Anda di halaman 1dari 11

Kelompok 2

1. Septiana devi
2. Maulvi yulia permata sani
3. Sagita redia lestari
4. Deti sumiarsi
5. Nilam fajrina pratami
6. Raida ulfa hariani
7. Yola sasmita apriani
8. Heri agung ramdani
A. Pengertian Kelompok Sosial
Kelompok sosial adalah merupakan sekumpulan
atau sekelompok orang yang ada di masyarakat dan
memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan
saling berinteraksi satu sama lain, serta biasanya
memiliki suatu kesuakaan yang sama (hobbi,
pekerjaan, aktivitas, dsb). Kelompok diciptakan
oleh anggota masyarakat. Kelompok juga dapat
mempengaruhi perilaku para anggotanya
 Berikut ini adalah pengertian kelompok sosial menurut para
ahli.
 1. Menurut Soerjono Soekanto Pengertian dari Kelompok sosial
adalah himpunan atau kesatuan kesatuan manusia yang hidup
bersama karena saling berhubungan di antara mereka secara
timbal balik dan saling mempengaruhi.
 2. Menurut Paul B. Horton dan Chester L Hunt
 Istilah kelompok sosial diartikan sebagai kumpulan manusia yang
memiliki kesadaran akan keanggotannya dan saling berinteraksi.
 3. Menurut George Homans
 Kelompok adalah kumpulan individu yang melakukan kegiatan,
interaksi, dan memiliki perasaan untuk membentuk suatu
keseluruhan yang terorganisasi dan berhubungan timbal balik.
 4. Menurut wikipedia
 kelompok sosial adalah dalah kumpulan manusia yang memiliki
kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi.

 Contoh-contoh Kelompok Sosial
 Berikut ini ada beberapa contoh kelompok sosial yang ada di
masyarakat :
 § Komunitas Pecinta Google
 § Remaja Masjid
 § Karang Taruna
 § Kelompok Sosial Arisan
 § Komunitas Pecinta Alam
 § Ibu ibu PKK
 § Kelompok Futsal Ibu ibu
 § Komunitas Senam Sehat Hari Minggu
 § Komunitas Pemuda
 § Kelompok Sosial Peduli Bersama
 § Kelompok Relawan
 § Dan lain Sebagainya

 B. Ciri-ciri Kelompok Sosial
 Menurut Soerjono Soekato, suatu himpunan manusia atau yang dikatan
sebagai kelompok sosial memiliki ciri kurang lebih sebagai berikut :
 a. Setiap anggota kelompok harus memiliki kesadaran bahwa ia adalah
sebagian dari kelompok yang bersangkutan.
 b. Adanya hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan
anggota yang lainnya.
 c. Ada suatu faktor yang dimiliki bersama, sehingga hubungan antara
mereka bertambah erat, misalnya: nasib yang sama, kepentingan yang
sama, tujuan yang sama, ideologi politik yang sama, dan lain-lain.
 d. Berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola perilaku.
 e. Bersistem dan berproses.
 f. Memiliki struktur sosial sehingga kelangsungan hidup kelompok
tergantung pada kesungguhan anggotannya dalam melaksanakan
perannya
 g. Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan diantara para
anggotanya
 h. Memiliki kepentingan bersama.
1. Dorongan untuk mempertahankan hidup
2. Dorongan untuk meneruskan keturunan
3. Dorongan untuk meningkatkan efisiensi dan
efektivitas kerja
4. ke suatu tempat dan bertemu dengan orang
yang sama-sama merantau dan berasal dari
daerah yang sama, maka orang tersebut
merasa ada ikatan batin, meskipun semula
belum saling mengenal ketika
 Kelompok merupakan konsep yang sangat umum
dipakai dalam sosiologi dan antropologi.
Sebenarnya kelompok merupakan kumpulan
manusia yang memiliki syarat-syarat tertentu,
dengan kata lain tidak semua pengumpulan
manusia dapat disebut sebagai kelompok.
 Robert Biersted menyebut adanya tiga kriteria
kelompok, yaitu: (1) ada atau tidaknya
organisasi, (2) ada atau tidaknya hubungan sosial
di antara warga kelompok, dan (3) ada atau
tidaknya kesadaran jenis di antara orang-orang
yang ada dalam kelompok dimaksud.
1. Adanya interaksi sesama anggota masyarakat
2. Menempati wilayah dengan batas-batas
tertentu
3. Saling tergantung satu dengan lainnya
4. Memiliki adat istiadat tertentu /
kebudayaan
5. Memiliki identitas bersama
1. Kelompok sosial sebagai unsur pembentuk
masyarakat Salah satu unsur yang
membentuk masyarakat adalah adanya
kelompok sosial.
2. Kelompok sosial sebagai dinamisator
masyarakat Dalam masyarakat terdiri dari
berbagai kelompok sosial yang beraneka
ragam
3. Kelompok sosial sebagai pengikat
masyarakat Dalam sebuah kelompok sosial
perlu adanya ikatan antara individu dengan
kelompok dalam masyarakat agar kehidupan
masyarakat yang dapat berjalan dengan baik
dan dapat terhindar dari konflik.
Kita sebagai makhluk sosial tidak akan bisa hidup
tanpa bantuan orang lain. Salah satu bentuk kerja
sama kita dengan orang lain yaitu dengan membentuk
kelompok sosial. Dalam sebuah kelompok sosial dapat
membantu kita untuk mempermudah menyelesaikan
suatu urusan, tugas atau tujuan dengan cara bekerja
sama.
Pekerjaan yang terasa sulit kita kerjakan sendiri
akan menjadi lebih mudah jika dikerjakan secara
berkelompok sebab dalam suatu anggota kelompok ,
setiap anggota mempunyai keahlian khusus di
bidangnya masing-masing, sehinga terjadilah
pembagian tugas dan spesifikasi kerja yang membuat
hasil dari pekerjaan tersebut menjadi maksimal.