Anda di halaman 1dari 7

JOB SHEET

NAMA PERASAT : MEMBERIKAN SUNTIKAN CAMPAK SUB CUTAN

REFERENSI : Kusmiyati,Yuni. 2007. Keterampilan Dasar Praktek Klinik


Kebidanan. Jakarta: Fitramaya.

Mahasiswa dapat:
1. Menyiapkan alat untuk suntikan sub cutan sesuai dengan pedoman yang telah diberikan.
2. Melakukan suntikan secara sub cutan sesuai dengan prosedur yang ada pada job sheet.

DASAR TEORI

A. PENGERTIAN
Imunisasi campak adalah suatu proses memasukkan virus campak yang sudah dilemahkan ke
dalam tubuh guna merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi atau
kekebalan terhadap penyakit campak.

B. PETUNJUK
1. Baca dan pelajari lembar kerja.
2. Siapkan alt-alat yang dibutuhlan dan susun sevara ergonomis.
3. Ikuti petunjuk yang ada pada job sheet.
4. Bekerja secara hati-hati dan teliti.

C. KESELAMATAN KERJA
1. Patuhi prosedur pekerjaan
2. Perhatikan keadaan umum klien pada saat penyuntikan dan setelah penyuntikan.
3. Pastikan 5 benar dalam prosedur pengobatan (benar ordernya, benat obatnya, benar cara
pemberiannya, benar pasiennya, benar waktu pemberiannya).
4. Perhatikan kondisi alat sebelum bekerja untuk menilai kelayakan penggunaannya.
5. Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau dan sistematis oleh petugas.
6. Penyuntikan ada pemberian imunisasi desinfeksi tidak menggunakan kapas alkohol tetapi
menggunakan kapas air matang ( DTT).
7. Dekontaminasi spuit dengan diiisi larutan chlorin 0,5%, setelh dipakai untuk menghindari
kontaminasi petugas.

PERALATAN DAN PERLENGKAPAN


1. Spuit steril 3 ml atau 5 ml atau spuit imunisasi.
2. Bak instrument
3. Kom
4. Perlak dan alasnya
5. Bengkok
6. Wastafel/tempat cuci tangan
7. Handuk/ lap tangan
8. Kapas
9. Obat injeksi dalam vial atau ampul
10. Daftar pemberian obat
11. Waskom berisi larutan chlorin 0,5 %

NO LANGKAH KERJA ILUSTRASI

1 PERSIAPAN
Beri penjelasan pada pasien tentang prosedur yang
akan dilakukan

2 Siapkan alat

3 Menutup sampiran

3 Atur posisi bayi senyaman mungkin

4 Mencuci Tangan dengan sabun dan air yang


mengalir
5 Memakai Handscoon

6 Memeriksa kadaluarsa vaksin

7 Mematahkan ampul pelarut vaksin dan


mencampurkan dengan bubuk vaksin dengan spuit 5
cc dan kocok hingga tercampur

8 Menghisap vaksin sebanyak 0,5 cc dengan spuit 1 cc


dengan flakon terbalik di atas jarum suntik

9 Cabut jarum dan pastikan dosis vaksin 0,5 cc dan


tidak terdapat gelembung udara

10 Disinfeksi lengan kiri bagian deltoid dengan kapas


hangat dan pegang lengan anak agar tidak bergerak

11 Suntikkan vaksin dengan posisi spuit 45 º (sub cutan)


dan tarik piston keatas untuk memastikan tidak
terkena pembuluh darah

12 Setelah aspirasi, lakukan penyuntikan dengan


perlahan
13 Setelah vaksin masuk semua, cabut spuit dan usap
bekas suntikan dengan kapas hangat dengan perlahan

14 Letakkan spuit habis pakai di box yang telah


disiapkan

15 Lepas sarung tangan, rendam dalam larutan chlorin


0,5 % selama 10 menit

16 Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,


keringkan dengan handuk bersih

17 Lakukan dokumentasi tindakan yang telah dilakukan

EVALUASI

Dosen menilai dan mengamati secara objektif mengenai cara kerja


mahasiswa secara individu dengan menggunakan daftar tilik.
JOB SHEET

NAMA PERASAT : MEMBERIKAN SUNTIKAN BCG INTRACUTAN


UNIT : KDK
REFERENSI : Kusmiyati,Yuni. 2007. Keterampilan Dasar Praktek Klinik Kebidanan.
Jakarta: Fitramaya.

Mahasiswa dapat:
1. Menyiapkan alat untuk suntikan sub cutan sesuai dengan pedoman yang telah diberikan.
2. Melakukan suntikan secara sub cutan sesuai dengan prosedur yang ada pada job sheet.

PETUNJUK
1. Baca dan pelajari lembar kerja.
2. Siapkan alt-alat yang dibutuhlan dan susun sevara ergonomis.
3. Ikuti petunjuk yang ada pada job sheet.
4. Bekerja secara hati-hati dan teliti.
KESELAMATAN KERJA
1. Patuhi prosedur pekerjaan
2. Perhatikan keadaan umum klien pada saat penyuntikan dan setelah penyuntikan.
3. Pastikan 5 benar dalam prosedur pengobatan (benar ordernya, benat obatnya, benr cara
pemberiannya, benar pasiennya, benar waktu pemberiannya.
4. Perhatikan kondisi alat sebelum bekerja untuk menilai kelayakan penggunaannya.
5. Letakkan peralatan pada tempat yang terjangkau dan sistematis oleh petugas.
6. Penyuntikan ada pemberian imunisasi desinfeksi tidak menggunakan kapas alkohol tetapi
menggunakan kapas air matang ( DTT).
7. Dekontaminasi spuit dengan diiisi larutan chlorin 0,5%, setelh dipakai untuk menghindari
kontaminasi petugas.
PERALATAN DAN PERLENGKAPAN
1. Spuit steril 3 ml atau 5 ml atau spuit imunisasi.
2. Bak instrument
3. Kom
4. Perlak dan alasnya
5. Bengkok
6. Wastafel/tempat cuci tangan
7. Handuk/ lap tangan
8. Kapas
9. Obat injeksi dalam vial atau ampul
10. Daftar pemberian obat
11. Waskom berisi larutan chlorin 0,5 %

PENUNTUN BELAJAR
MEMBERIKAN IMUNISASI BCG
ILUSTRASI
NO LANGKAH / TUGAS
1. Menyiapkan alat-alat di dekat bayi
Siapkanlah alat-alat dan bahan-bahan secara ergonomis

2. Menjelaskan kepada ibu ibu dan bayi mengenai prosedur yang akan
dilakukan
Bila ibu mengetahui dengan jelas mengenai prosedur/tindakan yang akan
dilakukan maka ia biasanya lebih mudah diajak untuk bekerjasama
3. Mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir lalu
mengeringkannya
Untuk pencegahan infeksi sebelum melaksanakan tindakan
Lepaskan semua perhiasan dari lengan dan tangan
4. Membuka ampul vaksin
Pastikan sebelumnya vaksin tidak kadaluarsa
5. Melilitkan plastik pada leher ampul dengan erat
6. Mempertahankan ampul vaksin pada lehernya dengan hati-hati keluar dari
lilitan
7. Melarutkan vaksin BCG dengan pelarut vaksin BCG
Gunakan semprit 5 cc yang steril
8. Menggoyang-goyangkan ampul vaksin hingga vaksin larut secara merata
9. Mengisi semprit dengan vaksin BCG menggunakan semprit 0,1 cc
10. Mengeluarkan gelembung udara
Perhatikan agar vaksin tidak terlalu banyak atau sedikit, ukur agar piston
tepat pada skala 0,05 cc

11. Mengatur posisi bayi


Bayi dapat dipangku ibunya atau dibaringkan

12. Membersihkan lengan kiri bayi dengan menggunakan kapas yang dibasahi air
matang
13. Memegang lengan anak dengan tangan kiri dan memegang semprit dengan
tangan kanan, lubang jarum semprit menghadap ke atas
14. Memasukkan ujung jarum ke dalam kulit sedikit mungkin melukai kulit
Penyuntikan dilakukan pada 1/3 lengan kanan bagian atas, suntikan
dilakukan secara intra cutan
15. Meletakkan ibu jari tangan kiri di atas ujung barrel. Memegang pangkal barrel
antara jari telunjuk dan jari tengah, lalu dorong piston dengan ibu jari tangan
kanan
16. Menyuntikkan 0,05 cc vaksin BCG
17. Mencabut jarum setelah vaksin habis
18. Merapikan kembali alat-alat yang telah dipergunakan

19. Mencuci kedua tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir lalu
mengeringkannya

20. Menulis di buku catatan mengenai tindakan yang telah dilakukan dan
memberitahukan hal-hal yang perlu diketahui oleh ibu bayi