Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN KEGIATAN HARIAN

Nama : Fahrul MS
No Hari Tanggal Jam Kegiatan Keterangan
1 Kamis 4/1/2021 15:00 - 16:00 Pengenalan lingkungan kerja Kompresor, Preparation, Weaving,
Knitting, Finishing, Gudang Jadi.
2 Jumat 4/2/2021 08:00 - 09:00 Mengerjakan project Module Staubli M6 Memasukan carabinere ke modul
09:00 - 14:20 Menyalakan mc tenun 85 s/d 89 Baru 88 dan 89 tetapi belum menyala
3 Senin 4/5/2021 08:30 - 09:30 Memasang baut dan persiapan untuk greasing pada Module Staubli M6
09:30 - 14:00 Melakukan greasing pada Module Staubli M6 Dengan greasing kit
14:00 - 15:00 Mengganti blower pada mc tenun 136 blower 15VDC
15:00 - 16:00 Memasang lampu TL di bagian Inspeksi
4 Selasa 4/6/2021 08:00 - 08:30 Persiapan untuk pemasangan Module Staubli M6 di mc tenun 137 Persiapan alat dan bahan
08:30 - 10:00 Melakukan pemasangan Module Staubli M6 di mc tenun 137 Pembersihan dan pemasangan
10:00 - 12:00 Melakukan pemasangan ciel board dan kabel flatpada Module Staubli error L07 C14 E08, L10 C06 E03
13:00 - 16:00 Melakukan penyambungan harnese dengan carabinere ada harnese yang jatuh
5 Rabu 4/7/2021 08:00 - 09:00 Melakukan pemasangan ciel board dan kabel flat pada Module Staubli yang terjadi error kemarin error L21 C15 E03, L21 C16
09:00 - 11:30 Melakukan penyambungan harnese dengan carabinere Tidak ditemukan harnese yang jatuh
13:00 - 14:00 Membereskan bahan dan peralatan yang digunakan pada saat pemasangan Module Staubli M6
14:00 - 16:00 Membersihkan dan mencoba Inverter pada motor beaching Hitachi SJ200, Altivar 31, ATV12HU
6 Kamis 4/8/2021 08:00 - 12:00 Menyalakan mc tenun 85 s/d 89 mc tenun 88 menyala
12:00 - 15:50 Ijin membuat atm payroll di Bank OCBC NISP Cibeunying
15:50 - 17:00 Menyalakan mc tenun 85 s/d 89 mc tenun 87 menyala
7 Jumat 4/9/2021 08:00 - 12:00 Memperbaiki motor beaching
13:00 - 16:00 Memperbaiki motor beaching Hitachi WJ200N
No Hari Tanggal Jam
1 Kamis 4/1/2021 15:00 - 16:00

2 Jum'at 4/1/2021 08:00 - 09:00

09:00 - 14:20
3 Senin 4/5/2021 08:30 - 09:30

09:30 - 14:00

14:00 - 15:00
15:00 - 16:00

4 Selasa 4/6/2021 08:00 - 08:30

08:30 - 10:00

10:00 - 12:00
13:00 - 16:00

5 Rabu 4/7/2021 08:00 - 09:00

09:00 - 11:30

13:00 - 14:00

14:00 - 16:00

6 Kamis 4/8/2021 08:00 - 12:00

15:50 - 17:00
15:50 - 17:00

7 Jum'at 4/9/2021 08:00 - 12:00

13:00 - 16:00
Kegiatan
Pengenalan Lingkungan Kerja

Kompresor: 1.Ingersoll Rand; 2.Elliot D330; 3.Polaris P700; 4.Atlas Copco ZR315; 5. Joy
Dryer: 1.Hankinson H44; 2.Ingersoll;
Preparation: Benninger 1; Benninger 2; Benninger 3; Twist 1; Twist 2; Doubler; Mehane 1; Mehane 2; Mehane 3
Weaving: 107 mesin
Knitting: 73 mesin
Finishing: Stenter; Lacoom 1; Lacoom 2; Mondomix; Weko; Calender 1; Calender 2; Extruder
Mengerjakan Project Module Staubli M6 untuk mc tenun 137
Menempatkan carabinere kedalam Module Staubli M6.
Menyalakan mc tenun 85 s/d 89

Pertama, hal yang dilakukan yaitu mempersiapkan peralatan yang akan digunakan dan juga penerangan yang ada
mesin tersebut. Menurut arahan dari Pak Surya, untuk satu mesin membutuhkan 3 lampu TL (dengan rincian 2 lam
mesin dan 1 lampu dibelakang mesin). Lampu TL yang digunakan adalah lampu TL yang sudah dipasang di mesin
yang mati dan tidak digunakan).
Setelah itu memeriksa kondisi mesin terutama pada panel yang ada di jackquard dan di loom. Untuk mc tenun 85
jackquard menggunakan Bonas dan untuk Loom menggunakan Picanol. Ditemukan bahwa yang memungkinkan u
dinyalakan pada hari ini adalah mc tenun 88 dan mc tenun 89.
Untuk mc tenun 88, karena kondisi monitor untuk Bonas belum terpasang maka dipasang terlebih dahulu. Setelah
memeriksa panel-panel yang ada pada mc tenun 88:
-Mulai dari panel depan kiri bawah, panel belakang mesin yang mempunyai dua sisi, dan panel yang berada
kanan pinggir dilakukan pemeriksaan koneksi kabel dengan board (dalam keadaan kencang atau tidak) jika tidak
maka kencang kan. Lalu pemeriksaan antara sumber dan bodi panel apakah terjadi kebocoran atau tidak menggun
meter untuk mengukur resistansinya, jika tidak terjadi kebocoran maka pada AVO meter bagian resistansi akan m
OL, tetapi jika pada alat pengukur tersebut terbaca resistansi yang sedikit ada indikasi bahwa telah terjadi tersamb
sumber dan bodi panel tersebut. Untuk koneksi kabel mc tenun 88 sudah bagus dan tidak ada koneksi yang longga
kebocoran pada mc tenun 88 tidak ditemukan.
pemeriksaan dilanjut ke panel belakang mesin dilakukan pemeriksaan seperti sebelumnya dan pastikan bahwa sem
sudah terpasang tidak ada yang kurang satupun. Untuk mc tenun 88 pada panel belakang mesin, semua board yan
panel tersebut sudah lengkap. -Lalu
pemeriksaan dilanjut ke panel kanan pinggir , dilakukan pemeriksaan seperti panel-panel sebelumnya dan tidak di
kejanggalan apapun.

Untuk mc tenun 89, sama seperti mc tenun 88 dilakukan proses pemeriksaan yang sama dan ditemukan beberapa h
-Kondisi monitor untuk bonas tidak terpasang maka dipasang dulu sampai beres.
-Untuk panel depan kiri bawah ditemukan hasil dari pemeriksaan kebocoran untuk resistansi antara kabel sumber
tersebut dan bodi, nilai resistansi berkisar antara 3,5 Mohm s/d 4,5 Mohm. Setelah berkonsultasi dengan Pak Sury
beliau lanjutkan dulu pemeriksaan pada panel dibelakang mesin.
-Untuk panel belakang mesin, ada satu board yang tidak ada tepatnya berada di sebelah kiri dari 2 panel yang ada
mesin, berbentuk kotak yang seharusnya ada menempel pada board panel tersebut. Setelah itu menurut arahan Pak
diputuskan untuk mengambil board yang sama pada mc tenun 87.
-Untuk panel kanan pinggir, tidak ditemukan ada kejanggalan apapun sehingga dapat diproses ke bagian penyalaa
tersebut.
Proses penyalaan mesin:
-Untuk mc tenun 89, ketika dinyalakan setelah menunggu sampai monitor picanol (interactive display) selesai mem
beberapa error yang terjadi yaitu ada masalah sehingga versi dari software yang terpasang tidak sesuai dan perlu u
memasang software dengan versi yang sesuai. Akhirnya Pak Surya mencari interactive display mana yang mempu
software yang dibutuhkan untuk mc tenun 89. Setelah menemukannya dan memasang kembali software tersebut, d
ada masalah pada komunikasi antara Bonas dan Picanol tidak ada, sehingga dilakukan pemeriksaan pada panel be
mesin, setelah dilakukan pencabutan dan dipasang kembali socket yang tersambung ke board untuk komunikasi (k
indikator pada board tersebut tidak nyala dan berkedip). Akhirnya indikator berkedip dan masalah komunikasi sud
tetepi masih ada error yaitu adanya emergency stop yang terbaca menyala sehingga tidak bisa untuk menyalakan m
setelah dicari-caripun tetap ditemukan sehingga mc tenun 89 belum dapat menyala pada hari ini.
-Untuk mc tenun 88, ditemukan masalah yang sama yaitu tidak terjadi komunikasi antara picanol d
Untuk penyelesaian masalahnya dilakukan seperti mesin sebelumnya dan error tersebut dapat diatasi. pada saat ma
dinyalakan kembali ternyata saluran angin yang menuju parking break tidak terpasang ke katupnya, pada saat mau
ternyata pada katup tersebut terjadi kerusakan yang menyebabkan ketika saluran angin dimasukan, tidak terkunci
kebocoran karena sambungannya sudah rusak. sehingga pada hari ini mc tenun 88 belum dapat menyala juga.
Memasang baut pada Module Staubli M6 dan memastikan baut yang sudah terpasang tidak kendor dan membuka
sehingga siap untuk di greasing.
Melakukan greasing pada Module Staubli M6
Tahapan melakukan greasing:
1. Pastikan Module Staubli M6 tidak ada masalah seperti ada yang longgar atau tidak terkunci seperti pada keadaa
(Dari 336 Module Staubli M6, ditemukan 2 Module yang didalamnya ada yang tidak normal sehingga perlu untuk
setelah dilakukan pembongkaran pada Module tersebut, ada bagian yang patah pada dudukan springsehingga dilak
penggantian pada komponen tersebut lalu dirangkai kembali dan dipersiapkan untuk di greasing).

2.Siapkan peralatan untuk greasing.Rangkai peralatan greasing kit mulai dari alat yang mengatur tekanan dan ang
timernya, saluran angin, alat yang menampung dan menyalurkan greasing.Setelah itu rangkai dan lakukan pengatu
untuk mendapatkan pelumas yang pas, tidak terlalu banyak ataupun tidak terlalu sedikit sehingga perlu untuk dico
dahulu. Pengaturan tekanan dilakukan oleh Pak Rian dengan memilih tekanan 5 bar. Awalnya 4 bar tetapi dirasa p
diberikan kurang banyak.

3.Setelah itu pasang alat yang menyalurkan greasingke Module Staubli M6, tekan dan otomatis greasing tersebut
ditempat yang dibutuhkan. Lama penekanan pada alat greasing tidak berpengaruh pada jumlah pelumas yang dike
4.Setelah itu dapat ditutup kembali Module Staubli M6 seperti keadaan semula dan rapihkan ditempat yang terpisa
untuk 1 mesin dibutuhkan 336 Module Staubli M6.
Mengganti blower pada mesin 136
Tahapan melakukan Blower:

1.Melakukan pemeriksaan pada blower, mencari masalah yang menyebabkan blower tidak berputar. Dengan mela
pemeriksaan sumber tegangan yang mensuplai blower, setelah dilakukan ditemukan tegangan sumbernya sebesar
lalu dilakukan pengukuran juga pada blower yang ada disamping blower tersebut dan hasilnya sebesar 15,6VDC.
2.Menurut Pak Rian, blower tersebut perlu diganti dengan yang baru. Sehingga ditanyakan apakah blower dengan
tegangan DC yang mempunyai spesifikasi yang mirip tersedia di gudang spare part. Ternyata ada blower yang me
spesifikasi yang mirip. Lalu menulis dibuku untuk pengambilan spare part tersebut.
3.Setelah mendapatkan blower tersebut karena mempunyai socket sumber yang berbeda maka akan dilakukan sed
modifikasi untuk dapat dipasang sebagai ganti dari blower sebelumnya. Dengan menggunakan 2 terminal krustin,
dipasang untuk sumber positif sedangkan satunya lagi untuk sumber negatif. Setelah itu masukan kabel dan kenca
bautnya. Dan blower dapat bekerja kembali.
Memasang lampu TL di bagian Inspeksi
1.Menyiapkan peralatan dan bahan yang akan digunakan seperti tang pemotong, cable ties, isolasi hitam, kabel se
sakelar, dudukan lampu TL.(Tangga menggunakan tangga yang ada di bagian finishing)
2. Pergi ke bagian finishingdan menanyakan ke orang yang meminta memasang lampu TL mau dipasang disebelah
3.Merangkai lampu TL di bawah, dan naik menggunakan tangga. Pasang di tempat yang ditentukan, pasang duduk
TL menggunakan cable ties,sambungkan rangkaian lampu TL ke sumber dan Lampu TL sudah dapat digunakan.
Persiapan untuk pemasangan Module Staubli M6 di Mesin nomor 137
Memindahkan peralatan dan bahan yang akan digunakan untuk pemasangan Module Staubli M6 diantaranya:

Peralatan meliputi Lampu TL, Lampu Sorot, Terminal, Blower, dan selang angin. Dan bahan yaitu Module Staubl
buah, Ciel board 336 buah, Kabel flat 21 buah,dan lainnya. Pemindahan bahan dinaikan secara bertahap menggun
(scaffolding), karena steger yang cukup memakan tempat sehingga tidak muat jika dimasukan didekat mesin 137.
steger diletakaan di dekat mesin 136, lalu bahan dinaikan secara bertahap tidak sekaligus semua misal untuk Mod
M6 1 dus berisi sekitar 90 Module maka dinaikan satu-satu dari bawah ke steger dan lanjut dari steger ke atas seba
Dari atas mesin 136 baru dibawa ke mesin 137 begitupun bahan lainnya.
Melakukan pemasangan Module Staubli M6 di Mesin nomor 137

Sebelum pemasangan dilakukan, bersihkan terlebih dahulu tempat Module Staubli M6 tersebut menggunakan ang
selang dan juga blower dan juga kain majun. Setelah dirasa cukup bersih baru dilakukan pemasangan Module Stau
Pemasangan Module tersebut dilakukan dengan posisi Module yang ada yang mempunyai tembaga berada di depa
Pemasangan Module tersebut dilakukan sampai posisinya pas, ini membutuhkan waktu yang lumayan karena agak
pemasangan agar pas sesuai dengan posisinya. Pada saat pemasangan ada 3 buah Module Staubli M6 yang pada M
terdapat salah satu bagian dari delapan yang berderet yang biasanya terkunci patah. Sehingga dibawa kembali ke m
untuk diperbaiki.
Melakukan pemasangan ciel board dan kabel flatpada Module Staubli

Setelah dilakukan pemasangan Module Staubli M6, maka dilanjut dengan pemasangan Ciel board. Board ini dilet
Module Staubli M6 dengan posisi Socket yang menyambung dengan kabel flat berada di belakang jika kita berada
mesin. Setelah semua Ciel board terpasang, barulah memasang kabel flat yang dilakukan dengan memperhatikan u
telah tertulis di kabel tersebut. Sepertinya pada saat dilakukan pembongkaran kabel flat diberikan nomor berurutan
sebelah kiri dari nomor 1 sampai dengan nomor 21 (akan tetapi untuk nomor 20 dan 21 disana tertulis berbeda). S
semua kabel flat telah terpasang diatas Ciel board barulah dilakukan pemasangan kabel flat ke board yang berada
mesin. Pada board tersebut terdapat 24 socket untuk penyambungan dengan kabel flat tetapi yang digunakan hany
saja. Pemasangan dilakukan berurutan sesuai nomor dari kiri ke kanan. 24 socket tersebut dibagi menjadi 4 buah d
kolomnya. Pemasangan nomor 1 sampai dengan nomor 4 dilakukan dari sebelah bawah kiri ke atas kiri lalu untuk
sampai dengan nomor 8 dilakukan dengan dari bawah kiri kolom kedua ke atas kiri begitupun seterusnya sampai p
21. Setelah itu barulah dicoba untuk dinyalakan mesin jackquard (Staubli) tersebut untuk mengetahui apakah masi
atau tidak. Pada saat pertama dinyalakan akan ada beberapa tulisan seperti rdy dan lainnya. Sampai pada saat dima
sudah berjalan normal dan ditemukan error tulisaanya L22. Karena socket L22 tidak dipasang sehingga untuk men
tersebut maka dilakukan pengencangan kabel flat pada semua Ciel board. Setelah itu maka mesin di restart kemba
ditemukan error lagi yaitu L07 C14 E08. Menurut Pak Rian, error tersebut ada pada Module Stabubli M6 yang be
L07 (line 07 yang berarti terletak pada urutan ke 7 secara horizontal dimulai dari hitungan sebelah kiri) dan pada C
14 yang berarti terletak pada urutan ke 14 secara vertikal dimulai dari hitungan belakang). Dan E08 yang berarti a
pada magnet didalam magnet urutan ke 8 dari sebelah kiri dengan posisi tembaga (socketciel board berada didepa
ganti Module tersebut dengan yang lain sementara itu error yang terjadi dapat diperbaiki. Untuk error magnet, pad
8 dapat diganti bagian ke 8 dengan yang lain untuk Module M6 Lalu setelah diganti dengan Module yang lain, me
dan menemukan error lainnya yaitu L10 C06 E03. Setelah itu diganti lagi dengan yang lainnya. Jadi yang terdapat
buah Module Staubli M6.
Melakukan penyambungan harnese dengan carabinere

Setelah tidak ditemukan error maka harnese dan carabinere dapat disambungkan, perlu kehati-hatian karena jika h
kebawah untuk memperbaikinya agak sulit. Disambungkan satu per satu secara berurutan agar dapat diketahui jik
harnese yang jatuh, Untuk hari ini dengan pengerjaan penyambungan harnese dan carabinere yang sudah mencapa
setengahnya, ditemukan ada 19 harnese yang jatuh. Sehingga tadi dicatat saja letak harnese yang jatuh berada pad
Staubli M6 yang mana.
Melakukan pemasangan ciel board dan kabel flatpada Module Staubli yang terjadi error kemarin

Setelah dilakukan perbaikan Module Staubli M6 yang kemarin terjadi error, lalu dipasang kembali dan mesin coba
Masih terdapat error pada L21 C15 E03, ini menandakan perbaikan yang dilakukan ada yang salah sehingga error
masih muncul kembali. Setelah itu oleh Pak Rian diganti dengan Module Staubli M6 yang lain dan setelah dijalan
mesinnya, Module yang error berpindah menjadi L21 C16 yaitu berada disampingnya, karena dirasa bahwa modu
sudah baik, maka kemungkinan besar error tersebut terjadi karena pemasangan socket kabel flat dan Ciel board ya
Setelah dipaskan kembali akhirnya error sudah tidak ada. Dan dapat dilanjutkan ketahap berikutnya.
Melakukan penyambungan harnese dengan carabinere

Penyambungan harnese dan carabinere dilanjutkan dari sisa hari kemarin. Dengan bantuan dari pihak tenun satu o
jam 10 sudah meninggalkan mesin jacquard dengan pergi begitu saja). Karena untuk penyambungan hari ini, pada
melepaskan antara carabinere dan harnese, harnese yang dilepaskan diikat antara satu dengan satunya sehingga tid
ditemukan adanya harnese yang jatuh. Pada saat penyambungan dilakukan ditemukan Module Staubli M6 yang ca
tidak sesuai dengan yang seharunya yaitu terjadi posisi pemasangan yang salah, setelah itu module tersebut dicabu
diganti dengan module yang lain. Setelah itu dilanjut lagi sampai penyambungan harnese dan carabiner beres. Sem
melakukan penyambungan Pak Rian memasang clamp pada Ciel board yang berfungsi untuk menjaga posisi modu
M6 serta Ciel board Dan akhirnya harnese dan carabinere sudah terpasang semua dan juga clamp beserta kabel fla
terpasang. (pemasangan clamp mengharuskan dibukanya kabel flat sehingga perlu untuk dipasang ulang kabel flat
Setelah mesin staubli dinyalakan tidak ditemukan error.
Membereskan bahan dan peralatan yang digunakan pada saat pemasangan module staubli M6
Membereskan dus-dus, plastik, dan sisa-sisa serta merapihkan peralatan yang digunakan. Pak Rian memasang
interactivedisplay (ID) pada mc tenun 137. Setelah itu melapor ke Pak Dadang Taryana.
Membersihkan dan mencoba Inverter pada motor beaching

Pada motor beaching terdapat beberapa kontrol yang digunakan antara lain: Hitachi SJ200, Altivar 31, dan Altiva
ATV12HU15M2 Melakukan pembersihan pada permukaan inverter dengan mengusapkan kain ke permukaannya.
dirasa cukup bersih, lanjut dengan mencoba inverter tersebut. Setelah bertanya pada Pak Dwi, menurut beliau yan
digunakan untuk mencoba tanpa beban untuk mengetahui output dari inverter tersebut adalah Hitachi SJ200. Setel
Dwi memberikan manual book inverter tersebut. Setelah membaca manual book tersebut, akhirnya dapat mencoba
memasang sumber tegangan 220VAC 50Hz pada input dari inverter tersebut, disetting frequensi maksimumnya 30
acceleration 3 detik dan deceleration 3 detik juga maka didapat hasil, untuk 10Hz tegangan output 167VAC, 15Hz
output 199VAC, 20,3Hz tegangan output 226VAC, 25Hz tegangan outputnya 249VAC dan 30Hz tegangan outpu
Dengan hasil sementara itu, sepertinya inverter tidak mengalami kerusakan. Yang perlu diperiksa mungkin motor
beachingnya.
Menyalakan mc tenun 85-89
Menyalakan mc tenun 88. Mengencankan baut pada tiap-tiap board yang ada pada panel di mc tenun 88. Setelah i
mensinkronkan antara Jackquard bonas dan Loom picanol. Setelah itu baru pasang alat untuk mengkomunikasikan
mesin peluncur pakan. Ditemukan kendala seperti ada error yang muncul.
Menyalakan mc tenun 85-89
Menyalakan mc tenun 87. Mengganti board pada panel depan. Melakukan beberapakali percobaan. Akhirnya mes
pakan, mesin jackquard dan loom berhasil sinkron dan akhirnya mesin menyala. ada info dari Pak Surya untuk me
setelah board panel depan diganti dengan yang lain dan juga setelah kontaktor magnet diganti dengan yang baru (k
kontaktor sebelumnya sudah kontak atau dalam posisi menutup pada saat kondisi mesin sedang off. Akan tetapi se
digantipun, masih belum jalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, oleh Pak Surya dan Pak Rian mengukur ta
dan motor yang ada di mc tenun 86, ditemukan hasil bahwa untuk terminal A1 - ground dan juga A2 - ground taha
isolasinya sekitar 15 Mohm berbeda dengan terminal lainnya yang mempunyai tahanan isolasi sebesar
Memperbaiki motor beaching

Setelah dilakukan pengujian hari kemarin, ditemukan bahwa untuk inverter Hitachi WJ200 tidak ditemukan adany
dan juga pada inverter Altivar 31 dapat berjalan dengan baik. Sehingga untuk hari ini, tinggal dipasang ke motor b
-Untuk inverter Hitachi tidak ada masalah dan dapat dinyalakan sebagaimana mestinya setelah dipasang ke m
beaching. -Untuk inverter Altivar 31, ketika dinyalakan, motor tidak mau berputar, padahal ketika belum diberi
tegangan, motor dapat diputar oleh tangan dengan mudah. sehingga untuk mempercepat proses maka motor digan
motor lain dan setelah dipasang dapat berjalan seperti yang diinginkan.
Memperbaiki motor beaching

Untuk motor beaching ini, kondisi inverternya tidak menyala padahal sudah diberikan tegangan sumber, sehingga
Surya dan Pak Rian inverter Altivar ATV12HU15M2 tersebut diganti dengan Hitachi WJ200N. Dilakukan pengat
inverter Hitachi tersebut agar dapat menjalankan apa yang dibutuhkan oleh motor beachingyaitu dapat menyala da
keadaan forward dan revers serta kecepatan putarannya dapat diatur. Untuk memudahkan pengoperasian kedepan
dipasang potensiometer untuk mengatur kecepatan motor (dengan mengubah frekuensi output inverter). dan Togg
untuk menyalakan motor berputar forward dan reverse. Untuk potensiometer, ada tiga kabel, untuk kabel yang ad
yaitu kabel yang jika potensiometer diputar maka resistansinya akan berubah tersebut dipasang ke terminal O seda
kabel sisanya dapat dihubungkan ke terminal H dan L. Sedangkan untuk Toggle switch untuk bagian common nya
disambungkan ke Terminal L (pada logic input), sedangkan untuk forward disambungkan ke terminal 1 dan untuk
disambungkan ke Terminal 2. Setelah itu, ubah pengaturan untuk input dengan menggunakan control terminal yai
menggunakan potensiometer dan toggle swicth yang sudah tadi dipasang. Masuk ke A0001 (mengatur sumber frek
ubah 01 untuk pengaturan frekuensi menggunakan potensiometer dan masuk ke A0002 (mengatur perintah run) d
02 untuk pengaturan arah putar motor forward dan reverse dapat diatur dengan Toggle swicth. setelah itu lakukan
tanpa beban karena kebetulan untuk inverter ini dapat dilakukan seperti itu dan tidak ditemukan ke aneh dan fungs
berjalan dengan baik. Lalu dilanjut dengan merangkai dengan TOR, dan menyambungkannya ke motor juga serta
inverter kemotor beaching.
No Dept Item Proyek Deskripsi Proyek PIC Target Remark
1 Modifikasi speed control Modifikasi speed control Surya
motor batching 5 unit untuk meningkatkan
speeddi beaching. Motor
kap bisa 180V. Kondisi
sekarang hanya bisa 25V.
Next ditingkatkan menjadi
80V.

2 Penggantian kabel flat untuk Kabel flat mesin di mesin Surya


mesin Bonas IBJ2 sebanyak 6 LJ dan ZJ yang sudah
mesin kurang baik akan diganti
baru
3 Penggantian kabel flat untuk kabel flat mesin yang sudah Surya
mesin Bonas LJ dan ZJ kurang baik akan diganti
sebanyak 6 mesin baru
4 Review kebutuhan modul- Perlu ada spare Surya,
modul elektrik untuk semua Pak Dwi,
mesin tenun Kholil
5 Penggantian kabel flat untuk kabel flat mesin yang sudah Surya
mesin Staubli LX 1600 dan kurang baik akan diganti
1602 sebanyak 3 mesin baru
6 Ganti socket selenoid board Socket kabel power untuk Surya
Mesin IBJ2, 3 mesin (5,6,7) solenoid board mesin Bonas
IBJ yang sudah rusak
diganti
% Rencana di Kerjakan Keterangan Tanggal Selesai