UjianTengahSemester
(AnalisisRealS2MatematikaTerapan)2009
Khaeroni,S.Si
onny_11_49@yahoo.com
LisensiDokumen:
Copyleftonkhaeroni.wordpress.com
Seluruhdokumendikhaeroni.wordpress.comdapatdigunakan,dimodifikasidandisebarkansecarabebasuntuk
tujuanbukankomersial(nonprofit)atauakademis(kenaikanpangkat,sertifikasi,dansebagainya).Dibolehkan
melakukanpenulisanulang,dengantanpamendapatkanijinterlebihdahuludarikhaeroni.wordpress.com.
Karenasifatnyabukanreferensi,makadiperkenankanjugauntuktidakmenyertakanlinkdaridokumenini.Penulis
tidakbertanggungjawabatassegalaketersesatanyangditimbulkanolehpenggunaandokumenini.
Tahun 2009
x x + 1
1. Jika x (0, 1), I x = ,
, dan = {I x | x (0, 1)} maka buktikan bahwa
2
2
(0, 1) I x
I x
Bukti :
Diambil sebarang y (0, 1). Dipilih x (0, 1) sehingga 2y x (0, 1).
Akan dibuktikan bahwa y Ix, untuk x di atas.
Karena 2y x (0, 1), maka
0<2yx <1
x 1
<
2 2
x
x +1
< y<
2
2
yang berarti y Ix. Jadi, untuk setiap y (0,1) maka y Ix untuk suatu x. Dari sini maka,
y I x . Terbukti bahwa (0, 1) I x .
0< y
I x
I x
2. Jika himpunan A dan B terhitung maka buktikan bahwa A B terhitung.
Jawab :
Karena A terhitung, maka A = {a1, a2, a3, . . . }
Karena B terhitung, maka B = {b1, b2, b3, . . . }
Akan dibuktikan bahwa A B terhitung. Ekuivalen dengan menunjukkan ada korespondensi satusatu antara A B dengan N. Didefinisikan fungsi f : A B N dengan aturan sebagai berikut:
( m + n 2 )( m + n 1) + m , (am, bn) A B
f(am, bn) =
2
Selanjutnya, tinggal dibuktikan bahwa f bijektif (?)
3. Misalkan x, y
, dan x y + , > 0. Buktikan bahwa x y.
Analisis Real Compiled by : Khaeroni, S.Si _______________________________________________________________________1
Bukti :
Andaikan x > y.
Menurut Aksioma Archimedes, ada bilangan n
maka
sedemikian sehingga n >
1
. Dari sini
x y
1
1
< x y x > y + . Kontradiksi dengan hipotesis. Jadi haruslah x y.
n
n
4. Misalkan {an} dan {bn} barisan bilangan real, a , dan terdapat n0 N dan K > 0 sehingga
|an a| K|bn|, n n0
Jika {bn} konvergen ke 0, maka buktikan bahwa {an} konvergen ke a.
Bukti :
Misalkan > 0 diberikan. Karena > 0 dan K > 0 maka
> 0.
K
Karena {bn} konvergen ke 0, maka ada n1 N sehingga n n1 berlaku
|bn 0| = |bn| <
Dipilih n2 = maks{n0, n1}.
Maka n n2, berlaku :
|an a| an a K bn < K .
Jadi, terbukti bahwa {an} konvergen ke a.
5. Misalkan diketahui fungsi f(x) = x3. Buktikan bahwa
(a) Fungsi f kontinu pada selang [0,1]
(b) Fungsi f tidak kontinu seragam pada
Bukti :
(a) Misalkan > 0 diberikan sebarang.
Untuk setiap x [0,1], diambil =
> 0 . Maka, untuk setiap y [0,1] dengan
|x y| <
berlaku
f (x ) f ( y ) = x 3 y 3
= (x y )(x 2 + xy + y 2 )
= x y x 2 + xy + y 2
< | 1 + 1 + 1 |=
.3 =
3
Karena f kontinu di x dan x [0,1] sembarang, terbukti bahwa f kontinu pada [0,1].
(b) Diambil = 1. Misalkan n bilangan asli sedemikian n >
x=
Sehingga x, y
dan untuk setiap > 0, pilih :
1
1
+ dan y = .
n 2
n
. Dari sini maka,
x y =
1 1
+ =
<
n 2 n
2
dan berlaku
Analisis Real Compiled by : Khaeroni, S.Si _______________________________________________________________________2
f (x ) f ( y ) = x 3 y3
= x y x 2 + xy + y 2
1 2 1
< 2 + +
+ + +
n
n 4 n 2 2n n
=
3 3 2
3 3 2 3
+
+
=
+
+
n 2 2n 4
n2
2n
4
3 3 2 3
3 2 3
+
+
= 1+
+
>
3 2n
4
2n
4
Jadi terbukti bahwa f tidak kontinu seragam pada .
>
6. Gunakan definisi fungsi terukur untuk membuktikan bahwa setiap fungsi konstan dengan daerah
asal yang terukur merupakan fungsi terukur.
(Petunjuk: Misalkan f(x) = k, untuk setiap x D dengan D terukur dan k konstan)
Bukti :
Misalkan f(x) = k, untuk setiap x D dengan D terukur dan k konstan. Akan dibuktikan f terukur.
Fungsi f terukur jika daerah asalh fungsi f terukur dan memenuhi salah satu dari kelima pernyataan
berikut:
, {x D | f ( x ) > } terukur
, {x D | f ( x ) } terukur
, {x D | f ( x ) < } terukur
, {x D | f ( x ) } terukur
, {x D | f ( x ) = } terukur
Karena daerah asal fungsi f, yaitu D, terukur maka cukup ditunjukkan bahwa f memenuhi salah satu
pernyataan di atas, yaitu:
Jika k, maka {x D| f(x) > } = Dc terukur
Jika < k, maka {x D| f(x) > } = D terukur
Karena , {x D| f(x) > } terukur maka f terukur.
7. Jika E1 dan E2 himpunan terukur, maka buktikan bahwa
m(E1 E2) + m(E1 E2) = m(E1) + m(E2)
Bukti :
Karena E1 terukur, maka
m(E2) = m(E2 E1) + m(E2 E1c)
Karena E2 terukur, maka
m(E1) = m(E1 E2) + m(E1 E2c)
Jadi,
m(E2) + m(E1) = 2m(E1 E2) + m(E2 E1c) + m(E1 E2c)
Karena E1 E2 E1 E2, maka E1 E2 = (E1 E2) [(E1 E2) (E1 E2)c]. Jadi,
m(E1 E2) = m(E1 E2) + m[(E1 E2) (E1c E2c)]
m(E1 E2) = m(E1 E2) + m[((E1 E2) E1c) ((E1 E2) E2c)]
m(E1 E2) = m(E1 E2) + m[((E1 E1c) (E2 E1c)) ((E1 E2c) (E2 E2c))]
m(E1 E2) = m(E1 E2) + m[(E2 E1c) ((E1 E2c))]
Karena (E2 E1c) (E1 E2c) = , artinya (E2 E1c) dan (E1 E2c) disjoint, maka
m(E2 E1c) + m(E1 E2c) = m(E1 E2) m(E1 E2)
Dari sini diperoleh,
m(E2) + m(E1) = 2m(E1 E2) + m(E1 E2) m(E1 E2) = m(E1 E2) + m(E1 E2)
Analisis Real Compiled by : Khaeroni, S.Si _______________________________________________________________________3