Anda di halaman 1dari 9

ASKEP PASIEN

DENGAN DERMATITIS
Oleh:
Yudi Triguna
PENGERTIAN
■ DERMATITIS : Inflamasi jaringan kulit yg dikarakteristikan dengan eritema, nyeri dan
pruritus
■ Kejadiannya: Akut dan Kronik
■ Reaksi awal: erythema, pembentukan vesikel & berisik (scale), pruritus.
■ Reaksi lanjut akibat garukan  edema, pengeluaran cairan serosa, krusta.
■ Iritasi kronik  penebalan & pengerasan kulit, warna lebih gelap.
■ Jensi Dermatitis:
a. Dermatitis kontak
b. Dermatitis eksfoliatif
c. Dermatitis atopik
d. Dermatitis seborroik
DERMATITIS KONTAK
■ Dermatitis yg disebabkan oleh respon hipersensitifitas atau iritasi kimia.
■ Jenis: Dermatitis kontak Allergi & Dermatitis kontak Iritan
■ Penyebab utama:
 Alkali: Sabun, detergen, cairan pembersih
 Kosmetik: parfum, oil
 Hidrokarbon: parafin, tar, minyak pelembab, dll.
 Kain: wool, poliester, dll
 Garam metal: kalsium klorida, tembaha, merkuri, perak, zinc klorida, dll
 Tanaman: tanaman merambat, rumput, cemara
■ Manifestasi klinik: eritema, bengkak, vesikel pruritik pd area kontak allergen
DERMATITIS ATOPIK
■ Disebut juga Eczema
■ Penyebab tidak diketahui  faktor yg berkaitan: depresi imunitas yg
diperantari sel, peningkatan IgE, peningkatan sensitifitas Histamin.
■ Memiliki riw. Keluarga dgn reaksi hipersensitifitas: kulit kering,
eczema, asthma, rinitis allergi.
■ Karakteristik lesi: likenifikasi kronik, eritema, bersisik (scale)
■ Umumnya lesi ditemukan : tangan, kaki, permukaan fleksor lengan
dan kaki.
■ Pemeriksaan diagnotik : peningkatan eosinofil dan Ig E
DERMATITIS EKSFOLIATIF

■ Inflamasi kulit yg dikarakteristikan dengan pengelupasan kulit


yang berlebihan
■ Penyebab tidak diketahui  20 – 40% kasus disebabkan oleh
reaksi obat Sulfonamid, kanker terterntu (Limfoma)
■ Manifestasi Sistemik: kelemahan, malaise, demam,
penurunan BB.
■ Manifestasi lokal: bersisik, eritema, pruritus, pengelupasan
kulit & kuku.
DERMATITIS SEBORROIK

■ Gangguan inflamasi kronik yg mengenai kulit kepala, alis


mata, saluran telinga, lipaatan nasolabia, axilla, dan dada.
■ Penyebab tidak diketahui  dpt terjadi pd pasien yg
mengkonsumsi Methyldopa u/ hipertensi, parkinson
desease, AIDS
■ Karakteristik Lesi: plaq berwarna kuning atau putih, bersisik
dan berkrusta, ketombe dgn eritema pd kulit kepala &
pruritus ringan.
PENGOBATAN

■ Pengobatan tergantung penyebab & beratnya manifestasi


klinik.
■ Kasus ringan: obat anti pruritik
■ Kasus berat: obat anti histamin, kortikosterois oral/topikal,
balutan lembab jika lesi berair, obat anti infeksi topikal.
DIAGNOSIS KEPERAWATAN

■ Gangguan Citra Tubuh


■ Resiko Kerusakan Integritas Kulit
■ Nyeri Akut
■ Gangguan Rasa Nyaman
INTERVENSI KEPERAWATAN
■ Hindari iritan yang menyebabkan dermatitis u/ mencegah kekambuhan
■ Kompres dingin
■ Gunakan sarung tangan dan pakaian pelindung
■ Bantu dalam proses penyembuhan lesi dan pencegahan infeksi bakteri
■ Cuci tangan sesering mungkin
■ Berikan Pendidikan kesehatan:
 Pertahankan kelembaban kulit
 Gunting kuku untuk mengurangi garukan
 Mandi dengan air dingin atau hangat
 Gunakan sabun yang lembut tanpa bahan tambahan seperti sabun pewangi
 Gunakan pelembab