Anda di halaman 1dari 52

Konsep Biaya dan Sistem Informasi Akuntansi Biaya

Tatap Muka 1 dan 2 Waktu 200 Menit SKS 4

Sub Pokok Bahasan 1. Konsep Biaya


2. Objek Biaya
3. Sistem Informasi Akuntansi Biaya
4. Klasifikasi Biaya

Tujuan Pembelajaran:
1. Mampu menjelaskan arus biaya manufaktur dan melakukan penjurnalan.
2. Mampu menjelaskan format Laporan Harga Pokok Produksi dan Harga Pokok
Penjualan perusahaan manufaktur.
3. Mampu menjelaskan perbedaan jenid sistem biaya dan elemen biaya yang
dimasukkan sebagai biaya produk, agar mahasiswa dapat memahami konsep biaya

Kompetensi Yang Hendak Dicapai:


1. Agar mampu menjelaskan arus biaya manufaktur dan melakukan penjurnalan.
2. Agar mampu menjelaskan format Laporan Harga Pokok Penjualan perusahaan
manufaktur.
3. Agar mampu menjelaskan perbedaan jenis sistem biaya dan elemen biaya yang
dimasukkan sebagai biaya produk, agar mahasiswa dapat memahami konsep biaya.

1
PRAKTEK I
SOAL 1
CV Karya Abadi memproduksi berbagai macam ubin polos dan berwarna. Produk tersebut
dipasarkan di Jabodetabek.Berikut informasi biaya yag terjadi tahun 2017 sebagai berikut:
No. Elemen Biaya BBL BTKL BOP BPS BAU
1 Semen Abu – abu
2 Depresiasi kendaraan
3 Tepung Batu
4 Air
5 Upah bagian Pencetakan
6 Depresiasi Bangunan pabrik
7 Depresiasi Mesin
8 Iklan dan Promosi
9 Semen Berwarna
10 Gaji manajer
11 Listrik, telpon
12 Asuransi Pabrik
13 Bahan bakar pabrik
14 Perlengkapan kantor (ATK)
15 Upah bagian Pencampuran
16 Gaji pegawai kantor

Tugas
Ceklis (√ ) Klasifikasikan biaya tersebut ke dalam:
1. Biaya baku Langsung (BBL)
2. Biaya tenaga kerja langsung (BTKL)
3. Biaya Overhead Pabrik (BOP)
4. Biaya Pemasaran (BPS)
5. Biaya administrasi dan umum (BAU)

SOAL 2
PT. Aneka Karya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan genteng. Berikut
merupakan informasi biaya yang terkait dalam proses produksi selama bulan September 2017:

Elemen Biaya Biaya (Rp)


Bahan Langsung 45.000.000,-
Bahan Tidak Langsung 5.000.000,-
Tenaga Kerja Langsung 35.000.000,-
Tenaga Kerja Tidak Langsung 15.000.000,-
Biaya Overhead Pabrik 5.000.000,-

Tugas :
1. Hitunglah biaya konversi
2. Hitunglah biaya utama
3. Hitunglah biaya Produksi

SOAL 3

2
PT .Pandawa adalah perusahaan yang memproduksi pakan ternak. Produk tersebut dipasarkan
ke perusahaan peternakan dan perikanan, dan kebun binatang. Berikut Informasi biayayang
terjadi selama bulan Oktober 2017:

No. Elemen Biaya Biaya BBL BTKL BOP BAU BPS BVB BTP BPO BPE
(Rp 000,-)
1 Jagung 175.800
2 Katul 120.320
3 Telepon 54.980
4 Garam 6.900
5 Upah tenaga kerja 427.500
penggilingan
6 Iuran Keamanan 3.670
7 Listrik dan air 94.430
untuk pabrik
8 Penyusutan 79.450
Kendaraan
9 Upah TK tidak 59.300
langsung
10 Asuransi Pabrik 7.320
11 Bahan bakar dan 11.560
pelumas pabrik
12 Tulang kalsium 167.500
13 Penyusutan mesin 83.670
14 Upah TK 380.170
pengemasan
15 Pemiliharaan 26.230
mesin
16 Penyusutan 43.120
gedung pabrik
17 Gaji Direktur 350.600
18 Bubuk Kedelai 243.760
19 Penyusutan 22.670
peralatan kantor
20 Perlengkapan 2.630
kantor
21 Perjalanan Dinas 19.100
22 Pemiliharaan 6.225
Pabrik
23 Iklan dan Promosi 80.190
24 Upah TK 465.000
Pencampuran
25 Hiburan 31.680
26 Tol dan Parkir 12.420
Keterangan : BBL = Biaya bahan langsung BTKL = Biaya Tenaga Kerja langsung
BOP = Biaya Overhead Pabrik BAU = Beban Administrasi & Umum
BPS = Beban Pemasaran BVB = Biaya variabel
BTP = Biaya Tetap BPO = Biaya Produk
BPE = Biaya Periodik
Tugas:
1. Klasifikasikan biaya-biaya tersebut dengan memberikan tanda centang (checklist)
2. Hitung besarnya biaya utama, biaya konversi dan biaya produksi

PRAKTEK II

3
SOAL : Siklus Akuntansi Biaya
saldo per tanggal 1 Januari dari akun-akun New Hope Company adalah :

Akun Debit Akun Kredit


Kas $ 370.000 Utang usaha $ 1.626.200
Surat Berharga 153.000 Estimasi utang pajak
penghasilan 71.400
Piutang usaha 626.200 Utang jangka panjang jatuh
tempo 40.000
Beban dibayar dimuka 31.600 Utang jangka panjang 408.800
Barang jadi 137.400 Akumulasi penyusutan 2.839.000
Barang dalam proses 468.600 Saham biasa 1.056.000
Bahan baku 270.600 Laba ditahan 1.879.000
Tanah 83.000
Banguanan 1.161.200
Mesin dan peralatan 3.286.000

Selama bulan Januari transaksi-transaksi berikut ini dilakukan :


a) Pembelian bahan baku secara kredit sebesar $ 210 .000
b) Bahan baku diminta ke bagian gudang selama bulan ini sebesar $. 180.000 terdiri dari bahan
baku langsung sebasar $. 160.000 sisanya bahan baku tidak langsung.
c) Total beban gaji terhutang dan dibayar $. 320.000
d) Beban gaji didistribusikan sebagai berikut : Untuk tenaga kerja langsung 65%, Tenaga kerja
tidak langsung 15%, Gaji bagian pemasaran 13%, Gaji bagian administrasi 7%.
e) Overhead pabrik terdiri dari penyusutan sebesar $. 42.600 dan Asuransi dibayar dimuka $.
2.400.
f) Biaya overhead pabrik umum sebesar $ 52.680. 70% diabayar tunai sisanya kredit
g) Diterima dari pelanggan atas pelunasan piutangnya sebesar $. 410.000
h) Dibayar utang terdiri dari utang usaha sebesar S. 454.000 dan Estimasi hutang pajak
penghasilan sebesar $. 71.400
i) Overhead pabrik yang diakumulasikan dibebankan ke akun barang dalam proses .tunai
j) Produk yang selesai ditransfer ke persediaan barang jadi barang jadi sebesar $. 640.000
k) Penjualan sebesar $. 768.000. 40% dibayar tunai sisanya secara kredit. Harga pokok
penjualan sebesar 75% dari penjualan.
Tugas :
1. Buatlah Jurnal Umum berdasarkan transaksi diatas
2. Posting ke buku besar bentuk T
3. Buat Laporan Harga pokok penjualan
4. Laporan Laba Rugi
5. Neraca

PENYELESAIAN PRAKTEK II

4
1. Jurnal Umum
JURNAL UMUM

Keterangan Debit Kredit


a.

b.

c.

d.

e.

f.

g.

h.

i.

j.

k.

l.

Posting buku besar T

5
Kas Utang Usaha

Surat-Surat Berharga Estimasi Utang Pajak Penghasilan

Piutang Usaha Utang Jangka Panjang Jatuh Tempo

Barang Jadi Utang Jangka Panjang

Barang Dalam Proses Pengendali Overhead Pabrik

Bahan Baku Harga Pokok Penjualan

Beban dibayar dimuka Pengendali Beban Pemasaran

6
Tanah Pengendali Beban Pemasaran

Banguana Pengendali Beban Administrasi

Mesin dan Peralatan Provisi Perpajakan

Akumulasi Penyusutan Saham Biasa

Beban gaji yang masih terhutang Laba ditahan

Penjualan

7
2. Laporan Harga Pokok Penjualan

New Hope Company


Laporan Harga Pokok Penjualan
Untuk bulan yang berakhir tanggal 31 Januari 2017

8
4. Laporan Laba Rugi
Stephanowicz Company
Laporan Laba Rugi
Untuk bulan yang berakhir tanggal 31 Januari 2017

5. Neraca
Stephanowicz Company
NERACA
31 Januari 2017

ASET
ASET LANCAR
Kas ........................
Surat Berharga ........................
Piutang Usaha ........................
Persediaan:
Barang jadi ........................
Barang dalam proses ........................
Bahan baku ........................ ........................
Beban dibayar dimuka ........................
Total Aset Lancar .........................

ASET TETAP
Tanah .......................
Bangunan .......................
Mesin dan peralatan .......................

Dikurangi akumulasi penyusutan .......................


.......................
Total Aset Tetap ......................
TOTAL ASET .......................

9
KEWAJIBAN:
Utang Usaha ........................
Estimasi utang pajak penghasilan ........................
Utang jangka panjang jatuh tempo ........................
Total Kewajiban jangka pendek ..........................
Utang jangka panjang ..........................
Total Kewajiabn ..........................

Ekuitas Pemegang Saham


Saham biasa ........................
.
Laba ditahan 1 Januari ........................
Laba bersih bulan Januari .......................
........................
Total Ekuitas pemegang saham ..........................
Total Kewajiban dan ekuitas pemegang saham .........................
.

10
Metode Harga Pokok Pesanan (Job Order Costing)
Tatap Muka 3 Waktu 100 Menit SKS 2

Sub Pokok Bahasan 1. Karakteristik harga pokok pesanan


2. Akuntansi untuk biaya bahan baku, tenaga kerja
dan overhead pabrik.
3. Akuntansi untuk barang jadi.
4. Rekening kontrol dan rekening pembantu.
5. Kartu harga pokok pesanan.

Tujuan Pembelajaran:
1. Mampu menjelaskan konsep job order costing
2. Mampu menjelaskan berbagai variasi kalkulasi biaya pesanan
3. Mampu membuat jurnal dan kartu biaya pesanan serta dokumen pendukung untuk
semua komponen biaya.

Kompetensi Yang Hendak Dicapai:


1. Agar mampu menjelaskan konsep job order costing
2. Agar mampu menjelaskan berbagai variasi kalkulasi biaya pesanan.
3. Mampu membuat jurnal dan kartu biaya pesanan serta dokumen pendukung untuk
semua komponen biaya.

11
PRAKTEK III
SOAL : Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan
Produk yang dihasilkan oleh PT. Kharisma Packindo adalah berbagai jenis kotak karton (kardus)
yang digunakan pada perusahaan garmen, perusahaan elektronik , perusahaan sepatu dan
perusahaan air minum kemasan. Bahan Baku yang digunakan adalah single wall, double wall
dan white kraft. Sistem perhitungan biaya didasarkan pesanan. Berikut informasi terkait
beberapa pesanan yang diterima selama bulan Agustus 2017:

No pesanan Nama Produk Jenis Produk Jumlah Harga/unit (Rp)


1106 Carton Raschel Kotak(1170x680x320MM 200 18.700
PT.ADI PERKASA )
1107 Carton TR-143 Pcs (1170x680x400MM) 100 20.800
PT.MULTIINDOTAMA
1108 Carton Renda Kotak(750x500x500) 100 13.300
PT.MAJU SEJAHTERA

Selama bulan Agustus , terjadi transaksi-transaksi berikut ini :


1. Pembelian bahan baku langsung (single wall, double wall dan white kraft) dan bahan
penolong lainnya yang dibeli secara kredit sebesar Rp. 2.771.965.
2. Penggunaan bahan sebesar Rp.2.410.405, yang mana untuk bahan langsung sebesar Rp
2.145.000, sisanya untuk bahan tidak langsung(bahan penolong). Bahan langsung yang
dialokasikanke pesanan 1106 sebesar Rp. 1.122.000 , pesanan 1107 sebesar Rp. 624.000
dan pesanan 1108 sebesar Rp. 399.000.
3. Berdasarkan daftar penggajian seluruh karyawan, biaya gaji dan upah yang harus
dibayarkan perusahaan untuk bulan agustus sebesar Rp.3.004.400 .
4. Biaya gaji terdiri biaya tenaga kerja langsung sebesar 62,5%, biaya tenaga kerja tidak
langsung sebesar 7,5%, biaya pemasaran sebesar 20% serta biaya adm dan umum
sebesar 10% . Biaya tenaga kerja langsungyang dialokasikan ke pesanan 1106 = Rp.
981.750 , pesanan 1107= Rp. 546.000, dan pesanan 1108= Rp.350.000.
5. Biaya overhead pabrik dibebankan ke dalam proses produksi atas ketiga pesanan
tersebut dengan tarif 70% dari biaya tenaga kerja langsung.
6. Biaya overhead pabrik lainnya adalah biaya penyusutan gedung pabrik sebesar
Rp.450.000, biaya penyusutan mesin pabrik sebesar Rp.350.000, biaya asuransi pabrik
sebesar Rp 30.000 dan biaya overhead pabrik lainnya sebesar Rp 37.130 secara tunai.
7. Pesanan 1106 dan 1107 teleh selesai dan ditransfer ke gudang produk jadi
8. Pesanan 1106 telah diserahkan kepada pemesan.

Tugas :
1) Buat ayat jurnal yang diperlukan atas transaksi-transaksi yang terjadi dan posting ayat
jurnal tersebut ke dalam buku besar.
2) Buat kartu biaya pesanan.

12
PENYELESAIAN PRAKTEK III : Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan

PT. KHARISMA PACKINDO


1. a Jurnal untuk mencatat transaksi pemakaian biaya produksi :
Tanggal B/t Akun dan Keterangan P/r Debit Kredit
Agt

13
1. b. Buku Besar KHARISMA PACKINDO
Nama Akun : Persediaan Bahan

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Hutang Usaha

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : BDP – Biaya Bahan Baku

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : BOP – Aktual

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Biaya Gaji & Upah

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

14
Nama Akun : Hutang Gaji & Upah

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : BDP – Biaya Tenaga Kerja Langsung

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Beban Pemasaran

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Beban Administrasi & Umum

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : BDP – BOP

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : BOP – Applied

15
Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo
Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Persediaan Produk Jadi

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Beban Pokok Penjualan

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Piutang Usaha

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Penjualan

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Akumulasi Depresiasi Gedung

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt 6 BOP aktual 450.000 450.000

16
Nama Akun : Akumulasi Depresiasi Mesin

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Persekot Asuransi

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Kas

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

Nama Akun : Persediaan BDP

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo


Debet Kredit
Agt

2. a Kartu Biaya Pesanan PT. ADI PERKASA

PT. ADI PERKASA

KARTU BIAYA PESANAN

No. Pesanan : 1106 Tgl. Pesanan : ……………..............


Jenis Pesanan : ………………....... Tgl. Mulai : ……………..............
Nama Pemesan : ………………....... Tgl. Selesai : ……………..............

17

Tgl. Keterangan No. Bukti Jumlah (Rp)


2.b Kartu Biaya Pesanan PT. MULTI INDOTAMA

PT. MULTI INDOTAMA


KARTU BIAYA PESANAN

No. Pesanan : 1107 Tgl. Pesanan : ……………..............

Jenis Pesanan : ……………….......... Tgl. Mulai : ……………..............

Nama Pemesan : ……………….......... Tgl. Selesai : ……………..............

18

Tgl. Keterangan No. Bukti Jumlah (Rp)


2. c Kartu Biaya Pesanan PT. MAJU SEJAHTERA

PT. MAJU SEJAHTERA

KARTU BIAYA PESANAN

No. Pesanan : 1108 Tgl. Pesanan : ……………..............


Jenis Pesanan : ………………....... Tgl. Mulai : ……………...............
Nama Pemesan : ………………....... Tgl. Selesai : ……………..............
19
Metode Harga Pokok Proses (Process Costing)
Tatap Muka 4 Waktu 200 Menit SKS 4

Sub Pokok Bahasan


1. Perhitungan ekuivalen unit
2. Harga pokok proses tanpa perhitungan harga
pokok dalam proses awal.
3. Harga pokok proses untuk produk yang diolah
melalui lebih dari satu departemen
4. Metode harga pokok proses (Process Costing)

20
lanjutan
5. Perbedaan harga pokok proses dengan harga
pokok pesanan
6. Laporan biaya produksi.

Tujuan Pembelajaran:
1. Mampu menghitung produksi ekuivalen dan biaya per unit departemen.
2. Mampu membuat jurnal untuk mencatat biaya manufaktur.
3. Mampu menyusun laporan biaya produksi lebih dari satu departemen.

Kompetensi Yang Hendak Dicapai:


1. Agar mahasiswa/i dapat memahami produksi ekuivalen dan biaya per unit
departemen.
2. Agar mahasiswa/i dapat membuat jurnal dan memcatat biaya manufaktur
3. Agar mahasiswa/i dapat menyusun laporan biaya produksi lebih dari satu departemen
dan memahami Akumulasi Biaya Proses
4. Agar mahasiswa/i dapat menyusun laporan biaya produksi lebih dari satu
departemen barang hilang dalam proses dan FIFO

PRAKTEK IV
SOAL 1: Laporan Biaya Produksi ; Biaya Rata-rata Tertimbang
Produk-Produk yang dihasilkan oleh PT. Rasa Nusantara adalah snack ball berbagai jenis seperti
chiki Balls, chitato dan yoyo stick. Produk ini diproses melalui Departemen Pencampuran,
Departemen Pengeringandan Departemen Pengemasan. Metode yang digunakan perusahaan
adalah rata-rata tertimbang. Data yang berkaitan dengan operasi bulan September untuk
Departemen Pengeringan dan Pengemasan adalah sebagai berikut:

Pengeringan Pengemasan
Jumlah unit produk di persediaan produk dalam proses

21
awal :
1. Departemen Pengeringan ( biaya bahan 100%; 600 unit -
biaya konversi 70%)
2. Departemen Pengemasan (biaya bahan 100%; - 200 unit
biaya konversi 80%)
Jumlah unit produk yang diterima dari departemen 5.400 unit -
pencampuran
Jumlah unit produk yang ditransfer dari Departemen 6.300 unit 6.300 unit
Pengeringan ke Departemen Pengemasan
Jumlah unit produk yang ditransfer ke gudang produk - 5.900 unit
jadi
Unit persediaan akhir:
Departemen Pengeringan : 700 unit -
( bahan baku 100%, biaya konversi 80%)
Departemen Pengemasan : - 600 unit
( bahan baku 100%, biaya konversi 60%)

Biaya-Biaya:
Biaya-Biaya di persediaan produkdalam proses awal (Rp)
Biaya dari Departemen Pencampuran 230.000 -
Biaya dari Departemen Pengeringan - 152.600
Bahan baku 90.000 29.800
Tenaga Kerja Langsung 80.500 25.400
Overhead pabrik 133.320 22.000

Biaya ditambahkan selama periode berjalan (Rp)


Biaya dari departemen pencampuran 2.075.000 -
Bahan baku 810.000 940.000
Tenaga kerja 725.000 800.000
Overhead pabrik 1.200.000 700.000

Tugas :
1. Buatlah Laporan Produksi bulan September untuk Departemen Pengeringan dan
Pengemasan untuk bulan September 2017.
2. Buat ayat jurnal yang diperlukan.

PENYELESAIAN PRAKTEK IV
Soal 1

PT. Rasa Nusantara


Laporan Biaya Produksi
Departemen Pengeringan
Untuk bulan September
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

22
PENYELESAIAN PRAKTEK IV
Soal 1

PT. Rasa Nusantara


Laporan Biaya Produksi
Departemen Pengemasan
Untuk bulan September
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

23
SOAL 2. : Laporan Biaya Produksi ; Departemen Kedua ; FIFO
Manufacturing Company memproduksi suatu produk dalam dua departemen, yaitu
departemen pemotongan dan departemen perakitan. Produk dibuat dari lempengan logam
yang dipotong, dibentuk, dan dicat di departemen Pemotongan. Kemudian produk tersebut
ditransfer ke departemen Perakitan, dimana bagian-bagian yang dibeli dari pemasok luar
ditambahkan ke unit. Sistem perhitungan biaya berdasarkan proses dengan asumsi aliran biaya
FIFO digunakan untuk mempertanggungjawabkan persediaan dalam proses. Data yang
berkaitan dengan operasi bulan November untuk Departemen Perakitan adalah :

Jumlah unit di persediaan awal ( 50% selesai untuk bahan baku, 40% selesai untuk

24
tenaga kerja dan overhead) 1.200
Jumlah unit yang ditransfer dari Departemen Pemotongan selama periode
berjalan 2.800
Jumlah unit yang ditransfer ke Departemen Barang Jadi selama periode berjalan
3.000
Jumlah unit di persediaan akhir ( 90% selesai untuk bahan baku, 80% selesai
untuk tenaga kerja dan overhead) 1.000

Biaya yang dibebankan ke Departemen Persediaan Ditambahkan di


Awal Bulan Berjalan
Biaya dari Departemen sebelumnya $ 17.280 $ 40.600
Bahan baku 5.550 29.700
Tenaga kerja langsung 2.400 16.932
Overhead pabrik 3.600 25.389

Tugas:
1. Hitung unit ekuivalen dengan menggunakan metode FIFO
2. buat laporan biaya produksi departemen perakitan metode FIFO (bulatkan ke sen terdekat).
3. Jurnal tranfer

PENYELESAIAN PRAKTEK IV
Soal 2 : Laporan Biaya Produksi ; Departemen Kedua ; FIFO

Manufacturing Company
Laporan Biaya Produksi
Departemen Perakitan
Untuk bulan Sepember

25
Biaya Mutu (The Cost of Quality) dan
Akuntansi Untuk Kehilangan Dalam Proses Produksi
(Accounting for Production Losses)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

26
Tatap Muka : 5 Waktu :100 menit SKS :2

1. Mengidentifikasi dan membedakan tiga jenis biaya mutu


Sub Pokok 2. Menghitung biaya sisa bahan (scrap), biaya barang cacat (spoilage), dan
Bahasan biaya pengerjaan kembali (rework) pada sistem perhitungan biaya
berdasarkan pesanan
3. Membuat ayat jurnal untuk mempertanggungjawabkan biaya sisa bahan
(scrap), biaya barang cacat (spoilage), dan biaya pengerjaan kembali
(rework) pada sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan
4. Menghitung biaya barang cacat dan membuat laporan biaya produksi
jika ada barang cacat pada sistem perhitungan biaya berdasarkan proses
dengan asumsi aliran biaya FIFO

Tujuan Pembelajaran:

1. Mampu menghitung biaya mutu


2. Mampu menghitung biaya sisa bahan (scrap), biaya barang cacat (spoilage), dan biaya
pengerjaan kembali (rework) pada sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan
3. Mampu membuat ayat jurnal untuk mempertanggungjawabkan biaya sisa bahan (scrap),
biaya barang cacat (spoilage), dan biaya pengerjaan kembali (rework) pada sistem
perhitungan biaya berdasarkan pesanan
4. Mampu menghitung biaya barang cacat dan membuat laporan biaya produksi jika ada
barang cacat pada sistem perhitungan biaya berdasarkan proses dengan asumsi aliran
biaya FIFO

Kompetensi yang hendak dicapai:

1. Agar mampu menghitung biaya mutu


2. Agar mampu menghitung biaya sisa bahan (scrap), biaya barang cacat (spoilage), dan biaya
pengerjaan kembali (rework) pada sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan
3. Agar mampu membuat ayat jurnal untuk mempertanggungjawabkan biaya sisa bahan
(scrap), biaya barang cacat (spoilage), dan biaya pengerjaan kembali (rework) pada sistem
perhitungan biaya berdasarkan pesanan
4. Agar mampu menghitung biaya barang cacat dan membuat laporan biaya produksi jika ada
barang cacat pada sistem perhitungan biaya berdasarkan proses dengan asumsi aliran biaya
FIFO

PRAKTEK V
Soal:
PT. Putri Ayutama adalah perusahaan kecantikan yang menghasilkan berbagai jenis produk ,
salah satunya produk favoritnyaadalah masker bengkoang. Proses produksinya bersifat massal
dandan dilakukan secara berurutan melalui departemen pengolahan dan departemen
Pengemasan. Proses produksi menyertakan aktivitas aktivitas penghalusan
bengkuang(penepungan), maka kemungkinan produk hilang (penyusutan)akan selalu ada di
setiap tahapan proses produksi. Berikut informasi selama bulan Oktober 2017:

27
Pengolahan Pengemasan
Data Produksi :
Produk disertakan dalam proses produksi di Departemen
Pengolahan 21.000 bungkus -
Produk yang ditransfer:
 Dari Departemen pengolahan ke Departemen 16.500 bungkus 16.500 bungkus
Pengemasan
 Dari Departemen Pengemasan kr produk jadi - 13.000 bungkus
Produk hilang:
 Departemen Pengolahan 300 bungkus
 Departemen pengemasan - 200 bungkus
Produk dalam proses akhir:
 Departemen pengolahan(bahan baku 100%, 4.200 bungkus -
biaya konversi 80%)
 Departemen pengemasan(bahan baku 100%, - 3.300 bungkus
biaya konversi 60%)
Biaya-Biaya (Rp):
Bahan baku 5.300.000 2.200.000
Tenaga Kerja Langsung 5.500 3.700
Overhead pabrik 16.000.000 8.700.000

Tugas:
1. Buatlah laporan biaya produksi di Departemen pengolahan dengan asumsi produk
hilang di awal dan di akhir proses .
2. Buatlah laporan biaya produksi di Departemen Pengemasan dengan asumsi produk
hilang di awal dan di akhir proses .

PENYELESAIAN PRAKTEK V

PT. Putri Ayutama


Laporan Biaya Produksi
Departemen Perakitan
Untuk bulan Oktober
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

28
Perhitungan Biaya Produk Sampingan (by products)
dan Biaya Produk Gabungan (joint costs)

Tatap Muka : 6&7 Waktu 200 menit SKS :4

1. Pengertian produk sampingan (by products)

29
Sub Pokok 2. Metode perhitungan produk sampingan
Bahasan 3. Pengertian produk gabungan (joint products) dan biaya gabungan (joint
costs)
4. Alokasi biaya gabungan ke masing-masing produk
5. Analisa produk gabungan untuk pengambilan keputusan

Tujuan Pembelajaran:

1. Mampu menjelaskan tentang produk sampingan


2. Mampu melakukan pembebanan biaya produk sampingan dengan berbagai metode
3. Mampu menjelaskan produk gabungan
4. Mampu mengalokasikan biaya produk gabungan dengan berbagai metode
5. Mampu menganalisis hubungan antara biaya gabungan dengan pengambilan keputusan
(terbatas)

PRAKTEK VI

Soal 1 :
PT. Andhini Food Industries adalah perusahaan yang bergerak dibidang pemotongan daging
sapi. Produk yang dihasilkan pada saat di titik pemisah adalah daging kategori 1 (high Value),
daging kategori 2 (low value) dan daging kategori 3 (raw value). Biaya gabungan yang

30
dikeluarkan perusahaan = Rp 45.000.000. Berikut data produk gabungan pada bulan November
2017.
Produk Jumlah Daging Harga Pasar(Rp) Angka Penimbang
Daging kategori 1 600 kg 55.000 5
Daging kategori 2 750 kg 35.000 3
Daging kategori 3 300 kg 10.000 1

Tugas :
Alokasikan biaya gabungan menggunakan :
1. Metode Biaya rata-rata per unit
2. Metode biaya rata-rata tertimbang
3. Metode harga jual (pasar)

PENYELESAIAN PRAKTEK VI
Soal 1

1. Alokasi biaya gabungan dengan metode biaya rata – rata per unit

Biaya per unit = -------------------------------------------


31

=
Produk Jumlah Produk (Kg) Alokasi Biaya gabungan
(1) (2) (3) = (2) x Rp.
Daging kategori 1

Daging kategori 2

Daging kategori 3

2. Alokasi biaya gabungan dengan metode biaya rata – rata Tertimbang

Jumlah Produk Alokasi Biaya


Produk Jumlah produk Bobot
Tertimbang gabungan

(1) (2) (3) (4)=(2)x(3) % (5)=% x Biaya


Gabungan

Daging kategori 1

Daging kategori 2

Daging kategori 3

3. Alokasi biaya gabungan dengan metode Harga Pasar/Harga Jual

Alokasi Biaya
Jumlah produk yg Harga Jual per
Produk gabungan
Dihasilkan (unit) Unit Nilai Penjualan
(Rp)

(1) (2) (3) (4)=(2)x(3) % (5)=% x Biaya


Gabungan
32
Daging kategori 1

Daging kategori 2
Soal 2.
Tiga jenis produk sabunyang diproduksi PT. Maju Unggul Persada, antara lain toilet soap, multi
purpose soap dan lounry soap. Biaya produksi gabungan pada titik pisah sebesar Rp.15.500.000,
yang terdiri atas bahan baku=Rp. 5.500.000, tenaga kerja langsung=Rp. 4.000.000 dan overhead
pabrik=Rp. 6.000.000 . Berikut data produk gabungan pada bulan November 2017.

33
Produk Unit Produksi Harga Jual (Rp) Biaya setelah Angka Penimbang
titik pisah (Rp)
Toilet soap 8.800 unit 900 1.180.000 2
Multi purpose soap 10.625 unit 800 1.275.000 1
Lounry soap 8.000 unit 1.000 1.200.000 3

Tugas :
Alokasikan biaya gabungan menggunakan :
1. Metode Biaya rata-rata per unit
2. Metode biaya rata-rata tertimbang
3. Metode harga jual (pasar) hipotesis

PENYELESAIAN PRAKTEK VI
Soal 2

1. Alokasikan biaya gabungan kedalam produk gabungan dengan metode


biaya rata – rata per unit

Biaya per unit = ----------------------------------------

34
= Rp.
Produk Jumlah Produk (unit) Alokasi Biaya Gabungan

(1) (2) (3) = (2) x Rp.

Toilet Soap

Multi purpose Soap

Laundry Soap

2. Alokasikan biaya gabungan kedalam produk gabungan dengan metode


rata – rata Tertimbang

Produk Jumlah Bobot Jumlah Produk Alokasi Biaya Gabungan


Produk Tertimbang

(1) (2) (3) (4)=(2)x(3) % (5)=% x B. Gabungan


Toilet Soap

Multi purpose Soap

Laundry Soap

3.Alokasikan biaya gabungan kedalam produk gabungan dengan metode harga


jual hipotetis

Produk Jumlah Harga Penjualan Tambahan Alokasi Biaya


Produk Jual Final (Rp) Biaya Harga Jual Gabungan
(unit) Final Setelah Hipotetis (Rp)
(Rp) Titik Pisah Rp. %
(1) (2) (3) (4)=(2)x(3) (5) (6)=(4)-(5) (7) (8)=(7)x
B.gabungan
35
Toilet Soap

Multi purpose Soap


Bahan Baku: Pengendalian, Perhitungan Biaya dan
Perencanaan

Tatap Muka :8 Waktu :100 menit SKS :2

36
1. Sistem pembelian dan penggunaan bahan baku
Sub Pokok 2. Komponen-komponen biaya perolehan bahan baku
Bahasan 3. Mendefinisikan dan menghitung jumlah pesanan ekonomis (economic
order quantity-EOQ)
4. Mendefinisikan dan menghitung titik pemesanan kembali dan jumlah
persediaan pengaman
5. Metode pengendalian bahan baku

Tujuan Pembelajaran:

1. Mampu menjelaskan sistem pembelian dan penggunaan bahan baku


2. Mampu menjelaskan komponen-komponen biaya perolehan bahan baku
3. Mampu mendefinisikan dan menghitung EOQ, titik pemesanan kembali, dan jumlah
persediaan pengaman

Kompetensi yang hendak dicapai:

1. Agar mampu menjelaskan sistem pembelian dan penggunaan bahan baku


2. Agar mampu menjelaskan komponen-komponen biaya perolehan bahan baku
3. Agar mampu mendefinisikan dan menghitung EOQ, titik pemesanan kembali, dan jumlah
persediaan pengaman

PRAKTEK VII
Soal 1
Lee Company mengestimasikan kebutuhan sebesar 2.250 unit Ajet dengan biaya per unit $3,
biaya pemesanan sebesar $12 per pesanan, serta biaya penyimpanan sebesar 20%.
Tugas:
Hitung EOQ dan total biaya pemesanan dan biaya penyimpanan per tahun

37
PENYELESAIAN PRAKTEK VII
Soal 1

Soal 2
Pilot Company memperoleh data biaya dan data lainnya terkait dengan salah satu bahan
bakunya sebagai berikut:
Jumlah pesanan 3.500 unit
Penggunaan normal per hari 500 unit
Maksimum penggunaan per hari 600 unit
Minimum penggunaan per hari 100 unit

38
Waktu tunggu 5 hari
Tugas:
1. Hitunglah persediaan pengaman (maksimum)
2. Titik pemesanan
3. Persediaan maksimum normal

PENYELESAIAN PRAKTEK VII


Soal 2

Just-in-Time (JIT) dan Akuntansi untuk Backflushing

Tatap Muka :9 Waktu :100 menit SKS :2

1. Pengertian just-in-time dan konsep just-in-time


Sub Pokok 2. Hubungan just-in-time dengan backflushing

39
Bahasan 3. Akuntansi backflushing

Tujuan Pembelajaran:

1. Mampu menjelaskan pengertian dan konsep just-in-time


2. Mampu menjelaskan sistem produksi just-in-time dan membedakannya dengan sistem
produksi tradisional
3. Mampu menjelaskan hubungan just-in-time dan backflushing
4. Mampu membuat ayat jurnal dan akun T untuk akuntansi backflushing

Kompetensi yang hendak dicapai:

1. Agar mampu menjelaskan pengertian dan konsep just-in-time


2. Agar mampu menjelaskan sistem produksi just-in-time dan membedakannya dengan sistem
produksi tradisional
3. Agar mampu menjelaskan hubungan just-in-time dan backflushing
4. Agar mampu membuat ayat jurnal dan akun T untuk akuntansi backflushing

PRAKTEK VIII

Soal

Manufacturig Company, memproduksi barang jadi dalam 2 hari setelah penerimaan bahan
baku. Baiaya bahan baku di blackflush dari RIP ke barang jadi dan harga pokok penjualan.
Selama bulan Januari informasi sebagai berikut:
Saldo awal dalam akun persediaan adalah:
RIP $. 42.000
Barang jadi 340.000
Perlengkapan 40.000

40
Saldo RIP terdiri atas biaya bahan baku sebesar $. 40.200, sengagian besar masih belum
diproses, ditambah estimasi biaya konversi sebesar $. 1.800 yang dibebankan ke dalam
pekerjaan yang baru diroses sebagian. Saldo persediaan barang jadi terdiri atas biaya
nahan bakusebesar $. 168.000 dan estimasi biaya konversasi sebesar $. 172.000.

RIP $. 46.000
Barang jadi 348.000
Perlengkapan 10.000

Saldo RIP terdiri atas biaya bahan baku sebesar $. 43.200


Barang jadi 348.000
Perlengkapan 10.000

Saldo RIP terdiri atas biaya bahan baku sebesar $. 43.200, yang sebagian besarnya masih
belum diproses, ditambah estimasi biaya konversi sebesar $. 2.800 yang dibebankan ke
pekerjaan yang baru diproses sebagian. Saldo persediaan barang jadi terdiri atas biaya
bahan baku sebesar $. 171.600 dan estimasi biaya konversi $. 176.400.

a. Diterima bahan baku yang diterima dan dibeli secara kredit sebesar $. 812.000
b. Bahan baku tidak langsung yang digunakan sebesar $. 30.000
c. Beban gaji kotor sebesar $. 320.000. dicatat akrualnya lalu dibayar.
d. Distribusi beban gaji adalah sebagai berikut:
Tenaga kerja langsung $. 50.000
Tenaga kerja tidak langsung 90.000
Gaji bagian pemasaran 100.000
Gaji bagian administrasi 80.000
e. Overhead pabrik terdiri dari:
Penyusutan $. 580.000
Asuransi dibayar dimuka 18.000
f. Biaya overhead pabrik lain-lain
Dibayar tunai $. 34.000
Dikreditkan ke utang 8.000
g. Overhead diakumulasikan di akun pengendali overheda pabrik dibebankan ke Harga
pokok penjualan.
h. Komponen biaya bahan baku atas pekerjaan yang telah selesai di backflush dari RIP
i. Komponen biaya bahan baku atas pekerjaan yang telah dijual di backflush dari barang
jadi.
j. Saldo akhir ditetapkan dalam akun persediaan dengan menyesesuaikan komponen
biaya konversinya.

33
Tugas :

1. Buat ayat jurnal berdasarkan informasi diatas


2. Buat akun T yang lengkap untuk RIP, Persediaan barang jadi, dan harga pokok
penjualan.

41
PENYELESAIAN PRAKTEK VIII

42
Departementalisasi Biaya Overhead Pabrik

Tatap Muka : 10 & 11 Waktu :100 menit SKS :2

43
1. Pengertian dan tujuan Biaya Overhead Pabrik
Sub Pokok 2. Klasifikasi Departemen Produksi dan Departemen Jasa
Bahasan 3. Alokasi bertahap dengan memperhitungkan jasa timbal balik antar
departemen

Tujuan Pembelajaran:

1. Mampu menjelaskan BOP dan komponennya


2. Mampu melakukan perhitungan tarif BOP dan mengakumulasikan BOP aktual
3. Mampu menentukan selisih BOP dan membebankan selisihnya
4. Mampu melakukan penjurnalan atas pembebanan BOP dan selisih BOP

Kompetensi yang hendak dicapai:

1. Mampu menjelaskan BOP dan komponennya


2. Mampu melakukan perhitungan tarif BOP dan mengakumulasikan BOP aktual
3. Mampu menentukan selisih BOP dan membebankan selisihnya
4. Mampu melakukan penjurnalan atas pembebanan BOP dan selisih BOP

PRAKTEK X
Soal 1
Thomson Co. Memiliki data Departemen jasa dan produksi sbb:

Overhead Pabrik Jasa disediakan oleh Departemen :


Departemen sebelum
Departemen Y Departemen Z
didistribusikan ($)
Produksi-A 50.000 40% 20%
Produksi-B 70.000 40% 50%

44
Jasa-Y 26.000 - 30%
Jasa-Z 20.000 20% -

Hitung besarnya biaya overhead pabrik di departemen produksi, apabila alokasi biaya dari
departemen jasa ke departemen produksi dengan menggunakan:
1. Metode Langsung
2. Metode Bertahap
3. Metode simultan (aljabar)

PENYELESAIAN PRAKTEK X

45
Soal 2
PT. Segar Indo Murni adalah perusahaan buah-buahan memjadi minuman jus dalam kemasan
dengan rasa jeruk, mangga, jambu, sirsak, apel dsbnya. Berikut informasi terkait BOP aktual
sebelum alokasi biaya dari departemen jasa selama bulan Mei 2017.

Jasa disediakan oleh Departemen :


Departemen BOP Aktual (Rp)
Inspeksi Personalia
Pengolahan 142.780.000 45% 30%
Pengemasan 165.400.000 55% 60%
Inspeksi 12.450.000 - 10%
Personalia 18.900.000 5% -

46
Tugas :
Hitung besarnya biaya overhead pabrik di departemen produksi, apabila alokasi biaya dari
departemen jasa ke departemen produksi dengan menggunakan:
4. Metode Langsung
5. Metode Bertahap dengan urutan yang pertama adalah departemen personalia
6. Metode simultan (aljabar)

PENYELESAIAN PRAKTEK X

47
Perhitungan Biaya Berdasarkan Aktivitas
(Activity-based Costing – ABC)

Tatap Muka : 12 Waktu :100 menit SKS :2

48
1. Pengertian tentang ABC
Sub Pokok 2. Perbandingan sistem akuntansi biaya tradisional dan ABC
Bahasan 3. ABC dan distorsi biaya produksi
4. Kekuatan dan kelemahan ABC

Tujuan Pembelajaran:
1. Mampu menjelaskan tingkat biaya dan pemicunya
2. Mampu menjelaskan perbedaan pembebanan biaya tradisional dan ABC
3. Mampu menjelaskan adanya distorsi biaya bila menggunakan sistem pembebanan biaya
tradisional

Kompetensi yang hendak dicapai:

1. Mampu menjelaskan tingkat biaya dan pemicunya


2. Mampu menjelaskan perbedaan pembebanan biaya tradisional dan ABC
3. Mampu menjelaskan adanya distorsi biaya bila menggunakan sistem pembebanan biaya
tradisional

PRAKTEK XI
Soal:
Shouton Company, memproduksi 2 produk, Standar dan Khusus menghitung biaya berdasarkan
aktivitas. Berikut informasi biaya yang disediakan

Unit yang diproduksi 98.000 49.000


Biaya bahan baku
Per unit $. 10 $. 15
Total $. 980.000 $. 734.000 $. 1.715.000

49
Tenaga kerja langsung
Jam per unit 1 2
Total jam 98.000 98.000
Total Biaya ($10 per jam) $. 980.000 $. 980.000 $. 1.960.000

Persiapan 40 40
Perubahan desain 12 12
Overhead
Biaya tingkat batch $. 800.000
Biaya tingkat produk $. 720.000
Overhead lain-lain $. 3.136.000
Total overhead $. 4.656.000
Total $. 8.331.000

Tugas :
1. Hitunglah biaya total dan biaya per unit berdasarkan ABC
2. Hitunglah biaya berdasarkan tradisonal

PENYELESAIAN PRAKTEK XI

50
51
52