Teknik Matematika II 15. Thermodinamika 16. Teknik Tenaga Listrik II TTL I 4.

Gambar Teknik I JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 16 2 2 4 . 16. 5. 2. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Pemeliharaan & Perbaikan Mesin Listrik Perencanaan Mesin Listrik Industri Elemen Mesin II Hidraulik dan Pneumatik Pembangkit Uap dan Turbin JUMLAH 18 MK WAJIB BERKEHIDUPAN BERKARYA (MBB) NAMA MATA KULIAH PRASYARAT 1. 6. 14. Susunan Kurikulum Program Studi Elektromekanik Semester I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN101 STN102 STN103 TFN104 TFN105 TFN106 TEM107 TEM108 TFM119* TFN103 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MPK Pendidikan Agama I MPK Bahasa Inggris MKK Matematika I MKK Fisika Dasar I MKK Kimia Umum MKK Arsitektur Jaringan Komputer MKK Teknik Listrik Dasar MKB Proses Produksi I MKB Prakt.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 113 PLTN 2 2 2 Elemen I 2 2 2 32 2 2 V V V V VI VI VI 11. 3. 15. 4. Proteksi & Keselamatan Radiasi Metodologi Penelitian Sistem Manajemen Mutu Manajemen Proyek Seminar Kerja Praktek Tugas Akhir JUMLAH SKS T P 2 2 2 2 1 9 2 V VII VII VII VII VII VIII 3 5 10 6. 7. 13. Proses Produksi I MKK Prakt. 12.

ADPR JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 16 . Fisika Dasar MKB Prakt. Alat Ukur & MKK Pengukuran MKK Prak. Bahasa Inggris Matematika Teknik Fisika Modern Termodinamika Alat Deteksi & Pengukuran MPB Radiasi (ADPR) MKB Mekatronika II MKB Teknik Tenaga Listrik I MKB Prakt. Teknik Tenaga listrik I MPB Prakt.114 Semester II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN201 STN202 TFN203 TFN204 TFN205 TEM206 TEM207 TEM208 TFN209 TEM210 Kelompok MKK MKK MKK Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek Matematika II Statistik Fisika Dasar II Alat Ukur & Teknik MKK Pengukuran MKK Ilmu Bahan MKK Mekatronika I MKK Prakt. Proses Produksi II Prakt. Gambar Teknik II JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 8 12 Semester III No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN301 STN302 STN303 TFN304 TFN305 TFN306 TEM307 TEM308 TEM309 TFN310 Kelompok MPK MPK MKK MKK MKK Mata Kuliah SKS Teori Praktek Pendidikan Pancasila Prakt.

Mekatronika Prakt. UTR / Radiografi Prakt. Proteksi dan Kes. Ilmu Bahan Prakt.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 115 Semester IV No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode TFN401 TFN402 TFN403 TFN404 TEM405 TEM406 TEM407 TEM408 TEM409 TFN410 Kelompok MKK MKK MKK MKK MKB MKB MKB MKB MKK Mata Kuliah SKS Teori Praktek P Komputer & K Numerik Fisika Reaktor Perpindahan Panas Mekanika Fluida Teknik Tenaga Listrik II Statika Struktur Prakt. Program Komputer & K MKK Numerik JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 12 8 Semester V No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode STN501 STN502 TFN503 TEM504 TEM505 TEM506 TEM507 TEM508 TFN509 STN510 Kelompok MKB Mata Kuliah SKS Teori Praktek Sistem PLTN dan Pembangkit Konvensional Proteksi & Keselamatan MBB Radiasi MKB UTR / Radiografi MKB Kendali Motor & Alternator MKB Perlengkapan Sistem Tenaga MKB Elemen Mesin I MKB Mekanika Kekuatan Bahan Prakt. Kendali Motor & MKB Alternator MKB Prakt. Teknik Tenaga Listrik II Prakt. MBB Radiasi JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 .

Kinetika dan MKB Pengendalian Reaktor JUMLAH 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 14 6 Semester VII No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Kode KIN701 STN702 STN703 STN704 TFN705 TFN706 TFN707 Kelompok MPK Mata Kuliah SKS Teori Praktek Pendidikan Agama II Perundang-undangan Tenaga MPB Nuklir MBB Metodologi Penelitian MBB Sistem Manajemen Mutu Keselamatan Kerja & MPB Ergonomi MBB Manajemen Proyek MBB Seminar MKB Pilihan I MKB Pilihan II MKB Pilihan III MKB Pilihan IV JUMLAH 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 15 . Sistem Tenaga Prakt.116 Semester VI No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kode KIN601 TFN602 TEM603 TEM604 TEM605 TEM606 TEM607 TEM608 TEM609 TFN610 Kelompok MPK Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah SKS Teori Praktek Kewarganegaraan Kinetika dan Pengendalian MKB Reaktor Pemeliharaan & Perbaikan MKB Mesin Listrik Perencanaan Mesin Listrik MKB Industri MKB Elemen Mesin II MKB Hidraulik dan Pneumatik MKB Pembangkit Uap dan Turbin Prakt. Pemeliharaan & MKB Perbaikan Mesin Listrik MKB Prakt. Perl.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 117 -Kode tergantung mata kuliah yang diambil Semester VIII No 1 2 No 1 2 3 No 1 2 3 No 1 2 3 No 1 2 3 Kode STN801 STN802 Kode TEM708 TEM709 TFN710 Kelompok Mata Kuliah SKS Teori Praktek MBB Kerja Praktek MBB Tugas Akhir JUMLAH Kelompok MKB MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB Kelompok MKB MKB MKB Kelompok Pilihan Teknologi Bahan Teknik Metalurgi Teknik Pengujian dan Inspeksi UTR / Radiografi Lanjut Kelompok Pilihan Kendali & Robotika Otomasi Industri Teknik Robotika Intelligent Sensor Kelompok Pilihan Teknologi Reaktor Perancangan Sistem Reaktor Instrumentasi dan Kendali Reaktor Keselamatan Reaktor Kelompok Pilihan Sistem Tenaga Keandalan Distribusi Daya Listrik Sistem Proteksi & Keselamatan Kelistrikan Industri SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 SKS 2 2 2 3 5 8 Kode TFN711 TFN712 TFN713 Kode TFN714 TFN715 TFN716 Kode TFN717 TFN718 TFN719 .

2. dan perkembangan teknologi. dan Syari’ah. Muhammad Syaltut. Muhammad Al Ghozali. Academic Reading and Writing. 3. Al Qurán & Terjemahan (Departamen Agama). Passive Sentences. Perfect Tenses and articles. Nouns and Pronoun. Bahasa Inggris I Prasyarat :Materi : Structure: Present. Akhlak Islam. Keimanan. Hikmah ibadah.118 No 1 2 3 4 5 6 7 Kode STN720 TFN721 TFN722 TEI723 TEI724 TEI725 TEI726 Kelompok MKB MKB MKB MKB MKB MKB MKB Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Mata Kuliah Proteksi Radiasi Lanjut Kecerdasan Buatan Teknologi Akselerator & Aplikasi Sistem Manufaktur Fleksibel Sistem Akuisisi Data Instrumentasi Medik Tekno Ekonomi PLTN SKS 2 2 2 2 2 2 2 7. Imam Namawi. Pendidikan Agama I Prasyarat :Materi : Pokok-pokok agama. Count/ NonCount nouns. Comparisons. and Future Tenses. Gerund and Infinitives. 2. Riyadhus Sholihin. Islam. Peran agama dalam keluarga. noun clauses. Pustaka: . Modal Auxiliaries. Aqidah. Silabus SEMESTER I 1. (Menyesuaikan dengan yang berlaku secara nasional). Connecting ideas. Question words. pembangunan. Past. 4. Pustaka: 1.

dan Lewis. Thomas. Calculus and Linear Algebra. dan gelombang. F.W. Konsep thermodinamika dan hantaran panas. English Grammar in Use. Sherwood.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 119 1. 2. Sears. teori bilangan.. Pustaka: 1. aljabar linear.. 3. kinematika. Reading. 1985. G. usaha. 2. dan momentum.. Statika. Teknik integrasi. Panas dan Bunyi. Binatjipta. Relasi dan fungsi matematik. England. Matematika I Prasyarat :Materi : Teori himpunan. Hukum kekekalan energi dan momentum. London 1988. Inc. Pustaka: 1. Press. Bunyi. 4. 3. Fisika Dasar I Prasyarat :Materi : Pendahuluan : pengertian besaran dan satuan. Theory and Problem of Calculus.. 3. Calculus and Analytic Geometry. Hukum-hukum Newton dan grafitasi. 4. Dictionary of Science for everyone. R. New York. New York.. Terjemahan P Soedarjono. Matriks dan determinan. Ayres.B. Hidrostatika dan dan hidrodinamika. Jr . limit dan derivative. Gaya. dan dinamika. and Sutton C. Kaplan.J. D. daya. John Wiley and Sons.. W. . 1964.. solusi persamaan simultan.F. Raymond Murphy. Addison-Wesley Publishing Company. Wardiman. Cambridge Univ. getaran. Persamaan Differensial. Mekanika. Encyclopedia of Science in Everyday Life”. Cox & Wyman Ltd. and Finney. FMIPA-UGM. M.L. skalar dan vektor. Edisi 3. Bandung. Guild Publ.

Jilid 1. Tabel berkala. Sifat spesies zat terlarut. kimia. teori kinetik gas.120 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. peluruhan. Unix dan Linux. Gaya antar molekul. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. 6. Termokimia. fisi.. Windows. tekanan. sifat koligatif larutan. Gillis. Penimbangan dan perhitungan molekul. Memori Eksternal (BIOS. reaksi kimia dan hasil reaksi. Kimia nuklir: hubungan massa-energi dalam inti. 5. Fisika. pengantar titrasi. Edisi 3 Terjemahan P Silaban dan E Sucipto. sel elektrokimia. Kesetimbangan fasa. Larutan : Komposisi larutan. Coprocesor aritmatika. Wujud gas: kimia gas. O’Dwyer J. Memori internal (Cache. Erlangga. Resnick R and David Halliday. Oxtoby. 1983. stoikhiometri. Wadsworth. Pustaka: 1. Pipeline.H. Hardisk. Konsep jaringan komunikasi data. 2001. RAM). cair-gas).J. Kimia Umum Prasyarat:Materi: Sifat dan Dasar Kimia Modern: metoda & pendekatan makroskopik. proses reversible dalam gas ideal. CD-ROM). bentuk pengukuran dan kekekalan. Interupsi. kaidah fasa Gibbs. suhu dan hukum gas ideal. 4. jilid I. 1984. H. Struktur fisik atom. 3.W. Cairan dan Transisi Fasa: Sifat. Paralel processing. konsep energi. suspensi koloid. Microprocessor 8088 sampai Pentium IV.P. Kinetika kimia: laju reaksi kimia... Padatan. . Collegge Physics. proses spontan dan kesetimbangan: termodinamik. California. Hukum penggabungan Kimia. Transisi fasa dan diagram fasa. dan Nachtrieb. radiasi. asam-basa dan heterogen (padat-cair. Dasar-dasar sistem operasi: DOS.D. Arsitektur dan Jaringan Komputer Materi: Pengenalan perangkat keras komputer : CPU. TCP/IP. Erlangga. Direct Memory Access. dan fusi. campuran dan distilasi. elektrokimia: neraca persamaan reaksi oksidasi-reduksi. hukum dan mekanisme reaksi. ed. Jakarta. N. cair dan gas. padat. campuran gas. pengaruh suhu.

Yogyakarta. Listrik dan Magnet. daya.F. Student Edition of Matlab. kirchoff. fasor. Amstead. Ostwald. A Practitioner Approach. 1992. Mesin frais. 3. 7.M. sistem 1 fase. norton. . H. resonansi. diagram polar. Fitzgerald. Begeman. Pustaka: 1. faktor daya. Sinnl P. 4. Teknologi Instalasi Listrik. 1992. mesin las serta pengecoran. lagging.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 121 Topologi jaringan. Schaum Series. David E. 1989. Pustaka: 1. Pengenalan Komputer. rangkaian arus bolak balik. 2. 3. Teknologi Mekanik. Mesin sekrap. Terjemahan P Bambang Priambodo. Neidle M. Mekanisme mesin perkakas. Presman. Gerakangerakan dasar mesin perkakas. STTN-BATAN. Petunjuk Praktikum Dasar Komputer. The Mathwors Inc. leading. Tim Asisten. Rangkaian RLC.H. Mesin bor. Jogiyanto. P.L. Pengerjaan Logam Dengan Mesin. McGraw-Hill. Hignbotham. teori dasar rangkaian (thevenin. M. tegangan. loop. sumber tegangan dan arus. 1990. Bahan-bahan alat iris. Software Engineering. arus. Basic Electrical Engineering. B. Mesin bubut. Bilangan kompleks. McGraw-Hill. Erlangga. Prentice-hall. Teknik Listrik Dasar Prasyarat: Materi : Konsep dasar besaran listrik. super posisi. Pustaka: 1. Andi Offset. Erlangga. 1982. 2. 8. Proses Produksi I Materi: Berbagai macam proses dan alat/mesin dalam sistem produksi. 2. 1981. dan noode). Roger. Edisi 7. Jilid 1 dan 2. rangkaian ekuivalen. 3 fase. Schonmetz A. Heuberger J.

4. normalisasi.. kotak sekering dan papan hubung bagi. Bandung.. pengenalan AutoCAD. 1985. Pradnya Paramita. Tata Surdia. Instalasi Cahaya dan Tenaga. L. Luzadder.122 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Penerbit Angkasa. Jakarta. Asisten. PT. 7. standarisasi. J.. Pradnya Paramita. pencabangan. gambar bentuk geometri. menggambar bagian mesin. 3. Jr. Jakarta. Pradnya Paramita. Penerbit Erlanga. 1996. Panduan Praktis Pemakaian AutoCAD 2000 for Windows. 5. pengertian proyeksi. Petunjuk Praktikum Gambar Teknik. De Bruijn. pegas.. La Heij. 3. suaian. Staf Proyek Pengadaan Buku. G. macam-macam proyeksi. penghitungan jaringan instalasi listrik. Prakt. Jakarta.J. Kenji Chijiiwa. 2. William D. menggambar benda tunggal. ukuran kertas gambar. cara menggambar ulir. Analisis Sistem Tenaga Listrik.A. 6. symbol. roda gigi. toleransi. Stevenson. Wahana Komputer. Sugiarto N. contoh disain. Teknik Pengecoran Logam. huruf dan angka. Praktikum Gambar Teknik I Materi: Fungsi dan tujuan gambar.. Yogyakarta. Penerbit Andi.H. Menggambar Teknik Untuk Disain. PT. Ilmu Mengambar Bangunan Mesin. 1986. 1995. macam-macam ulir. gambar penampang/ arsiran. gambar listrik : symbol gambar. Pengembangan Produk dan Kontrol Numerik. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2001. macam-macam garis. Proses Produksi I Materi: Kerja Bangku. cara menuliskan ukuran. 1986. Teknik Pemrosesan bahan dengan berbagai mesin perkakas . 1979. Jakarta. STTN-BATAN. 1986. W.. 10. Takeshi Sato. Jakarta. Penerbit Erlangga. peralatan gambar. 9. Menggambar Mesin Menurut Standar ISO.. Pustaka: 1.

kurtosis. and Finney. R. Jr . probability density function dan cumulative distribution function. Wiley International. Teknik Pengecoran Logam. Penerbit Angkasa. FMIPA-UGM. Buku Panduan Praktikum Proses Produksi I. Erlangga. SEMESTER II 1. Pengelompokan data. Tata Surdia. P. 4. Terjemahan P Bambang Priambodo. Wardiman. Thomas. Pradnya Paramita.. 1985. sekrap. Pustaka: 1. Addison-Wesley Publishing Company. Calculus and Analytic Geometry. B.L. Begeman. Uji hipotesa dan taraf nyata . Dasardasar Teori Sampling.F. Edisi 7. Matematika II Prasyarat: Matematika I Materi : Pemodelan fenomena fisis dalam bidang teknik. New York. dan kemiringan (skewness).H. median. Amstead. Normal dan Poisson. Pengerjaan Logam Dengan Mesin. Penyelesaian persamaan diferensial dengan metode analitik dan numeric. frais dan las). Sinnl P. Bandung. persamaan diferensial untuk fenomena transport. gelombang. 1983. BATAN. 3. STTN. modus dan variansi. Heuberger J. Distribusi Binomial. Kreyzig.L. Persamaan Differensial. 2. Jilid 1 dan 2. Pustaka: 1. G. M. Advanced Engineering Mathemathics. 1990. 2. 3. sampel dan populasi. Teori kemungkinan (probabilitas). 1986.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 123 (bubut.B. Schonmetz A. Kenji Chijiiwa. Sifat-sifat statistik : mean. Ostwald. Statistik Materi: Pengertian data. simpangan baku. 2. Teknologi Mekanik. histogram data dan distribusi frekuensi. Pendugaan statistik.

1964. magnet. 2. presisi.W. arus searah dan bolak-balik. Sutrisno. Teori pengukuran: standard dan kalibrasi. Binatjipta. 1988. Resnick R. Edisi 3. medan dan potensial listrik. Pengantar Statistik dan Teori Kemungkinan. Bandung. Analisis Deret Berkala. optik fisik. Optik geometri. resolusi. Erlangga. elektromagnetik. Magnet: gaya magnetik.Doebelin.. Pustaka: 1.D. 3. Fisika. getaran. gaya gerak listrik induksi. 1983. Listrik dan Magnet. karakteristik instrumen ukur: sensitivitas.124 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 untuk sampel besar dan kecil. Regresi dan Korelasi.O. Penampilan hasil pengukuran dalam angka grafik/gambar (sta program-> EXEL) .F. Ralat. optic) Prasyarat: Fisika Dasar I Materi: Listrik : Gaya. Probability and Statistics for Scientist and Engineer. Walpole. kalibrasi dan teknik pengukuran. 1990. Jilid 2. Edisi 3 Terjemahan P. Pustaka: 1. E. Instrumentasi Elektronik dan Teknik Pengukuran. Bandung. 4. dan peralatan optik. linearitas. Fisika Dasar II (Listrik. Sucipto. jangkauan alat ukur. Ganeca. McGraw-Hill. Silaban dan E. Measurement System : Application dan Design. medan magnetik. 2. Donald. and David Halliday. Pustaka: 1. Cooper W. Terjemahan P Soedarjono. . ITB. Erlangga. McGrawHill. 2. Sears. Alat Ukur dan Teknik Pengukuran Materi: Macam alat ukur (mekanik dan elektrik). akurasi dan kesalahan. muatan dan arus listrik. Jakarta.

1989. “Principles of Materials Science and Engineering”.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 125 5. Pradnya Paramita. Proses pembuatan logam. 4. Diac. FET. korosi.H. 6. Arifin.F. bahan dielektrik. Op-amp : dasar.F. zener. Ghalia Indonesia. and Jones. oktal). struktur mikro logam. Press. Ashby. superkonduktor. bahan konduktor. cahaya. Jakarta. 3. sistem bilangan (biner. 2nd ed. Tiristor. 5... Pustaka: . diagram fasa logam. Buffer. Samsul. perlakuan panas. Pengetahuan Bahan Teknik. karakteristik. 1988. Triac. Engineering Materials 2. sistem aljabar boole. isolator. 1991. Tata Surdia.. Comp. CB. 1976. Cambridge Univ. komparator. Pergamon Press. DRH. Erlangga. Pustaka: 1. hexa. Mekatronika I Materi: Prinsip dan aplikasi elektronika analog dan diital dalam pengoperasian peralatan elektromekanik. sifat mekanis. Elektronika digital. Mc Graw Hill Publ. bahan magnetik . Sito Shinkoru. inverting. semikonduktor. Adder. non inverting .. W. 6.. CC. L. 5. Subtractor. 1990. D.. 2. 1992. logam Paduan. Ilmu Logam. Segal. integrator dan deferensiator. “Chemical Synthesis of Advanved Ceramic Materials”. M. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Van Vlack. Ilmu Bahan Prasyarat: Materi: Pengenalan Bahan: Struktur atom dalam bahan padat. Prinsip eleklektronika analog : Diode : umum. Transistor : rangkaian CE. ed. Smith.

daya hantar listrik. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. STTN-BATAN. 3. Electromechanical Engineering:An Integrated Approach. McGraw-Hill. Omura George. Zaenal. energi. indeks bias. Kartidjo. tegangan permukaan. termokopel. Menguasai AUTOCAD Release 12. fluks. Instruksi Pemrograman. faktor daya. M dan Djodikusumo I. 2. STTN. 1990. Emco Maier Ges mbh. 7. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. Milne J. Eggebrecht. Instruksi Pengoperasian. Arus. Interfacing to the IBM PC. Prakt. modulus elastisitas. ITB. Austria. . Mekatronika. Elex Media Computindo. Proses Produksi II. ayunan matematis. rangkaian AC/DC. Lewish C. garpu tala. 3. Buku Petunjuk Prakt.126 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 1. Alat Ukur & Teknik Pengukuran Materi: Penggunaan dan karakteristik berbagai alat ukur : Listrik dan magnet (Tahanan. Proses produksi II Prsyarat: Materi: Membuat berbagai komponen mekanik dengan Mesin CNC TU-2A. 2006. EmcoTurn242 : Mesin Bubut CNC-Ukuran Menegah. medan listrik. HEDS.. Fraser C. Pustaka: 1. panas jenis zat padat. Informasi Mesin. medan magnet. 2. 1996. jembatan wheatstone. Mesin CNC TU-3A. 9. Yogyakarta. Praktikum Fisika Dasar Prasyarat: Materi: Neraca analisis. (+ fenomena sensor). BATAN. 2. Tegangan dan daya. STTN. pemuaian logam. Tim Asisten. Pustaka: 1. 1994. 8. Prakt. lensa dan cermin. frekuensi.

perintah-perintah gambar 2D. Petunjuk Praktikum AutoCAD. Pengembangan Produk dan Kontrol Numerik. Staf Proyek Pengadaan Buku.. Buku petunjuk praktikum alat ukur dan teknik pengukuran. Luzadder. 1979. De Bruijn. WCS dan UCS. STTN-BATAN. aliran. PT. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2001. Dview. Wahana Komputer. Prakt. Jakarta. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. Instalasi Cahaya dan Tenaga. editing gambar 3D. Yogyakarta. Viewpoint. Asisten. 4. 1995. L. 2003. Jakarta. gambar instalasi penerangan dan tenaga dengan AUTOCAD. Mencetak gambar. J. 7. Viewports. Dasar-Dasar AutoCAD 2000.A. gambar PID. STTN.. gambar benda tunggal. Menggambar Teknik Untuk Disain.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 127 rapat fluks dan kuat medan). 1986. Penerbit Andi.. Gambar Teknik II Materi: Praktek Program AutoCAD : pengetahuan dasar AutoCAD. W. Yogyakarta. perintahperintah gambar 3D. Ilmu Mengambar Bangunan Mesin.. 5. Handi Chandra. Yogyakarta. Command line. getaran). MSpacePSpace. Penerbit Andi. P. 2001. Mekanik (putaran. Pustaka: 1. 2.J. gambar susunan. Jakarta. 10. 6. TFN. . 3. Chistiawan. Jakarta. torsi. Penerbit Erlanga. Panduan Praktis Pemakaian AutoCAD 2000 for Windows. sistem koordinat. editing gambar 2D. Pradnya Paramita. Pustaka: 1. La Heij. Konsep dan Latihan Menambar 3D dengan AutoCAD 2000 for Windows.

3. Shanti Narayan and J. Praktikum Bahasa Inggris Prasyarat : Bahasa Inggris Materi: Scientific and technical words. Deferensiasi vektor. Michael Swan. Kanpur. Pustaka: 1. semi-scientific. Pradnya Paramita. Inc. Penerbit PT. Purcell. 1978. bola. Fungsi-fungsi khusus : fungsi gamma. semi-technical terms. Mudjianto dkk. S. New Delhi.. Wiley International. Kreyzig. 2.S. Pendidikan Pancasila Materi: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Istilah Pancasila. . Academic Reading and Writing. “Vektor Calculus”. 1986. Pancasila dan UUD 45. Practical English Usage. Pancasila sebagai pandangan hidup dalam bernegara dan bermasyarakat. adjectives which belong to the phraseology of science. fungsi beta. 3.128 SEMESTER III 1. adverbs. dan perhitungan medan listrik. Matematika Teknik Materi : Sistem koordinat kartesian. 1993. Chand and Company Ltd. 2. Calculus with Analitic Geometry.Gramedia. 2.N. India. Advanced Engineering Mathemathics. C. perhitungan akselerasi ion. G. Transformasi laplace dan fourier. Pancasila : Buku Panduan Mahasiswa. 1983. Prentice Hall. Penjelasan Pasal pada UUD 1945. dan fungsi bessel. Listening and Speaking. 1982. Contoh aplikasi : perhitungan distribusi fluks neutron. Sistematika UUD 1945.T Kamal. Pustaka: 1. dan silinder. Oxford Univ.. integrasi vektor. Persamaan laplace dua dan tiga dimensi. Pustaka: 1.Press. dan teorema divergensi. 1972.

membaca tabel. Wark. Termodinamika Prasyarat: Materi: Pendahuluan : definisi dan konsep dasar. 6. Kalor dan Thermodinamika.. struktur multiplek dalam spektrum. BATAN. M. 1992. spektrum radiasi atom Hidrogen. 1986. Kesetimbangan dan aplikasi : kompressor.C. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. RAM K. 1986. motor bakar. Dittman R. massa dan ukuran atom. Hukum Pertama dan Hukum kedua. model-model inti. Zemansky. K. Reaksi Nuklir. Penerbit Erlangga. Sinar X. teori atom berdasar mekanika gelombang. Sinar Beta.S. Perkins H. teori atom Bohr. Basic Nuclear Engineering. Siklus Gas Ideal : Gas Ideal. stabilitas dan radioaktivitas. Reynolds W.. 2. John Wiley & Sons. 1994. Erlangga. Pustaka: 1. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi . Prayoto. Ridwan M. New York (1983). fisi. Sinar Gama. 2. Bandung.W. sistem pembangkit uap nuklir. 3. hamburan Rutherford. sistem dua fase. Konsep Fisika Modern. 3. (fisika neutron). Arthur Beiser. Termodinamika Teknik. Penerbit ITB. Marsongko Hadi. Efisiensi thermodinamis. Pustaka: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 129 4. Fisika Modern Prasyarat: Materi: Bagian-bagian atom. 1977.H. The Houw Liong. pancaran Alpha. Thermodynamics. momen spin dan magnet dari elektron. dkk. Bagian-bagian inti atom. fusi dan pemanfaatnya. McGraw-Hill Book Company.. Forth Edition. 5.C. Proses reversibel dan ireversibel.

detektor proporsional. 2. map mc.130 Prasyarat:Materi: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Macam-macam radiasi. flip-flop. minimisasi rangkaian/kombinasional. ITB. alat deteksi pengukuran dosis. minimisasi fungsi boolean dengan map karnough. metode dan mekanisme deteksi. pengereman. 2. pengendalian motor stepper dan On-Off relai. Glenn F. enkoder. sistem interface dan pemrogramannya. Piranti pencacahan: kamar ionisasi. Interaksi Radiasi dengan materi. scintilator. 1983. Mekatronika II Prasyarat: Materi: Prinsip dan aplikasi elektronika digital dalam pengoperasian peralatan elektromekanik.clusky. mesin-mesin arus searah (motor arus searah. HEDS. pengaturan kecepatan.. Interfacing to the IBM PC.. John Wiley & Sons. 3. generator . 1994. Pustaka: 1. Radiation Detection and Measurement. Pengantar Fisika Kesehatan. Besaran dan satuan dosimetri. Eggebrecht.. Milne J. Koll. statistik pengukuran radiasi. 8. IKIP Semarang Press. dan Djodikusumo I. dekoder. 7. demux. Pergamon Press. Electromechanical Engineering : An Integrated Approach. NOT). kemagnetan. alat deteksi pengukur partikel dan prinsip kerjanya. AND. mux. Sistem aljabar boole. Mekatronika. ADC dan DAC. starting. 1979. Gerbang (OR. Fraser C. Teknik Tenaga Listrik I Materi : Mesin-mesin dinamik elementer. Lewish C. Herman Cember. pencacahan GM. detektor neutron. Kartidjo M. McGraw-Hill. register dan counter/ timer. Pustaka: 1.

Radiation Detection and Measurement. pengaturan kecepatan. Tata. Yogyakarta. seri dan kompon. Narah.. Teknik Tenaga Listrik.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 131 arus searah). 1992. Electronic Machinery. 1978. Praktikum Teknik Tenaga Listrik I Prasyarat : Teknik Tenaga Listrik I Materi: Mesin-mesin dinamik elementer (dasar) Mesin DC (motor shunt. generator penguat internal dan eksternal). Pustaka: 1. Mc Graw-Hill. Glenn F. 1992. statistik pencacahan. 10. STTN. perhitungan waktu paruh radionuklida. Kalibrasi alat ukur radiasi. Mc Graw-Hill. Blume. A. pengereman. Electronic Machinery. Pustaka: 1. New York. Newyork.E. 4. 1985. New York. Tim Asistensi. A. Electric Machinery. 2. New York. Transformator Enginering. Marappung.. Buku Petunjuk Praktikum Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi. BATAN. paralel Generator DC. Buku Petunjuk Praktikum Teknik Tenaga Listrik I. Electric Machinery. Mc Graw-Hill. Fitzgerald. 4. dasar transformator. Pustaka: 1. 9. 2. . Starting. 3. Mc Graw-Hill.E. Blume. Alat Deteksi dan Pengukuran Radiasi Prasyarat: Materi: Pencacahan dengan detektor GM. Prakt. Paralelisasi Generator . Kotharim. pengukuran radioaktivitas lingkungan. STTN – BATAN. 2. Mc Graw-hill. 1985. Fitzgerald. Transformator enginering. 3. Tata. pengukuran radiasi gamma dengan pelemahan absorber. Mc Graw-hill. Narah Kotharim. Koll. 1978.

tampang lintang dan laju reaksi neutron.Rice. Konsep Fisika Modern. Duderstadt J.J. H. dan persamaan diferensial. 2. Prayoto.. Software and Analysis. 1986. Metode numeric untuk solusi persamaan sederhana. 3. difusi. Fisika Reaktor Prasyarat: Matematika. Pemrograman numerik dengan bahasa pemrograman C dan Matlab.C.. 1989. Penerbit Erlangga. 4. Canale. Pustaka: 1. perhitungan massa dan ukuran kritis reaktor homogen dengan dan tanpa reflektor. D. Nuclear Reactor Analysis. McGraw-Hill. Engineering Problem Solving With MATLAB. Etter. algoritma.. 2. flow-chart dan diagram alir. The Houw Liong.J. Fisika Modern Materi Pengenalan prinsip dasar teori reaktor. BATAN. 3.M. Arthur Beiser. P. konsep fluks dan arus neutron. Andi Offset. R. 1989. Numerical methods For Engineers. Jogiyanto. Marsongko Hadi. Komputer & Komputasi Numeris Prasyarat: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Logika pemrograman. Pengenalan Komputer. Chapra S. modul perhitungan difusi multi kelompok. 1986. Prentice-Hall..132 SEMESTER IV 1.. 1993.. John Wiley & . John R. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. Hamilton. L. McGrawhill. Yogyakarta.M. dkk. persamaan simultan. Ridwan M. moderasi dan termalisasi neutron. 1985. Numerical Method.P. Pustaka: 1. 2.

AND DEWITT. 1981.. Perhitungan penurunan tekanan pada equipment. sifat zat alir. Nostrand Company.T. 1977. John Wiley & Sons. Third .S. RAM K. John Wiley & Sons. Aliran fluida dan perpindahan panas secara konveksi: konveksi paksa aliran luar dan dalam. F. Principles of Heat Transfer. Fox. J. Konduksi kondisi tunak (steady state) satu dimensi meliputi: dinding datar..P. 3.V.P. prinsip dalam saluran terbuka mesin-mesin fluida dan berbagai jenis pipa dan Pustaka: 1. 5. 2. McGraw Hill International Inc.. permukaan yang diperluas (fin). INCROPERA.. HOLMAN. Heat and Mass Transfer. aliran kepekatan dan impuls dan momentum. perpindahan panas total. Principles of Nuclear reactor Engineering. New York. and McDonald. aliran dan pipa. Mekanika Fluida Prasyarat: Materi: Hukum dasar. Perpindahan Panas Prasyarat: Termodinamika Teknik. konveksi dan radiasi. 4. KREITH. Glasstone S.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 133 Sons. Basic Nuclear Engineering. 1976. D. 1973..W. Mekanika Fluida Materi: Prinsip dasar perpindahan panas konduksi. Harper & Row Inc. R. aliran melalui obyek. New York. F. A. 4.. dan aplikasinya.. 1955. dengan pembangkit energi termal.. New York. konveksi bebas dan konveksi gabungan.P. Introduction to Fluid Mechanics. Fundamentals of Heat Transfer. Pustaka: 1. silinder dan bola lengkap dengan dinding berlapis (composite wall). 1981. 3. D. kompresibilitas. analisa dimensi. pengukuran.

.. Narah. motor sinkron. 1992. R.. Teori patah. New York. Mc Graw-Hill. Energy: Inovasi Sumber Daya Tenaga Listrik. 5. Kadir. mesin FHPM. IR.. Macam-macam peletakan: konstruksi statis tentu dan taktentu. Pustaka: .V. Marcel Dekker Inc. momen kopel. 2. Tata. John Wiley & Sons. tegangan campuran. Inc. syar kesetimbangan.. 1986. 1995. sistem gaya. 1985. White F. New York. Electronic Machinery. 3. skalr dan vektor. Penerbit Erlangga.V. Kothari. Generator sinkron. A. menghitung reaksi pad berbagai konstruksi balok dengan berbagai macam beban. Scaum Series. Instalasi Listrik Arus Kuat. UI Press. New York. Kao. 1990. Giles. Wilardjo Liek. Mc Graw-Hill. 6. 6. Fitzerald. Faktor keamaan bejana tekan. Setiawan E. Mekanika Zalir. Bina Cipta. motor arus bolak-balik 1 fasa dan 3 fasa. pengaturan kecepatan. starting. pengereman.134 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Edition.E. mengitung gaya geser dan momen lentur. hukum Newton. teori relaksasi dalam mekanika teknik. Electric Machinery. Penerbit Erlangga. Herman Widodo Soemitro. Mc Graw-hill. 1979. Abdul. Mekanika Fluida.M. Transformator Enginering. Pustaka : 1. Industrial Power Distribution and Illuminating Systems. 3. Teknik Tenaga Listrik II Prasyarat: TTL I Materi : Transformator lanjut. New York. 5. Terjemahan P. 1981. Menganalisis rangka dengan metoda simpul dan pemotongan. Harten P. Paralel Generator sinkron.. Blume. Statika Struktur Prasyarat: Materi: Pengantar statika. 1985. 1978. Chen. 2. 4.

2. Young D. BATAN. Meriam J. Abdul. Energy: Inovasi Sumber Daya Tenaga Listrik. TTL I Materi: Konstanta trafo. counter timer. Sistem Digital : Gerbang dasar. 2. Dekoder dan enkoder. STTN. 3. Kadir. 1997. Paralel Generator. Kraige. Pustaka: 1. Mekanika Teknik. Prakt. diagram lingkaran. pengereman. Setiawan E. UI Press. Bina Cipta.. Multiplexer dan Demultiplexer.C. Mekanika Teknik: Dinamika. Harten P. Kosow. Transistor.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 135 1. Prentice-Hall. jilid 1. Timoshenko S. Opamp. polaritas trafo. trafo berbeban. 1981. Mesin FHPM. Erlangga. Mekanika Teknik Statika. 8. Comparator. Photodiode. 1987.l. Teknik Tenaga Listrik II Prasyarat: Prakt. Interfacing PC : Paralel I/O. STTN. Electric Machinery and Control. Teknik Tenaga Listrik . Tony Mulia. R. Buku Petunjuk Praktikum Mekatronika.H. 4.. Hibbeler. Edisi 4. 1995. Starting. Prakt. motor asinkron dan sinkron. Kendali motor stepper & On-Off relai. Kendali ADC/DAC. 7. 1996.V..Mekatronika Prasyarat: Materi: Sistem Analog : Penyearah. sensor LDR. Instalasi Listrik Arus Kuat. karakteristik motor AC 1 fasa dan 3 fasa. Pustaka: 1. pengaturan kecepatan. 3. Generator sinkron. Irving L. PT. trafo 3 fase (berbagai hubungan) dan 1 fase. Jakarta. regulasi . trafo arus dan trafo tegangan. power supply. . Erlangga..Prenhallindo. SCR. Buku Petunjuk Prakt.

D. Struktur logam. Cambridge Univ. Samsul... Press. 5. R... Impack. 2nd ed. 3. Engineering Problem Solving With MATLAB. Pustaka: 1. Segal.F. Prentice-Hall. Uji cacat logam. 1992. 4. DRH. Ilmu Bahan Prasyarat: Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Uji tarik. Sito Shinkoru. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. “Chemical Synthesis of Advanved Ceramic Materials”. 2..C. Prakt. 1990. 1989. Ashby. 4. 1989.. 10. McGrawHill. McGraw-Hill. and Jones. 5.. Ilmu Logam. Numerical methods For Engineers.. Uji geser. 2. Pergamon Press. H. D.. Van Vlack. John R. Pustaka: 1. L. Arifin.136 9. “Principles of Materials Science and Engineering”.M.H. 1991. Jogiyanto. Etter. 1993. Erlangga. Pradnya Paramita. pengecoran logam. Teknik Pemrograman. Canale. Mc Graw Hill Publ. 1989. Jakarta. Chapra S. Engineering Materials 2. M. Pengetuan Bahan Teknik. Yogyakarta. Uji kekerasan. Smith. 1976. Software and Analysis. Pemrograman dengan bahasa program (C++. Rice. . 3. Numerical Method. 1985. Comp. Andi Offset. Pengenalan Komputer. Pemrograman Komputer & K Numerik Prasayat: Materi: Algoritma.F.P. ed. Tata Surdia. 6. Flowchart. W. 1988.M. Pascal. Ghalia Indonesia. Fortran) dan aplikasinya. Prakt.

2nd Ed. Penerbit Erlangga. Main Characteristics and Plant Highlight. Shannon. BATAN. sekunder dan tersier. PPEN. Marsongko Hadi. sistem pendingin utama. Henry C. GrawHill. BATAN. Mc. R. 1983. 1992. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. Prayoto. macam-macam sistem pembangkit daya reaktor nuklir.. Instalasi Pembangkit Daya. Swenk. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Dasar Fisika Radiasi.M. Wakil.. . Dasar Proteksi Radiasi. sistem keselamatan pada rektor nuklir. 3. sistem PLTN.. pembangkitan listrik. Dosimetri. Pustaka: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 137 5. M. Ketentuan Keselamatan Radiasi. STTN. Herman. 2. BATAN.H. Perizinan.. 2.El. 4. Buku Petunjuk Praktikum Pemrogeraman Komputer & Komputasi Numerik .karakteristik: pembangkitan panas. SEMESTER V 1. Newjec Inc. 1977. 2. Efek Biologi Radiasi. Pengangkutan Zat Radioaktif. John Wiley & Sons. Kecelakaan radiasi dan pengamanan sumber radiasi.. Ridwan M. Introduction to Health Physics. Nuclear Power Engineering. dkk. New York. Kursus Petugas Proteksi Radiasi. Pustaka: 1. Cember. Jakarta. Diktat. Peraturan perundangan ketenaganukliran. 1986. Sistem PLTN dan Pembangkit Konvensional Prasyarat: Fisika Reaktor Materi: Sistem pembangkit listrik konvensional. INC.. Pusdiklat BATAN. 1993.

3. pengoperasian genset manual maupun otomatis. 4. Parameter dan kondisi kerja. PWM.. Rekaman Fotografi dan Non Fotografi. ”CPM1 Training Manual”. Paparan Radiasi. perintah dasar dan aplikasi PLC.C. timer. Otomasi Industri. kendali elektronis. Materi Rekualifikasi I .. Mosby Year Book. Jakarta. otomasi power supply. 1997.Petugas Proteksi Radiasi Bidang Instalasi Nuklir. Jakarta. 2002. Teknik Radiografi. Mesin listrik dalam industri. Kendali Motor dan Altenator Prasyarat: Materi : Dasar-dasar Kendali. aplikasi kendali industri. Dasar Fisika Radiografi. Himpunan Peraturan Perundangan Ketenaganukliran. Office. 2005. 1993. Keselamatan kerja Radiografi. Sumber Radiasi dan Peralatan Radiografi. Pengaruh Radiasi Hamburan thd Kualitas radiografi. 3. 4. switch. Pemrosesan Film. . Radiologic science for technologist. Defectology. Standard Radiography. Pustaka: 1. Peralatan sistem kendali motor dan alternator. 2. 2. Fungsi transfer lup terbuka dan tertutup. 2002. Pustaka : 1. Prinsip dasar/Geometri Radiografi. Bapeten. Bushong S. Bapeten. 3. Kendali PID. UTR / Radiografi Prasyarat: Materi: Pengetahuan umum NDT. Diktat Kursus Radiografi Level 1. Omron indosesia Rep. kontaktor magnet. Model matematika.138 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2002. Pusiklat BATAN. Panduan materi Fakultas Teknik UGM. 5th Ed.

1984. 6th edition. Gramedia. perlengkapan proteksi arus lebih : penerapan sekering dalam CB pada JTM. konstruksi. trafo distribusi. 1984. Pustaka: 1. pentanahan sistem (system grounding) : fungsi. cara kerja. “Power System Protection and Switchgear”. sistem seimbang dan tidak seimbang. metode. dan rating dari saklar.. Arismunandar. Petrauzzela. Sistem Distribusi Daya Listrik. saluran. Jakarta. Edy Supriyadi. Abdul Hadi. Pradnya Paramita. Elektronika dalam industri. circuit breaker. A.. 6.Tobing. ”Peralatan Tegangan Tingi”.Pabla. Hutahuruk. perlengkapan hubung (switching) : fungsi. 3..S. penerbit Adicita Karya Nusa. T. TM dan TT. B. sistem pengamanan manusia pada jaringan tegangan rendah : sistem TT. 5. Penerbit Erlangga. 4. A. 1994. penerapan pada TL. menentukan rating. Perlengkapan Sistem Tenaga Prasyarat: Materi: Perhitungan arus gangguan pada sistem tenaga listrik. Jakarta. 2. Jakarta. Chander. Transmisi Daya Listrik. sistem pengamanan tegangan lebih pada sistem tegangan rendah. komponen. Published by Mohinder Singh..Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 139 4. dan sekering. perlengkapan proteksi tegangan lebih : sebab dan bentuk tegangan lebih dalam kaitan dengan ketahanan isolasi. India . 5. 2003. dan mesin-mesin berputar. Teknik Tegangan Tinggi. 1999. . “Sistem Pengaman Tenaga Listrik”. Penerbit Erlangga. sistem TN dan sistem IT. dan JTR. M. perlengkapan pengaman tegangan lebih eksternal dan internal. Ravindranath. Pentanahan perlengkapan (equipment grounding) : fungsi. Bongas L. Edisi pertama.. proteksi tegangan lebih pada GI dan trafo daya. dan tegangan/arus ambang bahaya. cara instalasi. rating dan cara kerja LA.S. 1985.

Kendali PID.. Erlangga. Stock J. Pembebanan puntir (torsi). regangan. 1984. London. 8. Sukrisno. Baut skrup dan sambungannya. Defleksi pada batang (balok). Third Edition. London. Edisi 21.. RYDER. 7. F. Yakarta. timer. 1981. M. Jakarta. Sambungan las.. Mekanika kekuatan Bahan Materi: Sifat bahan teknik. Aplikasi pada bangunan mesin. Tegangan geser dan momen lengkung (SFD & BMD).. Elemen-Elemen Mesin : Elemen Konstruksi Dari Bangunan Mesin. Transmisi belt. . Pustaka: 1. 1983. Tegangan geser. Strength of Materials. G. hukum Hooke’s. Umar. Tegangan lengkung dan geser pada batang (balok). Mekanika Kekuatan Bahan Prasyarat: Statika Struktur Materi: Pembebanan langsung: tegangan. Praktikum Kendali Motor dan Alternator Prasyarat: Materi : Dasar-dasar Kendali. Pustaka: 1. Fifth Edition. Model matematika. Bagian-Bagian Mesin dan Merencana. modulun elastisitas dan faktor keamanan. Kros C... 2. kendali elektronis. Pembebanan statis dan dinamis. Pegas. Bantalan dan pelumasan. The Macmillan Press Ltd. kontaktor magnet. Peralatan sistem kendali motor dan alternator. Elemen Mesin I Prasyarat: Statika struktur. 1980. Gabungan tegangan geser dan regangan.H. paku keling dan sambungan keling.140 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 6. Design of Machine Elements. Erlangga. Prentice Hall International Inc. switch. SPOTTS. aplikasi kendali industri. 3. Fungsi transfer lup terbuka dan tertutup.

Pembacaan Film. STTN. Buku Petunjuk Praktikum Kendali Motor dan Alternator. Penentuan Waktu Paro. BATAN. ”CPM1 Training Manual”. Penahan Radiasi. pengenalan UTR yang lain. 10. Konsep Fisika Modern. smear test kamera gamma. Praktikum Teknik Radiografi Prasyarat: Materi: Pengenalan peralatan dan perangkat Radiografi. Otomasi Industri. PWM. Kewarganegaraan Prasyarat: Materi: . STTN. otomasi emergensi genset. 1997. 1992. Tim Asistensi. Omron Indosesia Rep. Pustaka: 1. Radiografi Sumber Ir-192. Kriteria penerimaan Film/ Radiograph. Uji Kebocoran Pesawat x-Ray. Buku Petunjuk Praktikum Teknik Radiografi. Prakt. Sumber Hilang. Pustaka: 1. Office. 3. Panduan materi Fakultas Teknik UGM. Pustaka : 1. 2. 9. peragaan penanggulangan kedaruratan dan kecelakaan nuklir. SEMESTER VI 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 141 perintah dasar dan aplikasi PLC. Buku Petunjuk Praktikum Proteksi dan Keselamatan Radiasi. Proses Film. Proteksi dan Keselamatan Radiasi Prasyarat: Materi: Kontaminasi dan Dekontaminasi. Radiografi sinar-X. STTN. The Houw Liong. Erlangga. 2. Arthur Beiser. Survey Daerah Radiasi.

Kosow. Penerbit Paradigma. Ir. Endang Zailani Sukaya. Analisa Jaring. 2002. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Azas kerja rekator nuklir. STTN. 3. Nuclear Reactor Kinetics. Gangguan-gangguan pada Mesin Listrik dan Cara Mengatasinya. pengendalian dan operasi reaktor. BATAN. McGraw-Hill. New York. Syarip. Siklus Perbaikan. Nuclear Reactor Kinetics and Control. Irving. Robert. Kao. Schultz. Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik Prasyarat: Materi : Organisasi Pemeliharaan. Suku Cadang. 2001. Pustaka: 1. 2. Chen. Cara perbaikan berbagai mesin listrik. McGraw-Hill. sistem hankamnas. Pemeliharaan Terencana. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. dinamika reaktor. 2. 1990. berbagai aspek fisis. 3. Pustaka: 1.142 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Pengantar pendidikan kewarganegaraan. politik dan strategi nasional. Robert. sistem kendali. dkk. 1969. Yogyakarta. Analisa Penggantian Alat. Prentice-Hall. 2..L. wawasan nusantara. Marcel Dekker Inc. Gangguan-gangguan pada Mesin Kontrol Mesin listrik dan cara mengatasinya. 1975. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Pemeliharaan Preventive dan Corrective. Electric Machinery and Control. persamaan dasar dan parameter kinetika reaktor. Edisi Reformasi. ketahanan nasional. Keepin. Pustaka 1. Industrial Power Distribution and Illuminating Systems. .

Handbook. Maintenace Engineering Handbook. Elemen Mesin II Prasyarat: Elemen Mesin I Materi : Transmisi daya mekanik. Sambungan poros. sistem pengkawatan dan pentanahan.L.. Motor listrik untuk berbagai torsi dan jenis beban. Analisa karakteristik motor dan beban. Jenis-jenis kopling. 5. Industrial Power Distribution and Illuminating Systems. pemilihan jenis mesin listrik. Marcel Dekker Inc. 4. 4.. Reparasi Mesin Listrik. New York. Kadir. Penentuan Perencanaan pembelian motor. Mc. 6. Cara kendali putaran. Perencanaan Mesin Listrik Industri Prasyarat: Materi: Tinjauan singkat jaringan instalasi listrik. penghitungan kebutuhan daya dan relevansinya terhadap kebutuhan bahan. cara kerja dan perhitungannya. Chen. Prentice-Hall. 5. Direksi Pendidikan Menengah dan Tinggi. perhitungan profil gigi dan pembebanan . Perencanaan pembebanan (putar. jenis-jenis roda gigi. Abdul. Kosow. Graw Hill Company. Irving. 1995. Pustaka: 1. pemilihan lokasi instalasi. 1990. Penentuan daya untuk beban kontinu dan periodik (berubah-ubah). Electrical maintenance. Kao.. Electric Machinery and Control. 3. Higins. Pemilihan motor untuk pencegahan gangguan. Pemeliharaan motor dan generator. Energy: Inovasi Sumber Daya Tenaga Listrik.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 143 3. pemilihan jenis pengaman. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. horisontal dan vertikal). Rida Ismu. UI Press. Lindley R. Transmisi roda gigi. 2. naf dan pasak serta perhitungannya. Perubahan karakteristik motor. perancangan contoh desain Perencanaan biaya dan tarif. Ir. Bambang Supatah.

2000. Pneumatik. Proses pengopakan bahan bakar. 2. New York 1994. London 1981. ventilator. 3. Fluid Power with Applications. Jakarta. Prentice Hall International Inc. M. Jenis-jenis ketel uap. peralatan pembakaran. Esposito. Sukrisno. Gramedia. Bagian-bagian ketel uap. Kros C. Jakarta. Bagian-Bagian Mesin dan Merencana. Macam-macam bahan bakar. Pembuatan dan Pengujian. Elemen-Elemen Mesin : Elemen Konstruksi Dari Bangunan Mesin. Komponen-komponen dari sistem pneumatik dan hidroulik. SPOTTS. 1984. Patient P. Pustaka: 1. Fifth Edition. Jakarta. Festo. A. Prentice Hall International Inc.. Cerobong. Stock J. John Wiley & Sons.. .. 1985.. 7.. D. London. Simbul dan norma dalam sistem pneumatik dan hidroulik.. Kekuatan Standar.. 3. Daya dan tenaga dalam sistem pneumatik dan hidroulik. Erlangga. Edisi 21. Erlangga. Pembangkit Uap dan Turbin Prasyarat: Materi: Struktur Bahan. Fifth Edition. Rickup R. 1983. Hidrolik dan Pneumatik Prasyarat: Materi: Gambaran umum sistem pneumatik dan hidroulik dan aplikasinya.. Umar. Powell N. Pustaka 1. 6.. 2. F.144 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 masing-masing roda gigi. Rancangan dan pengembangan serta analisis rangkaian aktuator untuk sistem pneumatik dan hidrolik.. Design of Machine Elements. Pengantar Ilmu Teknik Pneumatika.

turbin kecepatan bertingkat. Jakarta. Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik Prasyarat: Materi: Mecari ganggguan/kerusakan. STTN. AC. turbin reaksi. Bambang Supatah. 1978. Terjemahan Nirman Sastramenggala.M.. Alternato.A. 2. Mc. Azas kerja dan rendemen darim Turbin De Laval. 3. Ir. Rewinding motor shaded pole. Praktikum Perlengkapan Sistem Tenaga Prasyarat: . Pustaka 1. Peningkatan Isolasi Kumparan motor. de Bruijn. 5. BATAN. 3 phase. Direksi Pendidikan Menengah dan Tinggi. De Stoomturbin. Trouble Shooting and remedy. Higins. 8. Harsono.. 2. Buku Petunjuk Praktikum Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Listrik. Reparasi Mesin Listrik. Jakarta. pembongkaran dan pemasangan kembali motor DC. G. Boiler dan Turbin pada PLTN.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 145 Pengertian turbin aksi. Surbaksy. Graw Hill Company. pembongkaran dan pemasangan komponen mesin listrik. 1985. L. Rida Ismu.Masche. Pengukuran tahanan isolasi mesin listrik. tahanan kumparan. Handbook. 3. Ketel uap. kapasitor. Jakarta. 1971. Maintenace Engineering Handbook. 1985. perbaikan. turbi curtiss dan turbin parsons. Stoomturbinly. System Summary of Westinghouse PWR-NPP. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. prosedur pelacakan gangguan dan perbaikan pengkawatan dan pengendali. W. Muilwijk. turbin tekanan bertingkat. 9. Prakt. Pustaka: 1. Moree terjemahan S. repulsi. B. Pemeliharaan motor dan generator. turbin Zoelly. tahanan isolasi untuk keandalan mesin listrik. 4. Lindley R. L. Electrical maintenance. 4.

India. 2003. Koordinasi pengaman. Karakteristik jenis-jenis pengaman lebur. 1999. Robert. menaikkan daya. 1984. STTN. “Sistem Pengaman Tenaga Listrik”. 1975. Chander. Diktat Kuliah Kinetika dan Pengendalian Reaktor. Jakarta. praktikum cara pengoperasian sistem kontrol reaktor. STTN. . Bongas L. 3. Published by Mohinder Singh. ”Peralatan Tegangan Tinggi”. Ir. Robert.. Nuclear Reactor Kinetics and Control.Tobing. pentanahan sistem (system grounding). Pustaka: 1. perlengkapan proteksi tegangan lebih . O/L. 6th edition. Saklar. Syarip. Nuclear Reactor Kinetics. ELCB. Schultz. BATAN. Gramedia. Keepin. 2. Edy Supriyadi. teknik aktivasi neutron untuk mengukur parameter-parameter reaktor. MK. arrester. “Power System Protection and Switchgear”. Jakarta. Karakteristik MCB. BATAN. McGraw-Hill. 3. M. Ravindranath. Circuit Breaker. 4. Buku Petunjuk Praktikum Perlengkapan Sistem Tenaga. sistem pengamanan manusia pada jaringan tegangan rendah. 2. Prakt. 2001. start up.146 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Materi: Pentanahan perlengkapan (equipment grounding). Pustaka: 1. relai pengaman. penerbit Adicita Karya Nusa. Edisi pertama. PMS.. 10. McGraw-Hill. shutdown. 1969. B. Kinetika dan Pengendalian Reaktor Prasyarat: Materi: Praktikum pencacahan neutron dengan BF3.

3. Non Proliferation Treaty (NPT). mudharobah. 2002. Pustaka: 1. Perundang-undangan Tenaga Nuklir Prasyarat: Materi: Perundang-undangan tenaga nuklir. Pengantar Studi Islam. asuansi (tafakul) . pengolahan limbah nuklir. 2. Abuka Bakar Jabir. bermu’amalah dengan sukses. Perizinan pemanfaatan teknologi nuklir. Bandung. Pendidikan Agama II Prasyarat: Pendidikan Agama I Materi: Islam ditinjau dari aspek filosofi. para sahabat. dll. Kiat-kiat menjadi seorang sarjana sains dan seorang muslim yang baik. para Imam madzhab. 3. Terjemahan Departemen Agama. Pola Hidup Muslim. Hamidullah. Metodologi Penelitian Prasyarat: Materi: . dan ulama-ulama penerusnya sampai zaman sekarang. Pernikahan dan keluarga syakin. riba. Al-Qur’an. Muhammad. pengiriman bahan nuklir. banyak beramal sholeh dan menjadi khsunul khotimah. Pustaka: 1. Konsep tauhid dan impelmentasinya dalam kemasyarakatan sejak zaman Nabi. Konsep mua’amalah dalam Islam seperti jual-beli. Peraturan Pemerintah dan Surat Keputusan Kepala BATAN dan BAPETEN. beribadah dengan tuma’ninah. Al-Jaziri.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 147 SEMESTER VII 1. 2. Buku Penyuluhan Peraturan Perundangan Keselamatan Nuklir. Remaja Rosdakrya. BAPETEN. syirkah. Pengetahuan berbagai ketentuan keselamatan penggunaan bahan radioaktif.

kecelakaan kerja. Pustaka: 1. Penerbit PT. dan tindakan perbaikan. Jaminan kualitas untuk penelitian. audit. DepDikNas. 5. BATAN. sanitasi industri. Hermawan. Jenis penelitian. Penerbit Balai Pustaka. perumusan persoalan. aspek kebisingan. Badan Standardisasi Nasional. Konsep pengendalian. Soenjono Dardjowidjojo. training K3. kedaruratan standar kesehatan dan keselamatan kerja. Pengolahan data. penerangan dan getaran) di tempat kerja. Rancangan dan Prosedur penelitian (Rancangan penelitian. dan pengujian di laboratorium. Pustaka: 1. pengendalian teknis. Analisa data). Wasito. pengendalian administratif. Jakarta. dkk. 4. Pengolahan dan Analisa data (Metode pengumpulan data. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Sistem Manajemen Mutu. abstrak. Sistem penulisan ilmiah. safety . 2. 1993. penyakit akibat kerja. SNI 19-9000-2001. PSJMN. 1993. Sistem Manajemen Mutu. Asas metodologi penelitian ilmiah. Gramedia. pengembangan prosedur dan form. penelusuran referensi. faktor biologi di tempat kerja. Pengantar Metodologi Penelitian.148 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Arti dan fungsi penelitian. Persyaratan dasar jaminan kualitas. identifikasi sumber bahaya (bahaya bahan kimia. nonconformce. ventilasi industri.. tata rumah tangga (housekeeping). 2. teknik pengolahan data. pembuatan kuesioner). Sistem Manajemen Mutu Prasyarat: Materi: Konsep dasar sistem manajemen mutu. hipotesis. pengoperasian reaktor. Keselamatan Kerja dan Ergonomi Prasyarat: Materi: Hiperkes dan Keselamatan Kerja. iklim kerja dan radiasi nonionisasi.

Aplikasi project manajemen dalam engineering construction. 2. sistem kontrol dan instrumentasi. Pengantar Ergonomi. Ruang lingkup projek. eksperimen/perancangan/ pangujian. Kerja Praktek Manajemen perusahaan meliputi struktur organisasi. Seminar Penerapan sistem penulisan ilmiah. rancangan penelitian. perumusan persoalan. Mata Kuliah Pilihan I. Manajemen Proyek Prasyarat: Materi: Pendekatan sistem dalam projek manajemen: planning. IV Lihat daftar mata kuliah pilihan. Zaenal. II. riset dan pengembangan. metodologi. Pustaka: 1. Zaenal. tujuan. STTN BATAN. kesimpulan dan saran. batasan masalah. III. sistem energi. manufaktur. Diktat K3. consultant & service. Pusparini. Yogyakarta. . directing. pengolahan data. STTN Batan. sistem komunikasi dan tugas-tugas yang berkaitan dengan permasalahan industri khususnya berkaitan dengan program studi yang diambil. Jusuf. 2001. promosi K3. Bunga Rampai Hiperkes & KK. staffing. 2001. 2007. PB UNDIP.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 149 toolking. lima level work breakdown structure. Scheduling and Controling. controlling. sistem operasi. ergonomi. Semarang. 3. Harold Kezner. 7. Sugeng. Metoda-metoda penjadwalan kegiatan seperti Critical Path Method dan PERT. John-Wiley & Sons. 2008. Yogyakarta. 8. Project Management: System Approach To Planning. Pustaka: 1. organizing. 6. SEMESTER VIII 1.

Uji Tak Rusak : UT. Uji rendam. Mahasiswa mengajukan proposal penelitian (usulan tugas akhir). SNI/BSN. pengerasan dengan transformasi martensit. studi perbandingan. MATA KULIAH PILIHAN KELOMPOK PILIHAN TEKNOLOGI BAHAN 1. Jenis Pengujian bahan : uji tarik. menyajikan dan menyimpulkan dalam bentuk skripsi dan mempertahankan dalam seminar dan ujian lisan. pengerasan dengan penghalusan batir. mengadakan analisis/ sintesis. jenis korosi. baja paduan Al dan paduan Cu. ISO 9000. Mekanisma penguatan logam . besi cor. API. uji kekerasan. 2. Sifat mampu keras. analisis permasalahan. ET. Uji panas. pengerasan presipitasi. Kerusakan logam : baja. pengeras regangan. perancangan dan pembuatan sistem. Struktur atom cristal. Pengaruh unsur paduan pada logam teknik : baja.150 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. Kalibrasi. Diagram fasa biner dan contoh-contohnya. Teknik Metalurgi Materi: Dasar-dasar metalografi. melakukan pembahasan tugas akhir yang meliputi studi kepustakaan. kurva mampu keras. besi cor. Pengujian bungkusan ZRA: Uji jatuh. besi cor. Teknik Pengujian dan Inspeksi Materi: Kualitas: Definisi kualitas. Uji tusuk. Standard Peneriman Cacat: ASME VIII. penerapan teknologi atau pengujian di laboratorium. Konsep Kulitas.1. D1. MT. . Baja. AWS. Tugas Akhir Tugas akhir bisa berupa penelitian pengembangan analisis dan sintesis. Pengerasan dengan pemanduan. Jenisjenis logam dan paduan. uji Jominiy. paduan tembaga dan paduan alumunimum. pengantar mekanika patán logam. PT. paduan tembaga dan paduan alumunium. Kerusakan logam : jenis patán.

Sifat logam. NDE Handbook. Butterworth-Heinmann.. Introduction to Health Physics. 1994. Pembersihan.. London. Sistem Pelaporan.G. Penentuan lokasi cacat ASME V. AWS D1.L. Organisasi lembaga sertifikasi personal Uji tak rusak. 1978. UTR/Radiografi lanjut Prasyarat: Materi: Klasifikasi material: Logam dan logam paduan: struktur kristal.. Radiografi bahan coran dan variasi tebal. 1993. 5.I. 2. Daya guna pemakaian. Latihan soal : Spesifik. Chaeacterization of Material. Industrial Quality Control.1. Charbonneous H. Teknik Film Ganda. Diktat Proteksi Radiasi. G. New York. Diktat Radiografi. 6. Boving K. 2nd Ed.B. Struktur makroTransformasi alotropik.. 4. Cember. API 1104..Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 151 Pustaka: 1. R. Pustaka: 1. 1993. Wachtman. Sertifikasi.. Buterworth. McGRAW . Tanggung jawab administratif.A. Non Destructive Examination Methods for Condition Monitoring. J. Ujian kualifikasi. Proses pembentukan penyambungan logam dan jenis cacatnya: Pengecoran. London. Prosedur penanggulangan umum: prosedur penanggulangan keadaan darurat pesawat sinar-x. prosedur penanggulangan keadaan darurat kamera gamma. Prentice Hall Inc. 7. Jakarta. New York. 2002.C. 3. 2nd Ed. 2002. Pusdiklat Batan. ASME V. Pusdiklat Batan. sertifikasi ulang. New Jersey. Pengelasan Pengerjaan permukaan: Pengerasan. Jakarta. EdwardArnold. Herman. Lemprecht. Implementing The ISO 9000.. J.. & Webster. 1989. General untuk persiapan SIB. Forging. Higgins. 3. Persyaratan. Marcel Dekker Inc. Properties of Engineering Materials. struktur mikro. Tindakan pekerja radiografi.

. Fifth Edition. Kendali sekuensial dan kendali berbasis switch/relay. A. Johnson. Penyelesaian persamaan kinematika. 1997. KELOMPOK PILIHAN KENDALI DAN ROBOTIKA 1. Pustaka: 1. Hubungan-hubungan differensial. Materi Rekualifikasi I . 1989. 2. 1983. Jakarta. 2005. Warren R. Microcomputer Application in Manufacturing. Pustaka: 1. 4. 2. Himpunan Peraturan Perundangan Ketenaganukliran. John-Wiley & Sons. Bapeten. Industrial Robotics. Curtis D.Petugas Proteksi Radiasi Bidang Instalasi Nuklir. pengkondisi sinyal dan actuator menjadi sebuah sistem. Sensor (pengindraan). Dinamika Robot.152 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 HILL INC. 3. Devries. Singapore: McGraw Hill Book Company. Pokok bahasan : Pendahuluan. Kursus Petugas Proteksi Radiasi. Pusdiklat Batan. Penggabungan sensor. Jakarta. 2. Prentice-Hall. 2002. Jakarta. .. Bahasa pemrograman robot. Process Control Instrumentation Control Technology. Galip Ulsoy. Persamaan kinematika. Diktat. 2002..M. Otomasi Industri Materi: Konsep otomasi dalm industri. Bapeten. 1985. Robotik Prasyarat : Tujuan : Memberikan pengertian tentang prinsip-prinsip perancangan analisis dan sintensis sistem robot. Transformasi homogen.PLC dan diasin sistem otomasi berbasis PLC. Pengaturan gerak robot. Groover. P.

Barney. Chilton Book Company. . Process Measurement : Instrument Engineer Handbook. Jordan. 1988. Bella G. IAEA Safety Series No. ANS. efector sensor untuk material handling. 1987. Pengkajian lokasi instalasi tenaga nuklir. Walter. 2. S. Kuspriyanto. Potensi pelepasan zat-zat radioaktif ke lingkungan selama operasi normal maupun dalam keadaan kecelakaan. Teknik Elektro ITB. John Wiley & Sons. Pustaka: 1.. Jenis dan aplikasi sensor. Liptak. 1982. Intelligent Sensor Materi: Sensor-sensor intelligent. Keselamatan Reaktor Materi : Prinsip pertahanan berlapis (defence-in-depth). IAEA. 2. 1980. 3. Pustaka: 1. Mesin intelligent termasuk sensor pada robotik. Sensor untuk servomekanik Sistem sensor pada robot intelligent. Prentice-Hall. : Code on Nuclear Power Reactor Design. Nuclear Power and It’s Environmental Effects. Jenis-jenis sistem-sistem keselamatan dan proteksi reaktor. Pengantar Robotika. Kriteria-kriteria evaluasi keselamatan reaktor. George C. Sistem sensor untuk diagnosis equipment. Ryoji Ohba. Intelligent Sensor Technology. H. Glasstone. 3. Bandung: Laboratorium Sistem. Pengaturan dan Komputer. 1992. Vienna. Konversi sinyal sensor. Analisis keselamatan. 3. Dampak lingkungan akibat operasi instalasi nuklir sejak dari penambangan bijih uranium sampai penyimpanan terakhir sampah nuklir. penggunaan vision sensor. KELOMPOK PILIHAN TEKNOLOGI REAKTOR 1. Intelligent Instrumentation. Kriszta Venczel..Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 153 2.

kriteria. sources netron monitoring.. Foster. Neutron sources.. Henry C. Karakteristik instrumentasi dan kendali reaktor : 2 out of 4 logic. Newjec Inc. spesifikasi teknis dan fungsi komponen dan sistem reaktor. Nuclear Power Plant Design Analysis. Pustaka : 1. Ridwan M. sistem utama dan sistem penunjang. dkk. 2. reliability. Monitoring fluks netron dan radiasi reaktor.H. Shannon.L. 2. konsep touch screen operor console. bahan bakar. sisem proteksi reactor dan main control board.. 2003. Swenk. A.. Sesonke. Atomic Energy Commission Report TID-26241. control rod. Penggunaan computer code untuk kajian rancangan sistem reaktor. 3. Allyn. 1983. 4th edition. Instrumentasi dan Kendali Reaktor Materi: Arsitektur sistem monitoring dan kendali reactor.. Perancangan dasar (basic design). Marsongko Hadi. selfdiagnosis. Wright.R. power reactor monitoring. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. U.S. R. BATAN. R. Disain control room: primary system. November. micro – processor based. 1977 3. Prayoto. 1973. man-machine interface. Nuclear Power Engineering. auxiliary system. Plant highlight and main features of proposed plants. A. Perancangan Sistem Reaktor Materi: Dasar-dasar perancangan reaktor : tahapan. Pustaka: 1.. analisis sistem meliputi ters reaktor. 1986. Basic Nuclear Engineering. John Wiley & Sons. bypass control logic.154 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2.. perancangan rinci (detail design).. .

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

155

KELOMPOK PILIHAN SISTEM TENAGA 1. Keandalan Distribusi Daya Listrik Materi: Pembangkitan, transmisi dan distribusi.. Bentuk-bentuk jaringan transmisi dan distribusi. Distribusi primer dan sekunder. Distribusi Internal maupun eksternal . Karakteristik saluran listrik. Ukuran dan analisis keandalan distribusi listrik, parameter keandaln komponen, usaha perbaikan keandalan sistem.. Kejadian-kejadian, dan keadaan pada sistem. Laju kekagagaln komponen, kurva bathtub. Pendekatan statistik dan probabilitas untuk memodelkan kejadian, laju kegagalan. Penyebab-penyebab gangguan, internal maupaun eksternal serta usaha mengatasinya. Pustaka: 1. Richard E. Brown, Electrical Power Distribution Reliability, McGrawHill, amazon.com. 2. Roy Billinton, Reliability Assessment of Large Electrical Power, Kluwar Int. Series, 1998. 3. William D. Stevenson Jr., Transmission Line and Network. 4. A.S. Pabla, Electric Power Distribution System. 5. C.F. Wagner dan G.D. McCan, Wave, Proragation on Transmission Line. 6. William D. Stevenson Jr., Analisis Sistem Tenaga Listrik, Erlangga, 1996. 2. Sistem Proteksi dan Keselamatan Materi: Sumber-sumber gangguan listrik baik internal maupun eksternal. Komponen, equipment dan sistem yang berkaitan dengan keselamatan instalasi. Kondisi normal, incident dan accident. Sistem catu daya pada kondisi normal dan darurat, prinsip-prinsip keandalan, pengaruh gangguan terhadap keandalan sistem catu daya normal maupun emergency. Perancangan sistem suplai daya cadangan.

156

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

Pustaka: 1. Ridwan M., Prayoto, Marsongko Hadi, dkk., Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir, BATAN, 1986. 2. Henry C. Swenk,, Shannon, R.H., Nuclear Power Engineering, John Wiley & Sons, 1977. 3. M.M.El. Wakil, Instalasi Pembangkit Daya, Penerbit Erlangga, 1992. 4. Newjec Inc., Main Characteristics and Plant Highlight, PPEN, BATAN, 1993. 3. Kelistrikan Industri Materi: Building safe electrical equipment, standard and regulation. Drawing electrical circuit & diagrams, Wire type and preparation, soldering & termination. Cable forming, Connection and routing, hardware, component active and passive. Earthing and screening, PLC wiring. Pustaka: 1. R.B. Mercer, Newnes Industrial Control Wiring Guidees, Second Edition, Elsevier, Linacre House, Jordan-Hill, Oxford, 2001. PILIHAN BEBAS 1. Proteksi Radiasi Lanjut Prasyarat: Materi: Laju dosis Alfa, Beta dan Gama yang terdeposisi di dalam organ tubuh; Batas Masukan yang diizinkan (ALI); Laju dosis dengan metoda MIRD. Persyaratan sarana kerja; manfaat prosedur dan petunjuk kerja; Prinsip penanggulangan kecelakaan radiasi; Program penanggulangan kecelakaan radiasi. Spektrum sinar-x; efek arus dan tegangan pe sawat sinar-x terhadap intensitas; Rumah tabung pesawat sinarx untuk bagasi, medik dan radiografi industri. Prinsip umum analisis bahan dengan sinar-x, XRF dan XRD; Prosedur operasi pesawat sinar-x, Jenis Penahan instalasi tetap; Batasan paparan pesawat sinar-x tipe

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

157

diagnostik, terapi dan radiografi; Faktor dalam perancangan dinding penahan instalasi sinar-x; penahan sekunder; perhitungan dinding penahan sinarx primer; perhitungan penahan dinding penahan sinar-x sekunder. Prinsip dasar aplikasi ZRA; Metoda aplikasi ZRA untuk pengukuran; pengujian bahan; analisis bahan dan perunut; keselamatan kerja dalam aplikasi ZRA. Definisi limbah ZRA; Klasifikasi Limbah ZRA; Pengolahan Limbah ZRA; Pengelolaan Limbah ZRA, Pelaporan dalam kecelakaan; Pembuatan juklak untuk perizinan; Tatacara pengiriman barang ZRA, Persyaratan memperoleh SIB, Penggunaan rumus praktis dalam proteksi Radiasi; Latihan soal untuk SIB, Latihan soal. Pustaka: 1. Wiryosimin, Suwarno, Mengenal Asas Proteksi Radisi, Penerbit ITB, Bandung, 1995. 2. IAEA, Radiation and Security: Comprehensing Radition Risk, Paris, 1994. 3. IAEA, Radiation Protection in Nuclear Energy, Proceeding, Sydney, 1988. 2. Teknologi Akselerator & Aplikasi Prasyarat: Materi: Prinsip dasar akselerator, Sistem akselerator partikel, Akselerator linier, Akselerator lingkaran, macam akselerator dan aplikasinya, produksi neutron dalam analisis aktivasi, penggunaan dalam kimia radiasi, efek radiasi pada materi, efek radiasi pada materi, penggunaan bidang kedokteran nuklir,. Sumber ion, Sistem tegangan tinggi akselerator, Sistem fokus berkas partikel, Sistem sumber ion, Sistem pemisah berkas partikel, Aplikasi generator neutron untuk analisis bahan. Aplikasi akselerator implantasi ion dalam pengerasan bahan. Pustaka: 1. Livingstone, Particle Accelerator, McGraw-Hill, 1986.

158

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

2. Buku Pengoperasian Akselerator, P3TM, BATAN. 3. Sistem Manufaktur Fleksibel Materi: Pengelanan sistem manufaktur, konsep, struktur dan karakteristik. Jenisjenis sistem manufaktur, flow-shop, job-shop, make to stock, make to order. Bagian-bagian sistem manufatur. Perencanaan pengendalian produksi. Perencanaan kebutuhan material, konsep just-in-time. Permintaan determisintik dan probabilsitik. Flexible manufacturing system, CAD/CAM sebagai tool dalam manufaktur. Material handling. Penjadwalan produksi. Performansi sistem manufaktur. Pustaka: 1. Production planning, control and integration, McGraw-Hill, New York, 1998. 2. Gu P., Norrie D.H., Intelligent Manufacturing Planning, Chapman & Hol, 1995. 4. Kecerdasan Buatan Prasyarat: Materi: Konsep dasar kecerdasan buatan, knowledge engineering, representasi pengetahuan ke dalam skema, frame, list, dan production rules. Konsep dan aplikasi sistem pakar, logika fuzzy dan jaringan syaraf tiruan. Contoh aplikasi untuk pengolahan data dan kendali proses. Pustaka: 1. Kusumadewi, Artificial Intelligence, Graha Ilmu, 2003. 2. Matlab, Fuzzy Logic Toolbox, for use with Matlab, MatgWorks Inc., 1994. 3. Matlab, Neural Network Toolbox, for use with Matlab, MatgWorks Inc., 1994. 5. Sistem Akuisisi Data Prasyarat :

programmable pheriferal interface. kontras). penetrasi. Akuisisi dan komunikasi data. Penerbit Erlangga.id/transmisi/des05/sukiswodes05. Jakarta. cara kerja dan amplikasi (ECG. radioisotope tracer). Dennis dan John Coolen. medis ultra sound.elektro. Materi: Komponen-komponen akuisisi data proses : sensor. 1994. karakteristik.ac. Detektor nuklir (system deteksi radiasi. Perangkat Xrays (tabung X-rays. Fosbinder and Charles A. McGraw Hill Medical Publication Division. Contoh aplikasi akuisisi data menggunakan modul ADAM. Pencitraan Fisiologi/fungsional. in-vivo. EEG. Sistem Antar Muka. Teknik pencitraan gelombang (US. filtrasi). Membangkitkan dan mendeteksi gelombang US (karakteristik. Instrumentasi Medik Materi Fungsi. arus. 1993. .undip. Kesley. Review spec dan unjuk kerja perangkat pencitraan medis (X-rays. energi. Dasar fisika resonansi magnet nuklir. Mikrokontroler. Robert A. Sifat-sifat (X-rays. Pustaka: 1. Konfigurasi dan karakterisitik sistem akuisisi data. Essential of Radiology Sciences. aspek biologis). Laboratory Technology Corporation. buffer-amplifier.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 159 Perancangan Instrumentasi. Prinsip engineering pencitraan resonansi magnet. Roddy. Copyright 2002.PDF 3. Akusisi dan pemrosesan data dengan komputer. Pustaka 1. tipe interaksi foton. radioisotope untuk pencitraan). Persyaratan teknis. ADC dan DAC. Data Aqcuisition and Process Control. EMG). kVp. www. 6. Komunikasi Elektronika. New York. USG. Teknik (in-vitro. Windows user guides. Sistem instrumentasi (Cardiac. Defibrilator dan Hemodialisis). tranduser). Labtech. Pacemaker. MRI dan Nuklir). 2. multiplexer. sharpness.

2. Institute of Physics Publishing. Buku: 1. Tekno Ekonomi PLTN Materi Cara menentukan dan menghitung biaya yang diperlukan untuk membangun.S.R. Bristol and Philadelphia. Rathod. N. 3. Teknologi dan Perencanaan Energi. Eko Edy Karmanto. mengoperasikan. Reprint. 3. Steve Webb. Teknoekonomi PLTN. P. New Dilhi. B.C. Khandpur. Capital Investment Cost of Nuclear Power Plant. Bhairi.160 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 2. Bronzino. 4. Joseph D.V. 4. CRC Press. 1988. Tata McGraw Hill Publishing Company Limited. 1977. Editor in chief. Viena. The Biomedical Engineering Handbook. JAERI. IAEA. R. Dekomisioning Reaktor Triga. dan merawat dekomisioning. Handbook of Nuclear Medicine Instruments. 5. hingga diperoleh besarnya biaya pembangkitan listrik. 1993. . 1978. 7. Balvinder Singh. Hand Out Tekno Ekonomi Pembangkit Listrik. Handbook of Biomedical Instrumentation. 5. New Delhi. Pelatihan BATAN. Narurkar. The Physics of Medical Imaging. IEEE Press. Tata McGraw Hill Company Limited. 2006. 1994.

lulusan SMU atau SMK Teknik yang sesuai dengan prodi. 6. Bagi calon yang diterima atau lulus seleksi diharuskan melengkapi syarat sebagai berikut: a. satu (1) lembar fotokopi Surat Izin Belajar dari MENDIKNAS bagi calon WNA. dan Kimia sesuai dengan Jadwal yang telah ditentukan. menyerahkan fotokopi ijazah/STTB. 2. Warga Negara Indonesia. PERATURAN ADMINISTRASI AKADEMIK Calon mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir harus memenuhi ketentuan yang berlaku.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 161 BAB VII. Fisika. mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan. menyerahkan Surat Izin Belajar MENDIKNAS bagi calon mahasiswa WNA. membeli formulir pendaftaran pilihan 2 prodi. 8. b. 4. c. menyerahkan 1 lembar fotokopi ijazah atau tanda lulus yang sah. warga negara asing dapat mendaftarkan diri bila telah memperoleh izin belajar dari Menteri Pendidikan Nasional RI. A. satu (1) lembar foto kopi ijazah/STTB atau tanda lulus sementara beserta transkrip nilai yang sah. CALON MAHASISWA Ketentuan menjadi calon mahasiswa STTN adalah: 1. satu (1) lembar fotokopi NEM/STK SLTA yang sah. Mengikuti seleksi berupa test tertulis yaitu: Bahasa Inggris. datang sendiri menyerahkan formulir yang telah diisi disertai lampiran sebagai berkut: a. 7. d. . b. 5. Pasfoto hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 cm2 sebanyak 3 (tiga) lembar. 3. transkrip nilai dan atau NEM SLTA yang telah dilegalisir. Matematika.

CATATAN : Biaya yang tertulis disini sewaktu-waktu dapat berubah. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). dll) Uang Praktikum Rp 75.Biaya kegiatan Mahasiswa (Masa menyesuaikan. 1.000. Kampus STTN-BATAN Yogyakarta 2. Babarsari Kotak Pos 6101 YKBB Yogyakarta 55281 Telp (0274)484085. 30. (022)2504898. Lebak Bulus.Uang Ujian Rp 10. e. jaket almamater. Uang Kuliah 3.000. Uang SPP 2. .162 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 c. Pasar Jum’at. Komplek BATAN Yogyakarta Jl.000. 1.per SKS teori per SKS praktikum per matakuliah teori/praktikum satu kali selama studi perkenalan. 71 Bandung 40132 Telp.000.000..id 4. Surat bebas narkoba. 7659410 5. PUSDIKLAT-BATAN Jakarta Komplek BATAN Pasar Jum’at Jakarta Jalan Cinere Raya.ac. Fax. Email: sttn@batan. Jakarta Selatan 12018 Telp (021)7659409. BIAYA PENDIDIKAN Setiap mahasiswa yang diterima dikenai biaya pendidikan untuk tahun 2008 adalah sebagai berikut: 1. Surat Keterangan Sehat dan Tidak Buta Warna dari dokter.Uang Sarana Rp. Rp.id. (0274)489715 3. 489716.go. 5.per semester Rp.. d. Surat rekomendasi izin belajar dari instansi pengirim. sttn@sttn-batan. B. C. 6.750.000. 4. TEMPAT PENDAFTARAN Formulir Pendaftaran dapat diambil di: 1. 2594081. PTNBR-BATAN Bandung Komplek BATAN Bandung Jalan Tamansari No. f.

sedang untuk semester genap pada bulan Januari-awal Februari. Pendaftaran ulang semester ganjil pada bulan Agustus. Bagi mahasiswa non-aktif tanpa izin harus membayar lunas semua biaya pendidikan selama masa non-aktif. Pada saat pembayaran SPP bagi mahasiswa yang terputus studinya karena cuti. SKS yang diambil dan ujian yang akan ditempuh di Sub Bagian Keuangan STTN dan dimintakan tanda tangan dan cap bukti pelunasan. 2. Menyerahkan tembusan formulir pembayaran dan pengisian KRS dan Daftar Ulang yang telah dicap oleh Sub Bagian Keuangan kepada petugas terkait. Ketentuan mengenai daftar ulang diumumkan oleh Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) selambat-lambatnya pada masa UAS. mahasiswa berhak mendapat kartu mahasiswa yang berlaku selama yang bersangkutan menjalani masa studi.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 163 D. 2. Syarat daftar ulang adalah sebagai berikut: 1. Membayar SPP. setiap mahasiswa wajib melaksanakan daftar ulang sesuai dengan ketentuan. Mengambil dan mengisi formulir daftar ulang dan KRS yang akan diambil pada semester tersebut di Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni dengan menyerahkan tembusan bukti bayar SPP. setelah berkoordinasi dengan unit terkait dan disesuaikan dengan kalender akademik. 3. . Kartu mahasiswa diproses oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. 4. Tata cara pendaftaran ulang: 1. DAFTAR ULANG Untuk dapat dinyatakan sebagai mahasiswa yang aktif di STTN. Pendaftaran ulang dilakukan sendiri oleh mahasiswa yang bersangkutan. pengisian formulir daftar ulang ditandatangani Ketua jurusan atau yang mewakili sedangkan pengisian KRS dikonsultasikan dan dimintakan tanda tangan dosen pembimbing. Puket I yang diproses oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. Setelah selesai melaksanakan daftar ulang bagi mahasiswa baru. ditambah ketentuannya dengan wajib membawa surat izin non-aktif dan diaktifkan kembali studinya oleh Ketua STTN up.

2. maka masa non aktif tersebut diperhitungkan sebagai masa aktif dalam hubungannya dengan waktu masa studi mahasiswa yang bersangkutan. mahasiswa diberi surat keterangan oleh Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni setelah menyerahkan surat keterangan dari Kepolisian tentang kehilangan tersebut dan fotokopi bukti pelunasan pembayaran semester yang bersangkutan. Bila hilang. Kartu mahasiswa merupakan tanda keabsahan untuk mengikuti kegiatan akademik dan kemahasiswaan selama masa studi. 3. Surat permohonan keringanan dilakukan menjelang awal tahun akademik. kartu tersebut dapat diganti bersamaan dengan pembuatan kartu mahasiswa bagi mahasiswa baru. . Catatan: 1. kartu mahasiswa dapat diambil satu minggu setelah melaporkan daftar ulang untuk kembali aktif. Sambil menunggu pembuatan kartu pengganti tersebut. Biaya-biaya tersebut ditetapkan untuk setiap tahun akademik dan dikeluarkan oleh Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan sebelum tahun akademik yang bersangkutan dimulai. Bagi mahasiswa yang tidak mampu membayar biaya pendidikan dapat mengajukan surat permohonan keringanan/ bantuan kepada Ketua STTN disertai bukti-bukti dan alasan-alasan yang sah serta dapat dipertanggungjawabkan untuk memperkuat permohonannya.164 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. PERLAKUAN BAGI KETERLAMBATAN MENDAFTAR ULANG Mahasiswa yang tidak mendaftar ulang sesuai jadwal yang telah diatur. PEMBAYARAN BIAYA PENDIDIKAN Setiap mahasiswa wajib membayar biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku. tidak diperkenankan mengikuti semua kegiatan akademik dalam semester yang bersangkutan. Bagi mahasiswa yang selang cuti. Apabila mahasiswa tidak melakukan hal ini. Mahasiswa tersebut wajib melaporkan diri kepada Ketua Jurusan selambat-lambatnya 2 minggu untuk kemudian mengajukan izin cuti/non-aktif pada semester yang sedang berlangsung.

Bag. Setiap Akhir Semester Sub. G. Kemahasiswaan dan Alumni untuk diajukan kepada Ketua STTN up Puket I dan selesai selambat-lambatnya 1 minggu sejak pengajuan. misalnya mahasiswa sakit atau hamil. Bag. dosen diwajibkan mengganti berdasarkan kesepakatan dengan mahasiswa. KARTU RENCANA STUDI (KRS) Mahasiswa wajib mengisi KRS berdasarkan prestasi akademik pada semester sebelumnya dan konsultasi dengan dosen wali.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 165 E. 4. F. Izin Cuti diberikan selama-lamanya untuk 2 (dua) semester. Kartu Rencana Studi yang sudah disetujui Dosen Wali harus sesuai dengan jumlah pembayaran SKS dan ujian di Sub Bagian Keuangan. Perubahan pengisian KRS hanya dapat dilakukan paling lambat 2 minggu dari awal perkuliahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 2. Kehadiran Dosen minimal 90%. Setelah selesai pembayaran SKS dan ujian. KEHADIRAN Kehadiran Dosen dan Mahasiswa dilakukan dengan menandatangani Daftar Hadir. CUTI STUDI Mahasiswa karena sesuatu hal. Akademik dan Pengajaran membuat rekap Kehadiran Dosen dan Mahasiswa untuk dilaporkan kepada Ketua STTN. 3. . Mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 80% tidak diizinkan untuk mengikuti ujian akhir semester. Jika dosen tidak dapat mengajar sesuai jadwal yang ditentukan. Surat permohonon harus diketahui Dosen Wali dan Ketua Jurusan. Pembatalan matakuliah dilakukan selambat-lambatnya pada masa UTS. Mengisi formulir permohonan yang disediakan Sub bagian Kemahasiswaan dan alumni disertai alasan selambat-lambatnya 1 minggu sebelum masa perkuliahan Semester yang sedang berjalan dimulai. kartu rencana studi (KRS) didistribusikan ke unit terkait untuk keperluan akademik.. Surat izin Cuti diproses oleh Sub. dapat mengajukan cuti studi dengan ketentuan sebagai berikut: 1.

H. Bag. Kemahasiswaan dan Alumni dan melaksanakan Daftar Ulang sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada semester yang bersangkutan aktif. Mahasiswa dari perguruan tinggi lain dapat mengajukan pindah ke STTN dengan surat resmi yang diketahui oleh dosen wali dan Ketua Jurusan sebelumnya dilampiri dengan hasil belajar yang telah diperoleh di perguruan tinggi sebelumnya. 6. . Setelah selesai masa cutinya mahasiswa wajib mengajukan permohonan aktif kembali kepada Ketua STTN up Puket I melalui Sub. Surat Izin Cuti diambil di Sub Bag Kemahasiswaan dan Alumni dengan menyerahkan Kartu Mahasiswa.166 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5. MAHASISWA PINDAHAN Mahasiswa dari Prodi yang lama dapat pindah ke prodi yang baru berdasarkan penilaian ketua program studi yang baru. Mata kuliah yang sesuai dapat diakui setelah dilakukan penelitian yang seksama. Yang bersangkutan dapat diterima untuk pindah ke STTN setelah dilakukan penelitian secara seksama atas prestasi akademik yang sudah dicapai sebelumnya dan hal-hal lain dari calon mahasiswa pindahan tersebut. Mahasiswa yang ingin mengajukan pindah mengajukan pengajuan secara resmi kepada Ketua STTN up Puket I dengan persetujuan Dosen Wali dan Ketua Jurusan.

membandingkan dan menerapkan pengetahuan akademis yang telah didapatkan. serta penerapan di lapangan yang terkadang tidak sesuai dengan teori akademis juga diharapkan dapat pula menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa. kemudian mendapatkan persetujuan dari Ketua Jurusan. serta memahami konsep-konsep non akademis dan non teknis di dunia kerja nyata seperti hubungan atasan bawahan. 2. Mahasiswa memohon rekap hasil belajar / transkrip di Sub bag Akademik dan Pengajaran. mahasiswa melakukan prosedur sebagai berikut: 1. Jika Ketua Prodi sudah menyetujui tempat dan waktu pelaksanaan KP yang . Setelah informasi yang diperoleh dipandang cukup dan instansi/industri/perusahaan yang akan dituju memungkinkan untuk menerima.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 167 BAB VIII.56. hubungan sesama kolega. dead line. KERJA PRAKTEK Kerja Praktek (KP) bertujuan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja yang sesuai dengan dunia kerja yang akan dimasuki. PERSYARATAN AKADEMIS Persyaratan akademis yang harus dipenuhi untuk melaksanakan KP adalah telah menempuh sedikitnya 96 sks. ketidakpastian. Mahasiswa dapat memulai KP tanpa harus terlebih dahulu mendaftarkan mata kuliah tersebut. A. Konsultasi dengan Ketua Prodi. dengan IP kumulatif minimal 2. Mahasiswa harus mencari instansi/industri/perusahaan terkait untuk kemungkinan pelaksanaan KP. Adapun ruang lingkup Kerja Praktek harus sesuai dengan Tujuan Kerja Praktek yang dituangkan dalam Proposal Kerja Praktek. 3. yang diharapkan dapat membekali mahasiswa untuk memahami kaidah bermasyarakat sesuai dengan keahliannya. Mata Kuliah KP termasuk dalam kelompok Matakuliah Berkehidupan Bersama (MBB). Prinsip pelaksanaan KP adalah mahasiswa merencanakan KP di suatu tempat dalam bidang/konsentrasi tertentu.

kalau tidak memungkinkan dikirim lewat pos. dan Lampiran yang diperlukan untuk mendukung proposal. Garis-garis besar rencana kerja (Lampiran KP-1). mahasiswa tidak diperkenankan mengundurkan diri atau pindah tempat KP kecuali sudah ada jawaban ditolak dari instansi/industri/perusahaan yang dituju atau lebih dari 2 (dua) bulan sejak tanggal permohonan KP dibuat belum ada jawaban. Surat permohonan KP ke instansi/industri/perusahaan disampaikan sendiri oleh mahasiswa. PROPOSAL Isi Proposal KP mencakup: Data umum mahasiswa dan Institusi tujuan KP. untuk menyelesaikan surat permohonan ke Instansi/industri/perusahaan terkait dengan tembusan ke fihak yang berkepentingan. 10. 4. Paling lambat 3 (tiga) hari sebelum mengambil SPK mahasiswa memohon/ mengkonfirmasi di Sub Bag Perencanaan dan Kerjasama untuk mengambil SPK. Deskripsi singkat tentang KP. Setelah surat permohonan KP ke instansi/industri/perusahaan dibuat. 7. Ketua Jurusan memproses sampai ditetapkannya Dosen Pembimbing. Setelah dinyatakan diterima oleh Instansi/industri/perusahaan. 8. Mahasiswa melaksanakan KP sesuai ketentuan. mahasiswa mengajukan permohonan KP disertai dengan proposal kepada Ketua Jurusan. Surat permohonan yang sudah ditandatangani dan dimintakan persetujuan dari Ketua Jurusan. 5. 9. 6. Bag. 11.168 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 akan dituju. dibawa ke Sub. . Perencanaan dan Kerjasama paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum waktu pelaksanaan KP. misalnya hasil studi. pernyataan tentang kemungkinan Instansi mengubah rencana yang dibuat. Rencana waktu pelaksanaan. Mahasiswa berkonsultasi dengan dosen pembimbing untuk membuat GarisGaris Besar Rencana Kerja (lampiran KP-1). Garis-garis Besar Rencana Kerja yang sudah disetujui Dosen pembimbing STTN dibawa ke BAAK untuk memperoleh SPK. B.

Bagian Awal sebuah Laporan KP terdiri atas: 1. Laporan KP. PENILAIAN Nilai akhir KP ditentukan oleh Dosen Pembimbing STTN dengan memperhatikan Penilaian Pembimbing Instansi. Namun. Pelaksanaan KP dan perubahan atas proposal/rencana kerja dicatat dalam Log Harian. tetapi kelebihan ini tidak diperhitungkan sebagai KP. Halaman Pengesahan Jurusan .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 169 C. PELAKSANAAN Kerja Praktek dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Bagian Utama. dan Lampiran. Halaman Sampul 2. Menjelang akhir pelaksanaan KP. Pembimbing Instansi dimohon memberi nilai. Log Harian harus ditanda tangani oleh Pembimbing Instansi 4. mahasiswa wajib mengalokasikan waktu untuk mengadakan observasi lapangan dan atau wawancara untuk mengetahui dampak KP yang dilakukan terhadap Instansi. 7. Halaman Judul 3. D. 6. 3. Pada akhir masa KP. ketentuan ini tidak membatasi mahasiswa untuk melanjutkan pekerjaan pada Instansi. Mahasiswa yang sering absen dalam KP dapat diberi sangsi pembatalan. Salinan Log Harian yang sudah ditandatangani Pembimbing Instansi dikirimkan kepada Pembimbing STTN agar dapat memantau. 5. Jangka waktu pelaksanaan KP adalah 6 minggu dengan toleransi kurang-lebih 25 %. 2. dan hal lain yang difrumuskan oleh Pembimbing dan dinyatakan dengan nilai huruf untuk dilaporkan kepada Ketua Program Studi. E. FORMAT LAPORAN KP Secara umum Laporan KP terdiri atas Bagian Awal.

2. Intisari 12. Bagian Utama Laporan Bagian Utama Laporan Kerja Praktek berisi: 1. 1 buah untuk Pembimbing dan 1 buah untuk Jurusan/Prodi. Daftar Gambar (jika perlu) 8. Daftar Tabel (jika perlu) 9. 1 buah untuk perpustakaan STTN. Halaman Pengesahan Instansi 5. TATA TULIS LAPORAN KP 1. Uraian tentang Tempat Kerja Praktek yang meliputi Sejarah dan Organisasi Perusahaan. F. Bahan Sampul KP menggunakan kertas warna biru diperkuat dengan karton. JUMLAH LAPORAN KP Jumlah Laporan yang harus dibuat oleh seorang mahasiswa minimal adalah 5 (lima) buah dengan rincian: 1 buah untuk mahasiswa. Daftar Isi 7. G. Proses/Kegiatan Instansi. Daftar Lampiran (jika perlu) Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 10. Laporan KP bukan merupakan karya ilmiah atas produk yang dihasilkan. Daftar Lambang dan Artinya (jika perlu) 11. dan 1 buah untuk instansi. Kata Pengantar 6.000 kata atau 40 halaman.170 4. Pelaksanaan KP yang merupakan penjabaran kegiatan KP yang telah tercatat dalam Log Harian. Latar Belakang yang memuat uraian tetang pentingnya KP dan alasan mahasiswa melaksanakan KP di instansi terkait. Panjang Laporan dibuat sekitar 10. Sarana dan Prasarana. Isi . Sistem Jaminan Kualitas. Partisipasi Sosial Instansi.

. Daftar Pustaka.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 171 menggunakan kertas HVS minimal 70 g/m2. Nomor halaman bagian awal menggunakan huruf romawi kecil diletakkan dibagian kanan bawah dan bagian berikutnya menggunakan angka Arab diletakkan di kanan atas kecuali pada Bab baru diletakkan di bagian kanan bawah.7 cm) dengan batas tepi atas dan kiri 4 dan kanan dan bawah 3 cm. dan Baris dalam Tabel menggunakan Spasi 1. tidak perlu mengacu format dan tata tulis laporan KP STTN. Gambar dan Tabel diberi nomor dengan angka Arab. Ruangan yang tersedia harus dimanfaatkan seefisien mungkin sehingga tidak ada ruang-ruang yang tidak termanfaatkan dengan baik. Pengetikan Huruf yang digunakan adalah Times New Roman 12 pitch. Nomor dan nama Gambar diletakkan di bawah Gambar sedang Nomor dan Nama Tabel diletakkan di atas Tabel dengan posisi center. spasi ganda kecuali untuk Intisari. 2. Ukuran Kertas yang digunakan adalah A4 (21 cm x 29. 3. Bahasa Bahasa yang digunakan dalam penulisan adalah bahasa yang lazim dalam tata tulis ilmiah. 5. Abstrak. 4. Lain-lain Bagi perusahaan / instansi yang mempunyai format dan tata tulis laporan Kop tersendiri.

172 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

TUGAS AKHIR Tugas akhir yang harus diselesaikan oleh seorang mahasiswa untuk memperoleh sebutan Sarjana Sains Terapan adalah menyusun sebuah Tugas Akhir dan mempertanggungjawabkannya di depan Dewan Penguji Tugas Akhir. TA juga bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam berkehidupan bersama. A. sedang untuk mendapatkan data atau membuat perancangan/peralatan dapat dikerjakan di luar STTN. pengembangan analisis. Tugas Akhir merupakan karya ilmiah tertulis yang disusun oleh mahasiswa program D-IV berdasarkan hasil penelitian. yang dilakukan secara seksama dengan bimbingan pembimbing yang berkompeten. Mahasiswa yang menyusun Tugas Akhir dapat menempuh mata kuliah ulang atau perbaikan nilai sebanyak-banyaknya 8 SKS dengan persetujuan Dosen Wali. KETENTUAN-KETENTUAN TERKAIT DENGAN TA 1. Di samping melatih mahasiswa untuk menyusun karya ilmiah yang baik. Pelaksanaan TA secara prinsip berada di STTN. penerapan teknologi. Jangka waktu pelaksanaan TA adalah sesuai jangka waktu saat mengambil TA dalam KRS. pembuatan model. rancang bangun. pengkajian/analisis sistem. pengujian laboratorium. . 2. B. Telah menempuh kurikulum Program Studi sampai dengan Semester VII dengan indeks prestasi kumulatif minimal 2.56 dan nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. termasuk menjunjung tinggi etika profesi. Setiap SKS TA setara dengan penyelesaian kegiatan efektif mahasiswa selama 65-85 jam. dan berkomunikasi secara efektif.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 173 BAB IX. 2. Tugas Akhir (TA) di STTN diberi beban 5 SKS. PROGRAM STUDI DAN TUJUAN Mahasiswa diperkenankan melaksanakan Tugas Akhir dengan persyaratan akademik sebagai berikut: 1. atau perancangan/pembuatan sistem.

jika disetujui Pengurus Jurusan memproses sampai ditetapkannya Dosen Pembimbing I dan Pembimbing II. 11. 4. Rencana Kerja. Rencana/Cara Kerja TA. dan Jadwal pelaksanaan. Asumsi dan Batasan Masalah. Pendahuluan yang mencakup: Latar belakang. Pengurus Jurusan mengkaji Usulan TA mahasiswa. Rumusan Masalah. Keaslian TA. sponsor dari pihak instansi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Apabila tidak memungkinkan pembimbing hanya dari dosen STTN maka pembimbing II dimungkinkan selain dosen STTN. Landasan Teori. meliputi: Tempat. Apabila mahasiswa mengerjakan TA di luar STTN maka pembimbing yang ditunjuk oleh instansi tersebut menjadi pembimbing instansi/lapangan. 9. Setelah dipandang cukup. Pada hakekatnya semua biaya pelaksanaan TA adalah menjadi tanggung jawab mahasiswa. dan Hipotesis. 7. tetapi mahasiswa diperkenankan untuk mendapatkan bantuan. Daftar Pustaka 10. Judul TA dan Identitas Mahasiswa pengusul. Pembimbing I dan pembimbing II adalah dosen STTN. 8. dan. mahasiswa mengajukan Usulan TA / Proposal TA kepada Jurusan terkait yang setidak-tidaknya memuat: 6. Alat. 13. Dalam hal mahasiswa mengerjakan TA di instansi di luar STTN maka mahasiswa mengajukan surat permohonan untuk mengerjakan TA yang telah disetujui oleh Ketua Jurusan dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku pada instansi yang akan dituju dan semua biaya yang ditimbulkannya menjadi tanggung jawab mahasiswa. Bahan. 12. Setelah pembimbing TA ditetapkan maka segala urusan yang berkaitan dengan penyelesaian TA menjadi tanggung jawab mahasiswa dan pembimbing TA yang . Tinjauan Pustaka. 5.174 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 3. Setelah Pengurus Jurusan menyetujui Usulan TA dan Dosen Pembimbing telah ditetapkan maka mahasiswa berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing.

dan memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas TA. Mahasiswa melaksanakan TA dengan arahan Pembimbing I dan II (pembagian tugas Pembimbing ditentukan oleh Pembimbing I atau kesepakatan kedua pembimbing). Hasil konsultasi awal dengan Dosen Pembimbing berupa penyempurnaan Usulan TA (Proposal) yang sudah disetujui semua Pembimbing diserahkan kepada Jurusan dan Dosen Pembimbing. Mahasiswa membuat laporan TA sesuai dengan ketentuan. Latar Belakang. Bagian Awal terdiri atas: 1.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 175 bersangkutan. 18. Untuk TA yang. Setelah dipandang cukup. mahasiswa membuat makalah untuk diseminarkan di depan sivitas akademika STTN dipandu Dosen Pembimbing. 17. 16. b. 14. Setiap konsultasi dibuktikan dengan tandatangan pembimbing dalam lembar konsultasi. Daftar Singkatan dan Lambang beserta artinya. Daftar Isi 4. dibuat mengikuti format sebagai berikut. Jurusan dapat menyelenggarakan Seminar untuk menilai kelayakan awal Tugas Akhir. 15. Pendahuluan meliputi: a. Hasil seminar digunakan sebagai bahan untuk memperbaiki TA. C. USULAN/PROPOSAL TUGAS AKHIR Usulan TA yang diserahkan ke Jurusan harus sudah disetujui pembimbing. 2. Halaman Judul berisi Judul Usulan TA dan identitas mahasiswa pengusul. Seminar ini diharapkan menjadi ajang tukar menukar informasi dan diskusi ilmiah antar sivitas akademika STTN. sebagai sarana pengurus jurusan untuk mengaudit TA mahasiswanya. Bagian Utama terdiri atas: 1. Keaslian TA . 3. Halaman Persetujuan yang berisi persetujuan Pembimbing disertai tanggal pembimbing menyetujui.

nama . Intisari dan Abstract. Bagian Utama 3. Halaman Pengesahan. Identifikasi/Rumusan Masalah. alat. Daftar Lampiran. Kata Pengantar. Halaman Sampul Depan Halaman sampul depan memuat: Judul Tugas Akhir. Bagian Awal Bagian awal sebuah Tugas Akhir memuat Halaman Sampul Depan. Metode /Cara Kerja Jika berupa penelitian Laboratorium berisi Bahan. Halaman Judul. dan Cara Kerja. Tinjauan Pustaka. Tujuan Penelitian. Manfaat Penelitian 2. Bagian Awal 2. f. Landasan Teori. Daftar Pustaka D.176 c. Rencana Penelitian (atau disesuaikan dengan jenis TA) a. e. Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 b. Hipotesis 3. Daftar Lambang dan Singkatan. b. d. lambang STTN. Daftar Tabel. Batasan Masalah. Cara analisis data c. Halaman Pernyataan. yaitu: 1. ISI TUGAS AKHIR Secara umum Tugas Akhir terdiri atas 3 bagian. Jika Waktu dan tempat juga merupakan informasi ilmiah. Daftar Gambar. Bagian Akhir 1. Daftar Isi. Jadwal Penelitian 4. Dasar Teori meliputi a. c. maka dua hal itu harus dituliskan pada awal bagian ini.

Daftar Isi Daftar Isi dimaksudkan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang isi TA dan sebagai petunjuk bagi pembaca yang ingin melihat suatu bagian TA. Halaman Persetujuan Jurusan. ucapan terima kasih. dibuat di tengah dengan ukuran proporsional. hijau untuk Prodi Teknokimia. Judul Tugas Akhir dibuat sesingkat-singkatnya. . Pengesahan oleh Insntansi Tempat pelaksanaan TA. Program Studi. Dalam Daftar Isi tertera urutan Judul bab. penjelasanpenjelasan singkat seperti tempat dan waktu pelaksanaan TA. Halaman Pengesahan STTN. STTN dan tahun Tugas Akhir selesai. bagi yang melaksanakan TA di luar STTN. Halaman Judul Isi Halaman Judul sama dengan Halaman Sampul Depan tetapi diberi nomor halaman ii romawi kecil dengan kertas HVS putih. Halaman Pengesahan Halaman Pengesahan meliputi: a. judul sub bab. Kata Pengantar Kata Pengantar mengandung uraian singkat tentang maksud TA. c. Halaman Pernyataan Halaman ini berisi pernyataan bahwa isi TA tidak merupakan jiplakan. tetapi jelas dan menunjukkan dengan tepat isi Tugas Akhir. kuning untuk Prodi Elin. judul anak sub bab disertai dengan nomor halamannya. dan merah untuk Prodi Elmek. Jurusan. Warna Sampul Depan disesuaikan dengan Bendera Program Studi. Tulisan-tulisan dan Lambang Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir pada halaman Sampul.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 177 dan nomor mahasiswa. dan harapan-harapan. b. juga bukan karya orang lain.

serta Kesimpulan dan Saran. Landasan Teori. serta hasil dan rekomendasi yang diberikan. rumusan masalah.178 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Daftar Gambar Daftar Gambar berisi urutan gambar beserta judul setiap gambar dan nomor halamannya. berisi uraian singkat tetapi lengkap tentang latar belakang. dan Hipotesis). Daftar Lampiran Daftar Lampiran perlu dibuat jika TA memiliki banyak lampiran. Jika jumlah tabel dalam TA tidak terlalu banyak. tujuan. Halaman ini tidak diperlukan jika jumlah gambar dalam TA tidak terlalu banyak. 2. bila jumlahnya cukup banyak. Arti Lambang dan Singkatan Arti lambang dan singkatan yang dipergunakan dalam TA disertai dengan arti dan satuannya. PENDAHULUAN Pendahuluan memuat latar belakang. Metodologi. Intisari/Abstrak Intisari/Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia. cara. Intisari dapat ditulis dalam 3 alinea dan panjangnya tidak boleh lebih dari 1 halaman dengan ketikan 1 spasi. I. Latar belakang . Bagian Utama Bagian Utama TA memuat Pendahuluan.1. Dasar Teori (Tinjauan Pustaka. 1. asumsi dan batasan masalah. Hasil dan Pembahasan. dan manfaat. Daftar ini disusun urutan judul lampiran beserta nomor halamannya. Daftar Tabel Daftar Tabel memuat urutan tabel beserta nama dan nomor halamannya. Abstract Abstract merupakan terjemahan Instisari ke dalam Bahasa Inggris. disusun dalam daftar. tujuan. halaman ini tidak diperlukan.

biasanya dituliskan dalam satu alinea yang sudah menyatakan secara jelas persoalan yang akan diselesaikan dalam TA. Bagian inilah yang harus dijawab dengan kesimpulan.2. DASAR TEORI Dasar Teori berisi Tinjauan Pustaka.3. masyarakat. 1. 1. dan bagi pembangunan Negara dan bangsa.1.5. 2. 1. termasuk manfaat bagi ilmu pengetahuan.6. Rumusan Masalah Rumusan Masalah merupakan penarikan kesimpulan dari bagian Latar Belakang. dan Hipotesis.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 179 Bagian ini memuat uraian dan pembahasan yang menjadi latar belakang perlunya dilakukan penelitian (sesuai topik TA yang dipilih). Asumsi dan batasan Masalah Asumsi dan Batasan Masalah berisi penjelasan tentang asumsi-asumsi yang diambil dalam melaksanakan TA. Tujuan Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) Tujuan penelitian (atau sesuai topik TA yang dipilih) menyebutkan secara spesifik tujuan yang ingin dicapai melali kegiatan penelitian/topik yang dipilih. 1. Fakta-fakta yang dikemukakan sedapat . Keaslian TA Bagian ini memuat uraian unsur baru penelitian/TA yang diajukan atau hal-hal yang membedakan dengan penelitian sebelumnya. Manfaat Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) Bagian ini berisi manfaat yang dapat diraih dari kegiatan TA. Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka memuat uraian sistematis tentang informasi dan atau hasil-hasil penelitian terdahulu dan yang ada hubungannya (relevan) dengan TA yang akan dilakukan.4. Hal ini berfungsi untuk menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan dalam TA memang benar-benar diperlukan. II. serta berisi batasan-batasan permasalahan yang diambil untuk lebih memfokuskan kegiatan TA. Landasan Teori. 1.

Untuk penelitian di laboratorium. Semua sumber yang dipakai harus disebutkan dengan mencantumkan nama belakang penulis dan tahun penerbitan. 3. 3. cara penyiapan. atau dengan memberi nomor sesuai urutan pengacuan dan harus sesuai dengan penulisan dalam Daftar Pustaka. Bahan atau materi Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) harus dinyatakan spesifikasinya selengkap mungkin. Landasan Teori diperlukan agar penelitian itu bukan sekedar percobaan coba-coba (trial and error) saja melainkan sudah dikaji dengan baik. dan kesulitan-kesulitan serta cara pemecahannya.180 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 mungkin diambil dari sumber aslinya. definisi. metode/jalan penelitian. dan informasi yang disusun secara sistematis yang mempunyai fungsi memperjelas dan mempertajam ruang lingkup dan variabel yang akan diteliti. Alat yang dipergunakan untuk melaksanakan Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) diuraikan dengan jelas. jika diperlukan disertai dengan gambar. alat.1. Landasan Teori Landasan Teori merupakan alur logika atau penalaran yang merupakan seperangkat konsep. METODE PENELITIAN/CARA PENELITIAN Metodologi Penelitian (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) menjelaskan secara rinci hal-hal yang mencakup bahan. 2. tidak terjadi salah langkah.2. . serta mengendalikan penelitian yang akan dilaksanakan.3. 2. Hal ini perlu dilakukan agar jika ingin dilakukan pengujian ulang. dan susunan kimia bahan yang dipakai. haruslah disebutkan asal. tingkat ketelitian alat/metode. sifat fisis. III. Hipotesis Hipotesis berupa pernyataan singkat yang merupakan jawaban sementara dari permasalahan yang akan diselesaikan. perkiraan dan pemandu menemukan fakta.2.

4. Kesimpulan dan saran harus dinyatakan terpisah. Pada alinea pertama. foto. termasuk cara pengumpulan data dan sejenisnya. agar peneliti berikutnya yang berkecimpung dalam bidang sejenis terhindar dari kesulitan itu. 4. Jika tempat dan waktu pelaksanaan TA merupakan informasi ilmiah yang berkaitan TA maka hal ini harus dicantumkan sebelum Bahan. .5. HASIL DAN PEMBAHASAN Bagian ini memuat hasil dan analisis pembahasan yang bersifat terpadu dan bisa jadi tidak dapat dipecah menjadi sub bagian tersendiri. agar pembaca lebih mudah mengikuti uraian.1. atau secara statistik. atau bentuk lain yang ditempatkan sedekat-dekatnya dengan pembahasan. grafik. 5. IV.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 181 3. sebaiknya dikemukakan bahwa hasil dapat dijumpai pada daftar dan gambar yang nomornya disebutkan. (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih) 3. Jalan penelitian berupa uraian lengkap dan rinci tentang langkahlangkah yang telah diambil pada pelaksanaan penelitian. Hasil. 3. kunatitatif. berisi tentang penjelasan teoritis baik secara kualitatif. tentang hasil yang diperoleh. Di samping itu.3. Pembahasan. (atau disesuaikan dengan topik TA yang dipilih). V.1.2. 4. Kesulitan-kesulitan yang timbul selama penelitian dan cara pemecahannya perlu ditampilkan. Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari hasil dan pembahasan untuk membuktikan kebenaran hipotesis. gambar. hasil sebaiknya juga dibandingkan dengan hasil yang telah diperoleh oleh penulis terdahulu. KESIMPULAN DAN SARAN Bagian ini berisi Kesimpulan terhadap hasil yang telah dilakukan serta saran untuk perbaikan atau pengembangan perlu dilakukan. sedapat mungkin disajikan dalam bentuk tabel.

a. Daftar Pustaka Daftar Pustaka disusun dengan sistem Desitasi atau sistem Havard secara konsisten disesuaikan dengan teknik pengacuan dan penulisan Daftar Pustaka yang lazim untuk masyarakat ilmiah. 3. Telah dinyatakan lulus ujian komprehensif dengan surat keterangan dari Jurusan. Saran bukan merupakan keharusan.2. Mahasiswa meminta persetujuan Jurusan bahwa TA sudah siap diujikan dengan menunjukkan: a. Laporan TA yang sudah disetujui oleh pembimbing.182 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 5. tanpa nilai E. Lembar konsultasi TA. Lampiran Lampiran dipakai untuk menempatkan data atau keterangan lain yang berfungsi untuk melengkapi uraian yang telah disajikan dalam Bagian Utama TA. Perbaikan nilai yang diumumkan setelah Ujian TA dianggap tidak ada. Ketua Jurusan mengusulkan Susunan Dewan Penguji. UJIAN TUGAS AKHIR 1. 3. yang meliputi 1 (satu) orang Ketua Dewan Penguji merangkap anggota dan 2 . nilai D sebanyak-banyaknya 15 %. Daftar nilai hasil studi keseluruhan dengan IPK minimal 2. b. d. Saran dibuat berdasarkan pengalaman dan pertimbangan penulis untuk kelanjutan/perbaikan dari yang sudah dicapai. b. E. Bukti sah telah melaksanakan dan mengikuti Seminar. Ujian TA merupakan Ujian terakhir bagi seorang mahasiswa. 2. disahkan oleh ka BAAK atau pejabat yang ditunjuk. Bagian Akhir Bagian Akhir sebuah TA terdiri atas Daftar Pustaka dan Lampiran. e. c.56. untuk disetujui Puket I.

9. 8. c. Jika dinyatakan lulus. Surat Keterangan Lunas Administrasi yang dikeluarkan oleh Subbag Keuangan (khusus mahasiswa yang mempunyai kewajiban adminitrsai keuangan). 11. Mahasiswa membawa bahan pendukung. Surat Undangan Pengujian dan Naskah TA harus sudah diterima penguji selambat-lambatnya 24 jam sebelum pelaksanaan ujian.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 183 orang anggota Dewan Penguji lain. 5. Sub Bag. Bag. Mahasiswa membuat kesepakatan jadwal ujian dengan para pengujinya. 4. 12. Pada saat pelaksanaan ujian. Mahasiswa mendaftarkan Ujian TA ke Sub Bag. jika dinyatakan lulus dengan perbaikan pemimpin sidang harus mengisi Lembar Revisi TA. KSB. berdasi bagi penguji pria. Akademik dan Pengajaran untuk keperluan Rapat Yudisium. Pembimbing. 10. 13. Ketua Dewan Penguji dan atau Pembimbing TA menyampaikan ucapan selamat dan pesan-pesan moral kepada yang bersangkutan. Akademik dan Pengajaran mengisi Formulir yang disediakan yang dilampiri: a. Persetujuan Jurusan (dari butir 2 lengkap). Setelah Rapat Yudisium berkas di distribusikan ke fihak yang berkepentingan. . Setelah Ujian. mahasiswa yang diuji berpakaian busana STTN dengan jas almamater dan bagi penguji berpakaian rapi. Semua Berkas Ujian dan Persyaratan Wisuda diserahkan ke Sub. Naskah TA 6. Kemahasiswaan dan Alumni memberikan persyaratan Wisuda untuk dilengkapi oleh mahasiswa. Mahasiswa meminta pengesahan TA dan menyerahkannya kepada Jurusan. b. Akademik dan Pengajaran menyurati Penguji serta menyiapkan berkas (semua berkas dari mahasiswa dan berkas lain untuk keperluan penilaian dll diberikan kepada Ketua Dewan Penguji) dan perlengkapan ujian 7. dan Perpustakaan STTN.

184 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 F. Bahan Sampul KP menggunakan kertas warna biru diperkuat dengan karton. Nilai Pembimbingan (bobot 30 %) selama pelaksanaan TA dari Pembimbing I dan II. Ukuran Kertas yang digunakan adalah A4 (21 cm x 29. Nilai Tugas Akhir diberikan setelah yang bersangkutan menyelesaikan perbaikan dengan mengkonversi nilai angka menjadi nilai huruf sebagai berikut: Nilai angka 80-100 70-79. Daftar Pustaka. Nomor dan nama Gambar diletakkan di bawah Gambar sedang Nomor dan Nama Tabel diletakkan di atas .99 Nilai huruf A B C G. Abstrak. TATA TULIS LAPORAN KP DAN TA 1. 3.99 60-69.7 cm) dengan batas tepi atas dan kiri 4 dan kanan dan bawah 3 cm. spasi ganda kecuali untuk Intisari. Cover TA menggunakan kertas warna sesuai dengan bendera Prodi diperkuat dengan karton. PENILAIAN TUGAS AKHIR Nilai Tugas Akhir ditentukan berdasarkan kriteria: 1. Gambar dan Tabel diberi nomor dengan angka Arab. dan Baris dalam Tabel menggunakan Spasi 1. 3. Pengetikan Huruf yang digunakan adalah Times New Roman 12 pitch. Nomor halaman bagian awal menggunakan huruf romawi kecil diletakkan dibagian kanan bawah dan bagian berikutnya menggunakan angka Arab diletakkan di kanan atas kecuali pada Bab baru diletakkan di bagian kanan bawah. Isi menggunakan kertas HVS minimal 70 g/m2. Nilai Isi Tulisan TA (bobot 40 %) yang diberikan oleh Dewan Penguji. 2. 2. Nilai Ujian Lisan (Bobot 30 %).

. 2. Format dan tata penulisan TA selain jenis penelitian mengikuti kaidah ilmiah yang lazim sesuai jenis karya ilmiah yang diajukan. Lain-lain 1. 4.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 185 Tabel dengan posisi center. Ruangan yang tersedia harus dimanfaatkan seefisien mungkin sehingga tidak ada ruang-ruang yang tidak termanfaatkan dengan baik. Ujian lisan TA/Pendadaran dilaksanakan menggunakan Bahasa Inggris. Bahasa Bahasa yang digunakan dalam penulisan KP dan TA adalah bahasa yang lazim dalam Tata Tulis ilmiah.

186 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 .

kewajiban. Ormawa adalah organisasi mahasiswa di tingkat program studi. TUJUAN DAN FUNGSI 1. A. penghargaan. 2. Pihak yang berwenang adalah pihak yang mempunyai hak menetapkan dan menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran. 8. Fungsi tata tertib adalah : . jurusan. Hak adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahasiswa dalam mencapai tujuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan Sekolah Tinggi. Pelanggaran adalah setiap perbuatan/tindakan yang bertentangan dengan segala sesuatu yang tercantum dalam tata tertib ini. KETENTUAN UMUM Dalam tata tertib mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir yang dimaksud: 1. Tata tertib adalah aturan-aturan tentang hak. Mahasiswa adalah mahasiswa STTN yang terdaftar pada semester yang berjalan. menjalankan tata tertib serta bebas berpartisipasi pada kegiatan ekstra dan ko kurikuler yang diminati. pelanggaran. 3. serta sanksi bagi mahasiswa STTN. Sanksi adalah hukuman yang dikenankan kepada mahasiswa yang melanggar tata tertib ini.BATAN selama aktif mempunyai hak dan kewajiban: memperoleh fasilitas pendidikan. Tujuan tata tertib adalah untuk meciptakan suasana kampus Tri Dharma Perguruan Tinggi 2. B. 6. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa demi tercapainya tujuan sesuai dengan ketentuan. 4. 5. 7. KEMAHASISWAAN Mahasiswa STTN .Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 187 BAB X.

atau mengganggu ketertiban. dan kritik secara proporsional untuk kemajuan STTN-BATAN. . pelanggaran. memperoleh bimbingan dan masukan dari dosen untuk penelitian dan penulisan karya ilmiah. menggunakan kebebasan mimbar akademik secara bertanggungjawab untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). membantu tegaknya peraturan dan ketertiban di kampus STTN C. 2. 7. tenaga penunjang akademik. 10. sejauh tidak mengganggu hak-hak orang lain. 9. menyampaikan aspirasi yang berupa usul. memanfaatkan fasilitas STTN-BATAN dalam rangka kelancaran proses pembelajaran dan kegiatan akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan sanksi yang berlaku bagi mahasiswa STTN b. mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan dalam kampus sesuai dengan aturan yang berlaku. dan kemahasiswaan. HAK MAHASISWA Setiap mahasiswa STTN-BATAN berhak : 1. memperoleh perlindungan dari pemaksaan untuk kepentingan pribadi dosen. 4. 5. memperoleh pendidikan dan pengajaran pada program studi yang diminati sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku.188 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 a. 3. menjadi aturan atau petunjuk mengenai hak. tenaga administrasi. 12. 11. memperoleh informasi yang benar tentang prestasi belajar. memperoleh penghargaan dari STTN-BATAN atas prestasi yang dicapai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. mengemukakan pendapat atau ide dengan penalaran tinggi. memperoleh pelayanan di bidang akademik. dan atau mahasiswa lain. administrasi. 6. saran. 8. kewajiban. mendapatkan beasiswa bagi kemajuan belajarnya sejauh memenuhi persyaratan yang berlaku.

dan keamanan dalam kampus. memelihara sarana dan prasarana. menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan tepat waktu. mentaati peraturan akademik yang berlaku: a. kebersihan. 2. 9. . mengikuti perkuliahan dengan kehadiran tidak boleh kurang dari 80% untuk dapat mengikuti ujian kecuali mengajukan permohonan secara resmi dengan alasan yang kuat kepada Ketua STTN up. diikat apabila panjang. 4. 11. dosen. menjaga netralitas kampus dari kegiatan politik praktis. dan karyawan. 5. KEWAJIBAN MAHASISWA Setiap mahasiswa STTN-BATAN berkewajiban untuk : 1. 3. mengenakan seragam yang berlaku beserta atributnya. 10. bertata rias rapi. Mengikuti kuliah. belajar dengan tekun dan rajin agar memperoleh prestasi tinggi. praktikum. ketertiban. memeliharan suasana akademik di kampus dan menjunjung tinggi almamater dan menjaga kewibawaan serta memelihara nama baik STTN – BATAN. 7. 13. dan tidak berlebihan serta mengenakan sepatu secara baik dalam kampus. tidak menyalahgunakan fasilitas kampus untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kegiatan akademik dan kemahasiswaan.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 189 D. 12. sopan. 6. memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan. dan tugas-tugas akademik yang lainnya. Puket I. Mengembangkan sikap dan perilaku ilmiah b. 8. potongan rambut bagi mahasiswa pria pendek rapi dan bagi wanita rapi. saling menghormati sesama mahasiswa dan bersikap sopan terhadap pimpinan. menghargai kemajuan IPTEK. baik di tingkat universitas maupun fakultas. mematuhi dan memahami pelaksanaan segala peraturan akademik yang berlaku.

klompen atau sejenis. tidak menyalahgunakan peralatan atau fasilitas STTN-BATAN untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kegiatan akademik dan kemahasiswaan. F. menggunakan fasilitas kampus tanpa izin atau secara tidak semestinya. perkelahian. memalsu dokumen. mencuri dan kegiatan yang melanggar hukum. perselingkuhan. b. memiliki/menggunakan senjata api tanpa izin. tindakan berjudi. dan melakukan tindakan asusila yang lain. dan minum-minuman keras. melakukan hal-hal : a. 3. pencemaran nama baik. e. dengan sengaja merusak barang milik atau fasilitas STTN-BATAN atau dengan sengaja mempengaruhi orang lain untuk mengganggu kegiatan atau program resmi STTN-BATAN. bertindak atau melakukan perbuatan yang bertentangan dengan peraturan akademik maupun non akademik 2. menyimpan/ memperdagangkan/menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang. slop. c. dan bercelana sobek selama mengikuti kegiatan akademik dan kegiatan lainnya di kampus. LARANGAN BAGI MAHASISWA Setiap mahasiswa STTN – BATAN dilarang untuk : 1. menyontek. sepatu yang tumitnya diinjak. menggunakan fasilitas pihak luar tanpa izin. memakai sandal.190 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 E. melakukan tindakan plagiat. dan berpakaian kurang sopan. SANKSI Setiap mahasiswa STTN-BATAN yang melakukan pelanggaran tata tertib akan dikenakan sanksi : . d. mengganggu kegiatan akademik. melakukan pelecehan kehormatan. mengaktifkan telepon genggam ketika kuliah sedang berlangsung. merusak fasilitas kampus. madat. menimbulkan suara-suara yang mengganggu ketertiban kampus. 4. kekerasan.

4. dan atau satuan kerja tertentu. G.000. penangguhan sementara oleh jurusan atau STTN-BATAN. 3. mendapat bahan seragam 1 stel/tahun. FASILITAS PENDIDIKAN Fasilitas pendidikan yang diberikan oleh STTN pada tahun 2008 ini adalah: 1. 6. 3. hukuman percobaan. penggunaan Internet yang berada di Unit Komputer. . 4. yaitu sanksi yang diberikan bila mahasiswa tidak memenuhi standar perilaku yang ditetapkan STTN-BATAN baik peringatan dalam bentuk lisan maupun tertulis. 2. kesempatan mendapat SIB (Surat Ijin Bekerja) sebagai Operator Radiografi dan atau Petugas Proteksi Radiasi (PPR). Penilaian dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh Ketua STTN berdasarkan pertimbangan Senat STTN. 5. Asuransi Kesehatan Mahasiswa.-/bulan per mahasiswa. yaitu sanksi yang diberikan dalam bentuk larangan untuk mengikuti kegiatan akademik untuk jangka waktu tertentu. 7. Laboratorium & Perpustakaan yang memadai. PENGHARGAAN Penghargaan mahasiswa teladan diberikan kepada mahasiswa dengan menitik beratkan kepada kegiatan intra kurikuler dan kokurikuler tanpa mengabaikan penilaian pada kegiatan ekstra kurikuler. penggantian kerugian. peringatan. H. uang bantuan pendidikan Rp. 2.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 191 1. yaitu sanksi yang diberikan kepada mahasiswa yang terbukti melakukan perusakan atau bentuk kerugian yang lain atas fasilitas STTN-BATAN. beasiswa berprestasi dan beasiswa lain bagi yang memenuhi ketentuan. 50. yaitu sanksi yang diberikan dengan ketentuan mahasiswa yang dikenai hukuman itu masih dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan persyaratan tertentu dan akan diberikan hukuman yang lebih berat apabila melakukan pelanggaran dalam masa percobaan.

Beasiswa diberikan dalam bentuk pembebasan SPP selama 1 tahun.51 (≥ 3. keagamaan. olahraga.51). 2.56) tetapi ekonominya kurang mampu atau mengalami kesulitan dalam hal pembeayaan. BEASISWA STTN menyediakan 2 (dua ) jenis beasiswa. . STTN membentuk Dewan Perwakilan Mahasiswa yang anggotanya merupakan perwakilan dari setiap Program Studi yang ada. K. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dengan masa kepengurusan 1 (satu) tahun. Pemberian beasiswa ini didasarkan pada penilaian oleh Tim yang dibentuk oleh Ketua STTN.192 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 I. J. Kuliah Kapita Selekta. yaitu: 1. KEGIATAN KOKURIKULER Untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa STTN menyelenggarakan kegiatan Kokurikuler berupa Ujian SIB PPR. Beasiswa mahasiswa berprestasi diberikan kepada 1 (satu) orang mahasiswa setiap angkatan setiap prodi bagi mahasiswa yang memiliki IPT tertinggi dan sama dengan atau lebih dari 3. dan Etika Profesi. Beasiswa STTN diberikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik (IPT ≥ 2. dan seni. KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Sebagai wadah untuk menampung aspirasi mahasiswa. Studi Ekskursi. Untuk menyalurkan minat dan bakat dibentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sesuai kegiatannya yang meliputi kegiatan iptek. Kuliah Umum.

Dosen dan asisten terdiri dari dosen tetap dan tidak tetap. Namun. DOSEN JURUSAN TEKNOKIMIA NUKLIR Kurikulum Teknokimia Nuklir Perbandingan SKS nya adalah 70 % teori dan 30% praktikum. pengajaran. dan kepribadian mahasiswa di dalam proses pendidikan. Pengajar STTN yang meliputi dosen dan asisten disesuaikan dengan bidang ilmu dan kompetensi yang memadai. Dosen dan asisten tidak tetap berasal dari pusat penelitian di lingkungan BATAN dan dosen dari perguruan tinggi diluar STTN termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Negeri. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang keahliannya. . DOSEN Dosen mempunyai tugas melakukan pendidikan. serta memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam rangka pengembangan penalaran. mahasiswa juga dapat melaksanakan konsultasi baik secara kolektif maupun sendiri-sendiri dengan Pengelola STTN (Pimpinan dan Pejabat terkait). Konsultasi secara kolektif dilaksanakan secara terkoordinir oleh BEM STTN. dan proses pendidikan. Untuk mendukung kurikulum tersebut. minat. Kalau dihitung jam efektif. A. karena 1 SKS Praktikum adalah Kegiatannya 3 x lebih lama dari Praktikum. Disamping dengan dosen wali yang bersangkutan. minat.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 193 BAB XI. maka Perbandingan Teori dan praktek adalah 44 % teori dan 56 % Praktek. Syarat pendidikan minimal dosen STTN adalah S-1/D-IV dan terus ditingkatkan sampai minimal berpendidikan S-2/Sp-1. Jadwal konsultasi disesuaikan dengan pola pembimbingan dari Dosen yang besangkutan. kepribadian. Di samping itu dosen juga diberi tugas rutin sebagai Pembimbing Akademik atau Dosen Wali. Tugas pengajaran diberikan kepada Dosen disesuaikan dengan bidang keahliannya. Mahasiswa berhak memperoleh bimbingan dari Dosen Wali dalam rangka pengembangan penalaran. khusus untuk bimbingan perencanaan perkuliahan disesuaikan dengan kalender akademik STTN.

Daftar Dosen/Asisten Jurusan Teknokimia Nuklir Bidang Kompetensi No 1. SST Esis Witanto. Giyatmi. Wisnu Aryawardhana Ir. NIP 330002043 Bidang Ilmu S3 Teknik Kimia S1 Teknik Nuklir S1 Teknik Nuklir S2 Metalurgi S2 Lingkungan Ket.Md. M. Dosen dan asisten terdiri dari dosen tetap dan tidak tetap. Dr. A. Noor Anis Kundari.Si. Dosen dan asisten tidak tetap berasal dari pusat penelitian di lingkungan Batan dan dosen dari perguruan tinggi di luar STTN termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Negeri. Sudaryo Ir. M. A. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Nama Prof. ST Agus Sutopo. 330001701 330001374 330001448 Lingkungan dan Teknik Nuklir Proses Ilmu Bahan dan Teknik Kimia Teknik Kimia dan Lingkungan Teknik Kimia OTK & Proses Kimia Analisis dan Teknik Nuklir Teknik Kimia SL Proses Kimia Proses Kimia 330002897 330003885 330004421 S2 Teknik Kimia S1 Teknik Nuklir DIV Teknokimia Nuklir 330004018 330004032 330001206 330001187 S1 Teknik Kimia DIII PATN DIII PATN . Ir. Bangun Wasito. Ir.Md. Siswantoro. ST Maria Christina Prihatiningsih.Sc.194 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 perkuliahan di Jurusan Teknokimia Nuklir didukung oleh dosen-dosen dan asisten dengan bidang ilmu dan kompetensi yang memadai. MT Sugili Putra. Kris Tri Basuki Ir.

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

195
330002283 330002098 330005379

12 13 14

Suryo Rancono, SST Siti Umi Sholikhati, SST Kartini Megasari, SST

D-IV STTN D-IV STTN DIV Teknokimia Nuklir DIV Teknokimia Nuklir

Proteksi Rad Kimia Teknokimia

15

Deni Swantomo, SST

330005380

Teknokimia

SL

SL=Studi lanjut

B. DOSEN JURUSAN TEKNOFISIKA NUKLIR Kurikulum Teknofisika Nuklir Perbandingan SKS nya adalah 70 % teori dan 30% praktikum. Kalau dihitung jam efektif, karean 1 SKS Praktikum adalah Kegiatannya 3 x lebih lama dari Praktikum, maka Perbandingan Teori dan praktek adalah 44 % teori dan 56 % Praktek. Untuk mendukung kurikulum tersebut, perkuliahan di Jurusan Teknofisika Nuklir didukung oleh dosen-dosen dan asisten dengan bidang ilmu dan kompetensi yang memadai. Dosen dan asisten terdiri dari dosen tetap dan tidak tetap. Dosen dan asisten tidak tetap berasal dari pusat penelitian di lingkungan Batan dan dosen dari perguruan tinggi diluar STTN termasuk dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Negeri. Daftar Dosen/Asisten Jurusan Teknofisika Nuklir No 1 Nama Dr. Anwar Budianto, DEA Drs. Supriyono, MSc NIP 330002158 Bidang Ilmu S3 Fisika: Optoelektronika Bidang Kompetensi Laser optik Komputasi, Modeling dan Simulasi Ket.

2

330003241

S2 Matematika

196 Ir. Djiwo Harsono, M.Eng Ir. Surakhman Ir. M. Khoiri Ir. Aliq, MT Ir. Dwi Priyantoro, Msi. Toto Trikasjono, ST, M.Kes Ir. Zaenal Abidin, M.Kes. Joko Sunardi, S.ST Ir. Sigit Purnomo Ir. Bangun Pribadi Sudiono, SST Drs. Djoko Maryanto Sukarman, ST Suroso, SST Toto Dermawan, SST

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

3 4 5 6 7

330003188 330001563 330003822 330003832 330003494

S2 Komputer

Computer Engineering

S1 Teknik Nuklir Proteksi Radiasi S1 Teknik Nuklir Thermohidrolik S2 Instrumentasi & Kontrol S2 Fisika Simulasi Sistem & Kontrol Fisika Dasar SL SL

8

330001900

9 10 11 12 13 14 15 16 17

330003830 330002119 330003586 330004902 330002120 330003570 330004914 330004062 330004631

Instrumentasi S2 Teknik Nuklir Nuklir, Proteksi Radiasi Instrumentasi S2 Teknik Nuklir Nuklir, Proteksi Radiasi DIV Elektronika Elektronika Instrumentasi Analog S1 Teknik Proteksi Radiasi Nuklir S1 Teknik Mesin DIV Elektronika Instrumentasi S1 Fisika Instrumentasi S1 Teknik Elektro DIV Elektromekanik DIV Elektromekanik Teknologi bahan Elektronika Nuklir Teknik Radiografi Kendali Elektromekanik Elektromekanik SL

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

197 DIV Elektromekanik DIV Elektromekanik DIV Elektromekanik S1 Teknik Elektro SI Fisika DIV Elektronika Instrumentasi DIV Elektronika Instrumentasi DIV Elektronika Instrumentasi

18

19 20 21 22 23 24

Budi Suhendro, SST Ign. Agus Purbhadi W, SST Yadi Yunus, SST Ir. H. Suyamto Drs. Subari Santoso Sutanto, SST

330004912

Elektromekanik

330004918 330002236 330002149 330002576 330005382

Elektromekanik Elektromekanik Teknik Elektro Instrumentasi Instrumentasi Instrumentasi Instrumentasi SL SL

Muhtadan, 330005381 SST Nugroho Tri 330001182 25 Sanyoto, SST SL=Studi lanjut

C. EVALUASI KINERJA DOSEN Setiap akhir semester kinerja setiap dosen dievalusi berdasarkan: 1. Evaluasi oleh mahasiswa dengan mengisi angket. 2. Jumlah kehadiran dan kedisiplinan menyerahkan nilai akhir. 3. Hasil karya dosen yang dilaporkan dalam Daftar Riwayat Hidup yang disertai dokumen lengkap.

198

Pedoman Akademik STTN BATAN 2008

BAB XII. PENUTUP Pedoman akademik ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali menurut keperluan sesuai dengan situasi yang berkembang dalam jangka waktu paling lama 5 tahun. Setelah ditetapkan, pimpinan STTN wajib mensosialisasikan Pedoman ini kepada sivitas akademika STTN serta pejabat terkait. Kopi Pedoman dalam bentuk tercetak dan file elektronik tersimpan di Perpustakaan STTN, dapat dibaca dan dipinjam oleh sivitas akademika STTN maupun pihak lain yang berkepentingan. Anggota Senat STTN dapat mengajukan peninjauan kembali Pedoman Akademik ini disertai dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Rincian lebih lanjut mengenai peninjauan Pedoman Akademik STTN diatur dalam prosedur tersendiri. Hal-hal yang belum diatur dalam Pedoman Akademik ini akan diatur tersendiri.

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 71 tahun 2001 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Badan Tenaga Nuklir Nasional. Badan Tenaga Nuklir Nasional. 1954. 200.. Keputusan Kepala BATAN Nomor 360/KA/VII/2001 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir.Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 199 DAFTAR PUSTAKA Harper. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 178/U/2001 tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 tentang Kurukulum Inti Pendidikan Tinggi. J. A Guide Book”. Keputusan Kepala BATAN Nomor 542/KA/XI/2002 tentang Statuta Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir. Vienna Austria 1986. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Perguruan Tinggi. “Manpower Development for Nuclear Power. IAEA (1980). “Chemical Engineering in Practice” IAEA – TRS 266. IAEA. Badan Tenaga Nuklir Nasional. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi. . Technical Reports Series No.I. Engineering and Science Education for Nuclear Power.

Jakarta 1987 Soentono..200 Pedoman Akademik STTN BATAN 2008 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 1999 tentang Sistem Pendidikan Tinggi. 279. Undang-undang Republik Ketenaganukliran. “Nuclear Power Project Management”. Technical Reports Series No. Sears and Zemansky. Vienna 1988. “Nuclear Power Project Management”. Yogyakarta. Indonesia Nomor 10 tahun 1997 tentang Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. . “Bahan Pidato” Di Depan Civitas Akademika STTN. IAEA. IAEA Vienna 1988. Fisika Universitas. Technical Reports Series No. Erlangga. S. 279. 2005.