Anda di halaman 1dari 18

Makmur Sity Rayya_net

hewan dan lingkungan sekitar

Rabu, 22 Juli 2015


MAKALAH SISTEM REPRODUKSI PADA WANITA DAN PRIA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sistem reproduksi adalah sistem yang berfungsi untuk berkembang biak. Terdiri dari
testis, ovarium dan bagian alat kelamin lainnya. Reproduksi atau perkembangbiakan
merupakan bagian dari ilmu faal(fisiologi). Reproduksi secara fisiologis tidak vital bagi
kehidupan individual dan meskipun siklus reproduksi suatu manusia berhenti, manusia
tersebut masih dapat bertahan hidup, sebagai contoh manusia yang dilakukan vasektomi pada
organ reproduksinya (testes atau ovarium) atau mencapai menopause dan andropouse tidak
akan mati. Pada umumnya reproduksi baru dapat berlangsung setelah manusia tersebut
mencapai masa pubertas atau dewasa kelamin, dan hal ini diatur oleh kelenjar-kelenjar
endokrin dan hormon yang dihasilkan dalam tubuh manusia.Reproduksi juga merupakan
bagian dari proses tubuh yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan suatu generasi.
Untuk kehidupan makhluk hidup reproduksi tidak bersifat vital artinya tanpa adanya proses
reproduksi makhluk hidup tidak mati. Akan tetapi bila makhluk tidup tidak dapat
bereproduksi maka kelangsungan generasi makhluk hidup tersebut terancam dan punah,
karena tidak dapat dihasilkan keturunan (anak) yang merupakan sarana untuk melanjutkan
generasi.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah dalam
pembuatan makalah ini, yaitu:
1. Bagaimana anatomi sistem reproduksi pria ?
2. Bagaimana fisiologi sistem reproduksi pria?
C. Tujuan
1. Mahasiswa mengetahui anatomi sistem reproduksi pria dan wanita
2. Mahasiswa mengetahui fisiologi organ reproduksi pria dan wanita

BAB II
PEMBAHASAN

A. Anatomi Sistem Reproduksi Pria


1. Struktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri
dari : penis, skrotum (kantung zakar) dan testis
(buah zakar).
1) Penis
Penis terdiri dari:
- Akar (menempel pada didnding perut)
- Badan (merupakan bagian tengah dari penis)
- Glans penis (ujung penis yang berbentuk seperti
kerucut).
Lubang uretra (saluran tempat keluarnya semen dan air kemih) terdapat di umung
glans penis. Dasar glans penis disebut korona. Pada pria yang tidak disunat (sirkumsisi), kulit
depan (preputium) membentang mulai dari korona menutupi glans penis.
Badan penis terdiri dari 3 rongga silindris (sinus) jaringan erektil:
- 2 rongga yang berukuran lebih besar disebut korpus kavernosus, terletak bersebelahan.
- Rongga yang ketiga disebut korpus spongiosum, mengelilingi uretra. Jika rongga tersebut
terisi darah, maka penis menjadi lebih besar, kaku dan tegak (mengalami ereksi).
2) Skrotum
Skrotum merupakan kantung berkulit tipis yang mengelilingi dan melindungi testis.
3) Testis
Testis berbentuk lonjong dengan ukuran sebesar buah zaitun dan terletak di dalam
skrotum. Biasanya testis kiri agak lebih rendah dari testis kanan. Testis menghasilkan Follicle
Stimulating Hormone (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH) juga hormon testosterone.
Fungsi testis, terdiri dari :
a) Membentuk gamet-gamet baru yaitu spermatozoa, dilakukan di Tubulus seminiferus.
b) Menghasilkan hormon testosteron, dilakukan oleh sel interstial. Testis memiliki 2 fungsi,
yaitu: Pembentukan sperma oleh tubulus seminiferus. Pembentukan hormone testoteron oleh
sel leydig
2. Struktur dalamnya terdiri dari : vas deferens, uretra, kelenjar prostat dan vesikula
seminalis.Alat kelamin laki-laki terbagi atas 3 bagian :
1) Vas deferens Vas deferens merupakan saluran yang membawa sperma dari epididimis.
Saluran ini berjalan ke bagian belakang prostat lalu masuk ke dalam uretra dan membentuk
duktus ejakulatorius.
2) Uretra Uretra berfungsi 2 fungsi:
- Bagian dari sistem kemih yang mengalirkan air kemih dari kandung kemih
- Bagian dari sistem reproduksi yang mengalirkan semen.
3) Kelenjar Prostat
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih di dalam pinggul dan mengelilingi bagian
tengah dari uretra. Biasanya ukurannya sebesar walnut dan akan membesar sejalan dengan
pertambahan usia.
Prostat mengeluarkan sekeret cairan yang bercampur secret dari testis, perbesaran
prostate akan membendung uretra dan menyebabkan retensi urin. Kelenjar prostat,
merupakan suatu kelenjar yang terdiri dari 30-50 kelenjar yang terbagi atas 4 lobus yaitu:
- Lobus posterior
- Lobus lateral
- Lobus anterior
- Lobus medial
Fungsi Prostat:
Menambah cairan alkalis pada cairan seminalis yang berguna untuk menlindungi
spermatozoa terhadap sifat asam yang terapat pada uretra dan vagina. Di bawah kelenjar ini
terdapat Kelenjar Bulbo Uretralis yang memilki panjang 2-5 cm. fungsi hampir sama dengan
kelenjar prostat.
4) Vesikula seminalis.
Prostat dan vesikula seminalis menghasilkan cairan yang merupakan sumber makanan bagi
sperma. Cairan ini merupakan bagian terbesar dari semen. Cairan lainnya yang membentuk
semen berasal dari vas deferens dan dari kelenjar lendir di dalam kepala penis.
B. Fisiologi Sistem Reproduksi Pria
1. Hormon pada Laki-laki
a. FSH
Menstimulir spematogenesis.
b. LH
Menstimulir Sel Interstitiil Leydig untuk memproduksi Testosteron.
c. Testosteron
Bertanggung jawab dalam perubahan fisik laki-laki terutama organ seks sekundernya.
Efek hormon testoteron pada pria:
Sebelum lahir:
a. Maskulinasi saluran reproduksi dan genital eksternal
b. Mendorong penurunan testis ke skrotum
Efek reproduksi
a. Pertumbuhan dan pematangan organ reproduksi
b. Penting dalam spermatogenesis
c. Pertumbuhan tanda kelamin sekunder
2. Spermatogenesis
Spermatogenesis adalah perkembangan spermatogonia menjadi spermatozoa.
Berlangsung 64 hari. Spermatogonia berkembang menjadi spermatozit primer. Spermatozit
primer menjadi spermatozit sekunder. Spermatozit sekunder berkembang menjadi spermatid.
Tahap akhir spermatogenesis adalah pematangan spermatid menjadi spermatozoa. Ukuran
spermatozoa adalah 60 mikron. Spermatozoa terdiri dari kepala, badan dan ekor.
C. Anatomi Sistem Reproduksi Wanita
1. Genetalia Eksterna (vulva)
Yang terdiri dari:
1) Tundun (Mons veneris)
Bagian yang menonjol meliputi simfisis yang terdiri dari jaringan dan lemak, area ini
mulai ditumbuhi bulu (pubis hair) pada masa pubertas. Bagian yang dilapisi lemak, terletak di
atas simfisis pubis.
2) Labia Mayora
Merupakan kelanjutan dari mons veneris, berbentuk lonjong. Kedua bibir ini bertemu
di bagian bawah dan membentuk perineum. Labia mayora bagian luar tertutp rambut, yang
merupakan kelanjutan dari rambut pada mons veneris.
3) Labia Minora
Bibir kecil yang merupakan lipatan bagian dalam bibir besar (labia mayora), tanpa
rambut. Setiap labia minora terdiri dari suatu jaringan tipis yang lembab dan berwarna
kemerahan;Bagian atas labia minora akan bersatu membentuk preputium dan frenulum
clitoridis, sementara bagian.
4) Klitoris
Merupakan bagian penting alat reproduksi luar yang bersifat erektil. Glans clitoridis
mengandung banyak pembuluh darah dan serat saraf sensoris sehingga sangat sensitif.
Analog dengan penis pada laki-laki.
5) Vestibulum (serambi)
Merupakan rongga yang berada di antara bibir kecil (labia minora). Pada vestibula
terdapat 6 buah lubang, yaitu orifisium urethra eksterna, introitus vagina, 2 buah muara
kelenjar Bartholini, dan 2 buah muara kelenjar paraurethral.

6) Himen (selaput dara)


Terdiri dari jaringan ikat kolagen dan elastic. Lapisan tipis ini yang menutupi
sabagian besar dari liang senggama, di tengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat
mengalir keluar.
7) Perineum (kerampang)
Terletak di antara vulva dan anus, panjangnya kurang lebih 4 cm. Dibatasi oleh otot-
otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus. Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja
dari sphincter ani
2. Genetalia Interna
1) Vagina
Merupakan saluran muskulo-membraneus yang menghubungkan rahim dengan vulva.
Jaringan muskulusnya merupakan kelanjutan dari muskulus sfingter ani dan muskulus levator
ani, oleh karena itu dapat dikendalikan.
Fungsi utama vagina:
1) Saluran untuk mengeluarkan lendir uterus dan darah menstruasi.
2) Alat hubungan seks.
3) Jalan lahir pada waktu persalinan.
2) Uterus
Merupakan Jaringan otot yang kuat, terletak di pelvis minor diantara kandung kemih
dan rektum. Dinding belakang dan depan dan bagian atas tertutup peritonium, sedangkan
bagian bawah berhubungan dengan kandung kemih.
Bentuk uterus seperti bola lampu dan gepeng.
1) Korpus uteri : berbentuk segitiga
2) Serviks uteri : berbentuk silinder
3) Fundus uteri : bagian korpus uteri yang terletak diatas kedua pangkal tuba.
3) Tuba Fallopii
Tuba fallopii merupakan tubulo-muskuler, dengan panjang 12 cm dan diameternya
antara 3 sampai 8 mm. fungsi tubae sangat penting, yaiu untuk menangkap ovum yang di
lepaskan saat ovulasi, sebagai saluran dari spermatozoa ovum dan hasil konsepsi, tempat
terjadinya konsepsi, dan tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil konsepsi sampai
mencapai bentuk blastula yang siap melakukan implantasi.
4) Ovarium
Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari terletak kiri dan kanan uterus di bawah
tuba uterina dan terikat di sebelah belakang oleh ligamentum latum uterus. Setiap bulan
sebuah folikel berkembang dan sebuah ovum dilepaskan pada saat kira-kira pertengahan (hari
ke-14) siklus menstruasi. Ovulasi adalah pematangan folikel de graaf dan mengeluarkan
ovum. Ketika dilahirkan, wanita memiliki cadangan ovum sebanyak 100.000 buah di dalam
ovariumnya, bila habis menopause. Ovarium yang disebut juga indung telur, mempunyai 3
fungsi:
a. Memproduksi ovum
b. Memproduksi hormone estrogen
c. Memproduksi progesterone
D. Fisiologi Sistem Reproduksi Wanita
Hormon Reproduksi pada wanita
a. Hormon FSH yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel folikel sekitar sel
ovum.
b. Hormon Estrogen yang berfungsi merangsang sekresi hormone LH.
c. Hormon LH yang berfungsi merangsang terjadinya ovulasi (yaitu proses ematangan sel
ovum).
d. Hormon progesteron yang berfungsi untuk menghambat sekresi FSH dan LH
E. Siklus Menstruasi
Siklus mnstruasi terbagi menjad 4. wanita yang sehat dan tidak hamil, setiap bulan
akan mengeluarkan darah dari alat kandungannya.
a. Stadium menstruasi (Desquamasi), dimana endometrium terlepas dari rahim dan adanya
pendarahan selama 4hari.
b. Staduim prosmenstruum (regenerasi), dimana terjadi proses terbentuknya endometrium
secara bertahap selama 4hr
c. Stadium intermenstruum (proliferasi), penebalan endometrium dan kelenjar tumbuhnya lebih
cepat.
d. Stadium praemenstruum (sekresi), perubahan kelenjar dan adanya penimbunan glikogen
guna mempersiapkan endometrium.
F. Hormon-Hormon Reproduksi
1. Estrogen
Estrogen dihasilkan oleh ovarium. Ada banyak jenis dari estrogen tapi yang paling
penting untuk reproduksi adalah estradiol. Estrogen berguna untuk pembentukan ciri-ciri
perkembangan seksual pada wanita yaitu pembentukan payudara, lekuk tubuh, rambut
kemaluan,dll.
2. Progesterone
Hormon ini diproduksi oleh korpus luteum. Progesterone mempertahankan ketebalan
endometrium sehingga dapat menerima implantasi zygot.
3. Gonadotropin Releasing Hormone
GNRH merupakan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus diotak. GNRH akan
merangsang pelepasan FSH (folikl stimulating hormone) di hipofisis.
4. FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinizing Hormone)
Kedua hormon ini dinamakan gonadotropoin hormon yang diproduksi oleh hipofisis
akibat rangsangan dari GNRH. FSH akan menyebabkan pematangan dari folikel. Dari folikel
yang matang akan dikeluarkan ovum.
5. LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone)
Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. Bersama FSH, LH berfungsi
memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan
terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge).
6. HCG (Human Chorionic Gonadotrophin)
Berfungsi meningkatkan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid
terutama pada masa kehamilan awal. Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan
sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini, tes Pack, dsb).
7. LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin
Diproduksi di hipofisis anterior, memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi
dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sistem reproduksi pria dan wanita berbeda. Pada reproduksi pria memiliki penis dan
kelenjar testis untuk menghasilkan sperma, kematangan sel sperma di tandai dengan mimpi
basah pada usia pubertas Pada system reproduksi wanita memiliki vagina dan ovarium untuk
menghasilkan ovum. Kematangan sel telur atu ovum ditandai menarche pada usia antara 13-
16 tahun. Apabila terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel ovum akan terjadi kehamilan
yang akan berkembang menjadi janin.
B. Saran
Pengetahuan mengenai seks & seksualitas hendaknya dimiliki oleh semua orang.
Dengan pengetahuan yang dimiliki diharapkan orang tersebut akan dapat menjaga alat
reproduksinya untuk tidak digunakan secar bebas tanpa mengatahui dampaknya, Pengetahuan
yang diberikan harus mudah dipahami, tepat sasaran, dan tidak menyesatkan. Dengan
demikian orang tersebut akan dapat menghadapi rangsangan dari luar dengan cara yang sehat,
matang dan bertanggung jawab.
DAFTAR PUSTAKA

Ayu Febri Wulandari. (2011). Biologi Reproduksi. Jakarta : Salemba Medika


Campbell, Jane B. Reece, dan Lawrence G. Mitchell. (2003). Biologi, Jilid I. edisi
ke-5, terj. Rahayu Lestari. Jakarta: Erlangga.
Glencoe. (2008). Biology. USA : The McGraw-Hill Companies, Inc
Evelyn C, Pearce. (2009). Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka
Utama.
Hanum Marimbi. (2010). Biologi Reproduksi. Yogyakarta : Nusa Medika
Hagewen, K. J. (2002). The Biodemography of Human Reproduction and Fertility. Social Biology,
49(3), 249-251.
Kushnick, G. (2012). Reproduction and adaptation: Topics in human reproductive ecology. Human
Biology, 84(1), 91-92.
Nyayu Syamsiar Nangsari. (1988). Pengantar Fisiologi Manusia. Jakarta: Depdikbud.
Sadava. (2008). Life : The Science of Biology. Eight Edition. USA : Sinaeur Associates, Inc
Soewolo. (2010). Pengantar Fisiologi Hewan. Jakarta : Dirjen Dikti Depdiknas

Sugeng Mashudi. (2011). Buku Ajar Anatomi dan Fisiologi Dasar. Jakarta: Salemba Medika.
Diposkan oleh makmur sity Rayya_Net di 02.23
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke
Pinterest

1 komentar:

1.

beni doank27 Februari 2016 07.42

makasih artikelnya admin,,,bermanfaat bagi banyak orang dan mudah di pahami,,di


klik jugaArtikel kesehatan terbaru

Balas

Tambahkan komentar
Muat yang lain...
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)
Beranda

ads

Total Pageviews

1,730

Backlink
Subscribe
Pedidos
Google+ Followers
Super Ofertas
Followers
Blog Archive
2015 (27)
o November (1)
o Juli (24)
makalah peran serta masyarakat
makalah perkembangan psikologi pada anak
mklh permasalahan kesehatan wanita dlm dimensi sos...
mklh PERSONAL HYGIENE pada ibu nifas
MAKALAH SISTEM REPRODUKSI PADA WANITA DAN PRIA
makalah tarekat
mklh tinjauan hukum islam terhadap jual beli bersy...
mklh obat Analgetika-Antipiretika
makalah Perkembangan dan Model Telenursing
PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM
TUK...
skipsi Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah pl...

Makalah aliran syiah
MAKALAH_EPIDEMIOLOGI
makalah jenis asam jenuh
kebijakan pemerintah terhadap penyakit hipertensi
kebutuhan psikologi pada ibu haml
Makalah Manajemen Keuangan
Makalah Mekanisme Terjadinya Neoplasma
makalah PELAYANAN IBU POST PARUM YANG INGIN BER
KB...
makalah program rehabilitas kerja
makalah psikologi kepribadian teori b.f skinner da...
makalah profesi pendidikn
makalah keterkaitan ekonomi kesehatan
o Juni (2)

Popular Posts

Makalah Manajemen Keuangan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap individu pasti memiliki


manajemen dalam menjalankan aktivitas hidupnya. Dengan a...

mklh PERSONAL HYGIENE pada ibu nifas

PERSONAL HYGIENE (PERAWATAN DIRI) PADA IBU NIFAS NAMA :


MULIA ULFA NIM : 092401 S 13043 BAB I PENDAHULUAN ...

makalah perkembangan psikologi pada anak

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam makalah ini, penulis akan


membahas tentang psikologi perkembangan usia pre school,anak. S...

MAKALAH SISTEM REPRODUKSI PADA WANITA DAN PRIA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem reproduksi adalah sistem yang


berfungsi untuk berkembang biak. Terdiri dari testis, ovar...

makalah perilaku ekonomi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Makhluk hidup tidak akan pernah lepas
dari kebutuhan. Terutama manusia. Manusia memiliki ke...

PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM TUKAR


MENUKAR TAMBAH MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI KASUS KOTA
SIGLI)

PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM TUKAR


MENUKAR TAMBAH MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI KASUS KOTA
SIGLI) A. Latar Belakang ...

Makalah aliran syiah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada dewasa ini aliran syiah


merupakan salah stu aliran yang actual di bicarakan dalam berb...

makalah Perkembangan dan Model Telenursing

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Era global merupakan awal dari segala
perkembangan dunia secara menyeluruh termasuk didalamnya ...

Makalah Mekanisme Terjadinya Neoplasma

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kanker bukan suatu penyakit, tetapi


beragam penyakit yang sama-sama memiliki gambaran kekac...

kebijakan pemerintah terhadap penyakit hipertensi

Diberitakan bahwa ribuan PNS di Kabupaten Pidie terkena penyakit hipertensi


(tekanan darah tinggi). Pemerintah melakukan kebijakan terhadap...

Blog Archive
2015 (27)
o November (1)
o Juli (24)
makalah peran serta masyarakat
makalah perkembangan psikologi pada anak
mklh permasalahan kesehatan wanita dlm dimensi sos...
mklh PERSONAL HYGIENE pada ibu nifas
MAKALAH SISTEM REPRODUKSI PADA WANITA DAN PRIA
makalah tarekat
mklh tinjauan hukum islam terhadap jual beli bersy...
mklh obat Analgetika-Antipiretika
makalah Perkembangan dan Model Telenursing
PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM
TUK...
skipsi Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah pl...

Makalah aliran syiah
MAKALAH_EPIDEMIOLOGI
makalah jenis asam jenuh
kebijakan pemerintah terhadap penyakit hipertensi
kebutuhan psikologi pada ibu haml
Makalah Manajemen Keuangan
Makalah Mekanisme Terjadinya Neoplasma
makalah PELAYANAN IBU POST PARUM YANG INGIN BER
KB...
makalah program rehabilitas kerja
makalah psikologi kepribadian teori b.f skinner da...
makalah profesi pendidikn
makalah keterkaitan ekonomi kesehatan
o Juni (2)

Pages
Beranda

perilaku ekonomi
bab 1 pendahuluan sampai daftar pustaka silahkan disebelah kanan pada judulnya

Wisata
profesi pendidikan
BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Profesi Profesi berasal dari bahasa latin Proffesio
yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan pekerjaan. Bila artinya dibuat dalam
pengertian yang lebih luas menjadi kegiatan apa saja dan siapa saja untuk memperoleh
nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu. Sedangkan dalam arti sempit profesi
berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut
daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik. Terdapat beberapa pendapat para
ahli tentang profesi: 1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Profesi adalah bidang
pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampulan, kejuruan dsb) tertentu. 2.
Menurut Sanusi (1991) Profesi adalah suatu jabatan yang memiliki fungsi dan signifikan
yang menentukan (erusial) 3. Menurut wikipedia Profesi adalah pekerjaan yang
membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi
biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus
untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran,
keuangan, militer, teknik desainer, tenaga pendidik. 4. Menurut Sirendi Profesi adalah
pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan
yang mengandalkan suatu keahlian. 5. Menurut SCHEIN, E.H (1962) Profesi adalah suatu
kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang
berasal dari perannya yang khusus di masyarakat 6. Menurut Oemar Hamalik Profesi adalah
suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya.
Oemar Hamalik (1984 : 2) sampai pada suatu kesimpulan bahwa hakikat profesi adalah suatu
pernyataan atau suatu janji yang terbuka. Suatu profesi mengandung unsur pengabdian
(Oemar Hamalik, 1984 : 3) menurutnya, suatu profesi bukanlah dimaksudkan untuk mencari
keuntungan materi belaka, melainkan untuk pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian
seorang profesional menunjuk pada pengutamaan kepentingan orang banyak daripada
kepentingan diri Jadi dapat disimpulkan bahwa profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan
yang menuntut keterampilan dari pelakunya dan membutuhkan pelatihan serta penguasaan
terhadap suatu pengetahuan khusus sendiri. B. Hakekat Profesi Kependidikan Jika profesi
adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keterampilan dari pelakunya dan
membutuhkan pelatihan serta penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Kemudian
kependidikan adalah proses pembelajaran bagi individu untuk mencapai pengetahuan dan
pemahaman yang lebih tinggi mengenai obyek-obyek tertentu dan spesifik. Pengetahuan
tersebut diperoleh secara formal yang berakibat individu mempunyai pola pikir dan perilaku
sesuai dengan pendidikan yang telah diperolehnya. Jadi profesi kependidikan adalah suatu
tenaga kependidikan yang memiliki peranan penting dalam menunjang penyelenggaraan
pendidikan yang meliputi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang dalam mekanisme
kerjanya di kuasai kode etik. Layanan yang terdapat pada profesi kependidikan adalah adanya
ikatan profesi, adanya kode etik, pengendalian batas kewenangan dan adanya pengaturan
hukum untuk mengontrol praktik. Jadi dapat diketahui bahwa jenis profesi kependidikan ada
dua yaitu pendidik dan tenaga kependidikan. Profesi Kependidikan Di dalam UU No.20
tahun 2003 pasal 39 ayat 2 tentang sisdiknas disebutkan bahwa pendidik merupakan tenaga
profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai
hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. Pendidik di
Indonesia lebih dikenal dengan pengajar, adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi
dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik. Pendidik
mempunyai sebutan lain sesuai kekhususannya yaitu diantaranya guru, dosen, konselor,
pamong belajar, widyaswara, tutor, instruktur, fasilitator, ustadz dll. Sedangkan tenaga
kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk
menunjang penyelenggaraan pendidikan. Tenaga pendidikan bertugas melaksanakan
administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk
menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Dari definisi di atas jelas bahwa
tenaga kependidikan memiliki lingkup profesi yang lebih luas, yang juga mencakup di
dalamnya tenaga pendidik., pustakawan, staf administrasi, staf pusat sumber belajar. Kepala
sekolah adalah diantara kelompok profesi yang masuk dalam kategori sebagai tenaga
kependidikan. Sementara mereka yang disebut pendidik adalah orang-orang yang dalam
melaksanakan tugasnya akan berhadapan dan berinteraksi langsung dengan para peserta
didiknya dalam suatu proses yang sistematis, terencana, dan bertujuan. Penggunaan istilah
dalam kelompok pendidik tentu disesuaikan dengan lingkup lingkungan tempat tugasnya
masing-masing. Guru dan dosen, misalnya, adalah sebutan tenaga pendidik yang bekerja di
sekolah dan perguruan tinggi. Mencermati tugas yang digariskan oleh Undang-undang di atas
khususnya untuk pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan sekolah, jelas
bahwa ujung dari pelaksaan tugas adalah terjadinya suatu proses pembelajaran yang berhasil.
Segala aktifitas yang dilakukan oleh para pendidik dan tenaga kependidikan harus mengarah
pada keberhasilan pembelajaran yang dialami oleh para peserta didiknya. Berbagai bentuk
pelayanan administrasi yang dilakukan oleh para administratur dilaksanakan dalam rangka
menunjang kelancaran proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru, proses pengelolaan
dan pengembangan serta pelayanan-pelayanan teknis lainnya yang dilakukan oleh para
manajer sekolah juga harus mendorong terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas dan
efektif. Lebih lagi para pendidik (guru), mereka harus mampu merancang dan melaksanakan
proses pembelajaran dengan melibatkan berbagai komponen yang akan terlibat dalamnya.
Definisi khusus profesi keguruan adalah sebagai berikut: 1. Jabatan yang melibatkan kegiatan
intelektual Jelas sekali bahwa jabatan guru memenyuhi kriteria ini, karena mengajar
melibatkan upaya-upaya yang sangat didominasi kegiatan intektual. Bahwa kegiatan-kegiatan
yang dilakukan anggota professional ini adalah dasar bagi persiapan semua kegiatan
professional lainnya oleh sebab itu, mengajar sering kali disebut sebagai ibu dari segala
profesi (Stinnett dan Huggett, 1963)

Kuliner
Kerajaan
kota
Suku
Popular Posts

Makalah Manajemen Keuangan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap individu pasti memiliki


manajemen dalam menjalankan aktivitas hidupnya. Dengan a...

mklh PERSONAL HYGIENE pada ibu nifas

PERSONAL HYGIENE (PERAWATAN DIRI) PADA IBU NIFAS NAMA :


MULIA ULFA NIM : 092401 S 13043 BAB I PENDAHULUAN ...

makalah perkembangan psikologi pada anak

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam makalah ini, penulis akan


membahas tentang psikologi perkembangan usia pre school,anak. S...

MAKALAH SISTEM REPRODUKSI PADA WANITA DAN PRIA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem reproduksi adalah sistem yang


berfungsi untuk berkembang biak. Terdiri dari testis, ovar...

makalah perilaku ekonomi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Makhluk hidup tidak akan pernah lepas
dari kebutuhan. Terutama manusia. Manusia memiliki ke...

PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM TUKAR


MENUKAR TAMBAH MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI KASUS KOTA
SIGLI)

PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM TUKAR


MENUKAR TAMBAH MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI KASUS KOTA
SIGLI) A. Latar Belakang ...

Makalah aliran syiah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada dewasa ini aliran syiah


merupakan salah stu aliran yang actual di bicarakan dalam berb...

makalah Perkembangan dan Model Telenursing

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Era global merupakan awal dari segala
perkembangan dunia secara menyeluruh termasuk didalamnya ...

Makalah Mekanisme Terjadinya Neoplasma

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kanker bukan suatu penyakit, tetapi


beragam penyakit yang sama-sama memiliki gambaran kekac...

kebijakan pemerintah terhadap penyakit hipertensi

Diberitakan bahwa ribuan PNS di Kabupaten Pidie terkena penyakit hipertensi


(tekanan darah tinggi). Pemerintah melakukan kebijakan terhadap...

About Me

makmur sity Rayya_Net


Lihat profil lengkapku
Popular Posts Kerajaan

Makalah Manajemen Keuangan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Setiap individu pasti


memiliki manajemen dalam menjalankan aktivitas hidupnya. Dengan
a...

makalah Perkembangan dan Model Telenursing

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Era global merupakan


awal dari segala perkembangan dunia secara menyeluruh termasuk
didalamnya ...

mklh PERSONAL HYGIENE pada ibu nifas

PERSONAL HYGIENE (PERAWATAN DIRI) PADA IBU NIFAS


NAMA : MULIA ULFA NIM : 092401 S 13043 BAB
I PENDAHULUAN ...

makalah perilaku ekonomi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Makhluk hidup tidak


akan pernah lepas dari kebutuhan. Terutama manusia. Manusia
memiliki ke...

makalah perkembangan psikologi pada anak

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam makalah ini,


penulis akan membahas tentang psikologi perkembangan usia pre
school,anak. S...

kebijakan pemerintah terhadap penyakit hipertensi

Diberitakan bahwa ribuan PNS di Kabupaten Pidie terkena penyakit


hipertensi (tekanan darah tinggi). Pemerintah melakukan kebijakan
terhadap...

makalah peran serta masyarakat

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Angka Kematian Ibu


(AKI), Angka Kematian Balita (AKABA) dan Angka Kematian Bayi
(AKB) merupaka...

makalah keterkaitan ekonomi kesehatan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang. Ilmu ekonomi kesehatan


yang merupakan hasil dari integrasi dua disiplin ilmu yangtelah baku
,yai...

Makalah aliran syiah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada dewasa ini aliran


syiah merupakan salah stu aliran yang actual di bicarakan dalam berb...

PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM


TUKAR MENUKAR TAMBAH MENURUT HUKUM ISLAM
(STUDI KASUS KOTA SIGLI)

PRAKTEK JUAL BELI PERHIASAN EMAS DENGAN SISTEM


TUKAR MENUKAR TAMBAH MENURUT HUKUM ISLAM
(STUDI KASUS KOTA SIGLI) A. Latar Belakang ...
Template Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.