Anda di halaman 1dari 2

SOP

PENDOKUMENTASIAN Ditetapkan Oleh :

YANG BAIK DAN BENAR Direktur Rumah Sakit Umum Sambas

Pengertian 1. Dokumentasi adalah suatu pencatatan dan pelaporan informasi tentang


kondisi dan perkembangan kesehatan pasien dan semua kegiatan yang
dilakukan oleh petugas kesehatan (bidan, dokter / perawat dan petugas
kesehatan lainnya).
2. Yang dimaksud pendokumentasian pada poin pertama adalah
sebagai berikut :
a) Tulisan yang berisi komunikasi tentang kenyataan yang
esensial untuk menjaga kemungkinan - kemungkinan yang bisa
terjadi untuk suatu periode tertentu.
b) Menyiapkan dan memelihara kejadian-kejadian yang
diperhitungkan melalui lembaran catatan dokumen.
c) Membuat catatan pasien yang otentik tentang kebutuhan
pelayanan, mengidentifikasi masalah pasien, merencanakan,
menyelenggarakan, dan mengevaluasi.
d) Memantau catatan profesional dan data dari pasien.
Kegiatan pelayanan perkembangan pasien menjadi sehat atau
sakit dan hasil kegiatan pasien.
e) Melaksanakan kegiatan keperawatan, misalnya : pencegahan
penyakit, peningkatan kesehatan, perawatan penurunan penderitaan.
Tujuan Seluruh rangkaian kegiatan perbaikan kinerja mulai dari monitoring dan
penilaian kinerja, analisis kinerja, penyusunan rencana perbaikan,
pelaksanaan perbaikan dan evaluasi terhadap kegiatan perbaikan
kinerja perlu didokumentasikan untuk menunjukkan kesinambungan proses
perbaikan kinerja dan merupakan sarana pembelajaran bagi
penanggungjawab upaya, pelaksana upaya, lintas upaya dilintas
sektor terkait.

Kebijakan SK Pendokumentasian Kegiatan Perbaikan Kinerja

Referensi Permenkes No.46 tentang Akreditasi Puskesmas

Prosedur 1. Menyiapkan kerangka prosedur masing-masing program.


2. Menetapkan waktu dan tempat untuk melakukan kegiatan
pendokumentasian kegiatan perbaikan kinerja.
3. Sasarannya adalah penanggung jawab masing-masing program
4. Melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen dan bukti-bukti
dari monitoring dan penilaian kinerja, analisis kerja, penyusunan
rencana perbaikan dan evaluasi terhadap kegiatan perbaikan.
5. Membuat laporan kegiatan pendokumentasian kegiatan perbaikan
kinerja.
6. Menyusun renana kegiatan program dengan kegiatan.
7. Menyerahkan hasil RKP kepada Direktur Rumah Sakit sebagai bentuk
pertanggungjawaban kegiatan
8. Mengarsipkan laporan masing-masing unit.
Unit terkait Masing-masing unit