Anda di halaman 1dari 1

Tidak Untuk Cinta

Perihal hati mengoyak sanubari

Merajamku perlahan-lahan

Aku tak suka cinta, ku tegaskan aku benci cinta

Cinta pada lawan jenis, pada sesosok manusia yang gagah perkasa

Aku merasa kotor

Kotor pikiranku, kotor hatiku, kotor mataku

Semakin bertumpuk dan meninggi saja rasa bersalahku

Aku lancang ! dengan teganya menyisakan rasaku untuk kelak calon imamku

Aku tega ! membiarkan kelak calon imamku menerima separuh cinta suciku

Lagi-lagi kukatakan aku benci cinta !

Ia membuat hatiku ternoda, rasaku bernoda

Ku salahkan siapa, ku hakimi siapa

Ku tanya pada Tuhan, dijawablah aku yang salah, aku yang pantas dihakimi

Cinta adalah anugerah-Nya, murni timbul dari dalam kalbu

Hanya saja, akulah yang bodoh

Membiarkan cinta mengalir, bersemayam dengan mudahnya

Ya ! meski ku tersadar bukan cinta yang salah, tetap saja ku benci cinta

Terlalu lemah, jiwaku tak mampu menyangkalnya

Membiarkan pikiran membayangkan indah parasnya, elok tingkahnya

Oh tidak ! aku berzina

Zina pikiran, zina hati, zina mata

Karena ia tidak halal untukku, dan ia belum tentu calon imamku

Oh cinta ! jangan kendalikan rasaku

Ku benci kau sekarang

Tapi jika sudah tiba waktunya nanti, kan ku katakan padamu, selamat datang cinta

Cinta yang halal kusambut dengan hangatnya