LAPORAN
DASAR PEMROGRAMAN
Tipe Data, Konstanta, Printf , Variabel, Sizeof dan ASCII
DOSEN PENGAMPU :
TONNY SUHENDRA, S.T. M.Sc
ADITYA YUDHA PRATAMA
190120201040
FAKULTAS TEKNIK
PRODI TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
2020
A. TUJUAN
Mahasiswa dapat memahami Dasar Pemrograman tentang Tipe Data,
Konstanta, Printf , Variabel, Sizeof dan ASCII. Dapat memahami dari segi
pengetahuan dasar sampai pengetahuan dalam praktiknya.
B. ALAT DAN BAHAN
a. Software Dev C++
b. Laptop
c. Wifi/Internet
C. DASAR TEORI
a) Tipe Data
Tipe Data adalah cara kita memberitahu komputer untuk mengelompokkan data
berdasarkan apa yang dipahami oleh komputer.
Jenis-jenis Tipe Data dalam Bahasa C
Terdapat 8 tipe data di dalam bahasa pemrograman C yang bisa dibagi ke dalam 4
kelompok besar: tipe data dasar, tipe data turunan, tipe data bentukan,
dan tipe data void.
1. Tipe Data Dasar
Sesuai dengan namanya, tipe data dasar adalah tipe data paling dasar yang tersedia
di dalam bahasa pemrograman C. Terdapat 3 jenis tipe data dasar:
Char: tipe data yang berisi 1 huruf atau 1 karakter.
Integer: tipe data untuk menampung angka bulat.
Float: tipe data untuk menampung angka pecahan.
Tipe data dasar dasar disebut juga sebagai Primary Data Type, Fundamental Data
Types atau Basic Data Type.
2. Tipe Data Turunan
Tipe data turunan berasal dari tipe data dasar yang dikelompokkan atau di
modifikasi. Terdapat 3 tipe data turunan di dalam bahasa pemrograman C:
Array: Tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data dasar. Tipe data
tersebut harus 1 jenis.
Structure: Tipe data yang terdiri dari kumpulan tipe data dasar. Tipe data
tersebut bisa lebih dari 1 jenis.
Pointer: Tipe data untuk mengakses alamat memory secara langsung.
Tipe data turunan disebut juga sebagai Derived Data Type.
3. Tipe Data Bentukan (enum)
Sesuai dengan namanya, tipe data bentukan adalah tipe data yang dibuat sendiri
oleh kita (programmer). Isinya berupa data-data yang sudah ditentukan. Tipe data
bentukan ini dikenal juga sebagai Enumerated Data Type atau disingkat
sebagai enum.
4. Tipe Data Void
Tipe data void adalah tipe data khusus yang menyatakan tidak ada data.
Penggunaannya khusus untuk beberapa situasi seperti function yang tidak
mengembalikan nilai (return void), atau mengisi argumen function dengan nilai
kosong.
Tanpa pengelompokan, berikut ke-8 tipe data dalam bahasa pemrograman C:
1. Char
2. Integer
3. Float
4. Array
5. Structure
6. Pointer
7. Enum
8. Void
Dalam pemrograman C kita perlu banyak format specifier untuk berbagai jenis
tipe data. Format specifier mendefinisikan jenis data yang akan dicetak pada
output. Apakah akan mencetak output yang diformat atau mengambil input yang
diformat kita perlu Format specifier. Format specifier juga disebut sebagai format
string.
Format Specifier Deskripsi Tipe Data yang
didukung
%c Character char
unsigned char
%d or %i Character short
unsigned short
int
long
%e or %E or %g or Scientific Notation untuk float
%G float double
%f Floating point float
%hi Signed Integer (Short) short
%hu Unsigned Integer (Short) unsigned short
%l or %ld or %li Signed Integer long
%lf Floating point double
%Lf Floating point long double
%lu Unsigned integer unsigned int
unsigned long
%lli or %lld Signed integer long long
%llu Unsigned integer unsigned long long
%o Integer dalam bentuk octal short
unsigned short
int
unsigned int
long
%p Alamat pointer ke void void *
%s String char *
%u Unsigned Integer unsigned int
unsigned long
%x or %X Integer dalam bentuk short
hexadecimal unsigned short
int
unsigned int
long
%n Prints nothing
%% Print karakter %
Tipe Data: char
Format Specifier : %c
Tipe Data: int
Format Specifier : %i
Tipe Data: long int
Format Specifier : %i
Tipe Data: float
Format Specifier : %f
Tipe Data: short
Format Specifier : %hi
Tipe Data: unsigned short
Format Specifier : %hu
Tipe Data: long unsigned int
Format Specifier : %li
Tipe Data: double
Format Specifier : %li
Tipe Data: unsigned int
Format Specifier : %lu
Tipe Data: long long
Format Specifier : %lli
Tipe Data: unsigned long long
Format Specifier :%llu
Tipe Data: int
Format Specifier : %o
b) Konstanta
Konstanta adalah sebuah tempat atau container dari suatu nilai. Sesuai dengan
namanya, nilai dari konstanta bersifat tetap (konstan) dan tidak bisa diubah
sepanjang program berjalan.
Jika di dalam kode program kita ingin mengubah nilai ini, harus
menggunakan variabel yang akan dipelajari dalam tutorial selanjutnya.
Cara Pembuatan Konstanta dalam Bahasa Pemrograman C
Untuk membuat konstanta dalam bahasa C, terdapat 2 cara. Yakni menggunakan
keyword #define atau menggunakan keyword const.
c) Printf
Dalam bahasa pemrograman C, perintah printf dipakai untuk menampilkan teks
ke layar, yakni salah satu bentuk output.
Perintah printf sendiri sebenarnya bukan bagian dari inti bahasa C. Bahasa C
tidak mempunyai sarana input dan output bawaan. Perintah printf berasal dari
library stdio.h yang ditambahkan ke dalam kode program C. Karena itulah kita
harus menulis baris #include <stdio.h> di awal setiap kode program bahasa C
yang akan menggunakan perintah printf.f
Escape Character Character
\b Backspace
\f Form feed
\n Newline
\r Return
\t Horizontal tab
\v Vertical tab
\\ Backslash
\’ Single quotation mark
\” Double quotation mark
\? Question mark
\0 Null character
Membuat konstanta C dengan perintah “const”
Selain menggunakan perintah #define, konstanta juga bisa dibuat menggunakan
perintah const. Bedanya, pembuatan konstanta di ditempatkan di
dalam main() dan juga harus ditulis tipe data dari konstanta tersebut.
Berikut contoh kode program bahasa C untuk membuat konstanta menggunakan
keyword const:
d) Variabel
Variabel adalah ‘penanda’ identitas yang digunakan untuk menampung suatu
nilai. Nilai tersebut dapat diubah sepanjang kode program. Secara teknis, variabel
merujuk kepada suatu alamat di memory komputer. Setiap variabel memiliki
nama yang sebagai identitas untuk variabel tersebut.
Aturan Penamaan Variabel dalam Bahasa C
Penamaan variabel merujuk ke aturan identifier yang pernah kita bahas beberapa
tutorial sebelumnya. Berikut aturan penamaan variabel di dalam bahasa
pemrograman C:
Variabel bisa terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis
bawah ( _ ).
Karakter pertama dari variabel hanya boleh berupa huruf dan underscore
( _ ), tidak bisa berupa angka. Meskipun dibolehkan, sebaiknya tidak
menggunakan karakter underscore sebagai awal dari variabel karena bisa
bentrok dengan beberapa variabel settingan program.
Variabel harus selain dari keyword. Sebagai contoh, kita tidak bisa
memakai kata int sebagai nama variabel,
karena int merupakan keyword untuk menandakan tipe data integer.
Beberapa compiler bahasa C ada yang membatasi panjang variabel
maksimal 31 karakter. Agar lebih aman, sebaiknya tidak menulis nama
variabel yang lebih dari 31 karakter.
Cara Penulisan Variabel di dalam bahasa C
Ketika akan menulis variabel, dalam hampir semua bahasa pemrograman terdapat
2 proses: deklarasi dan inisialisasi.
Deklarasi adalah proses untuk memberitahukan compiler bahasa C bahwa kita
akan membuat sebuah variabel. Bahasa C termasuk bahasa pemrograman yang
menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya
untuk setiap variabel harus ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka
bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.
Ketika kita ingin membuat variabel, harus ditentukan dulu apa tipe data dari
variabel tersebut. Pembahasan mengenai tipe data di dalam bahasa C akan kita
bahas dalam tutorial tersendiri, namun berikut tipe data yang sering dipakai:
Tipe data integer, yakni tipe data angka bulat seperti 1, 5 atau 1000. Tipe
data integer ditulis dengan keyword int.
Tipe data float, yakni tipe data angka pecahan seperti 1.33, 5.90 atau
1000.99. Tipe data float ditulis dengan keyword float.
Tipe data character, yakni tipe data huruf seperti ‘A’, ‘a’, atau ‘Z’. Tipe
data character ditulis dengan keyword char.
e) Sizeof
Operator banya digunakan pada bahasa C dan C++.
Operator sizeof mengkompilasi operator unary beberapa kali untuk digunakan
menghitung ukuran dari nilai operand-nya. Hasil dari sizeof adalah tipe data
unsigned integral yang biasanya dinotasikan oleh size_t. sizeof bisa diterapkan
pada tipe data apapun, termasuk tipe data primitif seperti integer dan tipe
data float, tipe pointer, dan tipe data compound seperti structure, union, dan lain
sebagainya. Fungsinya, operator sizeof() digunakan dengan cara perbeda menurut
tipe operand-nya.
Ketika operand adalah tipe data. Ketika sizeof() digunakan dengan tipe data
seperti int, float, char, dan lain sebagainya. Secara sederhanya sizeof() akan
mengembalikan jumlah atau ukuran dari memori yang dialokasikan dari tipe data.
Contoh dalam bahasa C
Catatan: sizeof() mungkin akan memberikan output yang berbeda tergantung pada
jenis mesin yang digunakan, program sebelumnya dijalankan pada kompilator gcc
32 bit.
Ketika operand adalah berupa ekspresi. Ketika sizeof(0 digunakan dengan
ekspresi, maka akan mengembalikan ukuran dari ekspresi tersebut. Perhatikan
contoh berikut ini:
Contoh pada bahasa C
Seperti yang diketahui pada kondisi kasus pertama dari int dan double pada 4 dan
8 secara berurutan, a adalah variabel int ketika d adalah variabel double.
Hasil final akan menjadi double, karenanya output dari program adalah 8 byte.
Kebutuhan dari Sizeof, Untuk menemukan nilai elemen dari sebuah array.
Sizeof dapat digunakan untuk menghitung angka dari elemen array secara
otomatis. Perhatikan contoh berikut ini:
Contoh program pada bahasa C
Untuk mengalokasikan sebuah block pada alokasi memori dinamis.
Sizeof umumnya digunakan pada alokasi memori dinamis. Contoh, jika
dialokasikan memori untuk menampung nilai 10 integer dan tidak diketahui
sizeof(int) dari komputer yang mengalokasikannya, maka dapat dialokasikan
dengan bantuan dari sizeof.
int* ptr = (int*)malloc(10 * sizeof(int));
f) ASCII
ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan Kode
Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau sebuah standar internasional
dalam pengkodean huruf dan simbol seperti Unicode dan Hex tetapi ASCII lebih
bersifat universal. Pada materi kali ini sobat akan menemukan 8 bit, 256 karakter
ASCII, menurut ISO 8859-1 dan Microsoft Windows Latin-1 dengan
peningkatan karakter, yang tersedia dalam program tertentu seperti Microsoft
Word.
Dalam bahasa komputer 0 dan 1 tidak ada cara lain untuk mewakili huruf dan
karakter yang bukan nomer. Semuanya harus menggunakan 0 dan 1. Salah satu
jalan untuk berbahasa dengan komputer dengan cara menggunakan tabel ASCII.
Tabel ASCII merupakan tabel atau daftar yang bersi semua huruf dalam alfabet
romawi ditambah beberapa karakter tambahan. Dalam tabel ini setiap karakter
akan selalu diwakili oleh sejumlah kode yang sama. Misal untuk huruf "b" (b
kecil) selalu diwakili oleh urutan nomer 98, dan kalo dipresentasi menggunakan 0
dan 1 dalam bilangan biner, 98 adalah bilangan biner 110 0010.
Contoh lainya adalah 125 yang merupakan karakter "}". Simbol tersebut selalu
digunakan dalam bahasa komputer. Bukan hanya komputer tetapi juga beberapa
teknologi yang berbahasa komputer seperti Telepon Genggam.
Tabel berikut berisi karakter-karakter Kode ASCII:
Nilai ANSI Nilai Unicode Karakter Keterangan
ASCII (Heksa
(Desimal) Desimal)
0 0000 NUL Null (tidak terlihat)
1 0001 SOH Start of heading
(tidak terlihat)
2 0002 STX Start of text (tidak terlihat)
3 0003 ETX End of text (tidak terlihat)
4 0004 EOT End of transmission
(tidak terlihat)
5 0005 ENQ Enquiry (tidak terlihat)
6 0006 ACK Acknowledge (tidak terlihat)
7 0007 BEL Bell (tidak terlihat)
8 0008 BS Backspace
9 0009 HT Horizontal tabulation
10 000A LF Pergantian baris (Line feed)
11 000B VT Tabulasi vertikal
12 000C FF Pergantian baris (Form feed)
13 000D CR Pergantian baris (carriage
return)
14 000E SO Shift out (tidak terlihat)
15 000F SI Shift in (tidak terlihat)
16 0010 DLE Data link escape
(tidak terlihat)
17 0011 DC1 Device control 1
(tidak terlihat)
18 0012 DC2 Device control 2
(tidak terlihat)
19 0013 DC3 Device control 3
(tidak terlihat)
20 0014 DC4 Device control 4
(tidak terlihat)
21 0015 NAK Negative acknowledge
(tidak terlihat)
22 0016 SYN Synchronous idle
(tidak terlihat)
23 0017 ETB End of transmission block
(tidak terlihat)
24 0018 CAN Cancel (tidak terlihat)
25 0019 EM End of medium
(tidak terlihat)
26 001A SUB Substitute (tidak terlihat)
27 001B ESC Escape (tidak terlihat)
28 001C FS File separator
29 001D GS Group separator
30 001E RS Record separator
31 001F US Unit separator
32 0020 spasi Spasi
33 0021 ! Tanda seru (exclamation)
34 0022 “ Tanda kuti dua
35 0023 # Tanda pagar (kres)
36 0024 $ Tanda mata uang dolar
37 0025 % Tanda persen
38 0026 & Karakter ampersand (&)
39 0027 ‘ Karakter Apostrof
40 0028 ( Tanda kurung buka
41 0029 ) Tanda kurung tutup
42 002A * Karakter asterisk (bintang)
43 002B + Tanda tambah (plus)
44 002C , Karakter koma
45 002D - Karakter hyphen (strip)
46 002E . Tanda titik
47 002F / Garis miring (slash)
48 0030 0 Angka nol
49 0031 1 Angka satu
50 0032 2 Angka dua
51 0033 3 Angka tiga
52 0034 4 Angka empat
53 0035 5 Angka lima
54 0036 6 Angka enam
55 0037 7 Angka tujuh
56 0038 8 Angka delapan
57 0039 9 Angka sembilan
58 003A : Tanda titik dua
59 003B ; Tanda titik koma
60 003C < Tanda lebih kecil
61 003D = Tanda sama dengan
62 003E > Tanda lebih besar
63 003F ? Tanda tanya
64 0040 @ A keong (@)
65 0041 A Huruf latin A kapital
66 0042 B Huruf latin B kapital
67 0043 C Huruf latin C kapital
68 0044 D Huruf latin D kapital
69 0045 E Huruf latin E kapital
70 0046 F Huruf latin F kapital
71 0047 G Huruf latin G kapital
72 0048 H Huruf latin H kapital
73 0049 I Huruf latin I kapital
74 004A J Huruf latin J kapital
75 004B K Huruf latin K kapital
76 004C L Huruf latin L kapital
77 004D M Huruf latin M kapital
78 004E N Huruf latin N kapital
79 004F O Huruf latin O kapital
80 0050 P Huruf latin P kapital
81 0051 Q Huruf latin Q kapital
82 0052 R Huruf latin R kapital
83 0053 S Huruf latin S kapital
84 0054 T Huruf latin T kapital
85 0055 U Huruf latin U kapital
86 0056 V Huruf latin V kapital
87 0057 W Huruf latin W kapital
88 0058 X Huruf latin X kapital
89 0059 Y Huruf latin Y kapital
90 005A Z Huruf latin Z kapital
91 005B [ Kurung siku kiri
92 005C / Garis miring terbalik
(backslash)
93 005D ] Kurung sikur kanan
94 005E ^ Tanda pangkat
95 005F _ Garis bawah (underscore)
96 0060 ` Tanda petik satu
97 0061 a Huruf latin a kecil
98 0062 b Huruf latin b kecil
99 0063 c Huruf latin c kecil
100 0064 d Huruf latin d kecil
101 0065 e Huruf latin e kecil
102 0066 f Huruf latin f kecil
103 0067 g Huruf latin g kecil
104 0068 h Huruf latin h kecil
105 0069 i Huruf latin i kecil
106 006A j Huruf latin j kecil
107 006B k Huruf latin k kecil
108 006C l Huruf latin l kecil
109 006D m Huruf latin m kecil
110 006E n Huruf latin n kecil
111 006F o Huruf latin o kecil
112 0070 p Huruf latin p kecil
113 0071 q Huruf latin q kecil
114 0072 r Huruf latin r kecil
115 0073 s Huruf latin s kecil
116 0074 t Huruf latin t kecil
117 0075 u Huruf latin u kecil
118 0076 v Huruf latin v kecil
119 0077 w Huruf latin w kecil
120 0078 x Huruf latin x kecil
121 0079 y Huruf latin y kecil
122 007A z Huruf latin z kecil
123 007B { Kurung kurawal buka
124 007C | Garis vertikal (pipa)
125 007D } Kurung kurawal tutup
126 007E ~ Karakter gelombang (tilde)
127 007F DEL Delete
128 0080 € Euro sign
129 0081
130 0082 ‚ Single low-9 quotation mark
131 0083 ƒ Latin small letter f with hook
132 0084 „ Double low-9 quotation mark
133 0085 … Horizontal ellipsis
134 0086 † Dagger
135 0087 ‡ Double dagger
136 0088 ˆ Modifier letter circumflex
accent
137 0089 ‰ Per mille sign
138 008A Š Latin capital letter S with
caron
139 008B ‹ Single left-pointing angle
quotation
140 008C Œ Latin capital ligature OE
141 008D
142 008E Ž Latin captial letter Z with
caron
143 008F
144 0090
145 0091 ‘ Left single quotation mark
146 0092 ’ Right single quotation mark
147 0093 “ Left double quotation mark
148 0094 ” Right double quotation mark
149 0095 • Bullet
150 0096 – En dash
151 0097 — Em dash
152 0098 ˜ Small tilde
153 0099 ™ Trade mark sign
154 009A š Latin small letter S with
caron
155 009B › Single right-pointing angle
quotation mark
156 009C œ Latin small ligature oe
157 009D
158 009E ž Latin small letter z with
caron
159 009F Ÿ Latin capital letter Y with
diaeresis
160 00A0 Spasi yang bukan pemisah
kata
161 00A1 ¡ Tanda seru terbalik
162 00A2 ¢ Tanda sen (Cent)
163 00A3 £ Tanda Poundsterling
164 00A4 ¤ Tanda mata uang (Currency)
165 00A5 ¥ Tanda Yen
166 00A6 ¦ Garis tegak putus-putus
167 00A7 § Section sign
168 00A8 ¨ Spacing diaeresis - umlaut
169 00A9 © Tanda hak cipta (Copyright)
170 00AA ª Feminine ordinal indicator
171 00AB « Left double angle quotes
172 00AC ¬ Not sign
173 00AD Tanda strip (hyphen)
174 00AE ® Tanda merk terdaftar
175 00AF ¯ Spacing Macron (Macron)
176 00B0 ° Tanda derajat
177 00B1 ± Tanda kurang lebih (plus-
minus)
178 00B2 ² Tanda kuadrat (pangkat dua)
179 00B3 ³ Tanda kubik (pangkat tiga)
180 00B4 ´ Acute accent
181 00B5 µ Micro sign
182 00B6 ¶ Pilcrow sign
183 00B7 · Middle dot
184 00B8 ¸ Spacing cedilla
185 00B9 ¹ Superscript one
186 00BA º Masculine ordinal indicator
187 00BB » Right double angle quotes
188 00BC ¼ Fraction one quarter
189 00BD ½ Fraction one half
190 00BE ¾ Fraction three quarters
191 00BF ¿ Inverted question mark
192 00C0 À Latin capital letter A with
grave
193 00C1 Á Latin capital letter A with
acute
194 00C2 Â Latin capital letter A with
circumflex
195 00C3 Ã Latin capital letter A with
tilde
196 00C4 Ä Latin capital letter A with
diaeresis
197 00C5 Å Latin capital letter A with
ring above
198 00C6 Æ Latin capital letter AE
199 00C7 Ç Latin capital letter C with
cedilla
200 00C8 È Latin capital letter E with
grave
201 00C9 É Latin capital letter E with
acute
202 00CA Ê Latin capital letter E with
circumflex
203 00CB Ë Latin capital letter E with
diaeresis
204 00CC Ì Latin capital letter I with
grave
205 00CD Í Latin capital letter I with
acute
206 00CE Î Latin capital letter I with
circumflex
207 00CF Ï Latin capital letter I with
diaeresis
208 00D0 Ð Latin capital letter ETH
209 00D1 Ñ Latin capital letter N with
tilde
210 00D2 Ò Latin capital letter O with
grave
211 00D3 Ó Latin capital letter O with
acute
212 00D4 Ô Latin capital letter O with
circumflex
213 00D5 Õ Latin capital letter O with
tilde
214 00D6 Ö Latin capital letter O with
diaeresis
215 00D7 × Multiplication sign
216 00D8 Ø Latin capital letter O with
slash
217 00D9 Ù Latin capital letter U with
grave
218 00DA Ú Latin capital letter U with
acute
219 00DB Û Latin capital letter U with
circumflex
220 00DC Ü Latin capital letter U with
diaeresis
221 00DD Ý Latin capital letter Y with
acute
222 00DE Þ Latin capital letter THORN
223 00DF ß Latin small letter sharp s -
ess-zed
224 00E0 à Latin small letter a with
grave
225 00E1 á Latin small letter a with acute
226 00E2 â Latin small letter a with
circumflex
227 00E3 ã Latin small letter a with tilde
228 00E4 ä Latin small letter a with
diaeresis
229 00E5 å Latin small letter a with ring
above
230 00E6 æ Latin small letter ae
231 00E7 ç Latin small letter c with
cedilla
232 00E8 è Latin small letter e with
grave
233 00E9 é Latin small letter e with acute
234 00EA ê Latin small letter e with
circumflex
235 00EB ë Latin small letter e with
diaeresis
236 00EC ì Latin small letter i with grave
237 00ED í Latin small letter i with acute
238 00EE î Latin small letter i with
circumflex
239 00EF ï Latin small letter i with
diaeresis
240 00F0 ð Latin small letter eth
241 00F0 ñ Latin small letter n with tilde
242 00F0 ò Latin small letter o with
grave
243 00F0 ó Latin small letter o with acute
244 00F0 ô Latin small letter o with
circumflex
245 00F0 õ Latin small letter o with tilde
246 00F0 ö Latin small letter o with
diaeresis
247 00F0 ÷ Division sign
248 00F0 ø Latin small letter o with slash
249 00F0 ù Latin small letter u with
grave
250 00F0 ú Latin small letter u with acute
251 00F0 û Latin small letter u with
circumflex
252 00F0 ü Latin small letter u with
diaeresis
253 00F0 ý Latin small letter y with acute
254 00F0 þ Latin small letter thorn
255 00F0 ÿ Latin small letter y with
diaeresis
Sebenarnya Kode ASCII mempunyai komposisi bilangan biner sebanyak 7 bit.
Akan tetapi ASCII disimpan menadi 8 bit dengan menambahkan satu angka 0
sebagai tanda significant paling tinggi. Bit tambahan itu sering digunakan untuk
uji prioritas.
Jumlah kode ASCII sendiri ialah sebanyak 255 kode. Kode ASCII dengan Nilai
ANSI ASCII (Desimal) 0 sampai 127 adalah kode ASCII manipulasi teks
sedangkan kode ASCII dengan Nilai ANSI ASCII 128 sampai 255 adalah kode
ASCII untuk manipulasi Gambar/Grafik.
Kode yang tidak terlihat simbolnya seperti Kode 8 (Backspace), 10
(Pergantian baris / Line feed), 13 (Pergantian baris / carriage return), 32
(Spasi)
Kode yang terlihat simbolnya seperti numerik (0...9), abjad (a...z), karakter
khusus (!"$#&‘%()*+,-./:;<=>?@)
Kode yang tidak ada di keyboard namun bisa ditampilkan. Kode ini
biasanya untuk kode-kode grafik dengan Nilai ANSI ASCII 128 sampai
255.