Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Endapan magmatik adalah suatu endapan yang proses pembentukan mineralnya, terbentuk
langsung pada magma (differensiasi magma). Salahsatu bentuk endapan magmatik adalah tambang
intan di Diamond pipe pada batuan kimberlite di Afrika Selatan. Kimberlit adalah batuan beku yang
dikenal dalam dunia pertambangan dan geologi sebagai batuan yang mengandung berlian. Namanya
sendiri berasal dari nama sebuah kota di Afrika Selatan, Kimberley, di mana pada tahun 1871 di kota
tersebut ditemukan berlian dengan kadar 83.5 karat(16.70 g).
Kimberlit biasanya hadir pada kerak bumi dalam struktur vertikal yang dikenal
sebagai kimberlites pipes, dan juga berupa dyke  dan sills. Kimberlite pipes  adalah sumber ekstraksi
berlian yang paling penting saat ini. Konsensus yang berkembang di dunia geologi menyatakan
bahwa kimberlit terbentuk pada bagian mantel bumi yang dalam. Pembentukan terjadi pada
kedalaman sekitar 150 dan 450 km(93 dan 280 mil), secara potensial terbentuk dari komposisi
mantel bumi yang bersifat eksotik, dan dierupsikan secara berulang-ulang dan terus-menerus,
seringkali disertai dengan kehadiran komponen karbon dioksida dan material volatil. Faktor
kedalaman dari zona peleburan dan pembentukannyalah yang mengakibatkan kimberlit sangat
potensial untuk menjadi batuan yang mengandung xenochrist berlian.
Kimberlit adalah sumber paling penting dari berlian primer. Banyak kimberlite pipes  juga
menghasilkan alluvial yang kaya atau berlian endapan plaser. Sekitar 6,400 kimberlit pipes  telah
ditemukan di dunia, dari jumlah tersebut 900 di antaranya diklasifikasikan sebagai pembawa berlian,
dan dari jumlah tersebut hanya 30 yang secara ekonomi menguntungkan untuk ditambang.
Endapan kimberlit yang ditemukan di Kimberley, Afrika Selatan adalah yang pertama kali
ditemukan dan menjadi asal usul namanya. berlian Kimberley pada awalnya ditemukan pada
kimberlit yang telah terlapukkan bewarna kekuningan oleh karena kehadiran limonit, sehingga
disebut sebagai tanah kuning. Penggalian yang lebih dalam menemukan batuan yang lebih fres,
kimberlit yang terserpentinisasi, yang disebut oleh penambang sebagai tanah biru. Baik tanah kuning
dan tanah biru adalah penghasil berlian prolifik. Setelah tanah kuning telah habis dieksploitasi,
penambang pada masa akhir abad ke 19 secara tidak sengaja memotong bagian tanah biru dan
menemukan berlian dengan kualitas dan kuantitas yang ekonomis.
Penelitian yang dilakukan adalah membandingkan karakteristik endapan magmatik, terutama
endapan kimberlit di berbagai daerah. Karena keterbatasan kemampuan penulis, maka penulis
hanya mengambil tiga daerah. Daerah yang dipilih adalah Ontario, a la fonte dan ......... Ketiga lokasi
tersebut terletak di Kanada. Hal ini menjadi penting untuk mengetahui bagaimana karakteristik
endapan kimberlit di lokasi tersebut.
1.2. Rumusan Masalah
Rumusan Masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut.
a) Bagaimana Karakteristik dari endapan kimberlit di lokasi .....?
b) Bagaimana Karakteristik dari endapan kimberlit di lokasi .....?
c) Bagaimana Karakteristik dari endapan kimberlit di lokasi .....?
1.3. Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.
a) Mengetahui karakteristik endapan kimberlit di lokasi .......
b) Mengetahui karakteristik endapan kimberlit di lokasi .......
c) Mengetahui karakteristik endapan kimberlit di lokasi .......