Anda di halaman 1dari 5

PENGANTAR FISIKA ZAT PADAT

BAB I
STRUKTUR KRISTAL
Dr. Risdiana, M. Eng.

Nama : 1. Melany Putri (140310130029 )

2. Lisa Putri Kusuma (140310130039)

Definisi dari kristal adalah bahan yang terdiri dari unit terstruktur yang
identik, tersusun dari satu atau lebih atom yang teratur dan berulang secara periodik
dalam tiga dimensi. Keteraturan ini berlanjut sampai ratusan molekul. Bangunan
terkecil dari kristal disebut basis kemudian susunan yang periodik dideskripsikan
dengan latis.

gambar 1. Struktur Kristal

Kisi + Basis = Struktur Kristal


Untuk mendeskripsikan sebuah kristal akan lebih mudah jika kita fokus pada
latis bukan pada basisnya. Latis adalah susunan tiga dimensi dari titik (titik latis) yang
identik dengan sekelilingnya. Sebuah unit sel adalah bagian terkecil dari latis. Seluruh
bangunan latis dapat disusun dengan mengulang sebuah unit sel tanpa ada ruang
kosong diantaranya. Sebuah unit sel dideskripsikan dengan tiga independen unit
vektor yaitu a, b dan c.
z
C

y
B

x A

Gambar 2. Unit Sel yang dideskripsikan dengan unit vektor a, b, dan c

Paper Struktur Kristal


Disusun oleh Melany Putri (140310130029) dan Lisa Putri Kusuma (140310130039)
Departemen Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
Variable pada unit sel ada enam buah yaitu panjang dari unit sel yang
direpresentasikan oleh tiga vektor (a, b, dan c) dan tiga independen sudut antara dua vektor
(, , and ), dimana: adalah sudut antara b dan c
adalah sudut antara c dan a
adalah sudut antara a dan b
Didalam ruang tiga dimensi terdapat 5 tipe dasar pengulangan kisi yaitu :
Kisi primitive (P)
Kisi body-centered (I)
Kisi base-centerd (C)
Kisi face-centered (F)
Kisi rhombohedral primitive (R)
Ada tujuh buah unit sel yang mungkin untuk semua jenis kristal. Ketujuh unit sel disebut
tujuh kristal sistem yang terdiri dari:
1. Triclinic system
2. Monoclinic system
3. Orthorhombic system
4. Tetragonal system
5. Cubic system
6. Hexagonal system
7. Rhombohedral system

gambar 3. Unit Sel Yang Mungkin Untuk Semua Jenis Kristal

Paper Struktur Kristal


Disusun oleh Melany Putri (140310130029) dan Lisa Putri Kusuma (140310130039)
Departemen Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
Indeks Miller

Indeks miller adalah orientasi bidang pada suatu kristal yang dinyatakan oleh
suatu bilangan (h, k, l). Dalam notasi matematis indeks miller ini sebanding dengan
1/x, 1/y, 1/z; diman x,y,z adalah sumbu koordinat kristal. Dibutuhkan sistem
penomoran yang dapat mempresentasikan setiap bidang yang ada pada suatu kristal.
Indeks Miller merupakan suatu pengkodean, pendefinisian atau persamaan untuk
melihat orientasi dari suatu permukaan. Indeks Miller ditulis dalam kurung tanpa
menggunakan symbol koma. Setiap arah orientasi bidang dikodekan dengan tiga jenis
integer yaitu (h k l). Proses pengkodean menggunakan aturan indeks Miller ini
dilakukan dengan proses pembalikkan domain posisi menjadi domain orientasi, yang
di namakan kisi resiprok. Kisi resiprok (kisi balik) menggambarkan arah orientasi dari
setiap bidang pada kristal.
Sinar X yang datang pada bidang h,k,l tertentu akan menghasilkan hamburan
sejumlah intensitas tertentu yang sebanding dengan faktor struktur kristalnya seperti
persamaan :
Fhkl = j faj ei2(hx + ky + lz)

Dimana j adalah kedudukan atom dalam sel satuan, faj adalah faktor hamburan
atom. Untuk mendiskripsikan perubahan properti dari kristalin material seperti respon
material tersebut terhadap proses deformasi maka kita perlu mendiskripsikan dengan
bahasa yang universal mengenai:

1. Arah didalam kristal


2. Bidang/irisan atomis (atomic planes) dalam sebuah kristal

Arah dalam l atis kristal ditentukan relatif terhadap aksisnya yang


didefinisikan oleh unit vektor dari unit sel. Indeks dari arah suatu kristal dituliskan
dalam tanda kurung. Arah dari kristal adalah suatu vektor yang dapat dinyatakan
dalam unit vektor a, b dan c. Secara umum indeks dari arah diberikan dalam bentuk
[uvw] dimana u, v dan w adalah bilangan bulat yang terkecil. Untuk vektor berarah
negatif maka dituliskan dengan menambahkan garis diatas u, v atau w. Contoh
beberapa arah kristal pada sistem cubic dijelaskan dalam gambar dibawah ini.
Langkah mudah untuk memberikan indeks miller dari suatu bidang irisan adalah
sebagai berikut:
1. Ambil titik asal (titik 0) dari bidang
2. Tentukan nilai intersep dari setiap aksis (1/h)a, (1/k)b, (1/l)c dari titik asal,
contoh jika intersep adalah (1/2)a, (1/3)b, (1/1)c, maka indeks bidang tersebut
adalah (2 3 1) seperti gambar dibawah ini.
3. Jika intersep atau bidang paralel dengan aksis maka indeksnya bernilai nol.

Paper Struktur Kristal


Disusun oleh Melany Putri (140310130029) dan Lisa Putri Kusuma (140310130039)
Departemen Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
Contoh beberapa arah kristal pada sistem cubic dijelaskan dalam gambar dibawah ini

Gambar 4. Arah kristal pada kubik

Hukum Bragg
Hukum bragg menyatakan suatu keadaan refleksi konstruktif dari sinar X yang
mengenai beberapa bidang atom dalam kristal. Perbedaan sinar-sinar yang
direfleksikan dari dua bidang yang berdekatan adalah 21 = 2d sin . Radiasi yang
direfleksikan oleh bidang bidang berdekatan, akan terjadi jika perbedaan lintasan ini
sama dengan kelipatan bilangan bulat n dari panjang gelombang sehingga dapat
dijabarkan dalam persamaan :

= 2 sin ; = 1, 2,

Pemantulan oleh kisi kristal terjadi apabila gelombang sinar-x lebih kecil
daripada dua kali jarak antara bidang pemantul dalam kisi kristal termaksud. Kita
membahas pemantulan spekular, yaitu apabila sudut berkas yang masuk sama dengan
sudut berkas yang keluar, yaitu = . Andaikan bahwa baris pertama dan baris kedua
dalam sketsa menggambarkan bidang pemantul dalam kristal yang bersebelahan
jaraknya: d.

Paper Struktur Kristal


Disusun oleh Melany Putri (140310130029) dan Lisa Putri Kusuma (140310130039)
Departemen Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
Gambar 5. Gambaran dua dimensi refleksi sinar-x oleh dua bidang kristal paralel yang
dipisahkan sejauh d. Sudut yang dibentuk dari sinar datang dan bidang kristal dinamakan
sudut

Paper Struktur Kristal


Disusun oleh Melany Putri (140310130029) dan Lisa Putri Kusuma (140310130039)
Departemen Fisika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran