Anda di halaman 1dari 4

REFERAT Juli, 2018

IMUNISASI

NAMA : RAISHA TRIASARI


STAMBUK : N 111 17 136
PEMBIMBING : dr. ACHMAD YUDHA, Sp.A

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN ANAK


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNDATA
PALU
2018
BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi

Imunisasi merupakan pencegahan primer terhadap penyakit infeksi yang

paling efektif dan murah. Imunisasi bukan saja dapat melindungi individu dari

penyakit yang serius namun dapat juga menghindari tersebarnya penyakit

menular. Menurut World Health Organization (WHO) dan UNICEF

mencanangkan GIVS (Global Immunization Vision and Strategy) yaitu

rancangan kerja 10 tahun untuk mencegah penyakit yang dapat dihindari melalui

imunisasi. 1

Imunisasi dasar lengkap adalah tercapainya imunisasi untuk 1 dosis BCG, 4

dosis hepatitis B, 3 dosis DPT, 4 dosis polio, dan 1 dosis campak secara lengkap

pada anak sebelum usia satu tahun. 1,2

B. Tujuan

2
Untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu pada seseorang dan

menghilangkan penyakit tertentu pada sekelompok masyarakat atau bahkan

menghilangkan penyakit tertentu dari dunia.

Sasaran dari pemberian imunisasi tidak hanya pada anak-anak, tetapi juga

mencakup wanita hamil (awal kehamilan – 8 bulan), wanita usia subur (calon

mempelai). Pada anak-anak, imunisasi diberikan dimulai sejak bayi dibawah

umur 1 tahun (0-11 bulan) sampai anak sekolah dasar (kelas 1-kelas 6).1,3

C. Prosedur Imunisasi

D. Jenis-jenis Vaksin

E. Penyimpanan Vaksin

F. Cara Penyuntikan Vaksin

G. Tata cara Pemberian Imunisasi

DAFTAR PUSTAKA

1. Ranuh IGN, Suyitno H, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, penyunting.


Pedoman Imunisasi di Indonesia. Edisi ketiga. Jakarta: Satgas Imunisasi
Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2008.
2.

3
4