Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH TENTANG

LIMIT FUNGSI
D
I
S
U
S
U
N

OLEH KELOMPOK :

NAMA : 1. NURDIANSYAH N
2. ISWANDA IMAWAN
3. EVI SAFITRI
4. RISKA PADILAH

KELAS : XI MIA – 1

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA

GURU PEMBIMBING : SANTI MARIA, S.Pd

SMA NEGERI 3 PANYABUNGAN


T.A. 2018/2019
LIMIT FUNGSI

1. Sejarah Limit
Limit dikembangkan dari masa ke masa, dikembangkan oleh berbagai peneliti untuk
mencapai suatu kesempurnaan di rumusnya. Salah satu penelitinya yaitu bernama Gottfried
Willhelm Leibniz (1646 - 1716). Leibniz adalah anak seorang profesor filsafat moral,
Friedrich Leibniz warganegara Jerman.
Tahun 1661, saat umur 15 tahun (tergolong jenius), dia masuk universitas Leipzig
dengan mengambil jurusan hukum. Ia baru menyadari bahwa minatnya merupakan di bidang
filsafat, namun ia tetap meluluskan kuliahnya di bidang hukum pada tahun 1663, sebelum ia
pindah ke Jena. Di sana, ia baru memahami pentingnya pembuktian matematika terhadap
logika dan filsafat. Filsafat menjadi alasan dasar mengapa Leibniz mempelajari Matematika
karena keduanya memiliki hubungan.

a. Pertemuan dengan Huygens


Ada dua tokoh yang menjadi pengaruh Leibniz dalam bidang matematika. Seorang
matematikawan bernama Erhard Wiegel dan juga seorang fisikawan bernama Christian
Huygen (jauh berpengaruh lebih besar) setelah mereka bertemu pada saat Leibniz berumur 26
tahun di Paris. Huygens memang seorang fisikawan, tapi karya-karya terbaiknya justru terkait
dengan horologi (ilmu tentang pengukuran waktu), sebagai peneliti tentang gerakan cahaya,
juga dalam bidang matematika. Huygens memberi Leibniz makalahnya tentang dasar
matematika pada pendulum buatannya kepada Leibniz. Melihat bagaimana matematika
bekerja dengan hebat, Leibniz memohon agar Huygens bersedia mengajarinya matematika.
Dengan senang hati Huygens bersedia.
Untuk memberi impresi kepada Huygens, Leibnez memamerkan hasil-hasil
penemuannya. Salah satu yang disebutkan adalah mesin penghitung yang dikatakannya jauh
lebih hebat dibanding buatan Pascal, yang hanya dapat menangani tambah dan kurang;
sedangkan mesin buatan Leibniz dapat menangani perkalian, pembagian dan menghitung akar
bilangan. Di bawah bimbingan Huygens, dengan cepat Leibniz menemukan jati dirinya, yaitu
sebagai seorang matematikawan. Proses pembelajaran dari Huygens sempat tertunda beberapa
bulan saat Leibniz harus bertugas di London sebagai Atase. Ketika di London, Leibniz
menghadiri pertemuan dengan Royal Society, dimana dia menunjukkan kerja mesin hitung
penemuannya. Penemuan dan hasil karyanya itu membuat Leibniz diangkat sebagai anggota
Royal Society berwarganagara asing (bukan orang Inggris) sebelum dia pulang ke Paris pada
tahun 1673. Tidak lama kemudian, Leibniz dan Newton pada saat hampir bersamaan diangkat
menjadi anggota Akademi Sains Perancis berwarganegaraan asing. Merasa puas dengan
prestasi yang diraih Leibniz, Huygens menyuruh anak didiknya ini terus menekuni
matematika. Dalam perpisahan dengan Huygens di Paris, guna kembali ke Hanover, Leibniz
berjanji akan menggunakan waktu senggangnya untuk menekuni matematika. Tahun 1676,
Leibniz mengabdikan dirinya pada Duke Brunswick-Luneburg. Newton dan Leibniz,
keduanya mengaku sebagai penemu kalkulus.

2. Pengertian Limit Fungsi Secara Informal


Untuk pengertian limit fungsi secara formal, lihat di atas. Secara informal, fungsi f
memberikan output f(x) untuk setiap input x. Anggap saja suatu fungsi memiliki batasan L
pada input p, maka f(x) bergerak mendekati L dan x bergerak mendekati p. Lebih khusus lagi,
jika f ditetapkan sebagai input yang cukup dekat dengan p, maka nilai outputnya akan
dipaksakan untuk mendekati L.
3. Contoh Limit Fungsi

1 0,841471…
0,1 0,998334…
0,01 0,999983…
Meskipun fungsi (sin x)/x tidak didefinisikan sebagai nol, x menjadi mendekati nol dan (sin
x)/x dipaksakan untuk mendekati 1. Dengan kata lain, batasan (sin x)/x sebagai x mendekati
nol sama dengan 1 atau dinotasikan sebagai:

4. Pengertian Limit Fungsi Menurut para Ahli


Salah satu contoh pengertiannya adalah menurut Austin Louis Cauchy:

Sebuah fungsi f(x) mempunyai jika dan hanya jika untuk sembarang bilangan

real maka terdapat bilangan real sedemikian hingga memenuhi:


maka
Pengertian tersebut dapat diartikan sebagai berikut: Jika x mendekati a, tetapi x tidak sama
dengan a, maka nilai f(x) mendekati nilai L.

5. Cara Menyelesaikan Limit


Untuk mencari nilai K, pada sebuah limit bisa dilakukan dengan beberapa cara:
1. Subtitusi nilai x=a
2. Metode Numerik
Syarat nilai limit adalah tidak boleh 0/0, terutama ketika Anda mengerjakan soal dengan
metode subtitusi maka ada kemungkinan besar ditemukan 0/0. Untuk itu biasanya persamaan
akan disederhanakan terlebih dahulu. Teknik untuk menyederhanakan persamaan fungsi
tersebut misalnya dengan membagi, perkalian sekawan (jika dalam bentuk akar) atau
mengunakan turunan (metode L'Hopital).

6. Menentukan Nilai Limit Fungsi dengan Substitusi


Misalkan fungsi f terdefinisi di setiap x bilangan real, nilai limit fungsinya sama dengan nilai
fungsinya. Untuk memperoleh nilai limitnya, teman-teman dapat mensubstitusikannya secara
langsung kedalam fungsi tersebut.

Perhatikan contoh berikut :


Tentukan nilai lim x →2 (2x - 7) !!!!

Jawab :
Untuk menjawab soal di atas kita dapat menggunakan cara substitusi x → 2 dengan cara
memasukan 2 ke dalam x, Maka :
lim x →2 (2x - 7) = 2(2) - 7
lim x →2 (2x - 7) = 4 - 7
lim x →2 (2x - 7) = -3
Jadi nilai dari lim x →2 (2x - 7) adalah -3

7. Menentukan Nilai Limit Fungsi dengan Pemfaktoran


Cara pemfaktoran ini dilakukan jika nilai limit dari satu fungsi bernilai tidak terdefinisi,
misalkan 0/0 dan yang lainnya. Untuk proses pemfaktorannya sama seperti proses faktorisasi
bentuk aljabar,

Perhatikan contoh berikut :


Tentukan nilai lim x →4 (x2 - 16)/(x-4) !!

Jawab :
Untuk menjawab soal seperti ini kita harus memfaktorkan dahulu karena jika langsung
melakukan substitusi hasilnya akan tidak terdefinisikan. Maka :
lim x →4 (x2 - 16)/(x-4) = ((x - 4)(x + 4))/(x - 4), karena (x - 4) bisa dieliminasi atau dicoret
maka hasilnya :
lim x →4 (x2 - 16)/(x-4) = x + 4

Setelah dilakukan pemfaktoran dan kemudian lebih disederhanakan lagi, maka selanjutnya
kita tinggal substitusikan 4 kedalam x. Maka :
lim x →4 (x2 - 16)/(x-4) = 4 + 4
lim x →4 (x2 - 16)/(x-4) = 8
Jadi nilai dari lim x →4 (x2 - 16)/(x-4) adalah 8.

8. Menentukan Nilai Limit Fungsi dengan Mengkalikan Faktor Sekawan


Cara menentukan nilai limit dengan cara mengalikan faktor sekawan ini digunakan jika nilai
yang akan ditentukan limitnya berbentuk bilangan pecahan yang memiliki bilangan bentuk
akar misalkan √2 - √3. Maka pada intinya mengalikan faktor sekawan ini adalah
menghilangkan bentuk akar. Jadi proses pengkaliannya adalah kalikan bilangan akar dengan
bilangan akar yang ada sehingga bilangan akarnya akan berubah bentuk menjadi bilangan
bukan bentuk akar. Wajib diingat bahwa cara ini hanya digunakan pada bentuk pecahan yang
memiliki bentuk akar saja dan apabila nilai yang akan menjadi pengali faktor sekawan ada
yang bernilai negatif maka harus diubah menjadi positif.
Misalkan :
√x - a diubah menjadi √x + a
√x - √a diubah menjadi √x + √a
√x - √(a - b) diubah menjadi √x + √(a - b)
Satu lagi perlu dingat bahwa pengalinya harus bernilai 1 atau jika a yang akan menjadi pengali
maka pengalinya harus a/a

CONTOH SOAL LIMIT FUNGSI

1. ….

Jawaban: D.

Untuk penyelesaian yaitu dengan membagi semua pembilang dan penyebut

dengan variabel yang memiliki pangkat tertinggi.

Ingat:

SOLUSI PRAKTIS

Jika

Jika

Jika

Soal nomor 1, terlihat bahwa

2. ….

Jawaban: C.
Soal ini juga dapat diselesaikan dengan solusi praktis. Karena

3. ….

Jawaban: A.

Soal ini juga dapat diselesaikan dengan solusi praktis. Karena

4. ….

Jawaban: E.

SOLUSI PRAKTIS

Jika maka jawabannya

Jika maka jawabannya

Jika maka jawabannya

5. ….

Jawaban: B. 3
SOLUSI PRAKTIS

Jika maka jawabannya

Jika maka jawabannya adalah

Jika maka jawabannya adalah

Soal ini juga dapat diselesaikan dengan solusi praktis. Karena maka jawabannya

6. ….

Jawaban: A. 1

Dalam limit aljabar ketika nilai limit langsung disubtitusi dan mengahsilkan (

), maka limit aljabar tersebut harus diselesaikan

dengan cara pemfaktoran atau turunan, karena bukanlah jawabannya.

Cara I: Pemfaktoran

Cara II: Turunan

Ingat, konsep turunan yaitu:

a.
b.

7. ….

Jawaban: A.

Cara I: Pemfaktoran

Cara II: Turunan

8. ….

Jawaban: D.

Cara Turunan

9. ….

Jawaban: E. 2
Untuk menyelesaikan limit yang memuat akar, maka harus diselesaikan dengan cara
merasionalkan atau mengalikan dengan bentuk akar sekawannya. Sehingga,

SOLUSI PRAKTIS

Jadi, soal di atas dapat juga diselesaikan dengan solusi praktis yaitu:
10. ….

Jawaban: B.

Ingat, limit akar harus dirasionalkan.

SOLUSI PRAKTIS

Jadi soal tersebut jika diselesaikan dengan solusi praktis adalah: