0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
203 tayangan2 halaman

Tipe Data: Contoh dan Fungsinya

Tipe data digunakan untuk mengklasifikasi data berdasarkan jenisnya dan memberikan kontrol atas data yang dimasukkan ke dalam program. Ada beberapa tipe data dasar seperti integer untuk bilangan bulat, float untuk bilangan desimal, char untuk karakter tunggal, string untuk kumpulan karakter, dan array untuk menyimpan kumpulan data yang sama jenisnya.

Diunggah oleh

Panca Sila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
203 tayangan2 halaman

Tipe Data: Contoh dan Fungsinya

Tipe data digunakan untuk mengklasifikasi data berdasarkan jenisnya dan memberikan kontrol atas data yang dimasukkan ke dalam program. Ada beberapa tipe data dasar seperti integer untuk bilangan bulat, float untuk bilangan desimal, char untuk karakter tunggal, string untuk kumpulan karakter, dan array untuk menyimpan kumpulan data yang sama jenisnya.

Diunggah oleh

Panca Sila
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TIPE DATA - CONTOH DAN FUNGSINYA

Data types atau tipe data adalah sebuah pengklasifikasian data berdasarkan jenis data
tersebut. Tipe data dibutuhkan agar kompiler dapat mengetahui bagaimana sebuah data
akan digunakan.

Fungsi tipe data :


1. Memberikan control atau batasan tersendiri bagi seorang programmer. Hal ini
karena tipe data telah ditentukan sebelumnya, sehingga programer tidak asal-asalan
dalam memasukkan data.
2. Menentukan memori yang digunakan dan Menentukan bilangan bulat serta bilangan
desimalnya.
Dalam dunia programer, fungsi tipe data di atas sangatlah vital. Bahkan tanpa ada tipe data
akan sulit sekali menentukan data yang ingin dimasukkan.

Contoh tipe data :

1. Integer
Jenis tipe data yang satu ini dapat didefinisikan sebagai bilangan bulat. Artinya suatu
program yang menggunakan tipe data Integer ini tidak mendukung penggunaan huruf.
Selain itu bilangan yang digunakan juga haruslah bulat (tidak mengandung pecahan
desimal). Contoh tipe data integer adalah 8, -12, 205, dan lain – lain.

2. Float
Tipe data Float seringkali juga disebut tipe data bilangan real. Jika pada Integer tidak
mengenal karakter pecahan atau desimal, maka pada tipe data Float bisa dituliskan karakter
desimal (berkoma). Dalam tipe data Float juga terdapat tipe data Double yang juga
mendukung bilangan berkoma. Contoh tipe data float adalah 3,14 atau 1,2.

3. Char
Jenis tipe data berikutnya adalah Char, tipe data ini biasanya terdiri dari suatu angka, huruf,
tanda baca atau bahkan karakter khusus. Dibutuhkan 1 byte atau 8 bit ruang di dalam
memori agar dapat menyimpan sebuah karakter. Dalam Bahasa pemrograman tipe data
char tidak memiliki batasan dan biasanya menggunakan tanda baca kutip ganda (“) di bagian
depan serta belakang. Seringkali juga penulisan karakter kosong digantikan dengan tulisan
“null”.

4. String
Jenis tipe data selanjutnya disebut String yang terdiri dari kumpulan karakter dengan
panjang tertentu, dan seringkali dianggap sebagai tipe data dasar. Hal ini dikarenakan
hingga saat ini tipe data String paling sering digunakan oleh para programmer. Hampir sama
dengan Char, penulisan karakter String dalam Bahasa pemrograman juga diawali dan
diakhiri dengan kutip ganda serta mengenal penulisan “null” untuk karakter kosong.
5. Array
Terakhir adalah tipe data Array dan termasuk tipe data composite karena dapat
menyimpan. Data yang tersimpan dalam tipe data Array juga termasuk bertipe sama atau
homogen. Dalam Bahasa pemrograman penggunaan tipe data Array tidak langsung di
deklarasikan seperti tipe data lain, namun seringkali memegang peranan penting terhadap
penggunaan data agar lebih terstruktur.

Anda mungkin juga menyukai