Anda di halaman 1dari 6

ROTATOR HARMONIS

Melany Putri Razita (140310130029)


Program Studi Fisika Universitas Padjadjaran
28 Mei 2015
Asisten : UMMU IMAROH

Abstrak
Praktikum kali ini mengenai Rotator harmonis, praktikum yang dilakukan adalah
menentukan frekuensi alamiah yaitu gaya geseknya diabaikan, menentukan frekuensi paksaan yaitu
gaya adanya gaya paksaan, menentukan frekuensi redaman yaitu gaya geseknya tidak diabaikan,
menentukan frekuensi paksaan dan redaman yaitu kombinasi redaman dan paksaan. Setelah
dihitung datanya dan dimasukan kedalam grafik ternyata untuk semua grafik rata-rata sesuai dengan
teori.
Kata Kunci : OHS(rotator), redaman, paksaan dan kombinasi(redaman dan faksaan).

I. PENDAHULUAN F = m.a
Pada praktikum kali ini mengenai rotator Dan Hukum Hooke :
harmonis. Tujuan dari praktikum kali ini adalah
F= - kx
untuk menentukan frekuensi resonansi dari
osilator harmonis, menentukan gaya luar 2
+k=0
paksaan dan mengukur redaman suatu getaran 2

paksaan teredam. Maka pada rotator dapat dituliskan


II. TEORI DASAR 2
2 + D = 0 :i
Jika sebuah benda yang melakukan gerak
2
lurus berubah beraturan dan mempunyai + =0
2
percepatan yang tetap. Ini berarti pada benda

senantiasa bekerja gaya yang tetap baik arahnya a=1;b=oc=
maupun besarnya.
solusinya
Gerak harmonik sederhana pada rotator
+ 4
Getaran Bebas Tanpa Redaman =
2
Jika partikel bergetar disekitar suatu posisi
setimbang, sedangkan gaya pada partikel 4

sebanding dengan jarak partikel dari posisi =
2
setimbang, maka partikel tersebut dikatan
melakukan gerak harmonik sederhana. Gaya
2
untuk mengembalikan partikel pada posisi
=
setimbang disebut gaya balik. 2

1/2
= = [ ]
Dari hukum Newton 2 :
dan mencaatat waktu(10 x ) getaran, mengulang
percobaan untuk amplitudo 14 s/d 15.
Getaran Bebas Dengan Redaman
2. Menentukan Frekuensi Paksaan
Jika tidak ada gesekan suatu partikel yang
bergetar akan terus berosilasi tanpa berhenti. Menetapkan skala fein motor pada skala 27,
Pada kenyataannya amplitudo osilasi semakin memberikan tegangan listrik 24 Volt untuk
lama semakin berkurang dan akhirnya osilasi motor(input bagian atas, output power supply
akan berhenti sehingga dikatakan bahwa osilasi sebelah kanan), menentapkan selektor grob
terdam oleh geskan. Dalam banyak hal gaya motor pada skala 6, mengukur dan mencatat
gesekan adalah sebanding dengan kecepatan tegangan motor(output bawah) pada skala 6,
benda dan mempunyai arah yang berlawanan. mencatat skala maksimum pada skala 6 ,
minimal 3 kali, mengulang prosedur untuk skala
2
2 + bv + k = 0 berikutnya sampai skala 26.

Maka pada rotator harmonis adalah : 3. Menentukan Frekuensi Redaman


2 Memasukan arus pada kumparan dari power
2 + + D = 0 :I
supply(output sebelah kiri), mengatur slektor
2 power supply hingga arus yang masuk pada
2 + + =0 ; = 2
kumparan sebesar 0,1 A, menentukan amplitudo
2 pada skala 15 sebagai amplitudo awal Ao.
2 + 2 + =0 Menggerakan pendulum, mencatat amplitudo

A1 setelah pendulum mencapai 1 periode.
a = 1 ; b = 2 c = Mengulang prosedur untuk variasi arus 0,2 1

solusinya A.
4. Menentukan Frekuensi Paksaan Dan
+ 4
= Redaman
2
Memasukan arus pada kumparan dari tower

2 2 + 4 supply(output bagian kiri), memasukan
= tegangan pada motor dari power supply
2 (outputsebelah kanan), ketika arus kumparan 0,2
A, melakukan prosedur sama seperti prosedur 3
, mengulang percobaan untuk arus 0,4; 0,6; 0,8

= 2 + 4 dan 1 A.
IV. DATA DAN ANALISA
Terdapat 3 macam gerak yang teredam yaitu :
- Kurang redam ; jika 2 > 2
- Redaman Kritis ; jika 2 = 2
- Terlampau Redam ; jika jika 2 < 2

III. PERCOBAAN

1. Menentukan Frekuensi Alamiah


Mengatur amplitudo pendulum dengan
menunjukan skala 15, menggerakan pendulum
Analisa
Percobaan pertama adalah mengenai
menentukan frekuensi alamiah, dengan me-
ngatur amplitudo pendulum dengan me-
nunjukan skala 15, menggerakan pendulum dan
mencatat waktu (10x) getaran, mengulang
percobaan untuk amplitudo 14 s/d 15, data yang
didapat dari percobaan ini adalah Amplitudo
dan Waktu setiap getaran, dari data tersebut pendulum mencapai 1 periode. Mengulang
dapat digunakan untuk menentukan f , , ,D, prosedur untuk variasi arus 0,2 1 A , data yang
dan dengan menggunakan rumus f =
didapat adalah amplitudo dan Arus, dari data

tersebut dapat digunakan untuk mencari dan
maka didapat frekuensi terbaiknya adalah =
R , untuk mencari adalah mencari grafik
0,5660 Hz dan sesatannya = 0,00246 Hz dan
waktu terhadap amplitudo keudian tarik garis
konstanta (D) dengan rumus D = I sehingga
lurus setiap variasi arus nya kemuadian y = BX
didapat I atau disebut juga momen inersia,
1 + A untuk nilai adalah sama dengan nilai B.
dengan rumus = 2 2 massa disana Untuk grafiknya yang dicari adalah hubungan
sebelumnya telah diketahui yaitu m = 0,2444 kg waktu terhadap amplitudo, hubungan parameter
dan r = 0,095 m redaman terhadap Arus serta mencari grafik
hubungan, jika dilihat dari hubungan amptitudo
Untuk percobaan 2 menentukan fre-
terhadap waktu adalah berbanding terbalik, jika
kuensi paksaan setelah menetapkan skala fein
hu-bungan antara parameter redaman terhadap
motor pada skala 27, memberikan tegangan
listrik 24 Volt untuk motor (input bagian atas, faktor redaman R adalah menun-jukan grafik
output power supply sebelah kanan), me- antara parameter terhadap arus I secara linear.
nentapkan selektor grob motor pada skala 6 Sumbu x menunjukan arus I dan sumbu y
sampai 26, mengukur dan mencatat tegangan menunjukan nilai parameter redaman . namun
motor (output bawah) pada skala 6, mencatat dari grafik, nilai-nilainya bernilai negative.
skala maksimum pada skala 6 minimal 3 kali, Tetapi parameter redaman tidak bernilai
data yang didapat adalah grob, Amplitudo dan negative karena memiliki harga mutlak. Untuk
voltase, yang kemudian dapat digunakan untuk grafik hubungan antara faktor redaman
mencari , , ,
, , untuk men-cari terhadap faktor redaman adalah grafiknya
= 2 setelah didapat di-gunakan semakin menurun ketika paramaeter B nya
untuk mencari = 2 kemudian di- semakin kecil R semakin besar.
gunakan untuk mencari gaya luar dengan rumus Untuk percobaan 4 adalah menentukan
Fluar = AI(0 2 2 ) dan didapat gaya luar frekuensi paksaan dan redaman, dengan
terbaik yaitu
= 0,026 N ke-mudian memasukan arus pada kumparan dari tower
menghitung sudut fase dengan meng-gunakan supply (output bagian kiri), memasukan
2 tegangan pada motor dari power supply
rumus = [( ] se-hingga didapat
2 2 )
(outputsebelah kanan), ketika arus kumparan 0,2
= 0,0014. Grafik yang dicari adalah hubungan A, melakukan prosedur sama seperti prosedur 3
amplitudo terhadap frekuensi dan grafik , mengulang percobaan untuk arus 0,4; 0,6; 0,8
hubungan frekuensi terhadap tegangan, grafik dan 1 A. Data yang didapat adalah G, A dan V
hubungan frekuensi terhadap tegangan yang dari data tersebut dapat digunakan untuk
didapat adalah beranding lurus dan hubungan menentukan , , ,
, ,
untuk
frekuensi hubungan amplitudo terhadap menentukan = 2 kemudian setelah
frekuensi adalah berbanding lurus semua grafik didapat nilai digunakan untuk men-cari =
sesuai dengan teori. 2 kemudian gaya luar menggu-nakan rumus
Untuk percobaan 3 adalah mengenai Fluar=AI(0 2 2 ) + 4 2 2 sehingga di
menentukan frekuensi redaman memasukan dapat
= 0,858 N dan untuk menghitung
arus pada kumparan dari power supply (output sudut fase dengan menggunakan rumus =
sebelah kiri), mengatur slektor power supply 2
[( 2 2 ) ]sehingga didapat =
hingga arus yang masuk pada kumparan sebesar

0,1 A, menentukan amplitudo pada skala 15 0,000286 Grafik yang dicari pada percobaan ini
sebagai amplitudo awal Ao. Menggerakan adalah hubungan antara Frekuensi terhadap
pendulum, mencatat amplitudo A1 setelah Amplitudo serta grafik hubungan antara
amplitudo maksimum terhadap arus. Untuk
grafik hubungan frekuensi terhadap amplitudo
disetiap arus yang diberikan grafiknya adalah
dikarenakan sebaran datanya yang tidak
beraturan maka dicarilah garis lurusnya setelah
didapat ternyata grafiknya berbanding lurus.
Untuk grafik hungan antara amplitudo
maksimum terhadap arus grafiknya berbanding
terbalik.

V. KESIMPULAN
- Frekuensi resonansi pada suatu osilator
telah dilakukan pada percobaan 1 yaitu
dengan menggunakan rumus f= n/t
- Gaya luar paksaan telah dilakukan pada
percobaan dan untuk menghitungnya
menggunakan rumus :
*Frekuensi Paksaan*
Fluar = AI(0 2 2 )
Dan untuk
*Frekuensi Paksaan dan Redaman
Fluar = AI(0 2 2 ) + 4 2 2
- (frekuensi Paksaan) dan Fluar = AI(
- Osilasi teredam suatu getaran paksaan
teredam telah dilakukan pada percobaan
4.
DAFTAR PUSTAKA
[1] http://fisintujani.file.com/2010/12/4-fisdas -
1-gerak-harmonik.pdf
Diakses pada Tanggal : 05 Mei 2015
Pukul : 20.05 WIB
[2] http://lib.ui.ac.id/filedigital/20304441-s42
27-muhammad%20lutfi.pdf
Diakses pada Tanggal : 05 Mei 2015
Pukul : 20.10 WIB