Anda di halaman 1dari 3

Nama : Amarul Ilma Takatsuri

NIM : 18220007
Mata Kuliah : Kewirausahaan

Tugas Meringkas Materi Kewirausahaan

A. Innovation and Entrepreneurship


Inovasi adalah sesuatu yang membuka kunci terhadap nilai-nilai baru yang bisa kita
tawarkan kepada konsumen. Inovasi merujuk pada proses dimana ide-ide baru dapat
diwujudkan secara sukses untuk menciptakan nilai ekonomis, sosial, maupun ekologis.
Inovasi tidak hanya dalam hal teknologi yang rumit atau juga sesuatu yang sangat sulit,
tetapi ketika seseorang bisa melihat bahwa ada sesuatu yang dapat diperbaiki kemudian
menciptakan nilai yang baru untuk konsumen.
Di Indonesia, terdapat UKM atau Usaha Kecil dan Menengah. UKM berperan besar
dalam perekonomian, ini terlihat dari penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap
Produk Domestik Bruto (PDB). Sayangnya, daya saing UKM masih rendah disebabkan
oleh rendahnya inovasi dari pelaku usaha. Rata-rata UKM masih mengikuti hal yang
sedang tren atau sedang hype, misal jika ada yang berjualan barang A dan laku, maka
yang lain kebanyakan akan mengikuti. Hal ini mengakibatkan cenderungnya UKM lebih
ke arah follower saja tanpa menciptakan sesuatu yang baru.
Bila kejadian tersebut terus berlanjut, maka produk yang ada di pasaran akan tampak
tidak bisa dibedakan satu dengan yang lainnya (semuanya sama). Karena konsumen tidak
bisa membedakan antarproduk yang sejenis, maka pengusaha akan cenderung untuk
bersaing dalam hal harga. Harga yang lebih murah akan lebih diminati oleh konsumen.
Namun, persaingan itu tidak akan membuat usaha untuk bisa tumbuh dan berkembang
menjadi lebih baik.
Penelitian Global Oxford Economics menyarankan agar perusahaan kecil dan
menengah di Indonesia bersiap untuk dapat berkompetisi secara internasional melalui
transformasi cara berbisnis, inovasi produk, mengembangkan model bisnis, dan strategi
pemasaran mereka. Jadi, mau tidak mau harus berubah. Jangan hanya berkompetisi dalam
harga karena nanti lama kelamaan tidak akan berkembang, cara yang lebih baik untuk
berkompetisi adalah dalam hal pelayanan dan inovasi. Terdapat 10 jenis inovasi menurut
Keeley dkk (2013).
1. Model laba: mencari sumber pendapatan baru.
2. Jejaring: kolaborasi dengan perusahaan lain, menggabungkan kekuatan bersama.
3. Struktur: menyelaraskan bakat dan aset.
4. Proses: mengubah proses agar lebih cepat dan efisien.
5. Kinerja produk: menambah nilai substansial produk.
6. Sistem produk: menggabungkan produk dan layanan untuk membuatnya berbeda
dengan pesaing.
7. Layanan: membuat pelanggan kembali.
8. Merek: identitas unik membuat konsumen kenal, ingat, dan jadi top of mind.
9. Saluran: bisnis offline dan online.
10. Relasi dengan pelanggan: kartu loyalitas, kartu anggota.
Jadi, kesimpulannya yaitu selalu ada cara atau jalan untuk membuat sesuatu menjadi
lebih baik tinggal mencoba dalam mengidentifikasinya. Jika sudah menemukan cara
untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik, maka itu akan bisa menghadirkan nilai yang
lebih baik kepada konsumen. Hal ini mendorong supaya seseorang mampu keluar dari
zona nyamannya supaya melihat pada celah-celah perbaikan yang bisa dilakukan, karena
di situ terdapat banyak kesempatan untuk melakukan inovasi.

B. Digital Marketing
Digital marketing adalah metode pemasaran menggunakan media digital. Digital
marketing bukanlah online marketing. Pembedanya yaitu digital marketing memindahkan
media yang sebelumnya dicetak manual menjadi bisa diakses melalui perangkat,
sedangkan online marketing merupakan bagian dari digital marketing.
Berdasarkan tren digital di Indonesia tahun 2019, terdapat lebih banyak perangkat
mobile dibandingkan dengan populasi di Indonesia. Hal ini menandakan bahwa ada
sebagian masyarakat yang memiliki >1 perangkat mobile. Untuk akses koneksi internet
dan keaktifan bermedia sosial, angkanya yaitu > setengah populasi di Indonesia. Dengan
demikian, ini merupakan peluang yang sangat baik bagi digital marketing khususnya
online marketing apalagi di tengah kondisi wabah yang mengharuskan dilakukannya
physical distancing sampai keadaan membaik.
Jenis online marketing yang dapat dimanfaatkan antara lain:
1. Website: merupakan media yang paling lengkap karena bisa memuat banyak hal
penting tentang bisnis yang sedang dijalani.
2. SEO: merupakan Search Engine Optimization yang dapat digunakan pengguna/
konsumen saat menginput keyword yang akan dicari.
3. Social Media Marketing: merupakan pemanfaatan dari sosial media karena tingkat
penggunaannya yang termasuk tinggi di Indonesia.
4. Digital Ads: merupakan iklan digital seperti banner kecil (pop up) yang bisa dipajang
pada sebuah halaman website.
Salah satu cara mudah yang dapat digunakan dalam digital marketing yaitu melalui
“imooji”. Imooji adalah sarana online untuk membuat digital brosur, katalog, undangan
event, dan seterusnya dengan mudah dan gratis. Pada dasarnya ini sama saja dengan
mendesain “iklan visual” pada umumnya, tetapi karena digital jadi tidak perlu dicetak
sehingga dapat mengurangi beban biaya. Terdapat berbagai fitur mulai dari pilihan
template, font, animasi, penambahan suara, gambar, dan masih banyak lagi.
Namun, sebelum itu perlu dipikirkan terlebih dahulu mengenai produk (barang/ jasa)
yang akan ditawarkan pada konsumen, brand/ identitas produk, dan keunggulan/
diferensiasi produk dibanding kompetitor. Untuk bisa mendapatkan produk, perlu
diketahui dahulu masalah yang dialami konsumen, apa kebutuhannya, dan kesempatan
yang ada pada saat itu sehingga dapat langsung dilakukan eksekusi.