Anda di halaman 1dari 2

STANDAR OPERASIONAL

PROSEDUR

PEMERINTAH
KABUPATEN
MALANG

DINAS
KESEHATAN
PUSKEMAS
WAGIR

TATALAKSANA KLINIS LAYANAN


PRIMER
No. Dokumen
............................
.

No. Revisi
............................
.

Tgl. Mulai
berlaku
............................

Halaman
1 dari 2

Penanggung Jawab,

SOP
PENATALAKSANA
AN VAGINITIS

Disusun
Pokja Yanis

Diperiksa
Koord. Manaj. Mutu

Disahkan,
Ka. PKM Wagir

Dr. Dyah Ayu


Ikeningrum
NIP.
198407212010012016

Ottik Franisca F,
A.Md.Farm.

Drg. Widodo Widjanarko


NIP.
196306151989011003

NIP.
198502252009042002

Pengertian

Vaginitis adalah peradangan pada vagina yang ditandai


dengan adanya pruritus, keputihan, dispareunia, dan
disuria.

Tujuan

Menangani Vaginitis

III

Kebijakan

Sebagai pedoman penanganan Vaginitis

IV

Prosedur

1. Anamnesa
2. Pemeriksaan Fisik
3. Penegakan diagnosa : Vaginitis
4. Tatalaksana
a. Menjaga kebersihan diri terutama daerah vagina
b. Hindari pemakaian handuk secara bersamaan
c. Hindari pemakaian sabun untuk membersihkan
daerah vagina yang dapat menggeser jumlah flora
normal dan dapat merubah kondisi pH daerah
kewanitaan tersebut.
d. Jaga berat badan ideal
e. Farmakologis:
Tatalaksana Vaginosis Bakterialis
Metronidazol 500 mg peroral 2 x sehari selama 7
hari

Metronidazol pervagina 2 x sehari selama 5 hari


Krim Klindamisin 2% pervagina 1 x sehari selama
7 hari
Tatalaksana Vaginosis trikomonas
Metronidazol 2 g peroral (dosis tunggal)
Pasangan seks pasien sebaiknya juga diobati
Tatalaksana vulvovaginitis kandida Flukonazol 150 mg
peroral (dosis tunggal)
Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Primer Edisi I tahun 2013
UGD, Rawat Jalan, Rawat Inap

Referensi
VI

Unit Terkait