|odel|odel Asuhan KebIdanan
Created 8y :
8ulan SImanjuntak
NazrI NasutIon
|ayna Anastasya
Nona TrI AgIsta
FomIanna SItumorang
SItI AIsyah Pohan
Soraya Yus
7anny PrayutrI SIregar
WahyunI KartIka SarI
YelnI
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 2011 2
A. Pendahuluan
0alam melaksankan tanggung
jawabnya seorang bIdan harus
mengertI model konseptual
asuhan kebIdanan. Asuhan
kebIdanan dapat dImengertI
melaluI teorIteorI model
konseptual kebIdanan dan
macammacam asuhan kebIdanan
TeorI Famona T. |ercer
hercer
ahasan
Efek stress
antepartum
PencapaIan peran Ibu
Efek Stress Antepartum
Tujuan
hemberIkan dukungan seIama
hamII untuk mengurangI Iemahnya
IIngkungan serta dukungan sosIaI
serta kurangnya kepercayaan dIrI
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 J
Stress yang dIsebabkan oleh
adanya resIko kehamIlan akan
mempengaruhI penIlaIan dIrI
terhadap status kesehatan.
Penghargaan dIrI, status
kesehatan dan dukungan sosIal
mempunyaI efek langsung yang
posItIf terhadap penguasaan.
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 4
4 Langkah PencapaIan Peran bu
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 5
ntIcIpatory
FonnaI
InformaI
PersonaI
Yang dimulai setelah bayi lahir yaitu pada 3 bulan
sampai 7 bulan post partum
4 Faktor Semasa AdaptasI
8Idan yang dIharapkan mercer dalam teorInya
membantu wanIta dalam melaksanakan
tugasnya yang berhubungan dengan adaptasI
peran Ibu dan mengIdentIfIkasI factor apa yang
mempengaruhI peran Ibu dalam pencapaIan
peran Ibu dalam pencapaIan peran, fungsI dan
kontrIbusI darI stress antepartum
PhysIcaI
Pecovery
Phase (LahIr-
1 uIan)
chIevement
Phase (2- 4l5
uIan)
0IsruptIon phase
(6-8 buIan)
PeorganIsatIon
Phase (8 -12
uIan)
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 6
TEDPI PEV PUIN
Penekanan FubIn dalam teorI
maupun penelItIan yang dIlakukannya
adalah pencapaIan peran Ibu.
|enurut FubIn untuk mencapaI peran
tersebut seorang wanIta
membutuhkan proses beIajar melaluI
serangkaIan aktIfItas berupa latIhan.
0alam proses InI wanIta dIharapkan
dapat mengIdentIfIkasI bagaImana
seorang wanIta mampu mengambIl
peran seorang Ibu.
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 7
Perubahan yang umumnya terjadI
pada wanIta pada waktu hamII :
- Cenderung lebIh tergantung dan
membutuhkan perhatIan yang lebIh
|embutuhkan sosIalIsasI
Tahapan psIkososIaI (psIkososIaI stage):
- AntIcIpatory Stage
- Honeymoon Stage
- Plateu Stage
- 0Isengagement
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 8
spek yang
dIIdentIfIkasI daIam
peran Ibu
ambaran tentang
Idaman
ambaran tentang dIrI
ambaran tubuh
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 9
Tahap
Fase
aktIvItas
sebeIum
menjadI
seorang
Ibu
Tahap
Fase
aktIvItas
sebeIum
menjadI
seorang
Ibu
LettIng Dn LettIng Dn
LettIng n LettIng n
LettIng o LettIng o
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 10
#ejection
Introjection
Projection
TEDPI JEN LL
"TeorI kursI goyang
keseImbangan emosIonaI Ibu"
Tujuan : agar Ibu menjadI
seseorang yang melaksanakan
tugasnya sebagaI Ibu baIk fIsIk
maupun psIkologIs
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 11
TeorI 8all
TeorI
perubahan
TeorI
stress,
copIng dan
support
TeorI dasar
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 12
ipotesa Ball : Persiapan yang sudah
diantisipasi oleh bidan dalam masa post
natal akan mempengaruhi respon
emosional wanita terhadap perubahan
yang dialaminya pada proses kelahiran
anak
0aIam teorI kursI goyang, kursI
yang dIbentuk daIam tIga eIemen:
- Pelayanan IdentItas
- Pandangan masyarakat terhadap
kelurga.
- SIsI penyanggah support terhadap
keprIbadIan wanIta.
Kesejahteraan keIbuan seorang
wanIta sangat tergantung terhadap
efektIfItas ketIga eIemen tersebut.
JIka kursI goyang tIdak bIsa dItegakkan
maka tIdak nyaman untuk dIdudukI
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 1J
TeorI jean baII daIam konsep :
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 14
Woman
Environment
Health
Self
Midwifery
Wanita yang boleh dikatakan sejahtera
setelah melahirkah sangat tergantung pada
personality kepribadiannya, sistem dukungan
pribadi dan dukungan yang dipersiapkan
pelayanan maternitas
TEDPI EL JDY LENPhN
8Idan dIharapkan dapat melIhat
semua aspek praktIk memberIkan
asuhan pada wanIta hamIl dan
memberIkan pertolongan pada
persalInan.
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 15
8 Konsep 0aIam
PeIayanan ntenataI
- Asuhan yang berkesInambungan.
- Keluarga sebagaI pusat asuhan.
- PendIdIkan dan konselIng
merupakan bagIan darI asuhan.
- TIdak ada IntenensI dalam asuhan.
- FleksIbIlItas dalam asuhan.
- KeterlIbatan dalam asuhan.
- AdvokasI darI klIen.
- Waktu.
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 16
horten meIakukan ujI pada
konsep yang dIbuat oIeh
Lenrman, mendapatkan 3
konsep baru :
- TehnIk therapeutIc.
- Pemberdayaan
- Hubungan sesama
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 17
TEDPI DPEh
Drem menamakan teorI sel]
ccre de]ct sebagaI teorI umum
dalam keperawatan.
da 3 teorI yang terkaIt dI
daIamnya yaItu:
- Self care theory
- Self care defIcIt theory
- NursIng system theory
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 18
TEDPI EPNESTINE WIE0EN
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 19
iedenbach mengembangkan teorinya secara
induktiI berdasarkan pengalaman dan observasinya
dalam praktek.
onsep yang luas menurut wiedenbach yang
nyata ditemukan dalam keperawatan yaitu:
1). The agent : perawat, bidan atau orang lain
2). The recipient : wanita, keluarga, masyarakat
3). The goal : metode untuk mencapai bantuan
4). The Iramework : organisasi sosial, lingkungan
proIessional.
ConclusIon...
|odel merupakan contoh
untuk menggambarkan sesuatu.
Ada beberapa model teorI dalam
praktek kebIdanan yang bIsa
dIjadIkan acuan. Sedangkan
model asuhan kebIdanan Itu
sendIrI adalah kehamIlan dan
persalInan merupakan suatu
proses kehIdupan yang normal.
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 20
11/7/2011 0 7 8Idan PendIdIk Poltekes Kemenkes |edan 201 21