0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
857 tayangan4 halaman

Jsa Pengambilan Sample Ru Iv

Dokumen ini memberikan analisis keselamatan pekerjaan untuk pengambilan sampel udara ambien di area FOC I (PLBC). Pekerjaan ini melibatkan pengukuran emisi udara menggunakan alat ukur emisi udara ambien. Analisis menjelaskan potensi bahaya seperti kelelahan, jatuhnya bahan, tersengat listrik, dan langkah-langkah pencegahan seperti penggunaan APD yang tepat, pemeriksaan peralatan, dan pem

Diunggah oleh

Anonymous RIQ0aTB
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
857 tayangan4 halaman

Jsa Pengambilan Sample Ru Iv

Dokumen ini memberikan analisis keselamatan pekerjaan untuk pengambilan sampel udara ambien di area FOC I (PLBC). Pekerjaan ini melibatkan pengukuran emisi udara menggunakan alat ukur emisi udara ambien. Analisis menjelaskan potensi bahaya seperti kelelahan, jatuhnya bahan, tersengat listrik, dan langkah-langkah pencegahan seperti penggunaan APD yang tepat, pemeriksaan peralatan, dan pem

Diunggah oleh

Anonymous RIQ0aTB
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JOB SAFETY ANALYSIS

Pekerjaan : No JSA : Ahli Teknik Tanda Tangan


Pengambilan sampel udara Ambien di Nama :
area FOC I ( PLBC) Tanggal :
Jabatan :

Mesin Kerja : GSI Tanda Tangan


Nama :
None
Jabatan :

Peralatan Kerja : APD yang di gunakan : Coverall, Safety PLBC Tanda Tangan
Hand gloves, Helmet, Safety Shoes, Nama :
Seperangkat alat ukur emisi udara Safety Glasses, life jacket, ring buoy
ambien Jabatan :

URUTAN LANGKAH POTENSI BAHAYA KONSEKUENSI YANG MUNGKIN TINDAKAN PENCEGAHAN KEJADIAN YANG TIDAK DIINGINKAN
KERJA TIMBUL
1. Pengurusan perijinan a. Bekerja tanpa ijin a) Pekerjaan ilegal a) Membuat PTW dan JSA sesuai dengan persyaratan RU IV
(ID Card, PTW, Safety b. Kerja yang tidak sah b) Penyusupan atau sabotase b) Mendapatkan ijin kerja yang sesuai sebelum memulai pekerjaan
Tag, SIM-K, SIM-B, c. Ijin tidak Valid c) Kerja dengan ijin kadaluarsa c) Mendapatkan ijin di validasi sesuai waktu dan pekerjaan
HSE Passport, dll) dan d) Pengawas harus memastikan bahwa semua aktifitas kerja harus
kegiatan awal dilakukan oleh personel yang kompeten
(penyediaan tenaga e) Melaksanakan TBM dan pemeriksaan kesehatan harian (tensi darah)
kerja/mobilisasi) untuk semua pekerja yang terlibat dalam aktifitas kerja
2. Persiapan pekerjaan, a. Penanganan Peralatan a. Peralatan hilang diambil orang a. Menjaga dan mengawasi peralatan yg digunakan
penyediaan APD, dan b. Penyediaan dan b. APD tidak sesuai, tidak dipakai b. APD yang digunakan sesuai standard Pertamina RU IV
persiapan peralatan pemakaian APD atau salah pakai c. c.i. Lakukan pemeriksaan alat setiap hari
serta supporting c. Kondisi alat yang tidak laik c. Alat rusak tidak bisa dipakai. c.ii. Tukarkan alat-alat yg rusak dgn yg kondisinya baik dan hilangkan
pakai d. Terjepit benda keras dari kotak penyimpanan
d. d.i. Jangan menggunakan peralatan buatan rumahan
d. Posisi anggota badan saat d.ii. Pergunakan APD yang benar
beraktifitas e. Orang yang bertanggung jawab akan melakukan pemeriksaan,
memantau aktivitas kerja dan harus memastikan standar dan
prosedur keselamatan secara ketat dipatuhi.
3. Persiapan area/lantai a. Posisi pekerja dan a) Terkena benda tajam dan tertusuk a. Semua peralatan yang digunakan harus telah diperiksa dengan baik
kerja, pemasangan housekeeping paku b. Bekerja dengan hati-hati dan selalu jaga komunikasi yang baik
barricade dan safety b. Beban berlebih saat b) Beban berlebih saat manual c. Gunakan sarung tangan & APD yang benar
sign manual handling handling d. Sediakan kotak obat di lokasi kerja
c. Pitch point, penanganan c) Terjepit, tergores dan terluka e. Jangan mengangkat beban lebih dari 20 kg
peralatan d) Debu dan material terbang masuk f. Dilarang bercanda di lokasi kerja
d. Kondisi area kerja (debu ke mata g. Gunakan kacamata dan dust mask keselamatan yang sesuai
dan material yg bisa e) Terpeleset, tersandung dan jatuh. h. Memastikan jalan masuk bebas penghalang.
terbang) f) Gagal melaksanakan pengamanan i. Gunakan sarung tangan & peralatan yg baik
e. Jarak pandang terbatas.
f. Area kerja sempit & tdk
stabil
4. Aktifitas handling, a. Peralatan tidak laik pakai a. Alat angkut/ kendaraan menabrak a. Pastikan tidak ada orang yg tdk berkepentingan di area kerja
loading & unloading b. Kelelahan dan unfit b. Material roboh b. Pastikan landasan yang stabil
material di area kerja c. Penglihatan yang buruk c. Jatuh di level yang sama, melukai c. Tdk ada material > 10 kg disimpan di ketinggian
d. Skill tidak sesuai pekerja d. Pemeriksasn alat angkut sebelum beroperasi
persyaratan d. Kegagalan operasional alat angkut e. Semua roda pada kondisi yang laik.
e. Paparan B3 e. Kejatuhan beban di radius line of f. Tidak ada kerusakan alat yang akan dipakai
f. Material dan peralatan fire (simops) g. Sertifikasi peralatan masih berlaku.
tidak tertata rapi f. Luka terjepit saat memposisikan h. Pencahayaan cukup (min. 100 lux) area kerja dan akses
g. Jarak pandang terbatas beban i. Tersedia shelter yang proper untuk tempat monitoring pekerjaan.
h. Dingin dan angin malam g. Kegagalan dalam berkomunikasi j. Kondisi cuaca tidak gerimis/hujan
i. Cuaca hujan/gerimis /petir h. Kehilangan kendali beban k. Pemasangan barricade, safety sign, poster, banner dan spanduk
(manual)
5. Pemasangan dan a. Kelelahan dan unfit a. Peregangan otot berlebih / keseleo a. Pastikan minta bantuan orang atau alat jika beban yang diangkat
pembongkaran b. Pitch point (titik tumpu) (beban yang berat) melebihi kemampuan
peralatan/ instrumen c. Posisi material tidak stabil b. Tangan atau kaki terjepit material b. Gunakan sarung tangan untuk melendungi dan memperkuat
dan fasilitas lainnya d. Orang masuk tanpa ijin c. Kejatuhan Material karena pegangan tangan
(power, akses, lantai e. Aliran listrik (jalur listrik material jatuh c. Pastikan anggota badan sudah terbebas dan aman dari jepitan
kerja, barricade, dll) bertegangan) d. Kejatuhan benda (mis. Orang sebelum meletakan material
f. Jarak pandang terbatas masuk tanpa ijin) d. Susun rapi tools dan atau material
g. Dingin dan angin malam
h. Cuaca hujan/gerimis/petir e. Tersengat aliran listrik (jalur listrik e. Pastikan area pemasangan/pembongkaran peralatan telah dipasang
bertegangan) barricade dan dipasang papan tanda keselamatan (safety sign)
f. Pastikan semua peralatan dan fasilitas pendukung sudah dicek dan
dalam kondisi aman/ laik sebelum digunakan.
g. Pencahayaan cukup (min. 100 lux) area kerja dan akses
6. Operasional peralatan a) Posisi pekerja dan kondisi a) Jatuh pada level yg sama a. Pastikan kondisi kestabilan tanah/lantai kerja dan pastikan saat
dan proses area kerja b) Peralatan terjatuh, terguling, melakukan pekerjaan pengukuran dilakukan sesuai SOP.
pengukuran baik b) Posisi dan kondisi terbentur. b. Pastikan JSA (Job Safety Analysis) pekerjaan tersebut disampaikan/
secara manual peralatan kerja. c) Kegagalan operasional peralatan disosialisasikan kepada seluruh pekerja pelaksana.
maupun automatis c) Operasional peralatan d) Kejatuhan material pada radius b. Pastikan selama proses pengukuran dijaga oleh petugas yang
dengan energi listrik line of fire kopenten selama 24 jam operasi (pemantauan)
d) Posisi pekerja disekitar e) Luka terjepit saat memposisikan c. Koordinasi diperlukan antara pengawas pengukuran, petugas
operasional peralatan peralatan safety dan supervisor area FOC I untuk melakukan penilaian
e) Pitch point saat f) Kegagalan dalam berkomunikasi terhadap resiko (risk assessment) pekerjaan tersebut sebelum
memposisikan peralatan g) Kejatuhan material dan melukai aktivitas dilakukan
f) Salah dalam orang d. Pelaksanaan safety patrol oleh Supervisor
berkomunikasi e. Operator peralatan pantau berpengalaman
g) Posisi material f. Tidak ada kerusakan alat yang akan dipakai
g. Sertifikasi alat pengukuran (kalibrasi) masih berlaku.
h. Antisipasi saat proses pengukuran turun hujan (shelter, relokasi,
payung, jas hujan, dll).
7. Aktifitas a. Bahaya tersandung & 1. Tesandung & tergelincir a. Pastikan area kerja telah bersih dan Rapi
Housekeeping tergelincir 2. Tersengat listrik b. Menjaga housekeeping dan pengendalian tumpahan
b. Genangan air dan 3. Terpapar bahan kimia c. Susun rapi tools dan atau material
keberadaan arus listrik d. Bekerja di lingkungan dengan cahaya yang cukup
c. Ceceran bahan kimia dan e. Bekerja pada posisi stabil
tersedianya B3
8. Aktifitas saat kondisi a. Kondisi kepanasan dan 1. Dehidrasi a. Menyediakan air minum yang cukup di area kerja
a. Panas kekurangan air minum 2. Tersambar petir b. Menghentikan aktifitas kerja saat turun hujan
b. Hujan/ gerimis/ b. Adanya badai/ sambaran 3. Kehujanan, kedinginan & masuk c. Menyediakan shelter yang proper
petir petir angin d. Memastikan kabel listrik dalam posisi menggantung, kabel tidak ada
c. Kondisi gerimis/ hujan/ 4. Tersengat listrik yang luka, doble isolasi.
petir
d. Adanya genangan air,
becek dan licin
9. Aktifitas di malam hari a. Peralatan tidak laik pakai 1. Kerusakan peralatan a. Pastikan peralatan sesuai dan laik pakai (safety tag/ color coding)
b. Kelelahan dan unfit 2. Melukai pekerja b. Pastikan pekerja dalam kondisi fit dan tidak dalam kelelahan
c. Penglihatan yang buruk 3. Bisa menyebabkan fatality c. Pekerja tidak pada kondisi penglihatan yang buruk (mis: rabun
d. Skill tidak sesuai 4. Tidak memenuhi persyaratan senja)
persyaratan dan tidak lingkungan d. Memiliki skill sesuai persyaratan
berpengalaman 5. Gangguan telinga e. Ventilasi cukup, tersedia MSDS di area kerja.
e. Material dan peralatan 6. Tersengatan listrik f. Area kerja rapi dan tertata penyimpanan materialnya
tidak tertata rapi 7. Kebakaran g. Pencahayaan cukup (min. 200 lux inside, dan 100 lux outside) area
f. Jarak pandang terbatas kerja dan akses
g. Dingin dan angin malam h. Tersedia team medis dan kelengkapannya.
h. Cuaca hujan/gerimis /petir i. Menggunakan APD Standard (kacamata clear, wearpack
i. Listrik dan api fluoresence, ear plug, sarung tangan)
j. Kebisingan dan tekanan j. Pemasangan barricade, safety sign, poster, banner dan spanduk
k. Tool dan peralatan tertata rapi
l. Peralatan yang digunakan tidak dalam perbaikan
m. Penyediaan shelter yang proper
n. Penggunaan ear plug dan ear muff
10. Pekerjaan SIMOPS a. Komunikasi dan koordinasi 1. Gagal komuikasi dan koordinasi a. Pastikan kegiatan dilaksanakan sesuai SOP/Methode Statement
(beberapa kegiatan antar fungsi dan pengawas 2. Kerusakan Peralatan yang sdh disetujui
yang dilaksanakan b. Kelelahan dan unfit 3. Bisa menyebabkan fatality b. Pastikan peralatan sudah diinspeksi, sesuai dan laik pakai (safety
ditempat dan waktu c. Skill tidak sesuai 4. Jatuh dan kejatuhan material tag/ color coding)
yang sama) persyaratan 5. Tersengat listrik c. Pastikan pekerja dalam kondisi fit dan tidak dalam kelelahan
d. Poor housekeeping 6. Kebakaran d. Memiliki skill sesuai persyaratan
e. Tegangan /Aliran listrik 7. Melukai pekerja e. Area kerja rapi dan tertata penyimpanan materialnya
f. Kebisingan 8. Gangguan telingan f. Tersedia team medis dan kelengkapannya.
9. Gangguan dan mengganggu fungsi g. Menggunakan APD Standard (kacamata clear, wearpack
lain fluoresence)
10. Terjadi misscommunication & h. Pemasangan barricade, safety sign, poster, banner dan spanduk
perkelahian i. Tersedia emergency equipment
j. Pastikan koordinasi dibawah kendali SIMOPS Controller
k. Tersedia APAR, MSDS di tempat kerja
l. Penggunaan ear plug/muff
m. Penggunaan sarung tangan yang sesuai untuk pelindung tangan
n. Bekerja di lingkungan dengan cahaya yang cukup
o. Menghindari lintasan bahaya (Line of fire)

Anda mungkin juga menyukai