Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PTPSP-B

ALAT INSENERATOR

Disusun oleh :

Fatimah azzahro (P17433112049)

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG


PRODI DIII KESEHATAN LINGKUNGAN PURWOKERTO
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
INSENERATOR

A. PENGERTIAN

Insenerator adalah suatu alat pembakar sampah yang di operasikan dengan menggunakan
teknologi pembakaran pada suhu tertentu, sehingga sampah dapat terbakar habis.

Kebutuhan udara sekunder pada Proses pembakaran di incinerator dengan laju massa
sampah 608J2 kg / jam adalah 1M2,47 kg/Jam dengan exces air 3 % maka didapat penghematan
minyak tanah sebesar7 liter/jam. Incinerator merupakan peralatan pemusnah sampah khusus
yang bekerja pada suhu yang tinggi, sehingga dapat menghancurkan sampah sampah
berbahaya dan beracun ataupun sampah sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang
dengan aman ke tempat pembuangan sampah umum.

incenerator ini memiliki ruang pembakaran, tempat sampah yang akan dibakar. Pada
chamber terdapat saluran untuk mengalirkan bahan bakar juga dilengkapi saluran untuk
mengalirkan udara dari blower, yang diperlukan pada proses pembakaran, pembakaran ini
dilakukan pada chamber tertutup, untuk menghindari bahaya toksin maupun infeksi dari sampah
yang akan dimusnahkan. Proses pembakaran ini memerlukan waktu yang bervariasi, tergantung
jenis sampahnya serta volume sampah yang akan dimusnahkan. Pada incinerator, biasanya
memiliki dua buah ruang pembakaran untuk membakar obyek dan membakar asap sebelum
difilter, sehingga sisa sisa karbon dari pembakaran yang terbawa asap akan semakin berkurang,
sehingga gas CO yang dihasilkan juga semakin berkurang, dan tidak membahayakan bagi
lingkungan.

Jenis insinerator yang biasanya digunakan untuk limbah rumah sakit adalah jenis
controlled-air ,yang dikenal di pasaran sebagai pembakaran secara starved air atau secaramodular
atau secara pyrolytic. Sistem ini disebut demikian karena jenis ini dioperasikan dengandua
ruangan yang bekerja secara seri. Ruangan pertama (bagian limbah padat) difungsikan
padakondisi substoichiometris (beberapa jenis dijumpai juga pada model kiln), sedang ruangan
kedua (bagian limbah gas) di fungsikan pada kondisi udara yang berlebih.
B. TUJUAN

Tujuan dari penggunaan alat ini adalah

1. Untuk menghancurkan sampah sampah berbahaya dan beracun ataupun sampah sampah
infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang dengan aman ke tempat pembuangan sampah umum.

2. Mendestruksi materi-materi yg berbahaya seperti mikroorganisme pathogen dan


meminimalisir pencemaran udara yg dihasilkan dari proses pembakaran sehingga gas buang yg
keluar dari cerobong menjadi lebih terkontrol dan ramah lingkungan.

C. PRINSIP / MEKANISME KERJA

Proses insenerasi akan berlangsung melalui 3 tahapan, yaitu:

1) Tahapan pertama adalah membuat air dalam sampah menjadi uap air, hasilnya limbah
menjadi kering dan siap terbakar.

2) Selanjutnya terjadi proses pirolisis, yaitu pembakaran tidak sempurna, dimana temperature
belum terlalu tinggi.

3) Fase berikutnya adalah pembakaran sempurna. Ruang bakar pertama digunakan sebagai
pembakar limbah, suhu dikendalikan antara 400OC-600OC.
Ruang bakar kedua digunakan sebagai pembakar asap dan bau dengan suhu antara antara 600OC-
1200OC.Suplay oksigen dari udara luar ditambahkan agar terjadi oksidasi sehingga materi-materi
limbah akan teroksidasi dan menjadi mudah terbakar, dengan terjadi proses pembakaran yg
sempurna, asap yg keluar dari cerobong menjadi transparan.

D. CARA KERJA

1. Switch pompa di on kan lebih dahulu agar sirkulasi air dialat scrubber dapat berjalan dengan
baik dan lancar.

2. Masukkan limbah padat yang sudah dimampatkan dan dibungkus kantong ( bukan bahan dari
Plastik ) kedalam ruang pembakaran, Jarak kantong terhadap ujung burner paling dekat 30 cm,
agar tidak menutup lubang nozzel dari burner.
3. Tutup daun pintu incinerator sampai bisa rapat, sehingga limit switch bisa bekerja dengan
baik, dan burner bisa menyala dengan baik

4. Aturlah timer (waktu kerja) sesuai waktu yang dikehendaki. Secara automatik, incinerator
akan bekerja sesuai dengan waktu yang telah diatur tersebut. Matikan tombol POWER On-Off
terlebih dahulu dan hidupkan tombol on tersebut guna melakukan pembakaran berikutnya.

5. Setting pengatur suhu ( temperature Controler ) pada posisi 800 derajat Celcius atau suhu
yang dikehendaki di dalam ruang bakar. Burner akan secara otomatis menyesuaikan suhu yang
telah diset

6. Selesai operasi pembakaran switch pada stop kontak (sumber listrik ) dimatikan, supaya tidak
ada pengaruh listrik lagi pada incinerator. Juga umur pakai perangkat otomatis lebih panjang dan
tidak cepat rusak

7. Hasil pembakaran atau abu dikumpulkan dengan kantong untuk di bawa ke TPA (Tempat
Pengolahan Akhir ) kemudian dilakukan solidifikasi

E. ALAT INSENERATOR

Gambar incinerator kapasitas kecil : incinerator puskesmas, incinerator rumah sakit kecil,
incinerator untuk industri, domestik dan lain-lain.
Penggunaan incinerator atau insinerator untuk pembakaran sampah domestik,
sampah medical, sampah industrial, dll. Incinerator untuk penggunaan domestik waste biasanya
digunakan untuk pembakaran sampah dari rumah, hotel, tempat tinggal, mess karyawan, dll,
dimana sampahnya adalah sampah biasa atau sampah organik dan sampah plastik. Incinerator
atau insinerator untuk penggunaan medical waste biasanya digunakan untuk pembakaran sampah
dari rumah sakit, puskesmas, seperti jarum suntik, sisa-sisa obat, limbah operasi, plastik infuse,
botol-botol platik tempat obat, dll.

Gambar incinerator skala besar : Incinerator rumah sakit, incinerator domestik,


incinerator industri dan lain-lain.

Untuk jarum suntik yang dibakar dalam incinerator terlebih dahulu dihancurkan dengan
menggunakan alat penghancur jarum alat suntik.

Sampah industrial biasanya berasal dari hasil limbah industri yang bisa dikategorikan
barang yang aman untuk dibakar sementara ada limbah industri yang tidak bisa dibakar
menggunakan incinerator diperlukan penanganan khusus oleh intansi berwenang.Membangun
Incinerator memerlukan lahan yang memadai untuk menampung bahan sampah juga menampung
sisa hasil pembakaran. Sementara incinerator memerlukan bangunan tertutup atap pelindung
supaya mesin dan bahan yang akan dibakar tidak terkena hujan atau basah.
Untuk memesan alat incinerator atau insinerator maka diperlukan data-data jenis sampah, jumlah
sampah perhari, kadar air sampah, supaya bisa didesign sesuai dengan data tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

PD. KARYA MITRA USAHA


E-Mail: karyamitrausaha@yahoo.com

HP: 0813 8319 0190


Jl. Ring Road Utara Ruko Taman Yasmin Sektor VI No. 134, Kota Bogor.