Anda di halaman 1dari 8

A.

LATAR BELAKANG

Dari tahun ke tahun dapat dirasakan perkembangan jenis-jenis makanan terutama di negara
kita sendiri yang berkembang dengan pesat, salah satunya makanan instan (junk food) karena
pengaruh akan makanan luar negeri yang di perkenalkan di Indonesia dan sesuai dengan selera
orang Indonesia. Pada zaman modern saat ini dan semakin pesatnya kemajuan teknologi, maka
kehadiran makanan cepat saji semakin memanjakan manusia dalam memenuhi kebutuhannya
sehari-hari. Pola konsumsi makanan cepat saji seperti ini, dapat mengubah pola makanan
masyarakat Indonesia.

Makanan instan tergolong makanan yang sangat digemari oleh masyarakat terutama bagi
para remaja. Makanan ini sangat beragam dari mulai makanan ringan hingga makanan yang
termasuk dalam makanan utama, karena di dalam kemasan sering kita lihat bahan yang
disertakan mengandung karbohidrat. Tetapi jangan menganggap makanan ini sangat bergizi bagi
tubuh kita karena kita tidak tahu pasti apa saja bahan yang terkandung di dalamnya. Bahkan kita
juga tidak tahu bagaimana nantinya tubuh kita apabila kita terus menerus mengkonsumsi
makanan instan ini. Makanan yang tergolong makanan instan yaitu Mie Instan. Mie instan adalah
makanan yang mengandung garam, gula, lemak dan kalori yang tinggi, tapi minim vitamin,
protein, mineral, dan serat. Padahal, seperti yang kita tahu semua zat gizi yang tidak terdapat
pada mie instan itu sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, mie instan mengandung banyak
sodium, lemak jenuh, dan kolesterol yang apabila menumpuk di dalam tubuh akan menimbulkan
berbagai penyakit, mulai dari yang ringan sampai berat, tergantung kandungan timbunannya di
dalam tubuh.

Oleh karena itu, dalam rangka Hari Gizi Nasional 2016 Teater Garnis Jurusan Gizi
Poltekkes Kemenkes Pontianak akan mengadakan suatu pementasan amal dengan naskah
berjudul PARASIT karya SSD 78 Jakarta. Melalui pementasan ini Teater Garnis ingin
meluruskan pandangan masyarakat yang masih menganggap mengonsumsi Junk Food (mie
instan) dapat dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi. Semoga dengan pertunjukan ini
masyarakat dapat lebih menyadari dampak konsumsi Junk Food (mie instan) bagi kesehatan.

B. NAMA KEGIATAN

Kegiatan yang akan diadakan berupa pertunjukan teater komedi dengan naskah berjudul
PARASIT karya SSD 78 Jakarta yang akan diperankan oleh Mahasiswa dan Mahasiswi Jurusan Gizi
Poltekkes Kemenkes Pontianak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Gizi Nasional 2016 dan
akan menjadi suatu kegiatan amal yang akan ditujukan untuk salah satu anak penderita Gizi Buruk di
Pontianak.

C. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan kami mengadakan pertunjukkan teater ini adalah :

1. Membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya makanan yang sehat dan bergizi.
2. Mengingatkan masyarakat untuk dapat menjadi konsumen yang teliti dan cerdas dalam
membeli bahan pangan sehari hari.
3. Menggambarkan dampak buruk dari makanan yang sudah kadaluarsa.
4. Memperkenalkan Poltekkes Kemenkes Pontianak khususnya Jurusan Gizi kepada
masyarakat luas.

D. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN

Pementasan akan diselenggarakan di Taman Budaya Pontianak pada tanggal 2 April 2016 pukul
20.00 - selesai.

E. PENYELENGGARA KEGIATAN

Pementasan diselenggarakan oleh Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak.

F. TIM PENDUKUNG/PELAKSANA KEGIATAN

Tim pelaksana kegiatan merupakan Mahasiswa/i Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak yang
terbentuk ke dalam suatu struktur kepanitiaan. (Susunan tim pelaksana kegiatan terlampir)

G. NASKAH YANG AKAN DIPENTASKAN

Naskah yang akan dipentaskan berjudul PARASIT. Naskah ini bergenre komedi dan merupakan
karya dari SSD 78 Jakarta. (Sinopsis naskah terlampir)

H. SEKILAS TENTANG TEATER GARNIS

Teater GARNIS (Sanggar Teater Nutrisionis) adalah sebuah komunitas atau lembaga
pelatihan yang bergerak di bidang seni yang baru ada di Poltekkes, khususnya seni berteater.
Sesuai namanya, Sanggar Teater, maka sanggar ini bergerak dibidang teater dan berharap
dikemudian hari dapat merambah ke semua jenis kesenian lainnya. Adapun kegiatan yang
dilakukan mencakup seluruh proses dari awal hingga akhir, mulai dari proses pengenalan
(melalui workshop/pelatihan singkat), pembelajaran, penciptaan atau membuat karya dan
produksi.

Nama GARNIS sendiri merupakan istilah yang di ambil dari seni masak-memasak dalam
ilmu Gizi, yaitu garnish/hiasan pada suatu hidangan makanan, yang bertujuan untuk memberikan
keindahan dan keserasian pada sajian makanan tersebut. Oleh karnanya, Teater Garnis nantinya
juga mengharapkan akan keindahan dan keserasian dalam setiap pementasan yang di sajikan. Di
dasari oleh ide dari mahasiswa/I Jurusan Gizi dan didukung penuh oleh Pak Edy Waliyo selaku
Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak dan Pak Desi selaku Kemahasiswaan Jurusan Gizi.
Meskipun baru akan berdiri di tahun ini, Teater GARNIS akan mementaskan karya pertamanya
dari sebuah naskah karya Sanggar Seni Drama (SSD) 78 Jakarta, berjudul PARASIT yang di
sutradarai oleh Arren Gussender, yang dimana sudah lebih dari 5 tahun berkecimpung di bidang
teater dan telah berpengalaman menyutradarai berbagai macam jenis naskah.
Sebagai pendatang baru, teater GARNIS tentunya berharap karyanya dapat di terima dan di
kenal oleh masyarakat luas, terutama di ruang lingkup Poltekkes Kemenkes Pontianak itu
sendiri. Dengan begitu, di harapkan mahasiswa Poltekkes juga akan semakin tertarik dengan
teater, serta mampu memberikan dan menambah warna baru dalam seni peran atau seni
pertunjukkan teater yang saat ini sudah banyak terbentuk dan berdiri di Pontianak. Selanjutnya,
mahasiswa juga dapat mengembangkan bakat dan aspirasinya melalui Sanggar Seni di Poltekkes
ini.

I. ANGGARAN PRODUKSI

- Sekretariatan = Rp. 115.000,00


- Setting dan Dekorasi Panggung = Rp. 5.940.000,00
- Make Up dan Kostum = Rp. 1.535.000,00
- Konsumsi = Rp. 2.424.000,00
- Publikasi = Rp. 1.650.000,00
- Lain-Lain = Rp. 1.700.000,00

Rp. 13.364.000,00

J. PENUTUP

Demikianlah berbagai uraian tentang latar belakang dan tujuan kami mengadakan pementasan amal
dengan naskah berjudul PARASIT ini. Adapun hal-hal yang kami uraikan tersebut kami lampirkan agar
segala macam kebutuhan kami dapat terpenuhi dengan dukungan dari berbagai pihak. Semoga
pementasan amal yang akan kami tampilkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.
Lampiran 1

TIM PELAKSANA
Ketua : Yosaphat Tri Utomo

Sekretaris : Kurniawati

Bendahara :Yesi Priana

Stage Manager : Vianda Nurfidya

Tim Kreatif :

Sutradara : Arren Gussender

Assistant Sutradara : Ridwan Firdaus

Penata Gerak : Winaya Dwi Cahyani

Penata Musik : Ahmad Juanda

Angguh
Penata Artistik : Nauval Wicaksono

Rezki
Masrul Aqlia
Yaskur
Elmo Febriando
Tim Artistik :

Kostum : Fajar agustina

Pina Septiana
Make Up : Ezzy Agistra Imansari

Maria Julina Ella

Demmy Apriani

Panggung : Nauval Adli Hafiyyan

Rizka Wahyuni
Afrinandus Winardo
Pencahayaan : Codet, dkk

Koordinator :
Perlengkapan : Indah Tri Prihantini

Tri Mutia Cahyati


Humas : Wahyu Islami

Design Grafis : Refzi Renaldy

Publikasi : Ilham Sunarya

Dokumentasi : M. Mahrus Kurniawan

Ticketing : Larasati Wulandari

Apolonia Yosi Bernadia

Konsumsi : Tri Mey Linasari

Wyda Karinaswarni

Keamanan : Flaviandi Adit


Lampiran 2

SINOPSIS
Pementasan teater PARASIT bercerita tentang Pak Licik, seorang pedagang mie instan
yang cerdik dan mempunyai banyak akal. Tinggal di sebuah desa yang damai dan tenteram
bersama warga yang hidup dengan beragam karakter dan tingkah laku serta status sosial yang
berbeda-beda.

Suatu hari, terjadi suatu kegaduhan (kericuhan) di desa tersebut. Semua warga panik.
Adalah tuan serakah yang mendadak kejang-kejang bahkan mengeluarkan busa di mulutnya,
yang saat itu belum di ketahui penyebabnya. Wargapun saling betanya-tanya dan mencari akar
permasalahan ini. Sempat terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tuduhan. Hingga pada
akhirnya, seorang dokter mengklarifikasikan bahwa penyebab sakit yang di alami Tuan Serakah
adalah sebungkus mie instan yang Ia konsumsi sudah kadarluarsa (tidak layak untuk di
konsumsi). Semua warga kembali riuh dan saling menyalahkan satu sama lain. Kasus tersebut
kemudian di bawa ke pengadilan untuk mengetahui siapa dan bagaimana penyebab pasti
keracunan makanan yang di alami Tuan Serakah. Semua warga pun ikut dalam persidangan
tersebut, tak terkecuali Pak Licik sebagai seorang yang paling kuat atas dugaan terhadap kasus
ini.

Dari hasil sidang yang berlangsung lama itu, akhirnya Hakim menetapkan bahwa
pelakunya adalah Pak Licik. Dan atas perbuatannya, Ia pun di hukum sesuai dengan ketentuan
hukum yang berlaku, karena ulahnya yang licik, menggunakan kecerdikan dan akalnya untuk
merugikan bahkan mencelakakan banyak orang.
Lampiran 3

Rincian Biaya Kebutuhan Pementasan Amal

PARASIT

Oleh Teater Garnis Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak


N HARGA
URAIAN VOLUME SATUAN JUMLAH KETERANGAN
O SATUAN
A. SEKRETARIATAN
1. Surat Menyurat
Kertas HVS RIM 1 Rp. 40.000 Rp. 40.000 Total
Sekretariatan =
Amplop KTK 1 Rp. 25.000 Rp. 25.000 Rp. 115.000
Tinta Printer BTL 1 Rp. 50.000 Rp. 50.000
B. SETTING DAN DEKORASI PANGGUNG
1. Perlengkapan Panggung
Kain Hitam ROL 2 Rp. 300.000 Rp. 600.000
Kain Putih MTR 6 Rp. 20.000 Rp. 120.000
Sewa Alat
SET 1 Rp. 2.500.000 Rp. 2.500.000
Lighting
Sewa Gedung HR 1 Rp. 2.500.000 Rp. 2.500.000
2. Property dan Handprop Total Setting dan
Pembuatan Gerai Mie Instan Dekorasi
Panggung = Rp.
Kayu Range 4/6 BTG 5 Rp. 13.000 Rp. 65.000
5.940.000
Triplek LBR 1 Rp. 60.000 Rp. 60.000
Paku 3 Inch KG 0,5 Rp. 16.000 Rp. 8.000
Paku 1 Inch KG 0,5 Rp. 16.000 Rp. 8.000
Cat Hitam KLG 1 Rp. 30.000 Rp. 30.000
Kuas Cat BH 1 Rp. 4.000 Rp. 4.000
Kawat ROL 1 Rp. 45.000 Rp. 45.000
C. MAKE UP DAN KOSTUM
1. Make Up
Make Up Set BH 1 Rp. 250.000 Rp. 250.000
Crayolan KTK 1 Rp. 50.000 Rp. 50.000
Eye liner BH 1 Rp. 25.000 Rp. 25.000
Mascara BH 1 Rp. 25.000 Rp. 25.000 Total Make Up
dan Kostum =
Hair Spray BTL 2 Rp. 15.000 Rp. 30.000 Rp. 1.535.000
Bulu Mata BH 15 Rp. 5.000 Rp. 75.000
Cleanser BTL 4 Rp. 20.000 Rp. 80.000
2. Kostum
Sewa Kostum SET 15 - Rp. 1.000.000

D. KONSUMSI
1. Konsumsi Latihan 30 Hari
Konsumsi
HR 30 Rp. 50.000 Rp. 1.500.000
Latihan
2. Konsumsi Acara
Makanan Ringan BH 50 Rp. 4.000 Rp. 200.000 Total Konsumsi =
Rp. 2.424.000
Makanan Berat BH 50 Rp. 10.000 Rp. 500.000
Snack VIP BH 20 Rp. 5.000 Rp. 100.000
Aqua Gelas KTK 3 Rp. 18.000 Rp. 54.000
Aqua Botol BH 20 Rp. 3.500 Rp. 70.000
E. PUBLIKASI
Banner BH 4 Rp. 75.000 Rp. 300.000
Baliho BH 1 Rp. 300.000 Rp. 300.000 Total Publikasi =
Poster BH 30 Rp. 5.000 Rp. 150.000 Rp. 1.650.000
Tiket Reguler BH 400 Rp. 2.000 Rp. 800.000
Tiket VIP BH 20 Rp. 5.000 Rp. 100.000
F. LAIN-LAIN
Sewa Pelatih HR 30 Rp. 50.000 Rp. 1.500.000
Total Lain-Lain =
Souvenir Tamu Rp. 1.700.000
BH 20 Rp. 10.000 Rp. 200.000
VIP
Total Dana Rp. 13.364.000