Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang Saya Hormati Bapak / Ibu Guru beserta staf
Dan Yang Saya Sayangi Siswa/Siswi yang berbahagia.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan amanat pembina upacara
tentang Hari Guru.
Guru adalah pendidik yang bertujuan agar peserta didik dapat memiliki ilmu pengetahuan,
sikap dan keterampilan. Guru adalah orang yang berjasa, karena selalu membagikan ilmu dan
pengalamannya kepada peserta didik. Keberhasilan seseorang sangat bergantung kepada ilmu
dan pengalamannya masing-masing.
Organisasi guru sudah ada sejak lama. Sejarah mencatat bahwa, Persatuan Guru Hindia Belanda
berdiri tahun 1912. Lalu tahun 1932 berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia. Nah,
Pada saat itulah para guru telah memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Akhirnya
proklamasi kemerdekaan Indonesia secara nasional, benar-benar terjadi pada tanggal 17
Agustus 1945. Setelah itu, pada tanggal 24-25 November 1945, Persatuan Guru Indonesia telah
berganti nama menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Maka setiap tanggal 25
November ditetapkan sebagai hari guru nasional.
Guru adalah pendidik yang mencerdaskan bangsa. Guru adalah benteng idealisme bangsa. Guru
adalah sosok yang selalu digugu. Yaitu ucapannya selalu dianggap benar oleh siswa. Guru juga
sosok yang ditiru. Yaitu selalu dijadikan teladan oleh siswa. Akan tetapi, guru di era globalisasi
ini memiliki tugas yang semakin berat. Karena pengaruh guru mulai terkikis sedikit demi sedikit
oleh media televisi, media sosial dan internet. Oleh karena itu, mari kita dukung tugas guru
demi mencerdaskan bangsa dengan menyeleksi tayangan televisi, media sosial dan internet.
Pesan saya sebagai pembina untuk siswa dan pihak terkait, sebaiknya untuk menyeleksi
tayangan televisi, media sosial dan internet yang ramah anak. Karena apa yang ditonton dapat
dijadikan tuntunan.
Demikianlah amanat pembina upacara yang singkat pada hari ini.
Terimakasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.