100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
683 tayangan2 halaman

Sop Proses Cutting

Dokumen tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) proses cutting di PT. Bangun Sarana Baja yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja selama proses cutting dengan menjelaskan persyaratan APD, langkah-langkah proses cutting, dan tindakan darurat apabila terjadi kebocoran gas.

Diunggah oleh

WAWAN
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
683 tayangan2 halaman

Sop Proses Cutting

Dokumen tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) proses cutting di PT. Bangun Sarana Baja yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja selama proses cutting dengan menjelaskan persyaratan APD, langkah-langkah proses cutting, dan tindakan darurat apabila terjadi kebocoran gas.

Diunggah oleh

WAWAN
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOP PROSES CUTTING

1. TUJUAN
Prosedur ini digunakan untuk memastikan tidak ada kesalahan dan kecelakaan kerja yang terjadi pada sub
proses cutting.
2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini dimaksudkan kepada helper dan fitter PT. BSB baik pekerja tetap dan tidak
tetap serta subkon yang melakukan sub proses cutting.

3. DEFINISI
3.1 Cutting adalah pemotongan material berupa besi atau baja dengan menggunakan cutting
torch.
3.2 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah merupakan suatu kondisi dalam
pekerjaan yang sehat dan aman baik itu bagi pekerjaannya, perusahaan maupun bagi
masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja tersebut

3.3 Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk
kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau
sebaliknya, dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

4. REFERENSI
4.1 Hasil Job Safety Analysis Sub Proses Cutting
4.2 Peraturan Keselamatan Kerja PT. Bangun Sarana Baja
4.3 Peraturan Perusahaan PT. Bangun Sarana Baja
4.4 Kebijakan Perusahaan

5. PERLENGKAPAN
5.1 Cutting torch
5.2 Tabung Oxygen dan Acetylene
5.3 Helm safety
5.4 Sepatu safety
5.5 Baju safety
5.6 Sarung tangan kulit
5.7 Kacamata safety
5.8 Respirator mask

6. PROSEDUR
6.1 Gunakan APD berupa helm safety, sepatu safety, baju safety, sarung tangan kulit,
kacamata safety dan respirator mask.
6.2 Ambil material berupa besi atau baja yang akan dipotong dengan hati-hati, pastikan
bagian permukaan material yang dipegang halus.
6.3 Hubungkan tabung Oxygen dan Acetylene dengan cutting torch. Pastikan regulator
terpasang pada tabung gas. Pastikan indikator regulator flowmeter berada pada titik 0
namun apabila tidak maka mengindikasikan adanya kebocoran gas. Apabila terjadi
kebocoran gas maka lakukan pengecekan sumber kebocoran, jika pada nozle segera
rapatkan sambungan. Apabila regulator flowmeter masih tidak pada titik 0 maka
laporkan ke HSE. Sedangkan jika kebocoran terjadi pada tabung gas hentikan proses
cutting dan laporkan ke HSE.
6.4 Hidupkan cutting torch dan pastikan tangan tidak pada ujung pemotong.
6.5 Potong material berupa besi atau baja dengan posisi tubuh tetap berada ±70 cm di
belakang besi atau baja yang dipotong.
6.6 Matikan cutting torch dan pastikan tidak ada kebocoran tabung gas Oxygen dan
Acetylene.

Anda mungkin juga menyukai