Anda di halaman 1dari 2

Balanced Scorecard Sebagai Sebuah Sistem Manajemen

Balanced scorecard lebih sekedar sistem pengukuran taktis atau operasional. Perusahaan
yang inovatif menggunakan scorecard sebagai sebuah sistem manajemen stategis, untuk
mengelola strategi jangka panjang. Perusahaan menggunakan fokus pengukuran scorecard untuk
menghasilkan berbagai proses manajemen penting:
1. Memperjelas dan Menerjemahkan Visi dan Strategi
Proses scorecard dimulai dengan tim manajemen eksekutif senior yang bersama-sama
bekerja menerjemahkan strategi unit bisnis ke dalam berbagai tujuan strategis yang spesifik.
Untuk menetapkan berbagai tujuan finansial, tim ini harus mempertimbangkan apakah akan
menitikberatkan kepada pertumbuhan pendapatan dan pasar, profitabilitas atau menghasilkan
arus kas.
Proses

pengembangan

Balanced

Scorecard

menjelaskan

tujuan

strategis

dan

mengidetifikasikan beberapa faktor penggerak penting tujuan strategis. Berdasarkan pengalaman


ketika merancang berbagai program scorecard, belum pernah menemukan tim manajemen
mencapai konsesus penuh atas kepentingan. Tujuan scorecard menjadi tanggung jawab bersama
tim eksekutif yang memungkinkan berfungsi sebagai kerangka kerja serangkaian proses penting
manajemen berdasarkan tim. Scorecard menghasilkan kerjasama tim diantara semua eksekutif
senior, tanpa memandang pengalaman kerja atau kelebihan fungsionalnya.
2. Mengkomunikasikan dan Mengaitkan Berbagai Tujuan dan Ukuran Strategis
Tujuan dan ukuran strategis Balanced Scorecard dikomunikasikan ke seluruh organisasi
melalui surat edaran, papan bulletin, video dan jaringan komputer. Komunikasi tersebut memberi
informasi kepada semua pekerja mengenai berbagai tujuan penting yang harus dicapai agar
strategi organisasi berhasil. Scorecard juga memberi dasar untuk mengkomunikasikan strategi
unit bisnis untuk mendapatkan komitmen para eksekutif korporasi dan angota dewan direksi.
Scorecard mendorong adanya dialog antara unit bisnis dengan eksekutif korporasi dan anggota
dewan direksi. Dialog tersebut tidak hanya mengenai perumusan dan pelaksanaa strategi yang
menghasilkan terobosan kinerja masa depan. Di ahkhir proses pengkomunikasian dan pengaitan,
setiap orang didalam perusahaan seharusnya sudah memahami tujuan-tujuan jangka pendek unit
bisnis dan strategi untuk tujuan-tujuan tersebut.
3. Merencanakan, Menetapkan Sasaran, dan Menyelaraskan Berbagai Inisiatif
Strategis

Balanced scorecard akan memberi dampak terbesar pada saat dimanfaatkan untuk
mendorong terjadinya perubahan perusahaan. Untuk ini para eksekutif dan senior harus
menetukan sasaran bagi berbagai ukuran scorecard untuk tiga atau lima tahun, yang juga berhasil
dicapai akan merubah perusahaan. Sedang sasaran keuangan organisasional antara lain pelipat
gandaan tingkat pengembalian investasi modal atau peningkatan penjualan. Untuk mencapai
tujuan finansial yang ambisius, para manajer harus mengidentifikasi tentang sasaran pelanggan,
proses bisnis internal, tujuan pembelajaran dan pertumbuahan. Sasaran-sasaran untuk inisiatif
strategis berasal dari ukuran scorecard seperti penghematan waktu dalam siklus pemenuhan
pesanan, waktu peluncuran produk ke pasar lebih singkat dalam proses pengembangan produk
dan peningkatan kemampuan pekerja. Perencanaan dan proses manajemen penetapan sasaran
memungkinkan perusahaan untuk:
1. Mengukur hasil jangka panjang yang ingin dicapai.
2. Mengidentifiksikan mekanisme dan mengusahaakan sumber daya untuk
mencapai hasil.
3. Menetapkan tonggal-toggak jangka endek bagi ukuran finansial dan nonfinansial
scorecard.
4. Meningkatkan Umpan Balik dan Pembelajaran Strategis
Proses manajemen terakhir menyatakan Balanced Scorecard dalam suatu kerangka
kinerja pembelajaran strategi. Balanced scorecard memungkinkan manajemen memantau dan
menyesuaikan pelaksanaan strategi dan membuat perubahan-perubahan mendasar terhadap
strategi itu sendiri.
Balanced scorecard memberi para eksekutif kerangka kinerja yang komperenshif untuk
menerjemahkan visi dan srategi perusahaan ke dalam seperangkat ukuran kinerja yang sangat
terpadu. Banyak perusahaan telah mengadopsi pernyataan misi untuk mengkomunikasikan
berbagai nilai dan keyakinan
menyatakan
perusahaan

fundamental perusahaan ke semua pekerja. Pernyataan misi

berbagai keyakinan dan mengidentifikasikan pasar sasaran dan produk utama