P. 1
Fungsi Sloof Dan Cara Menghitung Kebutuhan Material Sloof

Fungsi Sloof Dan Cara Menghitung Kebutuhan Material Sloof

|Views: 1,817|Likes:
Dipublikasikan oleh MArga AqSa PuMa

More info:

Published by: MArga AqSa PuMa on Dec 20, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

FUNGSI SLOOF DAN CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN MATERIAL SLOOF

Pada jenis kondisi tanah dan kekerasannya berbeda maka beban yang diterima fondasi tersebut tentunya juga berbeda-beda. Dalam kondisi tersebut dapat terjadi penurunan pada bangunan yang tidak merata atau hanya sebagian saja. Maka untuk mengatasi hal tersebut sangat penting untuk dipasang sloof. Sloof merupakan struktur dari suatu bangunan yang terletak diatas fondasi. Fungsi dari sloof ini adalah 1. Menahan beban dari dinding sekaligus meratakan beban yang diterima oleh pondasi dan dilimpahkan ke tanah. 2. Sebagai pengunci dinding apabila terjadi gaya lateral atau gaya horizontal yang diakibatkan oleh gempa supaya dinding tersebut atau struktur tersebut ruksak atau tidak mengalami roboh. Cara Penghitungan Kebutuhan Material Sloof

Pada gambar sloof tersebut, misalkan didapatkan ukuran 80 meter Volume = 0,2 m x 0,15 m x 80 m = 2,4 m3 Untuk kebutuhan material sloof tersebut ada 3 jenis yaitu material beton, material besi, material bekisting. A. Mutu beton Mutu beton ada beberapa macam jenis, yaitu mulai dari mutu beton B0, K100, K 125, K 150, K175, K 225, K 300. Contoh dalam penggunaan mutu beton dalam tulisan ini diambil K 150 alasannya untuk mendapatkan mutu beton K 150 ini pembuatan dengan cara manual bisa terpenuhi kualitasnya. Sedangakan untuk mutu beton yang lain tersebut itu memerlukan suatu pengawasan yang sangat ketat. Maka untuk mutu beton K 150 kebutuhan materialnya antara lain Perhitungan Kebutuhan Material 1. Semen = 2,4 m3 x 299 kg = 717,6 kg ( pc 40 kg = 17,94 zak). 2. Pasir = 2,4 m3 x 799 kg = 1917,6 kg (Bj =1,6) = 1,2 m3 3. Krikil = 2,4 m3 x 1017 kg = 2440,8 kg (Bj = 1,9)= 1,3 m3

Pekerja = 2. Pekerja = 336.8 kg x 0. Paku 2”-5” = 34 x 0. + 142 kg = 336. 3.0004 = 0.072 OH 4.4 kg = 209. Untuk pembengkokan ujungnya 5 cm sehingga untuk Panjang 1 buah besi begel = {(2x15)+(2x20)}-{(2x2)+(2x2)}+5cm = 67 cm.35 OH.96 OH 2.11 = 357 meter/12 = 29.dan pajang total sloof 80 meter Maka besi beton yang diperlukan 4 bh x 80 meter = 320 meter /12 meter (panjang 1 batang besi beton standar 12 meter) = 28.8 lbr 2. Tulangan pokok 4 d 10.8 kg x 0.64 kg.4 m3 x 0. sedangkan untuk selimut betonnya 2 cm untuk atas.8 kg x 0.2 = 142 kg.2 m)x 2 = 32 m2 Perhitungan Kebutuhan Material 1.Tukang = 2.23 OH Kep. 4.00007 = 0.3 kg = 10. 2. Mandor = 2.3 = 533 buah.74 kg = 142.8 lembar karena di dalam pengerjaan sloof tidak serentak .7 lbr = 57. Pembesian (Menggunakan besi polos) Perhitungan Kebutuhan Material 1. Kita ingat bahwa ukuran sloof lebar adalah 15 cm dan tinggi sloof 20 cm kiri kanan.67 m = 357. Tulangan begel d 8 – 15 dan panjang Total sloof 80 meter Maka jumlah begel yg diperlukan 80/0.75 = 30 batang x 4.275= 0. Pembuatan Bekisting Luasnya bekisting bekisting = (80 m x 0. kiri dan kanan.66 OH 3. 2. Papan 2/20 x 3 m = 34 x 1.212 OH B.4 m3 x 1.023 OH Mandor = 336.36 kg Perhitungan Kebutuhan Tenaga 1. Maka total kebutuhan besi beton untuk membuat sloof sepanjang 80 meter = 194.4 m3 x 0.65 = 3.4 m3 x 0. Tukang = 2.8 kg Kebutuhan kawat untuk mengikat besi adalah 10% dari berat besi beton = 3. bawah.33 batang x 7.Perhitungan Kebutuhan Tenaga 1. Total kebutuhan panjang besi untuk begel = 533 buah x 0.8 kg.083 = 0.03 = 0.8 kg x 0.15 = 533.134 OH C.33 batang atau 28. Tukang = 336.2 kg Didalam pengerjaan sloof untuk kebutuhan papan tidak mesti harus dipenuhi sebanyak 57.007 = 2.0007 = 0.Tukang = 336. Kep.

2 m3 Split (kerikil) = 2440.94 zak . 3.94 OH 3.832OH PERHITUNGAN TOTAL KEBUTUHAN UNTUK SEPANJANG 80 METER Perhitungan Kebutuhan Material PC (semen 40 kg/zak) = 17.36 kg Papan 2/30x3m = 57. Bindrat = 0.026 OH = 0.051 kg 7.33 batang atau 29 batang Besi Beton d 8mm = 30 batang Kawat pengikat besi = 3. Split (krikil) = 0. 2.26 OH = 8. Pekerja = 0. Paku = 0. Pasir = 0.68 lembar 8. B.2 kg Perhitungan Kebutuhan Upah 1.6 kg = 1. Perhitungan Kebutuhan Material 1. 7.832OH 4.Tukang = 32 m2 x 0.333 batang 5.29 OH 2. Mandor = 0.12 kg B. Besi Beton d 8 mm = 0. Perhitungan Kebutuhan Tenaga 1. Tukang = 0.0141 OH MEMBUAT SLOOF A. 6. Kep. 4. PERHITUNGAN TOTAL UNTUK SETIAP 1 M SLOOF DENGAN DIMENSI DAN PENULANGAN SEPERTI PADA GAMBAR A.64 OH 2. Pasir = 1917.Tukang = 0.3 m3 Besi beton d 10 mm = 28.8 kg = 1.32 OH 3. karena papan yang sudah digunakan pembuatan bekisting bisa digunakan kembali untuk kebutuhan pengerjaan berikutnya. Kep. Tukang = 32 m2 x 0. Mandor = 32 m2 x 0. Mandor = 0. Kep. Tukang = 0. 5.0141 OH Untuk membuat sloof dengan ukuran 15/20 maka harus dihitung pajang total sloofnya. 8. PC (semen 40 kg/zak) = 0.Tukang = 0. Besi beton d 10 mm = 0.pengerjaannya.8 lembar Paku = 10. Pekerja = 0.0116 OH 4.52 OH = 16. lalu kalikan dengan kebutuhan material atau upah setiap 1 meter . 1. Pekerja = 32 m2 x 0.29 OH 2. 2.0116 OH 4. Papan 2/30 x 3m = 0.02 m3 4.224 zak .02 m3 3.94 OH 3. Jadi kebutuhan papan untuk membuat bekisting sloof cukup 50% saja. Perhitungan Kebutuhan Upah 1.377 batang 6.026 OH = 0.

035 m3. . misalkan untuk kebutuhan pasir 0. dan juga untuk kebutuhan split (kerikil) bisa mencapai 25% maka kebutuhan split (kerikil) 0.Kebutuhan material biasanya lebih dari perhitungan sampai dengan 75% karena pengaruh pada pengukuran dalam bak trucknya.02 m3 = 0.025 m3.02 m3 bisa menjadi 0.sloof.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->