Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik
Bab
3
Kompetensi Dasar
3.3. Mengenal jaringan computer lebih teknis
4.3.1. Menjelaskan komponen jaringan dan mekanisme yang terjadi dalam sebuah jaringan
4.3.2. Menjelaskan jenis-jenis jaringan computer
4.3.3. Menggunakan aplikasi internet
A
Jaringan computer merupakan gabungan dari teknologi computer dan teknologi
telekomunikasi. Gabungan teknologi ini melahirkan pengolahan data yang dapat didistribusikan,
mencakup database, software aplikasi, dan peralatan hardware secara bersamaan. Secara lebih
sederhana, jaringan computer adalah dua atau lebih computer yang dihubungkan untuk tujuan
berbagi data dan sumber informasi satu sama lain.
B
Jaringan merupakan kumpulan computer yang saling berhubungan melalui beberapa cara
dengan tujuan berbagi data dan transfer komunikasi. Jaringan computer dibangun agar
informasi/data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver)
dengan tepat dan akurat. Jaringan computer memungkinkan penggunanya dapat melakukan
komunikasi satu sama lain dengan mudah. Selain itu, peran jaringan computer sangat diperlukan
untuk mengintegrasikan data antarkomputer client sehingga diperoleh suatu data yang relevan.
C
Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan adanya jaringan computer. Berikut ini
manfaat yang diberikan dengan adanya jaringan computer.
1. Dapat mengakses file yang kita miliki sekaligus file orang lain yang telah disebarluaskan
melalui suatu jaringan, misalnya jaringan internet.
2. Dapat melakukan proses pengiriman data (berbagi data) secara cepat dan efisien
3. Membantu seseorang berhubungan dengan orang lain dari berbagai negara dengan mudah
4. Dapat mengakses berita atau informasi dengan sangat mudah melalui internet
5. Dapat menekan biaya untuk kebutuhan perangkat peripheral, karena perangkat yang ada
bisa dibagi dan digunakan bersama-sama.
6. Menjaga informasi agar tetap up-to date dan andal.
D
Salah satu cara untuk mengkategorikan jenis-jenis desain jaringan computer adalah dengan
ruang lingkup atau skala wilayah mereka. Untuk alas an historis, industry jaringan mengacu pada
hamper setiap jenis desain sebagai jaringan area.
Berikut contoh umum jenis-jenis jaringan:
1. Local Area Network (LAN)
Jaringan LAN merupakan jaringan internal di dalam sebuah Gedung atau kampus. LAN
seringkali digunakan untuk menghubungkan computer-komputer pribadi dan workstation
dalam kantor suatu organisasi, perusahaan, atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama
perangkat (misalnya printer, media penyimpanan/storage) dan saling bertukar informasi.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan MAN merupakan LAN dengan area yang lebih luas dan biasanya menggunakan
teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor /perusahaan yang
letaknya berjarak antara 10 – 50 km dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta)
atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan
jaringan televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
Jaringan WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup
sebuah negara bahkan benus. WAN terdiri atas kumpulan mesin-mesin yang bertujuan
menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
4. Internet
Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang
lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan
antarjaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kumpulan jaringan yang saling
terhubung (terintekoneksi) inilah yang disebut dengan internet. Komunikasi yang tidak bisa
dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Jaringan tanpa kabel lebih leluasa
bergerak (mobile) dalam melakukan aktivitas komunikasi.
5. Wireless/Tanpa Kabel
Jaringan wireless/tanpa kabel merupakan jaringan yang menggunakan gelombang radio untuk
maintenance saluran komunikasi antarkomputer. Jaringan wireless adalah teknologi alternatif
yang lebih modern untuk menggantikan jaringan yang menggunakan kabel tembaga ataupun
kabel coaxial antar-device jaringan.
Jaringan wireless memiliki keuntungan dan kelemahan. Keuntungannya yaitu dapat
digunakan pada teknologi mobile dan menghilangkan sedikit mungkin penggunaan kabel.
Kelemahannya yaitu gelombang radio yang digunakan dapat saja terjadi interferensi akibat
cuaca atau gelombang radio lainnya, atau terhalang dinding.
E
Ada dua tipe jaringan computer, yaitu jaringan client-server dan jaringan peer to peer.
Masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Berikut penjelasan dari dua tipe jaringan
computer.
1. Jaringan Client-Server
Jaringan client server merupakan suatu arsitektur jaringan computer oleh perangkat client
yang melakukan proses meminta data, dan server yang bertugas untuk merespons berupa
memberikan data yang diminta oleh client tersebut.
Perangkat client biasanya berupa perangkat computer dengan aplikasi software jaringan
yang telah terinstal guna meminta dan menerima data melalui jaringan. Aplikasi software
yang paling sering digunakan untuk meminta dan menerima data pada jaringan ialah web
browser. Perangkat client dapat melakukan request untuk sebuah halaman web melalui
aplikasi web browser. Perangkat lain yang dapat pula dikategorikan sebagai client adalah
perangkat mobile seperti smartphone atau tablet.
Server merupakan sebuah computer yang dirancang khusus untuk melayani client dengan
memproses request yang telah diterima dari client, kemudian mengirimkan Kembali
respons data kepada client melalui jaringan. Server menyimpan informasi dan data
kompleks yang mungkin dibutuhkan oleh client. Oleh karena itu, biasanya server terdiri
dari computer dengan performa yang tinggi bai katas segi pemrosesan maupun dari segi
memori. Hal tersebut agar server mampu melayani request dari banyak client secara
bersamaan.
a. Kelebihan jaringan client server
1) Mendukung keamanan jaringan yang lebih baik
2) Kemudahan administrasi Ketika jaringan bertambah besar
3) Manajemen jaringan terpusat
4) Semua data dapat disimpan dan dibuat cadangannya secara terpusat di satu lokasi.
b. Kekurangan jaringan client server
1) Membutuhkan administrator jaringan yang professional
2) Membutuhkan perangkat dengan performa yang tinggi untuk digunakan sebagai
computer server
3) Membutuhkan software tool operasional untuk mempermudah manajemen jaringan
4) Anggaran unntuk manajemen jaringan menjadi lebih besar
5) Jika server down, semua data dan resource di server tidak dapat diakses
2. Jaringan Peer to Peer
Jaringan peer to peer (P2P) merupakan salah satu model jaringan computer yang terdiri
atas dua atau beberapa computer. Setiap computer yang terdapat di dalam lingkungan
jaringan tersebut bisa saling berbagi. Bahkan untuk membuat jaringan peer-to-peer dengan
dua computer, tidak perlu menggunakan hub atau switch, cukup menggunakan 1 kabel
UTP yang dipasangkan pada kartu jaringan computer.
Dalam system jaringann ini, yang diutamakan adalah sharing resource dan service, seperti
penggunaan program, data, dan printer secara bersama-sama.
Jaringan peer to peer juga sering disebut dengan workgroup. Arti workgroup mempunyai
konotasi kolaborasi tanpa adanya pusat control (server). Peer to peer dapat dibangun
hannya dengan system operasi yang terinstal di dalam computer dan tersambungnya
beberapa computer secara fisik.
a. Kelebihan jaringan peer to peer
1) Penerapannya murah dan mudah
2) Tidak memerlukan software administrasi jaringan khusus
3) Tidak membutuhkan administrator jaringan
b. Kekuranga jaringan peer to peer
1) Tidak cocok digunakan untuk jaringan dalam skala besar, karena administrasi
menjadi tidak terkontrol
2) Setiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administrasi agar dapat
mengamankan komputernya masing-masing
3) Semakin banyak yang dishare, akan mempengaruhi kinerja computer.
4)
F
Topologi jaringan computer adalah suattu cara menghubungkan computer yang satu
dengan computer yang lainsehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan
adalah topologo bus, ring, star, dan mesh. Dalam suatu jaringan computer jenis topologi yang
dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu mengetahui setiap
topologi berdasarkan karakteristiknya.
1. Topologi Bus
2. Topologi Ring
3. Topologi Star
4. Topologi Mesh
5. Topologi Tree
6. Topologi Hybrid
G
1. Server
Server adalah sebuah computer yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam
sebuah jaringan computer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan
RAM yang besar, juga dilengkapi dengan system operasi khusus, yang disebut sebagai
system operasi jaringan (network operating system).
Server juga menjalankan perangkat lunak administrative yang mengontrol akses terhadap
jaringan dan sumber daya/data yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat
pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.
Tugas utama server adalah melayani computer client. Berikut fungsi server:
a. Server aplikasi, digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat
diakses oleh client
b. Server data, digunakan unntuk menyimpan berbagai data, baik data yang belum diolah
maupun data yang sudah diolah menjadi informasi. Data ini dapat diakses oleh client
dengan bantuan aplikasi yang ada di server
c. Server proxy, berfungsi mengatur lalu lintas di jaringan melalui pegaturan proxy.
2. Workstation
Workstation adalah computer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan
computer tersebut dengan computer lain atau computer tersebut dengan server.
3. LAN Card (Network Interface Card)
LAN card disebut juga dengan NIC (Network Interface Card) atau Ethernet Card, kartu
jaringan merupakan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antarkomputer
dalam sebuah jaringan computer khususnya jaringan LAN. LAN (Local Area Network)
merupakan jaringan computer yang hanya mencakup wilayah yang tidak luas.
Fungsi LAN Card adalah menghubungkan antara computer satu dengan computer yang
lainnya dengan computer lainnya dalam sebuah jaringan Lan (Local Area Network).
4. Hub
Hub adalah perangkat jaringan yang bertugas sebagai penyambung atau concentractor, dan
menguatkan sinyal di kabel UTP. Menggunakan Hub dapat mengalami collision karena
hub tidak mengenal MAC Address/physical address yang mengakibatkan tidak dapat
memilah data yang akan ditransmisikan. Hub memiliki beberapa fungsi:
a. Tempat menambahkan atau mengurangi workstation
b. Seperti repeater, yaitu menambah jarak network
c. Bisa mendukung interface yang berbeda (Ethernet, token ring, dan FDDI)
d. Mempunyai fitur fault tolerance (isolasi kerusakan)
e. Mempunyai pengelolaan yang tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic)
5. Switch
Switch bertugas sebagai penyambung atau concentrator dalam jaringan. Berbeda dengan
hub, switch tidak dapat mengalami collision karena switch dapat mengenal MAC
Address/physical address sehingga switch dapat memilah data yang akan ditransmisikan.
Switch memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
a. Sebagai penguat sinyal
b. Unntuk menguhubungkan kabel-kabel UTP (kategori 5/5e) antarkomputer
c. Menghubungkan antarkomputer dalam LAN
6. Router
Router adalah perangkat jaringan yang berperan sebagai penghubung atau penerus paket
data antara dua segmen jaringan atau lebih. Fungsi dari router adalah sebagai penghubung
antardua atau lebih jaringan yang akan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan
lainnya.
7. Kabel
Kabel merupakan bagian terpenting jaringan computer. Kabel jaringan menghubungkan
antara computer dan computer dari server ke switch, dan yang lainnya. Kabel jaringan
juga sebagai perantara pengguna dengan pengguna dalam satu wilayah local, seperti di
warnet dan kantor perusahaan.
Berikut jenis-jenis kabel:
a. Kabel Unshielded Twisted Pair Wire (UTP)
UTP merupakan kabel yang umum dan sering digunakan
pada jaringan local. Kabel UTP terdiri dari 8 kawat yang ditandai dengan 8 warna
berbeda, dibuat menjadi 4 pasang kawat yang dibungkus sebuah jaket pengaman.
Kabel UTP dibagi menjadi 5 kategori:
1) Category (CAT) 1
Digunakan untuk telekomunikasi telepon dan tidak sesuai untuk transmisi data
2) Category (CAT) 2
Jenis UTP ini dapat melakukan transmisi data sampai kecepatan 4 Mbps
3) Category (CAT) 3
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi data sampai dengan 10 Mbps
4) Category (CAT) 4
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi data sampai kecepatan 16 Mbps
5) Category (CAT) 5
Merupakan jenis yang paling popular dipakai dalam jaringan computer di dunia
pada saat ini. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi data sampai dengan
kecepatan 100 Mbps.
Kabel data yang digunakan untuk local area network (LAN) adalah UTP
Category 5. Untuk menghubungkan satu peralatan dengan peralatan yang lain, pada
dua ujung kabel UTP tersebut diberikan konektor UTP atau yang lebih dikenal sebagai
RJ-45.
b. Kabel Shielded Twisted Pair Wire (STP)
Pada dasarnya kabel ini sama dengan UTP hanya saja STP memiliki pembungkus yang
lebih kuat. Dengan demikian, kabel ini sangat cocok digunakan untuk konfigurasi kabel
outdoor. Shielded twisted pair lebih sering digunakan untuk jaringan dengan topologi
ring.
c. Kabel Coaxial
Coaxial hanya memiliki satu konduktor yang berada di pusat kabel. Kabel ini juga
memiliki lapisan plastic yang berfungsi sebagai pembatas konduktor dengan anyaman
kabel yang ada layer berikutnya. Metal shield (anyaman kabel) berfungsi membantu
mencegah inferensi alat elektronik yang menimbulkan interferensi.
Terdapat dua jenis kabel coaxial, yaitu:
1) Thin coaxial yang biasa disebut thineet atau biasa dikodekan 10Base2. Angka 2
menandakan bahwa jarak maksimum hubungan antara perangkat yang satu dengan
yang lain menggunakan kabel ini adalah 200 meter. Kenyataannya jarak maksimum
hanya berkisar 185 meter saja
2) Thick coaxial yang biasa disebut thicknet atau dikodekan dengan 10Base5
memiliki jarak maksimum 500 meter. Thicknet memiliki pembungkus ekstra tebal
yang membantu menjaga kondisi permukaan kabel.
d. Kabel Fiber Optik
Fiber optic memiliki inti kaca yang dilindungi beberapa layer pelindung. Dengan
pengiriman yang menggunakab sinar, maka interferensi sangat mminim sekali. Fiber
optic memiliki jarak yang lebih jauh dari pada twisted pair dan coaxial. Kabel ini juga
memiliki kecepatan dalam pengiriman data. Fiber optic mempunyai kode standar
10BaseF.
8. Repeater
Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum
tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Repeater harus ada dua
alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (client) dan untuk menyebarkan lagi sinyal
Wifi (access point). Repeater juga memiliki beberapa fungsi yaitu:
a. Untuk mengcover daerah-daerah yang lemah sinyal wifi dari server (pemancar)
b. Untuk meningkatkan jangkauan sinyal dari server (pemancar)
c. Untuk mempermudah akses sinyal wifi dari server