Assalamualaikum wr.
wb, selamat pagi ka hudzai dan kawan kawan
sekalian izinkan pada pagi hari yang cerah ini membawakan ceramah
tentang mencintai makhluk ciptaan tuhan
أَمَّا َبعْ ُد، صحْ ِب ِه َو َمنْ َوااَل َه
َ هللا َو َعلَى آلِ ِه َو
ِ صاَل ةُ َوال َّساَل ُم َعلَى َرس ُْو ِل ِ الـحمْ ُد
َّ هلل َوال َ
Alhamdilillahi was sholatu was salaamu ‘alaa rosulillahi wa’alaa aalihi wa
sohbihi wa maw waalaah. Amma ba’du.
di pagi hari yang cerah ini ka hudzai dan kawan kawan sekalian izinkan
saya membawakan ceramah tentang mencintai makhluk ciptaan tuhan
Cinta merupakan salah satu istilah yang sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bukan hanya dalam hubungan romantis, istilah ini juga sering diucapkan kepada orang tua,
keluarga, atau teman terdekat. Mengucapkan cinta kepada orang-orang terdekat dapat
menunjukkan perasaan kasih sayang terhadap orang tersebut.
Islam mengajarkan agar sesama manusia saling menjalin kasih sayang dan atau mencintai. Dalam
sebuah hadits nabi dikatakan bahwa, tidak sempurna iman seseorang hingga yang bersangkutan
sanggup mencintai orang lain sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Seseorang tidak akan mungkin
mau dirinya susah, menderita, menanggung kerugian, dan apalagi celaka. Begitu pula, sebagai bentuk
kecintaan terhadap sesama, semestinya orang lain pun tidak boleh menanggung perasaan yang ia
sendiri membencinya itu.
Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berbuat baik, bahkan terhadap
hewan. Sebab, sebagai makhluk yang bernyawa, binatang pun memiliki perasaan
dan kebutuhan mendasar, tidak dibenarkan menyiksa binatang. Pelaku penyiksaan
diancam dengan hukuman yang keras kelak di Hari Akhir.
wadzallalnaahaa lahum faminhaa rakuubuhum waminhaa ya/kuluuna
Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka
sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan
(kecuali yang diharamkan). (QS. Yaa Siin, 36 : 72).
Sebagai khalifah/pemimpin dimuka Bumi, sudah jelas bahwa di dalam agama Islam telah
memberikan tuntunan kepada kita / manusia, bagaimana memperlakukan binatang-
binatang dan tumbuh-tumbuhan.
Rasulullah Saw bersabda, "Dahulu ada seorang lelaki yang mengadakan perjalanan
jauh. Di tengah jalan dia merasa sangat haus. Ketika akhirnya menemukan sebuah
sumur, dia lalu turun ke bawah untuk minum. Setelah lepas dahaganya dan naik
kembali ke atas, tiba-tiba di hadapannya terlihat seekor anjing yang menjulurkan
lidahnya seraya menjilat-jilat tanah yang lembab karena saking kehausan. Lelaki
itu berkata di dalam hati, 'Anjing itu pasti sedang sangat kehausan seperti diriku
tadi'. Dia lalu kembali turun ke dasar sumur. Setelah mengisi sepatunya dengan air
sampai penuh dan menggigitnya dengan mulut, dia kemudian memanjat ke atas.
Sesampainya di atas dia lalu memberikan air minum itu kepada anjing.
Tindakannya tersebut telah membuat Allah berterima kasih kepadanya dan
mengampuni dosa-dosanya."
Seperti diriwayatkan Imam Bukhari dari Ibnu Umar. Nabi Muhammad SAW
bersabda, "Ada seorang perempuan yang masuk ke dalam neraka karena perkara
seekor kucing. (Kucing) itu dia ikat (sampai mati). Dia tidak memberinya makan.
Tidak pula membiarkannya lepas sehingga bisa mencari makan sendiri, (sekalipun)
serangga-serangga di tanah."
Dalam redaksi lain, disebutkan perempuan itu memasukkan seekor kucing ke
dalam karung dan membiarkannya mati. Maka, dia pun diazab di dalam neraka
karena perbuatannya itu. Kucing itu tidak diberinya makanan ataupun minuman.
Tidak pula dibiarkannya pergi sehingga bisa mencari makan sendiri.
Diujung kata kita harus selalu menyayangi antar ciptaannya dikarenakan kita hidup
didunia dan dapat menuntun kita ke surga.
Salam penutup Islami khas HMI ialah “Wabillahi taufiq wal
hidayah” yang mempunyai arti “Dan dengan Allah yang memberikan
keberhasilan atas kehendak Allah dan petunjuk.”