Anda di halaman 1dari 7

PERENCANAAN, IMPLEMENTASI, EVALUASI DAN KEPERAWATAN

Perencanaan
No Diagnosa Keperawatan Implementasi Evaluasi
Tujuan Tindakan Rasional
1 2 3 4 5 6 7
1 28 Maret 2006 Jam : 12.30 28 Maret 2006 Jam : 12.40 10 Maret 2006 Jam. 09.30 10 Maret 06 Jam. 09.35
Bersihan jalan nafas tidak Setelah dilakukan tindakan  Berikan  Penghargaan  Memberikan S : Keluarga
efektif berhubungan dengan keperawatan selama 1 jam reinforcement atas menguatkan reinforcement atas mengatakan O… jadi
obstruksi jalan nafas, sekresi bersihan jalan nafas efektif keberhasilan keluarga untuk keberhasilan sekarang sudah
tertahan, ditandai dengan : dengan kriteria : pengobatan TB melanjutkan pengobatan TB paru. dinyatakan sembuh
DO : - Auskultasi suara nafas paru. tindakan dan dan tidak menularkan
 Pada auskultasi trakea vesikuler meningkatkan lagi
didapat suara krakels - Tidak terdapat sekret harga diri O :-
 Klien batuk tetapi tidak pada saluran nafas  Beri pendidikan  Pengetahuan dapat Jam 09.35
mampu mengeluarkan - Klien mampu batuk efektif kesehatan tentang membantu keluarga  Memberikan pendidikan Jam 10.00
dahak (mengeluarkan sekret) pengertian TB, agar bisa kesehatan tentang S : Klien mengatakan
 Klien tampak gelisah tanda dan gejala, mempertahankan pengeran TBC paru, bahwa penyakit TB
DS : - cara pencegahan, kondisi tetap sehat tanda dan gejala, cara merupakan penyakit
cara penularan, dan terhindar dari pencegahan, cara yang disebabkan
cara perawatan penyakit. penularan, cara karena bakteri, ini
cara perawatan, cara penyakit menular,
mempertahankan pencegahan, penyakit dapat ditularkan
kondisi klien post TB paru dan cara untuk melalui udara
TB dengan cara : mempertahankan peralatan makan dan
nutrisi (harus kondisi tubuh klien pada minum bersentukan
seimbang) post TB : yaitu : jika kena TB paru
- Nutrisi yang kemudian tanda dan
seimbang, porsi kecil gejalanya yaitu : batuk
tapi sering, bervariasi lebih dari 3 minggu
berdahak kalau
malam keringat dingin
meskipun tidak
melakukan kegiatan
1 2 3 4 5 6 7
1 - Aktivitas cara pencegahan
keseimbangan dengan batuk ditutup,
antara aktivitas dan jendela dibuka, menjaga
istirahat. kebersihan lantai kasur
- Manajemen stress : dijemur 1 x/minggu,
pentingnya suport cara perawatan yaitu
sistem dan dari dengan peralatan
anggota keluarga makan dan minum yang
yang lain. dipisahkan dari anggota
- Lingkungan keluarga yang lain,
(pentingnya membuka jendela tiap
menjaga pagi sedangkan cara
kebersihan rumah, bentuk
pengaturan sirkulasi mempertahankan
udara, sinar kondisi agar tubuh tetap
matahari) sehat yaitu dengan gizi
yang seimbang
/bervariasi aktivitas tidak
berlebihan (seimbang)
dengan istirahat kalau
ada masalah
dibicarakan bersama
anggota keluarga yang
lain serta pentingnya
menjaga kebersihan
lingkungan seperti
menyapu lantai
1 2 3 4 5 6 7
1 membuka jendela tiap
pagi, menjemur kasur 1
minggu sekali.
O : Keluarga dapat
menyebutkan
pengertian, tanda
dangejala, cara
penularan, cara
pencegahan dan cara
perawatan pada
anggota keluarga yang
menderita TB paru serta
dapat menyebutkan
cara-cara untuk
mempertahankan daya
tahan tubuh.
A : Tujuan tercapai
P : Pertahankan intervensi
PERENCANAAN, IMPLEMENTASI, EVALUASI DAN KEPERAWATAN
Perencanaan
No Diagnosa Keperawatan Implementasi Evaluasi
Tujuan Tindakan Rasional
1 2 3 4 5 6 7
2 08 Maret 2006 Jam : 09.30 08 Maret 2006 Jam : 09.35 08 Maret 2006 Jam. 10.30 08 Maret 2006 Jam.
Bersihkan jalan nafas tidak Tujuan jangka panjang :  Kaji fungsi  Penurunan bunyi  Menganjurkan Ny “M” S : Mengatakan “ya”
efektif berhubungan dengan Bersihan jalan nafas efektif pernafasan : bunyi nafas indikasi tidur dengan posisi dua O : Mengangguk
ketidakmampuan keluarga pada Ny “M” nafas, kecepatan atektosis, ronchi, bantal
untuk merawat anggota Tujuan jangka pendek : irama, kedalaman indikasi akumulasi/
keluarga yang sakit post TB Setelah 2 kali kunjungan dan penggunaan kemampuan
ditandai dengan : dalam 2 hari keluarga orot tambahan. membersihkan jalan Jam 10.35 S : Ny “M” mengatakan
DS : Ny “M” mengatakan sesak mampu merawat Tn “M” nafas sehingga otot  Menganjurkan Ny “M” “ya”
nafas dan dahaknya dengan kriteria : tambahan di untuk minum air hangat O : -
keluar sedikit. - Ny “M” minum air hangat gunakan dan kerja 7 – 8 gelas/hari
DO : Respirasi 30 x/menit 7 – 8 gelas / hari pernafasan
ekspansi paru tidak - Dahak dapat keluar meningkat
maksimal, suara nafas - Respirasi 16 – 24 x/menit  Anjurkan Ny “M”  Meningkatkan Jam 10.40 S : Mengatakan “ya”
ronchi. bergerak/olahraga metabolisme  Menganjurkan Ny “M” O : -
di pagi hari. sehingga berolah raga di pagi hari
menghasilkan dengan berjalan
panas. disekitar rumah.
 Anjurkan Ny “M”  Posisi membantu
tidur dengan posisi memaksimalkan
dua bantal ekspansi paru
dalam menurunkan
upaya pernafasan
1 2 3 4 5 6 7
2  Anjurkan Ny “M”  Untuk 10 Maret 2006 Jam. 09.45 10 Maret 06 Jam. 09.55
untuk minum air mengencerkan  Menghitung respirasi S : Klien mengatakan
hangat ± 7 – 8 dahak yang kental. sesak nafas
gelas/hari berkurang
O : R : 26 x/menit

Jam 10.00 Jam 10.05


 Menanyakan pada Ny S : Keluarga mengatakan
“M” apakah sudah sudah minum teh
minum air hangat dan hangat, ssuu hangat
bagaimana posisi pada pagi hari, dahak
tidurnya saat ini. sudah keluar, sangat
terasa sesak nafas
posisi tidur kepala
diganjal dua bantal
O :-
A : Tujuan tercapai
sebagian
P : Lanjutkan intervensi

S : Mengatakan “ya”
O :-
PERENCANAAN, IMPLEMENTASI, EVALUASI DAN KEPERAWATAN
Perencanaan
No Diagnosa Keperawatan Implementasi Evaluasi
Tujuan Tindakan Rasional
1 2 3 4 5 6 7
3 08 Maret 2006 Jam : 09.30 08 Maret 2006 Jam : 09.35 08 Maret 2006 Jam. 09.40 08 Maret 06 Jam. 10.00
Nutrisi kurang dari kebutuhan Tujuan jangka panjang :  Anjurkan keluarga  Dengan porsi kecil  Menganjurkan keluarga S : Keluarga
tubuh sehubungan dengan Nutrisi Ny “M” terpenuhi untuk tapi sering dapat untuk mengkonsumsi mengatakan baiklah
ketidakmampuan keluarga sesuai dengan kebutuhan mengkonsumsi mengurangi makanan dengan gizi akan dicoba nanti.
untuk mengenal masalah tubuh. makanan dengan terjadinya muntah seimbang dengan porsi O : -
ditandai dengan : Tujuan jangka pendek : gizi yang seimbang dan meningkatkan kecil tapi sering dan
DS : Setelah lakukan kunjungan dengan porsi kecil nafsu makan disajikan selagi masih
 Ny “R” mengatakan tadi keluarga selama 2 kali tapi sering disajikan sehingga nutrisi hangat
pagi ibu saya muntah 1 x kunjungan selama 2 hari selagimasih hangat terpenuhi
± 100 cc dan biasa makan keluarga mampu mengenal
tidak teratur dengan porsi masalah dengan kriteria :  Berikan penjelasan  Dengan penjelasan, Jam 09.40 Jam 10.00
makan habis ½ - ¾ porsi - Porsi makan dewasa kepada keluarga keluarga dapat  Memberikan penjelasan S : Keluarga mengatakan
dewasa habis 1 porsi dan teratur bahwa dengan BB mengenal masalah kepada keluarga bahwa Oo.. bagitu to mbak “
 Ny “M” mengatakan - Tidak muntah yang kurang dapat bahwa BB Ny “M” dengan BB yang kurang O :
merasa pusing, lemas - Tidak pusing tidak lemas menurunkan daya kurang sehingga dapat menurunkan daya - Keluarga tampak
 Tn “S” mengatkan “ibu - Keluarga mengenal tahan tubuh perlu ditingkatkan tahan tubuh sehingga menganggukkan
saya kurus itu sudah masalah bahwa dengan sehingga dapat BB nya. dapat menimbulkan kepala
biasa, pada seusia dia. bb yang rendah dapat menimbulkan terjadinya penyakit. - Keluarga tampak
DO : menurunkan daya tahan terjadinya penyakit paham tentang
 BB : 30 kg tubuh. penjelasan dari
 TB : 150 cm perawat
 TMT : 13,3
 TD : 100/70 mmHg
 S : 360C
1 2 3 4 5 6
3 10 Maret 2006 Jam 09.30 08 Maret 2006 Jam. 10.00
 Menjelaskan tentang S : Tn “S mengatakan
menu yang seimbang Oo… begitu jadi harus
beserta/memberikan bervariasi, tidak hanya
contoh menu untuk itu-itu saja sayurnya,
lansia selain itu juga ibu saya
juga sudah minum susu
tiap pagi dan sekarang
sudah tidak muntah lagi
kan kemarin pagi hari
rabu muntah.
O : Tn “S” tampak paham
dan bisa menyebutkan
kembali apa yang telah
dijelaskan oleh perawat.
A : Tujuan tercapai
P : Pertahankan intervensi