P. 1
Definisi akuntansi

Definisi akuntansi

5.0

|Views: 424|Likes:
Dipublikasikan oleh Frima Maharani

More info:

Published by: Frima Maharani on May 17, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/16/2014

pdf

text

original

Sections

  • Tesis
  • Disertasi
  • Jasa Pembuatan Skripsi Tesis
  • Olahdata Statistik

Definisi

Pengertian dan Definisi Akuntansi

Secara teknis, akuntansi merupakan kumpulan prosedur-prosedur untuk mencatat, mengklasifikasikan,
mengikhtisarkan dan melaporkan dalam bentuk laporan keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik dan
transparan memerlukan pengetahuan dan ketrampilan akuntansi secara baik. Kemampuan pelaku bisnis dalam
memberikan informasi keuangan yang akirat akan sangat berdampak terhadap stakeholder bisnis itu sendiri.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi akuntansi:

# KAM (1990)
Akuntansi adalah suatu seni pencatatan dari transaksi-transaksi keuangan

# KOHLER'S DICTIONARY
Accountng is the recording and reporting of transaction

Akuntansi adalah suatu seni pencatatan dari transaksi - transaksi keuangan

# ACCOUNTING PRINCIPLES BOARD (1970)
Akuntansi adala suatu kegiatan jasa, yang fungsinya menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat
keuangan tentang entitas ekonomi yang dimaksudkan agar berguna dalam mengambil keputusan ekonomi -
membuat pilihan - pilihan nalar di antara berbagai alternatif tindakan

# AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATION (1966)
Akuntansi adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan, dan pelaporan transaksi ekonomi
(keuangan) dari suatu organisasi / entitas yang dijadikan sebagai informasi dalam rangka mengambil keputusan
ekonomi oleh pihak - pihak yang memerlukan. Pengertian ini juga dapat melingkupi penganalisisan laporan yang
dihasilkan oleh akuntansi tersebut

# Dr. M. GADE
Akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut
sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan
sebagai pertanggungjawaban pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerjanya

# KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN RI (NO. 476 KMK. 01 1991)
Akuntansi adalah suatu proses pengumpulan, pencatatan, penganalisaan, peringkasan, pengklasifikasian dan
pelaporan transaksi keuangan dari suatu kesatuan ekonomi untuk menyediakan informasi keuangan bagi para
pemakai laporan yang berguna untuk pengambilan keputusan

# SOPHAR LUMBANTORUAN (1989)
Akuntansi adalah suatu alat yang dipakai sebagai bahasa bisnis. Informasi yang disampaikannya hanya dapat
dipahami apabila mekanisme akuntansi telah dimengerti. Akuntansi dirancang sedemikian rupa agar transaksi
yang tercatat diolah menjadi informasi yang berguna

# ENCYCLOPEDIA BRITANNICA (1962)
Akuntansi adalah istilah yang luas yang emnunjukkan teori-teori tertentu, asumsi-asumsi mengenaio cara
bertindak (behavior), peraturan-peraturan cara mengukur dan prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan
informasi yang berguna tentang kegiatan-kegiatan dan tujuan-tujuan suatu organisasi

Video program akuntansi

Dalam video ini akan diperlihatkan cara penggunaan software akuntansi
(indahf/Carapedia)

Pencarian Terbaru (100)

Pengertian akuntansi. Definisi akuntansi. Pengertian akutansi. Pengertian accounting. Definisi
akutansi. Pengertian akuntasi. Pengertian laporan keuangan transparan.

Arti akuntansi. Akuntansi. Pengertian entitas. Arti accounting. Pengertian akuntansi terbaru.
Akuntansi adalah. Pengertian akuntan.

Arti entitas. Laporan keuangan transparan. Penertian akuntansi. Pengertian ekonomi akuntansi.
Pengertian akuntansi adalah. Pengetian akuntansi. Definisi akuntasi.

Pngertian akuntansi. Pengertian transaksi ekonomi. Definisi accounting. Devinisi akuntansi.
Pengertian dan definisi akuntansi. Pengertian dari akuntansi. Pengertian entitas ekonomi.

Laporan keuangan transparan adalah. Pengertian tentang akuntansi. Pengrtian akuntansi. Definisi
akuntansi keuangan. Pengertian acounting. Definisi laporan keuangan transparan. Akuntansi
pengertian.

Pemahaman akuntansi. Pengertian pengertian akuntansi. Pengertian atau definisi akuntansi.
Pengertian akunting. Devinisi akutansi. Pegertian ankuntansi. Pengertian entitas dalam akuntansi.

Arti transparan. Pengertian akuntansi sebagai ilmu. Teori pemahaman akuntansi. Pengertian
akuntans. Pengertian transparansi. Defenisi akutansi. Definisi akuntan.

Pengertian akuntnsi. Difinisi akuntansi. Pengertian akuntansi jasa. Pengertian akntansi. Akuntansi
sebagai ilmu. Penegrtian akuntansi. Instrumen pasar modal.

Review definisi akuntansi. Pengertian akuntansi sebagai seni. Pengertian transaksi akuntansi.
Pengertian definisi akuntansi. Pegertian akuntansi. Pengertiaan akuntansi. Akuntansi sebagai
bahasa bisnis.

Definisi ekonomi akuntansi. Terminologi teori akuntansi. Pengertian akuntansi
pertanggungjawaban. Definisi akuntansi dan laporan kuangan. Definisi akuntansi adalah. Definisi
akuntansi sebagai seni. Seni akuntansi.

Akuntansi definisi. Pengertian laporan dalam akuntansi. Pengertisn akuntansi. Pengerian
akuntansi. Penjelasan laporan keuangan transparan. Arti akuntasi. Pergertian akuntansi.

Definisi definisi akuntansi. Pengertian akuntansi akuntansi. Pengertian pelaporan dalam akuntansi.
Pengrtian akutansi. Definisi transaksi akuntansi. Penjelasan definisi akuntansi. Pengetian akutansi.

Pengertia akuntansi. Laporan keuangan yang transparan. Penjelasan laporan keuangan yang
transparan. Pengertian dalam akuntansi. Definisi akutanso. Definisi entitas. Www ekonomi
akuntansi jasa keuangan.

Arti entitas ekonomi. Makalah pengrtian teori dalam akuntansi. Pemgertian akuntansi.
Definisiakuntansi. Pengertian pengolahan akuntansi. Pengertin akuntansi. Definisi akuntansi jasa.

Arti akutansi. Maksud dari laporan keuangan transparan.

Artikel Terkait (10)

•Contoh Skripsi Akuntansi

•Pengertian dan Definisi Analisis

•Cara Membuat Surat Keterangan Riset Perusahaan Beserta Contoh

•Biaya Kuliah UNS

•Contoh CV Untuk Melamar Kerja

•Contoh Surat Permohonan Magang Kerja

•Contoh Surat Jalan

•Pengertian dan Definisi Matematika

•Pengertian dan Definisi Audit

•Biaya Kuliah UGM

Tambahkan Komentar Baru

Komentar Sebelumnya (0)
Belum ada komentar untuk produk ini.

Topik Ter HOT!

Pendidikan | Perjanjian Kontrak | Umum | Tutorial / Panduan | Sastra | Hukum &
Politik | Bisnis | Olahraga | Entertainment | Wisata | Proposal | Pertanian | Rumah |
Internet Komputer | Musik | Ekonomi | Kecantikan | Keuangan | Binatang |
Handphone | Otomotif | Pertemanan | Laporan | Bayi & Anak | Anak | Dunia Kerja |
Ongkos Kirim | Pacaran | Seks | Kerajinan |

Info Menarik

oCara Membuat Brownies Singkong
oCara Mudah Mengencangkan Lengan
oPengertian dan Definisi Motivasi
oUndang-Undang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang
Nomor 5 Tahun 1962 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 2 Prp Tahun
1960 Tentang Pergudangan (lembaran Negara Republik Indonesia (UU 11 thn
1965)

oUndang-Undang Pembentukan Kabupaten Empat Lawang Di Provinsi Sumatera
Selatan (UU 1 thn 2007)
oUMR Jakarta 2011-2012
oContoh Skenario Sinetron

Rekomendasi

STORE.co.id menyediakan Baju Muslim Busana Muslim, Baju Hamil dan Baju Menyusui
Diskon

We are Pengertian dan Definisi Akuntansi - Definisi - CARApedia

CARA Pedia, Cara Apa Aja Ada!

Ciku Sweetie's blog

Home

DEFINISI AKUNTANSI

Definisi akuntansi dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang yaitu:

1. Fungsi dan Kegunaan

Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif
mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat
dalam pengambilan keputusan.

2. Proses Kegiatan

Akuntansi adalah seni mencatat, mengklasifikasi dan mengikhtisarkan transaksi-ttransaksi
kejadian yang sekurang-kurangnya atau sebagaian bersifat keuangan dengan cara
menginterpretasikan hasil-hasilnya.

Akuntansi dan Tata Buku

Akuntansi lebih luas dari Tata Buku sebab Tata Buku hanyalah pencatatan secara sistimatis
transaksi/kejadian yang dinyatakan dengan nilai uang.

Cabang Akuntansi

Terdapat 3 (tiga) cabang akuntansi yaitu:

1.Akuntansi keuangan

Adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak ekstern
seperti investor, kreditor, dan Bapepam.

2.Akuntansi manajemen

Adalah cabang akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan bagi pihak intern
organisasi atau manajemen.

3.Akuntansi Pemerintah

Adalah cabang akuntansi yang memproses transaksi-transaksi keuangan pemerintah
yang menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban
pelaksanaan APBN/APBD kepada rakyat melalui lembaga legislatif serta untuk
kepentingan pihak-pihak yang terkait.

B. SIKLUS AKUNTANSI

Berdasar gambar di atas dapat kita uraikan bahwa siklus akuntansi adalah sebagai berikut:

a. Pencatatan Data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.

b. Penjurnalan, yaitu menganalisis dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku harian)

c. Melakukan posting ke Buku Besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke akun
Buku Besar.

d. Penyusunan Neraca Saldo yaitu menyiapkan Neraca Saldo unttuk mengecek
keseimbangan Buku Besar.

e. Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahya pada Neraca Saldo.

f. Membuat ayat-ayat penutup yaitu menjurnal dan memindahbukukan ayat-ayat penutup.

g. Penyusunan Laporan Keuangan yaitu Laporan Rugi Laba, Laporaan Perubahan Modal dan

Neraca.

C. PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Aktiva = harta yang dimiliki perusahaan yang merupakan sumber

ekonomi. Contoh: kas, piutang, gedung dsb.

Utang = kewajiban yang menjadi beban perusahaan

Contoh: utang pembelian kredit

Modal = hak atau klaim pemilik atas aktiva perusahaan

Contoh: Setoran modal oleh pemilik

D. ANALISIS TRANSAKSI

1. Transaksi yang mempengaruhi Aktiva

1. Pembellian aktiva/aset secara tunai

Contoh = suatu perusahaan produsen minuman membeli sebuah

kendaraan seharga Rp 100.000.000,00 secara tunai

AKTIVA = HUTANG + MODAL

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas

perusahaan berkurang sebesar Rp 100.000.000,00 dan kendaraan bertambah senilai Rp

100.000.000,00

2. Pembelian aktiva/aset secara kredit

Contoh = suatu perusahaan jasa foto copy membeli mesin foto kopi

seharga Rp 50.000.000,00 secara kredit.

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu

peralatan bertambah senilai Rp 50.000.000,00 dan hutang berkurang
senilai Rp 50.000.000,00

3. Penjualan aktiva/aset secara tunai

Contoh = suatu perusahaan minuman menjual kendaraan seharga

Rp 80.000.000,00 secara tunai

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu kas

perusahaan bertambah sebesar Rp 80.000.000,00 dan kendaraan perusahaan berkurang
senilai Rp 80.000.000,00

4. Penjualan aktiva/aset secara kredit

Contoh = suatu perusahaan minuman menjual kendaraan seharga

Rp 150.000.000,00 secara kredit

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi aktiva yaitu

kendaraan berkurang senilai Rp 150.000.000,00 dan piutang perusahaan bertambah sebesar

Rp 150.000.000,00

2. Transaksi yang mempengaruhi Utang

1. Pembelian aktiva/aset secara kredit

Contoh = suatu perusahaan membeli sebuah mesin secara kredit

seharga Rp 200.000.000,00

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi utang yaitu

utang perusahaan bertambah sebesar Rp 200.000.000,00 dan
peralatan bertambah sebesar Rp 200.000.000,00.

2. Pembayaran utang

Contoh = suatu perusahaan membayar utang sebesar

Rp 50.000.000,00

Analisis = transaksi tersebut mempengaruhi utang yaitu

Utang perusahaan berkurang sebesar Rp 50.000.000,00 dan kas
berkurang sebesar Rp 50.000.000,00.

3. Transaksi yang mempengaruhi Modal

1. Penambahan investasi pemilik

Contoh = Mr. X melakukan penyetoran sebesar Rp 50.000.000,00

ke kas perusahaan sebagai tambahan modal.

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu

modal perusahaan bertambah sebesar Rp 50.000.000,00 dan kas
perusahaan bertambah sebsesar Rp 50.000.000,00.

2. Pengurangan investasi pemilik

Contoh = Mr. T melakukan penarikan uang perusahaan untuk

keperluan pribadi sebesar Rp 25.000.000,-

Analisis = transaksi tersebut akan mempengaruhi modal yaitu

modal perusahaan berkurang sebesar Rp 25.000.000,- dan kas
berkurang sebesar Rp 25.000.000,-.

Latihan 1

Analisislah transaksi-transaksi sebagai berikut:

1.Pembelian aktiva tetap secara tunai senilai Rp 2.000.000,00
2.Penerimaan kas atas piutang perusahaan senilai Rp 200.000,00
3.Pembelian aktiva tetap secara kredit senilai Rp4.000.000,00
4.Pembayaran utang senilai Rp 100.000,00
5.Penambahan investasi oleh pemilik sbesar Rp 3.000.000,00.
6.Pengambilan untuk pribadi sebesar Rp 300.000,00.

E. BASIS AKUNTANSI

Basis akuntansi menyatakan saat pengakuan atas transaksi yang merupakan dasar pencatatan
transaksi tersebut.

Terdapat 2 (dua) basis akuntansi yaitu basis kas dan basis akrual.

Basis Kas

Suatu transaksi yang diakui dan dicatat berdasarkan saat kas diterima dan dikeluarkan.

Basis Akrual

Suatu transaksi diakui dan dicatat berdasarkan pengaruh transaksi pada saat kejadian dan
dicatat serta dilaporkan pada periode yang bersangkutan.

Latihan 2

Hotel SEPITRUS pada tanggal 2 Agustus 2002 menerima pembayaran dimuka sewa kamar
dari seorang tamu hotel sebesar Rp 1.000.000,- untuk sewa kamar selama 4 hari.

Bagaimana pencatatan dan pelaporan transaksi tersebut dengan basis kas dan basis akrual?

Latihan 3

Pada tanggal 1 Januari 2000 telah dilakukan pembayaran biaya iklan untuk periode 24 bulan
sebesar Rp. 24.000.000,-.

Bagaimana pencatatan dan pelaporan transaksi tersebut dengan basis kas dan basis akrual?

BAB II

AKUN/PERKIRAAN

A. PENGERTIAN

Adalah suatu media untuk mengklasifikasikan dan mencatat penambahan dan pengurangan
dari tiap unsur-unsur laporan keuangan.

Bentuk akun/perkiraan yang paling sederhana adalah akun/perkiraan “T”, dimana sisi kiri adalah
Debet dan sisi kanan adalah Kredit. Dasar pencatatan untuk mendebet dan mengkredit adalah
persamaan akuntansi dengan tambahan beban dan pendapatan.

Bentuk perkiraan “T” adalah sebagai berikut:

D K

B. ATURAN PENCATATAN

Untuk menghindari terjadinya salah pengertian yang sering terjadi bahwa debet diartikan
sebagai penambahan dan kredit diartikan sebagai pengurangan perlu kita uraikan arti dari
pendebetan dan pengkreditan.

Pendebetan

yang dimaksud dengan mendebet atau pendebetan adalah memasukkan sejumlah angka
dalam sisi debet. Mendebet tidak selalu berarti menambah.

Pengkreditan

yang dimaksud dengan mengkredit atau pengkreditan adalah memasukkan sejumlah angka
dalam sisi kredit. Mengkredit tidak selalu berarti mengurangi.

C. SALDO NORMAL

Saldo normal tiap-tiap akun/perkiraan adalah sebagai berikut:

Perkiraan

Saldo Normal

Menambah

Mengurangi

Aktiva

Debet

Debet

Kredit

Utang

Kredit

Kredit

Debet

Modal

Kredit

Kredit

Debet

PendapatanKredit

Kredit

Debet

Beban

Debet

Debet

Kredit

Latihan 4

Analisislah, transaksi berikut ini, perkiraan-perkiraan apa saja yang terpengaruh?

1. Pembelian aktiva tetap dengan tunai sebesar Rp. 500.000,-

2. Penjualan aktiva tetap dengan cicilan sebesar Rp. 400.000,-

3. Pelunasan Utang Dagang sebesar Rp. 300.000,-

4. Pembelian Aktiva secara kredit sebesar Rp. 250.000,-

5. Penjualan barang dagang secara kredit sebesar Rp. 100.000,-

6. Pembayaran biaya gaji pegawai sebesar Rp. 200.000,-

7. Penjualan barang dagangan dengan tunai sebesar Rp. 1.000.000,-

8. Penambahan investasi modal oleh pemilik sebesar Rp. 250.000,-

9. Pengambilan kas oleh pemilik sebesar Rp. 50.000,-

Jawab:

1. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

2. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

3. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

4. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

5. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

6. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

7. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

8. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

9. Debet : …………………………………………………………………………

Kredit : …………………………………………………………………………

D. KELOMPOK AKUN/PERKIRAAN

Terdapat 2 (dua) kelompok akun/perkiraan yaitu akun riil/permanen dan akun
nominal/sementara.

Akun Riil/Permanen

Akun-akun yang terdapat dalam Neraca yaitu Aktiva, Utang dan Modal. Akun ini menyatakan
posisi saldo keuangan pada Neraca.

Akun Nominal/Sementara

Adalah akun-akun yang terdapat dalam peerhitungan Rugi Laba yaitu akun Pendapatan dan
akun Beban. Akun-akun pada akhir periode akuntansi harus ditutup sehingga saldonya nol
pada awal periode akuntansi.

Latihan 5

Berdasarkan data di bawah ini, kelompokkan masing-masing akun/perkiraan ke dalam
kelompok akun riil dan kelompok akun nominal.

1. Penjualan

2. Kas

3. Utang Sewa

4. Beban Iklan

5. Modal

6. Piutang Dagang

7. Beban Bunga

8. Peralatan Mesin

9. Beban Penyusutan

10. Beban Gaji Bagian Administrasi

11. Perlengkapan Kantor

12. Beban Asuransi

13. Beban Pajak

14. Utang Pajak

15. Sewa Dibayar Di Muka

16. Beban Listrik, Air dan Telepon

17. Piutang Bunga

18. Persediaan

19. Beban Sewa Kantor

20. Beban Gaji Pegawai Penjualan

21. Pendapatan Bunga

E. BAGAN AKUN/PERKIRAAN

Merupakan daftar lengkap dari akun-akun yang dipakai oleh suatu perusahaan dengan
penggolongan tertentu menurut unsur laporan keuangan.

Akun Riil/Permanen

a) Aktiva

(1) Aktiva Lancar

(2) Aktiva Tidak Lancar

(3) Aktiva Tetap

(4) Aktiva Lain-lain

b) Utang

(1) Utang Lancar/jangka pendek

(2) Utang Tidak Lancar/jangka panjang

Latihan 6

Berdasarkan soal Latihan 5 di atas kelompokkan akun-akun tersebut sesuai dengan bagan
akun sebagai berikut:

Akun Riil/Neraca

a) Aktiva

(1). Aktiva Lancar

(2). Aktiva Tidak Lancar

b) Utang

c). Modal

Akun Nominal/Sementara

a) Pendapatan

(1) Pendapatan Operasi

(2) Pendapatan Non Operasi

b) Beban

(1) Beban Operasi

(2) Beban Non Operasi

F. PENCATATAN TRANSAKSI KE BUKTI TRANSAKSI

Pencatatan transaksi ke dalam bukti/dokumen dilakukan untuk tiap transaksi dan setiap
transaksi dicatat serinci mungkin yang menampung semua informasi yang perlu. Bukti transaksi
sekurang-kurangnya memuat data mengenai jumlah nilai uang yang tercakup dalam transaksi,
tanggal terjadinya transaksi, dan pihak yang terlibat di dalamnya.

Contoh: faktur penjualan, bukti setoran kas/bank dsb.

BAB III

JURNAL

A. PENGERTIAN

Jurnal adalah catatan sistematis dan kronologis dari transaksi-transaksi keuangan dengan
menyebutkan akun yang akan didebet atau dikredit disertai jumlahnya masing-masing dan
referensinya.

B. FUNGSI

Jurnal bagi suatu perusahaan mempunyai fungsi sebagai berikut:

1. Fungsi Analisis

Yaitu untuk menentukan perkiraan yang di debet dan perkiraan yang dikredit serta
jumlahnya masing-masing.

2. Fungsi Pencatatan

Yaitu untuk mencatat transaksi keuangan dalam kolom debet dan kredit serta keterangan
yang perlu

3. Fungsi Historis

Yaitu untuk mencatat aktivitas perusahaan secara kronologis.

C. BENTUK

Bentuk jurnal adalah sebagai berikut:

Hal:….

Tanggal

Akun & Keterangan

Referensi

Debet

Kredit

CONTOH

Berikut ini adalah contoh jurnal dari transaksi-transaksi:

1. Pada tanggal 1 Januari 2002 Tuan Raka menyetorkan uang ke dalam perusahaan sebesar
Rp. 500.000.000,- sebagai setoran modal.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

01-01-
2002

Kas

Modal, Tn Raka

(setoran modal Tn Raka)

-

500.000.000

500.000.000

2. Pada tanggal 5 Januari 2002 perusahaan membeli sebuah mobil seharga Rp.
150.000.000,- serta tunai.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

05-01-
2002

Kendaraan

Kas

(pembelian kendaraan)

-

150.000.000

150.000.000

3. Pada tanggal 6 Januari 2002 membeli mesin fotokopi seharga Rp.50.000.000,- secara

kredit.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

06-01-
2002

Peralatan

Utang

(pembelian mesin foto kopi)

-

50.000.000

50.000.000

4. Pada tanggal 15 Januari 2002 dibayar beban telepon sebesar Rp.1.000.000,-.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

15-01-
2002

Beban telepon

1.000.000

Kas

(membayar beban telepon)

-

1.000.000

5. Pada tanggal 18 Januari 2002 diterima pendapatan dari jasa foto kopi sebesar Rp.
8.000.000,-.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

18-01-
2002

Kas

Pendapatan

(penerimaan pendapatan foto kopi)

-

8.000.000

8.000.000

6. Pada tanggal 26 Januari 2002 dibayar asuransi sebesar Rp. 750.000,-.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

20-01-
2002

Beban Asuransi

Kas

(membayar beban asuransi)

-

750.000

750.000

7. Pada tanggal 21 Januari 2002 perusahaan telah menyelesaikan jasa foto kopi sebesar
Rp.5.000.000,- tetapi uangnya belum diterima

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

21-01-
2002

Piutang

Pendapatan

(penerimaan pendapatan foto kopi)

-

5.000.000

5.000.000

Latihan 7

Buatlah jurnal untuk transaksi-transaksi berikut ini:

1. Tanggal 5 Maret 2002 Tuan Rangga menyetorkan uang ke perusahaan sebesar Rp.
50.000.0000,- sebagai setoran modal.

2. Tanggal 7 Maret 2002 dibeli perlengkapan sebesar Rp. 2.000.000,- secara tunai.

3. Tanggal 15 Maret 2002 dibeli sebuah mobil seharga Rp. 90.000.000,- secara kredit dengan
uang muka sebesar Rp. 10.000.000,-.

4. Tanggal 17 Maret 2002 dibeli mesin fotokopi seharga Rp. 30.000.000,- tunai.

5. Tanggal 20 Maret 2002 diterima pendapatan sebesar Rp. 15.000.000,-

6. Tanggal 22 Maret 2002 dibayar beban telepon sebesar Rp. 500.000,-

7. Tanggal 25 Maret 2002 dibayar angsuran pembelian mobil sebesar Rp.3.000.000,-

8. Tanggal 26 Maret 2002 diterima pendapatan sebesar Rp. 10.000.000,-

9. Tanggal 27 Maret 2002 dijual sebuah mesin fotokopi seharga Rp.25.000.000,- secara

kredit.

10. Tanggal 30 Maret 2002 dibayar gaji pegawai sebesar Rp.2.000.000,-

BAB IV

BUKU BESAR

A. PENGERTIAN

Buku Besar adalah buku yang berisi semua akun-akun (kumpulan akun) yang ada dalam
laporan keuangan.

Buku ini mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing akun dan pada akhir
periode akan tampak saldo dari akun-akun tersebut. Setiap transaksi yang telah dicatat dalam
jurnal akan diposting atau dipindahkan ke Buku Besar secara berkala.

B. BENTUK

Bentuk Buku Besar yang sederhana adalah bentuk T, sebagai berikut:

Buku Besar ……….. Buku Besar ………….

Debet Kredit Debet Kredit

Bentuk Buku Besar T yang cukup lengkap berbentuk sebagai berikut:

Nama Akun No. ………

Debet Kredit

Tgl.Keterangan

Ref.Jumlah Tgl.Keterangan

Ref.

Jumlah

Bagian Referensi mengacu pada pencatatan dalam jurnal yaitu halaman jurnal pada saat
transaksi dicatat.

Proses posting mengacu ke pencatatan Debet atau Kredit pada jurnal yaitu bila dalam jurnal
dicatat dalam sisi debet dari suatu perkiraan tertentu maka dalam perkiraan Buku Besar untuk
perkiraan yang sama juga harus didebet.

C. CONTOH

Berdasar contoh jurnal pada BAB III dapat dilakukan posting ke Buku Besar sebagai berikut:

Setelah seluruhnya diposting, masing-masing perkiraan dapat dihitung saldonya dengan cara
seperti contoh di atas.

Latihan 8

Berdasarkan soal Latihan 7 pada BAB III postinglah ke Buku Besar sebagai berikut:

Jawab:

BAB V

NERACA SALDO

A. PENGERTIAN

Neraca Saldo adalah daftar yang berisi kumpulan seluruh akun/perkiraan Buku Besar.

Neraca Saldo biasanya disiapkan pada akhir periode atau dapat juga disiapkan kapan saja
untuk memastikan keseimbangan Buku Besar. Untuk menyiapkan Neraca Saldo, saldo tiap
perkiraan harus ditentukan terlebih dahulu.

B. FUNGSI

Neraca Saldo disusun untuk memastikan bahwa Buku Besar secara matematis adalah akurat
dengan pengertian bahwa jumlah saldo-saldo debet selalu sama dengan saldo-saldo kredit.
Namun keseimbangan bukan berarti catatan-catatan akuntansi benar-benar akurat.

C. BENTUK

NERACA SALDO

Nama Akun

No. Akun

Debet

Kredit

Saldo setiap akun disusun berurutan dari akun Neraca dan akun Rugi Laba sebagai berikut:

a) Aktiva Lancar

b) Aktiva Tetap

c) Aktiva Lain-lain

d) Utang Lancar

e) Hutanng Tidak Lancar

f) Ekuitas

g) Pendapatan Operasi

h) Pendapatan Non Operasi

i) Beban Operasi

j) Beban Non Operasi

D. CONTOH

Berdasar contoh Buku Besar pada BAB IV dapat disusun Neraca Saldonya sebagai berikut:

NERACA SALDO

Nama Akun

No. Akun

Debet

Kredit

Kas

356.250.000

-

Piutang

5.000.000

-

Kendaraan

150.000.000

-

Peralatan

50.000.000

Utang

-

50.000.000

Modal

-

500.000.000

Pendapatan

-

13.000.000

Beban Telepon

1.000.000

-

Beban Asuransi

750.000

-

Saldo

563.000.000

563.000.000

Latihan 9

Berdasarkan soal latihan 8 pada BAB IV susunlah Neraca Saldonya.

BAB VI

PENCATATAN BEBAN DAN PENDAPATAN

A. PENCATATAN PEMBAYARAN BEBAN DIBAYAR DIMUKA

Perusahaan kadangkala membayar suatu biaya yang belum terjadi yang lazim disebut
“biaya dibayar dimuka”. Misalnya pada tanggal 1 Oktober 2002, perusahaan membayar
sewa ruangan untuk masa satu tahun ke depan sebesar Rp 1.200.000,00. Pada saat
dibayar, belum seluruh manfaat pembayaran tersebut dirasakan oleh perusahaan.
Terdapat dua pendekatan untuk mencatat pembayaran itu yaitu ”pendekatan harta” dan
”pendekatan beban”.

Dengan adanya pembayaran tersebut, uang perusahaan berkurang oleh karena itu
menurut kedua pendekatan tersebut, akun ”Kas” dikredit sebesar Rp 1.200.000,00.
Perbedaannya terletak pada akun yang didebet.

1. Pendekatan Harta

Akun harta yaitu ”Sewa dibayar di Muka” didebet.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Oktober 1

Sewa Dibayar di Muka

Kas

-

1.200.000

1.200.000

Selanjutnya sampai dengan 31 Desember 2002, perusahaan baru menggunakan ruangan
selama 3 bulan, sehingga sewa untuk 3 bulan (Rp 300.000,00) harus dicatat di akun ”Biaya
Sewa” untuk dilaporkan dalam Laporan Laba Rugi. Untuk itu dibuat ayat jurnal penyesuaian
sebagai berikut:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Des 31

Biaya Sewa

Sewa Dibayar di Muka

-

300.000

300.000

2. Pendekatan Beban

Akun beban/biaya yaitu ”Beban/Biaya Sewa” didebet.

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Oktober 1

Beban Sewa

Kas

-

1.200.000

1.200.000

Selanjutnya sampai dengan 31 Desember 2002, perusahaan baru menggunakan ruangan
selama 3 bulan, sehingga sewa untuk 3 bulan (Rp 300.000,00) harus dicatat di akun ”Biaya
Sewa” untuk dilaporkan dalam Laporan Laba Rugi. Untuk itu dibuat ayat jurnal penyesuaian
sebagai berikut:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Des 31

Sewa Dibayar di Muka

Beban Sewa

-

900.000

900.000

B. PENCATATAN PENDAPATAN DITERIMA DI MUKA

Perusahaan jasa seperti maskapai penerbangan dapat saja suatu saat menerima uang
harga tiket pesawat yang pada saat itu penumpangnya belum diberankatkan. Jumlah uang
yang diterima tersebut nantinya akan menjadi pendapatan setelah penumpang tersebut
diberangkatkan ke tujuan sesuai perjanjian. Dalam akuntansi, penerimaan uang yang
jasanya belum diberikan kepada pihak pembayar disebut ”Pendapatan Diterima Dimuka”.
Terdapat 2 cara pencatatan atas ”Pendapatan Diterima Dimuka”, yaitu: Pendekatan
Utang
dan Pendekatan Pendapatan. Misalkan untuk pembahasan berikut, Maskapai
Penerbangan SA pada tanggal 1 Desember 2002 menjual tiket pesawat dengan total harga
Rp 15.000.000,00. Sampai dengan 31 Desember 2002 harga tiket atas penumpang yang
sudah diberangkatkan berjumlah Rp 9.000.000,00.

1. Pendekatan Utang

Jurnal yang dibuat adalah mendebet akun Kas dan mengkredit akun Pendapatan Diterima
Dimuka. Jurnal yang dibuat untuk mencatat penjualan tiket pada tanggal 1 Desember 2002
adalah:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Des 1

Kas

Pendapatan Tiket Diterima
Dimuka

-

15.000.000

15.000.000

Selanjutnya pada tanggal 31 Desember, karena maskapai penerbangan tersebut telah
menerbangkan penumpang dengan nilai Rp 9.000.000,00 maka perusahaan tersebut akan
mengakui pendapatan tiket sebesar Rp 9.000.000,00. Jumlah ini akan dilaporkan dalam
Laporan Laba Rugi. Sementara itu harga tiket sebesar Rp 6.000.000,00 belum diterbangkan
sehingga masih berstatus ”Pendapatan Diterima Dimuka” dan jumlah ini akan dilaporkan
dalam neraca. Untuk itu jurnal yang dibuat adalah:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Des 1

Pendapatan Tiket Diterima
Dimuka

Pendapatan Tiket

-

9.000.000

9.000.000

2. Pendekatan Pendapatan

Dengan pendekatan ini, pada tanggal 1 Desember 2002 dan 31 Desember 2002 adalah:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

2002

Des 1

-

Kas

Pendapatan Tiket

15.000.000

15.000.000

Pendapatan tiket

Pendapatan Tiket Diterima
Dimuka

-

6.000.000

6.000.000

BAB VII

JURNAL PENYESUAIAN

A. PENGERTIAN

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo akun-akun ke saldo
yang sebenarnya sampai dengan periode akuntansi, atau untuk memisahkan antara
pendapatan dan beban dari suatu periode dengan periode yang lain.

B. AKUN YANG HARUS DISESUAIKAN

Saldo akun yang perlu disesuaikan adalah :

1. Penyusutan/depresiasi aset tetap

Seluruh aset tetap kecuali tanah yang dimiliki perusahaan harus disusutkan/didepresiasi.
Terdapat beberapa metode untuk menyusutkan aset tetap, salah satunya adalah metode
garis lurus.

Contoh :

Sebuah mobil seharga Rp 90.000.000,- diperkirakan umur ekonomisnya adalah 10 tahun,
apabila disusutkan menggunakan metode garis lurus maka beban depresiasinya per tahun
adalah:

90.000.000 = Rp 9.000.000; per tahun

10

Jurnal untuk mencatat beban depresiasi tersebut adalah:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

31-12-02Beban depresiasi

Akumulasi depresiasi
kendaraan

(mencatat depresiasi kendaraan)

9.000.000

9.000.000

2. Beban dibayar di muka

Contoh :

Perusahaan membayar asuransi sebesar Rp 750.000 untuk masa 3 tahun yaitu tahun
2002 s/d 2004. Asumsi pecatatan awal dengan pendekatan beban.

Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

31-12-
2002

Asuransi Dibayar di muka

Beban Asuransi

-

500.000

500.000

3. Beban yang masih harus dibayar

Contoh :

Suatu perusahaan membayar gaji karyawan setiap awal bulan sebesar Rp 2.000.000; (gaji
dibayar di muka)

Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

31-12-
2002

Beban Gaji

Utang Gaji

-

2.000.000

2.000.000

4. Pendapatan diterima di muka

Contoh :

Tanggal 31 Desember 2002 sebuah hotel menerima pembayaran dari tamu hotel sebesar
Rp 750.000 untuk 5 hari.

Jurnal penyesuainnya adalah sebagai berikut:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

31-12-
2002

Pendapatan

Pendapatan diterima dimuka

-

600.000

600.000

5. Piutang Pendapatan

Contoh :

Tanggal 31 Desember 2002 sebuah hotel belum menerima pembayaran sewa kamar
sebesar Rp 500.000; karena pembayaran baru dilakukan pada saat check out.

Jurnal penyesuainnya adalah sebagai berikut:

Tanggal

Akun & Keterangan

Ref

Debet

Kredit

31-12-
2002

Piutang Pendapatan

Pendapatan

-

500.000

500.000

Latihan 10

Buatlah jurnal penyesuaian berdasarkan data-data sebagai berikut:

1. Perlengkapan yang digunakan pada tahun ini adalah sebesar Rp.500.000;

2. Gaji karyawan yang masih harus dibayar oleh perusahaan sebesar Rp.1.000.000;

3. Perusahaan telah menyelesaikan pekerjaan jasa foto copy sebesar Rp.750.000; tetapi
belum diterima pembayarannya.

4. Tanggal 2 Januari 2002 perusahaan membayar sewa gedung kantor untuk 2 tahun sebesar
Rp 10.000.000. (Asumsi: pencatatan awal menggunkan pendekatan beban).

BAB VIII

NERACA LAJUR

A. PENGERTIAN

Neraca Lajur adalah kertas kerja berkolom-kolom untuk memudahkan dalam membuat
penyesuaian dan penyusunan laporan keuangan.

Neraca Lajur disusun dengan memindahkan data-data Neraca Saldo dan Jurnal Penyesuaian..

B. BENTUK

Berikut ini adalah bentuk Neraca Lajur 10 (sepuluh) kolom.

NERACA LAJUR

PerkiraanNeraca SaldoPenyesuainNeraca Saldo
setelah
Penyesuain

Rugi-Laba

Neraca

D

K

D

K

D

K

D

K

D

K

C. CONTOH

Berdasarkan contoh Neraca Saldo pada BAB V dan contoh jurnal penyesuaian pada BAB VI
dapat disusun Neraca Lajur sebagai berikut:

NERACA LAJUR

(Dalam Ribuan)

Perkiraan

Neraca Saldo

Penyesuain

Neraca Saldo
setelah
Penyesuain

Rugi-Laba

Neraca

D

K

D

K

D

K

D

K

D

K

Kas

356.250

356.250

356.250

Piutang dagang

5.000

5.000

5.000

Kendaraan

150.000

150.000

150.000

Peralatan

50.000

50.000

50.000

Utang dagang

50.000

50.000

50.000

Modal

500.000

500.000

500.000

Pendapatan

13.000

600

500

12.900

12.900

Beban telepon

1.000

1.000

1.000

Beban asuransi

750

500

250

250

563.000

563.000

Beban depresiasi

9.000

9.000

9.000

Ak. Depr.

9.000

9.000

9.000

Asuransi dibyr dimk

500

500

500

Beban gaji

2.000

2.000

2.000

Utang gaji

2.000

2.000

2.000

Pendptan diterima
dimk

600

600

600

Piutang pendapatan

500

500

500

12.250

12.250

574.500

574.500

12.250

12.900

650

Laba

650
12.900

12.900

562.250

562.250

Latihan 11

Buatlah jurnal penyesuaian untuk transaksi-transaksi berikut ini:

1. Perusahaan telah membayar sewa gedung kantor untuk 3 tahun ini sebesar Rp
12.000.000;

2. Perusahaan telah menyelesaikan pekerjaan perbaikan mobil senilai Rp 10.000.000;
tetapi uangnya belum diterima.

3. Asuransi yang telah jatuh tempo sebesar Rp 1.000.000; dari Rp 2.000.000;

4. Perusahaan masih harus membayar gaji pegawai sebesar Rp 750.000;

5. Sisa perlengkapan yang ada sebesar Rp 500.000;

6. Beban depresiasi kendaraan sebesar Rp 1.000.000;

Jawab :

JURNAL PENYESUAIAN

Tanggal

Akun

Ref

Debet

Kredit

Berdasarkan data neraca saldo berikut ini dan jurnal penyesuaian di atas buatlah neraca
lajurnya!

NERACA LAJUR

(Dalam Ribuan)

Perkiraan

Neraca Saldo

PenyesuainNeraca Saldo
setelah
Penyesuain

Rugi-Laba

Neraca

D

K

D

K

D

K

D

K

D

K

Kas

100.000

Piutang

50.000

Perlengkapan

1.000

Peralatan

75.000

Kendaraan

80.000

Utang

80.000

Modal

200.000

Pendapatan

41.000

Beban telepon

500

Beban gaji

500

Beban Asuransi

2.000

Beban sewa

12.000
321.000

321.000

BAB IX

LAPORAN KEUANGAN

A. TUJUAN

Berdasar Neraca Lajur dapat disusun laporan keuangan perusahaan. Tujuan dari disusunnya
laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan,
kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pengambilan
keputusan pemakaiannya.

Laporan juga menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atau pertanggungjawaban
manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya.

B. LAPORAN KEUANGAN

Laporan keuangan perusahaan terdiri dari :

1. Laporan Laba Rugi

yaitu laporan mengenai pendapatan, beban, dan laba atau rugi suatu perusahaan dalam
suatu periode tertentu.

2. Laporan Perubahan Modal

yaitu laporan yang menyajikan perubahan modal karena penambahan dan pengurangan
dari laba/rugi dan transaksi pemilik.

3. Neraca

yaitu laporan yang menggambarkan posisi keuangan dari suatu perusahaan yang meliputi
aktiva, kewajiban dan ekuitas pada suatu saat tertentu.

C. CONTOH

Berdasarkan contoh Neraca Lajur pada BAB VIII dapat disusun laporan keuangan sebagai
berikut:

TUAN RAKA

LAPORAN LABA RUGI

untuk periode yang berakhir 31 Desember 2002

Pendapatan Rp 12.900.000

Beban-beban:

- Beban telepon Rp 1.000.000

- Beban asuransi Rp 250.000

- Beban depresiasi Rp 9.000.000

- Beban gaji Rp 2.000.000 (+)

Rp 12.250.000 (-)

Laba Rp 650.000

TUAN RAKA

LAPORAN PERUBAHAN MODAL

Per 31 Desember 2002

TUAN RAKA

NERACA

Per 31 Desember 2002

AKTIVA

HUTANG

Modal 1 Januari 2002 Rp 500.000.000

Laba Rp 650.000 (+)

Modal, 31 Desember 2002 Rp 500.650.000

Aktiva Lancar:

Kas

Piutang dagang

Asuransi di bayar dimuka

Piutang Pendapatan

Aktiva Tetap:

Kendaraan
150.000.000

Ak. depr. Kendr 9.000.000

Peralatan

Rp 356.250.000

5.000.000

500.000

500.000

Rp 141.000.000

50.000.000

Rp 553.250.000

Utang Dagang

Utang gaji

Pendapatan ditrm dimuka

MODAL

Modal Tn. Raka

Rp 50.000.000

2.000.000

600.000

500.650.000

Rp 553.250.000

Latihan 12

Berdasarkan data di bawah ini, susunlah Laporan Rugi Laba untuk PT TAKSAKA periode 1
Januari 2002 sampai dengan 31 Desember 2002.

1. Beban Perlengkapan kantor …………………………….

2. Beban iklan ………………………………………………

Rp. 75.000,-

Rp. 350.000,-

3. Beban gaji pegawai ……………………………………

4. Beban sewa kantor ………………………………………

5. Beban asuransi …………………………………………

6. Pendapatan………………………………………………

7. Beban telepon……………………………………………

8. Beban listrik dan air ……………………………………

9. Beban penyusutan mesin………………………………

10. Beban penyusutan mobil ………………………………

11. Pendapatan bunga ………………………………………

12. Beban bunga ……………………………………………

Rp. 4.000.000,-

Rp. 500.000,-

Rp. 200.000,-

Rp. 7.500.000,-

Rp. 125.000,-

Rp. 100.000,-

Rp. 300.000,-

Rp. 200.000,-

Rp. 250.000,-

Rp. 200.000,-

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS/MODAL

Latihan 13

Dengan menggunakan data Laporan Rugi Laba di atas susun Laporan Perubahan Modal PT
TAKSAKA per 31 Desember 2002 dengan asumsi Modal 1 Januari 2002 sebesar Rp.
1.200.000,- dan pengambilan oleh pemilik sebesar Rp. 300.000,-.

Latihan 14

Berdasarkan data di bawah ini dan data Laporan Perubahan Modal dalam Latihan 13, susunlah
Neraca untuk PT TAKSAKA per tanggal 31 Desember 2002.

Kas ……………………………………………………………

Utang lancar ………………………………………………

Utang pajak …………………………………………………

Asuransi dibayar di muka……………………………………

Peralatan ………………………………………………………

Kendaraan ……………………………………………………

Akumulasi penyusutan peralatan …………………………

Piutang …………………………………………………………

Akumulasi penyusutan kendaraan …………………………..

Sewa yang masih harus dibayar ……………………………

Perlengkapan kantor …………………………………………

Rp. 400.000,-

Rp. 350.000,-

Rp. 50.000,-

Rp. 130.000,-

Rp. 1.500.000,-

Rp. 1.200.000,-

Rp. 300.000,-

Rp. 460.000,-

Rp. 200.000,-

Rp. 200.000,-

Rp. 160.000,-

BAB X

JURNAL PENUTUP DAN JURNAL BALIK

A. PENGERTIAN

Jurnal Penutup adalah ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup
akun-akun nominal/sementara.

Akibat penutupan ini maka akun–akun ini pada awal periode akuntansi saldonya nol.

B. JURNAL PENUTUP

Terdapat 4 (empat) jurnal penutup yang harus dibuat yaitu:

1. Menutup akun Pendapatan

Akun

Debet

Kredit

Pendapatan

xxx

Ikhtisar Rugi/Laba

xxx

2. Menutup akun Beban

Akun

Debet

Kredit

Ikhtisar Rugi/Laba

Beban

xxx

xxx

3. Menutup akun Ikhtisar Rugi/Laba

Akun

Debet

Kredit

Ikhtisar Rugi/Laba

Modal

xxx

xxx

4. Menutup akun Prive

Akun

Debet

Kredit

Modal

Prive

xxx

xxx

C. CONTOH

Berikut adalah data laporan Rugi laba suatu perusahaan:

Pendapatan…………………………………………………….

Beban pendapatan……………………………………………

Beban asuransi……………………………………………

Beban depresiasi……………………………………………

Beban gaji..……………………………………………………

Rp. 12.900.000,-

Rp. 1.000.000,-

Rp. 250.000,-

Rp. 9.000.000,-

Rp. 2.000.000,-

Jurnal penutup yang harus dibuat pada akhir periode akuntansi adalah sebagai berikut:

JURNAL PENUTUP

Akun

Debet

Kredit

Menutup Pendapatan:

Pendapatan

Ikhtisar Rugi/Laba

12.900.000

12.900.000

Menutup Beban:

Ikhtisar Rugi/Laba

Beban telepon

Beban asuransi

Beban depresiasi

Beban gaji

12.250.000

1.000.000

250.000

9.000.000

2.000.000

Menutup Ikhtisar Rugi/Laba:

Ikhtisar Rugi/Laba

Modal

650.000

650.000

Latihan 15

Buatlah jurnal penutup berdasarkan data-data sebagai berikut:

Pendapatan ………………………………………………….

Beban telepon ………………………………………………

Rp. 20.000.000,-

Rp. 1.500.000,-

Beban asuransi………………………………………………

Beban depresiasi………………………………………………

Beban gaji …….………………………………………………

Beban perlengkapan…………………………………………

Prive…..……………………………………………………….

Rp. 1.000.000,-

Rp. 10.000.000,-

Rp. 4.000.000,-

Rp. 2.000.000,-

Rp. 5.000.000,-

Jawab:

JURNAL PENUTUP

Akun

Debet

Kredit

E. REVERSING ENTRIES (JURNAL BALIK)

Jurnal balik adalah jurnal yang dibuat pada awal periode sebagai kebalikan dari sebagian jurnal
penyesuaian pada akhir periode sebelumnya. Jurnal ini bersifat opsional namun jika dilakukan
memberikan manfaat. Tidak semua ayat jurnal penyesuaian dilakukan reversing entries. Jurnal
penyesuian yang dibalik adalah:

1. Utang biaya

2. Piutang Pendapatan

3. Pendapatan Diterima Dimuka jika digunakan pendekatan pendapatan

4. Biaya Dibayar Dimuka jika digunakan pendekatan beban (biaya)

Untuk memudahkan pemahaman, berikut ini disajikan ikhtisarnya saja sebagai berikut:

No.

Jenis AJP

Ayat Jurnal Penyesuian

Jurnal Balik

1.Utang Biaya

Biaya gaji

Utang gaji

xxx

xxx

Utang Gaji

Biaya Gaji

xxx

xxx

2.Piutang Bunga

Piutang bunga

Pendapatan bunga

xxx

xxx

Pendapatan bunga

Piutang bunga

xxx

xxx

3.Pendapatan
diterima dimuka

Pendapatan tiket

Pendapatan tiket DD

xxx

xxx

Pendapatan tiket DD

Pendapatan tiket

xxx

xxx

4.Biaya dibayar
dimuka

Sewa dibayar dimuka

Beban sewa

xxx

xxx

Beban Sewa

Sewa dibayar dimuka

xxx

xxx

Dec 23, 2009 10:37:20 AM


•Comment 2
•Reblog It 0

2 Comments

halooo, salam kenal mas!!! blog anda sangat bermafaat untuk di jadikan bahan tambahan bagi blog
saya..bolehkah saya memintah backlink!
www.1st-akuntansi.co.cc

Posted by: Dewa Charma | 06/24/2011 at 06:32 PM

Assalamu alaikum wr wb...
Salam kenal juga buat anda.silahkan.........

Posted by: Ciku Sweetie | 06/25/2011 at 08:37 AM

The comments to this entry are closed.

NEXT POST

UKIR IDENTITASMU Kita,sebagai manusia.Dalam pandangan islam,mempunyai tiga
hal yang akan dinilai sesudah berpulang mengahadapNya? Amal kebaikan, ilmu yang
bermanfaat dan anak yang soleh.Kalau harimau yang mati, sesudah dikupas kulitnya
orang tidak ada yang sanggup mengenal dagingnya.Hanya lewat belangnya orang
segera mengetahuinya, ini kulit harimau!.Demikian juga dengan gading. Tanpa
melihat tubuh gajah pun, hanya dengan gadingnya orang mengenal ini milik
gajah.Karena hanya gajahlah yang memiliki gading. Sebagai ciri khasatau
kelebihan,sebagai identitasnya. Manusia,apa yang bisa diperbuat dengan
identitasnya dan bagaiman mengenalinya?.Apakah dengan kulit atau hidungnya?

Atau dengan rambut atau jejak kakiny?.Sesuai dengan syariat Islam,manusia yang
mati akan dikenali lewat amal, pengetahuan dan anaknya yang...

PREVIOUS POST

Contoh Proposal A. Judul Generate Model Berorientasi Obyek Secara Prosedural
Dengan Menggunakan Metode UML (Studi Kasus Logistik Pada Proyek PRP Wilayah
Timur) B. Latar Belakang Masalah Didalam fase-fase pembangunan prasarana salah
satu penunjang yang penting artinya adalah adanya peralatan besar yang dapat
melaksanakan tugas penyelesaian pekerjaan. Bermacam-macam peralatan
digunakan pada abad sekarang sebagai usaha para ahli dalam membantu
pemecahan pelaksanaan pekerjaan. Peralatan-peralatan modern, besar maupun kecil
telah dibeli untuk pelaksanaan pekerjaan. Peralatan-peralatan tersebut selalu dijaga
untuk dapat siap digunakan sampai pada akhir waktunya (Life Time). Dengan adanya
bermacam-macam alat tersebut dan dalam jumlah yang tidak sedikit, dibutuhkan
management yang besar serta kompleks...

Ciku Sweetie

0 Following

32 Followers

Search

My Other Accounts

Facebook 100000547975005

Recent Comments

A Facebook User: sangat suka dengan pembahasan mengenai manajeme... |
more »

On DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN

Julyani RajaSonang: suka bgt ama pemasaran,. pengen fokus ke bidang... |
more »

On DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN

Richa Cha-cha: N90mon9in pemasaran 9ak Jauh2 dari Per-economia... | more
»

On DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN

•Subscribe to this blog's feed
•Powered by TypePad

Kumpulan Bacaan

"Mari Budayakan Membaca"

Senin, 24 Oktober 2011

PENGERTIAN AKUNTANSI

Definisi Akuntansi menurut American Institute of Certified public Accountants
(AICPA) yang kiranya dapat menjadi landasan yang kuat sebagai langkah awal mempelajari
akuntansi sebagai system informasi.

Accounting is the art of recording,classifying,and summarizing in a significant manner and in
terms of money, transactitions and events which are, in part at least, of a financial character
and interpreting the result there of
.”

“Akuntansi adalah seni pencatatan,pengelompokan,pengikhtisaran menurut cara yang berarti
dan dinyatakan dalam nilai mata uang,semua transaksi serta kejadian yang sedikit dikitnya
bersifat finansial dan dari catatan itu dapat ditafsirkan hasilnya”

Seni pencatatan artinya dalam melakukan pencatatan diusahakan serapih mungkin,
dengan menggunakan bahasa yang khas dalam akuntansi dan tekhnik tertentu sehingga
menarik dan mudah dipahami oleh para pemakai sedangkan teknik pengelompokan dan
pengikhtisaran dilakukan menurut aturan yang tercantumdalam Standar Akuntansi Keuangan
(SAK).

Sedangkan menurut American Accounting Association (AAA) definisi akuntansi ialah :

“Accounting is the process communicating economic information to pemit in formed judgments
and decision by user of the information”

“Akuntansi adalah proses mengidentifikasi/mengenali,mengukur,dan melaporkan informasi
ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan
tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut”

Mengidentifikasi artinya mencari/menentukan identitas transaksi ekonomi untuk kepentingan
pengambilan keputusan . Mengukur artinya memberikan penilaian yang dinyatakan dengan
uang. Mengkomunikasikan artinya hasil informasi yang berupa laporan keuangan serta
analisisnya dapat dipakai untuk pengambilan keputusan manajemen.

Sumber: Akuntansi di Indonesia jilid 1

Diposkan oleh FAIZAH di 06:59

Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook

Label: Akuntansi

Reaks
i:

2 komentar:

1.

Hendriansyah Nov 30, 2011 04:59 AM

thanks materinya, cukup membantu.. gk perlu ngetik lagi jadinya. haha

Balas

2.

FAIZAH Dec 5, 2011 06:45 PM

Terima kasih atas komentarnya!
sebenarnya pengertian akuntansi cukup luas dan ini adalah salah satu pengertian akuntansi
dari salah satu institut ternama yang menangani problema di bidang akuntansi. Pengertian
akuntansi yang ditulis ini sudah termasuk pengertian yang mudah untuk dimengerti, karena
secara garis besar kegiatan akuntansi dimasukkan dalam pengertiannya.

Balas

Muat yang lain...

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Lencana Facebook

Faizah Doank

Buat Lencana Anda

Pengikut

Statistic

1912

Arsip Blog

•▼ 2011 (27)

o► Desember (12)
o► November (1)
o▼ Oktober (14)
Akuntansi Perpajakan
Menjadikan Hobby sebagai Bisnis
Jurnal Transaksi Keuangan
Multi Level Marketing
Perekayasaan Database
Indonesia ajak Korsel kembangkan Industri Perikana...
Pemanfaatan Bahasa Indonesia pada Tataran Non Ilmi...
Pemanfaatan Bahasa Indonesia pada Tataran semi ilm...

Pemanfaatan Bahasa Indonesia Pada Tataran Ilmiah
Laporan Keuangan Akuntansi
Kualitas Informasi Akuntansi
PENGERTIAN AKUNTANSI
Akuntansi dan Perkembangannya
Tugas Bahasa Indonesia 1

Kriteria

•Akuntansi
•News
•Tugas

Visit

•Berita Viva
•Daar El Qolam
•Kompas
•Universitas Gunadarma

Identitas

FAIZAH

Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia

Lihat profil lengkapku

Entri Populer

•PENGERTIAN AKUNTANSI

Definisi Akuntansi menurut American Institute of Certified public
Accountants (AICPA) yang kiranya dapat menjadi landasan...

•Contoh Kerangka Karangan

Topik : Sumber Daya Manusia yang mempunyai andil dalam bisnis ekonomi 1.
Permasalahan 1.1 SDM yang kurang berkualitas 1.2 Kepemimpi...

•Akuntansi Forensik

Bidang akuntansi yang satu ini mungkin jarang sekali kita dengar.Bahkan
mahasiswa jurusan akuntansi saja belum tentu mengerti sepenuhnya apa...

•Kualitas Informasi Akuntansi

Akuntansi sebagai sistem informasi mengidentifikasikan,mengumpulkan dan
mengkomunikasikan informasi ekonomi suatu perusahaan atau badan usah...

•Jurnal Transaksi Keuangan

Setelah suatu transaksi direkam dalam suatu bukti sumber atau dokumen
sumber (source document), pencatatan akuntansi yang pertama kali dilak...

Template Picture Window. Gambar template oleh TommyIX. Diberdayakan oleh
Blogger.

Scribd
Upload a Document
Search Documents
Explore

•Sign Up
•|
•Log In

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->