Anda di halaman 1dari 29

KATA PENGANTAR Puji syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkah

dan rahmat-Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan laporan kasus mengenai Anemia dalam kehamilan guna memenuhi salah satu persyaratan dalam menempuh Kepaniteraan Klinik Bagian lmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan di !"#$ Bekasi periode %& Agustus %'() * % No+ember %'(), Pada kesempatan ini Penulis ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak * pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan kasus ini- yaitu . (, dr, $ean /ahjudy- "p,01 %, !ekan * rekan anggota Kepaniteraan Klinik di bagian lmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan di !"#$ Bekasi, Penulis menyadari penulisan laporan kasus ini masih jauh dari sempurna, 0leh karena itukritik dan saran yang membangun sangat diharapkan Penulis agar laporan kasus ini dapat menjadi lebih baik, Penulis juga memohon maa2 yang sebesar * besarnya apabila banyak terdapat kesalahan maupun kekurangan dalam laporan kasus ini, Akhir kata- Penulis berharap semoga re2erat ini dapat berman2aat khususnya bagi Penulis sendiri dan kepada Pemba3a pada umumnya,

4akarta- 0ktober %'()

Penulis

BAB I PENDAHULUAN Angka kejadian anemia dalam kehamilan di seluruh dunia pada saat ini 3ukup tinggi yakni berkisar antara (' * %'5, Kebanyakan kasus yang ada disebabkan karena malnutrisisehingga mudah dipahami bah6a tingkat anemia di negara berkembang lebih tinggi dari pada negara maju, 7rekuensi anemia selama kehamilan sangat ber+ariasi- terutama bergantung pada apakah selama kehamilan 6anita yang bersangkutan mendapat suplemen besi atau tidak, Meskipun anemia terjadi agak lebih sering di antara 6anita-6anita miskin- namun keadaan ini sama sekali tidak berarti bah6a anemia hanya terbatas pada kelompok tersebut, $alam kehamilan- terjadi peningkatan jumlah sel darah 8 hidremia9- tetapi di sisi lain terjadi peningkatan +olume plasma- yang jumlahnya melebihi dari peningkatan jumlah sel darah 8peningkatan plasma sebesar )'5 sedangkan peningkatan sel darah merah sebesar (:5 dan hemoglobin sebesar (;5,9, Akibatnya terjadi pengen3eran darah- hematokrit turun, Pengen3eran darah dianggap sebagai penyesuaian diri se3ara 2isiologis dalam kehamilan dan berman2aat bagi 6anita hamil tersebut, Pengen3eran itu meringankan beban jantung yang harus bekerja lebih berat dalam masa kehamilan- karena meningkatnya 3ardia3 output sebagai akibat dari hidremia, Kerja jantung lebih ringan apabila +iskositas darah rendah- resistensi peri2er berkurang- sehingga tekanan darah tidak naik, Banyaknya unsur besi yang hilang pada saat persalinan lebih sedikit jika dibandingkan dengan apabila darah itu tetap kental, Anemia dalam kehamilan bisa berasal dari kelainan yang telah didiagnosis sebelum hamil- seperti anemia herediter- trombositopenia imunologis dan bahkan keganasan seperti leukemia dan lim2oma, $apat juga berupa kelainan yang baru timbul dalam kehamilan akibat perubahan kebutuhan- misalnya anemia de2isiensi besi dan anemia megalobastik pada de2isiensi 2olat, Anemia dalam kehamilan perlu mendapat perhatian penting oleh semua pihak- karena bisa mengakibatkan peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin, Angka kejadian

partus lama- perdarahan pas3a persalinan dan gangguan pertumbuhan janin dalam rahim terjadi lebih tinggi pada kelompok ibu hamil yang mengalami anemia,< BAB II LAPORAN KASUS I. IDENTITAS

PA" EN Nama #mur Pendidikan Pekerjaan Agama . Ny, KM . %% thn ."MP . bu !umah Tangga . slam

"#AM Nama #mur Pendidikan Pekerjaan Agama . Tn, " . %= thn . "MP . 6iras6asta . slam

"uku Bangsa . 4a6a Alamat ."epanjang 4aya !T>!/ '=>'? . %= "eptember %'() . Ponek 1$

"uku Bangsa . 4a6a Alamat 4am . dem . %),?= / B

Tanggal masuk !" Asal Pasien

II. ANAMNESIS Autoanamnesis dan alloanamnesis dilakukan pada tanggal %& september %'() pukul ((,'' / B Keluhan Utama . Mules - mules sejak @ (% jam yang lalu

Keluhan Tambahan . keluar air * air sejak @ < jam yang lalu- lemas Riwayat Penya it Se a!an" .
3

Pasien datang ke 1$ ponek !"#$ kota Bekasi dengan keluhan mules-mules, Pasien mengeluh mules sejak @ (% jam yang lalu sebelum masuk rumah sakit, selain itu pasien juga merasa lemas- letih dan lesu, Na2su makan baik- pandangan gelap 8-9- pusing 8-9- mual 8-9muntah 8-9- demam 8-9- batuk berdarah 8-9- muntah darah 8-9, BAB lan3ar- (A>hari ber6arna kuning ke3oklatan- konsistensi padat- tidak berdarah, BAK lan3ar- ber6arna kuning jernih- tidak nyeri dan tidak berdarah, < jam saat di rumah sakit- pasien mengeluh keluar air-air, Keluar air-air tersebut tidak bisa ditahan- 3airan ber6arna jernih- tidak berlendir dan tidak berdarah, 1erakan janin akti2, Riwayat Penya it Dahulu . "ejak lahir pasien sering pu3at dan lemas- mata dan kulit kuning, "aat usia = tahunpasien ditrans2usi karena sering lemas dan sering pu3at, "elama seumur hidup pasien hanya ditrans2usi ( A, "etelah ditrans2usi pasien menjadi segar dan tidak pu3at lagi, Pasien tidak ditrans2usi lagi dikarenakan biaya, !i6ayat hipertensi- penyakit jantung- ken3ing manis- asma- alergi terhadap obat- ri6ayat operasi disangkal, Riwayat Penya it Kelua!"a . Nenek pasien seumur hidup sering pu3at tetapi tidak pernah ditrans2usi, Nenek pasien meninggal karena muntah darah akibat pe3ah pembuluh darah di paru, Kakak kandung ayah pasien juga sering mengalami pu3at- dan meninggal karena tekanan darah tinggi, !i6ayat penyakit jantung- ken3ing manis- asma dalam keluarga disangkal, Riwayat Men#t!ua#i . Baid pertama umur "iklus Camanya . () tahun . teratur- %: hari . < hari dengan pemakaian pembalut %A>hari
4

Bari Pertama Baid Terakhir . ; $esember %'(% Ta2siran persalinan . (& "eptember %'()

"akit saat haid 8dismenorea9 . 8-9

Riwayat Pe! awinan . Menikah satu kali- saat usia %( tahun- usia perka6inan ( tahun, Riwayat Pe!#alinan . Merupakan kehamilan pertama Riwayat KB . Belum pernah menggunakan KB Riwayat AN$ . Pasien lakukan setiap bulan di bidan- selama antenatal 3are tidak ada kelainan pada janin pasien, Riwayat Kebia#aan . Pasien tidak pernah merokok- minum alkohol- minum jamu- minum obat-obatan maupun pemakaian jarum suntik bersama-sama,

III. PEMERIKSAAN %ISIK "tatus 1eneralis TandaDital T$ Nadi Pernapasan "uhu . (%'>;' mmBg . :: A>menit . %' A>menit . )&-< 'E
5

Kepala Mata TBT Ceher ThoraA Palpasi Perkusi

. Normo3ephali- rambut hitam tumbuh merata- tidak mudah di3abut . 3onjungti+a anemi F>F- s3lera ikterik F>F . se3ret telinga ->-- se3ret hidung ->-- tonsil hiperemis 8-9. "imetris- pembesaran K1B 8-9- pembesaran tiroid 8-9 . nspeksi . pergerakan hemithorak kanan dan kiri simetris- retraksi 8-9 . retraksi 8-9- stem 2remitus kanan dan kiri simetris . sonor pada kedua hemithorak . . suara na2as +esikuler F>F- ron3hi F>F. bunyi jantung - regular- murmur 8-9- gallop 8-9 Paru 4antung

Auskultasi

Mammae Palpasi Abdomen Palpasi

. . aerola mammae hiperpigmentasi 8F9- peau de orange 8-9 . massa 8-9- retraksi 8-9- nyeri 8-9 . . perut tampak membun3it . lien teraba membesar di regio hipo3hondria kiri 8s3hu22ner sulit dinilai9 . sulit dinilai . B#8F9 ?A>menit

nspeksi

nspeksi Perkusi Auskultasi Ekstremitas "tatus 0bstetri Pemeriksaan Cuar nspeksi Palpasi T7# Ceopold Ceopold Ceopold

. akral hangat pada keempat ekstremitas 8F9- edema pada keempat ekstremitas 8-9

. Perut tampak membun3it- striae gra+idarum 8F9- linea nigra 8F9

. )' 3m . bokong . punggung kanan . kepala


6

Ceopold D Auskultasi $44 B" 7rekuensi Camanya Kekuatan !elaksasi

. di+ergen

. (=% A> menit

. (-% A > (' menit . ('-(= detik . kurang . ada

Pemeriksaan $alam nspekulo Daginal Tou3her Portio Kepala Konsistensi Pembukaan Ketuban . Bodge . Tebal lunak . ) 3m . #tuh . Tidak dilakukan .

III. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Caboratorium %& * ';-%'() Ha#il HEMATOLOGI $arah Cengkap Caju Endap $arah Ceukosit Bitung 4enis Baso2il %= ('-; ' Mm ribu>uC 5 '-(= =-(' G(
7

Satuan

Nilai N&!mal

Eosino2il Batang "egmen Cim2osit Monosit Eritrosit Bemoglobin Bematokrit ndeA Eritrosit MED MEB MEBE Trombosit HEMOSTASIS PT PT 3ontrol APTT PTT 3ontrol IMUNOSEROLOGI BBsAg 8Elisa9 K M A KC N K 7ungsi Bati A"T 8"10T9 ACT 8"1PT9 7ungsi 1injal #reum Kreatinin 1$"

' % &: )? ' )-%= =-: %(-' &?-< (<-: %<-& %%& (?-: (?-' )?-( )=-; Non reakti2- TD. ',''

5 5 5 5 5 4uta>uC g>dC 5 2l pg 5 ribu>uC detik detik $etik $etik

(-) %-& =%-<' %'-?' %-: ?-= (%-(? )<-?< :%-;% %<-)% )%-)< (='-?'' (%-(: (%-?-(<-; %'-?' %<-=-);-= Non reakti2 TD G '-() !eakti2 TD HI '-()

)) () (= '-=( &(

#>C #>C mg>dC mg>dC mg>dC

G )< G ?( %'-?' '-=-(-= &'-(('

1ambaran $arah Tepi Eritrosit Ceukosit Bipokrom mikrositik- anisopoikilositosis- o+alosit 8F9- sel target 8F9- sel tear drops 8F9- 2ragmentosit 8F9- polikromasi- basophili3 stippling- saglutinasi, Kesan jumlah meningkat- hipersegmentasi 8F9- lim2osit atipik 8F9 Blast . '5 Eosino2il . (5
8

Promielosit Mielosit Metamielosit Baso2il

. '5 . '5 . '5 . '5

Batang "egmen Cim2osit Monosit

. %5 . <)5 . %'5 .?5

Trombosit Kesan

Eritrosit berinti > ('' leukosit Kesan jumlah kurang- trombosit raksasa 8F9 Bisitopenia dengan leukositosis e3 suspek kelainan hemoglobin dan in2eksi

#"1 %? "eptember %'() 4anin tunggal hidup hamil )< minggu- plasenta di 2undus- amnion 3ukup,

I'. RESUME Pasien Ny, KM- 1( hamil )< minggu datang ke 1$ Ponek !"#$ Kota Bekasi dengan keluhan mules sejak @ (% jam sebelum masuk !umah "akit selain itu pasien juga merasa lemasletih dan lesu, < jam saat di rumah sakit- pasien mengeluh keluar air-air, Keluar air-air tersebut tidak bisa ditahan- 3airan ber6arna jernih- tidak berlendir dan tidak berdarah, 1erakan janin akti2, "ejak lahir pasien sering pu3at dan lemas- mata dan kulit kuning, "aat usia = tahunpasien ditrans2usi karena sering lemas dan sering pu3at, "elama seumur hidup pasien hanya ditrans2usi ( A, "etelah ditrans2usi pasien menjadi segar dan tidak pu3at lagi, Pasien tidak ditrans2usi lagi dikarenakan biaya, Nenek pasien seumur hidup sering pu3at tetapi tidak pernah ditrans2usi, Nenek pasien meninggal karena muntah darah akibat pe3ah pembuluh darah di paru, Kakak kandung ayah pasien juga sering mengalami pu3at- dan meninggal karena hipertensi, Baid pertama pada umur () tahun- siklus teratur- %: hari dengan lamanya < hari dengan pemakaian pembalut %A>hari, Bari Pertama Baid Terakhir ; $esember %'(% dengan ta2siran persalinan (& "eptember %'()
9

PEME! K"AAN 7 " K "tatus 1eneralis TandaDital T$ Nadi Pernapasan "uhu Mata Abdomen Palpasi Perkusi Auskultasi "tatus 0bstetri Pemeriksaan Cuar nspeksi Palpasi T7# Ceopold Ceopold Ceopold Ceopold D Auskultasi $44 B"
10

. (%'>;' mmBg . :: A>menit . %' A>menit . )&-< 'E . 3onjungti+a anemi F>F- s3lera ikterik F>F . . perut tampak membun3it . lien teraba membesar di regio hipo3hondria kiri 8s3hu22ner sulit dinilai9 . sulit dinilai . B#8F9 ?A>menit nspeksi

. Perut tampak membun3it- striae gra+idarum 8F9- linea nigra 8F9

. )' 3m . bokong . punggung kanan . kepala . di+ergen

. (=% A> menit

7rekuensi Camanya Kekuatan !elaksasi

. (-% A > (' menit . ('-(= detik . kurang . ada

Pemeriksaan $alam Daginal Tou3her Portio Kepala Konsistensi Pembukaan Ketuban . Bodge . Tebal lunak . ) 3m . #tuh %= september %'() pukul %),?=

PEME! K"AAN CAB0!AT0! #M Caboratorium %& * ';-%'() Ha#il HEMATOLOGI $arah Cengkap Caju Endap $arah Ceukosit Bitung 4enis Baso2il Eosino2il Batang "egmen Cim2osit Monosit Eritrosit Bemoglobin Bematokrit ndeA Eritrosit %= ('-; ' ' % &: )? ' )-%= =-: %(-' Mm ribu>uC 5 5 5 5 5 5 4uta>uC g>dC 5 '-(= =-(' G( (-) %-& =%-<' %'-?' %-: ?-= (%-(? )<-?< Satuan Nilai N&!mal

11

MED MEB MEBE

&?-< (<-: %<-&

2l pg 5

:%-;% %<-)% )%-)<

1ambaran $arah Tepi Eritrosit Ceukosit Bipokrom mikrositik- anisopoikilositosis- o+alosit 8F9- sel target 8F9- sel tear drops 8F9- 2ragmentosit 8F9- polikromasi- basophili3 stippling- saglutinasi, Kesan jumlah meningkat- hipersegmentasi 8F9- lim2osit atipik 8F9 Blast Promielosit Mielosit Metamielosit Baso2il . '5 . '5 . '5 . '5 . '5 Eosino2il Batang "egmen Cim2osit Monosit . (5 . %5 . <)5 . %'5 .?5

Trombosit Kesan

Eritrosit berinti > ('' leukosit Kesan jumlah kurang- trombosit raksasa 8F9 Bisitopenia dengan leukositosis e3 suspek kelainan hemoglobin dan in2eksi

#"1 %? "eptember %'() 4anin tunggal hidup hamil )< minggu- plasenta di 2undus- amnion 3ukup,

'. DIAGNOSIS bu . 1( Bamil )< minggu dengan anemia hipokrom mikrositik e3 Bemoglobinopati

4anin . janin tunggal hidup intra uterine presentasi kepala

'I. PROGNOSIS
12

bu

. dubia ad malam

4anin . dubia ad bonam

'II. PENATALAKSANAAN !a6at inap Trans2usi P!E ('''33 Eek Bb post trans2use Th> injeksi Th> oral Asam 2olat =mg>hari Ee2uroAime Na %A<=' mg soAsuprine BEC ? ampul>drip

Konsul ke penyakit dalam

13

BAB III ANALISA KASUS Pasien 6anita berusia %% tahun- 1( hamil )< minggu datang ke 1$ Ponek !"#$ Kota Bekasi mules-mules sejak @ (% jam yang lalu dikarenakan kontraksi uterus, "elain itu pasien juga mengeluh pu3at- lemas- letih dan lesu dikarenakan kadar Bb pasien adalah =-: mg>dC, $an pasien juga mengeluh keluar air-air sejak @ < jam yang lalu- dan dari pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan ) 3m- ini merupakan ketuban pe3ah dini yang biasanya paling sering diakibatkan oleh in2eksi, "ejak lahir pasien sering mengalami pu3at- lemas dan kuning, "aat usia = tahun pasien ditrans2usi akibat pasien sering lemas dan pu3at, "etelah ditrans2usi pasien tidak pu3at dan tidak lemas lagi, Pasien hanya ditrans2usi (A akibat masalah biaya, Nenek pasien semasa hidupnya sering pu3at dan lemas dan meninggal karena muntah darah akibat pe3ah pembuluh darah di paru, Kakak kandung ayahnya juga sering mengalami pu3at dan meninggal karena hipertensi, $ari hasil pemeriksaan 2isik- didapatkan 3onjugti+a anemis dan s3lera ikterik, Penyebab s3lera ikterik ini dikarenakan peme3ahan eritrosit yang berlebihan sehingga menyebabkan kadar bilirubin dire3t meningkat, Calu dari pemeriksaan abdomen didapatkan splenomegali di regio hipo3hondriasis kiri, Pada pasien ini sulit ditentukan s3hu22nernya dikarenakan pasien hamil, $ari hasil laboratorium hematologi didapatkan Bb =-: mg>dC- eritrosit )-%= juta>uCBematokrit %(-'5- MED &?-< 2l- MEB (<-: pg- MEBE %<-& 5, "ehingga dapat disimpulkan jumlah eritrosit berkurang dengan ukuran menge3il- 6arna hipokrom dan isi hemoglobin yang berkurang, $ari hasil apusan darah tepi didapatkan eritrosit . Bipokrom mikrositik-

anisopoikilositosis- o+alosit 8F9- sel target 8F9- sel tear drops 8F9- 2ragmentosit 8F9- polikromasibasophili3 stippling- saglutinasi, Trombosit . kesan jumlah kurang- trombosit raksasa 8F9, $ari hasil analisa Bb dan apusan darah tepi yang telah dilakukan dan digabungkan dengan anamnesa dan pemeriksaan yang didapat- dapat diambil kesimpulan bah6a pada pasien

mengalami Thalasemia, #ntuk menentukan rantainya maka perlu dilakukan pemeriksaan elektro2oresis Bb, Terapi pada pasien thalasemia dengan kehamilan dapat diberikan asam 2olat =mg>haribila Bb kurang dapat ditrans2usi dengan P!E,

BAB I' TIN(AUAN PUSTAKA

DE%INISI Anemia pada 6anita tidak hamil dide2inisikan sebagai konsentrasi hemoglobin yang kurang dari (% g>dl dan kurang dari (' g>dl selama kehamilan atau masa ni2as, Konsentrasi hemoglobin lebih rendah pada pertengahan kehamilan- pada a6al kehamilan dan kembali menjelang aterm- kadar hemoglobin pada sebagian besar 6anita sehat yang memiliki 3adangan besi adalah ((g>dl atau lebih, Atas alasan tersebut- Eenters 2or disease 3ontrol 8(;;'9 mende2inisikan anemia sebagai kadar hemoglobin kurang dari (( g>dl pada trimester pertama dan ketiga- dan kurang dari ('-= g>dl pada trimester kedua,(-< ETIOLOGI Etiologi anemia selama kehamilan sama dengan yang dijumpai pada 6anita yang tidak hamil, Adapun penyebabnya antara lain. $idapat . (, $e2isiensi besi %, Kehilangan darah akut ), Peradangan atau keganasan ?, $e2isiensi +itamin B(% =, Bemolisis &, Aplastik Berediter . (, Talasemia %, Bemoglobinopati sel sabit ), Anemia hemolitik herediter

%AKTOR RESIKO 7aktor resiko terjadinya anemia adalah status giJi yang buruk dengan de2isiensi multi+itamin- alkoholisme yang mengarah ke status giJi buruk- ri6ayat gangguan reabsorbsi makanan- dan terdapat de2isiensi enJim 1&P$,%

%ISIOLOGI ANEMIA DALAM KEHAMILAN Anemia biasa dijumpai dalam kehamilan- disebabkan karena keperluan akan nutrisi bertambah dan terjadi perubahan-perubahan dalam darah dan sumsum tulang, Dolume plasma akan bertambah banyak dalam kehamilan- namun bertambahnya sel-sel darah tidak sebanyak bertambahnya jumlah plasma, Keadaan tersebut mengakibatkan terjadinya penge3eran darah yaitu dengan perbandingan plasma )' 5- sel darah (: 5 dan hemoglobin (;5, Pengen3eran darah dianggap sebagai penyesuaian diri se3ara 2isiologis dalam kehamilan bagi 6anita hamil, Bal ini disebabkan karena pengen3eran darah meringankan kerja jantung yang harus bekerja lebih 3epat dal%am masa kehamilan- sebagai akibat hiper+olemi3 3ardia3 output yang meningkat, Kerja jantung akan lebih ringan jika +iskositas darah rendah, Pada perdarahan saat persalinan- unsur besi yang hilang lebih sedikit dibandingkan dengan apabila darah tetap kental, Bertambahnya darah dalam kehamilan dimulai sejak kehamilan berusia (' minggu dan men3apai pun3aknya sekitar pertengahan masa kehamilan atau pada usia kehamilan antara )% * )& minggu, $alam suatu penelitian- diketahui bah6a kadar hemoglobin- jumlah eritrosit dan nilai hematokrit- ketiganya akan turun selama kehamilan sampai dengan tujuh hari pas3a persalinan, "etelah itu ketiganya akan meningkat dan kira-kira ?' hari pas3a persalinan akan men3apai nilai normal kembali,

KLASI%IKASI ANEMIA PADA KEHAMILAN Berdasarkan mor2ologi- anemia di bagi menjadi .

Anemia normositik normokrom #kuran dan bentuk sel darah merah normal serta mengandung hemoglobin dalam jumlah yang normal, Bal tersebut disebabkan oleh karena kehilangan darah yang akut- hemolisispenyakit in2eksi- gangguan endokrin dan gangguan ginjal,

Anemia makrositik normokrom #kuran sel darah merah lebih besar dari normal tetapi normokrom karena konsentrasi hemoglobin normal 8MED meningkat- MEBE normal9

Anemia mikrositik hipokrom #kuran sel darah merah ke3il dan kurang mengandung hemoglobin 8MED kurang MEBE kurang9,

Tabel (, Klasi2ikasi anemia Mikrositik hipokrom MEDG:' 2l MEBG%< pg $e2isiensi besi Talasemia Anemia penyakit kronik 8beberapa kasus9 Kera3unan timbal Anemia sideroblastik 8beberapa kasus9 Normositik normokrom MED :'-;= 2l MEBH%& pg Banyak pada anemia hemolitik Anemia penyakit kronik 8beberapa kasus9 "etelah perdarahan akut Penyakit ginjal $e2isiensi 3ampuran Kegagalan sumsum tulangmisalnya pas3a kemoterapiin2iltrasi oleh karsinoma- dll Makrositik MEDH;= 2l Megaloblastik. de2isiensi +itamin B(% atau 2olat Non-megaloblastik. alkoholpenyakit hati- mielodisplasiaanemia aplastik- dll

Berdasarkan penyelidikan di 4akarta anemia dalam kehamilan dapat dibagi sebagai berikut .

a, anemia de2isiensi besi b, anemia megaloblastik 3, anemia hipoplastik d, anemia hemolitik

. &%,) 5 . %;,' 5 . :,' 5 . ',< 5

Anemia )e*i#ien#i be#i Anemia dalam kehamilan yang paling sering dijumpai ialah anemia akibat kekurangan besi, Kekurangan ini dapat disebabkan karena kurang masuknya unsur besi dengan makanankarena gangguan resorpsi- gangguan penggunaan- atau karena terlampau banyaknya besi ke luar dari badan- misalnya pada perdarahan, Keperluan akan besi bertambah dalam kehamilan- terutama dalam trimester terakhir, Apabila masuknya besi tidak ditambah dalam kehamilan- maka mudah terjadi anemia de2isiensi besi- lebih-lebih pada kehamilan kembar, Cagi pula di daerah khatulisti6a besi lebih banyak keluar melalui air keringat dan melalui kulit, Masuknya besi setiap hari yang dianjurkan tidak sama untuk pelbagai negeri, #ntuk 6anita tidak hamil- 6anita hamil- dan 6anita yang menyusui dianjurkan di Amerika "erikat masing-masing (% mg- (= mg- dan (= mg, $i ndonesia masingmasing (% mg- (< mg- dan (< mg, Dia"n&#i# $iangnosis anemia de2isiensi besi yang berat tidaklah sulit karena ditandai 3iri-3iri yang khas bagi de2isiensi besi- yakni mikrositosis dan hipokromasia, Anemia yang ringan tidak selalu menunjukkan 3iri-3iri khas itu- bahkan banyak yang bersi2at normositer dan normokrom, Bal itu disebabkan karena de2isiensi besi dapat berdampingan dengan de2isiensi asam 2olik, Yang terakhir menyebabkan anemia megaloblastik yang si2atnya makrositer dan hiperkrom, Anemia ganda demikian laJim disebut anemia dimor2is- yang dapat dibuktikan dengan kur+a prin3e jones, "i2at lain yang khas bagi de2isiensi besi ialah . a9 kadar besi serum rendahK b9 daya ikat besi serum tinggiK 39 protopor2irin eritrosit tinggiK dan d9 tidak ditemukan hemosiderin 8stainable iron9 dalam sumsum tulang,

Pengobatan per3obaan 8therapia eA ju+antibus9 dengan besi dapat pula dipakai untuk membuktikan de2isiensi besi. jikalau dengan pengobatan jumlah retikulosit- kadar Bb dan besi serum naik sedang daya ikat besi serum dan protopor2irin eritrosit turun- maka anemia itu pasti disebabkan kekurangan besi, Pemeriksaan sumsum tulang menunjukkan eritropoesis yang normoblastik tanpa tandatanda hipoplasia eritropoesis, Te!a+i Apabila pada pemeriksaan kehamilan hanya Bb yang diperiksa dan Bb itu kurang dari (( g> dl- maka 6anita dapat dianggap sebagai menderita anemia de2isiensi besi- baik yang murni maupun yang dimor2is- karena tersering anemia dalam kehamilan ialah anemua de2isiensi besi, Pengobatan dapat dimulai dengan preparat besi per os, Biasanya diberikan garam besi sebanyak &'' * (''' mg sehari- seperti sul2as-2errosus atau glukonas 2errosus, Bb dapat dinaikkan sampai (( g>dl atau lebih asal masih ada 3ukup 6aktu sampai janin lahir, Peranan +itamin E dalam pengobatan dengan besi masih diragukan oleh beberapa penyelidik, Mungkin +itamin E mempunyai khasiat untuk mengubah ion 2erri menjadi ion 2erro yang lebih mudah diserap oleh selaput usus, Terapi parenteral baru diperlukan apabila penderita tidak tahan akan obat besi per os- ada gangguan penyerapan- penyakit saluran pen3ernaan- atau apabila kehamilannya sudah tua, Besi parenteral diberikan dalam bentuk 2erri, "e3ara intramuskulus dapat disuntikkan dekstran besi 8im2eron9 atau sorbitol besi 84e3to2er9, Basilnya lebih 3epat di3apai- hanya penderita merasa nyeri di tempat suntikan, 4uga se3ara intra+ena perlahan-lahan besi dapat diberikan- seperti 2errum oksidum sakkaratum 87errigen- 7erri+erin- Pro2errin- Ditis9- sodium di2errat 87erronas3in9- dan dekstran besi 8 m2eron9, Akhir-akhir ini m2eron banyak pula diberikan dengan in2us dalam dosis total antara (''' * %''' mg unsur besi sekaligus- dengan hasil yang sangat memuaskan, /alaupun besi intra+ena dan dengan in2us kadang-kadang menimbulkan e2ek sampingan- namun apabila ada indikasi yang tepat- 3ara ini dapat dipertanggung ja6abkan, Komplikasi kurang berbahaya dibandingkan dengan trans2usi darah,

Tran2usi darah sebagai pengobatan anemia dalam kehamilan sangat jarang diberikan * 6alaupun Bb-nya kurang dari & g>(''ml * apabila tidak terjadi perdarahan, $arah se3ukupnya harus tersedia selama persalinan- yang segera harus diberikan apabila terjadi perdarahan yang lebih dari biasa- 6alaupun tidak lebih dari (''' ml, Pen,e"ahan $i daerah-daerah dengan 2rekuensi kehamilan yang tinggi sebaiknya setiap 6anita hamil diberi sul2as 2errosus atau glukonas 2errosus- 3ukup ( tablet sehari, "elain itu 6anita dinasehatkan pula untuk makan lebih banyak protein dan sayur-sayuran yang mengandung banyak mineral serta +itamin, P!&"n&#i# Prognosis anemia de2isiensi besi dalam kehamilan umumnya baik bagi ibu dan anak, Persalinan dapat berlangsung seperti biasa tanpa perdarahan banyak atau komplikasi lain, Anemia berat yang tidak diobati dalam kehamilan muda dapat menyebabkan abortus- dan dalam kehamilan tua dapat menyebabkan partus lama- perdarahan postpartum- dan in2eksi, /alaupun bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita anemia de2isiensi besi tidak menunjukkan Bb yang rendah- namun 3adangan besinya kurang- yang baru beberapa bulan kemudian tampak sebagai anemia in2antum,

Anemia me"al&bla#ti Anemia megaloblastik dalam kehamilan disebabkan karena de2isiensi asam 2olik 8pteroylglutami3 a3id9- jarang sekali karena di2isiensi +itamin B(% 83yano3obalamin9, Berbeda dari Eropa dan Amerika "erikat 2rekuensi anemia megaloblastik dalam kehamilan 3ukup tinggi di Asia- seperti ndia- Malaysia- dan di ndonesia, Bal itu erat hubungannya dengan de2isiensi makanan, Dia"n&#i#

$iagnosis

anemia

megaloblastik

dibuat

apabila

ditemukan

megaloblas

atau

promegaloblas dalam darah atau sumsum tulang, "i2at khas sebagai anemia makrositer dan hiperkrom tidak selalu dijumpai- ke3uali bila anemianya sudah berat, "eringkali anemia si2atnya normositer dan normokrom, Bal itu disebabkan karena de2isiensi asam 2olik sering berdampingan dengan de2isiensi besi dalam kehamilan, Perubahan-perubahan dalam leukopoesis- seperti metamielosit datia dan sel batang datia yang kadang-kadang disertai +akuolisasi- dan hipersegmentasi granulosit- terjadi lebih dini pada de2isiensi asam 2olik dan +itamin B(%- bahkan belum terdapat megaloblastosis, Eiri-3iri merupakan petunjuk yang kuat bagi de2isiensi asam 2olik dan +itamin B (%, 4uga pemeriksaan asam 2ormimino-glutamik dalam air ken3ing 87iglu-test9 dapat membantu dalam diagnosis, Kadar asam 2olik tidak dapat dipakai sebagai diagnostikum, $iagnosis pasti baru dapat dibuat dengan per3obaan penyerapan 8absorption test9 dan per3obaan pengeluaran 83learan3e test9 asam 2olik, Pengobatan per3obaan dengan asam 2olik dapat pula menyokong diagnosisK naiknya jumlah retikulosit dan kasar Bb menunjukkan de2isiensi asam 2olik, Pada anemia dimor2is gambaran darah yang mula-mula normositer dan normokromsetelah pemberian asam 2olik- jelas berubah menjadi mikrositer dan hipokrom karena de2isiensi asam 2olik sudah dikoreksi- akan tetapi de2isiensi besi belum, Te!a+i $alam pengobatan anemia megaloblastik dalam kehamilan sebaiknya bersama-sama dengan asam 2olik diberikan pula besi, Tablet asam 2olik diberikan dalam dosis (= * )' mg sehari, 4ikalau perlu- asam 2olik diberikan dengan suntikan dalam dosis yang sama, Apabila anemia megaloblastik disebabkan oleh de2isiensi +itamin B (% 8anemia pernisiosa Addison-Biermer9- maka penderita harus diobati dengan +itamin B(% dengan dosis ('' * (''' mikrogram sehari- baik per os maupun parenteral, Karena anemia megaloblastik dalam kehamilan pada umumnya berat dan kadang-kadang degil si2atnya- maka trans2usi darah kadang-kadang diperlukan apabila tidak 3ukup 6aktu karena

kehamilan dekat aterm- atau apabila pengobatan dengan pelbagai obat penambah darah bisa tidak berhasil, Pen,e"ahan Pada umumnya asam 2olik tidak doerikan se3ara rutin- ke3uali di daerah-daerah dengan 2rekuensi anemia megaloblastik yang tinggi, Apabila pengobatan anemia dengan besi saja tidak berhasil- maka besi harus ditambah dengan asam 2olik, P!&"n&#i# Anemia megaloblastik dalam kehamilan umumnya mempunyai prognosis 3ukup baik, Pengobatan dengan asam 2olik hampir selalu berhasil, Apabila penderita men3apai masa ni2as dengan selamat dengan atau tanpa pengobatanmaka anemianya akan sembuh dan tidak akan timbul lagi, Bal ini disebabkan karena dengan lahirnya anak keperluan akan asam 2olik jauh berkurang, "ebaliknya- anemia pernisiosa memerlukan pengobatan terus-menerus- juga diluar kehamilan, Anemia megaloblastik dalam kehamilan yang berat yang tidak diobati mempunyai prognosis kurang baik, Angka kematian bagi ibu mendekati =' 5 dan bagi anak ;' 5,

Anemia hi+&+la#ti Anemia pada 6anita hamil yang disebabkan karena sumsum tulang kurang mampu membuat sel-sel darah baru- dinamakan anemia hipoplastik dalam kehamilan, $arah tepi menunjukkan gambaran normositer dan normokrom- tidak ditemukan 3iri-3iri de2isiensi besi- asam 2olik- atau +itamin B(%, "umsum tulang bersi2at normoblastik dengan hipoplasia erithropoesis yang nyata, perbandingan mielosit . eritrosit- yang diluar kehamilan = . ( dan dalam kehamilan ) . ( atau % . (- berubah menjadi (' . ( atau %' . (, Eiri lain ialah bah6a pengobatan dengan segala ma3am obat penambah darah tidak memberi hasil,

Etiologi anemia hipoplastik karena kehamilan hingga kini belum diketahui dengan pastike3uali yang disebabkan oleh sepsis- sinar !oentgent- ra3un- atau obat-obat, $alam hal yang terakhir anemianya dianggap hanya sebagai komplikasi kehamilan, Karena obat-obat penambah darah tidak memberi hasil- maka satu-satunya 3ara untuk memperbaiki keadaan penderita ialah tran2usi darah- yang sering perlu diulang sampai berapa kali, Biasanya anemia hipoplastik karena kehamilan- apabila 6anita dengan selamat men3apai masa ni2as- akan sembuh dengan sendirinya, $alam kehamilan-kehamilan berikutnya biasanya 6anita menderita anemia hipoplastik lagi, Tidak banyak yang dapat dilakukan untuk men3egah terjadinya anemia hemoplastik karena kehamilan, Akan tetapi- dalam pemberian obat-obat pada 6anita hamil selalu harus dipikirkan pengaruh samping obat-obat itu, Khususnya obat-obat yang mempunyai pengaruh hemotoksik- seperti streptomi3in- oksitetrasiklin- klortetrasiklin- sul2onamid- klorpromaJinatebrin- dan obat penge3at rambut sebaiknya tidak diberikan pada 6anita hamil- jikalau tidak perlu betul,

Anemia hem&liti Anemia hemolitik disebabkan karena penghan3uran sel darah merah berlangsung lebih 3epat dari pembuatannya, /anita dengan anemia hemolitik sukar menjadi hamilK apabila ia hamil- maka anemianya biasanya menjadi lebih berat, "ebaliknya mungkin pula bah6a kehamilan menyebabkan krisis hemolitik pada 6anita yang sebelumnya tidak menderita anemia, "e3ara umum anemia hemolitik dapat dibagi dalam % golongan besar- yakni . (9 golongan yang disebabkan oleh 2aktor intrakorpuskuler- seperti pada s2erositosiseliptositosis- anemia hemolitik herediter- thalassemia- anemia sel sabit- hemoglobinopatia E- $- 1- B- - dan paroAysmal no3turnal haemoglobinuria, %9 1olongan yang disebabkan oleh 2aktor ekstrakorpuskuler- seperti pada in2eksi 8malariasepsis- dsb9- kera3unan arsenikum- neoarsphenamin- timah- sul2onamid- kinin- paraLuin-

pimaLuin- nitro2urantoin 82uradantin9- ra3un ularK pada de2isiensi 1-&-P$ 8glukose & phosphate dehydrogenase9- antagonismus rhesus atau AB0- leukemia- penyakit Bodgkinlim2osarkoma- penyakit hati- dan lain-lain,

1ejala-gejala yang laJim dijumpai ialah gejala-gejala proses hemolitik- seperti anemiahemoglobinemia- hemoglobinuria- hiperbilirubinemia- hiperurobilirubinuria- dan sterkobilin lebih banyak dalam 2aeses, $i samping itu terdapat pula sebagai tanda regenerasi darah seperti retikulositosis dan normoblastemia- serta hiperplasia erithropoesis dalam sumsum tulang, Pada hemolisis yang berlangsung lama dijumpai pembesaran limpa dan anemia hemolitik yang herediter kadang-kadang disertai kelainan roentgenologis pada tengkorak dan tulang-tulang lain, "umsum tulang menunjukkan gambaran normoblastik dengan hiperplasia yang nyataterutama sistem eritropoetik, Perbandingan mieloit . eritoit yang biasanya ) . ( atau % . ( dalam kehamilan berubah menjadi ( . ( atau ( . %,&-: Pengobatan anemia hemolitik dalam kehamilan tergantung pada jenis dan beratnya, 0batobat penambah darah tidak memberi hasil, Trans2usi darah- yang kadang-kadang diulang beberapa kali- diperlukan pada anemia berat untuk meringankan penderitaan ibu dan untuk mengurangi bahaya hipoksia janin, $an dapat juga diberikan asam 2olat = mg>hari dan 7e oral pada kasus thalasemia, Ke3uali pada kasus thalasemia mayor- berikan asam 2olat dosis tinggi dan hindari pemberian 7e,= "plenektomi dianjurkan pada anemia hemolitik ba6aan dalam trimester atau , Pada anemia hemolitik yang diperoleh harus di3ari penyebabnya, "ebab-sebab itu harus disingkirkan- misalnya pemberian obat-obat yang dapat menyebabkan kelumpuhan sumsum tulang harus segera dihentikan, $an diperlukan juga konseling genetika pada kedua pasangan,

PENGARUH ANEMIA DALAM KEHAMILAN Anemia dalam kehamilan memberikan pengaruh yang tidak baik bagi ibu- baik dalam kehamilan- saat persalinan maupun masa ni2as dan sesudahnya, Anemia selama kehamilan dapat memberi dampak 3adangan besi kurang- 3a3at ba6aan- dan kematian janin, Terdapat hubungan

yang bermakna antara anemia pada ibu semasa hamil dengan kejadian berat berat badan lahir bayi rendah- ini dikarenakan anemia dapat mengganggu trans2er oksigen ke janin yang berakibat gangguan pada pertumbuhan intrauterin yang normal atau dengan usia gestasi,% Berbagai penyulit yang dapat timbul akibat anemia seperti (, Abortus %, Partus prematur ), Partus lama karena inertia uteri ?, Perdarahan postpartum karena atonia uteri =, "yok &, n2eksi intrapartum maupun postpartum kordis Bipoksia akibat anemia dapat menyebabkan syok dan kematian ibu meskipun persalinan tidak sulit dan tidak terjadi perdarahan banyak, Pengaruh anemia memberi pengaruh kurang bagi hasil konsepsi karena dapat menyebabkan kematian mudigah- kematian perinatal- prematuritas3a3at ba6aan- berkurangnya 3adangan besi dan pertumbuhan janin terhambat, 4adi- anemia dalam kehamilan merupakan sebab potensial morbiditas dan mortilitas baik ibu maupun bayi,( <, Anemia yang sangat berat dengan Bb G ? g>('' ml dapat menyebabkan dekompensasi

E'ALUASI ANEMIA DALAM KEHAMILAN

Bagan e+aluasi anemia pada kehamilan(

BAB ' KESIMPULAN Anemia dapat mempengaruhi kehamilan baik pada masa kehamilan- persalinan- masa ni2as dan sesudahnya, Berbagai penyulit yang dapat timbul akibat anemia antara lain abortuspartus prematur- partus lama karena inertia uteri- perdarahan postpartum- syok- in2eksi intrapartum maupun postpartum dan dekompensasi kordis, Pengaruh anemia memberi pengaruh kurang bagi hasil konsepsi karena dapat menyebabkan kematian mudigah- kematian perinatalprematuritas- 3a3at ba6aan- berkurangnya 3adangan besi dan pertumbuhan janin terhambat, Anemia dalam kehamilan perlu mendapat perhatian penting oleh semua pihak- karena bisa mengakibatkan peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin, Perlu diberikan edukasi kepada pasien dan keluarga pasien tentang pengaruh dan resiko yang dapat terjadi akibat dari anemia dan penyakit yang dideritanya terhadap kehamilan, $an jika penyebab anemianya dikarenakan masalah genetik perlu dilakukan konseling genetik terhadap kedua pasangan, Perlu juga diberikan edukasi pentingnya asupan makan yang baik dalam kehamilan- dimana tidak selalu asupan makanan itu harus berupa makanan yang mahal 8seperti daging dan susu9- tetapi bisa berupa telur- sayur-sayuran atau ka3ang-ka3angan yang juga mengandung 7e-asam 2olat+itamin (% dalam kadar yang men3ukupi,

DA%TAR PUSTAKA (, Berghella- Di3enJo, Maternal 7etal E+iden3e Based 1uidelines %th Edition, n2orma Bealth3are- #"A . %'(%, pp (')-('& %, Eunningham- 71, Hematologic Disorder in Text Boks of Williams Obstetrics - %'th ed, Prenti3e hall nternational- #"A . (;;<, pp ;)'-)< ), Bo22brand A,D- Pettit 4,E- Moss P,A,B, Kapita "elekta Bematologi, Ed,?, Penerbit Buku Kedokteran, E1E, %''= ?, Canglois "- 7ord 4E- Ehitayat $, Earrier "3reening 2or Thalassemia and Bemoglobinopathies in Eanada, 4oint "01E*EEM1 Elini3al Pra3ti3e 1uideline %'':K %(:. ;=';=; =, Manuaba- ,B,1- "p01- dkk, %''<, Pengantar Kuliah 0bstetri, 4akarta. E1E pK =&;-=<) &, Pro2, $r, !ustam Mo3htar- MPB, "inopsis 0bstetri, 4ilid - Edisi (- E1E- 4akarta- (;;: <, /eatherall- $4, The Thalassemias, /illiams Bematology, &th edition, M31ra6 BillNo+ember %''' :, /iknjosastro- Bani2a- Abdul Bari "ai2udin- Triatmojo !a3himhadhi, lmu Kebidanan, Yayasan Bina Pustaka "ar6ono Pra6iharjoK edisi ketigaK ??:-?=:K 4akarta, %''%