Anda di halaman 1dari 1

28.

cuci tangan

Factor hygiene merupakan salah satu factor determinan stunting. Perilaku mencuci tangan sebelum menyiapkan atau
memberi makan anaknya berpengaruh dengan proporsi kejadian stunting yang lebih rendah yaitu sebesar 16,7 %
dibandingkan dengan kebiasaan tidak mencuci tangan. Hasil yang sejalan diperlihatkan pula oleh penelitian Rah yang
menunjukan bahwa kebiasaan ibu atau pengasuh anak mencuci tangan dengan sabun sebelum member makan atau
setelah buang air besar terkait dengan penurunan 15 % resiko stunting.

29. air minum

Disebutkan bahwa balita dari keluarga yang memiliki sumber air minum tidak terlindung 1,35 kali lebih beresiko
mengalami stunting dibandingkan dengan balita dari keluarga dengan sumber air minum terlindung. Sumber air
minum yang bersih merupakan factor penting untuk kesehatan tubuh dan mengurangi resiko berbagai penyakit
seperti diare, kolera dan tipes. Anak – anak merupakan subjek yang rentan terhadap infeksi karena secara alami
kekebalan anak tergolong rendah. Kematian dan kesakitan pada anak umumnya dikaitkan dengan sumber airt minum
yang tercemar dan sanitasi yang tidak memadai. Beberapa penelitian di berbagai Negara menunjukan kualitas
sumber air minum memiliki hubungan positif dengan kejadian diare dan kematian pada anak (Adewara et al. 2011)

Bibliography
Hafid, F., & Nasrul. (2016). Faktor Resiko Stunting pada Anak Usia 6- 23 Bulan di Kabupaten Janeponto. Indonesian
Journal of Human Nutrition , 50.

Oktarina, Z., & Sudiarti, T. (2013). Faktor Resiko Stunting pada Balita(24- 59 bulan) di Sumatra. Jurnal Gizi dan Pangan
, 179.