Anda di halaman 1dari 1

Pendekatan Farmakologis

Garis besar strategi terapi farmakologi mengikuti WHO Three-step Analgesic Ladder.
Strategi ini merupakan bagian dari metode manajemen nyeri yang berpusat pada 4
prinsip, yaitu:
1. “By Mouth” berarti menggunakan rute oral bilamana memungkinkan, bahkan
untuk opiat.
2. “By the Clock” berarti untuk nyeri yang persisten, obat diberikan berdasarkan
interval obat tersebut daripada diberikan hanya ketika dibutuhkan atau “on
demand”.
3. “By the Ladder” yaitu tiga langkah tangga analgesik menurut WHO untuk
pengobatan nyeri, antara lain:
Langkah 1:
Untuk nyeri ringan sampai sedang sebaiknya dimulai dengan obat analgesik non
opioid dan tingkatkan dosisnya. Jika dibutuhkan dapat ditingkatkan sampai dosis
maksimum yang direkomendasikan.
Dapat digunakan obat adjuvan seperti antidepresan atau antikonvulsi jika
dibutuhkan.
Jika pasien dengan nyeri sedang atau berat maka dapat dilewati langkah 1.
Langkah 2:
Apabila masih tetap nyeri, maka dapat naik ke tangga atau langkah kedua, yaitu
ditambahkan obat opioid lemah, misalnya kodein.
Tambahkan atau lanjutkan obat adjuvan, jika tepat.
Langkah 3:
Apabila ternyata masih belum reda atau menetap, maka sebagai langkah terakhir,
disarankan untuk menggunakan opioid kuat yaitu morfin.
Tambahkan atau lanjutkan obat adjuvan, jika tepat.