Anda di halaman 1dari 36

Buku Saku

RUQYAH

Kumpulan
Do'a-Do'a Ma'tsur
Untuk Mengobati
Guna-Guna dan Sihir

Abu Ayyash Rafa'alhaq, Lc

a|wPublisher
http://agusw.penamedia.com

Buku Saku Ruqyah i


Pengantar PDF

Alhamdulillah akhirnya PDF ini bisa selesai juga


setelah terkatung – katung hampir satu bulan.
Minta maaf sedalamnya kepada penyusun dan
penerbit karena saya ketik ulang tanpa ijin,
semoga di perkenankan dan menjadi suatu amal
kebaikan. Karena buku seperti ini menurut
hemat saya harus di ketahui oleh kalayak umum.

Untuk itulah kepada pembaca e-book yang


budiman sekiranya merasa perlu dan mampu
membeli buku ini silahkan membeli bukunya
karena akan lebih bermanfaat, sekaligus
sebagai penghargaan atas jerih payah mereka
untuk menyusun dan menyebarkan buku ini.

Ayat – ayat Quran dalam PDF ini saya copy dari


software Program Kitab Suci Al-Quran 6.50 dan
saya convert ke dalam format Unicode,
sedangkan haditsnya saya ketik sendiri dalam
bentuk Arabic Unicode. Tetapi karena
kemampuan Arabic saya lumayan payah saya
sangat mengharapkan koreksi dari pembaca
budiman jika menemukan kesalahan hadits
ataupun ayat akibat proses konvert. Walaupun
telah saya koreksi tetapi tidak menutup
kemungkinan kesalahan terjadi akibat kelalaian
saya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin

Agus Waluyo

ii Buku Saku Ruqyah


Buku Saku

RUQYAH
Kumpulan Do'a-Do'a Ma'tsur Untuk
Mengobati Guna-Guna dan Sihir

"Tidak di perkenankan mencetak,


meng-copy paste maupun
menyebarkannya sebagian atau
seluruh buku dalam format PDF ini
untuk kepentingan komersial"

“Lebih Dibenarkan Jika Pihak


Pembaca Membeli Buku Aslinya”

Abu Ayyash Rafa'alhaq, Lc

a|wPublisher
Surabaya

Buku Saku Ruqyah i


Judul E-book :
Buku Saku RUQYAH
Kumpulan Do'a-Do'a Ma'tsur Untuk Mengobati
Guna-guna dan Sihir
Penulis :
Abu Ayyash Raf'alhaq, Lc
Penerbit Buku Tercetak :
Tsabita Grafika
Cetakan
Pertama, Juli 2001 M
Keenam, Rabiul Akhir 1425 H/Juni 2005
Editor, Layout, & Setting :
Agus Waluyo
Font :
Verdana 08
Traditional Arabic 15

Publikasi
a|wPublisher
http://agusw.penamedia.com atau
http://agusw.cjb.net
http://liriknasyid.com
e-mail : kank_agus@yahoo.com
Yahoo! Messengers : kank_agus
Edisi 01, 24/09/05

ii Buku Saku Ruqyah


PENDAHULUAN

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam selalu


tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW,
keluarga, para sahabat, dan orang - orang yang
mengikuti sunnahnya hingga hari kiamat.

Guna-guna, sihir, santet, teluh, dan


semacamnya kini menjadi komoditas harian
mayoritas penduduk Indonesia. meski memeluk
agama Islam, yang nota bene sangat
bertentangan dengan praktek-praktek syirik
semacam itu, kondisi sosio-historis yang masih
terinduksi pesona animisme masa lampau,
membuat mereka tetap mengakrabi hal-hal
demikian. Naudzubillaahi.

Permasalahan menjadi lebih sulit ketika kita


justru menjadi korban praktek itu. Alih-alih
menghindari syirik, kebanyakan malah
terjerumus ke dalam perangkapnya, saat
melalukan pengobatan dengan pergi ke dukun-
dukun sihir.

Sebenarnya, Al-Qur'an telah menyediakan


penangkal yang manjur. Bukankah ia adalah
petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang
beriman? (Lihat surat Al-Isra:82, Fushilat:44).
Dan Rasulullah SAW-pun telah mengajarkannya
kepada umat ini, yaitu berupa doa-doa dari Al-
Quran dan as-Sunnah yang disebut ruqyah.

Ruqyah berarti bacaan-bacaan untuk pengobatan

Buku Saku Ruqyah iii


yang sesuai dengan syari'at, yaitu berdasarkan
riwayat shahih, atau sesuai dengan ketentuan-
ketentuan yang telah disepakati oleh para
ulama.

Nah, untuk memudahkan kita dalam menghafal


dan mengamalkan do'a-do'a tersebut, kami
mengemas kompilasi ayat-ayat dan do'a ma'tsur
dalam satu buku kecil, buku saku ruqyah.

Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan berdaya


guna, amien ya Rabbal alamien....

Jakarta, 15 September 2003

Abu Ayyash Rafaalhaq, LC.

iv Buku Saku Ruqyah


DAFTAR ISI

1. Pendahuluan .......................................... iii


2. Daftar Isi ................................................v
3. Sebab - Sebab Terkena Sihir, Santet,
Kesurupan, Dan Sebagainya......................1
4. Macam-Macam Ganguan Jin ......................2
5. Syarat-Syarat Raqi (Orang Yang Meruqyah) 3
6. Prosesi Pengobatan ..................................4
7. Bacaan Ruqyah........................................5
A. Dari Al Quran ..................................... 5
B. Dari As-Sunnah .................................14
8. Pasca Pengobatan .................................. 19
9. Do'a Dan Dzikir Setelah Selesai Shalat
Fardhu.................................................. 20
10. Sekilas Tentang Sihir.............................. 24
11. Larangan Mendatangi Tukang Sihir........... 25
12. Daftar Pustaka....................................... 26

Buku Saku Ruqyah v


SEBAB - SEBAB TERKENA SIHIR,
SANTET, KESURUPAN, DAN
SEBAGAINYA.

Pada hakekatnya sihir, santet, guna-guna, dsb,


merupakan praktek yang menggunakan bantuan
jin. Ini terjadi jika seseorang mempunyai
perjanjian dengan makhluk tersebut,
sebagaimana diisyaratkan dalam surah al-Jinn
ayat 6, lalu memnita bantuan mereka untuk
memberi manfaat atau mencelakai seseorang.
Pada saat itulah, jin dapat merasuki tubuh dan
memulai 'operasi'nya.

Namun, ada kalanya sang jin mengganggu atau


masuk ke tubuh seseorang karena keinginan
sendiri, dengan berbagai macam alasan. Entah
karena kesakitan tersiram air panas, atau
mungkin ia jatuh cinta kepada manusia, atau
memang karena keisengan dia. Perlu diingat,
bahwa tabiat jin itu suka berdusta dan
cenderung berbuat jahat.

Tetapi jin tidak bisa merasuki seseorang kecuali


saat ia tidak melaksanakan syariat Allah SWT
serta tidak mendekatkan diri kepada-nya.
Kondisi semacam ini membuat jiwanya labil,
sehingga pertahanannya menjadi longgar. Ada
beberapa kondisi, dimana jin sangat mudah
sekali masuk ke dalam tubuh seseorang, yaitu
saat marah sekali, takut sekali, senantiasa
bernafsu syahwat, dan lalai/stress berlebihan.

Buku Saku Ruqyah 1


MACAM-MACAM GANGUAN JIN

Setidaknya gangguan jin pada manusia meliputi:

1. Gangguan total, yaitu jin menggangu seluruh


jasad seperti yang mengalami berbagai
sumbatan saraf.
2. Gangguan sektoral, yaitu jin memegang
(mengganggu) salah satu anggota badan,
seperti lengan, kaki atau lidah.
3. Gangguan berkepanjangan, yaitu jin terus
berada dalam jasadnya dalam waktu yang
lama.
4. Gangguan sejenak, yaitu tidak lebih dari
beberapa detik seperti mimpi buruk.

2 Buku Saku Ruqyah


SYARAT-SYARAT RAQI (ORANG
YANG MERUQYAH)

Setiap muslim yang taat dan bertaqwa


sebenarnya dapat menjadi raqi, baik bagi dirinya
maupun orang lain. Atau paling tidak, ia memiliki
benteng yang kuat agar tidak diganggu jin.

Namun hendaknya seorang raqi memiliki sifat-


sifat sebagai berikut :
1. Beraqidah bersih, jernih dan benar,
sebagaimana salaf ash-shalih.
2. Yakin bahwa yang memberi pengaruh bukan
dzat ruqyahnya, tetapi kekuasaan Allah SWT
semata, sedang ruqyah merupakan satu
sebab saja.
3. Melaksanakan berbagai ketaatan kepada
Allah SWT, dan Rasul-Nya.
4. Senantiasa berdzikir kepada Allah.
5. Tahu hal ihwal jin dan syetan.
6. Sebaiknya sudah menikah.

Diantara dzikir yang harus dilazimi khususnya


oleh seorang raqi, dan bagi setiap muslim pada
umumnya, adalah :

‫ﻟﹶﻪ‬‫ ﻭ‬‫ﻠﹾﻚ‬‫ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ﻚ‬‫ﺮِﻳ‬‫ ﻻﹶ ﺷ‬‫ﻩ‬‫ﺪ‬‫ﺣ‬‫ ﺇِﻻﱠ ﺍﷲُ ﻭ‬‫ﻻﹶ ﺇِﻟﹶﻪ‬
‫ﺮ‬‫ﺀٍﻗﹶﺪِﻳ‬‫ﻰ‬‫ﻠﹶﻰ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‬‫ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻫ‬‫ ﻭ‬‫ﺪ‬‫ﻤ‬‫ﺍﻟﹾﺤ‬
Dibaca 100 X setiap hari. (Al-Bukhari: IV/95 dan
Muslim; IV/2071)

Buku Saku Ruqyah 3


PROSESI PENGOBATAN

Saat hendak melakukan pengobatan hendaknya


seorang raqi melakukan persiapan-persiapan
sebagai berikut :

1. Membuat keadaan kamar yang sar'i,


misalnya dengan mengeluarkan gambar
bernyawa, patung, alat-alat musik, dan
pemutar lagu, dll.
2. Mengeluarkan dan membakar penangkal atau
jimat yang ada pada penderita.
3. Membersihkan tempat dari pelanggaran
syariat, seperti orang laki-laki memakai emas
atau wanita tidak menutup aurat.
4. Memberi pelajaran aqidah kepada penderita
dan keluarganya, agar menghapus
ketergantungan hati mereka kepada selain
Allah SWT.
5. Dianjurkan berwudhu sebelum memulai
pengobatan, juga kepada orang yang
bersamanya.
6. Jika penderita adalah wanita, jangan
memulai pengobatan pastikan auratnya
tertutup dan disertainya mahramnya.
7. Berdo'a kepada Allah SWT agar diberi
pertolongan dan perlindungan saat prosesi
berlangsung.

Lalu seorang raqi meletakkan tangannya di atas


tubuh atau kepala penderita. Jika wanita, dapat
menggunakan perantara (tongkat kecil, pena,
dsb).

4 Buku Saku Ruqyah


‫‪BACAAN RUQYAH‬‬

‫‪A. Dari Al Quran‬‬

‫ﺃﹶﻋ‪‬ﻮﺫﹸﺑِﺎﻟﻠﱠﻪِ ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﺸ‪‬ﻴ‪‬ﻄﹶﺎﻥِ ﺍﻟﺮ‪‬ﺟِﻴ‪‬ﻢِ‬


‫‪1. Al-Fatihah, ayat 1-7‬‬

‫ﺑِﺴ‪‬ﻢِ ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﺍﻟﺮ‪‬ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﻦِ ﺍﻟﺮ‪‬ﺣِﻴﻢِ • ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻤ‪‬ﺪ‪ ‬ﻟِﻠﱠﻪِ ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺎﻟﹶﻤِﲔ‪‬‬


‫• ﺍﻟﺮ‪‬ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﻦِ ﺍﻟﺮ‪‬ﺣِﻴﻢِ • ﻣ‪‬ﺎﻟِﻚِ ﻳ‪‬ﻮ‪‬ﻡِ ﺍﻟﺪ‪‬ﻳﻦِ • ﺇِﻳ‪‬ﺎﻙ‪ ‬ﻧ‪‬ﻌ‪‬ﺒ‪‬ﺪ‪‬‬
‫ﻭ‪‬ﺇِﻳ‪‬ﺎﻙ‪ ‬ﻧ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻌِﲔ‪ • ‬ﺍﻫ‪‬ﺪِﻧ‪‬ﺎ ﺍﻟﺼ‪‬ﺮ‪‬ﺍﻁﹶ ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻘِﻴﻢ‪ • ‬ﺻِﺮ‪‬ﺍﻁﹶ‬
‫ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻌ‪‬ﻤ‪‬ﺖ‪ ‬ﻋ‪‬ﻠﹶﻴ‪‬ﻬِﻢ‪ ‬ﻏﹶﻴ‪‬ﺮِ ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻐ‪‬ﻀ‪‬ﻮﺏِ ﻋ‪‬ﻠﹶﻴ‪‬ﻬِﻢ‪ ‬ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ‬
‫ﺍﻟﻀ‪‬ﺎﻟﱢﲔ‪• ‬‬
‫‪2. Al-Baqarah, ayat 1-5‬‬

‫ﺍﱂ • ﺫﹶﻟِﻚ‪ ‬ﺍﻟﹾﻜِﺘ‪‬ﺎﺏ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺭ‪‬ﻳ‪‬ﺐ‪ ‬ﻓِﻴﻪِ ﻫ‪‬ﺪ‪‬ﻯ ﻟِﻠﹾﻤ‪‬ﺘ‪‬ﻘِﲔ‪• ‬‬


‫ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺆ‪‬ﻣِﻨ‪‬ﻮﻥﹶ ﺑِﺎﻟﹾﻐ‪‬ﻴ‪‬ﺐِ ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﻘِﻴﻤ‪‬ﻮﻥﹶ ﺍﻟﺼ‪‬ﻠﹶﺎﺓﹶ ﻭ‪‬ﻣِﻤ‪‬ﺎ‬
‫ﺭ‪‬ﺯ‪‬ﻗﹾﻨ‪‬ﺎﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﻳ‪‬ﻨ‪‬ﻔِﻘﹸﻮﻥﹶ • ﻭ‪‬ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺆ‪‬ﻣِﻨ‪‬ﻮﻥﹶ ﺑِﻤ‪‬ﺎ ﺃﹸﻧ‪‬ﺰِﻝﹶ ﺇِﻟﹶﻴ‪‬ﻚ‪‬‬
‫ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﺃﹸﻧ‪‬ﺰِﻝﹶ ﻣِﻦ‪ ‬ﻗﹶﺒ‪‬ﻠِﻚ‪ ‬ﻭ‪‬ﺑِﺎﻟﹾﺂﺧِﺮ‪‬ﺓِ ﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﻳ‪‬ﻮﻗِﻨ‪‬ﻮﻥﹶ • ﺃﹸﻭﻟﹶﺌِﻚ‪‬‬
‫ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﻫ‪‬ﺪ‪‬ﻯ ﻣِﻦ‪ ‬ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻬِﻢ‪ ‬ﻭ‪‬ﺃﹸﻭﻟﹶﺌِﻚ‪ ‬ﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻔﹾﻠِﺤ‪‬ﻮﻥﹶ •‬
‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬ ‫‪5‬‬
‫‪3. Al-Baqarah, ayat 163-164‬‬

‫ﻭ‪‬ﺇِﻟﹶﻬ‪‬ﻜﹸﻢ‪ ‬ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﺣِﺪ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﻦ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺣِﻴﻢ‪ • ‬ﺇِﻥﱠ‬
‫ﻓِﻲ ﺧ‪‬ﻠﹾﻖِ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻭ‪‬ﺍﺧ‪‬ﺘِﻠﹶﺎﻑِ ﺍﻟﻠﱠﻴ‪‬ﻞِ ﻭ‪‬ﺍﻟﻨ‪‬ﻬ‪‬ﺎﺭِ‬
‫ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﻔﹸﻠﹾﻚِ ﺍﻟﱠﺘِﻲ ﺗ‪‬ﺠ‪‬ﺮِﻱ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺒ‪‬ﺤ‪‬ﺮِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﻔﹸﻠﹾﻚِ ﺍﻟﱠﺘِﻲ ﺗ‪‬ﺠ‪‬ﺮِﻱ‬
‫ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺒ‪‬ﺤ‪‬ﺮِ ﺑِﻤ‪‬ﺎ ﻳ‪‬ﻨ‪‬ﻔﹶﻊ‪ ‬ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱ‪ ‬ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﺃﹶﻧ‪‬ﺰ‪‬ﻝﹶ ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﺎﺀِ‬
‫ﻣِﻦ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎﺀٍ ﻓﹶﺄﹶﺣ‪‬ﻴ‪‬ﺎ ﺑِﻪِ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽ‪ ‬ﺑ‪‬ﻌ‪‬ﺪ‪ ‬ﻣ‪‬ﻮ‪‬ﺗِﻬ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺑ‪‬ﺚﱠ ﻓِﻴﻬ‪‬ﺎ ﻣِﻦ‪‬‬
‫ﻛﹸﻞﱢ ﺩ‪‬ﺍﺑ‪‬ﺔٍ ﻭ‪‬ﺗ‪‬ﺼ‪‬ﺮِﻳﻒِ ﺍﻟﺮ‪‬ﻳ‪‬ﺎﺡِ ﻭ‪‬ﺍﻟﺴ‪‬ﺤ‪‬ﺎﺏِ ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺴ‪‬ﺨ‪‬ﺮِ ﺑ‪‬ﻴ‪‬ﻦ‪‬‬
‫ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﺎﺀِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻟﹶﺂﻳ‪‬ﺎﺕٍ ﻟِﻘﹶﻮ‪‬ﻡٍ ﻳ‪‬ﻌ‪‬ﻘِﻠﹸﻮﻥﹶ •‬
‫‪4. Al-Baqarah, ayat 255-257‬‬

‫ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻲ‪ ‬ﺍﻟﹾﻘﹶﻴ‪‬ﻮﻡ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺗ‪‬ﺄﹾﺧ‪‬ﺬﹸﻩ‪ ‬ﺳِﻨ‪‬ﺔﹲ ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ ﻧ‪‬ﻮ‪‬ﻡ‪‬‬
‫ﻟﹶﻪ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﺫﹶﺍ ﺍﻟﱠﺬِﻱ‬
‫ﻳ‪‬ﺸ‪‬ﻔﹶﻊ‪ ‬ﻋِﻨ‪‬ﺪ‪‬ﻩ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﺑِﺈِﺫﹾﻧِﻪِ ﻳ‪‬ﻌ‪‬ﻠﹶﻢ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎ ﺑ‪‬ﻴ‪‬ﻦ‪ ‬ﺃﹶﻳ‪‬ﺪِﻳﻬِﻢ‪ ‬ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﺧ‪‬ﻠﹾﻔﹶﻬ‪‬ﻢ‪‬‬
‫ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﺤِﻴﻄﹸﻮﻥﹶ ﺑِﺸ‪‬ﻲ‪‬ﺀٍ ﻣِﻦ‪ ‬ﻋِﻠﹾﻤِﻪِ ﺇِﻟﱠﺎ ﺑِﻤ‪‬ﺎ ﺷ‪‬ﺎﺀَ ﻭ‪‬ﺳِﻊ‪‬‬
‫ﻛﹸﺮ‪‬ﺳِﻴ‪‬ﻪ‪ ‬ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽ‪ ‬ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﺌﹸﻮﺩ‪‬ﻩ‪ ‬ﺣِﻔﹾﻈﹸﻬ‪‬ﻤ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﻫ‪‬ﻮ‪‬‬
‫ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﻠِﻲ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﻈِﻴﻢ‪ • ‬ﻟﹶﺎ ﺇِﻛﹾﺮ‪‬ﺍﻩ‪ ‬ﻓِﻲ ﺍﻟﺪ‪‬ﻳﻦِ ﻗﹶﺪ‪ ‬ﺗ‪‬ﺒ‪‬ﻴ‪‬ﻦ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺷ‪‬ﺪ‪ ‬ﻣِﻦ‪‬‬
‫ﺍﻟﹾﻐ‪‬ﻲ‪ ‬ﻓﹶﻤ‪‬ﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﻜﹾﻔﹸﺮ‪ ‬ﺑِﺎﻟﻄﱠﺎﻏﹸﻮﺕِ ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﺆ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺑِﺎﻟﻠﱠﻪِ ﻓﹶﻘﹶﺪِ‬
‫‪6‬‬ ‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬
‫ﺍ ‪‬ﺳﺘ‪‬ﻤ‪‬ﺴ‪‬ﻚ‪ ‬ﺑِﺎﻟﹾﻌ‪‬ﺮ‪‬ﻭ‪‬ﺓِ ﺍﻟﹾﻮ‪‬ﺛﹾﻘﹶﻰ ﻟﹶﺎ ﺍﻧ‪‬ﻔِﺼ‪‬ﺎﻡ‪ ‬ﻟﹶﻬ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺳ‪‬ﻤِﻴ ‪‬ﻊ‬
‫ﺨﺮِﺟ‪‬ﻬ‪‬ﻢ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﻈﱡﻠﹸﻤ‪‬ﺎﺕِ‬ ‫ﻋ‪‬ﻠِﻴﻢ‪ • ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻭ‪‬ﻟِﻲ‪ ‬ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﺀَﺍﻣ‪‬ﻨ‪‬ﻮﺍ ﻳ‪ ‬‬
‫ﺇِﻟﹶﻰ ﺍﻟﻨ‪‬ﻮﺭِ ﻭ‪‬ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﻛﹶﻔﹶﺮ‪‬ﻭﺍ ﺃﹶﻭ‪‬ﻟِﻴ‪‬ﺎﺅ‪‬ﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﺍﻟﻄﱠﺎﻏﹸﻮﺕ‪‬‬
‫ﻳ‪‬ﺨ‪‬ﺮِﺟ‪‬ﻮﻧ‪‬ﻬ‪‬ﻢ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﻨ‪‬ﻮﺭِ ﺇِﻟﹶﻰ ﺍﻟﻈﱡﻠﹸﻤ‪‬ﺎﺕِ ﺃﹸﻭﻟﹶﺌِﻚ‪ ‬ﺃﹶﺻ‪‬ﺤ‪‬ﺎﺏ‪‬‬
‫ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺭِ ﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﻓِﻴﻬ‪‬ﺎ ﺧ‪‬ﺎﻟِﺪ‪‬ﻭﻥﹶ •‬
‫‪5. Al-Baqarah, ayat 284-286‬‬

‫ﻟِﻠﱠﻪِ ﻣ‪‬ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻭ‪‬ﺇِﻥﹾ ﺗ‪‬ﺒ‪‬ﺪ‪‬ﻭﺍ ﻣ‪‬ﺎ ﻓِﻲ‬
‫ﺃﹶﻧ‪‬ﻔﹸﺴِﻜﹸﻢ‪ ‬ﺃﹶﻭ‪ ‬ﺗ‪‬ﺨ‪‬ﻔﹸﻮﻩ‪ ‬ﻳ‪‬ﺤ‪‬ﺎﺳِﺒ‪‬ﻜﹸﻢ‪ ‬ﺑِﻪِ ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻓﹶﻴ‪‬ﻐ‪‬ﻔِﺮ‪ ‬ﻟِﻤ‪‬ﻦ‪‬‬
‫ﻳ‪‬ﺸ‪‬ﺎﺀُ ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﻌ‪‬ﺬﱢﺏ‪ ‬ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺸ‪‬ﺎﺀُ ﻭ‪‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‪‬ﻲ‪‬ﺀٍ ﻗﹶﺪِﻳﺮ‪• ‬‬
‫ﺀَﺍﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺳ‪‬ﻮﻝﹸ ﺑِﻤ‪‬ﺎ ﺃﹸﻧ‪‬ﺰِﻝﹶ ﺇِﻟﹶﻴ‪‬ﻪِ ﻣِﻦ‪ ‬ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻪِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺆ‪‬ﻣِﻨ‪‬ﻮﻥﹶ ﻛﹸﻞﱞ‬
‫ﺀَﺍﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﺑِﺎﻟﻠﱠﻪِ ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﻠﹶﺎﺋِﻜﹶﺘِﻪِ ﻭ‪‬ﻛﹸﺘ‪‬ﺒِﻪِ ﻭ‪‬ﺭ‪‬ﺳ‪‬ﻠِﻪِ ﻟﹶﺎ ﻧ‪‬ﻔﹶﺮ‪‬ﻕ‪ ‬ﺑ‪‬ﻴ‪‬ﻦ‪ ‬ﺃﹶﺣ‪‬ﺪٍ‬
‫ﻣِﻦ‪ ‬ﺭ‪‬ﺳ‪‬ﻠِﻪِ ﻭ‪‬ﻗﹶﺎﻟﹸﻮﺍ ﺳ‪‬ﻤِﻌ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺃﹶﻃﹶﻌ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻏﹸﻔﹾﺮ‪‬ﺍﻧ‪‬ﻚ‪ ‬ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺇِﻟﹶﻴ‪‬ﻚ‪‬‬
‫ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺼِﲑ‪ • ‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﻜﹶﻠﱢﻒ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻧ‪‬ﻔﹾﺴ‪‬ﺎ ﺇِﻟﱠﺎ ﻭ‪‬ﺳ‪‬ﻌ‪‬ﻬ‪‬ﺎ ﻟﹶﻬ‪‬ﺎ ﻣ‪‬ﺎ‬
‫ﻛﹶﺴ‪‬ﺒ‪‬ﺖ‪ ‬ﻭ‪‬ﻋ‪‬ﻠﹶﻴ‪‬ﻬ‪‬ﺎ ﻣ‪‬ﺎ ﺍﻛﹾﺘ‪‬ﺴ‪‬ﺒ‪‬ﺖ‪ ‬ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻟﹶﺎ ﺗ‪‬ﺆ‪‬ﺍﺧِﺬﹾﻧ‪‬ﺎ ﺇِﻥﹾ ﻧ‪‬ﺴِﻴﻨ‪‬ﺎ‬
‫ﺃﹶﻭ‪ ‬ﺃﹶﺧ‪‬ﻄﹶﺄﹾﻧ‪‬ﺎ ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ ﺗ‪‬ﺤ‪‬ﻤِﻞﹾ ﻋ‪‬ﻠﹶﻴ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺇِﺻ‪‬ﺮ‪‬ﺍ ﻛﹶﻤ‪‬ﺎ ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﻠﹾﺘ‪‬ﻪ‪‬‬

‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬ ‫‪7‬‬


‫ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﻗﹶﺒ‪‬ﻠِﻨ‪‬ﺎ ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ ﺗ‪‬ﺤ‪‬ﻤ‪‬ﻠﹾﻨ‪‬ﺎ ﻣ‪‬ﺎ ﻟﹶﺎ ﻃﹶﺎﻗﹶﺔﹶ ﻟﹶﻨ‪‬ﺎ ﺑِﻪِ‬
‫ﻭ‪‬ﺍﻋ‪‬ﻒ‪ ‬ﻋ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺍﻏﹾﻔِﺮ‪ ‬ﻟﹶﻨ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺍﺭ‪‬ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺃﹶﻧ‪‬ﺖ‪ ‬ﻣ‪‬ﻮ‪‬ﻟﹶﺎﻧ‪‬ﺎ ﻓﹶﺎﻧ‪‬ﺼ‪‬ﺮ‪‬ﻧ‪‬ﺎ‬
‫ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﺍﻟﹾﻘﹶﻮ‪‬ﻡِ ﺍﻟﹾﻜﹶﺎﻓِﺮِﻳﻦ‪• ‬‬
‫‪6. Ali-Imran, ayat 18-19‬‬

‫ﺷ‪‬ﻬِﺪ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻠﹶﺎﺋِﻜﹶﺔﹸ ﻭ‪‬ﺃﹸﻭﻟﹸﻮ ﺍﻟﹾﻌِﻠﹾﻢِ‬
‫ﻗﹶﺎﺋِﻤ‪‬ﺎ ﺑِﺎﻟﹾﻘِﺴ‪‬ﻂِ ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺰِﻳﺰ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻜِﻴﻢ‪ • ‬ﺇِﻥﱠ‬
‫ﺍﻟﺪ‪‬ﻳﻦ‪ ‬ﻋِﻨ‪‬ﺪ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﺍﻟﹾﺈِﺳ‪‬ﻠﹶﺎﻡ‪ ‬ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﺍﺧ‪‬ﺘ‪‬ﻠﹶﻒ‪ ‬ﺍﻟﱠﺬِﻳﻦ‪ ‬ﺃﹸﻭﺗ‪‬ﻮﺍ‬
‫ﺍﻟﹾﻜِﺘ‪‬ﺎﺏ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻣِﻦ‪ ‬ﺑ‪‬ﻌ‪‬ﺪِ ﻣ‪‬ﺎ ﺟ‪‬ﺎﺀَﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌِﻠﹾﻢ‪ ‬ﺑ‪‬ﻐ‪‬ﻴ‪‬ﺎ ﺑ‪‬ﻴ‪‬ﻨ‪‬ﻬ‪‬ﻢ‪ ‬ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﻦ‪‬‬
‫ﻳ‪‬ﻜﹾﻔﹸﺮ‪ ‬ﺑِﺂﻳ‪‬ﺎﺕِ ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﻓﹶﺈِﻥﱠ ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺳ‪‬ﺮِﻳﻊ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤِﺴ‪‬ﺎﺏِ •‬
‫‪7. Al-A'raf, ayat 54-56‬‬

‫ﺇِﻥﱠ ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻜﹸﻢ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﱠﺬِﻱ ﺧ‪‬ﻠﹶﻖ‪ ‬ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽ‪ ‬ﻓِﻲ ﺳِﺘ‪‬ﺔِ‬


‫ﺃﹶﻳ‪‬ﺎﻡٍ ﺛﹸﻢ‪ ‬ﺍ ‪‬ﺳﺘ‪‬ﻮ‪‬ﻯ ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺮ‪‬ﺵِ ﻳ‪‬ﻐ‪‬ﺸِﻲ ﺍﻟﱠﻴ‪‬ﻞﹶ ﺍﻟﻨ‪‬ﻬ‪‬ﺎﺭ‪ ‬ﻳ‪‬ﻄﹾﻠﹸﺒ‪‬ﻪ‪‬‬
‫ﺨﺮ‪‬ﺍﺕٍ ﺑِﺄﹶﻣ‪‬ﺮِﻩِ ﺃﹶﻟﹶﺎ‬‫ﺣ‪‬ﺜِﻴﺜﹰﺎ ﻭ‪‬ﺍﻟﺸ‪‬ﻤ‪‬ﺲ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﻘﹶﻤ‪‬ﺮ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻟﻨ‪‬ﺠ‪‬ﻮﻡ‪ ‬ﻣ‪‬ﺴ‪ ‬‬
‫ﻟﹶﻪ‪ ‬ﺍﻟﹾﺨ‪‬ﻠﹾﻖ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﻣ‪‬ﺮ‪ ‬ﺗ‪‬ﺒ‪‬ﺎﺭ‪‬ﻙ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺎﻟﹶﻤِﲔ‪ • ‬ﺍﺩ‪‬ﻋ‪‬ﻮﺍ‬
‫ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻜﹸﻢ‪ ‬ﺗ‪‬ﻀ‪‬ﺮ‪‬ﻋ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺧ‪‬ﻔﹾﻴ‪‬ﺔﹰ ﺇِﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﺤِﺐ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻌ‪‬ﺘ‪‬ﺪِﻳﻦ‪ • ‬ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ‬

‫‪8‬‬ ‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬


‫ﺗ‪‬ﻔﹾﺴِﺪ‪‬ﻭﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﺑ‪‬ﻌ‪‬ﺪ‪ ‬ﺇِﺻ‪‬ﻠﹶﺎﺣِﻬ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺍﺩ‪‬ﻋ‪‬ﻮﻩ‪ ‬ﺧ‪‬ﻮ‪‬ﻓﹰﺎ‬
‫ﻭ‪‬ﻃﹶﻤ‪‬ﻌ‪‬ﺎ ﺇِﻥﱠ ﺭ‪‬ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﺔﹶ ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﻗﹶﺮِﻳﺐ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺤ‪‬ﺴِﻨِﲔ‪• ‬‬
‫‪8. Al-A'raf, ayat 117-122‬‬

‫ﻭ‪‬ﺃﹶﻭ‪‬ﺣ‪‬ﻴ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺇِﻟﹶﻰ ﻣ‪‬ﻮﺳ‪‬ﻰ ﺃﹶﻥﹾ ﺃﹶﻟﹾﻖِ ﻋ‪‬ﺼ‪‬ﺎﻙ‪ ‬ﻓﹶﺈِﺫﹶﺍ ﻫِﻲ‪ ‬ﺗ‪‬ﻠﹾﻘﹶﻒ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎ‬
‫ﻳ‪‬ﺄﹾﻓِﻜﹸﻮﻥﹶ • ﻓﹶﻮ‪‬ﻗﹶﻊ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻖ‪ ‬ﻭ‪‬ﺑ‪‬ﻄﹶﻞﹶ ﻣ‪‬ﺎ ﻛﹶﺎﻧ‪‬ﻮﺍ ﻳ‪‬ﻌ‪‬ﻤ‪‬ﻠﹸﻮﻥﹶ •‬
‫ﻓﹶﻐ‪‬ﻠِﺒ‪‬ﻮﺍ ﻫ‪‬ﻨ‪‬ﺎﻟِﻚ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻧ‪‬ﻘﹶﻠﹶﺒ‪‬ﻮﺍ ﺻ‪‬ﺎﻏِﺮِﻳﻦ‪ • ‬ﻭ‪‬ﺃﹸﻟﹾﻘِﻲ‪ ‬ﺍﻟﺴ‪‬ﺤ‪‬ﺮ‪‬ﺓﹸ‬
‫ﺳ‪‬ﺎﺟِﺪِﻳﻦ‪ • ‬ﻗﹶﺎﻟﹸﻮﺍ ﺀَﺍﻣ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺑِﺮ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺎﻟﹶﻤِﲔ‪ • ‬ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﻣ‪‬ﻮﺳ‪‬ﻰ‬
‫ﻭ‪‬ﻫ‪‬ﺎﺭ‪‬ﻭﻥﹶ •‬
‫‪9. Yunus, ayat 81-82‬‬

‫ﻓﹶﻠﹶﻤ‪‬ﺎ ﺃﹶﻟﹾﻘﹶﻮ‪‬ﺍ ﻗﹶﺎﻝﹶ ﻣ‪‬ﻮﺳ‪‬ﻰ ﻣ‪‬ﺎ ﺟِﺌﹾﺘ‪‬ﻢ‪ ‬ﺑِﻪِ ﺍﻟﺴ‪‬ﺤ‪‬ﺮ‪ ‬ﺇِﻥﱠ ﺍﻟﻠﱠ ‪‬ﻪ‬
‫ﺳ‪‬ﻴ‪‬ﺒ‪‬ﻄِﻠﹸﻪ‪ ‬ﺇِﻥﱠ ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﺼ‪‬ﻠِﺢ‪ ‬ﻋ‪‬ﻤ‪‬ﻞﹶ ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻔﹾﺴِﺪِﻳﻦ‪ • ‬ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﺤِﻖ‪‬‬
‫ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻖ‪ ‬ﺑِﻜﹶﻠِﻤ‪‬ﺎﺗِﻪِ ﻭ‪‬ﻟﹶﻮ‪ ‬ﻛﹶﺮِﻩ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺠ‪‬ﺮِﻣ‪‬ﻮﻥﹶ •‬
‫‪10. Al-Mu'minun, ayat 115-118‬‬

‫ﺃﹶﻓﹶﺤ‪‬ﺴِﺒ‪‬ﺘ‪‬ﻢ‪ ‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻤ‪‬ﺎ ﺧ‪‬ﻠﹶﻘﹾﻨ‪‬ﺎﻛﹸﻢ‪ ‬ﻋ‪‬ﺒ‪‬ﺜﹰﺎ ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻜﹸﻢ‪ ‬ﺇِﻟﹶﻴ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻟﹶﺎ ﺗ‪‬ﺮ‪‬ﺟ‪‬ﻌ‪‬ﻮ ﹶﻥ‬


‫• ﻓﹶﺘ‪‬ﻌ‪‬ﺎﻟﹶﻰ ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻠِﻚ‪ ‬ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻖ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺮ‪‬ﺵِ‬

‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬ ‫‪9‬‬


‫ﺍﻟﹾﻜﹶﺮِﱘِ • ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺪ‪‬ﻉ‪ ‬ﻣ‪‬ﻊ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﺇِﻟﹶﻬ‪‬ﺎ ﺀَﺍﺧ‪‬ﺮ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﺑ‪‬ﺮ‪‬ﻫ‪‬ﺎﻥﹶ ﻟﹶﻪ‪ ‬ﺑِﻪِ‬
‫ﻓﹶﺈِﻧ‪‬ﻤ‪‬ﺎ ﺣِﺴ‪‬ﺎﺑ‪‬ﻪ‪ ‬ﻋِﻨ‪‬ﺪ‪ ‬ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻪِ ﺇِﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﻔﹾﻠِﺢ‪ ‬ﺍﻟﹾﻜﹶﺎﻓِﺮ‪‬ﻭﻥﹶ • ﻭ‪‬ﻗﹸﻞ‬
‫ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻏﹾﻔِﺮ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﺭ‪‬ﺣ‪‬ﻢ‪ ‬ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﺖ‪ ‬ﺧ‪‬ﻴ‪‬ﺮ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺍﺣِﻤِﲔ‪• ‬‬
‫‪11. Ash-Shaffat, ayat 1-10‬‬

‫ﻭ‪‬ﺍﻟﺼ‪‬ﺎﻓﱠﺎﺕِ ﺻ‪‬ﻔ‪‬ﺎ • ﻓﹶﺎﻟﺰ‪‬ﺍﺟِﺮ‪‬ﺍﺕِ ﺯ‪‬ﺟ‪‬ﺮ‪‬ﺍ • ﻓﹶﺎﻟﺘ‪‬ﺎﻟِﻴ‪‬ﺎ ِ‬


‫ﺕ‬
‫ﺫِﻛﹾﺮ‪‬ﺍ • ﺇِﻥﱠ ﺇِﻟﹶﻬ‪‬ﻜﹸﻢ‪ ‬ﻟﹶﻮ‪‬ﺍﺣِﺪ‪ • ‬ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ‬
‫ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﺎ ﺑ‪‬ﻴ‪‬ﻨ‪‬ﻬ‪‬ﻤ‪‬ﺎ ﻭ‪‬ﺭ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺸ‪‬ﺎﺭِﻕِ • ﺇِﻧ‪‬ﺎ ﺯ‪‬ﻳ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﺎﺀَ ﺍﻟﺪ‪‬ﻧ‪‬ﻴ‪‬ﺎ‬
‫ﺑِﺰِﻳﻨ‪‬ﺔٍ ﺍﻟﹾﻜﹶﻮ‪‬ﺍﻛِﺐِ • ﻭ‪‬ﺣِﻔﹾﻈﹰﺎ ﻣِﻦ‪ ‬ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‪‬ﻴ‪‬ﻄﹶﺎﻥٍ ﻣ‪‬ﺎﺭِﺩٍ • ﻟﹶﺎ‬
‫ﻳ‪‬ﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻌ‪‬ﻮﻥﹶ ﺇِﻟﹶﻰ ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻠﹶﺈِ ﺍﻟﹾﺄﹶﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﻘﹾﺬﹶﻓﹸﻮﻥﹶ ﻣِﻦ‪ ‬ﻛﹸﻞﱢ ﺟ‪‬ﺎﻧِﺐٍ‬
‫• ﺩ‪‬ﺣ‪‬ﻮﺭ‪‬ﺍ ﻭ‪‬ﻟﹶﻬ‪‬ﻢ‪ ‬ﻋ‪‬ﺬﹶﺍﺏ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﺻِﺐ‪ • ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﺧ‪‬ﻄِﻒ‪‬‬
‫ﺍﻟﹾﺨ‪‬ﻄﹾﻔﹶﺔﹶ ﻓﹶﺄﹶﺗ‪‬ﺒ‪‬ﻌ‪‬ﻪ‪ ‬ﺷِﻬ‪‬ﺎﺏ‪ ‬ﺛﹶﺎﻗِﺐ‪• ‬‬
‫‪12. Al Ahqaf, ayat 29-32‬‬

‫ﻭ‪‬ﺇِﺫﹾ ﺻ‪‬ﺮ‪‬ﻓﹾﻨ‪‬ﺎ ﺇِﻟﹶﻴ‪‬ﻚ‪ ‬ﻧ‪‬ﻔﹶﺮ‪‬ﺍ ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠِﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻤِﻌ‪‬ﻮﻥﹶ ﺍﻟﹾﻘﹸﺮ‪‬ﺀَﺍﻥﹶ‬


‫ﻓﹶﻠﹶﻤ‪‬ﺎ ﺣ‪‬ﻀ‪‬ﺮ‪‬ﻭﻩ‪ ‬ﻗﹶﺎﻟﹸﻮﺍ ﺃﹶﻧ‪‬ﺼِﺘ‪‬ﻮﺍ ﻓﹶﻠﹶﻤ‪‬ﺎ ﻗﹸﻀِﻲ‪ ‬ﻭ‪‬ﻟﱠﻮ‪‬ﺍ ﺇِﻟﹶﻰ‬
‫ﻗﹶﻮ‪‬ﻣِﻬِﻢ ﻣ‪‬ﻨ‪‬ﺬِﺭِﻳﻦ‪ • ‬ﻗﹶﺎﻟﹸﻮﺍ ﻳ‪‬ﺎﻗﹶﻮ‪‬ﻣ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺇِﻧ‪‬ﺎ ﺳ‪‬ﻤِﻌ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻛِﺘ‪‬ﺎﺑ‪‬ﺎ ﺃﹸﻧ‪‬ﺰِﻝﹶ‬

‫‪10‬‬ ‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬


‫ﻣِﻦ‪ ‬ﺑ‪‬ﻌ‪‬ﺪِ ﻣ‪‬ﻮﺳ‪‬ﻰ ﻣ‪‬ﺼ‪‬ﺪ‪‬ﻗﹰﺎ ﻟﱢﻤ‪‬ﺎ ﺑ‪‬ﻴ‪‬ﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺪ‪‬ﻳ‪‬ﻪِ ﻳ‪‬ﻬ‪‬ﺪِﻱ ﺇِﻟﹶﻰ‬
‫ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻖ‪ ‬ﻭ‪‬ﺇِﻟﹶﻰ ﻃﹶﺮِﻳﻖٍ ﻣ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻘِﻴﻢٍ • ﻳ‪‬ﺎﻗﹶﻮ‪‬ﻣ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺃﹶﺟِﻴﺒ‪‬ﻮﺍ ﺩ‪‬ﺍﻋِﻲ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪِ‬
‫ﻭ‪‬ﺀَﺍﻣِﻨ‪‬ﻮﺍ ﺑِﻪِ ﻳ‪‬ﻐ‪‬ﻔِﺮ‪ ‬ﻟﹶﻜﹸﻢ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺫﹸﻧ‪‬ﻮﺑِﻜﹸﻢ‪ ‬ﻭ‪‬ﻳ‪‬ﺠِﺮ‪‬ﻛﹸﻢ‪ ‬ﻣِﻦ‪‬‬
‫ﻋ‪‬ﺬﹶﺍﺏٍ ﺃﹶﻟِﻴﻢٍ • ﻭ‪‬ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﻟﹶﺎ ﻳ‪‬ﺠِﺐ‪ ‬ﺩ‪‬ﺍﻋِﻲ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﻓﹶﻠﹶﻴ‪‬ﺲ‪ ‬ﺑِﻤ‪‬ﻌ‪‬ﺠِﺰٍ‬
‫ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻭ‪‬ﻟﹶﻴ‪‬ﺲ‪ ‬ﻟﹶﻪ‪ ‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺩ‪‬ﻭﻧِﻪِ ﺃﹶﻭﻟِﻴ‪‬ﺎﺀُ ﺃﹸﻭﻟﹶﺌِﻚ‪ ‬ﻓِﻲ‬
‫ﺿﻠﹶﺎﻝٍ ﻣ‪‬ﺒِﲔٍ •‬ ‫‪‬‬
‫‪13. Ar Rahman, ayat 33-36‬‬

‫ﻳ‪‬ﺎﻣ‪‬ﻌ‪‬ﺸ‪‬ﺮ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠِﻦ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺈِﻧ‪‬ﺲِ ﺇِﻥِ ﺍﺳ‪‬ﺘ‪‬ﻄﹶﻌ‪‬ﺘ‪‬ﻢ‪ ‬ﺃﹶﻥﹾ ﺗ‪‬ﻨ‪‬ﻔﹸﺬﹸﻭﺍ ﻣِﻦ‪‬‬


‫ﺃﹶﻗﹾﻄﹶﺎﺭِ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻓﹶﺎﻧ‪‬ﻔﹸﺬﹸﻭﺍ ﻟﹶﺎ ﺗ‪‬ﻨ‪‬ﻔﹸﺬﹸﻭﻥﹶ ﺇِﻟﱠﺎ‬
‫ﺑِﺴ‪‬ﻠﹾﻄﹶﺎﻥٍ • ﻓﹶﺒِﺄﹶﻱ‪ ‬ﺀَﺍﻟﹶﺎﺀِ ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻜﹸﻤ‪‬ﺎ ﺗ‪‬ﻜﹶﺬﱢﺑ‪‬ﺎﻥِ • ﻳ‪‬ﺮ‪‬ﺳ‪‬ﻞﹸ‬
‫ﻋ‪‬ﻠﹶﻴ‪‬ﻜﹸﻤ‪‬ﺎ ﺷ‪‬ﻮ‪‬ﺍﻅﹲ ﻣِﻦ‪ ‬ﻧ‪‬ﺎﺭٍ ﻭ‪‬ﻧ‪‬ﺤ‪‬ﺎﺱ‪ ‬ﻓﹶﻠﹶﺎ ﺗ‪‬ﻨ‪‬ﺘ‪‬ﺼِﺮ‪‬ﺍﻥِ • ﻓﹶﺒِﺄﹶﻱ‪‬‬
‫ﺀَﺍﻟﹶﺎﺀِ ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻜﹸﻤ‪‬ﺎ ﺗ‪‬ﻜﹶﺬﱢﺑ‪‬ﺎﻥِ •‬
‫‪14. Al Hasr, 21-24‬‬

‫ﻟﹶﻮ‪ ‬ﺃﹶﻧ‪‬ﺰ‪‬ﻟﹾﻨ‪‬ﺎ ﻫ‪‬ﺬﹶﺍ ﺍﻟﹾﻘﹸﺮ‪‬ﺀَﺍﻥﹶ ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﺟ‪‬ﺒ‪‬ﻞٍ ﻟﱠﺮ‪‬ﺃﹶﻳ‪‬ﺘ‪‬ﻪ‪ ‬ﺧ‪‬ﺎﺷِﻌ‪‬ﺎ‬


‫ﻣ‪‬ﺘ‪‬ﺼ‪‬ﺪ‪‬ﻋ‪‬ﺎ ﻣِﻦ‪ ‬ﺧ‪‬ﺸ‪‬ﻴ‪‬ﺔِ ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﻭ‪‬ﺗِﻠﹾﻚ‪ ‬ﺍﻟﹾﺄﹶﻣ‪‬ﺜﹶﺎﻝﹸ ﻧ‪‬ﻀ‪‬ﺮِﺑ‪‬ﻬ‪‬ﺎ ﻟِﻠﻨ‪‬ﺎ ِ‬
‫ﺱ‬

‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬ ‫‪11‬‬


‫ﻟﹶﻌ‪‬ﻠﱠﻬ‪‬ﻢ‪ ‬ﻳ‪‬ﺘ‪‬ﻔﹶﻜﱠﺮ‪‬ﻭﻥﹶ • ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﱠﺬِﻱ ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﻋ‪‬ﺎﻟِ ‪‬ﻢ‬
‫ﺍﻟﹾﻐ‪‬ﻴ‪‬ﺐِ ﻭ‪‬ﺍﻟﺸ‪‬ﻬ‪‬ﺎﺩ‪‬ﺓِ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺣ‪‬ﻤ‪‬ﻦ‪ ‬ﺍﻟﺮ‪‬ﺣِﻴﻢ‪ • ‬ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﱠﺬِﻱ‬
‫ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‪ ‬ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻠِﻚ‪ ‬ﺍﻟﹾﻘﹸﺪ‪‬ﻭﺱ‪ ‬ﺍﻟﺴ‪‬ﻠﹶﺎﻡ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺆ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﻬ‪‬ﻴ‪‬ﻤِﻦ‪‬‬
‫ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺰِﻳﺰ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠ‪‬ﺒ‪‬ﺎﺭ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺘ‪‬ﻜﹶﺒ‪‬ﺮ‪ ‬ﺳ‪‬ﺒ‪‬ﺤ‪‬ﺎﻥﹶ ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﻋ‪‬ﻤ‪‬ﺎ ﻳ‪‬ﺸ‪‬ﺮِﻛﹸﻮﻥﹶ •‬
‫ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﹾﺨ‪‬ﺎﻟِﻖ‪ ‬ﺍﻟﹾﺒ‪‬ﺎﺭِﺉ‪ ‬ﺍﻟﹾﻤ‪‬ﺼ‪‬ﻮ‪‬ﺭ‪ ‬ﻟﹶﻪ‪ ‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺳ‪‬ﻤ‪‬ﺎﺀُ ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﺴ‪‬ﻨ‪‬ﻰ‬
‫ﻳ‪‬ﺴ‪‬ﺒ‪‬ﺢ‪ ‬ﻟﹶﻪ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺕِ ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‪‬ﺽِ ﻭ‪‬ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﺰِﻳﺰ‪‬‬
‫ﺍﻟﹾﺤ‪‬ﻜِﻴﻢ‪• ‬‬
‫‪15. Al-Jin, ayat 1-9‬‬

‫ﻗﹸﻞﹾ ﺃﹸﻭﺣِﻲ‪ ‬ﺇِﻟﹶﻲ‪ ‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﺍﺳ‪‬ﺘ‪‬ﻤ‪‬ﻊ‪ ‬ﻧ‪‬ﻔﹶﺮ‪ ‬ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠِﻦ‪ ‬ﻓﹶﻘﹶﺎﻟﹸﻮﺍ ﺇِﻧ‪‬ﺎ‬
‫ﺳ‪‬ﻤِﻌ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻗﹸﺮ‪‬ﺀَﺍﻧ‪‬ﺎ ﻋ‪‬ﺠ‪‬ﺒ‪‬ﺎ • ﻳ‪‬ﻬ‪‬ﺪِﻱ ﺇِﻟﹶﻰ ﺍﻟﺮ‪‬ﺷ‪‬ﺪِ ﻓﹶﺌﹶﺎﻣ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺑِﻪِ ﻭ‪‬ﻟﹶﻦ‬
‫ﻧ‪‬ﺸ‪‬ﺮِﻙ‪ ‬ﺑِﺮ‪‬ﺑ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺃﹶﺣ‪‬ﺪ‪‬ﺍ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﺗ‪‬ﻌ‪‬ﺎﻟﹶﻰ ﺟ‪‬ﺪ‪ ‬ﺭ‪‬ﺑ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻣ‪‬ﺎ ﺍﺗ‪‬ﺨ‪‬ﺬﹶ‬
‫ﺻ‪‬ﺎﺣِﺒ‪‬ﺔﹰ ﻭ‪‬ﻟﹶﺎ ﻭ‪‬ﻟﹶﺪ‪‬ﺍ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﻛﹶﺎﻥﹶ ﻳ‪‬ﻘﹸﻮﻝﹸ ﺳ‪‬ﻔِﻴﻬ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ ﺍﻟﻠﱠﻪِ‬
‫ﺷ‪‬ﻄﹶﻄﹰﺎ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﺎ ﻇﹶﻨ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺃﹶﻥﹾ ﻟﹶﻦ‪ ‬ﺗ‪‬ﻘﹸﻮﻝﹶ ﺍﻟﹾﺈِﻧ‪‬ﺲ‪ ‬ﻭ‪‬ﺍﻟﹾﺠِﻦ‪ ‬ﻋ‪‬ﻠﹶﻰ‬
‫ﺍﻟﻠﱠﻪِ ﻛﹶﺬِﺑ‪‬ﺎ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻪ‪ ‬ﻛﹶﺎﻥﹶ ﺭِﺟ‪‬ﺎﻝﹲ ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﺈِﻧ‪‬ﺲِ ﻳ‪‬ﻌ‪‬ﻮﺫﹸﻭﻥﹶ‬
‫ﺑِﺮِﺟ‪‬ﺎﻝٍ ﻣ‪‬ﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠِﻦ‪ ‬ﻓﹶﺰ‪‬ﺍﺩ‪‬ﻭﻫ‪‬ﻢ‪ ‬ﺭ‪‬ﻫ‪‬ﻘﹰﺎ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﻬ‪‬ﻢ‪ ‬ﻇﹶﻨ‪‬ﻮﺍ ﻛﹶﻤ‪‬ﺎ‬

‫‪12‬‬ ‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬


‫ﻇﹶﻨ‪‬ﻨ‪‬ﺘ‪‬ﻢ‪ ‬ﺃﹶﻥ ﻟﱠﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺒ‪‬ﻌ‪‬ﺚﹶ ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺃﹶﺣ‪‬ﺪ‪‬ﺍ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﺎ ﻟﹶﻤ‪‬ﺴ‪‬ﻨ‪‬ﺎ ﺍﻟﺴ‪‬ﻤ‪‬ﺎﺀَ‬
‫ﻓﹶﻮ‪‬ﺟ‪‬ﺪ‪‬ﻧ‪‬ﺎﻫ‪‬ﺎ ﻣ‪‬ﻠِﺌﹶﺖ‪ ‬ﺣ‪‬ﺮ‪‬ﺳ‪‬ﺎ ﺷ‪‬ﺪِﻳﺪ‪‬ﺍ ﻭ‪‬ﺷ‪‬ﻬ‪‬ﺒ‪‬ﺎ • ﻭ‪‬ﺃﹶﻧ‪‬ﺎ ﻛﹸﻨ‪‬ﺎ‬
‫ﻧ‪‬ﻘﹾﻌ‪‬ﺪ‪ ‬ﻣِﻨ‪‬ﻬ‪‬ﺎ ﻣ‪‬ﻘﹶﺎﻋِﺪ‪ ‬ﻟِﻠﺴ‪‬ﻤ‪‬ﻊِ ﻓﹶﻤ‪‬ﻦ‪ ‬ﻳ‪‬ﺴ‪‬ﺘ‪‬ﻤِﻊِ ﺍﻟﹾﺄﹶﻥﹶ ﻳ‪‬ﺠِﺪ‪ ‬ﻟﹶﻪ‪‬‬
‫ﺷِﻬ‪‬ﺎﺑ‪‬ﺎ ﺭ‪‬ﺻ‪‬ﺪ‪‬ﺍ •‬
‫‪16. Surah Al-Ikhlash, Al-Falaq, An-Nass.‬‬

‫ﻗﹸﻞﹾ ﻫ‪‬ﻮ‪ ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺃﹶﺣ‪‬ﺪ‪ • ‬ﺍﻟﻠﱠﻪ‪ ‬ﺍﻟﺼ‪‬ﻤ‪‬ﺪ‪ • ‬ﻟﹶﻢ‪ ‬ﻳ‪‬ﻠِﺪ‪ ‬ﻭ‪‬ﻟﹶﻢ‪ ‬ﻳ‪‬ﻮﻟﹶﺪ‪• ‬‬
‫ﻭ‪‬ﻟﹶﻢ‪ ‬ﻳ‪‬ﻜﹸﻦ‪ ‬ﻟﹶﻪ‪ ‬ﻛﹸﻔﹸﻮ‪‬ﺍ ﺃﹶﺣ‪‬ﺪ‪• ‬‬

‫ﻗﹸﻞﹾ ﺃﹶﻋ‪‬ﻮﺫﹸ ﺑِﺮ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻔﹶﻠﹶﻖِ • ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎ ﺧ‪‬ﻠﹶﻖ‪ • ‬ﻭ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪‬‬
‫ﻏﹶﺎﺳِﻖٍ ﺇِﺫﹶﺍ ﻭ‪‬ﻗﹶﺐ‪ • ‬ﻭ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﺍﻟﻨ‪‬ﻔﱠﺎﺛﹶﺎﺕِ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﻘﹶﺪِ •‬
‫ﻭ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﺣ‪‬ﺎﺳِﺪٍ ﺇِﺫﹶﺍ ﺣ‪‬ﺴ‪‬ﺪ‪• ‬‬

‫ﻗﹸﻞﹾ ﺃﹶﻋ‪‬ﻮﺫﹸ ﺑِﺮ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﻣ‪‬ﻠِﻚِ ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﺇِﻟﹶﻪِ ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ •‬


‫ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﺍﻟﹾﻮ‪‬ﺳ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺱِ ﺍﻟﹾﺨ‪‬ﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﺍﻟﱠﺬِﻱ ﻳ‪‬ﻮ‪‬ﺳ‪‬ﻮِﺱ‪ ‬ﻓِﻲ‬
‫ﺻ‪‬ﺪ‪‬ﻭﺭِ ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠِﻨ‪‬ﺔِ ﻭ‪‬ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ •‬

‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬ ‫‪13‬‬


B. Dari As-Sunnah

‫ﻚ‬‫ﻔِﻴ‬‫ﺸ‬‫ﻢِ ﺃﹶﻥﹾ ﻳ‬‫ﻈِﻴ‬‫ﺵِ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﺮ‬‫ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﺏ‬‫ﻢِ ﺭ‬‫ﻈِﻴ‬‫ﺄﹶﻝﹸ ﺍﷲَ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﺃﹶﺳ‬


“Aku memohon perlindungan kepada Allah Yang
Maha Agung, Rabb pemilik Arsy yang Agung,
agar Dia menyembuhkanmu.” (Diucapkan 7x).
At-Tirmidzi dan Abu Dawud (III/187), At-Timirdzi
(II/410) dan lihat juga Shahih al-
Jami'(V/180,322)

‫ ﻭ‬‫ﺎ ﺃﺟِﺪ‬‫ ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﺗِﻪِ ﻣِﻦ‬‫ﺭ‬‫ﻗﹸﺪ‬‫ﺓِ ﺍﷲِ ﻭ‬‫ ﺑِﻌِﺰ‬‫ﺩ‬‫ﻮ‬‫ﻢِ ﺍﷲِ • ﺃﹶﻋ‬‫ﺑِﺴ‬
‫ﺎﺫِﺭ‬‫ﺃﹸﺣ‬
“Dengan menyebut nama Allah (dibaca 3x), aku
berlindung kepada kekuatan Allah dan
kekuasaan-Nya dari kejahatan apa yang aku
temui dan yang aku hindari.”(Dibaca 7x). Muslim
(IV/1728)

‫ﺎﻓِﻰ‬‫ ﺍﻟﺸ‬‫ﺖ‬‫ﻒِ ﺃﹶﻧ‬‫ﺍﺷ‬‫ ﻭ‬‫ﺄﹾﺱ‬‫ﻫِﺐِ ﺍﻟﹾﺒ‬‫ﺎﺱِ ﺃﹶﺩ‬‫ ﺍﻟﻨ‬‫ﺏ‬‫ ﺭ‬‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻟﻠﱠﻬ‬


‫ﺎ‬‫ﻘﹶﻤ‬‫ﺳ‬‫ﺎﺩِﺭ‬‫ﻐ‬‫ ﺷِﻔﹶﺎﺀً ﻻﹶ ﻳ‬‫ﺀُ ﻙ‬‫ﻻﹶ ﺷِﻔﹶﺎﺀَ ﺇِﻻﱠ ﺷِﻒ‬
“Ya Allah, Rabb pemelihara manusia,
hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah,
Engkaulah yang Maha Menyembuhkan, tidak ada
kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu,
kesembuhan yang tidak meninggalkan sedikit
pun penyakit.” Al-Bukhari dalam al-Fath (X/206)

14 Buku Saku Ruqyah


ٍ‫ﺔ‬‫ﺎﻣ‬‫ﻫ‬‫ﻄﹶﺎﻥِ ﻭ‬‫ﺳﻴ‬ ‫ ﻛﹸﻞﱢ‬‫ﺎ ﺕِ ﻣِﻦ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﺎﺕِ ﺍﷲِ ﺍﻟﺘ‬‫ ﺑِﻜﹶﻠِﻤ‬‫ﺩ‬‫ﻮ‬‫ﺃﹶﻋ‬
ٍ‫ﺔ‬‫ﻦٍ ﻻﹶﻣ‬‫ﻴ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﻋ‬‫ ﻣِﻦ‬‫ﻭ‬
“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah
yang sempurna dari setiap syetan dan binatang
berbisa serta dari setiap mata yang jahat.” Al-
Bukhari dalam Al-Fath (IV/408)

‫ﻠﹶﻖ‬‫ﺎ ﺧ‬‫ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﺎ ﺕِ ﻣِﻦ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﺎﺕِ ﺍﷲِ ﺍﻟﺘ‬‫ ﺑِﻜﹶﻠِﻤ‬‫ﺩ‬‫ﻮ‬‫ﺃﹶﻋ‬


“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah
yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya”.
Muslim(IV/1728)

‫ﻭ‬ ِ‫ﻋِﻘﹶﺎ ﺑِﻪ‬‫ﺒِﻪِ ﻭ‬‫ ﻏﹶﻀ‬‫ﺎ ﺕِ ﻣِﻦ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﺎﺕِ ﺍﷲِ ﺍﻟﺘ‬‫ ﺑِﻜﹶﻠِﻤ‬‫ﺩ‬‫ﻮ‬‫ﺃﹶﻋ‬
ِ‫ﻥ‬‫ﻭ‬‫ﺮ‬‫ﻀ‬‫ﺤ‬‫ﺃﹶﻥﹾ ﻳ‬‫ﻦِ ﻭ‬‫ﺎ ﻃِﻴ‬‫ﻴ‬‫ ﺍﺕِ ﺍﻟﺸ‬‫ﺰ‬‫ﻤ‬‫ ﻫ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺎﺩِﻩِ ﻭ‬‫ ﻋِﺒ‬‫ﺮ‬‫ﺷ‬
“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah
yang sempurna dari kemurkaan dan siksa-Nya,
dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan
syaitan dan dari kejahatan mereka terhadapku.”
Abu Dawud dan At-Timidzi. Lihat Shahih at-
Timidzi (II/171)

‫ﺮ‬ ‫ ﺑ‬‫ﻦ‬‫ﻫ‬‫ﺎﻭِﺯ‬‫ﺠ‬‫ﺎ ﺕِ ﺍﻟﱠﱴِ ﻻﹶ ﻳ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﺎﺕِ ﺍﷲِ ﺍﻟﺘ‬‫ ﺑِﻜﹶﻠِﻤ‬‫ﺩ‬‫ﻮ‬‫ﺃﹶﻋ‬


‫ﺰِﻝﹸ‬‫ﻨ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺃﹶ ﻭ‬‫ﺫﹶﺭ‬‫ﺃﹶ ﻭ‬‫ﺮ‬‫ﺑ‬‫ ﻭ‬‫ﻠﹶﻖ‬‫ﺎ ﺧ‬‫ ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ ﻣِﻦ‬‫ﻻﹶﻓﹶﺎﺟِﺮ‬‫ﻭ‬
‫ﺃﹶ‬‫ﺎﺫﹶ ﺭ‬‫ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺎ ﻭ‬‫ﻬ‬‫ ﻓِﻴ‬‫ﺝ‬‫ﺮ‬‫ﻌ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺎﺀِ ﻭ‬‫ﻤ‬‫ ﺍﻟﺴ‬‫ﻣِﻦ‬

Buku Saku Ruqyah 15


‫ ِﻦ‬‫ ﻓِﺘ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺎ ﻭ‬‫ﻬ‬‫ ﻣِﻨ‬‫ﺝ‬‫ﺮ‬‫ﺨ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ ﻣ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺽِ ﻭ‬‫ﻓِﻰ ﺍﹾﻷَﺭ‬
‫ﻕ‬‫ﻄﹾﺮ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﻃﹶﺎﺭِﻕٍ ﺇِﻻﱠ ﻃﹶﺎﺭِﻗﹰﺎ ﻳ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺎﺭِ ﻭ‬‫ﻬ‬‫ﺍﻟﻨ‬‫ﻞِ ﻭ‬‫ﺍﻟﻠﱠﻴ‬
‫ﺎﻥﹸ‬‫ﻤ‬‫ﺣ‬‫ﺎﺭ‬‫ﺮٍ ﻳ‬‫ﻴ‬‫ﺑِﺨ‬
“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah
yang sempurna yang tidak dapat ditembus oleh
orang baik maupun orang jahat, dari kejahatan
apa yang telah Dia ciptakan, dan jadikan. Serta
dari kejahatan yang turun dari langit, dan dari
kejahatan yang naik ke langit, dan dari
kejahatan yang tenggelam ke bumi, dan dari
kejahatan yang keluar dari bumi, dari kejahatan
setiap yang datang (di waktu malam) kecuali
yang datang dengan tujuan baik, wahai Dzat
yang Maha Penyayang.” Musnad Ahmad
(II/419), dengan sanad shahih. Ibnu Sunni
(no.637). Lihat Majma az-Zawaid (X/127)

ِ‫ﻢ‬‫ﻈِﻴ‬‫ﺱِ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﺮ‬‫ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﺏ‬‫ ﺭ‬‫ﻊِ ﻭ‬‫ﺒ‬‫ﺍﺕِ ﺍﻟﺴ‬‫ﺎﻭ‬‫ﻤ‬‫ ﺍﻟﺴ‬‫ﺏ‬‫ ﺭ‬‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻟﻠﱠﻬ‬


‫ﺓﹶ‬‫ﺭ‬‫ﻮ‬‫ﺰِﻝﹶ ﺍﻟﺘ‬‫ﻨ‬‫ﻣ‬‫ﻯ ﻭ‬‫ﻮ‬‫ﺍﻟﻨ‬‫ ﻭ‬‫ﺐ‬‫ ﺍﻟﹾﺤ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﻓﹶﻠِﻖ‬‫ﺏ‬‫ﺭ‬‫ﺎ ﻭ‬‫ﻨ‬‫ﺑ‬‫ﺭ‬
‫ﺖ‬‫ﺀٍ ﺃﹶﻧ‬‫ﻰ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ ﻣِﻦ‬‫ ﺑِﻚ‬‫ﺩ‬‫ﻮ‬‫ﻗﹶﺎﻥِ ﺃﹶﻋ‬‫ﺍﻟﹾﻔﹸﺮ‬‫ﻞِ ﻭ‬‫ﺠِﻴ‬‫ﺍﻹِﻧ‬‫ﻭ‬
‫ﻙ‬‫ﺪ‬‫ﻌ‬‫ ﺑ‬‫ﺲ‬‫ ﻓﹶﻠﹶﻴ‬‫ ﺍﻷَﺧِﺮ‬‫ﺖ‬‫ﻝﹸ ﺃﻧ‬‫ ﺍﻷَﻭ‬‫ﺖ‬‫ﺘِﻪِ ﺃﹶﻧ‬‫ﺎ ﺻِﻴ‬‫ ﺑِﻨ‬‫ﺁﺧِﺪ‬
‫ﺎ ﻃِﻦ‬‫ ﺍﻟﹾﺒ‬‫ﺖ‬‫ﺃﹶﻧ‬‫ﺀٌ ﻭ‬‫ﻰ‬‫ ﺷ‬‫ﻗﹶﻚ‬‫ ﻓﹶﻮ‬‫ﺲ‬‫ ﻓﹶﻠﹶﻴ‬‫ ﺍﻟﻈﱠﺎﻫِﺮ‬‫ﺖ‬‫ﺃﹶﻧ‬‫ﺀٌ ﻭ‬‫ﻰ‬‫ﺷ‬
ِ‫ ﺍﻟﹾﻔﹶﻘﹾﺮ‬‫ﺎ ﻣِﻦ‬‫ﺃﹶﻏﹾﻨِﻨ‬‫ ﻭ‬‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ﺎ ﺍﻟﺪ‬‫ﻨ‬‫ﺀٌ ﺍِﻗﹾﺾِ ﻋ‬‫ﻰ‬‫ ﺷ‬‫ﻚ‬‫ﻧ‬‫ﺩﻭ‬ ‫ﺲ‬‫ﻓﹶﻠﹶﻴ‬
“Ya Allah, Rabb langit yang tujuh, dan Rabb arsy

16 Buku Saku Ruqyah


yang Agung, Rabb kami dan Rabb segala
sesuatu, pembelah biji dan benih, yang
menurunkan Taurat, Injil dan al-Furqan (al-
Quran), aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatan segala sesuatu, Engkaulah yang
memegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkaulah
yang paling pertama, sehingga tidak ada sesuatu
pun sebelum diri-Mu, Engkaulah yang paling
akhir, sehingga tidak ada sesuatu pun setelah-
Mu, dan Engkaulah yang Dzahir sehingga tidak
ada sesuatu yang mengungguli-Mu, dan
Engkaulah yang Batin, sehingga tidak ada
sesuatupun yang tersembunyi dari-Mu. Lunasilah
hutang kami dan cukupilah kami dari kefaqiran.”
Muslim (IV/2084)

‫ ﻛﹸﻞﱢ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ ﻭ‬‫ﻚ‬‫ﺫِﻳ‬‫ﺆ‬‫ﺀٍ ﻳ‬‫ﻰ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‬‫ ﻣِﻦ‬‫ﻚ‬‫ﻗِﻴ‬‫ﻢِ ﺍﷲِ ﺃﹶﺭ‬‫ﺑِﺴ‬


‫ﻚ‬‫ﻗِﻴ‬‫ﻢِ ﺍﷲِ ﺃﹶﺭ‬‫ ﺑِﺴ‬‫ﻚ‬‫ﻔِﻴ‬‫ﺸ‬‫ﺎﺳِﺪٍ ﺍﷲُ ﻳ‬‫ﻦٍ ﺣ‬‫ﻴ‬‫ ﻋ‬‫ﻔﹾﺲٍ ﺃﹶﻭ‬‫ﻧ‬
“Dengan menyebut nama Allah, aku
meruqyahmu dari kejahatan segala sesuatu yang
menyakitimu, dan dari kejahatan setiap jiwa
atau mata orang yang dengki. Mudah-mudahan
Allah menyembuhkanmu. Dengan menyebut
nama Allah, aku mengobatimu dengan
meruqyahmu.” Muslim (IV/1718)

‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ ﻭ‬‫ﻚ‬‫ﻔِﻴ‬‫ﺴ‬‫ﺍﺀٍ ﺗ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﺩ‬‫ﻣِﻦ‬‫ ﻭ‬‫ﻚ‬‫ﺮِ ﻳ‬‫ﺒ‬‫ﻢِ ﺍﷲُ ﻳ‬‫ﺑِﺴ‬
ِ‫ﻦ‬‫ﻴ‬‫ ﻋ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﺫِﻯ‬‫ﺮ‬‫ ﺷ‬‫ﻣِﻦ‬‫ ﻭ‬‫ﺪ‬‫ﺴ‬‫ﺍ ﺣ‬‫ﺎﺳِﺪٍ ﺇِﺩ‬‫ﺣ‬
“Dengan menyebut nama Allah, mudah-
mudahan Dia membebaskan dirimu, dari segala

Buku Saku Ruqyah 17


penyakit, mudah-mudahan Dia menyembuhkan-
mu, melindungimu dari kejahatan orang yang
dengki jika dia mendengki dan dari kejahatan
setiap orang yang mempunyai mata jahat.”
Muslim (IV/1718)

‫ﺪ‬‫ﺴ‬‫ ﺣ‬‫ﻣِﻦ‬‫ ﻭ‬‫ﻚ‬‫ﺫِﻳ‬‫ﺆ‬‫ﺀٍ ﻳ‬‫ﻰ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‬‫ ﻣِﻦ‬‫ﻚ‬‫ﻗِﻴ‬‫ﻢِ ﺍﷲِ ﺃﹶﺭ‬‫ﺑِﺴ‬


‫ﻚ‬‫ﻔِﻴ‬‫ﺴ‬‫ﻦٍ ﺍﷲُ ﻳ‬‫ﻴ‬‫ ﻋ‬‫ ﻛﹸﻞﱢ ﺫِﻯ‬‫ﻣِﻦ‬‫ﺎﺳِﺪٍ ﻭ‬‫ﺣ‬
"Dengan menyebut nama Allah , aku
meruqyahmu dari sesuatu yang menyakitimu
dari kedengkian orang yang dengki dan dari
setiap yang mempunyai mata jahat. Mudah-
mudahan Allah menyembuhkanmu." Sunan Ibnu
Majah dari Ubadah bin Shamit(II/128)

18 Buku Saku Ruqyah


PASCA PENGOBATAN

Pengobatan yang dilakukan di atas tidak akan


menunjukkan hasil yang sempurna jika tidak
disertai dengan penjagaan diri -pasca
pengobatan tersebut- dengan senantiasa
melakukan ibadah yang sesuai syariat. Maka
hendaklah ia malazimi sholat berjamaah,
memperbanyak puasa sunat, menekuni doa-doa
ma'tsur setelah shalat, membaca doa di tempat
dan atau dalam keadaan tertentu.

Dibawah ini adalah tuntunan doa dan dzikir


setelah selesai shalat fardhu yang dinukil dari
kitab Tuhfah Al-Akhyar karangan Syeikh Abdul
Aziz Abdullah bin Baz.

Buku Saku Ruqyah 19


DO'A DAN DZIKIR SETELAH
SELESAI SHALAT FARDHU

Rasulullah Shallallahu alaihi wa salam setelah


mengucapkan salam pada setiap shalat fardhu,
beliau beristigfar 3 kali,

‫ ﺍﷲ‬‫ﻔِﺮ‬‫ﻌ‬‫ﺘ‬‫ﺃﹶﺳ‬
“Aku memohon ampun kepada Allah.” (Dibaca 3
kali).

Kemudian mengucapkan :

‫ﺍ‬‫ﺎ ﺩ‬‫ ﻳ‬‫ﻛﹾﺖ‬‫ﺎﺭ‬‫ﺒ‬‫ ﺗ‬‫ﻼﹶﻡ‬‫ ﺍﺳ‬‫ﻚ‬‫ﻣِﻨ‬‫ ﻭ‬‫ﻠﹶﻢ‬‫ ﺍﻟﺴ‬‫ﺖ‬‫ ﺃﹶﻧ‬‫ﻢ‬‫ﺍﹶﻟﻠﱠﻬ‬


‫ ﻟﹶﻪ‬‫ﻚ‬‫ﺮِﻳ‬‫ ﻻﹶ ﺷ‬‫ﻩ‬‫ﺪ‬‫ﺣ‬‫ ﺇِﻻﱠ ﺍﷲُ ﻭ‬‫ﺍﻡِ ﺍﻻﹶ ﺇِﻟﹶﻪ‬‫ﺍﹾ ِﻹﻛﹾﺮ‬‫ﻼﹶﻝِ ﻭ‬‫ﺍﻟﹾﺠ‬
‫ﺮ‬‫ﺀٍ ﻗﹶﺪِﻳ‬‫ﻰ‬‫ﻠﹶﻰ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‬‫ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻫ‬‫ ﻭ‬‫ﺪ‬‫ﻤ‬‫ ﺍﻟﹾﺤ‬‫ﻟﹶﻪ‬‫ ﻭ‬‫ﻠﹾﻚ‬‫ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ﻟﹶﻪ‬
‫ﻻﹶ‬‫ ﻭ‬‫ﺖ‬‫ﻌ‬‫ﻨ‬‫ﺎ ﻣ‬‫ﻄِﻰ ﻟِﻤ‬‫ﻌ‬‫ﻻﹶ ﻣ‬‫ ﻭ‬‫ﺖ‬‫ﻄﹶﻴ‬‫ﺎ ﺃﹶﻋ‬‫ ﻟِﻤ‬‫ﺎ ﻧِﻊ‬‫ ﻻﹶ ﻣ‬‫ﻢ‬‫ﺍﻟﻠﱠﻬ‬
‫ﺓﹶ ﺇِﻻﱠ ﺑﺎِﷲِ ﻻﹶ‬‫ﻻﹶ ﻗﹸﻮ‬‫ﻝﹶ ﻭ‬‫ﻮ‬‫ ﻻﹶﺣ‬‫ﺪ‬‫ ﺍﻟﹾﺠ‬‫ﻚ‬‫ ﻣِﻨ‬‫ﺪ‬‫ ﺫﹶﺍ ﺍﻟﹾﺠ‬‫ﻔﹶﻊ‬‫ﻨ‬‫ﻳ‬
‫ﻟﹶﻪ‬‫ﻞﹸ ﻭ‬‫ ﺍﻟﹾﻔﹶﻀ‬‫ﻟﹶﻪ‬‫ﺔﹸ ﻭ‬‫ﻤ‬‫ﻌ‬‫ ﺍﻟﻨ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ﺎﻩ‬‫ ﺇِﻻﹶ ﺇِﻳ‬‫ﺪ‬‫ﺒ‬‫ﻌ‬‫ﻻﹶ ﻧ‬‫ ﺇِﻻﱠ ﺍﷲُ ﻭ‬‫ﺇِﻟﹶﻪ‬
‫ﻦ‬‫ﻳ‬‫ ﺍﻟﺪ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ﻦ‬‫ﻠِﺼِﻴ‬‫ﺨ‬‫ ﺇِﻻﱠ ﺍﷲُ ﻣ‬‫ ﻻﹶ ﺇِﻟﹶﻪ‬‫ﻦ‬‫ﺴ‬‫ﺎﺀُ ﺍﻟﹾﺤ‬‫ﻨ‬‫ﺍﻟﺘ‬
‫ﻥﹶ‬‫ﻭ‬‫ ﺍﻟﹾﻜﹶﺎﻓِﺮ‬‫ﻛﹶﺮِﻩ‬‫ﻟﹶﻮ‬‫ﻭ‬
20 Buku Saku Ruqyah
"Ya Allah Engkaulah kedamain itu dan dari-Mu ia
(datang). Engkau pemberi barakah, wahai
pemilik keagungan dan kemuliaan. Tidak ada
tuhan kecuali Allah Yang Esa tiada sekutu bagi-
Nya, milik-Nya kekuasaan dan segala pujian, dan
Ia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah,
tidak seorangpun yang mampu menghalangi
pemberian-Mu dan tidak seorangpun yang dapat
memberi sesuatu yang Engkau halangi. Serta
tidak ada mafa'at kesungguhan seseorang yang
tidak bersungguh-sungguh tanpa kehendak-Mu.
Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali
karena Allah. Tidak ada tuhan selain Allah dan
tidaklah kami beribadah kecuali kepada-Nya.
Hanya milik-Nyalah kenikmatan, keuatamaan
dan sanjungan yang baik. Tidak ada tuhan
melainkan Allah dengan rasa ikhlas beribadah
kepada-Nya walaupun orang - orang kafir benci.”

Kemudian membaca tasbih, tahmid dan takbir


masing-masing 33 kali:

ِ‫ﺎﻥﹶ ﺍﷲ‬‫ﺤ‬‫ﺒ‬‫ﺳ‬
“Maha suci Allah”

ِ‫ ِﷲ‬‫ﺪ‬‫ﻤ‬‫ﺍﹶﻟﹾﺤ‬
“Segala puji hanya bagi Allah”

‫ﺮ‬‫ﺍﷲُ ﺃﹶﻛﹾﺒ‬
“Allah Maha Besar”

Kemudian digenapkan seratus dengan bacaan :

Buku Saku Ruqyah 21


‫ﻟﹶﻪ‬‫ ﻭ‬‫ﻠﹾﻚ‬‫ ﺍﻟﹾﻤ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ﻚ‬‫ﺮِﻳ‬‫ ﻻﹶ ﺷ‬‫ﻩ‬‫ﺪ‬‫ﺣ‬‫ ﺇِﻻﱠ ﺍﷲُ ﻭ‬‫ﻻﹶ ﺇِﻟﹶﻪ‬
‫ﺮ‬‫ﺀٍ ﻗﹶﺪِﻳ‬‫ﻰ‬‫ﻠﹶﻰ ﻛﹸﻞﱢ ﺷ‬‫ ﻋ‬‫ﻮ‬‫ﻫ‬‫ ﻭ‬‫ﺪ‬‫ﻤ‬‫ﺍﻟﹾﺤ‬
“Tidak ada tuhan melainkan Allah, yang Maha
Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah segala
kekuasaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa
atas segala sesuatu."

Dilanjutkan dengan membaca Ayat Kursi :

‫ﻡ‬‫ﻮ‬‫ﻟﹶﺎ ﻧ‬‫ﺔﹲ ﻭ‬‫ ﺳِﻨ‬‫ﺬﹸﻩ‬‫ﺄﹾﺧ‬‫ ﻟﹶﺎ ﺗ‬‫ﻮﻡ‬‫ ﺍﻟﹾﻘﹶﻴ‬‫ﻲ‬‫ ﺍﻟﹾﺤ‬‫ﻮ‬‫ ﺇِﻟﱠﺎ ﻫ‬‫ ﻟﹶﺎ ﺇِﻟﹶﻪ‬‫ﺍﻟﻠﱠﻪ‬
‫ ﺫﹶﺍ ﺍﻟﱠﺬِﻱ‬‫ﻦ‬‫ﺽِ ﻣ‬‫ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‬‫ﻣ‬‫ﺍﺕِ ﻭ‬‫ﻮ‬‫ﻤ‬‫ﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴ‬‫ ﻣ‬‫ﻟﹶﻪ‬
‫ﻢ‬‫ﻠﹾﻔﹶﻬ‬‫ﺎ ﺧ‬‫ﻣ‬‫ ﻭ‬‫ﺪِﻳﻬِﻢ‬‫ ﺃﹶﻳ‬‫ﻦ‬‫ﻴ‬‫ﺎ ﺑ‬‫ ﻣ‬‫ﻠﹶﻢ‬‫ﻌ‬‫ ﺇِﻟﱠﺎ ﺑِﺈِﺫﹾﻧِﻪِ ﻳ‬‫ﻩ‬‫ﺪ‬‫ ﻋِﻨ‬‫ﻔﹶﻊ‬‫ﺸ‬‫ﻳ‬
‫ﺳِﻊ‬‫ﺎﺀَ ﻭ‬‫ﺎ ﺷ‬‫ ﻋِﻠﹾﻤِﻪِ ﺇِﻟﱠﺎ ﺑِﻤ‬‫ﺀٍ ﻣِﻦ‬‫ﻲ‬‫ﺤِﻴﻄﹸﻮﻥﹶ ﺑِﺸ‬‫ﻟﹶﺎ ﻳ‬‫ﻭ‬
‫ﻮ‬‫ﻫ‬‫ﺎ ﻭ‬‫ﻤ‬‫ ﺣِﻔﹾﻈﹸﻬ‬‫ﻩ‬‫ﺌﹸﻮﺩ‬‫ﻟﹶﺎ ﻳ‬‫ ﻭ‬‫ﺽ‬‫ﺍﻟﹾﺄﹶﺭ‬‫ﺍﺕِ ﻭ‬‫ﻮ‬‫ﻤ‬‫ ﺍﻟﺴ‬‫ﻪ‬‫ﺳِﻴ‬‫ﻛﹸﺮ‬
• ‫ﻈِﻴﻢ‬‫ ﺍﻟﹾﻌ‬‫ﻠِﻲ‬‫ﺍﻟﹾﻌ‬٠
Kemudian membaca surat Al Ikhlas

• ‫ﻮﻟﹶﺪ‬‫ ﻳ‬‫ﻟﹶﻢ‬‫ ﻭ‬‫ﻠِﺪ‬‫ ﻳ‬‫ • ﻟﹶﻢ‬‫ﺪ‬‫ﻤ‬‫ ﺍﻟﺼ‬‫ • ﺍﻟﻠﱠﻪ‬‫ﺪ‬‫ ﺃﹶﺣ‬‫ ﺍﻟﻠﱠﻪ‬‫ﻮ‬‫ﻗﹸﻞﹾ ﻫ‬


• ‫ﺪ‬‫ﺍ ﺃﹶﺣ‬‫ ﻛﹸﻔﹸﻮ‬‫ ﻟﹶﻪ‬‫ﻜﹸﻦ‬‫ ﻳ‬‫ﻟﹶﻢ‬‫ﻭ‬٠
Kemudian membaca surat Al Falaq

22 Buku Saku Ruqyah


‫ﻗﹸﻞﹾ ﺃﹶﻋ‪‬ﻮﺫﹸ ﺑِﺮ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﹾﻔﹶﻠﹶﻖِ • ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﻣ‪‬ﺎ ﺧ‪‬ﻠﹶﻖ‪ • ‬ﻭ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪‬‬
‫ﻏﹶﺎﺳِﻖٍ ﺇِﺫﹶﺍ ﻭ‪‬ﻗﹶﺐ‪ • ‬ﻭ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﺍﻟﻨ‪‬ﻔﱠﺎﺛﹶﺎﺕِ ﻓِﻲ ﺍﻟﹾﻌ‪‬ﻘﹶﺪِ •‬
‫‪٠‬ﻭ‪‬ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﺣ‪‬ﺎﺳِﺪٍ ﺇِﺫﹶﺍ ﺣ‪‬ﺴ‪‬ﺪ‪• ‬‬
‫‪Kemudian membaca surat An Naas‬‬

‫ﻗﹸﻞﹾ ﺃﹶﻋ‪‬ﻮﺫﹸ ﺑِﺮ‪‬ﺏ‪ ‬ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﻣ‪‬ﻠِﻚِ ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﺇِﻟﹶﻪِ ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ •‬


‫ﻣِﻦ‪ ‬ﺷ‪‬ﺮ‪ ‬ﺍﻟﹾﻮ‪‬ﺳ‪‬ﻮ‪‬ﺍﺱِ ﺍﻟﹾﺨ‪‬ﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﺍﻟﱠﺬِﻱ ﻳ‪‬ﻮ‪‬ﺳ‪‬ﻮِﺱ‪ ‬ﻓِﻲ‬
‫‪٠‬ﺻ‪‬ﺪ‪‬ﻭﺭِ ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ • ﻣِﻦ‪ ‬ﺍﻟﹾﺠِﻨ‪‬ﺔِ ﻭ‪‬ﺍﻟﻨ‪‬ﺎﺱِ •‬

‫‪Buku Saku Ruqyah‬‬ ‫‪23‬‬


SEKILAS TENTANG SIHIR

Sihir diambil dari kata Arab “As-Shir”, yang


secara bahasa berarti sesuatu yang samar dan
tersembunyi serta tidak diketahui penyebabnya.
Pada hakikatnya sihir terbagi menjadi dua;
pertama, sihir dengan menggunakan bacaan dan
jampi-jampi sebagai sarana komunikasi dengan
syetan/jin untuk mencelakai orang lain, seperti
teluh, santet, guna-guna dan hal lain yang sering
dipraktekkan para dukun/paranormal. Kedua,
sihir berupa ramuan obat-obatan yang dapat
mempengaruhi obyek sihir, baik tubuh, akal,
maupun kehendaknya.

Pelaku sihir, bagaimanapun,akan terjerumus ke


dalam dua keadaan yang sama-sama buruk; bila
tidak syirik, ia menipu. Padahal syirik dan
menipu merupakan dosa besar yang membuat
seseorang dibenci Allah Subhnahu wa Ta'ala dan
tidak mendapatkan ampunan-Nya.

Dalam syariat Islam pelaku sihir halal


ditumpahkan darahnya, sebab mereka telah
berbuat kerusakan di muka bumi. Pendapat ini
telah disepakati oleh beberapa sahabat,
diantaranya Umar bin Al-Khattab, Jundab dan
Hafshah radiyallahu 'anhum. Tapi mesti dipahami
bahwa pelaksaan hukum bunuh itu harus
dilaksanakan oleh imam (dalam hal ini
pemerintah); bukan idividu atau sekelompok
masyarakat.

24 Buku Saku Ruqyah


LARANGAN MENDATANGI TUKANG
SIHIR

Dalam masalah ini terdapat beberapa riwayat


hadits, diantaranya :

‫ﻞﹾ ﻟﹶﻪ‬‫ﻘﹾﺒ‬‫ ﺗ‬‫ﺀٍﻟﹶﻢ‬‫ﻲ‬‫ ﺷ‬‫ﻦ‬‫ ﻋ‬‫ﺄﹾﻟﹶﻪ‬‫ﺎ ﻓﹶﺴ‬‫ ﻛﹶﺎﻫِﻨ‬‫ ﺍﻓﹰﺎ ﺃﹶﻭ‬‫ﺮ‬‫ﻰ ﻋ‬‫ ﺍﹶﺗ‬‫ﻦ‬‫ﻣ‬
‫ﺎ‬‫ﻣ‬‫ﻮ‬‫ ﻳ‬‫ﻦ‬‫ﻌِﻴ‬‫ﺑ‬‫ﻼﹶﺓﹲ ﺃﹶﺭ‬‫ﺻ‬
"Barang siapa yang mendatangi tukang ramal
atau dukun, kemudian bertanya tentang sesuatu,
maka tidak diterima shalatnya selama empat
puluh hari". Shahih Muslim (IV/1701)

‫ﺰِﻝﹶ‬‫ﺎ ﺃﹸﻧ‬‫ ﺑِﻤ‬‫ ﻛﹶﻔﹶﺮ‬‫ﻘﹸﻮﻝﹸ ﻓﹶﻘﹶﺪ‬‫ﺎ ﻳ‬‫ ﺑِﻤ‬‫ﺪﻗﹶﻪ‬‫ﺎ ﻓﹶﺼ‬‫ﻰ ﻛﹶﺎﻫِﻨ‬‫ ﺃﹶﺗ‬‫ﻦ‬‫ﻣ‬
‫ﺳﻠﱠﻢ‬ ‫ﻪِ ﻭ‬‫ﻠﹶﻴ‬‫ﻠﱠﻰ ﺍﷲُ ﻋ‬‫ﺪٍ ﺻ‬‫ﻤ‬‫ﺤ‬‫ﻠﹶﻰ ﻣ‬‫ﻋ‬
"Barang siapa mendatangi tukang sihir atau
dukun kemudian bertanya tentang sesuatu lalu
membenarkan perkataannya, maka ia telah kafir
terhadap apa yang diturunkan kepada
Muhammad SAW." Imam Ahmad (11/429),
Mustadrak (1/8) dan al-Baihaqi (VIII/135)

Maka seseorang yang medatangi tukang


sihir/dukun atau peramal lalu bertanya
kepadanya, ia terkena ancaman tidak diterima
sholatnya 40 hari, dan jika kemudian
mempercayainya, ia telah jatuh pada dosa kafir
(syirik pada Allah), naudzu billah min dzalik.

Buku Saku Ruqyah 25


DAFTAR PUSTAKA

1. Al-Qur'an Al-Karim
2. As-Sunah
3. Do'a dan Wirid, Yazid abdul Qadir Jawas.
4. Hiwar ma'a asy-Syatahin wa Tajribah al-
Amaliyah fi Ikhraj al-Jann wa ibthal as-Shir,
Muhammad ash-Shayim.
5. Al-Qaul al-Mufid ala Kitab at-Tauhid, Syeikh
Muhammad bin Shalih al Utsaimin.
6. Tuhfah al-Akhyar bi Bayani Jumlah Nafi'ah
mimma Warada fi al-Kitab wa as-Sunnah,
Syeikh Abd Al-Aziz bin Abdullah bin Baz
7. Wiqayatul al-Insan min al-Jinn wa asy-
Syaithan, Wahid Abd as-Salam Bali.

26 Buku Saku Ruqyah


Buku Saku Ruqyah 27
Dan Kami turunkan
dari Al-Qur’an
sesuatu yang menjadi penawar
dan rahmat bagi orang-orang
yang beriman
(QS.Al-Isra:82)

a|wPublisher
http://agusw.penamedia.com

28 Buku Saku Ruqyah