Anda di halaman 1dari 42

PROSEDUR PENYIMPANAN DARAH DAN KOMPONEN DARAH

DI BANK DARAH

Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman :

No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1
RSUD EMBUNG FATIMAH
KOTA BATAM
DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH
Tanggal Terbit : KOTA BATAM

SPO Juli 2015

FADILLAH R.D MALLARANGAN
NIP. 19580912 198703 2 006
Suatu tata cara menyimpan darah yang telah diambil dari PMI di bank
1. PENGERTIAN :
darah
Menjaga agar kualitas sel-sel darah dan komponen darah tetap baik
2. TUJUAN :
sehingga dapat membantu kesembuhan pasien secara optimal
Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam
3. KEBIJAKAN : Nomor : .........................tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di
Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam
1. Petugas bank darah menyusun darah yang diterima ke dalam blood
bank refrigerator menurut jenis dan golongan darahnya.
2. Petugas bank darah ( PTTD) menyimpan darah dan komponen
darah sesuai suhu simpan

Jenis Darah Suhu simpan Lama simpan Keterangan
WB 4 ± 2 °C 35 Hari Setelah aftaf
PRC 4 ± 2 °C 14 hari Setelah pembuatan
PRC 4 ± 2 °C 24 Jam Setelah Pembuatan
TERBUKA
FFP* -30 ± 2 °C 1 Tahun Setelah Pembuatan
4. PROSEDUR :
AHF* -30 ± 2 °C 1 Tahun Setelah Pembuatan
TC* 20 ± 2 °C 5 Hari Setelah Pembuatan
BC 4 ± 2 °C
WE 4 ± 2 °C 4 Jam Setelah Pembuatan
* FFP dan AHF => Lama simpan 3 jam setelah dicairkan
* TC => Jika tidak ada platelet incubator lama simpannya 12 Jam
setelah darah keluar dari platelet incubator ( dengan asumsi
digoyang ± 3 menit setiap 1 Jam )
3. Sebelum dimasukkan darah harus dihomogenkan atau digoyang
supaya antikoagulannya tercampur rata
Penempatan kantong darah harus berdiri, darah baru dibelakang
1. UGD
5. UNIT TERKAIT : 2. HD
3. Keperawatan

PROSEDUR CROSS MATCHING
ATAU UJI COCOK SERASI METODA GELT TEST

Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman :

No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/2
RSUD EMBUNG FATIMAH
KOTA BATAM
DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH
Tanggal Terbit : KOTA BATAM

Juli 2015
SPO

FADILLAH R.D MALLARANGAN
NIP. 19580912 198703 2 006
1. PENGERTIAN : Suatu tata cara pemeriksaan kecocokan darah antara darah donor dengan
darah resipien
2. TUJUAN : Sebagai pedoman kerja bagi petugas bank darah untuk mendapatkan hasil
cross matching yang benar
3. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam
Nomor : .........................tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di
Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam
4. PROSEDUR : Metoda : Gelt Test
A. Persiapan Alat, Reagen dan Bahan Pemeriksaan :
1. Nyalakan ID-inkubator pada suhu 37 C
2. Biarkan reagensia pada suhu kamar
3. Simpan reagensia pada suhu 2 C- 8 C sesudah dipergunakan
4. Darah yang diperiksa berupa darah tanpa atau dengan antikoagulan yang
tidak boleh lebih dari 48 jam
5. Pisahkan serum/plasma dari sel darah merah
6. Buat suspensi sel darah merah 1 %
B. Buat Lembar Kerja Uji Cocok Serasi
1. Buat lembar kerja uji cocok serasi sesuai permintaan darah donor
2. Catat tanggal penerimaan sampel, tanggal periksa sampel, identitas
sampel, asal sampel, tanggal pencatatan lembar kerja, tandatangani
lembar kerja setelah semua data terisi.
3. Cek ulang semua pencatatan yang telah terisi oleh orang kedua.
C. Buat Lembar Kerja Pemeriksaan
1. Lembar kerja pemeriksaan golongan darah ABO
2. Lembar kerja pemeriksaan uji cocok serasi permintaan darah satu
kantong darah
Lembar kerja pemeriksaan uji cocok serasi untuk permintaan darah lebih
dari satu kantong darah
D. PROSEDUR :
I. Buat suspensi sel Orang sakit & Donor dengan konsentrasi 1%.
Cara :
1. Masukkan 500uL Diluent 2 dengan Dispenser ke dalam tabung
2. Tambahkan masing-masing 5uL sel darah merah pekat kedalam
tabung Os & Donor
3. Kocok-kocok hingga homogen  Suspensi sel 1%

PROSEDUR CROSS MATCHING
ATAU UJI COCOK SERASI METODA GELT TEST

Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman :

No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/2
RSUD EMBUNG FATIMAH
KOTA BATAM
DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH
Tanggal Terbit : KOTA BATAM

Juli 2015
SPO

FADILLAH R.D MALLARANGAN
NIP. 19580912 198703 2 006
1. PROSEDUR : II. Sediakan Liss / Coombs Card, kemudian berikan identitas Orang
sakit / Donor,
Buka penutup alumunium. dengan bantuan mikropipet, teteskan :
 Mayor : 50 uL Suspensi Sel Donor + 25 uL Serum Orang sakit
 Minor : 50 uL Suspensi Sel Orang sakit + 25 uL Serum Donor
 Auto kontrol: 50 uL Suspensi Sel Orang sakit + 25 uL Serum
Orang sakit
III. Masukkan card ke ID Incubator.
Inkubasi 37ºC, 15 menit ( tekan tombol timer 1/2/3 )
IV. Setelah selesai, masukan kartu ke ID Centrifuge.
Tekan tombol Start ( lama pemutaran 10 menit )
V. Baca Reaksi
INTEPRETASI HASIL CROSS MATCH

2. UNIT TERKAIT : 1. Petugas bank darah
2. Semua ruang keperawatan
3. Hemodialisa
4. UGD
5. UTDD PMI

PROSEDUR CROSS MATCHING
ATAU UJI COCOK SERASI METODA TABUNG

Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman :

No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/4
RSUD EMBUNG FATIMAH
KOTA BATAM
DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH
Tanggal Terbit : KOTA BATAM

Juli 2015
SPO

FADILLAH R.D MALLARANGAN
NIP. 19580912 198703 2 006
1. PENGERTIAN : Suatu tata cara pemeriksaan kecocokan darah antara darah donor dengan
darah resipien
2. TUJUAN : Sebagai pedoman kerja bagi petugas bank darah untuk mendapatkan hasil
cross matching yang benar
3. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam
Nomor : .........................tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di
Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam
4. PROSEDUR : Metoda : Aglutinasi

A. Persiapan Alat, Reagen dan Bahan Pemeriksaan :
1. Nyalakan inkubator/waterbath pada suhu 37 C.
2. Biarkan reagensia pada suhu kamar.
3. Simpan reagensia pada suhu 2 C- 8 C sesudah
dipergunakan.
4. Darah yang diperiksa berupa darah tanpa atau dengan
antikoagulan yang tidak boleh lebih dari 48 jam.
5. Pisahkan serum/plasma dari sel darah merah.
6. Buat suspensi sel darah merah 5 %

B. Buat Lembar Kerja Uji Cocok Serasi
1. Buat lembar kerja uji cocok serasi sesuai permintaan darah donor.
2. Catat tanggal penerimaan sampel, tanggal periksa sampel, identitas
sampel, asal sampel, tanggal pencatatan lembar kerja, tandatangani
lembar kerja setelah semua data terisi.
3. Cek ulang semua pencatatan yang telah terisi oleh orang kedua.

C. Buat Lembar Kerja Pemeriksaan
1. Lembar kerja pemeriksaan golongan darah ABO.
2. Lembar kerja pemeriksaan uji cocok serasi permintaan darah satu
kantong darah.
3. Lembar kerja pemeriksaan uji cocok serasi untuk permintaan darah
lebih dari satu kantong darah

Lembar kerja pemeriksaan uji cocok serasi permintaan darah satu kantong darah 6. Siapkan darah donor. Siapkan tabung. Hasil yang telah dicatat dicek kembali oleh orang kedua 3. Lembar kerja golongan darah ABO dan rhesus 5. Tabung mayor : isi 2 tetes serum Os + 1 tetes sel donor 5% 7. Buat lembar hasil untuk dikirimkan kepada pengirim sampel 5. Lembar kerja pemeriksaan uji cocok serasi permintaan darah lebih dari satu kantong darah Prosedur : Dengan 1 donor 1. Periksa kembali golongan darah donor tersebut. Buatkan suspensi sel pasien dan donor 5 % 6. Tabung minor : isi 2 tetes serum donor + 1 tetes sel Os 5% . ambil yang sesuai dengan golongan darah pasien 4. Lembar hasil yang telah dibuat dicek kembali oleh orang kedua kemudian ditandatangani oleh penanggungjawab dan disyahkan oleh Direktur E. 19580912 198703 2 006 1. Lembar kerja pemeriksaan golongan darah ABO dan rhesus 4. Lembar kerja uji cocok serasi permintaan darah lebih dari satu kantong darah 3. PROSEDUR : D. Periksa golongan darah pasien (ABO + Rhesus) 2. Lembar kerja uji cocok serasi permintaan darah satu kantong darah 2. 5.D MALLARANGAN NIP. Baca dan catat hasil pemeriksaan pada lembar kerja pemeriksan dan lembar kerja uji cocok serasi 2. Pembacaan Hasil 1. Hasil yang telah dicatat dan dicek oleh orang kedua kemudian dicek oleh penanggungjawab 4. beri kode masing-masing 3. Pencatatan 1. PROSEDUR CROSS MATCHING ATAU UJI COCOK SERASI METODA TABUNG Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/4 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.

PROSEDUR : 8. hasil harus positif jika negatif berarti pemeriksaan harus diulang Dengan 2 atau 3 donor : 1. 13. Begitu juga dengan serum donornya dicampur masing-masing 3 tetes. tambahkan 1 tetes CCC (Coomb’s Control Cell) 20.kocok hingga homogen. bila negatif. PROSEDUR CROSS MATCHING ATAU UJI COCOK SERASI METODA TABUNG Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 3/4 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Baca hasil secara makroskopis dan mikroskopis. Baca makroskopis. Bila donornya > 3 dibuatkan pool yang lain . hanya pada > 1 donor ( maksimal 3 donor ) sel donor di pool artinya sel suspensi 5 % dari donor 1. Putar 3000 rpm selama 15 detik 19. Kocok-kocok hingga tercampur 21. Tabung Auto Kontrol : isi 2 tetes serum Os + 1 tetes sel Os 5% 9. Tambahkan Bovine albumin 22% 2 tetes pada kesemua tabung tersebut. bila negatif(tidak terjadi aglutinasi dan tidak lisis) lanjutkan fase III 15. bila negatif(tidak terjadi aglutinasi dan tidak lisis) lanjutkan ke fase II 12. Tambahkan 2 tetes Coomb’s serum (AHG) kesemua tabung 18. supernatan dibuang sampai habis 17.2. 19580912 198703 2 006 1. Putar 3000 rpm selama 15 detik 14. Kocok. Pencucian terakhir.D MALLARANGAN NIP. Putar 3000 rpm selama 15 detik 11. 2. Prosesnya sama dengan 1 donor. 10. Dari campuran tersebut kemudian diambil 1 tetes. Inkubasi 37oC selama 15 menit. Putar 3000 rpm selama 15 detik 22. Baca hasil makroskopis. Cuci 3x dengan saline 16. Baca hasil.3 dicampur masing-masing 3 tetes.

2. Pembacaan Hasil 1) Baca dan catat hasil pemeriksaan pada lembar kerja dan lembar kerja pemeriksaan. UNIT TERKAIT : A. untuk memonitor hasil pemeriksaan. 3. 3) Buku laporan pemeriksaan golongan darah. 19580912 198703 2 006 1. 3) Lihat hasil kontrol apakah valid atau invalid. Pencatatan 1) Lembar Kerja. 2) Hasil yang telah dicatat dicek ulang oleh orang kedua. PROSEDUR CROSS MATCHING ATAU UJI COCOK SERASI METODA TABUNG Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 4/4 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Langkah-Langkah Pemeriksaan 1) Pemeriksaan harus dilaksanakan sesuai intruksi kerja. PROSEDUR : 1. 2) Lembar kerja pemeriksaan. 2) Harus disertakan pemeriksaan kontrol. UGD B. ICU C. kemudian hasil disyahkan oleh penanggung jawab 2. 4) Lembar hasil yang telah dibuat dicek ulang oleh orang kedua kemudian ditandatangani oleh penanggung jawab dan disahkan oleh Direktur Rumah Sakit. cek ulang semua hasil oleh orang kedua. 3) Buat lembar hasil untuk dikirim kepada pengirim sampel.D MALLARANGAN NIP. Keperawatan .

.. ...clinipeth adjust . KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : .. 2..yellow tip .D MALLARANGAN NIP.gunakanbatangpengadukuntukmencampurmasing- masingian dari slide. AB. PROSEDUR : 1.. reagenantisera-B padasumur slide kedua.tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4...... a.reagenantisera-A padasumur slide pertama..sera Anti-D.. PENENTUAN GOLONGAN DARAH METODE SLIDE Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/2 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R... Cara kerja. B..Tambahkan setetes sel darah pasien pada masing- masing anti sera pada slide.sampelcontohdarahpasien . . Penentuan golongan darah pasien .... .Goyangkanslidesecaraperlahan-lahan.. 19580912 198703 2 006 1. dan reagenantisera-Duntuksumur slide ketiga . Persiapanreagensiadan sampel darah.sampelcontohdarah donor 2.sera Anti-A. . bacareaksisetelah 1 sampai 2 menit . atau O dan Rhesus secara kualitatif dengan menggunakan metode slide terhadap sampel darah pasien dan donor.slide Golongan Darah 3.sera Anti-B.... TUJUAN : Sebagai acuan dalam Standar Prosedur Operasional Pelayanan Darah di RSUD Embung Fatimah Kota Batam 3.batang pengaduk . .Persiapanalat. .Teteskanreagen anti sera sesuaipadaslidesebanyak 2 tetes.. PENGERTIAN : Penentuan golongan darah ABO dan Rhesus adalah suatu tes penentuan golongan darah A.

GOLONGAN SEL GROUPING DARAH ANTI A ANTI-B ANTI-D A Rhesus positif + .Goyangkanslidesecaraperlahan-lahan. Penentuan golongan darah donor . + + O Rhesus positif .Gunting cuping kantong darah. . . Interpretasi Hasil Tabel :Interpretasihasil. D.Teteskanreagenantisera-A. untuk melihat kesesuaian label yang ada pada darah dan darah donor. - AB Rhesus negatif + + - Petugas BDRS yang melakukanpemeriksaanmenuliskanhasilpemeriksaanpadabukulembaranke rja. 19580912 198703 2 006 1. PENENTUAN GOLONGAN DARAH METODE SLIDE Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/2 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.D MALLARANGAN NIP. antisera-B dan antisera- Dpadamasing-masingtetesandarahpadaslidesebanyak 2 tetes.Gunakanbatangpengadukuntukmencampurmasing- masingbagian dari slide. . bacareaksisetelah 1 sampai 2 menit. + B Rhesus positf . - B Rhesus negatif . 2. . + - O Rhesus negatif . . UNIT TERKAIT : BDRS . menulisnama dan menandatangani.Penentuan golongan darah donor. PROSEDUR : b. + AB Rhesus positif + + + GOLONGAN SEL GROUPING DARAH ANTI A ANTI-B ANTI-D A Rhesus negatif + . teteskan darah donor pada slide golongan darah pada tiga sumur slide golongan darah .

..... PROSEDUR : I.Memfasilitasi penyediaan darah yang aman bagi pasien 3..... KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : . 19580912 198703 2 006 1..tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4...D MALLARANGAN NIP. RUJUKAN DARAH INCOMPATIBLE PADA UJI COCOK SERASI Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/2 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R...Untuk mengetahui penyebab reaksi inkompatible .Perlu di lakukan pemeriksaan lanjutan di UDD PMI untuk mengetahui penyebab terjadinya incompatible  Jika transfusi pada pasien tetap diperlukan maka dokter yang meminta wajib menandatangani lembar formulir yang menyatakan bahwa bersedia menanggung segala resiko yang terjadi pada pasien .. PENGERTIAN : Rujukan inkompatible adalah rujukan yang dilakukan pada kasus-kasus dengan hasil pemeriksaan cross match yang positif 2....Hasil pemeriksaan cross match pasien incompatible . TUJUAN : ...... Inkompatibel Mayor  Petugas Bank Darah membuat dan mengeluarkan surat pemberitahuan kepada dokter yang bertanggung jawab terhadap pasien yang menyatakan bahwa : . Inkompatibel Minor  Hasil +1 dan +2 :  Petugas Bank darah mengeluarkan surat keterangan yang mencantumkan bahwa hasil uji cocok serasi pada pasien incompatible minor +1 atau +2  Pasien dapat menggunakan darah yang ada di Bank Darah dengan persetujuan dokter yang merawat  Surat keterangan tersebut ditandatangani oleh kepala Unit bank darah atau petugas Bank darah yang diberi wewenang  Dokter yang merawat mencantumkan nama dan tanda tangan di surat keterangan inkompatibel  Simpan dan arsipkan surat keterangan tesebut oleh petugas Bank Darah 2..

Pasien Askes tidak d tanggung pihak Askes dan berlaku pembayaran seperti pasien umum .Bagian verifikator RSUD Embung Fatimah Kota Batam .Jamkesmas.Sampel darah pasien tanpa koagulan 10 cc dan sampel darah pasien dengan koagulan 3 cc (sampel darah harus baru) .Surat persetujuan permintaan darah incompatible yang telah ditandatangani oleh dokter yang bertanggung jawab terhadap pasien rawat inap atau rawat jalan RSUD Embung Fatimah Kota Batam ota Bekasi Kantong darah dari UDD PMI sebelum di transfusikan harus dibawa ke bank darah terlebih dahulu untuk di masukkan ke dalam sistem billing 5.Instalansi rawat jalan RSUD Embung Fatimah Kota Batam .Instalansi rawat inap RSUD Embung Fatimah Kota Batam . Pengeluaran kantong darah sesuai dengan SOP pengeluaran darah dari Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 6.Unit pengadaan barang dan Jasa RSUD Embung Fatimah Kota Batam . UNIT TERKAIT : . Keluarga pasien di beri tahu bahwa lembaran hasil pemeriksaan inkompatible harus selalu disertakan jika suatu saat pasien membutuhkan transfusi darah 8. PROSEDUR :  Persyaratan yang harus di bawa ke UDD : .Bagian keuangan RSUD Embung Fatimah Kota Batam .Pasien SKTM.D MALLARANGAN NIP. 19580912 198703 2 006 1. Pembayaran pemeriksaan inkompatible pada pasien peserta jaminan : .Formulir permintaan darah dari ruang rawat jalan atau rawat inap RSUD Embung Fatimah Kota Batam . RUJUKAN DARAH INCOMPATIBLE PADA UJI COCOK SERASI Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/2 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG FATIMAH Tanggal Terbit : KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.Jampersal dan Jamkesda tagihan akan diklaim dari UDD PMI ke pihak RSUD Embung Fatimah Kota Batam 2.Surat keterangan inkompatibel dari Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam . Hasil pemeriksaan inkompatible yang asli di simpan oleh keluarga pasien dan di lampirkan untuk ruang rawat RSU serta Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 7.

2.. Setelah bahan diterima. dsb) dalam penerimaan stock darah dari UTDC PMI Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam 3... 19580912 198703 2 006 1. segera masukan darah (sesuai penyimpanannya) dan catat pada buku stock darah.darah disimpan harus sesuai dengan persyaratan penyimpanan darah dan selama dalam perjalanan ke rsud embung Fatimah 3... PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas BDRS dalam melakukan proses penerimaan stock darah dari UTDC PMI. 5...tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4......D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR : 1. jumlah.... jenis... KEBIJAKAN : Nomor : .. Petugas BDRS memeriksa / mencocokan sesuai dengan permintaan 2..... Setelah sampai di BDRS dirsud embung fatimah. SERAH TERIMA STOCK DARAH DARI PMI Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R... UNIT TERKAIT : UTD PMI . TUJUAN : Mencegah terjadinya kesalahan (seperti: identitas.

darah disimpan harus sesuai dengan persyaratan 5. KEBIJAKAN : Nomor : . PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas BDRS dalam melakukan proses penerimaan stock darah dari UTDC PMI.... Petugas mengisi formulir permintaan darah (FORMULIR PERMINTAAN “TANPA CROSS”) yang berasal dari PMI 4. TUJUAN : Menyediakan persediaan darah di BDRS RSUD Embung Fatimah untuk memenuhi kebutuhan oleh penggunaan di lingkungan RSUD Embung Fatimah Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam 3.. Petugas BDRS memberi informasi (via telepon) ke UTDC PMI 3... PERMINTAAN STOCK DARAH KE PMI Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R..... seperti : CoolBox) 5.. Setelah bahan diterima.. PROSEDUR : 1. 2......tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4. Kirim formulir tesebut ke UTDC PMI dengan membawa peralatan yang diperlukan (untuk menjaga kulitas darah.. 19580912 198703 2 006 1...D MALLARANGAN NIP. UNIT TERKAIT : HRD ... Petugas BDRS RSUD Embung Fatimah membuat permintaan kendaraan (mobil) RSUD 2...

Penanganan limbah cair dibedakan menjadi 2 bagian. tabung. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : .. PK3 RSUD EMBUNG FATIMAH . 3. maintenance.. UNIT TERKAIT : Petugas kebersihanRSUD EMBUNG FATIMAH......D MALLARANGAN NIP... yaitu : Limbah cair infeksius (limbah hasil proses kerja palayanan BDRS) 5. PROSEDUR : 1.tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4.. batang pengaduk. dll) langsung dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna hitam  Kantong berwarna hitam tersebut akan ditangani lebih lanjut oleh petugas kebersihan RSUD EMBUNG FATIMAH 3... kertas. yaitu :  Limbah padat  Limbah cair 2... TUJUAN : Pencegahan penyebaran/ terjangkitnya penyakit infeksi yang disebabkan oleh limbah dari hasil produksi pelayanan darah. yaitu:  Limbah padat infeksius  Limbah padat infeksius (spuit.... jarum. PENANGANAN DAN PENGOLAHAN LIMBAH PELAYANAN BDRS Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. dll) dimasukkan ke dalam wadah jarum (sampah medis) dan wadah tersebut dimasukkan ke dalam kantong kuning  Kantong berwarna kuning tersebut akan ditangani lebih lanjut (dibawa ke incerenator) oleh petugas kebersihan RSUD EMBUNG FATIMAH  Limbah padat non infeksius  Limbah non infeksius (surat. Penanganan limbah padat dibedakan menjadi 2 bagian... 19580912 198703 2 006 1.. pulpen. PENGERTIAN : Prosedur ini memuat pedoman tentang penanganan dan pengolahan limbah yang dihasilkan oleh pelayanan BDRS RSUD EMBUNG FATIMAH 2.. Penanganan limbah medis dibagi menjadi 2 bagian....

19580912 198703 2 006 1..Anti A ..9% .. VALIDASI REAGENSIA Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/6 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R....tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4.Anti AB 2.Coomb’s serum . TUJUAN : Mengetahui apakah reagent yang dipergunakan dalam pemeriksaan masih layak dipergunakan..Anti D ..III  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada centrifuge 3000 rpm selama 15 detik  baca hasil reaksi Pembacaan hasil: Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan :  pada tabung I terjadi Aglutinasi (Positif)  pada tabung II terjadi Aglutinasi (Negatif)  pada tabung III terjadi Aglutinasi (Negatif) . Siapkan bahan dan perlengkapan yang yang akan di gunakan yaitu: .NaCl 0. PROSEDUR : 1.....tess sel B standart .....tess sel A standart . 2....D MALLARANGAN NIP. KEBIJAKAN : Nomor : .Tess sel O standart ...Bovine albumin 22 % . Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam 3.. Validasi reagen:  Anti –A  Siapkan tabung sebanyak 3 buah pada sebuah rak dan beri label I.II. PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas BDRS dalam memvalidasi/menguji reagent yang dipergunakan pada pemeriksaan crossmatch.II...Coomb’s control cells .III  Isi masing-masing tabung dengan :  tabung I : 1 tetes sel A 5%  tabung II : 2 tetes sel B 5%  tabung III : 3 tetes sel O 5%  Teteskan masing-masing 2 tetes anti-A pada tabung I.Anti B .

III  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 1 tetes sel A 5%  tabung II : 1 tetes sel B 5%  tabung III : 1 tetes sel O 5%  teteskan masing-masing 2 tetes Anti-B pada tabung I.III  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan Hasil: Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  pada tabung I terjadi aglutinasi (Positif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  tidak terjadi aglutinasi (Negatip)  Anti –AB  Siapkan tabung sebanyak 3 tabung pada sebuah rak dan beri label I.III  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan Hasil: Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan-lahan:  pada tabung I terjadi aglutinasi (Positif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Positif)  tidak terjadi aglutinasi (Negatip) .D MALLARANGAN NIP.II. PROSEDUR :  Anti –B  Siapkan tabung sebanyak 3 tabung pada sebuah rak dan beri label I. VALIDASI REAGENSIA Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/6 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.II.II. 19580912 198703 2 006 1.III  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 1 tetes sel A 5%  tabung II : 1 tetes sel B 5%  tabung III : 1 tetes sel O 5%  teteskan masing-masing 2 tetes Anti-B pada tabung I.II.

D MALLARANGAN NIP. dan II  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada centrifuge 3000 rpm selam 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan hasil : Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  pada tabung I terjadi aglutinasi (Positif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Negatif) . 19580912 198703 2 006 1. dan II  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 2 tetes Anti –A  tabung II : 2 tetes Anti . VALIDASI REAGENSIA Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 3/6 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.B  Teteskan masing-masing 1 tetes test sel A standart 5 % pada tabung I. PROSEDUR :  Anti -D  Siapkan tabung sebanyak 2 buah pada sebuah rak kemudian beri label tabung I dan tabung II  Isi masing-masing tabung dengan :  tabung I : 1 tetes sel O/Pos 5%  tabung II : 1 tetes sel O/Neg 5%  Teteskan masing-masing 2 tetes Anti-D pada tabung I dan II  Kocok semua tabung hingga tercampur  Putar 3000 rpm 15 detik  Baca reaksi Pembacaan hasil Baca reaksi dengan mengocok tabung perlahan-lahan  Pada tabung I : terjadi aglutinasi (Positip)  Pada tabung II: tidak terjadi aglutinasi (Negatip)  Test sel A standar  Siapkan 2 tabung pada rak dan beri label I.

dan II  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 2 tetes anti. VALIDASI REAGENSIA Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 4/6 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.A  tabung II : 2 tetes anti.A  tabung II : 2 tetes anti.D MALLARANGAN NIP. 19580912 198703 2 006 1.B  Teteskan masing-masing 2 tetes test sel B standart 5 % pada tabung I.dan II  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 2 tetes anti. PROSEDUR :  Test sel B standar  Siapkan tabung sebanyak 2 tabung pada sebuah rak dan beri label I.dan II  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan hasil: Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  Pada tabung I tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  pada tabung II terjadi aglutinasi (Positif)  Test sel O standar  Siapkan tabung sebanyak 2 tabung pada sebuah rak dan beri label I.dan II  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan hasil : Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  pada tabung I tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Negatif) .B  Teteskan masing-masing 2 tetes test sel O standart 5 % pada tabung I.

II. II. 19580912 198703 2 006 1.  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 1 tetes test sel CCC  tabung II : 1 tetes test sel A 5 %  tabung III : 1 tetes test sel B 5 %  tabung IV : 1 tetes test sel O 5 %  Cuci ke-4 tabung dengan NaCl 0.D MALLARANGAN NIP. dan III  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 1 tetes test sel A 5 %  tabung II : 1 tetes test sel B 5 %  tabung III : 1 tetes test sel O 5 %  Teteskan masing-masing 2 tetes test bovine albumin 22 % pada tabung I.9 % sebanyak 3 kali  Teteskan masing-masing 2 tetes AHG pada tiap tabung. VALIDASI REAGENSIA Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 5/6 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. II. PROSEDUR :  Coomb’s serum (AHG)  Siapkan tabung sebanyak 4 tabung pada sebuah rak dan beri label I. dan III  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik . III dan IV.  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan hasil: Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  pada tabung I terjadi aglutinasi (Positif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  pada tabung III tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  pada tabung IV tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  Bovine Albumin 22 %  Siapkan tabung sebanyak 3 tabung pada sebuah rak dan beri label I.

9 %  Teteskan masing-masing 1 tetes CCC pada tiap tabung. dan II. 19580912 198703 2 006 1.  Isi masing-masing tabung dengan:  tabung I : 2 tetes Coomb’s serum (AHG)  tabung II : 2 tetes NaCl 0. VALIDASI REAGENSIA Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 6/6 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.  Kocok semua tabung hingga homogen  Putar pada cantrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan hasil: Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  pada tabung I terjadi aglutinasi (Positif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Negatif) 2.D MALLARANGAN NIP. UNIT TERKAIT : BDRS . PROSEDUR :  Baca hasil reaksi bila ke-3 tabung negatif. lanjutkan  Inkubasi pada suhu 37 0C selama 15 menit  Putar pada centrifuge 3000 rpm selama 15 detik  Baca hasil reaksi Pembacaan hasil : Baca hasil reaksi dengan mengocok tabung secara perlahan- lahan:  pada tabung I tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  pada tabung II tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  pada tabung III tidak terjadi aglutinasi (Negatif)  Coomb’s Control Cell (CCC)  Siapkan tabung sebanyak 2 tabung pada sebuah rak dan beri label I.

Kemudian tambahkan NaCl 0.. Kocok dengan pipet Pasteur hingga homogen 5.... PENCUCIAN SEL DARAH MERAH Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. 19580912 198703 2 006 Prosedur ini merupakan pedoman pencucian sel darah merah yang 1...5 mL 4. TUJUAN : Tertib dalam tata laksana dalam pencucian sel darah merah untuk mendapatkan sel darah merah yang bebas dari protein/ globulin yang dapat mengganggu proses reaksi crossmatch Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam 3.. Siapkan tabung reaksi....D MALLARANGAN NIP. KEBIJAKAN : Nomor : . beri tanda sesuai sample 2.0 – 4. Kedalam tabung reaksi teteskan sel darah merah pekat 8 tetes atau sesuai kebutuhan 3......tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4.. UNIT TERKAIT : Internal BDRS .. PENGERTIAN : digunakan dalam periksaan crossmatch. 2. PROSEDUR : 1. Putar pada centrifuge dengan 3000 rpm selama1menit.. Ulangi point 3 – 6 bila melakukan pencucian 2x (atau sesuai dengan kebutuhan) 5....... Buang supernatan dengan pipet Pasteur hingga didapat sel darah merah pekat (100%) (sampai dengan point 6 pencucian sel darah merah sudah dilakukan 1x pencucian) 7. 6.9% sebanyak 4.

Petugas BDRS tetap melanjutkan fase II dan III sampai proses crossmatch selesai. TUJUAN : Mempercepat dan mempermudah proses permintaan darah pada saat darurat dengan menciptakan sistem pelayanan yang terkoordinasi sacara baik antar unit yang terkait sehingga upaya tersebut dapat terlaksana maksimal. Perawatan.. Setelah fase I crossmatch selesai petugas BDRS memberitahukan ke perawat 5..... PENANGANAN BILA TERJADI REAKSI YANG TIMBUL DARI TRANSFUSI DARAH . 19580912 198703 2 006 1...tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4. Ambil contoh darah pasien sebanyak 3 mL darah beku 2 mL darah EDTA untuk kemudian segera dikirimkan ke BDRS 3. PROSEDUR : 1.... PERMINTAAN DARAH CITO Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : . 3. ICU/ICCU. Setelah itu dokter yang merawat juga mengisi dan menanda tangani formulir permintaan darah CITO ke BDRS (contoh formulir terlampir) 2... kamar operasi. UNIT TERKAIT : 1. 2.D MALLARANGAN NIP.... BDRS langsung melakukan pemeriksaan golongan darahnya dan bila golongan darahnya sesuai maka dilanjutkan dengan pemeriksaan cross match 4... PENGERTIAN : Prosedur ini memuat pedoman bagi petugas dari petugas masing- masing unit pelayanan dan pihak yang terkait dalam proses permintaan darah CITO untuk transfusi darurat sebagai upaya penyelamatan nyawa pasien (life saving). emergency. Bila terjadi incompatible atau ketidakcocokan pada fase II dan III maka petugas BDRS memberitahukan perawat agar menghentikan transfusi. 5.. Internal Bank Darah 2... hemodialisa....

. TUJUAN : Menghindari terjadinya reaksi yang lebih fatal pada pasien sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan 3... Bila terjadi reaksi transfusi.. UNIT TERKAIT : Perawatan. sesegera mungkin transfusi diberhentikan 2.. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R...D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR : 1...ICU/ICCU. Kemudian segera ambil sample darah (darah beku dan darah dengan antikoagulan) pasien setelah terjadi reaksi transfusi untuk diperiksa kembali 3. dan Emergency ......tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4.. PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas BDRS dalam menangani reaksi yang timbul pada saat transfusi darah yang tidak diinginkan 2.. Karena keterbatasan peralatan dan reagen di BDRS maka pemeriksaan dirujuk kembali ke UTDD PMI dengan menyertakan formulir rujukan serta data-data yang lengkap 5.......Kamar operasi.Hemodialisa.. 19580912 198703 2 006 1.. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : .

TUJUAN : Tertib dalam tata laksana pembuatan suspensi sel darah merah dengan konsentrasi tertentu untuk mengoptimalkan reaksi antigen pada sel darah merah terhadap antibody 3.. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : . Teteskan sel darah merah pekat yang telah dicuci (100 %) sebanyak 1 tetes 5... Kocok dengan pipet sampai homogen 5...9 % sebanyak 19 tetes 4.. 2. PENGERTIAN : Prosedur ini memuat pedoman pembuatan suspensi sel darah merah dengan konsentrasi tertentu...... PROSEDUR : 1... Teteskan NaCl 0. UNIT TERKAIT : BDRS ...tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4.... Siapkan sel darah merah merah pekat (100 %) 2... 19580912 198703 2 006 1...D MALLARANGAN NIP.. Siapkan tabung reaksi dan beri tanda sesuai sample 3.. PEMBUATAN SUSPENSI SEL DARAH MERAH 5 % Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.

Sebelum bekerja lakukan disinfektan pada meja..tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4..... seperti:  Dilarang makan/minum. Sering cuci tangan 6. HCV peralatan tersebut harus dimusnahkan 4... PROSEDUR : 1. selang contoh darah/ kantung darah dipegang memakai pan 5. Dilarang menyimpan makanan/ minuman didalam refrigerator/ blood bank 7. Membuat petunjuk-petunjuk keamanan yang harus diikuti oleh semua staf.... HIV.. Pada pemeriksaan cross match pasien dengan hepatitis B...... TUJUAN : Agar kualitas darah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan 3. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : . Semua petugas bertugas selama berkerja di dalam ruangan bank darah harus memakai jas lab dan sarung tangan 2.. kemudian mempersiapkan peralatan kerja 3... dan sebagainya . 2.D MALLARANGAN NIP.... memakai kosmetik didalam BDRS  Dilarang menghisap pipet dengan mulut  Memakai pakaian pangamanan yang lengkap selama di BDRS  Menjaga kebersihan dan kerapihan.. 19580912 198703 2 006 1. KEAMANAN PETUGAS DAN KUALITAS DARAH PMI Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/2 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Hindari kontak langsung dengan darah donor maupun darah orang sakit.. PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas BDRS dalam menjaga kualitas dan keamanan darah.

Kamar Operasi PEMBUATAN TEST CELL / SUSPENSI ERI .D MALLARANGAN NIP. Pengiriman kantung darah harus dikirim dalam sebuah kotak pendingin untuk menjaga suhu antara 2 – 6 oC kotak harus dikunci rapat beri label pada kotak pendingin untuk mencegah hilangnya kotak dalam perjalanan 9. 19580912 198703 2 006 1. bungkus kemasan dengan bahan yang dapat menyerap sample bila terjadi kebocoran  Sertakan dokumen pengantar dalam kantong yang aman dan bersegel. dan memiliki tutup anti bocor  Beri label yang jelas pada kemasan. PROSEDUR : 8. Emergency. UNIT TERKAIT : Perawatan. tahan air. ICU/ICCU. tempatkan semuanya dalam kemasan yang menjaga isinya dari kerusakan fisik selama perjalanan Berilah label pada kemasan luar yang menunjukkan terdapatnya bahan infeksius sertakan alamat laboratorium tujuan 2. KEAMANAN PETUGAS DAN KUALITAS DARAH PMI Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/2 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Pengiriman sample :  Tempat sample harus kuat.

.D MALLARANGAN NIP.. 2. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.  5 % : untuk pemeriksaan golongan darah (tube test)  10 % : untuk pemeriksaan golongan darah (slide test atau bioplate)  40 % : untuk pemeriksaan golongan darah (tube.. Putar sample dengan kecepatan 3300 rpm selama 1 menit menggunakan sentrifus.. 19580912 198703 2 006 1. UNIT TERKAIT : BDRS . Siapkan bahan yang akan digunakan terdiri dari :  Golongan darah A (3 buah)  Golongan darah B (1 buah)  Golongan darah O (3 buah) 2.... 3.. putar pada sentrifus dengan 1000 rpm selama 1 menit.. PROSEDUR : 1. 7.. Kocok pelan-pelan. slide dan bioplate test) 5. TUJUAN : Tertib dalam tata laksana pembuatan test cell untuk pemeriksaan golongan darah ABO pada serum grouping 3.tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4. Cuci sell darah merah sebanyak 3 kali dan buang supernatant terakhir lalu buat suspensi 40 %... 4. 5........... 6. Buat suspensi sel sesuai kebutuhan dan simpan pada suhu 2 – 6 0 C. PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan pedoman bagi petugas BDRS dalam pembuatan test cell yang digunakan pada pemeriksaan golongan darah dalam serum grouping.. Pindahkan sample ke dalam tabung reaksi dan beri identitas.. Lakukan pemeriksaan golongan darah dan rhesusnya. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : .

Sebelum CCC digunakan hendaknya diuji dahulu dengan Coomb’s serum :  1 tetes CCC + 2 tetes Coomb’s serum aglutinasi 10.D MALLARANGAN NIP.. 1.. 7... 8. Putar sampel pada 3000 rpm (untuk memisahkan darah dari plasma) selama 2 menit.. Simpan CCC pada suhu 2 – 40C.. PMI PERMINTAAN DARAH DI BDRS RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM .. Ambil 1 tetes anti D (incomplete) tambahkan 15 tetes NaCl 0.9 % (telah menjadi CCC(Coomb’s Control Cell)).. TUJUAN : Tertib dalam tata laksana pembuatan coomb’s control cell untuk mengetahui valid atau tidaknya hasil pemeriksaan crossmatch 3. Cuci dengan NaCl 0.. 4..9 % lalu tambahkan 8 tetes suspensi sel 40 %.. PENGERTIAN : Prosedur ini merupakan memuat pedoman pembuatan coomb’s control cell yang digunakan sebagai control dalam pemeriksaan crossmatch. 9. Buat suspensi 40 %. 19580912 198703 2 006 1. Sopir RSUD Embung Fatimah 3.. Lakukan pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus-nya 2.. Keperawatan 5. Sediment sel disuspensikan kembali menjadi suspensi sel 5 % dalam NaCl 0... Pindahkan sampel ke dalam tabung reaksi dan beri identitas 3. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : . buang supernatan terakhir.. PEMBUATAN CCC (COOMB’S CONTROL CELL) Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R... lalu inkubasi pada suhu 370C selam 30 menit. 6.. 2.tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4. UNIT TERKAIT : 2....9 % sebanyak 3 kali. 5... Cuci sel darah merah sebanyak 3 kali. PROSEDUR : 1.

.. UNIT TERKAIT : Perawatan.. TUJUAN : Menghindari terjadinya kesalahan dalam proses permintaan darah ke BDRS melalui koordinasi yang baik antar bagian/pihak yang terkait demi tercapainya kelancaran pemenuhan kebutuhan darah di RSUD EMBUNG FATIMAH. ceklis permintaan darah PMI dan contoh darah 2... 5. seperti formulir permintaan darah PMI + foto kopi (2 buah)..tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4. PENGERTIAN : Prosedur ini memuat pedoman bagi petugas dari petugas masing- masing unit pelayanan dan pihak yang terkait dalam permintaan darah BDRS. petugas BDRS dan perawatan mengisi serta menandatangani ceklis permintaan darah. 19580912 198703 2 006 1.. Formulir permintaan darah diteliti pengisiannya oleh petugas BDRS. Segera informasikan hasil cross match tersebut melalui telepon kepada petugas perawatan atau dokter yang meminta.. 2. Petugas BDRS segera memeriksa golongan darah pasien dan pada formulir permintaan darah distampel golongan darah pasien tersebut 4. dan mengerjakan pemeriksaan cross match.. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : . Dari perawatan diwajibkan membawa perlengkapan yang perlukan dalam permintaan darah PMI dan sudah diisi dengan benar dan lengkap. PROSEDUR : 1....D MALLARANGAN NIP.. petugas mengambil kantong darah dan jenis darah yang sesuai dengan darah pasien (permintaan darah).... 3. Setelah cocok. catat jam serta nama petugas perawatan atau dokter yang menerima informasi tersebut. kamar operasi. PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP .. dan emergency.. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Hemodialisa.... ICU/ICCU... Sesuai permintaan. 3. dicocokkan identitas contoh darah..

. 2. Jam.. TUJUAN : Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah pelayanan permintaan komponen darah pasien rawat inap yang benar..D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR : 1... Formulir permintaan darah untuk tranfusi rangkap 5 diisi lengkap oleh dokter yang meminta dan diberi stempel 2..tentang Kebijakan Pelayanan Tranfusi Darah di Unit Bank Darah RSUD Embung Fatimah Kota Batam 4.... karena umur FFP hanya 3 jam 8.. KEBIJAKAN : Keputusan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Kota Batam Nomor : .. Diambil FFP yang dibekukan di freezer sebanyak yang diminta oleh dokter ( dalam cc) 6. periksa golongan darah dengan cara reverse grouping sesuai SOP 7.. 3. Sebelum dikirim ke ruangan .. Contoh darah penderita diperiksa golongan darah ABO dan Rhesus menggunakan metode Forward dan Reverse Grouping dengan cara slide dan tube sesuai dengan SOP. FFP dicairkan dalam shaker waterbath dengan suhu 30 – 37 0 C .. Packed Red Cell (PRC). FFP : 1... Formulir yang telah diisi lengkap beserta contoh darah penderita ( 3 ml darah tanpa antikoagulan) yang telah diberi label ( nama penderita dan ruangan) dibawa ke bank darah 3. PENGERTIAN : Permintaan komponen darah pasien rawat inap adalah pelayanan permintaan berbagai jenis komponen darah bagi pasien yang dirawat....... PERSIAPAN ALAT:  Formulir Permintaan darah  Buku tamu  Buku Komponen  Alat tulis Komponen darah yang tersedia di bank darah : Fresh Frozen Plasma (FFP). Potong satu bagian ( satu nomor ) slang FFP. 5. Tanyakan ke ruangan kapan FFP akan diberikan. Nama Petugas penerima pada buku tamu 4.. Tanggal. Petugas bank darah mencacat Nama penderita. 19580912 198703 2 006 1.. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.

Tulis tanggal dan jam mulai dicairkan serta kadaluarsa pada kantong FFP Tempelkan label yang warnanya sesuai dengan jenis golomgan darah penderita 10. Kantong FFP beserta formulir merah diserahkan kepada petugas ruangan Komponen darah tidak tersedia di bank darah : Trombosit. catat pada buku komponen 8. Kirim contoh darah yang telah diberi label beserta formulir permintaan rangkap ke PMI melalui Supir ( buat surat permintaan pemakaian kendaraan sebagai surat jalan) 7. Nama Petugas penerima pada buku tamu 4. Tanggal. Sebelum dikirim ke ruangan. Petugas bank darah mencacat Nama penderita. Wash Erytrocyte (WE). Nomor kantong komponen darah dicatat pada formulir rangkap 5 Hubungi ruangan yang mengambil darah dan petugas bank darah yang menyerahkan darah harus membubuhkan tanda tangan pada formulir rangkap 5 11. trombosit terlebih dahulu digoyang pada shaker dengan kecepatan pada posisi angka 6 selama 5 – 10 menit . Formulir yang telah diisi lengkap beserta contoh darah penderita ( 3 ml darah tanpa antikoagulan) yang telah diberi label ( nama penderita dan ruangan) dibawa ke bank darah 3. Contoh darah penderita diperiksa golongan darah ABO dan Rhesus menggunakan metode Forward dan Reverse Grouping dengan cara slide dan tube sesuai dengan SOP 5. PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 2/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Jam. Formulir permintaan darah untuk tranfusi rangkap 5 diisi lengkap oleh dokter yang meminta dan diberi stempel 2. PROSEDUR : 9.D MALLARANGAN NIP. Liquid Plasma (LP)< Anti Hemophilic (AHF) TROMBOSIT : 1. 19580912 198703 2 006 1. Petugas bank darah menghubungi PMI untuk menanyakan keberadaan komponen 6. Bila trombosit sudah sampai di bank darah.

Kantong trombosit beserta formulir merah diserahkan pada petugas ruangan WE : 1. Petugas ruangan yang mengambil darah dan petugas bank darah yang menyerahkan darah harus membubuhkan tanda tangan pada formulir rangkap 5 11. Petugas bank darah mencacat Nama penderita. Nama Petugas penerima pada buku tamu 4. Petugas bank darah menghubungi ruangan untuk segera mengambil WE 9. Petugas bank darah menanyakan keruangan tanggal dan jam pemakaian WE 6. PROSEDUR : 9. Contoh darah penderita diperiksa golongan darah ABO dan Rhesus menggunakan metode Forward dan Reverse Grouping dengan cara slide dan tube sesuai dengan SOP 5. Petugas ruangan yang mengambil darah dan petugas bank darah yang menyerahkan darah harus membubuhkan tanda tangan pada formulir rangkap 5 10. Petugas bank darah menghubungi ruangan untuk segera mengambil trombosit 10. Tanggal. Kantong WE beserta formulir merah diserahkan pada petugas ruangan . Formulir yang telah diisi lengkap beserta contoh darah penderita ( 3 ml darah tanpa antikoagulan) yang telah diberi label ( nama penderita dan ruangan) dibawa ke bank darah 3. Jam. Kirim contoh darah yang telah diberi label beserta formulir permintaan rangkap ke PMI melalui Supir ( buat surat permintaan pemakaian kendaraan sebagai surat jalan) 7.D MALLARANGAN NIP. Bila WE sudah sampai di bank darah. PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 3/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. 19580912 198703 2 006 1. catat pada buku komponen 8. Formulir permintaan darah untuk tranfusi rangkap 5 diisi lengkap oleh dokter yang meminta dan diberi stempel 2.

Formulir permintaan darah untuk tranfusi rangkap 5 diisi lengkap oleh dokter yang meminta dan diberi stempel 2. PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 4/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Bila LP sudah sampai di bank darah. Tanggal. Formulir permintaan darah untuk tranfusi rangkap 5 diisi lengkap oleh dokter yang meminta dan diberi stempel 2. Jam. PROSEDUR : LP : 1. Jam. Petugas bank darah menanyakan keberadaan komponen tersebut 6. 19580912 198703 2 006 1. Petugas bank darah mencacat Nama penderita. . Kantong LP beserta formulir merah diserahkan pada petugas ruangan AHF 1. Contoh darah penderita diperiksa golongan darah ABO dan Rhesus menggunakan metode Forward dan Reverse Grouping dengan cara slide dan tube sesuai dengan SOP 5. Petugas bank darah mencacat Nama penderita. Nama Petugas penerima pada buku tamu 4. Petugas bank darah menghubungi ruangan untuk segera mengambil LP 9. Tanggal. Formulir yang telah diisi lengkap beserta contoh darah penderita ( 3 ml darah tanpa antikoagulan) yang telah diberi label ( nama penderita dan ruangan) dibawa ke bank darah 3. Kirim contoh darah yang telah diberi label beserta formulir permintaan rangkap ke PMI melalui Supir ( buat surat permintaan pemakaian kendaraan sebagai surat jalan) 7. Formulir yang telah diisi lengkap beserta contoh darah penderita ( 3 ml darah tanpa antikoagulan) yang telah diberi label ( nama penderita dan ruangan) dibawa ke bank darah 3. Petugas ruangan yang mengambil darah dan petugas bank darah yang menyerahkan darah harus membubuhkan tanda tangan pada formulir rangkap 5 10. catat pada buku komponen 8.D MALLARANGAN NIP.

AHF dicairkan dalam shaker waterbath dengan suhu 30. Formulir yang telah diisi lengkap beserta contoh darah penderita ( 3 ml darah tanpa antikoagulan ) yang telah diberi label .D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR : 4. Formulir permintaan darah untuk tranfusi rangkap 5 diisi oleh dokter yang meminta dan diberi stempel Eka Hospital 2. Hubungi ruangan agar segera mengambil komponen AHF 13. Kantong AHF beserta formulir merah diserahkan pada petugas ruangan PRC 1. karena umur AHF hanya 3 jam 8. Tulis tanggal dan jam mulai dicairkan serta kadaluarsa pada kantong AHF 10. Nama petugas penerima pada buku tamu PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 5/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Bila komponen AHF sampai di bank darah catat pada buku komponen dan segera dilakukan pemeriksaan golongan darah dengan cara reverse grouping sesuai SOP 7. Petugas ruangan yang mengambil darah dan petugas bank darah yang menyerahkan darah harus membubuhkan tanda tangan pada formulir rangkap 5 14.37 0 C sampai mencair sempurna 9. Contoh darah penderita diperiksa golongan darah ABO dan Rhesus menggunakan metode Forward dan Reverse Grouping dengan cara slide dan tube sesuai dengan SOP 5. Petugas bank darah menanyakan keruangan kapan AHF akan diberikan . Sebelum dikirim keruangan. 19580912 198703 2 006 1. Nomor kantong komponen darah dicatat pada formulir rangkap 5 12. Tempelkan label yang berwarna sesuai dengan jenis golongan darah penderita dan telah diisi lengkap pada kantong AHF 11. Petugas bank darah menghubungi PMI untuk meminta komponen AHF sesuai dengan golongan darah penderita serta jumlah yang diminta dokter 6.

nama petugas penerima pada buku tamu PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 6/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Nomor kantong darah dicatat pada formulir rangkap 5 5. Dilakukan pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus darah donor menggunakan metode Forward dan Reverse Grouping dengan cara slide dan tube test sesuai dengan SOP 3. ( nama penderita dan ruangan ) dibawa ke bank darah 3. Diambil darah donor sesuai dengan golongan darah penderita serta jenis dan jumlah yang diminta 2. PROSEDUR : 4. Hasil pemeriksaan golongan darah dan crossmatch dicatat pada kertas kerja Bila Crossmatch Mayor dan Minor Compatible 1. jam. Kantong darah beserta formulir merah diserahkan kepada . Dipilih label golongan darah yang sesuai  Golongan A → Label putih  Golongan B → Label biru  Golongan AB → Label kuning  Golongan O → Label merah 2. Contoh darah penderita diperiksa golongan darah ABO dan Rhesus menggunakan metode forward dan reverse grouping dengan cara slide dan yube test sesuai dengan SOP Bila Darah Donor Tersedia di Bank 1. maka pemeriksaan dilakukan pemeriksaan Crossmatcth Mayor dan Minor sesuai dengan SOP 4. Bila golongan darah penderita dan donor sesuai. tanggal. 19580912 198703 2 006 1. Petugas ruangan mengambil darah dan petugas bank darah yang menyerahkan darah harus membubuhkan tanda tangan pada formulir rangkap % 7.D MALLARANGAN NIP. Label diisi lengkap 3. Petugas bank darah mencatat nama penderita. Label ditempelkan pada kantong darah donor 4. Segera telpon ruangan untuk mengambil darah donor 6.

Bila ada perjanjian. petugas ruangan PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 7/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.D MALLARANGAN NIP. Formulir yang telah diisi beserta contoh darah penderita ( 2 ml darah EDTA dan 5 ml darah tanpa antikoagulan) dikirim ke bank darah 4. Dikirim formulir permintaan pemeriksaan lanjutan untuk diisi lengkap oleh dokter yang merawat 3. maka darah dipakai untuk penderita lain kecuali ada perjanjian. Petugas bank darah menghubungi PMI untuk menanyakan hasil pemeriksaan 6. Bila darah tidak segera diambil. Dokter ruangan harus membuat jawaban tertulis kepada PMI apabila tetap menginginkan darah diberikan 8. Bila tidak diambil. Petugas bank darah melalui sopir mengirim contoh darah penderita beserta hasil crossmatch ke laboratorium Referal PMI untuk pemeriksaan lebih lanjut 5. maka darah disimpan di dalam lemari es dengan suhu 2 – 6 0 C selama maksimum 48 jam 9. laporkan ke ruangan . Petugas bank darah menghubungi ke PMI untuk menanyakan keberadaan darah dari golongan darah yang diminta 2. Jawaban dikirim ke bank darah untuk diteruskan ke laboratorium referal PMI dan mendapatkan darah yang dikehendaki Bila Darah Donor Tidak Tersedia di Bank Darah 1. darah dapat disimpan maksimal 4 hari sebelum kadaluarsa ( masa kadaluarsa terlampir ). PROSEDUR : 8. 19580912 198703 2 006 1. darah dipakai untuk penderita lain Bila Crossmatch Mayor dan Minor Incompatible 1. Dilaporkan kepada ruangan 2. Bila setelah 48 jam darah tidak diambil. Jika darah donor tidak tersedia di PMI. Hasil pemeriksaan diambil dan dikirimkan kepada dokter ruangan 7.

Donor pengganti atau donor langsung pergi ke PMI dengan membawa surat pengantar untuk diambil darahnya. Setelah darah sampai di bank darah RSUD Embung Fatimah. segera dilakukan pemeriksaan golongan darah serta crossmatch mayor dan minor sesuai dengan SOP Hasil pemeriksaan golongan darah dan crossmatch dicatat pada kertas kerja. Donor pengganti atau donor langsung diperiksa golongan darah ke bank darah 5. Petugas bank darah menerangkan kepada keluarga penderita untuk menghubungi PMI 2. UNIT TERKAIT : 1. Bila sebagai donor pengganti. 19580912 198703 2 006 1. darah dapat langsung dibawa ke RSUD Embung Fatimah oleh keluarga pasien untuk diserahkan ke bank darah Bila sebagai donor langsung. UTD PMI Batam . Intalasi Rawat Inap 2. darah. Donor mendapat kartu biru tanda bukti donor dari PMI sebagai tanda bukti pengambilan darah 6. dan himbauan kepada keluarga pasien untuk menjadi donor pengganti atau donor langsung PERMINTAAN KOMPONEN DARAH UNTUK PASIEN RAWAT INAP Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 8/8 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Keluarga menyerahkan kartu biru kepada petugas bank darah untuk mengambil darah di PMI setelah darah selesai diproses 7.D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR :  Donor pengganti adalah donor sukarela dari keluarga penderita dengan golongan darah tidak sama dengan penderita  Donor langsung adalah donor sukarela dari keluarga penderita dengan golongan darah sama dengan penderita 3. darah yang didonorkan akan diproses terlebih dahulu selama 10-12 jam. Keluarga yang akan donor diminta datang ke bamk darah untuk mendapatkan penjelasan dari petugas bank darah dan mengambil surat pengantar donor 4.

19580912 198703 2 006 1. TUJUAN : 3. KEBIJAKAN : 4. UNIT TERKAIT : Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. UNIT TERKAIT : .D MALLARANGAN NIP. PENGERTIAN : 2. TUJUAN : 3. 19580912 198703 2 006 1.D MALLARANGAN NIP. PENGERTIAN : 2. PROSEDUR : 5. PROSEDUR : 5. KEBIJAKAN : 4. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R.

KEBIJAKAN : 4. 19580912 198703 2 006 1. PROSEDUR : 5. PROSEDUR : 5. PENGERTIAN : 2.D MALLARANGAN NIP. KEBIJAKAN : 4. UNIT TERKAIT : .D MALLARANGAN NIP. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. UNIT TERKAIT : Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. TUJUAN : 3. TUJUAN : 3. PENGERTIAN : 2. 19580912 198703 2 006 1.

D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR : 5. TUJUAN : 3. 19580912 198703 2 006 1. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. KEBIJAKAN : 4. UNIT TERKAIT : Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. UNIT TERKAIT : . PENGERTIAN : 2. KEBIJAKAN : 4. 19580912 198703 2 006 1.D MALLARANGAN NIP. PROSEDUR : 5. TUJUAN : 3. PENGERTIAN : 2.

PENGERTIAN : 2. TUJUAN : 3.D MALLARANGAN NIP. KEBIJAKAN : 4. KEBIJAKAN : 4. PROSEDUR : 5. UNIT TERKAIT : . Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. TUJUAN : 3.D MALLARANGAN NIP. PENGERTIAN : 2. 19580912 198703 2 006 1. PROSEDUR : 5. UNIT TERKAIT : Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. 19580912 198703 2 006 1.

PENGERTIAN : 2. TUJUAN : 3. UNIT TERKAIT : Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. Nomor Dokumen Nomer Revisi Jumlah Halaman : No : _/_/LAB/RSUD-EF 0 1/1 RSUD EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM DITETAPKAN DIREKTUR RSUD EMBUNG Tanggal Terbit : FATIMAH KOTA BATAM Juli 2015 SPO FADILLAH R. 19580912 198703 2 006 1. PROSEDUR : 5.D MALLARANGAN NIP. UNIT TERKAIT : . TUJUAN : 3. 19580912 198703 2 006 1. PROSEDUR : 5.D MALLARANGAN NIP. KEBIJAKAN : 4. PENGERTIAN : 2. KEBIJAKAN : 4.