Anda di halaman 1dari 2

1.

Hadits Berdasar Jumlah Perawi

Hadits Mutawatir
Hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa snad yang terpercaya. Beberapa hal
yang harus dipenuhi agar bisa disebut hadits mutawatir:

- Isi hadits harus hal-hal yang dapat dicapai panca indra


- Orang-orang yang meriwayatkannya harus benar-benar terpercaya.
- Orang-orang yang meriwayatkan harus hidup pada satu zaman

Hadits Ahad
Hadits yang diriwayatkan oleh seorang atau lebih tetapi tidak mencapai tingkat mutawatir. Pembagian
hadits ahad:

Hadits Shahih
Hadits yang bersambung sanadnya, dirwayatkan oleh orang yang adil dan dhobit (kuat hafalannya).
Syarat-syarat hadits shahih:

- Isinya tidak bertentangan dengan Al-Quran


- Sanadnya bersambung
- Diriwayatkan oleh perawi yang adil dan dhobit
- Tidak syadz (bertentangan dengan hadits lain yang lebih shahih)
- Tidak cacat walaupun tersembunyi

Hadits Hasan
Hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang tidak disangka dusta dan tidak syadz

Hadits Dhaif
Hadits yang diriwayatkan oleh oarang yang tidak adil,tidak dhobit,syadz, dan cacat.

2. Hadits Berdasar Macam Periwayatannya


Hadits yang bersambung sanadnya hingga Nabi Muhammad saw. Hadits juga disebut hadits marfu atau
mausul.

Hadits yang terputus sanadnya

Hadits Muallaq
Hadits yang permulaan sanadnya dibuang oleh seorang atau lebih hingga akhir sanadnya, yang berarti
termasuk hadits Dahif

Hadits Mursal
Disebut juga hadits yang dikirim yaitu hadits yang diriwayatkan oleh para tabiin dari Nabi Muhammad
saw tanpa menyebutkan sahabat tempat merima hadits

Hadits Mudallas
Hadits yang disembunyikan cacatnya, padahal sebenarnya ada.

Hadits Munqathi
Hadits yang terputus karena hilang satu atau dua orang perawinya

Hadits Mudhol
Hadits yang terputus sanadnya

3. Hadits-hadits dhaif disebabkan oleh cacat perawi

Hadits Maudhu
Hadits yang dalam sanadnya terdapat perawi yang berdusta atau dituduh berdusta.

Hadits Matruk
Hadits yng diriwayatkan oleh seorang perawi saja sedangkan perawi itu dituduh berdusta

Hadits Mungkar
Hadits yang riwayatkan oleh seorang perawi yang lemah yang bertentangan dengan yang diriwayatkan
oleh perawi yang jujur

Hadits Muallal
Hadits yang didalamnya ada cacat yang tersembunyi

Hadits Mudhthorib
Hadist yang diriwayatkan oleh seorang perawi dari beberapa sanad dengan matan yang kacau.

Hadits Maqlub
Hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi yang dalamnya tertukar dengan mendahulukan antara
sanad dan matan atau sebaliknya

Hadits Munqalib
Hadits yang terbalik lafalnya, sehingga artinya berubah

Hadits Mudraj
Hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang didalamnya ada tambahan yang bukan hadits.

Hadits Syadz
Hadits yang bertentangan dengan hadits lainnya sekalipun posisi hadittsnya sederajat