100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
4K tayangan6 halaman

Panduan Penggunaan EasyCase 4.2

Petunjuk pemakaian EasyCase Profesional V.4.2 untuk penggambaran Data Flow Diagram (DFD) yang mencakup cara memulai program, membuat proyek baru, menambahkan entity eksternal, proses, aliran data, simpanan data pada diagram konteks dan DFD level 0 dan 1, serta menamai komponen-komponennya.

Diunggah oleh

Rousy Tamara
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
4K tayangan6 halaman

Panduan Penggunaan EasyCase 4.2

Petunjuk pemakaian EasyCase Profesional V.4.2 untuk penggambaran Data Flow Diagram (DFD) yang mencakup cara memulai program, membuat proyek baru, menambahkan entity eksternal, proses, aliran data, simpanan data pada diagram konteks dan DFD level 0 dan 1, serta menamai komponen-komponennya.

Diunggah oleh

Rousy Tamara
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PETUNJUK PEMAKAIAN

EasyCase Profesional V.4.2.


Untuk penggambaran Data Flow Diagram ( DFD )
Oleh : Didik Setiyadi, S.Kom., M.Kom.

Memulai EasyCase Untuk mulai bekerja dengan EasyCase, klik ganda icon program ini dari desktop. Bila icon EasyCase tidak ada di dekstop, aktifkan melalui tombol Start dari Taskbar pada Sistem Operasi Microsoft Windows.

Melalui menu Start pada taskbar, pilih menu Program, kemudian

pilih menu EasyCASE Profesional 4.2, kemudian klik icon EasyCASE, maka akan ditampilkan kotak dialog berikut ini :

Kemudian Klik OK, maka akan tampil kotak dialog berikut ini :

Didik Setiyadi,S.Kom,M.Kom. : didiksetiyadi@yahoo.com, 08161150771

STMIK BANI SALEH - 2003

Bila ingin memulai melakukan pembuatan Proyek DFD, klik File,

kemudian klik Project, maka akan tampil kotak dialog berikut ini :

Pada kolom Directory C:\ ketik nama directori yang diinginkan untuk menyimpan data pembuatan DFD ( Data Flow Diagram ). Penyimpanan juga bisa dilakukan pada Drive A:\ kemudian ketik nama direktorinya. Setelah itu klik icon Open. maka akan muncul kotak dialog berikut ini :

Setelah itu klik icon OK. Maka akan muncul kotal dialog berikut ini :

Didik Setiyadi,S.Kom,M.Kom. : didiksetiyadi@yahoo.com, 08161150771

STMIK BANI SALEH - 2003

Pada kolom Project Name ketik nama proyek yang diinginkan, misalkan Sistem Simpan Pinjam PT.ABC Pada kolom Process Model Methodology pilih model yang diinginkan, model yang umum dipakai ada 2 (dua ) yaitu Yourdon (DFD) dan Gane & Sarson (DFD). Defaultnya adalah Yourdon (DFD).

Pada kolom Data Model Methodology abaikan pilihan. Klik pada kolom Require Object Names. Kemudian klik Define Conteks Diagram, maka akan muncul kotak dialog berikut :

Kemudian klik icon OK, maka akan muncul kotak dialog berikut ini :

Kemudian klik OK, maka akan muncul kotak dialog berikut ini :

Didik Setiyadi,S.Kom,M.Kom. : didiksetiyadi@yahoo.com, 08161150771

STMIK BANI SALEH - 2003

Kemudian klik OK, maka akan muncul kotak dialog berikut ini :

Gambar diatas adalah Konteks Diagram, pelajari simbol simbol yang ada pada DFD, yang umum dipakai adalah : External Entity, Proses, Data Flow ( aliran data ), dan Data Store ( simpanan data ). Pada konteks diagram tidak boleh ada simbol Data Strote ( simpanan data ). Untuk memberi nama external entity ( kotak ), klik external entity, kemudian klik kanan pada mouse, setelah itu klik Name, maka akan tampak kotak dialog berikut ini :

Ketik nama external entitynya, kemudian klik OK atau Cancel untuk membatalkan. Untuk memberi nama aliran data ( garis ), klik aliran data, kemudian klik kanan pada mouse, setelah itu klik Name, maka akan tampak kotak dialog berikut ini :

Didik Setiyadi,S.Kom,M.Kom. : didiksetiyadi@yahoo.com, 08161150771

STMIK BANI SALEH - 2003

Ketik nama aliran data, kemudian klik OK atau Cancel untuk membatalkan. Untuk memberi nama Proses ( bulet ) dan Simpanan Data ( garis dua ) pada DFD level 1, perintahnya sama seperti pemberian nama Aliran Data dan External Entity.

Untuk membuat gambar DFD level 0, pada Konteks Diagram, klik Proses ( bulet ), kemudian klik kanan mouse, klik Goto Child, maka akan muncul kotak dialog berikut ini :

Klik Yes, maka akan tampak kotak dialog berikut ini :

Didik Setiyadi,S.Kom,M.Kom. : didiksetiyadi@yahoo.com, 08161150771

STMIK BANI SALEH - 2003

Pada kolom Child Type, kilk pilihan Data Flow Diagram ( dfd ), setelah itu Klik OK, maka akan muncul kotak dialog berikut ini :

Klik No, maka akan muncul layar kerja berikut ini :

Untuk membuat simbol Proses ( 1 ), klik simbol Proses ( bulet ), kemudian tempatkan pada lembaran kerja, maka akan tampak kotak dialog berikut ini :

Ketik nama Proses nya ( untuk proses 1 ), kemudian klik OK Untuk pembuatan proses yang lainnya langkahnya sama pada gambar tersebut diatas.

Untuk menuju ( membuat ) gambar DFD level 1, langkahnya adalah sama seperti pada pembuatan gambar DFD level 0.

Didik Setiyadi,S.Kom,M.Kom. : didiksetiyadi@yahoo.com, 08161150771

STMIK BANI SALEH - 2003

Anda mungkin juga menyukai