Anda di halaman 1dari 8

PEDOMAN PENGORGANISASIAN

INSTALASI FARMASI
LOGO RS

Sesuai dengan SK Direktur RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah


Nomor : 445.61/558/2013 tanggal 31 Desember 2013
Lampiran XVIII
RSUD TUGUREJO
PROVINSI JAWA TENGAH
TAHUN 2013

PEDOMAN PENGORGANISASIAN
I. Pendahuluan
Dalam era otonomi daerah saat ini dimana daerah mempunyai urusan-urusan wajib
dan pilihan sesuai yang diatur dalam UU nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah
Daerah, maka setiap daerah mempunyai keinginan untuk memberikan pelayanan yang
prima

kepada

masyarakat,

memberdayakan

masyarakat

dan

meningkatkan

kesejahteraanya di semua aspek kehidupan masyarakat. Salah satu urusan yang menjadi
urusan wajib yang diamanatkan kepada Pemerintah Daerah adalah Urusan kesehatan.
Untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan, diperlukan dukungan
Sistem Kesehatan Nasional yang tangguh. Di Indonesia, Sistem Kesehatan Nasional

(SKN) telah ditetapkan pada tahun 2004. Disamping Undang-Undang No 25 tahun


2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor
23 tahun 1992 tentang kesehatan, SKN telah berperan besar sebagai acuan dalam
penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Disamping
itu SKN juga berperan sebagai acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan, pedoman
dan arah pelaksanaan pembanguanan kesehatan.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo Semarang merupakan rumah sakit
kelas B Pendidikan berdasarkan Keputusan Menteri kEsehatan RI No. HK.
03.05/I/2949/2012 tanggal 21 Desember 2012. Pada Tahun 2007 Pemerintah Pusat
telah menerbitkan PP 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah sebagai
pedoman penetapan SOTK RSUD & RSJD Provinsi Jawa Tengah dengan susunan
Direktur dibantu oleh dua Wakil Direktur dan enam Kepala Bagian/Bidang serta lima
belas subbagian/subbidang.
Mengacu PERGUB nomor 061/76 tahun 2008 maka mulai 1 januari 2009. RSUD
Tugurejo Semarang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah (PPK-BLUD). Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan
kesehatan kepada masyarakat untuk mewujudkan penyelenggaraan

tugas-tugas

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mewujudkan kesejahteraan umum melalui


peningkatan derajat kesehatan masyarakat. BLUD beroperasi sebagai Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemeritah daerah agar dapat memberikan pelayanan kesehatan
secara efektif & efesiensi sejalan dengan tuntutan masyarakat atas pelayanan kesehatan
yang semakin bermutu, terjangkau dan profesional.
II.

Gambaran Umum Rumah Sakit


RSUD Tugurejo Semarang memiliki keunggulan strategis dari sisi geografis karena
selain terletak pada ruas jalan utama yang merupakan rangkaian jalur pantai utara jawa
yang menghubungkan kota Semarang dengan kota Kendal, juga dikelilingi oleh
pemukiman penduduk yang cukup padat serta dilingkupi oleh tiga daerah sentra industri
besar, yaitu : Kawasan Industri Cilacap, Kawasan Tugu Indah Industri, Kawasan Guna
Mekar Industri dan Kawasan Industri Candi.
Visi Rumah Sakit Umum Tugurejo adalah Rumah Sakit Prima, Mandiri dan
Terdepan dalam pelayanan. Untuk mewujudkan visi tersebut, dijabarkan dalam Misi dan
Langkah-langkah Strategik, dengan didasari oleh nilai-nilai luhur dan budaya kerja rumah
sakit yang diyakini akan mampu memberikan inspirasi kepada segenap karyawan untuk
bersama mewujudkan isi terebut.

RSUD Tugurejo memiliki berbagai macam produk layanan yang terbagi dalam
berbagai instalasi. Sistem dan kegiatan layanan utama dari Rumah Sakit Umum Daerah
Tugurejo Semarang meliputi :
a. Pelayanan Gawat Darurat
b. Pelayanan Rawat Jalan
c. Pelayanan Rawat Inap
d. [elayanan Bedah Sentral
e. Pelayanan Kebidanan
f. Pelayanan Intensif
g. Pelayanan Radiologi
h. Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik
i. Pelayana Patologi Anatomi
j. Pelayanan Bank Darah
k. Pelayanan Rehabilitasi Medik
l. Pelayanan Farmasi
m. Pelayanan Gizi
n. Pelayanan Keluarga Miskin
o. Pelayanan reka medis
p. Pelayanan pengelolaan limbah
q. Pelayanan administrasi manajemenna
r. Pelayanan Ambulance dan mobil jenazah
s. Pelayanan Pemulasaraan Jenazah
t. Pelayanan pemeliharaan sarana rs
III.

Visi,Misi Nilai & Tujuan Rumah Sakit


Visi Rumah Sakit Umum Tugurejo adalah Rumah Sakit Prima, Mandiri dan
Terdepan dalam Pelayanan. Untuk mewujudkan visi tersebut, dijabarkan dalam Misi dan
Langkah-langkah strategik, dengan didasari oleh nilai-nilai luhur dan budaya kerja
rumah sakit yang diyakini akan mampu memberikan inspirasi kepada segenap karyawan
untuk bersama mewujudkan isi tersebut.
Misi RSUD Tugurejo ada 6 (enam), yang merupakan cara-cara yang digunakan
untuk mencapai visi tersebut, yaitu :
1. Memberikan pelayanan kesehatan secara efisien dan mengembangkan pelayanan
unggulan;
2. Meningkatkan profesionalisme SDM kesehatan yang berdaya saing
3. Mengembangkan sarana dan prasarana RS yang aman dan nyaman
4. Meningkatkan program pengembangan mutu pelayanan medis dan non medis secara
berkesinambungan;
5. Mewujudkan kemandirian melalui peningkatan efesiensi, efektivitas dan fleksibilitas
pengelolaan keuangan;
6. Menjadi pusat pendidikan kedokteran dan kesehatan lin, serta penelitian dan
pengembangan bidang kesehatan.
RSUD Tugurejo memiliki nilai-nilai yang merupakan budaya kerja dari setiap
pegawai rumah sakit. Nilai-nilai ini diambil dari RS TUGUREJO, sebagai berikut :

1. Ramah dalam sikap


2. Santun dalam berbicara
3. Tanggung Jawab dalam tugas
4. Unggul dalam pelayanan
5. Gigih dalam usaha
6. Utama dalam karya
7. Rapi dalam penampilan
8. Empati dalam rasa
9. Jujur dalam bertindak
10. Orientasi Pelayanan Prima
Sebagai suatu organisasi, RSUD Tugurejo mempunyai tujuan, tujuan RSUD
Tugurejo terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus.
1. Tujuan Umum
Menyelenggarakan pelayann kesehatan dengan upaya penyembuhan, pemulihan,
peningkatan, pencengahan, pelayanan rujukan, dan menyelenggarakan pendidikan
dan pelatihan, penelitian dan pengembangan serta pengabdian masyarakat.
2. Tujuan Khusus
a. Memberikan pelayanan kesehatan secara efisiensi dan mengembangkan pelayanan
unggulan.
b. Meningkatkan profesionalisme SDM kesehatan yang berdaya saing;
c. Mengembangkan sarana dan prasarana RS yang aman dan nyaman;
d. Meningkatkan program pengembangan mutu pelayanan medis dan non medis secara
berkesinambungan;
e. Mewujudkan kemandirian melalui peningkatan efesiensi, efektivitas, dan fleksibilitas
pengelolaan keuangan;
f. Menjadi pusat pendidikan kedokteran dan kesehatan lain, serta penelitian dan
pengembangan bidang kesehatan.
IV.

Struktur Organisasi Rumah Sakit


Pembentukan, kedudukan, tugas pokok,fungsi dan susunan organisasi Rumah
Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Jiwa Daerah berdasarkan Peraturan Daerah
Provinsi Jawa Tengah No. 8 Tahun 2008.Organisasi dan tata kerja ini diharapkan mampu
mewadahi seluruh aspek kegiatan pelayanan dan administrasi RSUD Tugurejo
Semarang.
Susunan Organisasi RSUD Tugurejo berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa
Tengah No. 8 Tahun 2008, terdiri dari 1 orang Direktur dibantu oleh 2 Wakil Direktur
dan 6 Kepala Bagian/Bidang serta 15 subbagian/seksi. Secara rinci adaah sebagai
berikut :
1. Direktur
2. Wakil Direktur Pelayanan
3. Wakil Direktur Umum dan Keuangan

4. Bidang Pelayanan,membawahkan :
a. Seksi Pelayanan Rawat Jalan
b. Seksi Pelayanan Rawat Inap
5. Bidang Keperawatan, membawahkan :
a. Seksi Keperawatan Rawat Jalan
b. Seksi Keperawatan Rawat Inap
6. Bidang Penunjang, membawahkan :
a. Seksi Penunjang Medik
b. Seksi Penunjang Non Medik
7. Bidang Penunjang, membawahkan :
a. Sub Bagian Anggaran
b. Sub Bagian Akuntansi
c. Sub Bagian Perbendaharaan dan verifikasi
8. Bagian Perencanaan, membawahakan :
a. Sub Bagian Bina Program
b. Sub Bagian Monitoring dan evaluasi
c. Sub Bagian Diklat
9. Bagian Umum, membawahkan :
a. Sub Bagian Tata Usaha, Hukum dan Humas
b. Sub Bagian Rumah Tangga
c. Sub Bagian Organisasi dan Kepegawaian.
STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI FARMASI
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGUREJO PROVINSI JAWA TENGAH

Kepala
Instalasi Farmasi

Logistik

Pengelola
Perbekalan
Farmasi

Rawat Jalan

Manajeme
n Mutu
IFRS

Pelayanan
Perbekalan
Farmasi

Pengelolaan
Farmasi
Klinik

Administrasi

Rawat Inap

Pelayanan
Perbekalan
Farmasi

Pengelolaan
Farmasi
Klinik

VI. Uraian Jabatan


a) KEPALA INSTALASI FARMASI
1. Menyelenggarakan kegiatan pelayanan penunjang medik sesuai dengan standar
yang ditetapkan melalui sumber daya yang tersedia secara efektif, efisien dan
produktif.
2. Mengkoordinasi kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh staf instalasi dalam
pengelolaan dan pelayanan farmasi
3. Mendistribusikan tugas, memberikan petunjuk dan arahan kepada bawahan sesuai
dengan bidang tugasnya agar dapat terselesaikan dengan tepat waktu dan sasaran
4. Melaksanakan koordinasi dengan unit-unit kerja terkait dalam rangka pelaksanaan
tugas instalasi
5. Menyelia pelaksanaan tugas bawahan guna menunjang kelancaran pelaksanaan
tugas Ka. Instalasi Farmasi.
6. Menyusun rencana kerja, kebutuhan sarana, prasarana, operasional dalam suatu
Rencana Bisnis Anggaran (RBA)
7. Melaksanakan evaluasi dan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan dan
sumber daya yang digunakan di lingkup instalasi
8. Menyelesaikan masalah yang menghambat tugas operasional instalasi.
9. Mengupayakan pemenuhan target, sarana dan tujuan instalasi sesuai dengan
rencana kerja dan standar pelayanan minimal.
10. Mengembangkan kemampuan instalasi dalam pelayanan secara berkelanjutan.
11. Melaksanakan administrasi secara tertib, transparan dan akuntabel.
12. Melaporkan dan mempertangggungjawabkan pelaksanaan tugas operasional
kepada direktur secara berjenjang.
13. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan.
b) SEKRETARIS INSTALASI FARMASI
1. Menyelenggarakan, mengelola kegiatan administrasi

pelayanan

farmasi,

administrasi pengelolaan perbekalan dan administrasi umum


2. Mengkoordinir administrasi pelayanan farmasi yaitu pelaporan kinerja farmasi
yang meliputi pelaporan Standar Pelayanan Minimal, Indikator mutu, pendapatan
dan belanja, jumlah resep, pengelolaan obat program, narkotika dan psikotropika,
kegiatan farmasi klinik)
3. Mengkoordinir penatalaksanaan administrasi untuk klaim biaya obat ke pihak
ketiga.

4. Mengkoordinir penatalaksanaan administrasi pengelolaan perbekalan farmasi


(meliputi administrasi kegiatan seleksi, perencanaan, pengadaan, penyimpanan,
pendistribusian, pengendalian, penghapusan dan evaluasi).
5. Mengkoordinir administrasi umum, yang meliputi surat menyurat umum,
administrasi kepegawaian, pengelolaan kebendaharaan.
6. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada tasan baik secara lisan maupun tertulis.
7. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sehubungan dengan
kedinasan.
c) KOORDINATOR LOGISTIK
1. Mengkoordinir kegiatan pengeloaan perbekalan farmasi dan manajemen mutu
instalasi farmasi
2. Mensupervisi pelaksanaan kegiatan pengelolaan perbekalan farmasi dan
manajemen mutu instalasi farmasi
3. Melaksanakan koordinasi dengan unit-unit kerja terkait dalam rangka pelaksanaan
logistik
4. Mengkoordinir, mengupayakan kelancaran logistik yang meliputi kegiatan
pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian,
pengendalian, penghapusan, dan pencatatan serta evaluasi.
5. Mengkoordinir kegiatan manajemen mutu IFRS yang meliputi program IFRS,
MONEV kinerja IFRS dan penelitian serta pengembangan mutu.
6. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis.
7. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sehubungan dengan
kedinasan.
d) KOORDINATOR RAWAT JALAN
1. Mengkoordinir kegiatan depo farmasi rawat jalan, depo farmasi instalasi gawat
darurat dan depo farmasi instalasi bedah sentral
2. Mengkoordinir kegiatan pelayanan informasi obat, konsultasi, informasi dan
edukasi serta evaluasi penggunaan obat.
3. Mensupervisi pelaksanaan kegiatan pengelolaan perbekalan farmasi dan
pelayanan farmasi.
4. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis.
5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sehubungan dengan
kedinasan.
e) KOORDINATOR RAWAT INAP
1.
f)