Anda di halaman 1dari 2

KENALI MELASMA, SPOT HITAM PADA KULIT

Oleh: dr. Nandya Putu Krisnaputri, S.Ked

Pada umumnya, masalah pada kulit mudah terdeteksi oleh penderitanya. Tetapi,
kebanyakan orang cenderung meremehkan penyakit dan gangguan yang terjadi pada kulit.
Mayoritas penduduk negara tropis cenderung memiliki spot hitam di area wajah akibat malas
menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
Melasma merupakan kondisi tidak berbahaya tetapi bisa menganggu penampilan karena
menciptakan spot hitam yang lebar dan jelas pada kulit terutama pada wajah. Melasma atau
chloasma, dalam bahasa awam sering kali disebut sebagai flek yang berwarna kehitaman pada
wajah. Biasanya melasma dijumpai pada daerah tubuh yang sering terpapar oleh sinar matahari,
seperti wajah (dahi, pipi, sekitar hidung, bibir atas dan dagu), simetris, dan timbul perlahan-
lahan.
Secara normal melanin berfungsi melindungi kulit dari efek berbahaya oleh sinar
matahari. Pada melasma terjadi penambahan jumlah melanosit pada kulit. Warna coklat yang
tampak dapat bervariasi, dari coklat muda sampai dengan coklat tua.
Melasma terutama dijumpai pada wanita, meskipin didapat pula pada pria (10%).
Terbanyak pada usia 30-44 tahun. Melasma terutama mengenai individu yang sering terkena
sinar matahari dalam waktu lama, dengan intensitas tinggi. Faktor keturunan juga dapat menjadi
penyebab melasma. Sekitar 20-70% pasien yang menderita melasma juga memiliki riwayat
melasma dalam keluarga. Peningkatan kadar hormon selama kehamilan (trimester ke 3) juga bisa
menjadi salah satu penyebabnya. Pada wanita pengguna kontrasepsi hormonal, melasma terjadi
umunya dalam 1 bulan sampai 2 tahun setelah dimulai pemakaian KB tersebut. Penggunaan obat
– obat sistemik seperti klorokuin, klorpromazin, sitostatik, minosiklin juga dapat memicu
terjadinya melasma. Bahan-bahan kosmetika yang bersifat fotosensitif juga dapat menyebabkan
terjadinya melasma.
Melasma baisanya diobati dengan menggunakan obat topikal (obat oles) atau dengan
pembedahan kimia maupun dengan menggunakan bedah laser. Preparat topikal untuk melasma
adalah menggunakan pencerah kulit yang aman berbentuk krim yang diaplikasikan pada malam
hari disertai pemkaian tabir surya pada pagi hari. Jika lokasinya lebih dalam kadang lebih susah,
bisa menggunakan pengelupasan kimiawi (chemical peeling) ataupun bedah laser. Namun
melasma sering kambuh dan kadang tidak bisa hilang total. Konsumsi antioksidan secara teratur
setiap hari juga sangat dianjurkan.
Melasma dapat dicegah dengan cara mencegah paparan sinar matahari dengan
penggunaan tabir surya/sublock sepanjang hari merupakan hal yang wajib dilakukan, cara
lainnya adalah dengan menggunakan topi atau payung saat beraktivitas diluar ruangan. Memilih
alat kontrasepsi yang tidak menggandung hormon, dan menghindari kosmetik bersifat
fotosensitif