Anda di halaman 1dari 15

Hubungan Antar Manusia (Human

Relation)

Pengertian HAM
Hubungan
antar manusia mendasari interaksi dan komunikasi antara bidan dengan
pasien dalampelayanan kebidanan.
Ciri hakiki “Human Relations“, yaitu:
1. Proses rohaniah yang tertuju kepada “kebahagiaan” berdasarkan
watak, sifat, perangai, kepribadian, sikap, tingkah laku, dan lain-lain.
2. Aspek kejiwaan yang terdapat pada diri manusia.
Proses rohaniah dengan perasaan bahagia ini berlangsung pada
“Komunikasi Antar Personal”. Karena sifatnya “dialogis“, maka masing-
masing tahu, sadar, dan merasakan efeknya.
Pengertian HAM Menurut Beberapa Pakar
1. Cabot dan Kahl (1967): HAM adalah suatu sosiologi yang konkret
karena meneliti situasi kehidupan, khususnya masalah interaksi dengan
pengaruh dan psikologisnya. Jadi, interaksimengakibatkan dan menghasilkan
penyesuaian diri secara timbal balik yang mencakup kecakapan dalam
penyesuaian dengan situasi baru.
2. H. Bonner (1975): interaksi adalah hubungan antara dua atau lebih
individu manusia danperilaku individu yang satu mempengaruhi, mengubah,
dan memperbaiki perilaku individu lain atau sebaliknya.
3. Keith Davis “Human Relation at Work” adalah interaksi antara
seseorang dengan orang lain dalam situasi kerja dan dalam organisasi
kekaryaan. Ditinjau dari kepimpinannya, yang bertanggungj awab dalam
suatu kelompok merupakan interaksi orang-orang menuju situasi kerja yang
memotivasi untuk bekerjasama secara produktif, sehingga dicapai
kepuasanekonomi, psikologis dan sosial.
4. Ferdinand Tonnies: menyatakan bahwa manusia dalam
bermasyarakat mempunyai dua jenispergaulan yaitu: (1) Gemeinscaft, hal
yang dialami oleh orang lain dirasakan sebagaimana terjadi pada dirinya
olek karena pergaulannya yang sangat akrab. Sifatnya statis, pribadi, tidak
rasional; (2) Gessellscaft, pergaulan yang mempertimbangkan untung dan
ruginya sehingga anggota bebas keluar masuk dari kelompok tersebut.

sehingga menimbulkan kebahagiaan dan kepuasaan hati pada kedua belah pihak. dalam bis. Faktor utama dalam prosesinternalisasi antara lain : . pasar. Faktor yang Mendasari Interaksi Sosial Interaksi sosial melibatkan individu secara fisik maupun psikologis. Memanfaatkan pengetahuan tentang faktor sosial dan psikologis dalam penyesuaian dirimanusia sehingga terjadi keselarasan dan keserasian. 2. mengidentifikasi masalah dan membahas untuk mendapatkan pemecahan masalah. Kesimpulan: Proses interaksi melibatkan perasaan. dan menghormati orang lain. Suksesnya seseorang dalam melaksanakan “Human Relations” karena ia berkomunikasi secara etis. 3. Memperoleh pengetahuan dan informasi baru. Tujuan HAM Tujuan dari HAM adalah: 1. kereta api. Human Relations ini dilakukan dimana saja —> di rumah. toko. dengan konflik seminimal mungkin. mengubah sikap dan perilaku diri sendiri dan orang lain serta memberikan bantuan. dan sebagainya. Memenuhi kebutuhan antara individu yang satu dengan yang lain. Hubungan antar manusia secara luas mencoba menemukan. ramah. 2. sopan. kampus. menghargai. Menghilangkan sikap egois/paling benar. Menumbuhkan sikap kerjasama. Menghindari dari sikap stagnan karena “manusia adalah makhluk homo socius”. 6. mencerminkan perasaan dan sikap. Faktor yang menentukan interaksi sosial. proses penyesuaian diri. kata yang diucapkan dalam komunikasi. Faktor-Faktor dalam HAM Faktor-faktor dalam hubungan antar manusia adalah: 1. HAM dalam arti luas : Komunikasi persuasif yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain secara tatap muka dalam segala situasi dan dalam semua bidang kehidupan. 4. Faktor yang mendasari interaksi sosial. 5.

Menurut Sigmund Freud “identifikasi” merupakan cara belajar norma dari orang tuanya. mengurangi hambatan interpersonal. (3) otoritas/prestise. (4) mayoritas. (5) kepercayaan penuh. pandangan meniru akan memperoleh penghargaan sosial yang tinggi. (2) pikiran terpecah-pecah/disasosiasi. menerima pandangan dari kelompok mayoritas. 1. penerimaan pandangan tanpa pertimbangan lebih lanjut. 3. 2. Keuntungan rasa percaya kepada orang lain adalah meningkatkan komunikasi interpersonal(membuka saluran komunikasi. irasional. memperluas peluang mencapai tujuan). akibat rangsangan emosiproses sugesti diterima secara langsung. dan berkembang bahwa identifikasi berguna untuk melengkapi sistem norma-norma yang ada. 2. 4. 3. Simpati adalah perasaan tertarik individu terhadap orang lain yang timbul atas dasar penilaian perasaan. berdasar perasaan. Sugesti adalah proses individu menerima cara pandang orang lain tanpa kritik lebih dulu. Rasa percaya. Sikap terbuka dan sikap tertutup. Faktor yang menumbuhkan rasa percaya adalah: . 1967: 224-234). sikap menjunjung tinggi. Rasa Percaya Secara ilmiah “percaya” didefinisikan mangandalkan perilaku orang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki. Identifikasi adalah proses yangberlangsung secara sadar. Sikap sportif. Syarat untuk mempermudah sugesti adalah: (1) hambatan berpikir. memperlancar pengiriman informasi. Hal yang perlu diperhatikan sebelum meniru adalah mempunyai minat dan perhatian yang besar. Faktor-faktor yang dapat menimbulkan hubungan personal yang baik antara lain: 1. yang pencapaiannya tidak pasti dan dalam situasi yang penuh resiko (Eiddin. Faktor yang Menentukan Interaksi Sosial Cara seseorang melakukan interaksi sosial dengan menggunakan komunikasi antar individu ataukomunikasi interpersonal. Imitasi adalah keadaan seseorang yang mengikuti sesuatu di luar dirinya/ meniru. mengalami pemikiran yang terpecah-pecah. menerima pandangan dari seseorang yang memiliki prestise sosial tinggi.

1. strategi. lebih . Kepastian dan Profesionalisme. Kontrol dan orientasi masalah. Spontanitas artinya sikap jujur. Empati. spontanitas. intelektual. kemampuan berhubungan dengan orang lain tanpa menilai dan berusaha mengendalikan. dan melihat pendapatnya merupakan kebenaran yang mutlak. Persamaan adalah sikap memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis. Gibb mengemukakan enam perilaku yang menimbulkan sikap sportif. 2. kekuasaan. Individu yang memiliki kepastian bersifat dogmatis. kemampuan. 1. mencari informasidari berbagai sumber. netralitas. mengendalikan. 2. melihat suasana . memuji atau mengecam. Evaluasi dan deskripsi. Orientasi masalah adalah mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah. kekayaan atau kecantikan. kontrol. empati. 3. Netralitas dan Empati. orientasi masalah. Sedangkan iklim suportif meliputi: deskripsi. Strategi dan spontanitas. Empati artinya memperlakukan orang lain sebagaimana mestinya. mengubah sikap. 4. superioritas dan kepastian. 5. Kejujuran. 3. berorientasi pada isi pesan. paham dengan keadaan orang lain. memperlakukan orang lain sebagai objek. persaamaan dan profesionalisme. egois. Superioritas dan persamaan. Sikap Terbuka dan Sikap Tertutup Perbedaan karakteristik orang yang terbuka dan orang yang tertutup yaitu: 1. Netralitas adalah sikap impersonal. membedakan dengan mudah. Iklim defensif meliputi: evaluasi. Sikap terbuka: menilai pesan secara objektif dengan menggunakan data dan keajegan logika. Menerima. Jack R. Strategi adalah penggunaan tujuan atau manipulasi untuk mempengaruhi orang lain. Superioritas artinya seseorang lebih tinggi karena status. 6. Deskripsi adalah penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian. Profesionalisme adalah kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain. Perilaku kontrol artinya berusaha mengubah orang lain. pendapat dan tindakannya. Sikap Sportif Sikap yang mengurangi sikap melindungi diri (defensif) dalam komunikasi yang terjadi dalaminteraksi sosial. menyebabkan perilaku dapat diduga. Evaluasi adalah penilaian terhadap orang lain.

berpikir simplisis tanpa suasana. tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu lain dalam masyarakat. Tindakan Sosial Menurut Max Weber. menolak dan mengabaikan pesan yang tidak konsisten dengan sistem kepercayaan. 4. Komunikasi sosial. 2. 2. Teori hubungan antar manusia. Cara terjadinya. Teori Hubungan Antar Manusia . Sikap tertutup: menilai pesan berdasarkan motif. 2. mencari pengertian pesan yang tidak sesuai dengan rangkaian kepercayaan. Komunikasi Sosial Proses komunikasi terjadi saat kontak sosial berlangsung. Tindakan rasional berepresati nilai: tindakan yang berkaitan dengan nilai dasar dalam masyarakat. kaku dan memegang teguh sistem kepercayaan. 3. Teknik-Teknik HAM Teknik hubungan antar manusia terbagi dalam: 1. 4. Tindakan afektif: tindakan yang dilakukan seseorang atau kelompok berdasarkan perasaan atau emosi. Secara harfiah komunikasi merupakan hubungan atau pergaulan dengan orang lain. 2. 3. Kontak sosial dibedakan: 1. baik langsung maupun tidak langsung. Tindakan sosial. bersandar pada banyak sumber pesan daripada isi pesan. Tindakan tradisional: tindakan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan adat istiadat atau kebiasaan. Tindakan sosial dibedakan menjadi : 1. Kontak sosial. Kontak Sosial Kontak sosial adalah hubungan antara satu pihak dengan pihak lain yang merupakan terjadinya awal interaksi sosial. kontak primer maupun kontak sekunder. Cara pihak yang berkomunikasi. bersifat profesionalisme dan berusaha mengubah kepercayaan. Tindakan rasional instrumental: tindakan yang memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan atau antara efisiensi dengan efektifitas.

and psychological perceptions of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others. cenderung merasa tidak disenangi orang lain. berani mencoba hal-hal baru. percaya diri. bersikap pesimitis pada kompetensi. sadar . berani gagal. antusias. 2. Konsep diri memainkan peran yang sangat besar dalam menentukan keberhasilan hidup seseorang. 3. Konsep diri merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan dalam komunikasi antar pribadi. Konsep diri yang jelek akan mengakibatkan rasa tidak percaya diri. Komunikan yang berkonsep diri positip adalah Komunikan yang Tembus Pandang (transparent). dan masih banyak perilaku inferior lainnya. responsif sekali pada pujian. Masing-masing individu mempunyai sifat yang khas. reference group. hiperkritis. 2. Dua macam konsep diri adalah sebagai berikut : 1. Teori transaksi (model pertukaran sosial) – HAM berlangsung mengikuti kaidah transaksional. Teori permainan – Klarifikasi manusia terbagi menjadi tiga yaitu anak- anak. berani menetapkan tujuan hidup. social. Kunci keberhasilan hidup adalah konsep diri positip. Brooks adalah those physical.Faktor yang mempengaruhi: orang lain. merasa diri bodoh. pesimis. takut gagal. menerima pujian tanpa rasa malu. Konsep diri dapat mempengaruhi kemampuan berpikir seseorang. dewasa danorang tua. merasa setara dengan orang lain. Konsep diri negatif: peka pada kritik. Teori peran – Pergaulan sosial sudah ada skenario yang disusun oleh masyarakat yang mengatur apa dan bagaimana peran tiap orang dalam pergaulannya. 1. Konsep Diri Definisi Konsep Diri menurut Wiiliam D. merasa diri tidak berharga. merasa diri berharga. merasa tidak layak untuk sukses. dan dapat menjadi seorang pemimpin yang handal. Sebaliknya orang yang konsep dirinya baik akan selalu optimis. tidak berani mencoba hal yang menantang. karena konsep diri dapat dianalogikan sebagai suatu operating sistem yang menjalankan suatu komputer. significant others. bersikap dan berpikir positip. berani sukses. takut sukses. rendah diri. Konsep diri positif: yakin akan kemampuan mengatasi masalah. tidak berani mencoba hal-hal baru.

akan keinginan dan perilaku tidak selalu disetujui oleh orang lain. Nama dan panggilan anak. Hal-hal yang perlu dipahami tentang konsep diri adalah : 1. mengembangkan konsep Johari Window sebagai perwujudan bagaimana seseorang berhubungan dengan orang lain yang digambarkan sebagai sebuah jendela. Gambaran diri adalah sikap individu terhadap tubuhnya. 3. potensi tubuh. 4. 3. Ideal diri adalah persepsi individu tentang perilakunya yang disesuaikan dengan standar pribadi yang terkait dengan cita-cita. Teori Johary Windows Hubungan antara konsep diri dan membuka diri dapat dijelaskan dengan Johari Window. Meliputi : performance. 5. Hal-hal yang penting dalam konsep diri adalah : 1. Peran diri adalah pola perilaku sikap nilai dan aspirasi yang diharapkan individu berdasarkan posisinya dimasyarakat. 4. persepsi dan perasaan tentang ukuran dan bentuk tubuh. ’‘Jendela’’ tersebut terdiri dari . Harga diri adalah penilaian individu terhadap hasil yang dicapai dengan cara menganalisis seberapa jauh perilaku individu tersebut. Pandangan individu terhadap orang lain. baik sadar maupun tidak sadar. Penerimaan keluarga Komponen konsep diri adalah : 1. Ditandai dengan kemampuan intelektual dan penguasaan lingkungan (positif). Merupakan aspek kritikal yang mendasar dan pembentukan perilaku individu. 2. 5. 2. 4. Berkembang secara bertahap. Suasana keluarga yang harmonis. Penjelasan Johari Window tentang tingkat keterbukaan dan tingkat kesadaran tentang diri kita. Negatif ditandai dengan hubungan individu dan sosial yang mal adaptif. Dipelajari melalui pengalaman dan interaksi individu dengan orang lain. 2. Identitas diri adalah kesadaran akan diri pribadi yang bersumber dari pengamatan dan penilaian sebagai sintesis semua aspek konsep diri sebagai sesuatu yang utuh. Joseph Luft dan Harrington Ingham. mampu memperbaiki diri. 3.

keuangan. Unknown area adalah informasi yang tidak diketahui oleh orang lain dan diri kita. yang kalau dalam hubungan kerja akan mengurangi tingkat kepercayaan orang. daerah buta. masing-masing sel menunjukkan daerah self (diri) baik yang terbuka maupun yang disembunyikan. status perkawinan. mulai mengembangkan diri atau belajar dari pengalaman. keluarga. Sehingga dengan mendapatkan masukan dari orang lain. pangkat. Jendela ini akan mengecil sehubungan kita tumbuh dewasa. Daerah publik adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh dirinya dan orang lain. biasanya akan menjadi penghambat dalam berhubungan. . bagaimana caranya menghadapi dosen A. Makin kita memahami kekuatan dan kelemahan diri kita yang diketahui orang lain.kesehatan. Open area adalah informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti nama. Ketika memulai sebuah hubungan. blind area akan berkurang. makin produktif dan menguntungkan hubungan interpersonal kita. Daerah tersembunyi adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh diri sendiri tetapi tidak diketahui oleh orang lain. Makin lama maka informasitentang diri kita akan terus bertambah secara vertikal sehingga mengurangi hidden area. Misalnya ketika pertama kali seneng sama orang lain selain anggota keluarga kita. Hidden area berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi orang lain. jabatan. Sampai kita dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu akan diri kita bagaimana kita bertingkah laku atau berperasaan. daerah tersembunyi. dll. Kita tidak pernah bisa mengatakan perasaan “cinta”. Dengan tidak berbagi mengenai hidden area.matrik empat sel. Blind area yang menentukan bahwa orang lain sadar akan sesuatu tapi kita tidak.Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan. maka akan bagus dalam bekerja tim. Daerah buta adalah daerah yang memuat hal-hal yang diketahui oleh orang lain tetapi tidak diketahui oleh dirinya. dll. kita akan menginformasikan sesuatu yang ringan tentang diri kita. pekerjaan. Makin besar open area. dll. Keempat sel tersebut adalah daerah publik. dan daerah yang tidak disadari. lulusan mana. Hal ini akan membuat orang lain miss komunikasi tentang kita. Misalnya bagaimana cara mengurangi grogi.

2004.org/pengertian-masyarakat-unsur-dan-kriteria-masyarakat-dalam- kehidupan-sosial-antar-manusia pakguruonline. indonesia. Pengantar Ilmu Komunikasi.pendidikan. Bogor: Ghalia Indonesia.html organisasi. dkk.html Tyastuti. Cetakan Ketiga. php mail-archive.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15. maka besarnya masing-masing daerah pada seseorang berbeda dengan orang lain.com/filsafat@yahoogroups. setelah seseorang dapat menjawab pertanyaan siapa saya? maka pertanyaan selanjutnya adalah saya ingin menjadi siapa? Jawaban atas pertanyaan tersebut tentunya beragam. Vardiyansah. Akhirnya.blogspot. orang lain akan menyadari siapa saya? Mengenal diri bukanlah tujuan.com/Tiga-Teori-Hubungan-Antar-Manusia-td6240570. 2003. sedangkan untuk memperluas daerah B dibutuhkanumpan balik dari orang lain (lihat gambar 3)..com/2006/09/tiga-teori-hubungan-antar- manusia.com/tetesan/falsafah_tao_dalam_hubungan_antar_manusia.com/msg02280.siutao. 2006. DR.. 2008.html nabble. Jakarta: PT Grasindo. wangmuba. .Oleh karena adanya perbedaan individual. Pengenalan diri dapat dilakukan melalui 2 tahap. tahap yang pertama pengungkapan diri (self-disclosure) dan tahap yang kedua menerima umpan balik (feedback). dkk. Tahap pengungkapan diri.. Referensi Christina. Jakarta: EGC.Manusia memiliki kemampuan untuk mengubah atau mengembangkan diri. sesuai dengan peran- peran yang dimainkannya. Oleh karenanya. Yogyakarta: Fitramaya. orang memperluas daerah C (lihat gambar 2). Pengantar Ilmu Komunikasi. Pengenalan diri adalah sebagai wahana (sarana) untuk mencapai tujuan hidup. Komunikasi dan Konseling Dalam Praktik Kebidanan. ia akan mempunyai daerah publik (A) yang semakin luas (lihat gambar 4).html mubarok-institute.com/tag/pengertian/ Wiryanto. Kesimpulan Setelah seseorang melakukan upaya mengenali kekuatan dan kelemahan diri. Komunikasi Kebidanan.

usia. mental dan dipengaruhi oleh latar belakang sosial. 3. dalam hubungan ini bidan dan pasien memperoleh pengalaman belajar bersama dalam rangka memperbaiki pengalaman emosional pasien. pengalaman. (1998). Membantu mempengaruhi orang lain. Komunikasi terapeutik mengarah pada bentuk komunikasiinterpersonal. 3) Kemampuan membina . bertujuan dan dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Kemampuan komunikasi tidak terlepas dari tingkah laku yang melibatkan aktifitas fisik. menciptakan hubungan antara bidan dengan pasien untuk mengenal kebutuhan dan menentukan rencana tindakan. Komunikasi Terapeutik Pengantar Komunikasi. Membantu mengambil tindakan yang efektif untuk pasien. pendidikan dan tujuan. 2) Identitas diri yang jelas dan integritas diri yang tinggi. Membantu pasien memperjelas dan mengurangi beban perasaan serta pikiran. mengatasi gangguan psikologis. Tujuan Komunikasi Terapeutik 1. dan belajar bagaimana berhubungan dengan orang lain. penerimaan diri dan rasa hormat pada diri sendiri. komunikasi terapeutik adalah kemampuan atau keterampilan bidan untuk membantu pasien beradaptasi terhadap stres. 2.  Stuart G.W.  Northouse (1998: 12). komunikasi terapeutik merupakan hubungan interpesonal antara bidandengan pasien. Pengertian Komunikasi Terapeutik  Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yg direncanakan secara sadar. lingkungan fisik dan diri sendiri. Menurut Stuart. tujuan terapeutik diarahkan pada pertumbuhan klien : 1) Realisasi diri.

Memberikan pengertian tingkah laku pasien dan membantu pasien mengatasi masalah yang dihadapi. Mengidentifikasi. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus mengenal dirinya sendiri. 3) Berfokus pada pasien yang membutuhkan bantuan. 10. 2. 4. Bidan sebagai tenaga kesehatan menciptakan suasana agar pasien punya motivasi mengubah diri. percaya dan menghargai. 5. saling tergantung dan mencintai. 6. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus sadar pentingnya kebutuhan pasien. Bidan harus jujur dan berkomunikasi secara terbuka. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus menciptakan suasana agar pasien berkembang tanpa rasa takut. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus paham. 4) Lingkungan saat komunikasi berlangsung. mendengarkan dan memberikan respon pada pasien. Prinsip Komunikasi Terapeutik (Menurut Carl Rogers) 1. Mencegah tindakan yang negatif terhadap pertahanan diri pasien. Unsur Komunikasi Terapeutik Adapun komunikasi terapeutik mempunyai unsur sebagai berikut : 1) Ada sumber proseskomunikasi. Komunikasi ditandai dengan sikap menerima. Mampu menentukan batas waktu yang sesuai dan konsisten. 3. 4) Bidan dengan aktif. 9. Ciri Komunikasi Terapeutik Komunikasi terapeutik mempunyai ciri sebagai berikut : 1) Terjadi antara bidan dengan pasien. hubungan interpersonal yang intim. 2) Mempunyai hubungan akrab dan mempunyai tujuan. 8. 3) Adapenerima. mengungkap perasaan dan mengkaji masalah serta mengevaluasi tindakan yang dilakukan bidan. Mendorong dan menganjurkan kerjasama antara bidan-pasien. 2) Pesan disampaikan dengan penyandian balik (verbal & non verbal). menghayati nilai yang dianut pasien. 4. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus menguasai perasaannya sendiri. 3. 4) Peningkatan fungsi dan kemampuan yang memuaskan kebutuhan serta mencapai tujuan personal yang realistis. . Manfaat Komunikasi Terapeutik 1. 2. 7. Bidan harus paham akan arti empati.

menghindari gerakan yang tidak perlu. Menunjukkan penerimaan Mendukung dan menerima informasi dengan tingkah laku yang menunjukkan ketertarikan dan tidak menilai. Menanyakan pertanyaan yg berkaitan Tujuan : mendapatkan informasi yang spesifik mengenai masalah yang disampaikan pasien. memberikan umpan balik verbal. 12. tidak menyilangkan kaki dan tangan. Menyatakan hasil observasi Bidan memberikan umpan balik pada pasien dengan menyatakan hasil pengamatannya sehingga pasien dapat menguraikan apakah pesannya diterima atau tidak. Sikap bidan : mendengarkan tanpa memutuskan pembicaraan. Mampu mengekspresikan perasaan. 2) Komunikasi dilakukan dengan salingpengertian sebelum memberi saran. Berpegang pada etika.11. Altruisme (panggilan jiwa) untuk mendapatkan kepuasan dengan menolong orang lain. Bidan harus dapat berperan sebagai role model. Jenis Komunikasi Terapeutik Mendengar dengan penuh perhatian Usaha bidan mengerti pasien dengan cara mendengarkan masalah yang disampaikan pasien. . 14. 1998) adalah : 1) Komunikasi ditujukan untuk menjaga harga diri pemberi dan penerima pesan. Tanggung jawab Teknik Menjalin Hubungan dengan Pasien Syarat dasar komunikasi menjadi efektif (Stuart. Memfokuskan Untuk membatasi bahan pembicaraan sehingga percakapan lebih spesifik dan dimengerti. tubuh condong ke arah pasien. 15. Sikapbidan : pandangan ke pasien. Mengulang ucapan pasien dengan kata-kata Pemberian feedback dilakukan setelah bidan melakukan pengulangan kembali kata kata pasien. 13. Mengklarifikasi Tujuan : untuk menyamakan pengertian. informasi dan masukan.

4) Menemukan pola kesukaran interpersonal klien. menafsirkan diskusi. Meringkas Pengulangan ide utama yang telah dikomunikasikan secara singkat. Diam Memberikan kesempatan pada bidan untuk mengorganisasikan pikiran dan memproses informasi. Perenungan Memberikan kesempatan untuk mengemukakan dan menerima ide serta perasaannya sebagai bagian dari dirinya sendiri. Hal yang perlu . Pada masa inibidan perlu membuat rencana interaksi dengan pasien yaitu : melakukan evaluasi diri. Perkenalan Adalah kegiatan yang dilakukan saat pertama kali bertemu. Tahap Interaksi dengan Pasien Pre interaksi Adalah masa persiapan sebelum mengevaluasi dan berkomunikasi dengan pasien. mengingat topik yang telah dibahas sebelum melanjutkan pembicaraan. bidan mengikuti apa yg sedang dibicarakan selanjutnya.Menawarkan informasi Memberi tambahan informasi merupakan tindakan penyuluhan kesehatan untuk pasien. Manfaat : membantu. menetapkan tahapan hubungan/ interaksi. 3) Menguraikan kejadian secara teratur akan membantu bidan dan pasien untuk melihat dalam suatu perspektif. Memberi kesempatan kepada pasien untuk berinisiatif dalam memilih topik pembicaraan. Menganjurkan klien untuk menguraikan persepsi Bidan harus dapat melihat segala sesuatu dari perpektif pasien. Memberikan penghargaan Teknik ini tidak digunakan untuk menyatakan hal yang baik dan buruk. 2) Menempatkan kejadian dan waktu secara berurutan. merencanakan interaksi. Memberi kesempatan kepada pasien untuk memulai pembicaraan. Menawarkan diri Menyediakan diri Anda tanpa respon bersyarat atau respon yang diharapkan. Menganjurkan untuk meneruskan pembicaraan Tujuan : 1) Memberi kesempatan pasien untuk mengarahkan seluruh pembicaraan.

4) Kepentingan berbeda. 7) Menuntut bukti. 5) Melaksanakan kolaborasi. Hal yang harus diperhatikan : memberi salam. penjelasan dan tantangan. 10) Terlalu banyak bicara. 2) Mengembangkan. memperkenalkan diri. 8 ) Mengalihkan topik pembicaran. Tujuan tindakan kebidanan : 1) Meningkatkan pengertian dan pengenalan pasien tentang diri. 4) Melaksanakan pendidikan kesehatan. melengkapi kontrak. mempertahankan. 6) Melaksanakan observasi dan pemantauan. Tujuan : memvalidasi keakuratan data. mengingatkan kontrak. 2) Penafsiran berbeda. Faktor Penghambat Komunikasi Terapeutik Komunikasi terapeutik dapat mengalami hambatan diantaranya : 1) Pemahaman berbeda. memvalidasi keadaan psien. menyepakati masalah pasien. tahap tindak lanjut dan tahap untuk kontrak yang akan datang. 11) Memperlihatkan sifat jemu dan . menanyakan nama pasien. 3) Melaksanakan terapi/ klinis kebidanan. Isi percakapan antara bidan dengan pasien meliputi tahap evaluasi hasil. pikiran dan perilakunya (tujuan kognitif). terdiri dari tahap evaluasi hasil. 3) Komunikasi yang terjadi satu arah. isi percakapan tindak lanjut dan tahap eksplorasi perasaan. menyepakati pertemuan (kontrak).dan meningkatkan kemampuan pasien secara mandiri menyelesaikan masalah yang dihadapi (tujuan afektif & psikologi).dilakukan bidan adalah : memberi salam. 5) Pemberian jaminan yang tidak mungkin. Fase kerja Merupakan inti hubungan bidan-klien yang terkait erat dengan pelaksanaan rencana tindakankebidanan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. perasaan. 9) Memberikan kritik mengenai perasaan pasien. rencana yang telah dibuat dengan keadaan pasien dan mengevaluasi hasil tindakan yg lalu. Klasifikasi terminasi : 1) Terminasi sementara : akhir dari tiap pertemuan bidan dengan pasien. Fase terminasi Merupakan akhir dari setiap pertemuan bidan dengan pasien. 6) Bicara hal-hal yang pribadi. 2) Terminasi akhir : terjadi jika pasien akan pulang dari rumah sakit atau bidan selesai praktik. Orientasi Fase ini dilakukan pada awal setiap pertemuan kedua dst. mengakhiri perkenalan.

Rencana tujuan Membantu pasien untuk memenuhi kebutuhan sendiri. membantu pasien mendapatkan gambaran pengalamannya. meningkatkan harga diri pasien. mengkaji tingkat kecemasan pasien. L. 2005. Implementasi Memperkenalkan diri pada pasien. Suryani. Evaluasi Pasien dapat mengembangkan kemampuan dalam mengkaji dan memenuhi kebutuhan. membantu menciptakanlingkungan yang dapat mengurangi kecemasan. tenaga kesehatan dan pasien sepakat untuk berkomunikasi secara terbuka. . Komunikasi Terapeutik Teori Dan Praktik. Referensi Uripni. menggunakan komunikasi untuk meningkatkan harga diri pasien. dan terfokus pada masalah. Jakarta : EGC. menganjurkan pasien untuk mengungkapkan perasaan. mengobservasi kejadian yang terjadi. mengevaluasi kemampuan pasien dalam berkomunikasi. R. mengidentifikasi perkembangan pasien. 2008. 2003. mengevaluasi data tentang status mental pasien. Komunikasi Kebidanan. Handout Komunikasi Terapeutik. membantu pasien menerima pengalaman. memulai interaksi dengan pasien. menentukan sikap pasien.komunikasi menjadi lebih jelas. Jakarta : EGC. memberi support. Komunikasi Terapeutik dalam Kebidanan Komunikasi terapeutik dalam kebidanan meliputi : Pengkajian Menentukan kemampuan dalam proses informasi. Suparyanti. terbuka.pesimis.