Anda di halaman 1dari 56

MODUL AUTOCAD

S1 TEKNIK PERKAPALAN

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERKAPALAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2016

1
PELATIHAN AUTOCAD JANUARI 2016

AUTOCAD merupakan sebuah program aplikasi berbasis grafis yang


diluncurkan oleh Autodesk, dimaksudkan untuk membantu dan mempermudah
pembuatan gambar 2D, 3D atau bahkan gambar arsitektur ( rancang bangun ) AutoCad
singkatan dari Automatic Computer Aidet Design artinya merancang berbantu komputer
secra otomatis.
Perkembangan AUTOCAD dimulai dari versi 10, 11, 12, 13, 14, AutoCAD
2000, AutoCAD 2001, kemudian berkembang lagi AutoCAD 2002, 2004, 2006 dan
hingga kini versi terbaru adalah AutoCAD 2013 yang telah mengalami perbaharuan baik
fasilitas maupun tampilannya. Namun secara harfiahnya antara AutoCAD versi lama
dengan versi terbaru hampir sama cara menggunakan fasilitasnya.

1. MEMULAI AUTOCAD 2 DIMENSI


Untuk memulai program AutoCAD, dari menu Start pilih program dan pilih
AutoCAD autoCAD 2010 atau versi lain yang ada pada komputer.

Maka secara otomatis akan muncul layar kerja AutoCAD seperti pada
gambar dibawah ini :
1. Toolbar : Merupakan sebuah gambar yang digunakan untuk
perintah

2
2. UCS (User Coordinate System ) : Sumbu koordinat ( x, y)
3. Toolbox : Berisi menu- Mm enu toolbar yang digunakan saat
kita bekerja
4. Drawing Area : Area untuk mendesain pada AutoCAD
5. Command Line : Tempat untuk menuliskan perintah dalam
AUTOCAD
6. Pointer : Penunjuk Mouse

a) Mengenal Toolbar yang Sering Digunakan

Kemarin kita sudah mengenal bagian interface ato lingkungan kerja di Autocad,
nah dalam tips berikut kita bahas sedikit toolbar yang sering digunakan untuk
menggambar object 2D. Toolbar yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

Seperti program lainnya yang berbasis windows. Toolbar standar digunakan untuk
membuat layar kerja baru, membuka, menyimpan file, etc. nah di autocad toolbar di
atas mulai gambar tangan (PAN) digunakan menggeser objek ato kalo pake
mouse tekan tombol scrool bar. toolbar selanjutnya adalah untuk zoom gambar ato
bisa juga di wakili oleh scrool bar, ke atas memperbesar gambar dan kebawah
mengecilkan gambar.

Toolbar untuk menggambar objek mulai dari garis dst, terletak sebelah kanan layar
anda.

Toolbar untuk memodifikasi objek mulai dari menghapus object terletak sebelah kiri
layar anda

Toolbar untuk memodifikasi properties objek seperti warna, bentuk garis dan
ketebalan garis objek terletak sebelah atas layar anda.

3
b) Menampilkan dan Menyembunyikan Toolbar yang Dibutuhkan

Bila anda menguasai program windows office dengan baik maka untuk
menampilkan dan menyembunyikan toolbar yang kita butuhkan bukanlah persolan
yang sulit, karena caranya persis sama yaitu:
Klik kanan pada sah satu toolbar,maka akan muncul list toolobar seperti dibawah ini:

c) Alat Bantu Gambar di Autocad


Dalam menggambar di autoCAD ada beberapa alat bantu yang perlu kita ketahui
dan kuasai. Alat bantu ini biasa saya sebut panel letaknya ada di bawah layar kerja
autoCAD. berikut ini adalah bentuknya:

Semua alat bantu ini penting kita ketahui fungsi dan kegunaannya biar dalam
menggambar di autocad jadi mudah. Pertama anda perhatikan panel yang menjorok
ke dalam, ini artinya Panel Autocad sedang "AKTIF/ON". Bila sedang tidak aktif
panel Autocad kelihatan datar.
Setiap panel autocad ini bisa kita
atur, caranya:

Klik Kanan pada panel yang akan diatur> klik setting.

maka akan muncul sebuah jendela tempat kita mengatur panel tersebut.
sedangkan fungsi dan kegunaan panel autocad ini adalah sebagai berikut:
1) SNAP
Bila panel ini aktif maka Pointer mouse anda akan meloncatloncat dalam bidang
4
kerja autocad.
2) GRID
Bila panel ini aktif maka bidang kerja autocad anda akan menjadi kertas millimeter
blok.
3) ORTHO
Bila panel ini aktif maka anda hanya bisa membuat garis lurus vertikal dan
horizontal dalam bidang kerja autocad.
4) POLAR
Bila panel ini aktif maka bisa membantu anda dalam membuat garis dengan
besar sudut tertentu dalam bidang kerja autocad.
5) OSNAP
Bila panel ini aktif maka akan memudahkan anda mencari titik tangkap sebuah
objec yang akan anda gambar dalam bidang kerja autocad.

Saya sarankan anda untuk selalu mengaktifkan semua objec osnap bila anda
menggambar dalam bidang kerja autocad. Cara mengaktifkan semua objec
osnap: Klik Kanan Panel Osnap> Klik Setting>Klik Sellect All>Ok

d) Mengganti Warna Backround Layar


Kerja Autocad
1. Klik Menu Tools
2. Klik Option
3. Klik Tab Display
5
4. Klik tombol Color maka akan muncul float jendela berikut:

5. Klik Color list Klik warna yang diinginkan


6. Klik Apply&Close
7. Klik Ok

2. SISTEM KOORDINAT
Setiap objek dalam AutoCAD menempati titik koordinat tertentu dalam layar.
Ada beberapa system koordinat yang bisa digunakan untuk menggambar. Perlu
diketahui angka yang anda masukan dalam autocad dengan menggunakan tanda
koma akan dibaca sebagai koordinat sedangkan menggunakan tanda titik akan dibaca
sebagai angka berkoma:
CONTOH
10,15 berarti berada pada titik koordinat x=10 dan koordinat y=15
10.5 berarti akan dibaca sebagai angka 10 koma 5

a) System Koordinat Kartesius


Cara menggambar dengan system koordinat ini adalah dengan menentukan
koordinat dari point

6
ke point atau dari titik ke titik. Bentuk penulisan : (x, y)
x ; jarak gambar ke arah horisontal
y ; jarak gambar ke arah vertical

b) System Koordinat Relatif


Bentuk penulisan : @x,y
Untuk penerapannya penulisan menjadi :
@x,0 untuk membuat garis kearah kanan
@ -x, 0 untuk membuat garis ke arah kiri
@ 0,y untuk membuat garis ke arah atas
@ 0, - y untuk membuat garis ke arah bawah

Tanda @ didepan x,y berfungsi sebagai penulisan koordinat kedua yang reltif
terhadap koordinat pertama.

c) System Koordibt Cylinder

Bentuk penulisan : @jarak < sudut


Dalam menggambar menggunakan koordinat cylinder , harus diperhatikan
sudut dari arah garis.

90

180 0

270
7
Jika menggambar kearah kanan maka sudut 0
Jika menggambar ke arah atas maka sudut 90
Jika menggambar ke arah kiri maka sudut 180
Jika menggambar ke arah bawah maka sudut 270

3. SATUAN (Units)

Satuan standar dalam autocad adalah INCHI, sedangkan Untuk menentukan


satuan yang kita gunakan bisa dengan perintah sebagai berikut :
ketik: UN enter

maka tampil jendela berikut dan silakan di atur jenis satuan yang akan di atur:

4. DASAR-DASAR MENGGAMBAR 2 DIMENSI MATERI

A. GARIS LURUS (LINE) ( )


Perintah ini digunakan untuk membuat garis. Yang perlu diperhatikan adalah
titik awal dari garis. Penggunaan line hanya sebagai pembuat garis saja tetapi bukan
merupakan objyek yang menyatu.
Caranya
a) Ketik L enter-lalu klik pada lembar kerja
b) Geser kursor dan ketik panjang garis lalu enter
Untuk garis dengan kemiringan sudut yang ditentukan, caranya

8
a) Ketik L enter-lalu klik pada lembar kerja
b) Geser kursor dan ketik panjang garis < sudut kemiringan (300<45)

B. GARIS LENGKUNG ( ARC)

Pada auto-CAD, lengkungan dibentuk dengan beberapa pilihan, di antaranya


berdasarkan busur lingkaran (ARC) yang terdiri dari macam-macam pilihan, yaitu :

Gambar 4.1

1. Lengkungan dengan urutan : Start, End, radius

a) Command : ARC (enter)


b) Center/start : klik di A, atau dapat juga kita masukkan koordinatnya 20,80
(enter)
c) Center/End/(second point) : End (enter)
d) End point : Klik di B, atau dapat juga kita masukkan koordinatnya yaitu 60,90
(enter)
e) Angle/Direction/Radius/(center point) : R (enter)
f) Radius : 40 (enter), maka terbentuklah lengkungan seperti terlihat pada gambar
4.1 nomor 1 di atas.
2. Lengkungan dengan urutan : start point, second point, end point.

a) Command : ARC (enter)


b) Center/ (start point) : 20,50 (enter) atau klik di A
c) Second point : @20,20 (enter) atau klik di B

9
d) End point : @30,10 9enter) atau klik di C, maka terlihatlah gambar seperti
gambar 4.1 nomor 2 di atas.

3. Lengkungan dengan urutan : Start, center ,dan angle

a) Command : ARC (enter)


b) Center/(start-point) : 40,40 (enter) atau klik di titk A
c) Center/end/(second point) : center (enter)
d) Center point : klik di titik B atau dapat juga dengan cara memasukkan
koordinat x,y-nya yaitu 60,10 (enter)
e) Angle/Length of chord/ (end point) : A (enter)
f) Angle : 120 (enter), tanda negatif menunjukkan arahnya ke kanan sehingga
terbentuklah gambar seperti terlihat pada gambar lengkungan 4.1 nomor 3

4. Lengkungan dengan urutan : Center, start dan length

a) Command : ARC (enter)


b) Center/(start) : center (enter)
c) Center point : klik di CE atau dapat juga masukkan koordinatnya (120,20) enter.
d) Angle point : @50 < 90 (enter) atau klik di titik A
e) Length : 40 (enter), maka terbentuklah lengkungan seperti terlihat pada
gambar 4.1 nomor 4 di atas.

C. LINGKARAN ( CIRCLE )
Circle adalah perintah untuk membuat lingkaran. Ada beberapa pilihan untuk
membuat lingkaran pada Auto-CAD, yang berdasarkan :
a) Titik dan ukuran jari-jari (pilihan R)
b) Titik pusat dan ukuran diameter (pilihan D)
c) Lingkaran yang melalui 2 titik (2P)
d) Lingkaran yang melalui 3 titik (3P)

10
Gambar 4.2
Untuk menggambar, perintahnya yaitu :

a) Command : Circle, atau ketikkan C kemudian (enter)


b) 3P/2P/TTR (center point) : tentukan titik pusatnya
c) Diameter (Radius) : pilih r untuk menentukan besarnya jari-jari, atau pilih D untuk
menentukan besarnya diameter, jika dipilih R (enter)
d) Radius : 20, (ukurlah jari-jarinya 20 mm) kemudian enter maka terbentuklah
gambar 4.2 nomor 1 di atas.
e) Diameter : 40, (ukurlah diameternya = 40 mm) kemudian terbentuklah gambar
lingkaran yang berdiameter 40 (lihat gambar 4.2 nomor 1)
f)
D. ELIPS
Pada Auto-CAD gambar elips dapat dibentuk dengan beberapa pilihan yaitu
berdasarkan
1. Membuat elipse berdasarkan : panjang sumbu mayor dan minor
a) Command : Ellips (enter)
b) (axis and point)/center : klik di titik A, atau masukkan koordinatnya (enter)
c) axis end point 2 : klik di titik B
d) (order axis distance)/Rotation : klik titik di titik C atau masukkan jarak 0
D (enter) , Maka terbentuklah elipse seperti terlihat pada gambar 4.3 di bawah.

11
2. Membuat elips berdasrkan sumbu mayor dan putaran.:

a) Command : Ellips (enter)


b) Axis end point 1)/center : Tentukan titik 1 (klik), atau tentukan
koordinatnya (enter)
c) Axis end point 2 : tentukan letak titik 2 (klik)
d) (order axis distance)/rotation : R (enter)
e) Rotation around mayor axis : masukkan sudut putarnya (enter) Maka terbentuklah
elips tersebut.

Gambar 4.3

E. SEGI BANYAK BERATURAN ATAU POLYGON


Untuk menggambar segi beraturan atau segi banyak beraturan pada Auto- CAD,
kita dapat menampilkan perintah POLYGON. Ada dua pilihan untuk membuat
polygon ini yaitu berdasarkan
a) Lingkaran pembagi
b) Panjang sisinya.

Gambar 4.4
12
` Untuk menggambar polygon dapat di lakukan dengan perintah :
a) Command : POLYGON (enter)
b) Number of side (4) : ketikan jumlah sisinya, misalnya 6 untuk segi enam
beraturan, kemudian enter.
c) Edge/(center of polygon) : Tentukan titik pusatnya, dapat di-klik di tempat
yang diinginkannya, atau dapat juga dengan memasukkan koordinat x,y misalnya
70,40 kemudian enter.
d) Incribed in circle/Circumscribed about circle (I/C) : C (enter)
e) Radius of circle : Masukkan ukuran jari-jarinya, misalnya 20, enter, maka
terbentuklah gambar segi enam beraturan seperti nampak pada gambar kiri atas.

F. RECTANGLE

Rectangle adalah gambar segi empat siku-siku yang dibatasi oleh


diagonalnya (lihat gambar 4.5 ) berikut:

Gambar 4.5

Untuk membuat rectangle tersebut adalah sebagai berikut :

a) Command : Rec (enter)


b) Specify first corner or (camfer/elevation/fillet/thickness/width) :Klik di A, atau
tentukan koordinatnya kemudian enter.
c) Specify other corner point : klik di B tenrtukan koordinat diagonalnya.

13
G. ARSIR (HATCH)

Perintah untuk Membuat arsir pada Auto-CAD harus diabatasi oleh garis-garis
yang tertutup., Untuk menampilkan arsiran dapat kita gunakan perintah :

a) Hatch (enter) atau klik icon arsiran yang ada pada menu draw, sehingga muncul
kotak pilihan
b) Pilih bentuk arsiran yang diinginkan dengan cara mengarahkan kursor dan tekan
pada tombol/knop sehingga muncul macam-macam nomor/kode arsiran dan
macam bentuk arsirannya.
c) Atur sudut dan skalanya dengan cara mengetikkannya pada keyboard. Arahkan
kursor pada sudut kanan atas pada knop pick point atau select dan klik sehingga
kotak dialog hilang dan kembali ke layar gambar.
d) Arahkan kursor pada bidang yang akan di arsir (bila dipilih pick point) atau klik
garis-garis batas yang akan diarsir (bila dipilih select) sehingga garis- garis batas
yang akan di arsir menjadi garis putus putus, kemudian enter.
e) Setelah dienter kembali layar gambar menampilkan kotak dialog,
kemudian klik OK, maka bidang yang telah dipilih tadi sudah terarsir.
Macam-macam arsiran dan kode nomornya dapat dilihat pada gambar 4.6
berkut.

14
Gambar 4.6
H. Polyline
Perintah ini digunakan untuk membuatan garis. Sama seperti line, hanya
perbedaannya polyline merupakan garis yang menyatu.
Caranya
a) Ketik Pline lalu enter
b) Klik pada lembar kerja- geser kursor dan masukkan jaraknya lalu enter
c) Geser kursor kearah yang diinginkan,sama dengan membuat garis pertama

I. Spline
Membuat kurva pada AutoCAD dengan perintah spline sangatlah mudah:
a) Klikk toolbar Spline atau ketik spl pada command line
b) Pada Specify first point or [Object]: Klik pada titik ke-1
c) Pada Specify next point: Matikan Ortho (tekan F8)
d) Pada Specify next point or [Close/Fit tolerance] : Klik pada titik ke-2
e) Specify next point or [Close/Fit tolerance] : Klik pada titik ke-3
f) Specify next point or [Close/Fit tolerance] : Klik pada titik ke-4

15
g) Tekan Enter 3x, untuk mengakhiri perintah spline,

J. Ray
Perintah ini di gunakan untuk Membuat garis semi tak terhingga.

a) Klik toolbar ray atau ketik ray pada command line


b) Pada Specify first point or [Object]: Klik pada titik ke-1
c) Kemudian klik pada next point titik ke -2
d) Tekan enter 1x, untuk mengakhiri perintah ray

K. Wipeout
Wipeout adalah sebuah perintah dalam AutoCAD yang berfungsi untuk menutup
sebuah area,yang berisi satu atau lebih elemen garis,menggunakan objek baru,maupun
objek polyline lainya,artinya dengan menggunakan sebuah objek polyline kita dapat
menutup objek lainya yang berada pada area polyline tersebut agar tidak terlihat.bisa juga
dikatakan membuat beberapa elemen garis dari front order menjadi back order.

Gambar 4.7

cara menggunakan perintah wipeout dalam AutoCAD

a) Buatlah gambar seperti pada contoh diatas.


b) Buatlah rectangle untuk membingkai gambar sketsa pada nomor pertama tadi.
c) Masukan perintah wipeout dengan mengetikan wipeout pada command line
atau.
d) Klik draw pada menubar kemudian pilih wipeout.
e) Ketik P untuk memilih metode Plyline atau ketik F untuk setting framme nya.
f) Pilih sebuah plyline ( rectangle ) yang telah kita persiapkan sebelumnya.
g) Pilih yes or no.
16
5. KEGIATAN MEMBUAT , MEMPERBAIKI DAN MEMODIFIKASI GAMBAR

Untuk memperbaiki dan memodifikasi gambar pada Auto Cad pelaksanaannya dapat
kita pilih sesuai dengan kebutuhan saat kita sedang menggambar .Untuk memperbaiki
gambar ini, misalnya , menghapus, menghapus dengan pembatas, atau kita memerlukan
suatu bantuan lain agar sambungan garis-garis gambar tampaknya rapi tepat pada
sasarannya Begitu juga untuk memperbanyak gambar pada beberapa pilihan yang dapat
kita gunakan sesuai dengan bentuk, jumlah dan arahnya. Untuk penyuntingan dan
modifikasi ini di antaranya terdiri atas :

A. ERASE
Erase adalah suatu perintah untuk menghapus gambar baik dengan cara satu
per satu (select-object) maupun secara keseluruhan (all). Untuk menggunakan erase
tersebut dilakukan tindakan tersebut. :
a) Command : E atau Erase (enter)
b) Select object : pilih objek yang akan dihapus , klik di garis yang akan
dihapusnya maka garis tersebut berubah menjadi garis putus-putus , kemudian
enter, maka terhapuslah garis yang telah dipilih tadi.

B. EXPLODE

Explode adalah perintah untuk memecah satu unit /entity, misalnya sebuah
rectangle dengan diagonal dari A sampai B (lihat gambar a). Ini merupakan satu entity.
Jika di klik di C, maka semua garis tegak dan horizontalnya berubah, dan jika
dihapus salah satu garis maka rectangle tersebut maka rectangle tersebut harus
di-explode terlebih dahulu yaitu

Gambar 5.1

17
a) Command : x (explode), kemudian enter
b) Select object : pilih gambar yang akan di explode, misalnya klik di
titik
c) pada gambar b di atas sehingga rectangle tersebut berubah menjadi garis putus-
putus. Kemudian enter, maka rectangle tersebut berubah menjadi segi empat
dengan garis yang terpisah atau menjadi entity yang terpisah

C . UNDO (U)

Mengembalikan objek yang terakhir dihapus: Command : U atau UNDO (enter).


Perintah undo (U) yaitu untuk mengembalikan tahapan proses menggambar satu
tingkat/ proses ke belakang, sebagai contoh sewaktu select object/memilih object
ternyata yang dipilihnya salah, jadi kita harus mengembalikan ke tahap proses
sebelumnya, ketikkan U pada keyboard dan enter, maka objek yang salah dipilih tadi
kembali ke semula dan kita dapat melanjutkan proses berikutnya.

D. EXTEND

Extend berguna untuk memperpanjang sebuah garis hingga mencapai garis kurva /
kurva lain yang saling berlawanan arahnya.
Contoh ( Gambar 5.2 )

a). Dengan menggunbakan objek persegi

b). Buat garis horizontal ukuran sembarang

c). Ketik EX enter,Klik gareis horizontal lalu klik garis


vertical

18
E. TRIM

Perintah ini digunakan untuk memotong sebuah objek dengan menggunakan


objek lain yang keduanya saling bersinggungan. Biasanya objek yang bisa dipotong
bukan merupkan sebuah garis / bentuk.
Contoh ( Gambar 5.3 )
a). Buat persegi panjang ( ketik rec enter, klik
pada lembar kerja, Ketik 90,40.
b). Buat garis,ketik L enter,klik midpoint
pada garis atas,dan klik midpoint pada garis
bawah.
c). Memotong bagian dengan trim,(klik garis
tengah,ketik TR enter) , Klik bagian kanan

F. PAN (MENGGESER LAYAR GAMBAR)

Untuk menggunakan Pan ini dapat dilakukan dengan cara mengetikkannya


pada keyboard atau dengan cara klik kanan pada mouse sehingga tampil
kotak pilihan (dialog) seperti terlihat pada gambar 4.5. Klik PAN sehingga
ada tanda ceklis maka .Kotak pilihan hilang dan diganti dengan ikon PAN yang
berupa gambar tangan, ikon ini dapat dipindah-pindahkan sesuai dengan
perpindahan layar gambarnya, yaitu dengan cara didrag.

Gambar 5.3

19
G. COPY

Untuk menggambar dengan bentuk sama dapat dilakukan dengan perintah copy,
baik dengan jumlah banyak maupun dengan jumlah sedikit (satu buah). Caranya adalah
sebagai berikut.:

a) Commamd : Co, atau copy (enter)


b) Buat lingkaran radius 100 cm, klik c enter lalau ketik 100 lalu enter
c) Klik objek / seleksi objek
d) Lalu ketik co enter, lalu klik titik awal, geser kursor kekanan dan ketik
jaraknya 300, lalu enter 2x

H. MOVE ATAU MEMINDAHKAN GAMBAR


Move adalah perintah yang digunakan untuk memindah sebuah objek ke
posisi lain, baik jaraknya ditentukan dahulu ataupun tidak.
Perintah move dapat dilakukan sebagai berikut .
a) Command : Move atau M (enter)
b) Select object : pilih gambar yang akan dipindahkan (dikorner/klik sisi atas,
drug ke kanan bawah, lihat gambar A di atas) sehingga gambar yang terpilih
menjadi gambar yang terputus-putus.
c) Base point or displacment : klik (atau sembarang) sehingga gambar tampak
dapat digeser-geser sesuai dengan gerakan mouse dan garis pemandu.
d) Second point of displacment : dapat diklik atau diketikkan arah atau tempat
perpindahan misalnya @60<0, gambar berpindah 60 mm ke arah kanan
mendatar. (lihat gambar B di bawah).

Gambar 5.5
20
I. STRETCH

Untuk memperpanjang atau memperpendek gambar dapat digunakan


perintah Stretch, Untuk memperpanjang atau memeprpendek tersebut dilakukan hal,
berikut :

a) Command : Strech (enter)


b) Select object to strech by window or polygon select object : C (enter)
c) First corner : pilih titik pertama untuk corner (kilik sisi kiri atas)
d) Second corner : pilih titik kedua untuk batas corner (klik di kanan bawah) lihat
gambar A.
e) Base point or displacement : klik pada bidang gambar.
f) Second point of displacement : misalnya @20<270, enter, sehingga gambar
tersebut menjadi pendek seperti terlihat pada gambar B di atas, jika ingin
memperpanjang dari gambar C menjadi gambar D maka pada langkah ini kita
masukkan : @20<90, maka terbentuklah gambar D yang telah diperpanjang.

Gambar 5.6

J. MIRROR

Mirror adalah perintah untuk membuat gambar simetris atau seperti


bayangan.Untuk membuat gambar simetris diperlukan sumbu gambar, sebagai sumbu
bayangan atau sumbu mirror lihat garis AB pada gambar berikut. Cara membuat gambar
yang simetris ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :
a) Tentukan atau buatlah gambar sebagiannya, atau hanya sebelah saja
b) Command : Mi (Mirror), kemudian enter
21
c) Select object : gambar di-corner (klik sisi kiri atas drug ke kanan bawah
dan klik) hingga gambar berubah menjadi gambar dengan garis putus-
putus.
d) First point of mirror line : Klik di ujung garis (A)
e) Second point : klik di ujung garis lainnya (B) sehingga gambar nampak
menjadi gambar dengan bentuk simetris sebagaimana terlihat pada
gambar

Gambar 5.7

K. ARRAY

Perintah ini digunakan untuk membuat objek yang lebih dri satu dengan jarak
yang sama. Array terbagi menjadi 2 jenis :
1. Rectangular array : yaitu membuat objek array dengan susunan berkolom dan
berbaris
2. Polar array : yaitu objek array yang melingkar terhadap suatu pusat

POLAR ARRAY
Untuk membuat polar array, perintahnya adalah sebagai berikut :
a) Buat lingkaran dengan radius 400 cm
b) Ketik C enter,lalu klik lembar kerja ketik 400 enter
c) Buat persegi dengan menggunakan rectangle dengan ukuran 75,100cm
d) Pindahkan midpoint lebar persegi ke quadran atas lingkaran dengan
menggunakan menu move
e) Ketik AR enter, maka akan muncul kotak dialog seperti ini
22
Gambar 5.8
f) Pilih polar array
g) Klik select objects, lalu klik persegi lalu enter
h) Klik center point klik center lingkaran r 400
i) Isi total number off item : 20, Klik ok

RECTANGULAR ARRAY
Untuk membuat rectangular array, perintahnya adalah sebagai berikut :
a) Ketik AR lalu enter
b) Kotak dialog berikut akan tampil

Gambar 5.9

23
c) Pilih rectangular array
d) Rows : Isi jumlah baris
e) Columns : isi jumlah kolom
f) Row offset : isi jarak antar baris
g) Column offset : isi jarak antar kolom
h) Klik select objek untuk memilih objek mana yang akan di buat array, Tekan enter
i) Klik OK atau jika perlu di preview untuk menampilkan objeknya

Contoh
o Buat persegi ukuran 200,200
o Ketik Ar lalu enter
o Isi Rows = 4, Column = 4, Row offset = 250, Column ofset = 250
o Klik preview dan enter

L. FILLET

Untuk membuat pinggulan dengan bentuk lengkung yang mempunyai


ukuran jari-jari tertentu, dapat digunakan perintah Filet. Untuk membuat fillet
ini ada dua tahap perintah, yaitu :

Gambar 5.10

24
Tahap pertama menentukan ukuran jari-jari fillet yaitu
a) Command : fillet (enter)
b) Polyline/radius/(select object) : R (enter),dan
c) Enter fillet radius : 6 (enter), jari-jari filletnya 6 unit (enter).
d) Tahap kedua menyeleksi bagian-bagian yang akan di-fillet, atau
e) Command : fillet (enter), dan
f) Polyline/Radius/(select object) : klik garis tegak Select second object : klik garis
mendatar, maka terbentuklah fillet .(lihat gambar (c) (f)).

M. CHAMFER

Gambar-gambar produk mesin banyak yang di-chamfer, yaitu pinggulan


dengan bentuk lurus. Chamfer ini terdiri atas dua tahap perintah,
yaitu :

Tahap pertama mengeset jarak ukuran (D1 dan D2), yaitu


a) Command : Chamfer (enter)
b) Polyline/distance/select first object : D (enter)**)
c) First chamfer distance : 6 (enter)*) dan
d) Second chamfer distance : 6 (enter), jika D1 = D2

Gambar 5.11
Tahap kedua menchamfer adalah.

a) Command : Chamfer (enter)


b) Select first object : Klik garis ke 1 (tegak), dan
25
c) Select second object : Kilik garis lainnya (mendatar), terbentuklah gambar
yang telah chamfer sebagaimana terlihat pada gambar (b)
*) Jika dimasukkan D1=4 unit dan D2=6 unit, maka chamfer yang didapat
**) Jika dipilih polyline dengan distance D1=D2=5 unit maka akan didapat
gambar chamfer pada polyline (rectangle) secara serentak dan membentuk sudut-
sudut chamfer pada keempat sudutnya, seperti terlihart pada gambar 4.11 (f)
di atas.
N. OFFSET

Untuk membuat gari-garis sejajar dengan jarak tertentu dapat kita gunakan
perintah Offset, Offset dapat digunakan jika gambar objeknya telah dibuat, misalnya
garis, lingkaran, rectangle dan semacamnya. Meng offset atau membuat garis sejajar ini
terdiri atas dua tahap yaitu sebagai berikut.
Tahap pertama ; menentukan jarak objek yang akan di-offset
a) Command : offset (enter)
b) Offset distance or/(throught) : 2 (jaraknya 2 unit) (enter)

Tahap kedua : menentukan letak objek yang akan di-offset.


a) Select objek to offset : klik pada garis
b) Side to of offset : klik di atasnya (lihat gambar 4.12 )
c) Select object to offset : klik di lingkaran, sedangkan side to of offset : klik di
dalam lingkaran. Maka objeknya berada di dalam lingkaran pertama.
d) Side to of offset : klik di luar rectangle, maka objectnya berada di luar rectangle,
dan seterusnya.

Gambar 4.12

26
O. ZOOM

Gambar yang sudah dibuat kadang-kadang digeser keluar layar gambar. Gambar
tampak sebagian (sebagian lagi tidak terlihat karena digeser dengan perintah move atau
pan). Untuk melihat gambar seluruhnya yang terdapat di layar gambar, dapat kita
gunakan perintah zoom, yaitu :
a) Command : z (zoom), enter
b) All/Center/Dynamic/Extents/Previous/Window/(real time): all (enter), maka
gambar yang terdapat di luar layar pun akan tampak seluruhnya, tetapi
penampilan gambar ini menjadi lebih kecil dari sebelumnya.

P. ROTATE
Perintah ini digunakan untuk memutar sebuah object dengan besar sudut putar
yang ditentukan sendiri serta titik pusat perputaran objek yang ditentukan sendiri.

Gambar 5.13

a) Klik/seleksi objek yang akan diputar


b) Ketik RO lalu enter
c) Klik titik pusat rotate
d) Ketik sudut (Objek I diputar dengan sudut 450 dan titik pusat lingkaran
sebagai sumbu putar) yang diinginkan,lalu enter

Q. Text
Teks merupakan fasilitas pada AutoCAD untuk membuat text. Untuk menambahkan
text pada kita biasa menggunakan TEXT
Caranya
a) Ketik T lalu enter
b) Klik pada layar kerja, geser kursor lalu klik lagi

27
c) Isi jeni,ukuran,warna,kemiringan,ketebalan huruf sesuai kebutuhan
d) Lalu klik ok

6. FUNCTION KEYS

Tombol yang di gunakan untuk mengaktifkan dan mematika fungsi panel pada
autoCAD

F1 Online Help
F2 Flipscreen
F3 Osnap ON/OFF
F4 Tablet On/Off
F5 Isoplane Toggle
F6 Coords On/Off
F7 Grid On/Off
F8 Ortho On/Off
F9 Snap On/Off
F10 Polar On/Off
F11 Object Snap Tracking ON/OFF

Accelerator Keys
Press CTRL + A untuk mengatur GROUPS on/off.
Press CTRL + B untuk mengatur SNAP on/off.
Press CTRL + C untuk COPYCLIP
Press CTRL + D untuk mengatur COORDS on/off.
Press CTRL +E untuk Toggle Isoplane settings.
Press CTRL +F untuk mengatur Osnaps ON/OFF
Press CTRL + G untuk GRID on/off.
Press CRTL + K untuk Hyperlinks
Press CTRL + L untuk mengatur ORTHO ON/OFF
Press CTRL + N untuk create a NEW drawing.*
Press CTRL + O untuk OPEN an existing drawing.*
Press CTRL + P untuk PLOT a drawing.*
Press CTRL + S untuk qsave a drawing.*
Press CTRL + T untuk mengatur tablet on/off.
Press CTRL + X untuk cut to Clipboard.*
Press CTRL + Z untuk UNDO

7.DIMENSI

A. Mengukur panjang garis dengan Q DIM

a) Command : Q DIM (enter)


b) Select geometry to dimention : klik garis yang akan diukur (diberi ukuran)

28
c) Continous/Baseline/Ordinat/Radius/Datum point/edit/(cotinous) : Tarik kursor
pada lokasi yang akan ditempati garis ukur dan kemudian klik.

B. Mengukur ke arah mendatar atau vertical

a) Command : DIM (enter)


b) DIM : Hor (untuk mengukur ke arah horizontal), enter
c) First extention line originor return to select : klik titik awal yang akan diberi
ukuran
d) Second extention line orgin : klik titik kedua
e) Dimention line location (text/angle) : Tarik kursor ke arah lokasi dimensi yang
akan ditempatinya dan kilk di tempat tersebut.
f) Dimention text (16) : ukuran yang tercantum dalam kurang (16) sudah sesuai
atau belum, jika sudah sesuai enter saja, jika perlu diganti maka ketikan pada
keyboard angka yang diinginkannya misalnya 20, kemudian enter.
g) Dim : exit, enter untuk mengakhiri perintah dim tersebut, jika masih
menggunakannya enter saja dan kita lanjutkan dengan pengukuran horizontal
berikutnya sampai selesai. Jika sudah selesai untuk mengakhirinya,
h) Dim : exit , enter atau tekan Esc pada keyboard, Untuk mengukur ke arah vertikal
:
a) Command : dim (enter)
b) Dim : Ver (enter), selanjutnya lakukan hal yang sama seperti
pengukuran pada arah horizontal di atas.

C. Mengukur sesuai dengah arah pengukuran

a) Command : Dim (enter)


b) Dim : ALI (enter), atau ALIGNED (enter)
c) First extention line origin or return to select : klik titik pertama
Second extention line origin : klik titik kedua
d) Dimention line location : tarik kursor pada tempat yang akan ditempati ukuran
dan klik di tempat tersebut.
e) Dimention text (16) : jika setuju dengan (16) enter saja, jika perlu
perubahan : ketikkan angka yang dibutuhkan, misalnya 40 enter.
f) Dim : exit enter untuk mengakhirinya.

29
D. Mengukur radius suatu lingkaran

a) Command : dim (enter)


b) Dim : radius (enter)
c) Select arc circle : klik busur atau lingkaran yang akan diukurnya
d) Dimention text (5.0) : ketikkan radiusnya (enter)
e) Enter leader length for text : pilih tempat ukurannya dan klik

E. Mengukur diameter
a) Command : dim (enter)
b) Dim : DIA (enter)
c) Select arc or circle : klik busur atau lingkarannya.
d) Dimention text (40): ketikkan angka (40), tersebut. Jika kita ingin
mencantumkan simbol diameter di depan angka 40 yaitu 40, maka pada saat
mengetik di atas dimulai dengan % % C 40, maka yang muncul pada
ukuran adalah 40, Lambang % % C merupakan simbol untuk mengetik .
Setelah di enter maka muncullah ukuran tersebut.

F. Mengukur sudut
a) Command : DIM (enter)
b) Dim : Ang (enter)
c) Select arc, circle, line, or return : klik garis pertama
Second line : pilih garis kedua
d) Dimention arc line location (text/angle) : klik/pilih tempat untuk
ukurannya,
e) Dimention text (60) : jika setuju dengan (60) enter saja. Jika diperlukan
perubahan maka ketikkanlah pada keyboard text atau angka ukurannya
kemudian enter.
f) Dim : exit, enter (untuk mengakhiri pengukuran tersebut)

G. Mengukur secara pararel ke arah horizontal

a) Command : Dim (enter)


b) Dim : Hor (enter)

30
c) First extention line origin or return to select : klik titik awal yang akan diberi
ukurannya.
d) Second extention location origin: klik garis/titik kedua
e) Dimention line location (text/angle): tarik kursor ke arah lokasi ukuran yang
akan ditempatinya dan kilk.
f) Dimention text (20) : jika setuju dengan (20) enter
g) Dim : (enter)
h) Second extention line origin or return to select : klik titik ukuran
berikutnya (untuk pengukuran pararel)
i) Dimention text (30) : ketik ukurannya, enter Dim : Bas, dan seterusnya.
j) Dim : exit untuk mengakhiri perintah dim tersebut
k)
H. Mengukur dengan ukuran pararel ke arah vertikal
a) Command : Dim (enter)
b) Dim : Ver (enter) selanjutnya lakukan hal yang sama seperti mengukur
pararel ke arah horizontal di atas, dan akhiri perintah dim exit, enter

I. Mengukur dengan ukuran berantai (continous) ke arah horizontal


a) Command : Dim (enter)
b) Dim : hor (enter)
c) First extention line origin or return to select : klik titik pertama
d) Second extention line origin : klik titik kedua
e) Dimention line location (text/angle) : tark kursor ke tempat/lokasi ukurannya
dan klik.
f) Dimention text (60) ; misalnya 60 enter , Dim : Con (enter)
g) Second extentiom line origin or return to select : klik titik berikutnya
h) Dimention text (20) ; misalnya 20 enter, dan seterusnya akhiri dengan ; exit
enter

J. Mengukur ke arah vertical secara berantai (continous)


a) Command : Dim 9enter)
b) Dim : Ver (enter), lanjutkan seperti mengukur pada ukuran horizontal di atas
dan kemudian :
c) Contoh pada pengukuran berantai pada arah horizontal di atas, akhiri dengan
d) Dim : exit, enter

31
8. LATIHAN
A. MEMBUAT SHIELD MESIN
Langkah 1
Membuat segitiga
Ketik polygon, enter
Isi number of side (3), enter
Klik pada lembar objek, pilih inscribed lalu klik
Kursor tarik keatas lalu ketik 15, enter

Langkah 2
Membuat lingkaran
Ketik c, enter
Klik pada ujung sigitiga,geser dan ketik 5 (radius),
Klik pada ujung sigitiga,geser dan ketik 3 (radius),
Ulangi pada sisi sebelah kiri dan kana segitiga

Langkah 3
Membuat lengkungan dengan radius yang ditentukan
Ketik F lalu enter,ketik R lalu enter
Lalu ketik 20 enter
Klik objek lingkaran r5 atas dan samping kanan
Ulangi pada objek lingkaran atas dan kiri,objek kiri dan kanan

Langkah 4
Memotong beberapa objek denga menu TRIM
Ketik TR enter 2 kali
Potong objek yang tidak diperlukan

B. Membuat gerigi
Langkah 1 membuat lingkrarn R15,R13
Ketik C enter,klik pada lembar kerja isi radius 15 enter
Ketik C enter,klik pada center point R15 isi radius 13 enter

Langkah 2 membuat gerigi


Ketik L enter, klik pada quadran atas lingkaran, tarik
keatas Ketik 4 enter
Ketik L enter, klik pada ujung atas garis L(4) tarik
kekanan, Ketik 1 lalu enter,ulangi pada bagian kiri/

32
dengan mirror
Ketik L enter, klik pada ujung bawah garis L(4) tarik kekanan, Ketik 2 lalu
enter,ulangi pada bagian kiri/ dengan mirror
Ketik L enter klik endpoint garis horizontal atas dan bawah

Langkah 3 memanjangkan garis


Klik lingkaran R15,ketik EX, enter
Klik kedua garis miring
Hapus garis horozonta (2)

Langkah 4 menggandakan Objek dengan polar ARRAY


Ketik ARRAY/AR, akan muncul kotak dialog seperti ini

Pilih polar ARRAY


Klik center point-klik cebter lingkaran R15 pada lembar kerja
Klik selek objek-klik objek garis horizontal dan garis miring
Isi total number (22)
Isi angle to fill 360
Klik ok

Langkah 5 memotong denga TRIM


Ketik TR, enter 2 kali
Seleksi objek yang akan dipotong

33
B. MEMBUAT MUR BAUT
Langkah 1
Membuat segi enam beraturan dengan polygon
(kepala baut tampak atas)
Ketik C enter-klik pala LK-ketik 4 enter
Ketik polygon enter-ketik 6 enter
Klik pada center lingkaran-enter-ketik 4 enter

Langkah 2
Membuat diameter baut (d) dan diameter dalam
(d2) Tampak atas
Ketik c enter
Klik pada center lingkaran-ketik 2 enter
Ketik c enter
Klik pada center lingkaran-ketik 1.5 enter
Ganti jenis garis pada d dan d1 dengan type dash
Membuat garis yang membagi kepala baut menjadi 4
bagian
Ketik L enter-klik quadrant atas dan bawah
Ketik L enter-klik quadran kanan dan kiri

Langkah 3
Membuat baut tampak depan
Keti rec enter,klik pada LK-ketik 8, 1.5 enter
buat garis (x) sepanjang 4,L enter klik-ketik 4-
enter memindahkan garis (x)
klik garis (x)-ketik M enter
klik midpoint garis(x)-klik midpoint bawah kotak (8, 1.5)

membuat kepala baut tampak depan


buat garis bantu dikotak (8, 1.5)
buat garis bantu dari titik A ke B
buat garis bantu dari titik B ke C
buat garis bantu dari titik C ke D
buat garis bantu dari titik D ke E
buat garis bantu dari titik E ke F

buat garis bantu dari titik G ke D


buat garis bantu dari titik H ke C

34
Membuat Lengkungan Kepala Baut Dengan Fillet
ketik F enter-ketik R enter ketik 0.7 Klik garis AB dan BC
spasi Klik garis BC dan CH
spasi Klik garis HC dan DC
spasi Klik garis CD dan DG
spasi Klik garis GD dan DE
spasi Klik garis DE dan EF
membuat batang baut
ketik L enter
klik endpoint titik H
geser kursor kebawah-ketik 2.5 enter
lakukan hal sama pada bagian titik G
buat garis horizontal yang
menghubungkan kedua garis vertikal
(2.5)
membuat batang ulir baut
ketik L enter
klik endpoint bawah garis vertikal titik i
geser kursor kebawah-ketik 5 enter
lakukan hal sama pada garis vertikal titik J

membuat garis bantu untuk membuat


ulir
ketik L enter-klik LK-geser kursor
ketik 3 lalu enter memindahkan garis
klik garis bantu (3)-ketik M enter
klik midpoint garis bantu-klik midpoint garis I J
menggambar ulir tampak depan

ketik L enter
klik I geser kursor kebawah dan ketik 5 enter
lakukan hal sama pada titik J
buat garis horizontal pada ujung-ujungnya
mengganti jenis garis
klik garis vertikal I dan J
klik kotak panah line type control
pilih garis type dash
membuat lengkungan pada ujung baut
ketik spline enter

35
klik endpoint kanan-midpoint-endpoint kiri
ujung baut.
Klik midpoint spline-tarik kebawah sejauh 0.5

Langkah 4
Membuat Mur kontra tampak depan
Ketik REC enter
Klik pada lembar kerja (LK)
Ketik 8,4-enter
Membuat garis bantu (X) sepanjang 4
Ketik L enter-klik pada LK
Geser kursor kekanan-ketik 4 enter

Memindahkan garis (X)


Klik garis (X)
Ketik M enter-klik midpoint garis (X)
Klik midpoint alas kotak (8,4)
Membuat garis bntu vertical
Ketik L enter-klik titik B
Tarik kursor keatas-ketik 4 enter
Lakukakn hal sama pada titik C Membuat
garis bantu pada mur kontra
Buat garis dari titik A ke B
Buat garis dari titik B ke C
Buat garis dari titik C ke D
Buat garis dari titik D ke E
Buat garis dari titik E ke F
Buat garis dari titik F ke G
Buat garis dari titik G ke H
Buat garis dari titik A ke H
Buat garis dari titik B ke G
Buat garis dari titik C ke F
Buat garis dari titik D ke E

Langkah 6
Membuat mur kontra tampak atas
Membuat segi enam beraturan dengan polygon
(kepala baut tampak atas)
Ketik C enter-klik pala LK-ketik 4 enter
36
Ketik polygon enter-ketik 6 enter
Klik pada center lingkaran-enter-ketik 4 enter

Membuat diameter baut (d) dan diameter dalam (d2)


Tampak atas
Ketik c enter
Klik pada center lingkaran-ketik 2 enter
Ketik c enter
Klik pada center lingkaran-ketik 1.5 enter
Ganti jenis garis pada d dan d1 dengan type dash
Membuat garis yang membagi kepala baut menjadi 4
bagian
Ketik L enter-klik quadrant atas dan bawah
Ketik L enter-klik quadran kanan dan kiri

37
C. MEMBUAT KUNCI PAS
Langkah 1 membuat kepala kunci pas
Buat garis sepanjang 100
mm Ketik L klik pada
layar kerja Geser kursor
dan ketik 100
Buat 2 lingkaran dengan titik awal
o Endpoint kiri garis 100mm
o Ketik c klik pada endpoint
o Dan geser,ketik 18 radiusnya
o Ulangi dengan radius 15
Buat segi enam dengan polygon dengan
o Radius 15
o Ketik polygon enter,isi
number of side 6 Lalu
enter,klik center lingkaran
lalu pilih Inscribed in
circle,
o lalu geser kursor dan ketik 15
Buat objek lingkaran dg R12dan 15,
o dan polygon dengan radius
12,dititik endpoint kanan garis
100mm
Putar objek lingkaran r 15 dan polygon r15

o Dengan sudut putar 1950.


o Klik kedua objek lalu ketik RO enter,
o Klik center lingkaran dan ketik
195 lalu enter Lakukan hal yang
sama pada objek kanan dengan

Sudut putar 150.


Menggeser objek lingkaran R15 dan polygon R15
o Klik kedua objek lalu ketik M enter,
o klik center lingkaran lalu geser kursor
kekiri,
o ketik jaranya 7 lalu enter
Lakukan hal sama pada objek lingkaran dan polygon sebelah kanan dengan jarak 6.5
langkah 2, membuat badan kunci pas

38
Copy dengan menggunakan menu offset garis
o 100mm dengan jarak 6mm
o Keti O enter, lalu klik pada lembar kerja dan geser
o Kursor keatas,ketik 6 lalu enter,
o Klik garis 100mm klik lagi ditas
garis 100mm, Klik garis 100mm
klik lagi dibawah garis 100mm
Hapus garis 100mm yang bagian
tengah

Membuat lengkungan antara kepala dan badan kunci


o Ketik F enter lalu ketik R enter
ketik 7 enter
o Klik garis A dan Klik
lingkaran A
o tekan enter klik garis B dan Klik
lingkaran B tekan enter klik garis
C dan klik lingkaran C tekan enter
klik garis D dan klik lingkaran D

langkah terakhir
Memotong garis yang tidak diperlukan dengan menggunakan trim
Sebelumnya lihat gambar dibawah Ketik TR enter,ketik All enter 2x , Klik garis yang tidak
diperlukan

39
D. MEMBUAT RANTAI MOTOR
Langkah 1
Ketik L enter
Klik pada layar kerja dan geser kursor kekanan
Ketik 17 enter
Langkah 2
Ketik C enter
Klik pada endpoint kanan garis 17mm
Geser kursor dan ketik 7 lalu enter
Ulangi dengan radius 4
Langkah 3
Klik kedua lingkaran
Ketik CO enter
Klik endpoint kanan garis 17 Lalu klik end point
kiri garis 17
Langkah 4
Klik toolbar draw pilih circle-pilih tan,tan rad
Klik lambang tangent pada lingkaran R7 kanan dan kiri
Ketik 7 enter
Langkah 5
Seleksi seluruh objek
Ketik TR enter
Hapus garis yang tidak diperlukan,lihat gambar
Langkah 6
Seleksi objek
Klik lambang copy
Klik center lingkaran kiri
Klik center lingkaran kanan
Klik lagi center lingkaran kanan

40
Latihan 3
Membuat baut tampak samping
Langkah 1
Ketik L enter
Klik pada layar kerja, geser kursor
Ketik 20<75

Langkah 2
Klik garis
Klik icon copy

Klik endpoint atas garis dan geser kursor


Ketik 5 lalu enter
Langkah 3
Ketik L enter
Klik endpoint bawah garis pertama
Klik endpoint bawah garis kedua
Ulangi di endpoint atas
Langkah 4
Klik garis hasil langkah3 , bagian bawah
Klik icon copy
Klik pada layar kerja
Geser kursor lalu ketik 5<75
Ulangi pada garis atas dengan dimensi -5<75

41
Langkah 5 (lihat gambar disamping)
Ketik L enter klik pada titik A
Geser kursor kekanan ketik 2
enter
Ketik L enter klik pada titik B Geser kursor kekanan
ketik2 4 enter
Ketik L enter klik pada titik C Geser kursor
kekanan ketik 2 enter
Ketik L enter klik pada titik D Geser
kursor kekanan ketik 4 enter

Langkah 6 (lihat gambar dissamping)


Ketik L enter
Klik pada titik E
Geser kursor kenanan, keti 6 lalu enter
Ketik L enter
Klik pada titik I
Geser kursor kekiri lalu ketik 1
Geser kursor keatas ketik 10 enter
Klik garis 10
Ketik EX enter
Klik garis F
Trim garis yang tidak diperluakn (lihat
gbr) Langkah 7 (lihat gambar)
Seleksi seluruh objek
Klik icon copy

42
Klik titik F klik G(endpoint garis 6)
Klik lagi endpoint garis enam selanjutnya 9 kali

Langkah 8 (lihat gambar disamping)


Ketik L enter
Klik titik J geser kursor,ketik 173 enter
Lakukan hal sama pada titik H

Langkah 9
Ketik L enter
Klik endpoint garis 173 bagian atas
Klik endpoint garis 173 bagian bawah

Langkah 10 (lihat gambar)


Ketik f enter,ketik R enter ketik 3 enter
Klik garis yang akan dilengkungkan

43
Langkah 11 (lihat gambar)
Ketik rec enter
Ketik10,20 enter pindahkan kotak sesuai gambar

Langkah 12
Lihat gambar dibawah

Trim dan hatch sesuai gambar

44
9. LEMBAR KERJA
Buatlah / salinlah gambar berikut dan cantumkan ukurannya !
Dengan ketentuan :
Skala gambar : 1:1
Satuan yang digunakan : mm
Kertas gambar yang akan di gunakan adalah A4 tegak
Tampilkan grid nya !
Set limitsnya !

PETUNJUK PELAKSANAAN
Hitunglah dahulu besarnya limitis dengan rumus :Limits = ukuran garis tepi x skala
factor

Tampilkan grid untuk memandu gambar


Buatlah gambar dengan garis yang mempunyai bentuk yang sama terlebih dahulu
(garis continous)
Gantilah garis garis tersebut dengan garis-garis yang sesuai dengan gambar standar
Gunakan garis gambar dengan warna merah , dalam hal ini untuk
membedakan tampilan garis saat menggambar supaya tidak tertukar dengan garis-garis
lainnya Caranya :

Command : Change (enter)


Select object : klik garis-garis yang akan dipilihnya (kemudian enter )
..: p (ketikkan p pada keyboard) (enter)
...: c (ketikkan C untuk memilih warna , C= Color)
1 atau read (ketikkan angka 1 atau read untuk memilih warna
merah, angka dengan kode warnanya dapat di lihat pada gambar berikut :

nomor 1 Merah
Nomor 2 kuning
Nomor 3 hijau
Nomor 4 cyan
Nomor 5 biru
Nomor 6 Magenta
Nomor berikutnya dapat di lihat pada gambar berikut

45
Gambar 5.8
Macam macam kode nomor dan warnanya

Kemudian di enter , enter sampai garis yang dipilih berubah warnanya


Untuk memilih jenis garis yang lainnya , yaitu garis sumbu dengan warna kuning
, lakukan langkah langkah di atas kemudian di akhiri dengan :
..: LT (ketikan Lt pada keyboard , LT = line type)
..; dashdot (ketikkan dashdot) untuk garis sumbu ),

Setelah di enter enter garisnya tidak kelihatan berubah maka hal ini
dikerenakan skalanya tidak pas untuk di lihat , maka kita ulangi langkah di atas setelah
perintah p kita pilih
: lTscale
: Ketikan skalanya dengan angka lebih besar dari 1 untuk memperbesar
tampilan,atau dengan decimal (bertitik) untuk skala pengecilan, setelah di ketikan
angka skalanya kemudian enter sampai garis tersebut berubah menjadi garis sumbu
yang diinginkan.

Untuk memilih garis gores atau garis strip-strip langkah-langkah di atas di


akhiri dengan
.: Hidden (pemilihan untuk garis strip-strip/garis gores).
Gunakan DIM : hor (untuk mengukur bagian-bagian yang horizontal) DIM
: Ver (untuk mengkur bagian-bagian yang vertical)
Dim : rad (untuk mengukur radius)

46
Untuk arsir gunakan ANSI 31 dan ANSI 37
Gunakan fasilitas-fasilitas modify secara maksimum supaya menggambar lebih cepat dan
efisien
A. Lembar kerja 8.1

Gambar 8.1 /dudukan katup

47
B. Lembar kerja 8.2

Gambar lembar kerja 8.2

48
C. LEMBAR KERJA 8.3

Gambar Lembar kerja 5.3

49
D. LEMBAR KERJA 8.4

Gambar lembar kerja 8.4

50
E. LEMBAR KERJA 8.5

Gambar lembar kerja 8.5

51
F. LEMBAR KERJA 8.6

Gambar lembar kerja 8.6

52
10. KUMPULAN PERINTAH AUTOCAD

A
ABOUT ( Memperlihatkan informasi tentang AutoCAD)
ALIGN Memutar dan merotasi obyek dengan orientasi tertentu
APERTURE Mengontrol ukuran kotak target Object SnapControls
ARC Membuat busur / garis lengkung
AREA Menghitung luas dan keliling bidang
ARRAY Menyalin obyek secara massal dengan susunan teratur
AUDIT Mengevaluasi integritas gambar
B
BACKGROUND Menetapkan latar belakang layar
BHATCH Mengarsir bidang tertutup dengan pola tertentu
BLIPMODE Mematikan/menghidupkan blip
BLOCK Mendefinisikan blok pada obyek
BREAK Menghapus sebagian obyek atau memisahkan satu obyek menjadi dua
C
CHAMFER Membuat kemiringan pada dua garis lurus yang dihubungkan
CHANGE Mengubah koordinat dan properti obyek yang dipilih
CHPROP Mengubah properti obyek yang dipilih
CIRCLE Membuat lingkaran
COLOR Mengaktifkan warna untuk obyek baru
COPY Menyalin obyek
COPYCLIP Menyalin obyek ke dalam clipboard
CUTCLIP Menyalin obyek ke dalam clipboard dan menghapus obyek tersebut dari gambar
D
DBLIST Menampilkan informasi lengkap dari setiap obyek yang ada dalam gambar
DDCHPROP Mengubah properti obyek melalui kotak dialog
DDCOLOR Mengaktifkan warna tertentu untuk obyek baru melalui kotak dialog
DDEDIT Mengedit teks dan atribut
DDGRIPS Menghidupkan grip dan mengatur warnanya
DDIM Membuat dan memodifikasi style dimensi
DDINSERT Menyisipkan blok atau file DWG ke dalam gambar
DDMODIFY Mengontrol properti dan karakteristik obyek
DDPTYPE Menentukan model dan ukuran titik
DDRENAME Mengganti nama obyek
DDRMODES Mengatur fasilitas bantu gambar
DDSELECT Mengatur modus pemilihan obyek
DDUCS Mendefinisikan User Coordinate System
DDUCSP Memilih UCS akfif melalui kotak dialog
DDUNITS Mengontrol format koordinat dari sudut serta jumlah desimal
DDVIEW Menyimpan dan mengaktitkan view
DIM Mengakses perintah pendimensian
DIMALIGNED Melakukan pengukuran linier aligned
DIMANGULAR Melakukan pengukuran sudut
DIMBASELINE Melanjutkan pengukuran linier, sudut, ordinate dari titik pertama pengukuran
sebelumnya
DIMCENTER Membuat tanda pusat atau garis pusat pada lingkaran atau busur
DIMCONTINUE Melanjutkan pengukuran linier, sudut, ordinate dari titik kedua pengukuran
sebelumnya
DIMDIAMETER Melakukan pengukuran diamater untuk busur dan lingkaran
DIMEDIT Mengedit dimensi
DIMLINEAR Melakukan pengukuran linier
DIMORDINATE Metakukan pengukuran koordinat pada suatu titik

53
DIMRADIUS Melakukan pengukuran jari-jari pada lingkaran dan busur
DIMSTYLE Membuat dan mengedit style dimensi dari baris perintah
DIMTEDIT Memindahkan dan merotasi teks dimensi
DIST Menghitung jarak antara dua titik
DIVIDE Menandai obyek ke dalam beberapa segmen yang sama panjang
DONUT Membuat lingkaran padat
DRAWORDER Mengatur urutan obyak dan image di layar dan saat dicetak
DSVIEWER Melakukan pengaturan layar melalui jendela Aerial View
DTEXT Membuat beberapa baris teks secara dinamik
DVIEW Mengatur pandangan, mematikan atau menghidupkan pandangan panareal dan
perspektif
DXFOUT Export gambar pertukaran dari file aktif
E
ELLIPSE Membuat elips terbuka maupun tertutup
ERASE Menghapus obyek
EXPLODE Memecah obyek gabungan ke dalam komponen-komponennya
EXPORT Menyimpan obyek dalam format lain
EXTEND Memperpanjang obyek sampai batas tertentu
F
FILL Mengontrol tampilan permukaan padat untuk obyek yang berisi
FILLET Menghubungkan dua obyek dengan busur berjari-jari tertentu
G
GRID Menghidupkan/mematikan titik-titik grid
GROUP Mendefinisikan grup pada sekumpulan obyek
H
HATCH Mengarsir daerah tertutup tanpa melalui kotak dialog
HATCHEDIT Mengedit arsir
I
ID Memperlihatkan nilai koordinat pada titik tertentu
IMAGE Menyisipkan gambar raster dalam berbagai format ke dalam gambar AutoCAD
IMAGEADJUST Mengontrol intensitas, kontras dari gambar raster yang dipilih
IMAGEATTACH Memasukkan image baru dan definisinya
IMAGECLIP Membuat potongan pada image
IMAGEFRAME Menghidupkari/memafikan frame garnbar
IMAGEQUALITY Mengontrol kualitas gambar yang disisipkan
IMPORT Import file dalam berbagai format ke dalam gambar AutoCAD
INSERT Menyisipkan blok atau File DWG ke dalam gambar
L
LAYER Mendefinisikan dan mengontrol lapisan
LEADER Membuat keterangan dan anotasi dari suatu item gambar
LENGTHEN Mengubah panjang garis atau busur
LIMITS Menetapkan batas kerja gambar
LINE Membuat garis lurus
LINETYPE Mengaktifkan, membuat dan memuat tipe garis
LIST Menampilkan informasi lengkap dari obyek yang dipilih
LTSCALE Mengatur skala untuk tipe garis non-continuous

M
MATCHPROP Menyalin properti dari suatu obyek ke obyek lainnya
MEASURE Mengukur obyek ke dalam beberapa segmen dengan ukuran yang ditentukan
MENU Memuat file menu
MINSERT Menyisipkan blok atau file ke dalam gambar secara massal
MIRROR Mencerminkan obyek
MLEDIT Mengedit multiline

54
MLINE Membuat garis pararel atau multiline
MLSTYLE Mendefinisikan style dari garis-garis pararel atau multiline
MOVE Memindahkan obyek dari satu tempat ke tempat lain
MTEXT Membuat teks paragraf
MULTIPLE Mengulang perintah secara terus menerus sampai ada pembatalan
N
NEW Membuka file baru
O
OFFSET Menyalin obyek secara pararel
OOPS Membatalkan penghapusan dengan ERASE
OPEN Membuka file yang telah disimpan
ORTHO Membatasi gerakan kursor pada arah horizontal dan vertikal
OSNAP Menjalankan Obyek Snap
P
PAN Menggeser layar
PASTECLIP Menyisipkan garnbar atau data dari clipboard ke dalarn gambar sekarang
PEDIT Mengedit polyline dan mesh polygon 3 dimensi
PLINE Membuat polyline 2 dimensi
PLOT Mencetak gambar ke dalam file, printer atau plotter
POINT Membuat titik
POLYGON Membuat polygon, segi banyak beraturan
PREFERENCES Mengatur semua konfigurasi sistem AutoCAD
PREVIEW Menampilkan preview gatnbar yang akan dicetak
Q
QSAVE Menyimpan gambar dengan menggunakan nama yang sudah ada
QTEXT Mengontrol tampilan teks atau atribut di layar atau saat dicetak
QUIT Mengakhiri AutoCAD
R
RAY Membuat garis semi tak terhingga
RECOVER Memperbaiki gambar yang rusak
RECTANG Membuat polyline kotak
REDO Mengembalikan perintah yang telah dibatalkan oleh perintah U atau Undo
REDRAW Menggambar ulang layar data membersihkan layar dari blip pada viewport aktif
REDRAWALL Menggambar ulang layar untuk seluruh viewport
REGENALL Meregenerasi gambar untuk semua viewpoint
RENAME Mengganti nama obyek
REPLAY Memperlihatkan image berformat BMP, TGA atau TIFF
ROTATE Memutar obyek
S
SAVE Menyimpan gambar dengan nama baru
SAVEAS Menyimpan gambar dengan nama baru dan mengaktifkan file baru tersebut
SCALE Mengubah ukuran obyek ke arah X, Y dan Z
SELECT Melakukan pra-pemilihan terhadap sekumpulan obyek untuk diedit
SHELL Mengakses perintah-perintah DOS tanpa mengakhiri AutoCAD
SKETCH Membuat gambar sketsa dari sekumpulan segmen garis
SNAP Membatasi gerakan kursor dengan interval tertentu
SPLINE Membuat kurva spline quadratik atau kubik
SPLINEDIT Mengedit obyek Spline
STATUS Memperlihatkan statistik gambar, modus dan lainnya
STRETCH Mengulur obyek
STYLE Mendefinisikan atau memodifikasi style teks
T
TEXT Membuat teks satu baris
TEXTSCR Memindahkan layar Anda dari layar grafis ke layar teks

55
TOOLBAR Menampilkan/menyembunyikan menu toolbar
TRACE Membuat garis padat
TRIM Memotong obyek berdasarkan batas-batas potong yang dipilih
U
U Membatalkan perintah terakhir
UCS Mengontrol User Coordinate System
UCSICON Mengontrol tampilan dan penempatan icon UCS
UNDO Membatalkan perintah sebelumnya
UNITS Mengatur format sudut dan koordinat serta jumlah desimal
V
VIEW Menyimpan dan mengaktifkan view
VPOINT Mengatur arah pandangan untuk memvisualisasikan gambar 3 dimensi
W
WBLOCK Menyimpan blok ke dalam file DWG
X
XLINE Membuat garis konstruksi tak terhingga
XPLODE Memecah obyek gabungan ke dalam komponen-komponen terpisah
Z
ZOOM Mengubah besar layar pada viewport aktif

1. COPY (meng-Copy/menggandakan obyek)


Command: CO
2. ERASE (menghapus obyek)
Command: E
3. LINE (membuag garis linear)
Command: L
4. POLYLINE (membuat garis secara integritas)
Command: PL
5. MOVE (memindah dan menggeser obyek)
Command: M
6. FILLET (memotong garis 2 arah sehingga membentuk sudut/radius)
Command: F
7. ROTATE (memutar obyek dengan sudut radius tertentu)
Command: RO
8. MIRROR (menduplikat obyek sehingga obyek berlawanan arah)
Command: MI
9. ARRAY (menggandakan obyek sejajar baris vertikal atau horisontal atau radius)
Command: AR
10. TRIM (memotong garis secara parsial dalam)
Command: TR
11. OFFSET (membuat garis konsentrik sejajar obyek secara paralel)
Command: O
12. JOIN (menyambung 2 garis sejajar)
Command: J
13. EXTEND (memanjangkan garis hingga ke tepi entiti lainnya)
Command: EX
14. EXPLODE (memecah obyek block/polygon menjadi per garis entiti)

56